P. 1
Pengembangan Silabus Dikti

Pengembangan Silabus Dikti

|Views: 5|Likes:
Publicado porRizki Noor Hidayah

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Rizki Noor Hidayah on Sep 24, 2012
Direitos Autorais:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/23/2014

pdf

text

original

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

PENGEMBANGAN SILABUS

Sosialisasi KTSP

Pengertian Pengertian

Landasan
Prinsip Pengembangan
Silakan pilih menu

Unit waktu Pengembang Silabus Komponen Silabus Mekanisme Pengembangan Silabus

Langkah-langkah Pengembangan Silabus
Contoh Model
Sosialisasi KTSP

Pengertian
Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.

Sosialisasi KTSP

Landasan Pengembangan SILABUS? 1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 20 Sosialisasi KTSP . Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 17 ayat (2) 2.

Sosialisasi KTSP . MA. dan MAK. dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI.PP NO 19 TAHUN 2005 Pasal 17 Ayat (2) Sekolah dan komite sekolah. mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan. atau madrasah dan komite madrasah. SMA. di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang bertanggung jawab di bidang pendidikan untuk SD. SMP. MTs. dan SMK.

dan penilaian hasil belajar Sosialisasi KTSP . metode pengajaran. sumber belajar. materi ajar.PP NO 19 TAHUN 2005 Pasal 20 Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran.

Apa kompetensi yang harus dikuasai siswa? Bagaimana cara mencapainya? Bagaimana cara mengetahui pencapaiannya? Sosialisasi KTSP .SILABUS menjawab pertanyaan 1. 3. 2.

Prinsip Pengembangan • • • • • • • • Ilmiah Relevan Sistematis Konsisten Memadai Aktual dan Kontekstual Fleksibel Menyeluruh Sosialisasi KTSP .

Ilmiah Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan. sosial. dan spritual peserta didik. Sosialisasi KTSP . tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik. intelektual. kedalaman. emosional. Relevan Cakupan.

Sosialisasi KTSP . kegiatan pembelajaran. sumber belajar. materi pokok/ pembelajaran.Sistematis Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi. dan sistem penilaian. Konsisten Adanya hubungan yang konsisten (ajeg. taat asas) antara kompetensi dasar. indikator.

kegiatan pembelajaran. dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata. materi pokok/ pembelajaran. Sosialisasi KTSP . teknologi. Aktual dan Kontekstual Cakupan indikator.Memadai Cakupan indikator. kegiatan pembelajaran. dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu. dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar. sumber belajar. dan peristiwa yang terjadi. materi pokok/ pembelajaran. sumber belajar.

Fleksibel Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik. Menyeluruh Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif. pendidik. psikomotor). serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat. Sosialisasi KTSP . afektif.

dan alokasi waktu mata pelajaran lain yang sekelompok.UNIT WAKTU 1. per tahun. Penyusunan silabus memperhatikan alokasi waktu yang disediakan per semester. Sosialisasi KTSP . 2. Bagi SMK/MAK menggunakan penggalan silabus berdasarkan satuan kompetensi. Implementasi pembelajaran per semester menggunakan penggalan silabus sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran dengan alokasi waktu yang tersedia pada struktur kurikulum. 3. Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.

PENGEMBANG SILABUS 1. Kelompok guru kelas/mata pelajaran. Guru kelas/mata pelajaran. Kelompok kerja guru (KKG/PKG/MGMP) Dibawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kab/Kota/Provinsi Sosialisasi KTSP . atau 3. atau 2.

Materi Pokok/Pembelajaran 4. Kegiatan Pembelajaran 5. Indikator 6. Penilaian 7. Alokasi Waktu 8. Sumber Belajar Catatan: Indikator dikembangkan berdasarkan KD Sosialisasi KTSP .KOMPONEN SILABUS 1. Standar Kompetensi 2. Kompetensi Dasar 3.

MEKANISME PENGEMBANGAN SILABUS Materi Pokok/ Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Analisis SI/SKL/ SK-KD KD-Indikator Alokasi Waktu Sumber Belajar Penilaian Sosialisasi KTSP .

Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran 4. Mengkaji dan Menentukan Standar Kompetensi 2. Mengkaji dan Menentukan Kompetensi Dasar 3. Menentukan Sumber Belajar Sosialisasi KTSP . Menentukan Alokasi Waktu 8.LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN SILABUS 1. Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi 6. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran 5. Menentukan Jenis Penilaian 7.

Sosialisasi KTSP . urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi. c. Mengkaji Standar Kompetensi Mengkaji standar kompetensi mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut: a.1. tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada di SI. keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. b. keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antarmata pelajaran.

2. Mengkaji Kompetensi Dasar Mengkaji kompetensi dasar mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut: a. tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada dalam SI. keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran. b. keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. c. urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi. Sosialisasi KTSP .

relevansi dengan karakteristik daerah. 3. 8. 5. 7. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran Mengidentifikasi materi pokok mempertimbangkan: 1. kedalaman. tingkat perkembangan fisik. Aktualitas. struktur keilmuan. alokasi waktu . 4. Sosialisasi KTSP . potensi peserta didik.3. kebermanfaatan bagi peserta didik. 2. intelektual. dan keluasan materi pembelajaran. sosial. 6. relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan. dan spritual peserta didik. emosional.

Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik. dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi Pengalaman belajar dimaksud dapat terwujud melalui pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. lingkungan. Sosialisasi KTSP . peserta didik dengan guru. Pengalaman Belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik.4.

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM MENGEMBANGKAN KEGIATAN PEMBELAJARAN: Memberikan bantuan guru agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional 1. Sosialisasi KTSP . Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar peserta didik yaitu kegiatan siswa dan materi. Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran 3. Memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar 2.

satuan pendidikan. Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap. dan keterampilan Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik. pengetahuan.5. Sosialisasi KTSP . dan potensi daerah Digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian.

Pengembangan Indikator Setiap KD dikembangkan menjadi beberapa indikator (lebih dari dua) Indikator menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur dan/atau diobservasi Tingkat kata kerja dalam indikator lebih rendah atau setara dengan kata kerja dalam KD maupun SK Sosialisasi KTSP .

dan lain-lain untuk pencapaian kompetensi yang merupakan kemampuan bersikap. Sosialisasi KTSP . kesesuaian (Relevansi) dan Kontekstual Keseluruhan indikator dalam satu KD merupakan tandatanda. kesinambungan (Kontinuitas). dan bertindak secara konsisten. berpikir.Prinsip pengembangan indikator adalah sesuai dengan kepentingan (Urgensi). perilaku.

menganalisis. penggunaan portofolio. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. sikap. Menentukan Jenis Penilaian Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh. pengamatan kinerja. penilaian hasil karya berupa proyek atau produk. Sosialisasi KTSP . sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. dan penilaian diri.6. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan.

Menggunakan acuan kriteria c. yang dilakukan berdasarkan indikator b. Sesuai dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam kegiatan pembelajaran Sosialisasi KTSP . Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut e.HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENENTUKAN PENILAIAN: a. Menggunakan sistem penilaian berkelanjutan d. Untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik.

Menentukan Alokasi Waktu Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar. Sosialisasi KTSP . keluasan. kedalaman.7. Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam. dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. tingkat kesulitan.

dan indikator pencapaian kompetensi. Menentukan Sumber Belajar Sumber belajar adalah rujukan. Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik. nara sumber. dan budaya. objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. alam. Sosialisasi KTSP . serta lingkungan fisik. Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran. kegiatan pembelajaran.8. sosial.

Nama Sekolah: Mata Pelajaran: Kelas/Semester: Standar Kompetensi: Alokasi waktu: No Kompetensi Dasar Materi Pokok/Pe mbelajaran CONTOH FORMAT SILABUS Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Sosialisasi KTSP .

CONTOH FORMAT SILABUS Nama Sekolah: Mata Pelajaran: Kelas/Semester: Standar Kompetensi: Kompetensi Dasar: Materi Pokok/Pembelajaran: Kegiatan Pembelajaran: Indikator: Penilaian: Alokasi Waktu: Sumber Belajar: Sosialisasi KTSP .

dan ditindaklanjuti oleh masing-masing guru • Dikaji dan dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperhatikan masukan hasil evaluasi hasil belajar. dievaluasi.dan evaluasi rencana pembelajaran. Sosialisasi KTSP .PENGEMBANGAN SILABUS BERKELANJUTAN Silabus: • Dijabarkan ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran • Dilaksanakan. evaluasi proses (pelaksanaan pembelajaran).

Selesai Sosialisasi KTSP .

You're Reading a Free Preview

Descarregar
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->