Você está na página 1de 246

SIRAH NABI DAN SEJARAH ISLAM

MATERI KULIAH TENGAH SEMESTER

AGAMA 4 2009

SIRAH NABI
Pengertian Sumber informasi Manfaat dan Hikmah

Sirah Nabi
Sirah
Diartikan sebagai keadaan-keadaan dan hal-ihwal, berbagai peristiwa dan kejadian yang dialami oleh tokoh, Nabi, raja, ulama, dll pada masa lalu , berdasarkan sumber-sumber tertentu. Sirah Nabawiyah Merupakan bagian dari hadits Nabi, segala peristiwa yang disandarkan kepada Nabi Muhammad saw. Keterangan tersebut bersumber dari sanad dan rawi. Sebagian dari sirah berbentuk tafsir dan penjelasan makna ayat Quran, sebagian lain merupakan bagian hadis.

TUJUAN IDEAL YANG INGIN DICAPAI DARI BELAJAR ILMU INI


MENGAMBIL PELAJARAN (IBRAH)

Dasarnya:

Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman (Q.s. Yusuf: 111).

DASAR DAN ACUAN MEMPELAJARI SIRAH NABI


Nabi sebagai panutan, wajib ditaati, maka wajib diketahui sejarah hidupnya: al.: 21 : (
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah

Dengan mempelajari sirah dan kemukjizatannya, akan menambah dan mempertebal, menyempurnakan iman dan keyakinannya kepada Nabi.

IMAN KEPADA NABI ALLAH (RUKUN IMAN

3. Dengan mempelajari kesempurnaan dan kemuliaan sifat, perjuangan, pengorbanannya menegakkan kebenaran akan menanamkan cinta dalam hati dan selanjutnya berusaha mencontohnya.

Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. (Q.s. al-Qalam:4)

4. Dalam konteks ibadah, senantiasa menyebut

dan membaca shalawat kepadanya:

( 56: (
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

Sesungguhnya Allah dan para Malaikat membaca shalawat kepada Nabi (Muhammad), hai orang-orang yang beriman baca shalawat dan salam kepadanya

HUKUM MEMPELAJARI SIRAH NABI


Berdasarkan kaidah hukum Islam:
Sarana-sarana berhukum sama dengan maksud


Suatu kewajiban yang tidak sempurna dengannya,maka ia wajib (juga)

Berdasarkan dasar dan tujuan di atas

Belajar sirah = wajib

SEJARAH NABI
PRA-KENABIAN

MEKKAH PRAISLAM

MASA PRA-ISLAM (JAHILIYYAH = KETIDAKTAHUAN)


SEGI KEAGAMAAN
Agama Masyarakat Arab:
Yahudi; Nasrani; Penganut Paganisme Tdk beragama

Bentuknya:

- Atheis, animis, dinamis, politeis - Penyembah berhala:

BENTUK BERHALA
Shanam : patung berbentuk manusia dibuat dr batu/ kayu Wathan : terbuat dari batu Nushub: batu karang tanpa bentuk tertentu.

Jumlah Berhala
360 berhala, satu untuk sehari, mengelilingi Hubal.

NAMA-NAMA BERHALA
Hubal = Berhala terbesar dlm ka'bah
berbentuk manusia terbuat dari batu akik. Latta = Patung tuhan wanita berbentuk manusia sembahan Kaum Tsaqif, dewa tertua, terletak di Thaif. Uzza = Bertempat di Hijaz. Manat = Patung tuhan wanita berbentuk batu putih, sembahan suku Hudzail dan Khuza'ah, berada di Yatsrib.

Fungsi Berhala
Sebagai tempat menanyai nasib, baik dan buruk Disembah

SEGI KEBANGSAAN DAN POLITIK PENDUDUK MEKKAH


Karakteristik:

Jazirah Arab dihuni oleh orang-orang Arab yg bersuku-suku, satu dengan yg lain saling berperang Suka hidup berpindah-pindah.

Pusat kota niaga Kunjungan peribadatan

Kedudukan Kota Mekkah


Pusat

kota niaga Kunjungan peribadatan

PEMBANGUNAN DAN FUNGSINYA

KA'BAH:

KABAH
Nama, Tujuan, dan Bahan Bangunannya
Nama lain: baitullah (rumah Allah) baitulharam (rumah suci) baitul atiq (rumah kuno)

Tujuan Pendirian:

Sebagai tempat ibadat kpd Allah SWT.

Bahan Bangunan:

Benda-benda biasa, bukan benda dari luar alam (langit)

Yang Membangun Kabah


Per-1, tidak ada keterangan yg jelas. Pembangun 'kembali': Nabi Ibrahim dan Ismail

Kepengurusan Kabah
Menjadi rebutan antar kabilah Arab, krn melambangkan kehormatan dan gengsi sosial.

Kedudukan Kabah

Berkedudukan tertentu (terhormat) bagi orang Arab dan non-Arab, mereka biasa mengunjunginya pada waktu-waktu tertentu.

Kiblat Shalat Tahun ke-2 H.

Pemugaran Ka'bah
Saat Nabi berusia 35 th, terjadi banjir, ka'bah mengalami kerusakan. Nabi terpilih sebagai pimpinan peletakan Hajar Aswad, dikerjakan secara gotong-royong,

Nabi digelari al-Amin

KABAH TANPA KISWAH

KABAH TANPA KISWAH

NABI:
KELAHIRAN, PENGASUH, DAN KELUARGANYA

SEPINTAS TENTANG KEJADIAN PENTING YG TERJADI PADA MASA PRA-KENABIAN

Bulan dan Tahun Kelahiran Nabi Muhammad Tahun Gajah ( 570 M):
Tanggal/Bulan kelahiran: perbedaan riwayat: 12 Rabiul Awwal Muharram Safar dll.

NASAB NABI
.

PENGASUH NABI
* Tsuwaibah : menyusui hanya beberapa hari. * Halimah al-Sa'diyyah : menyusui selama 2 tahun. * Ibunda : usia 4-6 tahun * Abdul Muthalib : usia 6-8 tahun * Abu Thalib : usia 8 tahun dan seterusnya

TAHUN-TAHUN DAN PERISTIWA SEBELUM MASA KENABIAN


TAHUN MASEHI 571 USIA

PERISTIWA
Kelahiran Nabi Muhammad saw .

Tahun pertama

Tahun pertama pasukan gajah, 40 tahun Kaisar Anu Syirwan (Raja Persia)
Peristiwa Pembedahan dada

575

Tahun ke-4

577

Tahun ke-6

Ibunda (Aminah) wafat, Nabi diasuh Kakeknya (Abdul Muthalib)


Kakek beliau meninggal, Nabi diasuh oleh Pamannya (Abu Thalib)

579

Tahun ke-8

Pekerjaan Nabi:
Menggembala kambing Menemukan tempat berfikir. Berdagang ke Syria (usia 12 th) Bertemu Bahira yg melihat tanda kenabian pd diri Muhammad. Usia 25 th ke Syiria membawa dagangan Khadijah

Menikah dengan Khadijah, dikaruniai 6 orang anak: Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kulsum, dan Fatimah.

TEMPAT SHALAT NABI

TEMPAT NABI MENERIMA DELEGASI

TEMPAT MENERIMA DELEGASI

PUING RUMAH KHADIJAH

28 tahun Nabi diam di tempat ini bersama Khadijah

TH 1941, KABAH DAN HAJAR ASWAD DILANDA BANJIR

RUANGAN FATIMAH DILAHIRKAN

JALAN MASUK KAMAR NABI

SANDAL NABI

CINCIN NABI

Rambut Nabi

Makam Nabi

LUKISAN TELAPAK KAKI NABI

MATA AIR ZAMZAM

Pembedahan Dada Nabi


Kejadian: Terjadi 2 kali: - Saat dalam asuhan Halimah alSa'diyah - Saat akan Isra` Mi'raj

Hakikat Peristiwa?
Ada 2 interpretasi: 1. Arti harfiah/hakiki 2. Arti maknawi/simbolis

BERBAGAI PERISTIWA PRAKENABIAN

Terlibat Perang Fijjar antara Quraisy dan Bani Qais yg diakhiri dg perjanjian Hilful Fudzul. Usia 40 tahun berdagang ke Syam atas dagangan Khadijah. Usia 35 th memimpin meletakkan Hajar Aswad ke posisi semula. Menjelang usia ke-40, pada bulan Ramadhan:`Ber-tahannuts di Gua Hira,menerima wahyu al-Quran yang per1:

DIMULAINYA MASA KENABIAN

TURUNNYA WAHYU PERTAMA

GUA HIRA

TAHUN MASEHI
583

USIA

PERISTIWA

Ke-12

Melakukan perjalanan dagang ke Syam bersama Abu Thalib, tapi kemudian dibatalkan, dicegah oleh Rahib Bahira krn adanya tanda kenabian yg sdg diburu Yahudi. Perang al-Fijar, antara Suku Quraisy dan Bani Qaim. Perjanjian Hilful Fudhul Berdagang ke Syam menjualkan dagangan Khadijah binti Khuwailid, disertai pembantunya Maisarah Menikah dengan Khadijah (40 tahun) Membangun kembali Kabah, Nabi memimpin peletakan Hajar Aswad.

586

Ke-15

596

Ke-25

605

Ke-35

37 tahun

Pergi ke Gua Hira di Jabal Nur, khususnya pada bulan Ramadhan Enam bulan sblm turun wahyu, Nabi telah mimpi

21 atau 17 Ramadhan, 10 Agustus 610 M

Menerima wahyu pertama, Usia Nabi 40 tahun Qamariyah, 6 bulan. 12 hari. Atau, 39 tahun, 3 bulan, 12 hari Syamsiyah

TAHUN-TAHUN DAN PERISTIWA MASA KENABIAN


TAHUN MASEHI TAHUN KENABIAN

PERISTIWA
Nabi Diangkat menjadi Nabi, Khadijah, Ali bin Abi Thalib, Zaid bin Haritsah (Di rumah Nabi) = masuk Islam. Di luar rumah Nabi: Abu Bakar. Sejumlah Sahabat masuk Islam (Utsman, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin Auf, Sad bin Abi Waqqash, Thalhah bin Ubaid) Dakwah secara sembunyi (3 th). Awal diwajibkan shalat.

611-614

Ke-1 s.d. ke-3

614 - 615

Dakwah terbuka, Ke-4 Dimulainya intimidasi terhadap Nabi dan para Sahabat.

Menjadikan Darul Arqam bin Abi al-Arqam alKE-5 Makhzumi sebagai pusat dakwah Nabi. 615-616 (Rajab) Hijrah pertama ke Habasyah (12 laki-laki Ke-5 + 4 perempuan) Kembalinya orang-orang yang Hijrah dari Habasyah (Syawal) Hamzah dan Umar masuk Islam, 616 -617 Ke-6 Dua utusan Quraisy meminta Abu Thalib agar menyerahkan Nabi kepada mereka. Hijrah ke-2 ke Habasyah.

Darul Arqam tempat Nabi Dakwah terbuka

TAHUN MASEHI 617-619

TAHUN KENABIAN Ke-9 Ke-10ke-11

PERISTIWA
Pemutusan hubungan antara Suku Quraisy dengan Bani Hasyim dan Bani Abdul Muthalib Pembatalan pemutusan hubungan, Abu Thalib wafat (Rajab), Khadijah wafat (Ramadhan) Nabi menikah dengan Saudah binti Zumah (Syawwal) Isra Miraj. Berdakwah kepada penduduk Thaif (10 hari), Penyampaian Islam kepada sejumlah suku yang berhaji di bulan Haji. Rombongan pertama Anshar masuk Islam.

619-621

TAHUN MASEHI

TAHUN KENABIAN

PERISTIWA Menikah dengan Aisyah (6 th), serumah pada th ke-1 H., yg berusia 9 th. Baiatul Aqabah I (12 orang Yatsrib)

Ke-11

621-622

Ke-12

Ke-12 atau Isra Miraj ke-13 622-623 Ke-13 Baiatul Aqabah II, (72 laki-laki dan 2 wanita) dr Yatsrib. Dibolehkan berperang Perintah Hijrah

622

Ke-14

Pengepungan kediaman Nabi saat akan hijrah ke Madinah (Kamis, 22 Safar)

622

Ke-1 H Malam Senin, Abdillah bin Uraiqith (kafir Quraisy) datang menemui Nabi dan Abu Bakar di Gua Tsur ingin mengantarkan hijrah ke Madinah (Rabiul Awwal) Ke-1 Nabi (53 th) sampai di Quba, Senin, 8 Rabiul Awwal

622

622

Ke-1

Nabi masuk kota Yatsrib di Bani al-Najjar, kemudian pindah ke rumah Abu Ayyub al-Anshari (Jumat (12 Rabiul Awwal)

BAIATUL AQABAH I
Pada musim haji, 6 Orang dari suku

Khazraj (Anshar) berbaiat dengan Nabi di Aqabah, menyatakan masuk Islam, dan siap mendakwahkan Islam di Madinah. Pada tahun berikutnya datang 12 orang, mereka menyatakan, ada yang memusuhi dan menjahati dakwah Islam. Nabi segera mengutus Musab bin Umair untuk mengajarkan Islam kepada penduduk Madinah.

BAIATUL AQABAH II
Tahun ke-13 Nubuwwah 70 orang Yatsrib lebih

datang berhaji. Dilakukan baiah Aqabah ke-2. Isi kesepakatan: Tunduk patuh dan bergairah, tidak malas kepada Nabi. Akan selalu berinfak dalam keadaan sulit maupun lapang. Siap melakukan Amar Maruf Nahi Munkar. Akan menegakkan dan menjunjung tinggi (kebesaran) Allah dan mengabaikan pihak yang merendahkan-Nya. Siap menjadi penolong Nabi dan keluarganya, dan akan menghalangi pihak yang ingin menghalanginya.

TAHUN MASEHI 622-623

TAHUN HIJRIAH

PERISTIWA
Perintah Quraisy membunuh Nabi, Nabi hijrah ke Madinah, Nabi singgah di Quba, Membangun masjid Quba, Membangun Masjid Nabawiy, Mempersaudarakan antara Anshar dan Muhajirin, Perjanjian dengan Yahudi, Perang-perang kecil (sariyyah): Hamzah ke Saif al-Bahr. Abu Ubaidah bin al-Harits ke Rabigh, Sad bin Abi Waqash ke al-Kharar,

Ke-1

TAHUN TAHUN MASEHI HIJRIA H 623-624

PERISTIWA Perintah wajibnya jihad, Pengalihan kiblat shalat dari Masjid Aqsha ke masjid Haram Perang Badar Diwajibkan puasa dan zakat fitrah, Perang Bani Qainuqa Dll.

Ke-2

TAHUN TAHUN MASEHI HIJRIAH 624-625

PERISTIWA Perang Uhud, Hamzah terbunuh, Dll. Pembantaian di Bir al-Maunah (70 Sahabat pilihan terbunuh), Perang Bani Nadhir Perang Khandaq Perang Dzatir Riqa Perang Bani Quraizhah.

3 4

625-626

626-627

TAHUN MASEHI 627-628

TAHUN HIJRIA H

PERISTIWA Sejumlah perang. Hadits al-Ifk Baiatur Ridhwan


Perang Khaibar Perang-perang kecil Amr bin al-Ash dan Khalid bin Walid masuk Islam Perang-perang kecil Penaklukkan Mekkah Perang Hunain

628-629

629-630

Haditsul Ifki
Gosip Perselingkuhan)

Hembusan berita fitnah perselingkuhan Aisyah dengan Shafwan bin al-Muaththil pada Perang Bani Mushthaliq, dihembuskan oleh Abdullah bin Ubai bin Salul, karena kebenciannya dengan Nabi akibat ambisinya ingin menjadi pemimpin di Yatsrib kandas dengan keberadaan dan popularitas Nabi. Sejatinya tidak terjadi apa pun, bahkan antara Aisyah dan Shafwan tidak pernah berbicara. Aisyah naik unta berjalan di depan, dan shafwan di belakang dengan untanya.

Tiba di Madinah saat Zuhur, orang telah terpengaruh isu


perselingkuhan.

Akibat Isu Bohong

Nabi Marah. Aisyah pulang ke orang tuanya, selama satu bulan, menangis sepanjang hari. Turun Q.s. al-Nur:11, sebagai jawaban = Aisyah orang yang bersih. Akhirnya, keadaan normal kembali.

TAHUN TAHUN MASEHI HIJRIAH 630-631

PERISTIWA

Ke-9

Sejumlah perang kecil Perang Tabuk Pengiriman surat ke raja-raja


Haji Wada Nabi sakit (Senin, 29 Safar) Nabi wafat di rumah Aisyah (Senin, 12

631-632

Ke-10

Rabiul Awwal) dan dikuburkan Malam Rabu

PERNIKAHAN DAN ISTRIISTERI NABI


15 Sebelum kenabian Syawal, ke-10 Kenabian Syawal, ke-11 Ke-3 H. Ke-4 Syawal, th ke-4 Khadijah binti Khuwailid Saudah binti Zumah Aisyah binti Abi Bakar Hafshah binti Umar bin al-Khaththab Zainab bin Khuzaimah Ummu Salamah Hindun bin Abi Umayyah

Dzul-Qadah, th ke-5 Syaban, th ke-6 Muharram, th ke-7 Th ke-7

Zainab binti Jahzyin bin Rabab Juwairiyah binti al-Haris Ummu Habibah Ramlah bin Abi Sufyan Shafiyah binti Hayy bin Akhthab (Bani Israil)

Dzul Qadah, th ke-7

Maimunah bin al-Harits


Mariyah al-Qibthiyyah Raihanah binti Zaid al-Nadhriyyah

HIKMAH DI BALIK POLIGAMI NABI

KHADIJAH

Dinikahi Nabi sudah berumur 40 th, wafat usia 65 th. Dia sangat melindungi dan mencintai Nabi. Wanita pertama yang masuk Islam Merelakan seluruh hartanya untuk perjuangan Nabi. Melahirkan 2 putera dan 4 puteri

Saudah binti Zumah

Usianya sudah lanjut (55 th), diharapkan mampu mengasuh anak-anak, menggantikan posisi Khadijah yang belum lama meninggal . Selama 3 th hanya dengannya, satu isteri. Menghormati pengorbanannya, suaminya wafat ketika Saudah sedang hijrah di Etiophia. Dia ditentang oleh keluaranya, sehingga di Mekkah hidup seorang diri. Jika kembali ke keluarganya, takut disiksa atau dibunuh. Jika tidak dinikahi Nabi, dikhawatirkan akan kembali mengikuti agama ayahnya yang masih musyrik. Dengan menikahinya, diharapkan dapat meluluhkan hati sukunya (Abd Syams) untuk masuk Islam

AISYAH
Lebih

dimaksudkan untuk mempererat ikatan hubungan akrab dengan ayahnya, Abu Bakar. Karena kecerdasannya, diharapakan akan dapat menyerap ilmu seluas-luasnya dari Nabi untuk umat.

Hafshah binti Umar bin alKhaththab


Ia termasuk wanita yang ikut hijrah ke Etiophia. Suaminya syahid dalam perang Badar, sangat terpukul karenanya. Motivasi Nabi (55 th) menikahinya, menghormatinya dan orangtuanya

Zainab binti Khuzaimah


Usianya saat dinikahi Nabi = 60 tahun. Mantan suaminya wafat pada Perang Badar. Hanya beberapa bulan bersama Nabi, wafat meninggalkan banyak anak yatim.

Ummu Salamah Hindun binti Umayyah


Termasuk yang hijrah ke Etiophia. Suaminya saudara sepupu dan sesusu Nabi, syahid pada perang Uhud. Sudah berumur lanjut dan meninggalkan 4 anak yatim, Nabi (57 th) ingin mencurahkan kasih sayang kepada mereka.

Zainab binti Jahsyin


Missi hukum, Islam menolak adopsi anak, tidak mewarisi dan hubungan kemahraman, dengan menikahinya menjadi ikutan, janda anak angkat boleh dinikahi.

Juwairiyah binti al-Harits


Mendorong umat berlomba memerdekan tawanan = budak. Akhirnya semua umat Islam memerdekan seluruh tawanan dari sukunya (Bani al-Mushthaliq), menghormati jalinan persemendaan Nabi. Dengan kejadian tsb, seluruh orang dari suku tsb masuk Islam.

Shafiyyah binti Hayyi (Yahudi)


Suaminya syahid dalam Perang Khaibar. Sebagai bentuk rahmat dan dakwah, karena keluarganya termasuk musuh Nabi. Dengan perkawinan tsb, seluruh sukunya sangat berhenti memusuhi Nabi hingga merka maninggal.

Ummu Habibah binti Abi Sufyan


Abu Sufyan = tokoh kafir Mekkah. Dinikahi Nabi di Etiophia, lingkungan yang asing bagi umat Islam, mantan suaminya murtad, juga missi dakwah

PEMBAGIAN FASE DAKWAH NABI

Periode Mekkah = 13 tahun


Dakwah Sirriyyah = 3 tahun Dakwah ke Penduduk Mekkah dari awal tahun ke-4 sd ke-10 Dakwah ke penduduk luar Mekkah dari tahun ke-3 sd ke-10 hingga hijrah

Periode Madinah =10 tahun

Sifat-sifat Mulia Rasulullah


Antara lain: Sederhana dan rendah hati Mendengarkan dg seksama lawan bicaranya Menghadapkan seluruh tubuh kepada lawan bicaranya Serius dalam berbicara, dan kadang-kadang berhumor Sedikit bicara dan banyak mendengarkan teman bicara Bila marah tidak ditampakkan Bijaksana, murah hati, dan mudah bergaul Berinteraksi sosial dg masyarakatnya. dll.

Jihad, Ijtihad, dan Akhlak Nabi


Sebagai ikutan dan Panutan. Kesungguhan ibadah, shalat hingga bengkak kakinya. Setiap malam shalat 11 atau 13 rakaat dengan kualitas tinggi. Tidak pernah meninggalkan shalat 12 atau 10 rakaat shalat Sunnah Rawatib, shalat Dhuha 4 rakaat atau lebih, minimal shalat Nabi = 40 rakaat (Wajib dan Sunnah)

Selalu puasa hari putih (Yaumul Bidhi), Senin dan Kamis, bahkan kadang sebulan Syaban, 6 hari Syawwal, Asyura, Arafah, dll. Banyak sedekah. Selalu ikut Jihad. Baik dalam muamalah. Berakhlak mulia. Zuhud Wara.

MUJIZAT NABI

AL-QURAN = MUKJIZAT .TERBESAR NABI

Mukjizat para nabi yang lain untuk mengimbangi hal yang serupa sebelum atau setelahnya, bentuk atau hakikat. Al-Quran = Tidak ada yang serupa, sebelum dan sesudahnya. Al-Quran tidak merupakan sejenis illusi (khayal), tetapi hakiki.

Kemukjizatan para nabi hanya pada saat terjadi, kemukjizatan al-Quran berlaku sepanjang masa. Pada umumnya kemukjizatan Nabi berbentuk fisikal (mata phisik), al-Quran = mata hati. Segi kemukjizatan al-Quran: Fashahah, rasam (tulisan), Bahasa, susunan, kalimat dan kata, cerita masa lalu dan yang akan datang, cerita ghaib, pengaruh bacaan,

Berbentuk informasi ghaib, tentang:


Pemberitaan Nabi-nabi terdahulu. Pemberitahuan tentang hal-hal yang terkait dengan Tuhan, Malaikat, surga dan neraka. Berbagai ramalan masa depan. Informasi kejadian-kejadian akhir zaman

MUKJIZAT LAIN:

Membelah bulan dan menyetop matahari Isra dan Miraj. Memperbanyak air saat Perang Tabuk. Mengeluarkan air dari jari.

BERKAH MAKANAN
Memperbanyak jumlah makanan (1 sha gandum dan seekor ternak), porsi makanan beberapa orang cukup dan mengenyangkan 1000 orang lebih Satu sha dan satu ekor kambing mengenyangkan 130 orang. Makanan porsi 10 orang mengenyangkan 70 atau 80 orang. Sedikit air mencukup wudhu banyak Sahabat.

ANJURAN, FASE, DAN CARA DAKWAH RASUL SAW

Perintah Berdakwah: Dengan turunnya ayat 1 s/d 7 surat al-Muddatstsir:

OBYEK DAKWAH NABI

Keluarga: Khadijah, Ali bin Abi Thalib (10 th) Kerabat : Abu Bakr, Zaid bin Haritsah (bekas budaknya), Ummu Aiman (pengasuhnya).

PENGOBATAN NABI DENGAN TIUPAN, LUDAH, DLL

Mengobati sakit mata Ali bin Abi Thalib (Perang Khaibar) dengan meludahinya. Mengobati Salamah bin al-Akwa dari bekas hantaman musuh saat Perang Khaibar dengan meniupnya 3 kali. Saat perang Uhud, Nabi menyambung tangan yang terputus pedang, dan mengembalikan mata yang tercongkel keluar Menyambung kembali kaki Amr bin Muadz yang terputus.

Menyembuhkan anak yang hilang akal dengan air

Hikmah dan Pelajaran


Hakikat Penyembuh adalah Allah, Tuhan menjadikan liur dan tiupan Nabi sebagai sebab kesembuhan, sebagai bukti kenabian.

DIKABULKANNYA DOA

Saat berkhutbah Jumat, seseorang meminta didoakan hujan akibat kekeringan, setelah didoakan hujan segera turun hingga satu minggu. Akibatnya, banjir. Dan Nabi diminta menyetop hujan, dan setelah berdoa hujan berhenti.

DAKWAH BERIKUTNYA`
Mengislamkan Utsman bin Affan, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin Auf, Sad bin Abi Waqqash, dan Thalhah bin Ubaidillah

CARA DAKWAH RASUL SAW

Sirriyyah (secara rahasia) Th ke-1 s.d. ke-3


individual: keluarga dan kerabat

Jahriyyah (secara terang-te rangan, th ke-4 s.d wafat

umum semua lapisan.

PERINTAH DAKWAH TERANGTERANGAN


Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. Q.s. al-Hijr: 94) Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat, (Q.s. Al-Syara: 214)

RESPON MASYARAKAT ATAS DAKWAH TERBUKA


Di antara mereka: Memperolok, meremehkan, menghina, menertawakan, dan mendustakannya. Merekayasa tuduhan dan mengaburkannya, sebagai perbuatan mengada-ada. Menjauhkan kaum Kafir untuk tidak dapat mendengar al-Quran

SETELAH GAGAL
Melakukan intimidasi terhadp Umat Islam. Umat Islam disiksa secara fisik. Mengancam Abu Thalib.
Upaya Nabi: Dakwah dilakukan di rumah Darul Arqam Dianjurkan hijrah ke Habasah

KUNCI SUKSES DAKWAH NABI


Berdakwah dg keteladanan Menaburkan kasih sayang yang tulus Bersikap rendah hati dan jantan Dengan tutur kata yg lemah lembut Toleransi yg tinggi Pertolongan 'langit' melalui doa dan munajatnya.

SEBAB-SEBAB PENOLAKAN DAKWAH NABI


1. Salah persepsi antara kenabian dg kekuasaan (politik) 2. Menolak adanya persamaan hak antara kaum bangsawan dg hamba sahaya 3. Taqlid terhadap nenek moyang sebagai penyembah berhala. 4. Para pemimpin Quraisy tidak dapat menerima ajaran ttg kebangkitan kembali di akhirat 5. Mematikan pencaharian para pematung

BENTUK DAN CARA PENOLAKAN


Cara diplomatik dan Rayuan Melepaskan hubungan Nabi dengan Abu Thalib (pelindung Nabi). menggantikan posisi Nabi bagi Abi Thalib dengan Umarah bin Walid (pemuda tampan) sebagai pengganti Muhammad. Menawarkan tahta, wanita, dan harta jika bersedia berhenti berdakwah.

Tahun Kesedihan ('Amul Huzni)

10 H, Nabi sedang mengalami kesedihan atas wafatnya Abu Thalib 87 th), dan Khadijah Penyiksaan fisik Nabi semakin meningkat.

Hijrah ke Thaif.

ISRA` MI'RAJ
27 Rajab, 1 thn sebelum hijrah ke Madinah
Israk ke Baitul Maqaddas, mengimami nabinabi. Berkendaraan Buraq. Disertai Malaikat Jibril.
Ditunjukkan 'gambaran/lambang' keadaan umat. Perintah shalat 5 kali sehari semalam.

Miraj
Naik ke langit dunia, ke-1, bertemu dengan Nabi Adam, melihat orang-orang baik di sebelah kanan dan orang jahat di kiri. Langit ke-2, bertemu Nabi Isa dan Yahya. Langit ke-3, bertemu Nabi Yusuf. Langit ke-4, bertemu Nabi Idris.

Langt ke-5, bertemu Nabi Harun. Langit ke-6, bertemu Nabi Musa. Langit ke-7, bertemu Nabi Ibrahim Selanjutnya, Naik ke Sidratil Muntaha, lalu naik ke Baitul Mamur.

HIJRAH RASUL SAW


I. Hijrah ke Habasyah (Ethiopia) I, bersama sekitar 10 orang pria dan 4 wanita. II, bersama sekitar 100 orang II. Ke Thaif II. Hijrah ke Madinah th ke-10 kenabian

HIJRAH KE

ETHIOPIA
Mekkah

Ethiopia

DAKWAH NABI KE THAIF (10 HARI)

LOKASI THAIF

THAIF DEWASA INI

ALASAN HIJRAH KE MADINAH


1. Tidak tahan terhadap kekejaman dan penganiayaan terhadap kaum Muslimin. 2. Adanya ajakan sebagian besar Penduduk Yatsrib: - th ke-10, beberapa orang berikrar setia Baiat Aqabah I - th ke-11, 73 orang berikrar Baiat Aqabah II

Kafir Quraisy makin menggila

menyiksa umat Islam

Tugas Kerasulan untuk

menyampaikan isalahnya/ berdakwah Iklim Madinah sangat kondusif untuk berdakwah

Alasan Penduduk Madinah Mengundang Nabi

Dapat menjadi penengah antara faksifaksi yang berkepanjangan bertikai di Madinah (Suku Aus dan Khazraj).

PERJALANAN HIJRAH
Selama 2 bulan, + 150 orang hijrah ke Madinah. Nabi ditemani Abu Bakr berhijrah bersama. Ali menyusul. Di Quba (+ 5 meter dari Madinah) membangun masjid yg pertama. Nabi memasuki Yatsrib dan dielu-elukan kedatangannya. Nabi mengganti nama Yatsrib menjadi Madinatun Nabi (kota Nabi)/Madinatul Munawwarah (kota yang bercahaya) Madinah.

Peta perjalanan Nabi dari Mekkah ke Madinah melalui jalan yg tidak biasa (Garis merah)

NABI DAN ABU BAKAR BERSEMBUNYI DALAM GOA TSUR

Peta
Perjalanan Nabi dari Quba menuju rumah Bani Malik bin an-Najjar hingga turun di rumah Abu Ayyub Khalid al-Anshari, hingga membangun Masjid NabawiI

PEMBENTUKAN NEGARA MADINAH


KEDUDUKAN NABI SAW: - Sebagai Kepala Agama (Nabi & Rasul): Pemegang kekuasaan spiritual

- Sebagai Kepala Negara


- Pemegang kekuasaan pemerintahan - Pemimpin formal negara - Pemimpin/komandan militer - dsb.

LANGKAH & KEBIJAKAN NABI PADA PERIODE AWAL DI MADINAH


1. Mendirikan Masjid 2. Menciptakan persaudaraan antara Kaum Muhajirin dan Anshar 3. Mengikat persahabatan dg pihak luar Islam (Yahudi dan penganut Paganisme) 4. Membuat Piagam Madinah.

Pokok-pokok Isi Piagam Madinah


Kebebasan beragama Kebebasan dalam bidang politik Persamaan hak & kewajiban sesama manusia Kewajiban mempertahankan negeri dr ancaman luar

ALASAN NABI INGIN MENGUASAI MEKKAH


1.Mekkah merupakan pusat keagamaan bangsa Arab, dan melalui konsolidasi bangsa Arab ke dlm Islam. Islam bisa tersebar ke luar Jazirah Arab 2.Apabila suku Nabi sudah dapat diIslamkan, maka Islam akan mendapatkan dukungan kuat
Berhasil dikuasai th ke-10 H/ 631 M (Fathu Makkah)

PEPERANGAN DI MASA NABI

PEPERANGAN DI MASA NABI


Sebab-sebab Diperbolehkan Perang: 1. Mempertahankan diri & melindungi hak milik 2. Menjaga keselamatan dlm penyebaran dakwah Islam & mempertahankannya dari org-org yg menghalanginya 3. Penyebaran Islam

BEBERAPA

PEPERANGAN
DI MASA NABI

JUMLAH PERANG
Pada Masa Nabi
GHAZWAH (PERANG BESAR) =17 KALI; 15 KALI. 7 Perang Besar Terbesar: Badar, Uhud, Khandaq, Khaibar, Fath al-Makkah (Penaklukan Mekkah), Hunain, dan Tabuk. Sariyyah (Perang Kecil) = 60 kali

PERANG BADAR KUBRA


(8 atau 17 Ramadhan; ke-2 H)

Kaum Muslimin
(305 org, atau 314 orang

Kafir Quraisy (900-1000 org)

Kaum Muslimin Menang

LOKASI BADAR

LOKASI PERANG BADAR

AKHIR PERANG BADAR

Umat Islam Syahid 14 orang Kafir Quraisy =70 orang Tertawan 70 orang tokoh.

UMAT ISLAM MENANG

PELAJARAN YANG DAPAT DIAMBIL DARI PERANG BADAR


Kebencian sesuatu justru dapat mendatangkan kebaikan. Kekuatan iman merupakan senjata yang ampuh. Kekokohan iman menjadikan eratnya ikatan di antara umat Islam. Konsisten dan senantiasa ingat Allah saat menghadapi musuh. Pertolongan datang karena kesabaran

Pertolongan langit diberikan kepada umat Islam dapat berbentuk:


Malaikat, Semangat dalam hati umat Islam, Tidur, hujan, atau badai yang merepotkan musuh. Hakikat datangnya pertolongan adalah dari Allah

PERANG BADAR

PERANG UHUD
(15 Syawal, Th. ke-3 H)
Kaum muslimin (+1000 org)

Kafir Quraisy
(+3000 orang)

300 membelot Panglima Perang = Nabi saw


Panglima Perang:
Khalid b. Walid

Pada awalnya kaum Muslimin menang

AKHIR PEPERANGAN
Kafir Quraisy mundur Umat Islam meninggalkan pos, sibuk memunguti

rampasan perang Musuh berbalik menyerang, Kaum muslimin porak poranda, 70 org Islam gugur

Kafir Quraisy menang

SISI LAIN JABAL UHUD

TEMPAT NABI SAAT PERANG UHUD

HIKMAH DI BALIK PERISTIWA PERANG UHUD

Kemaksiatan dan lebih mementingkan tujuan duniawi menghalangi datangnya pertolongan Tuhan. Sunnatullah berlaku tanpa memihak antara yang hak dan batil, benar atau salah. Keharusan taat dan berpegang teguh pada Rasul. Segala sesuatu tergantung dari niat dan motivasinya. Agar beribadah dalam keadaan terang-terangan maupun sembunyi. Lebih mementingkan kepentingan umum daripada pribadi

PERANG AHZAB/KHANDAQ/PARIT (Thn. ke-5 H)


Kaum Muslimin
Ide Pembuatan parit: Salman al-Farisi
Kafir Quraisy + sebagian Yahudi Madinah (sekutu/multi nasional 24.000`

Umat Islam menang = ada badai memporakporandakan tentara sekutu

COPPER PATINA
Times New Roman

SKENARIO DAN AKHIR PERANG KHANDAQ


Nabi memerintahkan menggali Parit. Umat Islam bertahan di Parit. Tentara Sekutu mengepung Madinat selama 1 bulan. Tiba-tiba datang angin dan badai meluluh lantakkan seluruh kemah & perlengkapan perang tentara sekutu. Tentara Sekutu pulang ke wilayahnya masingmasing.

Kaum Muslimin menang

PERANG TABUK

PERJANJIAN HUDAIBIYYAH (KEMENANGAN DIPLOMASI ISLAM)


Kronologi peristiwa: Nabi bersama 1000 umat Islam batal melakukan Umrah Th ke-6 H. Sebelum masuk Mekkah, mereka berkemah di Hubaibiyyah. Penduduk Mekkah melarang memasuki Mekkah.

Perjanjian Hudaibiyah
Kaum Muslimin (Nabi)
Pemuka Kafir Quraisy

Isi perjanjian: Penundaan pelaksanaan haji hingga thn depan Penanganan orang-orang pelarian Gencatan senjata selama 10 tahun

Usaha Peng-Islaman Daerah Lain


Selama masa gencatan senjata, Nabi mengIslamkan daerah-daerah sekitar melalui surat atau utusan, al.:
Raja Ghassan Abesinia (Ethiopia), Persia, Romawi
tak seorg pun masuk Islam ada yg simpatik ada yg kasar

Banyak suku datang tunduk; masuk Islam:

SURAT NABI KE HERACLIUS, PENGUASA ROMAWI

SURAT NABI KEPADA AMIR BAHRAIN

FATHU MAKKAH (PENAKLUKAN MAKKAH)

Nabi membawa pasukan kaum Muslimin sekitar 10.000 org menuju Mekah Kaum muslim menang & berhasil menguasai Mekkah Patung-patung dihancurkan. Nabi berpidato: memberi ampunan terhdp Kafir Quraisy.

FATH MAKKAH

HAJI WADA

MASA-MASA TERAKHIR NABI SAW HAJI WADA

(Haji Terakhir Nabi) 10 H./ 631 M.

HAJI WADA

HAJI WADA
Jumlah Jemaah haji sekitar 14.000 orang.

Khutbah Nabi di Arafah


Kesimpulan isi: Kemanusiaan Persamaan Keadilan sosial Keadilan ekonomi Kebajikan dan solidaritas

Nabi kembali ke Madinah:


Mengatur organisasi masyarakat kabilah Mengirim petugas keamanan dan dai ke berbagai daerah/kabilah. Nabi Sakit (2 bulan)

Nabi wafat, usia 63 th.

Sakit Nabi telah dirasakan 3 th, akibat pengaruh makan kambing yang telah diracuni pada Perang Khaibar, meninggal sebagai syahid.
Akibat racun tsb, urat saraf yang menghubungkan antara tulang belakang dan jantung akan rusak sehingga menyebabkan kematian. Berkat kemukjitan Nabi, daging beracun itu sendiri yang membertahukan tentang adanya racun kepada Nabi. Nabi telah memaafkan, tidak dendam terhadap wanita pelaku peracunan yang akhirnya masuk Islam. Wafat pada Senin 12 Rabiul Awwal (63 th.), di rumah Aisyah setelah selama 3 hari tidak keluar rumah

SAQFAH BANI SIDAH

Pada hari Senin, sepeninggal Nabi sejumlah Sahabat (Anshar) berkumpul di ruang pertemuan (saqifah) Bani Saidah membahas tentang kekhilafahan pengganti Nabi. Kaum Muhajirin menghadap Abu Bakar mengajak menemui mereka. Setelah terjadi perdebatan antara kelompok Anshar dan Muhajirin, akhirnya menyepakati Abu Bakar sebagai khalifah I. Hari Senin dan Selasa, para Sahabat membait Abu Bakar.

Baiat Abu Bakar dan Pengurusan Jenazah Nabi


Setelah dimandikan dan dikafani, umat Islam menyalatkan jenazah Nabi bergantian secara sendirisendiri,dimulai dari laki-laki dewasa, anak laki-laki, perempuan, para budak laki-laki dan perempuan. Dimakamkan pada malam Rabu di kamar Aisyah, menjelang Subuh.
o

AL-KHULAFA` AL-RASYIDUN
1. Abu Bakr al-Shiddiq 2. 'Umar ibn al-Khaththab 3. 'Utsman ibn 'Affan 4. 'Ali ibn Abi Thalib

ABU BAKR AL-SHIDDIQ (Abdullah bin Abi Qahfah Utsman bin Amir) (51 SH.- 13 H./ 573-634 M.)

PROSES PENGANGKATAN:
Melalui pemilihan & musyawarah terbuka (11 H.)

Pusat Pemerintahan
Madinah

Jabatan
Khalifah I (Khalifah al-Rasul): kepala agama pemerintahan.

Kekuasaan Khalifah
Bersifat Sentralistik:

Legislatif, Eksekutif, Yudikatif

di tangan khalifah

Kebijakan yg dilakukan Abu Bakar


1. Menumpas Perang Riddah (melawan kaum murtad) dan Nabi Palsu; Panglima Perang: Khalid bin Walid. 2. Pembukuan Al-Quran. Koordinator: Zaid bin Tsabit 3. Ekspedisi Militer ke: Iraq : Dipimpin Panglima perang Khalid bin Walid Suriah: Dipimpin oleh: Abu 'Ubaidillah, 'Amr bin al-'Ash, Yazid bin Abi Sufyan & Syurahbil, Khalid (setelah ditarik dari Iraq)

NABI PALSU
1.

2.
3.

4. 5.

6.

Thulaihah al-Asadi (Asad dan Ghuthfan). Al-Asyats bin Qais al-Kindi (Kindah). Al-Aswad al-Ansi /Abhalah bin Kab (Madzhaj) Muasailamah al-Kadzdzab (Banu Hanifah). Al-Fajaah (Sulaim) Sajah at-Taghlibiyyah (Banu Tamim).

LOKASI PERANG ORANG-ORANG MURTAD

WAFAT ABU BAKAR

Menjadi khaligah = 2 tahun 3 bulan. Abu Bakar wafat karena sakit. Wafat pada Senin, 8 Jumadil Akhir 13 H. Setelah berunding dengan Ahlul Halli wa al-Aqd menunjuk Umar sebagai Khalifah.

'UMAR BIN AL-KHATHTHAB ( 13-23 H./ 634-644 M. )


PROSES PENGANGKATAN Penunjukan langsung oleh Abu Bakr dg persetujuan tokoh-tokoh utama

Pusat Pemerintahan:
Madinah

Jabatan
Khalifah II (Khalifatu Khalifati al-Rasul). Memakai gelar Amirul Mukminin. Menjadi khaliah= 10 tahun

Kebijakan yg dilakukan:
Perluasan daerah Sebelum melakukan perluasan daerah, 'Umar terlebih dahulu memperkuat militer Untuk menghindarkan kultus individu, 'Umar menonaktifkan Panglima Perang Khalid bin Walid.

Ekspansi Militer:

Damaskus, Syiria, di bawah panglima Khalid bin Walid dan Ubaidah bin al-Jarrah Mesir di bawah pimpinan: 'Amr bin al-'Ash. Irak dan Persia: Pimpinan Sa'ad bin Abi Waqash Palestina: Abu 'Ubaidah dan wakilnya Khalid bin Walid.

Wilayah Islam meliputi: Semenanjung Arabia, Palestina, Suria, Irak, Persia, & Mesir

KEMAJUAN ISLAM
Sebab Kemajuan Islam, al.: Di pihak Kaum Muslimin:
Kesempurnaan ajaran Islam yg meliputi segala aspek kehidupan. Kesadaran yang tinggi para sahabat untuk mendakwahkan Islam. Kegemaran berperang orang Arab dan anjuran berjihad. Dalam berdakwah tidak memaksa, dg bijaksana. Kesederhanaan hidup para penguasa merupakan daya tarik tersendiri.

Di Pihak Luar:

Negara adikuasa saat itu, Persia dan Byzantium telah memasuki fase kelemahan. Pertentangan di lingkungan kerajaan adi kuasa dalam memperebutkan kekuasaan turut andil dalam memperlemah kekuatan negara. Rakyat mulai tidak loyal terhadap para penguasa akibat pemaksaan agama serta tingginya pajak

Penyusunan Administrasi Kenegaraan


Berhasil membentuk majlis permusyaratan, anggota dewan, dan memisahkan lembaga pengadilan. Membagi wilayah dalam 8 propinsi yang membawahi distrik dan subdistrik. Menertibkan gaji pegawai kenegaraan Membenahi administrasi perpajakan dg mendirikan Baitul Maal. Menetapkan mata uang negara. Membentuk tentara untuk menjaga dan melindungi tapal batas.

Mengatur gaji dan pelayanan pos Menciptakan dan menetapkan Tahun Hijriah Membentuk pengawasan pasar Pengontrolan timbangan, dll.

Membentuk Diwan (Kantor atau Biro)

Diwan Kharaj: Jawatan pajak bertugas mengelola pajak negara. Diwan Ahdats: Jawatan kepolisian bertugas memelihara ketertiban, menindak pelanggar-pelanggar hukum untuk diadili oleh hakim/qhadi Diwan al-Jund: Jawatan Militer bertugas menginventarisir dan mengelola administrasi militer Baitul Maal: mengelola keuangan negara. Jawatan Pekerjaan Umum: melaksanakan dan mengawasi pembangunan

Wafat Umar
Dibunuh oleh Feros atau lebih dikenal dg Abu Lu`lu`ah (Majusi), saat bersiapsiap memulai shalat Subuh, dlm usia 63 th. Setelah itu, sakit beberapa hari, sempat membentuk Dewan formatur utk memilih khalifah berikutnya.

'UTSMAN IBN 'AFFAN (644-656 H)


Proses Pengangkatan: melalui Dewan Formatur

Pusat Pemerintahan:
Madinah

PENGANGKATAN KHALIFAH
Saat sakit Umar menunjuk dan membentuk Tim Formatur 6 orang atau 7 orang untuk menentukan khalifah berikutnya= 1. Usman bin Affan. 2. Ali bin Abi Thalib, 3. Thalhah bin Ubaidillah. 4. Al-Zubair bin al-Awwam, 5. Abdurrahman bin Auf 6. Sad bin Abi Waqqash. 7. Abdullah bin Umar (menurut = pendapat 7 org)

Kebijakan Khalifah Utsman bin Affan


Ekspedisi Militer, wilayah Islam meliputi: Armenia, Tunisia, Persia, Tripoli, & Cyprus Pembukuan Al-Quran & Pembakuan Mushhaf

Langkah Kepemimpinan Khalifah


6 thn. Ke-1 merupakan masa keberhasilan 6 thn. Ke-2 merupakan masa kelemahan

Perpecahan & Pemberontakan

Gubernur yg diangkat khalifah 'Umar tetap pada posisinya selama 1 tahun, yaitu: 'Amr bin al-'Ash (Gubernur di Mesir) Mu'awiyah bin Abi Sufyan (Gubernur Syam)

Penggantian
Abu Musa al-Asy'ari (Gubernur di Iraq) diganti dg orang dekat Utsman.

Dominasi Marwan bin Hakam dlm pemerintahan lebih mendorong terjadinya mutasi besar-besaran, nepotisme, hampir semua pejabat diangkat dr pihak keluarga

Timbul konflik dan reaksi

al, dari: 1. Penduduk Iraq (30 H) = Walid bin 'Uqbah 2. Penduduk Madinah = berita ttg mundurnya khalifah 3. Rakyat Mesir (35 H) = menuntut agar khalifah turun jabatan & menyerahkan Marwan

Sikap Pemerintahan Usman:


Tidak ada langkah kongkrit, dan massa dari Mesir sudah tidak terkendali

Wafat Usman
Ada banyak versi sebab timbulnya fitnah, al.: - Akibat hembusan fitnah Abdullah bin Saba (Yahudi). - Tuntutan pembagian uang negara. - Tuntutan penggantian gubernur Mesir. - Perbedaan karakter dibanding Umar yang tegas, Usman penyabar. Terbunuh dalam kerumunan massa.

Pembunuhnya:
Terjadi demontrasi selama sekitar 40 hari. Masih misteri hingga kini.

Jumlah pengepung rumah, ada perbedaan pendapat:


6000 orang (2 ribu dari Bashrah, 2 ribu dari Mesir, 3 ribu dari Kufah). Kurang dari 2000 orang, Kurang dari 600 orang.

Dugaan Pembunuhnya:
Kepala rombongan Mesir = Kinanah bin Bisyr. Ruman al-Yamani. Jabalah (nama laqab) Saudan bin Hamran. Al-Maut al-Aswad (nama laqab). Malik bin Asytar al-Nakhai.

'ALI IBN ABI THALIB


(656-661 H.) Proses Pengangkatan
Penunjukan terbuka di Masjid Nabawi

Pusat Pemerintahan
Kufah

Langkah & Kebijakan Khalifah


Memecat pejabat yg diangkat khalifah 'Utsman Mengatur tata-laksana pemerintahan Memindahkan pusat pemerintahan dari Madinah ke Kufah Mengambil tanah yg dibagikan khalifah 'Utsman, tanpa ada alasan yg jelas Kaum muslimin mendapat tunjangan dari Baitul Mal secara adil & rata

LOKASI KUFAH

PEMBERONTAKAN BESAR PADA MASA KHALIFAH 'ALI

Alasan pemberontakan:
Menuntut khalifah agar mengusut tuntas pembunuh 'Utsman 1. Pemberontakan persekutuan antara Thalhah, Zubair & 'Aisyah

Perang Jamal /Unta

Akhir Perang Jamal:


'Ali menang Thalhah, Zubair terbunuh 'Aisyah ditawan, kemudian dibebaskan

Perang Shiffin
Peta Kekuatan Militer:
'Ali Unggul, tetapi akibat taktik pihak Muawiyah meminta gencatan senjata.

Tahkim (Arbitrase) (Penyelesaian damai antara dua kubu yang bertikai)

TAHKIM
Pendukung 'Ali
Pendukung Mu'awiyah

Abu Musa alAsy'ari


Setuju menurunkan Ali dan Muawiyah dari kedudukannya

'Amr bin al'Ash


Setuju menurunkan Ali dari jabatan Khalifah dan mengangkat Muawiyah saebagai Khalifah

Lokasi Perang Shiffin

Pasca Tahkim
Muncul kelompok Syiah (Pendukung setia Ali) Kelompok Khawarij (golongan yang keluar dari mendukung Alim berbalik memusuhinya

PENDIRIAN KHAWARIJ
Bertekad membunuh para tokoh yg bertikai:
'Abdurrahman bin Muljam bertugas membunuh Ali Al-Bark bin Abudullah al-Tamimi bertugas membunuh Muawiyah Amar bertugas membunuh 'Amr bin al-Ash.

Hasilnya:
'Ali terbunuh, saat akan shalat Subuh. Amr bin al-Ash dan Muawiyah selamat

AMUL JAMAAH
Sepeninggal Ali, kekhilafahan dipegang oleh Hasan bin Ali. Pada tahun 41 H./661 M., Hasan menyerahkan kekhilafahan kepada Muawiyah bin Abi Sufyan. Muawiyah mendirikan Dinasti Bani Umayah, ibukota Damaskus.

KHILAFAH BANI UMAYYAH ( 661 - 750 M )


Pendiri : Mu'awiyah bin Abi Sufyan Bentuk Pemerintahan: Monarchi Hereditas Pusat Pemerintahan : Damaskus Gelar Penguasa : "Khalifah Allah" (Penguasa yg diangkat Allah)

JUMLAH KHALIFAH DAN KHALIFAH BESAR


Jumlah khalifah = 14 orang
Khalifah Besar:
1.
2. 3. 4. 5.

Mu'awiyah bin Abi Sufyan (661-680 M) 'Abd al-Malik ibn Marwan (685-705 M) Al-Walid ibn 'Abd al-Malik (705-715 M) 'Umar ibn 'Abd al-'Aziz (717-720 M) Hisyam ibn 'Abd al-Malik (724-743 M)

KHALIFAH KE

TAHUN BERTAHTA

NAMA KHALIFAH

41-64 H./ Muawiyan bin Abi Sufyan (Sakhr) 661-680 M. 60-64 H. Yazid bin Muawiyah 679-683 M. 64 H./ 683 M.
Muawiyah )kedua) bin Yazid.

II

III

IV V

64-65 H./ 683-384 M.

Marwan bin Hakam

65-68 H./ Abdul Malik bin Marwan 684 705 M.

VI

86 96 H./ 705 714 M. 96 99 H./ 714 -717 M.

Al-Walid bin Abdul Malik

VII

Sulaiman bin Abdul Malik

8 9

99 -101 H/ 714 -717 M. 101-105 H./ 719-723 M.

Umar bin Abdul Aziz

Yazid (II) bin Abdul Malik

10

105-125 H./ 723 742 M. 125 126 H. 742 -743 M.

Hisyam bin Abdul Malik

11

Al-Walid bin Yazid II

11

126 -127 H. 743 -744 M.

Ibrahim bin Walid bin Abdul Malik

12

126 -127 H. Yazid III bin Al-Walid bin 743 744 M. Abdul Malik

13

(70 hari) Ibrahim bin Al-Walid bin 127 H/ 745 M. Abdul Malik 127 132 H. 745 -750 M. Marwan bin Muhammad bin Marwan bin al-Hakam

14

Wilayah Kekuasaan Islam meliputi


Spanyol, Afrika Utara, Siria, Palestina, Semenanjung Arab, Iraq, Persia, sebagian Asia Kecil, Afghanistan & Pakistan.

SEBAB KEBERHASILAN EKSPANSI ISLAM KE LUAR SEMENANJUNG ARAB


1. Semangat dakwah yg sangat tinggi dr kaum Muslimin 2. Negara Adikuasa saat itu (Byzantium & Romawi) telah memasuki fase kelemahannya 3. Faktor ajaran Islam yg juga mengatur soal negara & kenegaraan

PEMBANGUNAN PADA MASA BANI UMAYYAH


Mendirikan berbagai sarana al.: Masjid, gedung pemerintahan, Dinas Pos, dll Membangun panti-panti bagi penyandang cacat Membangun jalan, Pabrik, dll Menertibkan angkatan bersenjata Mencetak Mata Uang resmi negara Menjadikan Bhs Arab sebagai bahasa resmi negara

Sebab-sebab Kejatuhan Khilafah Bani Umayyah:


1. Sistem penggantian Khalifah melalui garis keturunan, tanpa pengaturan yang jelas 2. Latar belakang berdirinya Khilafah 3. Sikap hidup sebagian Penguasa yg berlebihan 4. Khalifah pengganti lemah 5. Perbedaan yg mencolok terhadap Kaum Mawali 6. Terjadinya pertentangan Etnis 7. Penyebab langsung: munculnya kekuatan baru keturunan AL-'ABBAS ibn 'Abd al-Muththalib dibantu oleh: gol. Syi'ah, Bani Hasyim & Kaum Mawali
Khilafah 'Abbasiyah Berdiri (Thn 750 M)

KHILAFAH 'ABBASIYAH ( 750 - 1258 M )


Pendiri:
'Abdullah al-Saffah ibn Muhammad ibn 'Ali ibn 'Abdullah ibn al-'Abbas (750-754 M).

Pembina:
Abu Ja'far al-Manshur (754-775 M)

Gelar Penguasa:
"Khalifah" berarti Mandat dari Allah, bukan dari manusia

Jumlah Khalifah 38 orang

KHALIFAH-KHALIFAH BESAR BANI 'ABBAS


Al-Manshur (754-775 M) Terjadi perlawanan phk lawan: gol. Bani Umayyah, khawarij & kaum syi'ah. Al-Mahdi (775-785 M) Meningkatnya ekonomi rakyat, melalui sektor pertanian, pertambangan & perhubungan

Harun al-Rasyid (785-809 M)


Memberikan perhatian yg besar pada masyarakat terutama dalam bidang kesehatan & sarana umum lainnya

Baghdad menjadi terkenal

Al-Ma`mun (813-833 M)
Memberikan perhatian yang sangat besar pada ilmu pengetahuan, melalui:

Upaya penterjemahan buku-buku Yunani, dengan mendirikan Baitul hikmah & sekolah-sekolah

Baghdad menjadi Pusat Kebudayaan & Ilmu Pengetahuan

Al-Mu'tashim (833-842 M)
Masuknya pengaruh Turki ke dalam pemerintahan melalui kekuatan & dominasi Tentara Pengawal, berakibat pada lemahnya kedudukan Khalifah. Khalifah hanya sebagai boneka permainan, sdgkan kekuatan sebenarnya ada pada pihak perwira & tentara pengawal Turki

Al-Wathiq (842-847 M
Berusaha ingin membebaskan khilafah dari pengaruh Turki dg memindahkan pemerintahan dari Baghdad ke Samara, ttp gagal, dan tentara pengawal Turki semakin kuat

Al-Mutawakkil (847-861 M)
Sebagai Khalifah besar terakhir

Khalifah sesudahnya pada umumnya lemah & tdk dapat melawan kehendak tentara pengawal dan para Sultan

Al-Musta'shim (12242-1258 M)
Khalifah terakhir Dinasti Bani Abbas. Pada masa kekuasaannya Baghdad dihancurkan oleh Hulagu Khan (Mongol) th. 1258 M

TOKOH TERKENAL PADA MASA KHILAFAH ABBASIYAH


Bidang: 1. Fiqh 2. Teologi

: lahirnya Imam-Imam Mazhab : Abu Hasan al- Asy'ari, Abu Huzail alAllaf & Al-Nazzam, dll. 3. Filsafat : Al-Farabi, Ibn Sina, dll. 4. Kedokteran: Al-Razi, Karyanya: al-Hawi Ibn Sina dg karya besarnya: Al-Qanun Fi Al-Tibb sebagai buku rujukan bidang kedokteran 5. Kimia : Jabir ibn Hayyan 6. Optik : Abu 'Ali al-Hasan Ibn al-Haytami (Al-Hazen)

SEBAB KEHANCURAN KHILAFAH ABBASIYYAH


A. Faktor Intern:
Persaingan antar bangsa (Arab, Persia, & Turki) Kemerosotan ekonomi akibat dr kemunduran politik Munculnya beberapa Dinasti kecil yg memerdekakan diri (disintegrasi) dari pusat Konflik aliran pemikiran

B. Faktor Ekstern
* Terjadinya peperangan dg pihak asing, terutama Perang Salib (1095-1219 M) * Hadirnya Tentara Mongol di bawah pimpinan Khulagu Khan

DINASTI USMANI DI TURKI Berkuasa hingga Abad XX