Você está na página 1de 8

Nama : ANNI NIM : G 501 10 046

PRACTICAL SESSION 1
Judul : Hubungan antara primigravida dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di RSU Anutapura Palu tahun 2012

Pertanyaan Penelitian : Apakah ada hubungan antara primigravida dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil? P = Ibu hamil I = primigravida C = multigravida O = preeklamsia

Kerangka konsep:

Peningkatan cardiac Output & resistensi tekanan vaskuler

Konstriksi pembuluh darah afferen

1. Primigaravida 2. Usia ekstrem 3. Riwayat preeklamsia keluarga 4. Gestasi multipel 5. Penyakit ginjal & hipertensi yang sudah ada sebelum hamil

Hipertensi

Kerusakan membran glomerulus

Aliran darah renal & GFR menurun

Peningkatan permeabilitas terhadap protein

Variabel bebas
Proteinuria

Patofisiologi Preeklamsia

Variabel tergantung

Hipotesis Ada hubungan antara primigravida dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil

PRACTICAL SESSION 2
Desain penelitian Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan studi cross sectional untuk mengetahui hubungan primigravida terhadap kejadian preeklamsia pada ibu hamil. Penelitian cross sectional merupakan studi penelitian yang paling mudah dan sederhana. Data yang digunakan diambil dari data sekunder. Populasi penelitian Ibu hamil yang melahirkan di RSU Anutapura Palu dimulai dari tanggal 1 Januari- 31 Desember 2012

Sampel Pengambilan sampel dilakukan dengan cara non random, dengan pertimbangan : 1. Ibu hamil dengan status primigravida usia ekstrem (<20 tahun dan >35 tahun) 2. Ibu hamil yang mengalami preeklamsia Rumus:

n= = =
= 71

Berdasarkan hasil perhitungan di atas, didapatkan jumlah sampel minimal sebanyak 71 sampel.

PRACTICAL SESSION 3

Definisi Operasional Variabel bebas : Primigravida Variabel terikat : Preeklamsia Variabel Definisi operasional Variabel Primigravida bebas adalah (Primigravida) wanita yang hamil untuk pertama kalinya Vaiabel tergantung (Preeklamsia) Preeklamsia adalah penyakit dengan tanda-tanda hipertensi, edema, dan proteinuria yang timbul karena kehamilan Cara ukur Alat ukur Hasil ukur Skala ukur 1 = Numerik Primigravida 2 = multigravida

Data yang Rekam digunakan medis diambil dari rekam medis

Data yang Rekam digunakan medis diambil dari rekam medis

1 = Numerik preeklamsia 2 = selain preeklamsia

Pengumpulan data Data diambil dari rekam medis penderita preeklamsia dan ibu hamil dengan status primigravida kemudian data dimasukkan ke komputer melaui data entry pada program SPSS.

PRACTICAL SESSION 4
Hasil analisis

Tabel 1. Frekuensi pasien primigravida

Histogram

50

40

Frequency

30

20

10

0 -0.5 0 0.5 1 1.5

Mean =0.63 Std. Dev. =0.485 N =71

primigravida
Cases weighted by Freq

Dari tabel 1 diatas, menunjukkan bahwa dari total 71 pasien, jumlah pasien dengan status primigravida adalah 45 pasien (63,4%) sedangkan jumlah pasien yang bukan primigravida adalah 26 pasien (36,6%).

Tabel 2. Frekuensi pasien yang mengalami preeklamsia

Histogram

60

50

40

Frequency

30

20

10 Mean =0.76 Std. Dev. =0.43 N =71 -0.5 0 0.5 1 1.5

preeklamsia
Cases weighted by Freq

Dari tabel 2 di atas, menunjukkan dari jumlah total 71 pasien, terdapat 54 pasien (76,1%) yang mengalami preeklamsia sedangkan pasien yang tidak mengalami preeklamsia adalah sebanyak 17 pasien (23,1%).

Tabel 3. Pasien primigravida yang mengalami Preeklamsia

Bar Chart

40

preeklamsia
Tidak preeklamsia preeklamsia

30

Count

20

38 53.52%

10
16 22.54% 10 14.08%

7 9.86%

0 bukan primigravida primigravida

primigravida

Dari tabel 3 diatas, terlihat bahwa dari 45 ibu dengan status primigravida terdapat 38 orang (84,4%) yang mengalami preeklamsia. Dari 26 ibu dengan status multigravida terdapat 16 orang (61,5%) yang mengalami preeklamsia. Hal ini menunjukkan bahwa proporsi kejadian preeklamsia pada ibu dengan status primigravida lebih besar dibanding ibu dengan status multigravida.

Tabel 4. Chi-Square Tests Asymp. Sig. (2-sided) ,029 ,059 ,032 ,043 4,681 71 1 ,030 ,031 Exact Sig. (2-sided) Exact Sig. (1-sided)

Value Pearson Chi-Square Continuity Correction(a) Likelihood Ratio Fisher's Exact Test Linear-by-Linear Association N of Valid Cases 4,748(b) 3,573 4,614

df 1 1 1

a Computed only for a 2x2 table b 0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 6,23.

Berdasarkan uji statistik dengan chi-square diperoleh nilai p = 0,43, maka secara statistik dapat disimpulkan terdapat hubungan antara primigravida dengan kejadian preeklamsia.