Proposal Seminar Sehari “Menangkal Radikalisme Atas Nama Agama”

A. PENDAHULUAN Persatuan dan kesatuan NKRI sejatinya adalah amanah dari nilai-nilai luhur Pancasila yang telah diwariskan oleh seluruh pendiri-pendiri bangsa. Kedamaian dan ketentraman di negara ini merupakan garis besar cita-cita bangsa yang tertulis di Pembukaan UUD 1945. Namun di era reformasi ini, nilai-nilai dan cita-cita luhur Pancasila seperti mulai pudar dari jati diri bangsa ini karena mulai suburnya sikap radikalisme dikalangan masyarakat. Kemunculan organisasi yang berlatarbelakang agama garis keras semakin marak pasca tumbangnya orde baru. Syariat-syariat agama yang sejatinya mengajarkan akan cinta kedamaian, sopan santun, dan toleransi umat beragama hanya ditafsirkan oleh suatu kelompok sebagai alat landasan dalam menegakkan ajaran agama dengan jalan kekerasan dan pemaksaan. Paham radikal kelompok itu yang dulunya cenderung diarahkan kepada masyarakat bawah mulai bergeser ke kelompok terpelajar. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan karena sesungguhnya para pelajar lah yang akan menjadi tonggak masa depan negara ini. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka HMI Cabang Palu akan melaksanakan kegiatan deradikalisasi berupa seminar untuk memberi pencerahan kepada generasi muda/mahasiswa di Kota Palu.

B. NAMA KEGIATAN Kegiatan ini bernama : Seminar Sehari “Menangkal Radikalisme Atas Nama Agama”

C. PELAKSANA Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palu dengan melibatkan Kelompok Cipayung : Perhimpunan Mahasiswa Katholik Indonesi (PMKRI), GMKI (Gerakan

G. Drs. Jalan Emmy Saelan.Si (Akademisi Universitas Tadulako) “Radikalisme Agama : Tinjauan Sosial Politik” 3.Mahasiswa Kristen Indonesia). PMII (Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia). Tahmidi Lasahido. Meningkatnya kualitas pemahaman peserta tentang posisi dan relasi “Islam dan Negara” dalam konteks NKRI. PEMBICARA 1. Zainai Abidin (Ketua STAIN Datokarama Palu / Ketua MUI Kota Palu) “Mengenali dan Menangkal Akar Radikalisme Atas Nama Agama” 2. Prof. PENUTUP Demikian proposal ini dibuat. M. Peserta dapat mengenali dan menangkal akar radikalisme atas nama agama. Lukman Tahir (Dosen STAIN PALU) “Politik Islam dan Tantangan Demokrasi di Indonesia” 4. 31 Januari 2013. dengan harapan mendapat respon positif dari berbagi pihak yang peduli dengan masa depan Generasi Muda di Sulawesi Tengah. 2. OUTPUT Output diharapkan dari diskusi adalah : 1. . D. Rusdy Mastura (Walikota Palu) “Relasi Negara dan Hukum Islam” F. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN Kegiatan seminar akan dilaksanakan pada hari Kamis. PESERTA Peserta sebanyak 100 orang yang diharapkan berasal dari :  50 orang perwakilan Lembaga Dakwah Kampus se Kota Palu  25 orang perwakilan organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan yang berbasis Islam  25 orang perwakilan BEM se Kota Palu E. GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia). H. bertempat di Restauran Kembang Joyo. DR. Dr.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful