Você está na página 1de 2

NAMA KELAS NPM MATAKULIAH

: RYAN HARDIYAN :A : 111000011 : PERKEMBANGAN HUKUM ISLAM

1. Pencemaran nama baik (gibah, fitnah, namimah) a. Gibah Menyebutkan sesuatu yang terdapat pada diri seorang muslim, sedang ia tidak suka (jika hal itu disebutkan). Di antaranya dengan membeberkan aib, menirukan tingkah laku atau gerak tertentu dari orang yang dipergunjingkan dengan maksud mengolok-ngolok1. Terjadi karena orang yang melakukannya tidak suka terhadap orang dia gunjingkan. b. Fitnah Kata "fitnah" diserap dari bahasa Arab, dan pengertian aslinya adalah "cobaan" atau "ujian". Merupakan komunikasi kepada satu orang atau lebih yang bertujuan untuk memberikan stigma negatif atas suatu peristiwa yang dilakukan oleh pihak lain berdasarkan atas fakta palsu yang dapat memengaruhi penghormatan, wibawa, atau reputasi seseorang2. Fitnah dilakukan agar orang yang difitnah itu merasa malu dan tidak dianggap lagoi keberadaannya. c. Namimah Namimah adalah mengadu domba, seperti seseorang berkata kepada kawannya, (katakan namanya Mr. J.)Hei Mr. J., 'you' tau tak, Miss World cakap 'you' ni tak berapa pandai dalam hal itu dan ini, tengok banyak assignments 'you' yang tak siap Mungkin dan mungkin perkataan tadi boleh menyebabkan Mr. J. membenci Miss World dan mungkin boleh menyebabkan mereka bergaduh dan bermasam muka3. Namimah ini terjadi karena seseorang ingin mengadu-dombakan orang lain dengan

Ali Daud, Islam Untuk Disiplin IlmuHukum, Sosial dan Politik, Jakarta Indonesia, Jakarta 1988, hal. 11 2 Qara Muchsin, Al-Quran Menjawab Dilema Keadilan, CV. Firdaus, Jakarta, 1994, hal. 33 3 Daud Habibah, Disiplin Ilmu Agama, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung, 2003, hal. 25

maksud agar tersebut.

terjadi

pertengkaran

diantara

orang-orang

2. Penjualan orang atau human trafficking. Segala transaksi jual beli dan eksploitasi terhadap manusia. Eksploitasi meliputi setidak-tidaknya; pelacuran (eksploitasi prostitusi) orang lain atau lainnya seperti kerja atau layanan paksa, pebudakan atau praktik-praktik serupa perbudakan, perhambaan atau pengambilan organ tubuh4. Dalam hal anak perdagangan anak yang dimaksud adalah setiap orang yang umurnya kurang dari 18 tahun. Human trafficking atau perdagangan orang ini dilakukan oleh orangorang tertentu karena faktor ekonomi yang mendesak, tingkat kesejahteraan yang rendah serta tidak adanya kesadaran akan akhlaknya yang akan datang.

Hamiludin, Dilema Kehidupan, CV. Rosda, Bandung, 2002, hal. 73