Você está na página 1de 35

Leukorrhea/ Flour Albus Definisi

Leukorrhea (fluor albus, vaginal discharge, duh tubuh vagina) atau keputihan adalah cairan bukan darah yang keluar berlebihan dari vagina

Flour Albus dibagi menjadi 2: Fisiologis Patologis

Fisiologis
sekret dari vagina normal yang berwarna jernih atau putih, menjadi kekuningan bila kontak dengan udara yang disebabkan oleh proses oksidasi

Fisiologis
Bayi baru lahir Premenarche Saat sebelum dan sesudah haid Saat atau sekitar ovulasi Adanya rangsangan seksual pada wanita dewasa karena pengeluaran transudasi dinding vagina Pada kehamilan Stress emosional Penyakit kro nis Pakaian (celanadalam ketat, pemakaian celana yang jarang ganti, pembalut)

Patologis
Leukorrhea dikatakan tidak normal jika terjadi peningkatan volume (khususnya membasahi pakaian), bau yang khas dan perubahan konsistensi atau warna

Patologis
Infeksi Bakteri Jamur Virus dll Non infeksi Kelainan alat kelamin Benda asing Hormonal Kanker dll

DIAGNOSIS

ANAMNESIS

P. FISIK GENITAL

P. LAB

UMUR RIWAYAT KB SEKSUAL SIFAT FLOUR ALBUS HAMIL MENSTRUASI INKUBASI PENYAKIT LAIN YANG DIDERITA

INSPEKSI, PALPASI GENITALIA EKTERNA SPEKULUM

PH SEDIAAN BASAH GRAM KULTUR SEROLOGIS PAP SMEAR

Sindrom Vagina Discharge KANDIDIOSIS VULVOVAGINAL


TRICHOMONIASIS VAGINOSIS BAKTERIAL GONORE INFEKSI CHLAMIDIA TRACHOMATIS Dll

Kandidiosis Vulvovaginal
Infeksi vagina yang disebabkan oleh Candida albicans Faktor Predisposisinya antara lain :Kehamilan, Kontrasepsi oral ,Diabetes Militus ,Pemakaian antibiotika.

Patofisiologi
Kandida masuki lumen vagina + faktor pencetus Invasi hifa ke dalam epitel jaringan proses keradangan kerusakan sel-sel epitel tersebut penetrasi sel dan invasi ke mukossa tidak saja oleh hifa tetapi juga oleh blastospor reaksi inflamasi pada mukosa yang mengakibatkan pembengkakan, eritema, dan deskuamasi sel epitel vagina.

Gejala Klinis
keputihan vagina disertai gatal pada vulva Disuria eksternal dan dipareunia superfisial Vulva eritema, edem dan lecet. Pada pemeriksaan spekulum tampak duh tubuh vagina dengan jumlah yang bervariasi, konsistensi dapat cair atau seperti susu pecah

Pemeriksaan vagina dengan spekulum

Diagnosis
Pruritus vulva Dapat ditemukan rasa nyeri pada vagina, dispareunia, rasa terbakar pada vulva dan iritasi vulva Tanda inflamasi : dapat ditemukan eritem (+), edem (+) pada vulva dan labia, lesi diskret pustulopapular (+), dermatitis vulva Laboratorium : pH vagina < 4,5, Whiff test (-). Pada sediaan gram : bentuk ragi (+) dan pseudohifa (+) Mikroskopik : leukosit, sel epitel Saran: kultur jamur

Pengobatan
Topikal Nistatin tablet vagina 2 x sehari selama 2 minggu Klotrimazol 1% vaginal krim 1 x sehari selama 7 hari Mikonazol nitrat 2% 1 x ssehari selama 7 14 hari Sistemik Itrakonazole 2x200mg peroral dosis sehari. Nistatin tablet 4 x 1 tablet selama 14 hari Ketokonazol oral 2 x 200 mg selama 7 hari

Trichomoniasis
Trichomoniasis adalah infeksi traktus urogenitalis yang disebabkan oleh protozoa yaitu T. vaginalis Trichomoniasis biasanya ditularkan melalui hubungan seksual tanpa menggunakan pelindung (kondom) dengan seseorang yang mengidap trichomoniasis atau dapat juga ditularkan melalui perlengkapan mandi (handuk).

Gejala Klinis
Cairan vagina yang banyak, sekitar 50% penderita mengeluh bau yang tidak enak disertai gatal pada vulva dan dispareunia. Vulva tampak eritem, lecet dan sembab. Pada pemasangan spekulum terasa nyeri, dan dinding vagina tampak eritem Serviks penderita tampak gambaran khas untuk trichomoniasis, yaitu berwarna kuning, bergelumbung. Pemeriksaan pH vagina >4,5

Patofisiologi
Hubungan seksual dengan orang terinfeksitrikom onas Tropozoit menempel pada sel vagina Interaksi ligandkarbohidrat

Sitotoksik

Sekresi hidrolase lisosomal

Monoase dan asetil glukosamin untuk menempel

Sel lisis dan mengeluarkan sitoplasma

Kerusakan jaringan epitel

Flour albus

fluor albus pada Trichomonas vaginalis

Diagnosis
Warna sekret : putih, kuning atau purulen, bau. Konsistensi : homogen, basah, sering frothy atau berbusa (foamy) Tanda-tanda inflamasi Sekitar 2-5% serviks penderita tampak strawberry serviks Laboratorium : pH vagina > 5,0, whiff test biasanya (+) Mikroskopik : dengan pembesaran 400 kali dapat terlihat pergerakan trichomonas. Bentuknya ovoid, ukuran lebih besar dari sel PMN dan mempunyai flagel. Pada 80-90% penderita symtomatic leucocyte (+), clue cell dapat (+)

Pengobatan
Metronidazole 2 gram peroral dosis tunggal atau Metronidazole 2x500 mg peroral selama 7 hari Pada wanita hamil trimester pertama dapat diberikan pengobatan topikal klotrimazol 100 mg intravagina selama 6 hari

Kumpulan gejala klinis akibat pergeseran lactobacilli yang merupakan flora normal vagina yang dominan oleh bakteri lain, seperti Gardnerella vaginalis

Vaginosis Bakterial

Fluor albus akibat Vaginosis bacteria

Patofisiologis
hidrogen peroksida yang dihasilkan oleh Lactobacillus acidophilus perubahan pH pertumbuhan Gardnerella vaginalis, Mycoplasma hominis dan Mobiluncus yang normalnya dapat dihambat. Organisme ini menghasilkan produk metabolit misalnya amin, yang menaikkan pH vagina dan menyebabkan pelepasan sel-sel vagina. Amin juga merupakan penyebab timbulnya bau pada FLUOR albus pada vaginosis bacterial

Gejala Klinis
cairan yang berbau amis seperti ikan terutama setelah melakukan hubungan seksual,berwarna putih, keabu-abuan, homogen, cair, dan biasanya melekat pada dinding vagina Pada vulva atau vagina jarang atau tidak ditemukan inflamasi Pemeriksaan pH vagina >4,5 , penambahan KOH 10% pada duh tubuh vagina tercium bau amis (whiff test) Pada sediaan hapus vagina yang diwarnai dengan pewarnaan gram ditemukan clue cells

Diagnosis vaginosis bakterial ,tiga dari empat gejala berikut (Kriteria Amsell) : Cairan vagina homogen, putih keabu-abuan, melekat pada dinding vagina pH vagina > 4,5 Whiff test (+) Ditemukan clue cell pada pemeriksaan mikroskopik

Pengobatan
Metronidazole 2 gram, peroral dosis tunggal atau Metronidazole 500 mg peroral, 2x1 hari selama 7 hari atau Ampisilin 500 mg peroral 4x1 hari selama 7 hari

Gonore
Gonore merupakan suatu infeksi yang disebabkan oleh N. gonnorrheae Pada wanita, N. gonnorrhoeae pertama kali mengenai kanalis servikalis

Gejala Klinis
Cairan vagina yang berasal dari endoservisitis dimana bersifat purulen, tipis dan agak berbau. Disuria atau keluar sedikit duhtubuh dari uretra yang mungkin disebabkan oleh uretritis yang menyerupai servisitis. Dispareunia dan nyeri perut bagian bawah.. Nyeri perut bagian kanan atas dari perihepatitis (Fitz-Hugh )

Pengobatan
Siprofloksasin 500 mg peroral, dosis tunggal atau Ofloksasin 400 mg peroral, dosis tunggal atau Tiamfenikol 3,5 gr peroral, dosis tunggal atau Seftriakson 250 mg, intramuskuler, dosis tunggal atau Spektinomisin 2 gr, intra muskuler, dosis tunggal

Penyakit yang disebabkan oleh Chlamidia trachomatis sebagian besar serupa dengan gonore

Infeksi Chlamidia Trachomatis

Gejala klinis
Serupa dengan keluhan servisitis gonore, yaitu adanya duh tubuh vagina Pada pemeriksaan inspekulo sekitar 1/3 penderita dijumpai duh tubuh servks yang mukopurulen, serviks tampak eritem, ektopi dan mudah berdarah pada saat pengambilan bahan pemeriksaan dari mukosa endoservik

Diagnosis
Diagnosis ditegakkan berdasarkan pemeriksaan laboratorium, yaitu pemeriksaan sitologi, identifikasi antigen C.trachomatis, PCR dan isolasi C.trachomatis pada biakan sel

Pengobatan
Doksisiklin 2x200 mg peroral, selama 7 hai atau Azitromisisn 1 gr peroral, dosis tunggal atau Eritromisin 4x500 mg peroral, selama 7 hari atau Tetrasiklin 4x500 mg peroral, selama 7 hari