P. 1
PEMBUATAN YAKULT

PEMBUATAN YAKULT

|Views: 18|Likes:
Publicado porRizki Nopaldi

More info:

Published by: Rizki Nopaldi on Sep 09, 2013
Direitos Autorais:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/06/2014

pdf

text

original

PEMBUATAN YAKULT 1.

Pengenalan Fermentasi Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal. Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi adalah etanol, asam laktat, dan hidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga dihasilkan dari fermentasi seperti asam butirat dan aseton. Ragi dikenal sebagai bahan yang umum digunakan dalam fermentasi untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya. Respirasi anaerobik dalam otot mamalia selama kerja yang keras (yang tidak memiliki akseptor elektron eksternal), dapat dikategorikan sebagai bentuk fermentasi yang mengasilkan asam laktat sebagai produk sampingannya. Akumulasi asam laktat inilah yang berperan dalam menyebabkan rasa kelelahan pada otot. 2. Sejarah Ahli Kimia Perancis, Louis Pasteur adalah seorang zymologist pertama ketika di tahun 1857 mengkaitkan ragi dengan fermentasi. Ia mendefinisikan fermentasi sebagai “respirasi (pernafasan) tanpa udara”. Pasteur melakukan penelitian secara hati-hati dan menyimpulkan, “Saya berpendapat bahwa fermentasi alkohol tidak terjadi tanpa adanya organisasi, pertumbuhan dan multiplikasi sel-sel secara simultan….. Jika ditanya, bagaimana proses kimia hingga mengakibatkan dekomposisi dari gula tersebut… Saya benar-benar tidak tahu”. Ahli kimia Jerman, Eduard Buchner, pemenang Nobel Kimia tahun 1907, berhasil menjelaskan bahwa fermentasi sebenarnya diakibatkan oleh sekeresi dari ragi yang ia sebut sebagai zymase.

Jalur terakhir akan bervariasi tergantung produk akhir yang dihasilkan. glukosa (C6H12O6) yang merupakan gula paling sederhana . 5. Sumber energi dalam kondisi anaerobik Fermentasi diperkirakan menjadi cara untuk menghasilkan energi pada organisme purba sebelum oksigen berada pada konsentrasi tinggi di atmosfer seperti saat ini. melalui fermentasi akan menghasilkan etanol (2C2H5OH). 3. Reaksi fermentasi ini dilakukan oleh ragi. sebenarnya bervariasi tergantung jenis gula yang terlibat. dan digunakan pada produksi makanan. 4. atau sukrosa) → Alkohol (etanol) + Karbon dioksida + Energi (ATP) Jalur biokimia yang terjadi. yang merupakan bagian dari tahap awal respirasi aerobik pada sebagian besar organisme. Secara singkat. Ilmuan Carlsberg tersebut dianggap sebagai pendorong dari berkembangnya biologi molekular. Reaksi Reaksi dalam fermentasi berbeda-beda tergantung pada jenis gula yang digunakan dan produk yang dihasilkan. tetapi umumnya melibatkan jalur glikolisis.Penelitian yang dilakukan ilmuan Carlsberg (sebuah perusahaan bir) di Denmark semakin meningkatkan pengetahuan tentang ragi dan brewing (cara pembuatan bir). fruktosa. sehingga fermentasi . Persamaan Reaksi Kimia C6H12O6 → 2C2H5OH + 2CO2 + 2 ATP (Energi yang dilepaskan:118 kJ per mol) Dijabarkan sebagai Gula (glukosa.

dan tahu. . yang diperlukan untuk glikolisis. makhluk bertulang belakang (vertebrata) menggunakan “glikolisis anaerobik” yang lebih cepat tetapi kurang effisisen untuk menghasilkan ATP. Fermentasi makanan Pembuatan tempe dan tape (baik tape ketan maupun tape singkong atau peuyeum) adalah proses fermentasi yang sangat dikenal di Indonesia. yoghurt. “Glikolisis aerobik” adalah metode yang dilakukan oleh sel otot untuk memproduksi energi intensitas rendah selama periode di mana oksigen berlimpah. Proses fermentasi pada makanan yang sering dilakukan adalah proses pembuatan tape. Ia diperlukan untuk fungsi sel normal karena glikolisis merupakan satu-satunya sumber ATP dalam kondisi anaerobik. tempe. Fermentasi menghasilkan dua molekul ATP per molekul glukosa bila dibandingkan dengan 36 ATP yang dihasilkan respirasi aerobik. Produk fermentasi mengandung energi kimia yang tidak teroksidasi penuh tetapi tidak dapat mengalami metabolisme lebih jauh tanpa oksigen atau akseptor elektron lainnya (yang lebih highly-oxidized) sehingga cenderung dianggap produk sampah (buangan). Kecepatan menghasilkan ATP-nya 100 kali lebih cepat daripada oxidative phosphorylation. di mana pirufat teroksidasi penuh menjadi karbon dioksida. ia tidak dapat bertahan dalam jangka waktu lama pada organisme aerobik yang kompleks. Tahap akhir dari fermentasi adalah konversi piruvat ke produk fermentasi akhir. Walaupun fermentasi sangat membantu dalam waktu pendek dan intensitas tinggi untuk bekerja.merupakan bentuk purba dari produksi energi sel. mulai dari makanan sampai obat-obatan. Sebagai contoh. Pada keadaan rendah oksigen. pada manusia. Tahap ini tidak menghasilkan energi tetapi sangat penting bagi sel anaerobik karena tahap ini meregenerasi nicotinamide adenine dinucleotide (NAD+). 6. fermentasi asam laktat hanya mampu menyediakan energi selama 30 detik hingga 2 menit. Konsekwensinya adalah bahwa produksi ATP dari fermentasi menjadi kurang effisien dibandingkan oxidative phosphorylation. Proses fermentasi menghasilkan senyawa-senyawa yang sangat berguna.

9%. lemak 0.5% asam laktat°bakteri sejenisnya yaitu berkisar 50 setelah 48 jam. Shirota sejak tahun 1930. Kelebihan inilah yang menjadikan yakult sangat . karbohidrat 16. Bakteri Lactobacillus casei akan merubah ribosa menjadi asam laktat dan asam asetat. air 81. dan nilai kalori tiap 100 g. Menurut Margawani (1995). Pembuatan Yakult Susu fermentasi jenis ini berasal dari Jepang dan ditemukan oleh Dr. Protein yakult dua kali lebih mudah dicerna daripada protein susu. Bakteri Lactobacillus casei berbentuk batang tunggal dan termasuk golongan bakteri heterofermentatif. Yakult merupakan produk susu fermentasi dengan menggunakan starter tunggal yaitu Lactobacillus casei. Untuk mencerna 70% protein yakult. mineral 0. dan berukuran lebih kecil dari pada Lactobacillus bulgaricus.3%. membunuh bakteri patogen dan bersifat anti tumor memberi efek menguntungkan pada usus halus dengan meningkatkan keseimbangan mikroorganisme dalam saluran pencernaan. Pembuatan C°yakult adalah dengan cara disterilisasi terlebih dahulu pada suhu 140 selama 3 sampai 4 detik. Selain bakteri ini mampu bertahan dari pengaruh asam lambung. Peranan lain terhadap kesehatan manusia adalah Ø Ø Ø Ø Ø untuk memperbaiki penyerapan kalsium pada usus. Kecepatan pertumbuhan bakteri ini tergolong cukup lambat dibandingkan dengan Dornic atau 0. hanya diperlukan waktu tiga jam. Hal ini lebih pendek dari waktu yang dibutuhkan untuk mencerna protein susu segar yaitu enam jam. Nilai gizi°(Strain shirota) diinkubasi pada suhu 37 yakult yaitu protein 1. kemudian ditanamkan Lactobacillus casei C selama dua hari.2%. Lactobacillus acidophillus. mesofilik. dan Lactobacillus helveticus. melancarkan buang air besar.1%. Lactobacilllus casei adalah galur unggul yang mudah dan cocok untuk dikembangbiakkan dalam minuman dasar susu. fakultatif.5%.7. juga mampu bertahan dalam cairan empedu sehingga mampu bertahan hidup hingga usus halus. penyerapan bahan karsinogenik.

Siapkan botol kaca. ü ü Angkatlah botol tersebut dari air panas. berwarna cerah serta homogen) dibandingkan dengan macam susu fermentasi lainnya seperti yogurt dan kefir. Masukkan susu yang telah direbus. Yogurt dan kefir cenderung tidak disukai konsumen karena mempunyai tekstur yang kental. ke dalam botol. kemudian keringkan tanpa membuka tutup botol. . Alat dan Bahan Pembuatan Yakult ü ü ü ü ü ü ü Susu segar (1000 ml) Produk “yakult” (100 ml) Larutan gula pasir 100 ml Panci Pemanas Kompor Termometer Pengaduk Botol kaca Alat 9. bersihkan dengan air dingin kemudian tutuplah ujung botol. tidak menggumpal. 8. agak manis. maka rebuslah botol tersebut dalam air mendidih selama 60 detik.berperan dalam pertumbuhan tubuh dan diyakini sangat berperan penting dalam rekondisi pasca sakit. citarasa terlalu asam dan kurang manis. Yakult cenderung disukai konsumen (karena memiliki citarasa sedikit asam. Agar botol tersebut steril. Biarkan hingga suhu botol dan susu tersebut kira-kira mencapai 45°C. Proses Pembuatan Yakult ü ü Rebus susu segar sebanyak 1 liter sampai mendidih selama 60 detik.

Tutup kembali botol tersebut. kemudian simpan dalam tempat tertutup dan hindari sinar matahari secara langsung. Tambahkan gula (kira-kira 1 sendok makan per 200 ml yakult). . susu dalam botol telah berubah menjadi yakult. ü ü ü Setelah 24 jam. Yakult siap dikonsumsi.ü ü Masukkan 200 ml yakult ke dalam 1000 ml susu. Yakult akan lebih nikmat jika dikonsumsi dalam keadaan dingin atau ditambah es batu.

You're Reading a Free Preview

Descarregar
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->