Você está na página 1de 18

Anggaran Dasar

BAB I NAMA, PENDIRI, DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 Nama Persyarikatan ini bernama Muhammadiyah. Pasal 2 Pendiri Muhammadiyah didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan pada tanggal 8 D ulhi!!ah 1""# Hi!riyah bertepatan tanggal 18 $o%ember 1&12 Miladiyah di 'ogyakarta untuk !angka (aktu tidak terbatas. Pasal " Tempat Kedudukan Muhammadiyah berkedudukan di 'ogyakarta. BAB II IDENTITAS, ASAS, DAN LAMBANG Pasal ) Identitas dan Asas *1+ Muhammadiyah adalah ,erakan Islam- Da.(ah Amar Ma.ru/ $ahi Munkar dan 0a!did- bersumber pada Al12ur3an dan As1 4unnah. *2+ Muhammadiyah berasas Islam. Pasal 5 Lambang 6ambang Muhammadiyah adalah matahari bersinar utama dua belas- di tengah bertuliskan *Muhammadiyah+ dan dilingkari kalimat *Asyhadu an l7 il7ha illa All7h (a asyhadu anna Muhammadan 8asul All7h +

BAB III MAKSUD DAN TU UAN SERTA USA!A Pasal 9 Maksud dan Tu"uan Maksud dan tu!uan Muhammadiyah ialah menegakkan dan men!un!ung tinggi Agama Islam sehingga ter(u!ud masyarakat Islam yang sebenar1benarnya. Pasal : Usa#a *1+ ;ntuk men<apai maksud dan tu!uan- Muhammadiyah melaksanakan Da.(ah Amar Ma.ru/ $ahi Munkar dan 0a!did yang di(u!udkan dalam usaha di segala bidang kehidupan. *2+ ;saha Muhammadiyah di(u!udkan dalam bentuk amal usaha- program- dan kegiatan- yang ma<am dan penyelenggaraannya diatur dalam Anggaran 8umah 0angga. *"+ Penentu kebi!akan dan penanggung !a(ab amal usahaprogram- dan kegiatan adalah Pimpinan Muhammadiyah. BAB I= KEANGG$TAAN Pasal 8 Angg%ta serta !ak dan Ke&a"iban *1+ Anggota Muhammadiyah terdiri atas> a. Anggota Biasa ialah (arga negara Indonesia beragama Islam. b. Anggota 6uar Biasa ialah orang Islam bukan (arga negara Indonesia. <. Anggota Kehormatan ialah perorangan beragama Islam yang ber!asa terhadap Muhammadiyah dan atau karena ke(iba(aan dan keahliannya bersedia membantu Muhammadiyah. *2+ Hak dan ke(a!iban serta peraturan lain tentang keanggotaan diatur dalam Anggaran 8umah 0angga.

BAB = SUSUNAN DAN PENETAPAN $RGANISASI

Pasal & Susunan $rganisasi 4usunan organisasi Muhammadiyah terdiri atas> 1. 8anting ialah kesatuan anggota dalam satu tempat atau ka(asan 2. ?abang ialah kesatuan 8anting dalam satu tempat ". Daerah ialah kesatuan ?abang dalam satu Kota atau Kabupaten ). @ilayah ialah kesatuan Daerah dalam satu Propinsi 5. Pusat ialah kesatuan @ilayah dalam $egara Pasal 1# Penetapan $rganisasi *1+ Penetapan @ilayah dan Daerah dengan ketentuan luas lingkungannya ditetapkan oleh Pimpinan Pusat. *2+ Penetapan ?abang dengan ketentuan luas lingkungannya ditetapkan oleh Pimpinan @ilayah. *"+ Penetapan 8anting dengan ketentuan luas lingkungannya ditetapkan oleh Pimpinan Daerah. *)+ Dalam hal1hal luar biasa Pimpinan Pusat dapat mengambil ketetapan lain. BAB =I PIMPINAN Pasal 11 Pimpinan Pusat *1+ Pimpinan Pusat adalah pimpinan tertinggi yang memimpin Muhammadiyah se<ara keseluruhan. *2+ Pimpinan Pusat terdiri atas sekurang1kurangnya tiga belas orang- dipilih dan ditetapkan oleh Muktamar untuk satu masa !abatan dari <alon1<alon yang diusulkan oleh 0an(ir. *"+ Ketua ;mum Pimpinan Pusat ditetapkan oleh Muktamar dari dan atas usul anggota Pimpinan Pusat terpilih. *)+ Anggota Pimpinan Pusat terpilih menetapkan 4ekretaris ;mum dan diumumkan dalam /orum Muktamar. *5+ Pimpinan Pusat dapat menambah anggotanya apabila dipandang perlu dengan mengusulkannya kepada 0an(ir. *9+ Pimpinan Pusat di(akili oleh Ketua ;mum atau salah seorang Ketua bersama1sama 4ekretaris ;mum atau salah seorang 4ekretaris- me(akili Muhammadiyah untuk tindakan di dalam dan di luar pengadilan.

Pasal 12 Pimpinan 'i(a)a# *1+ Pimpinan @ilayah memimpin Muhammadiyah dalam (ilayahnya serta melaksanakan kebi!akan Pimpinan Pusat. *2+ Pimpinan @ilayah terdiri atas sekurang1kurangnya sebelas orang ditetapkan oleh Pimpinan Pusat untuk satu masa !abatan dari <alon1<alon yang dipilih dalam Musya(arah @ilayah. *"+ Ketua Pimpinan @ilayah ditetapkan oleh Pimpinan Pusat dari dan atas usul <alon1<alon anggota Pimpinan @ilayah terpilih yang telah disahkan oleh Musya(arah @ilayah. *)+ Pimpinan @ilayah dapat menambah anggotanya apabila dipandang perlu dengan mengusulkannya kepada Musya(arah Pimpinan @ilayah yang kemudian dimintakan ketetapan Pimpinan Pusat. Pasal 1" Pimpinan Daera# *1+ Pimpinan Daerah memimpin Muhammadiyah dalam daerahnya serta melaksanakan kebi!akan Pimpinan di atasnya. *2+ Pimpinan Daerah terdiri atas sekurang1kurangnya sembilan orang ditetapkan oleh Pimpinan @ilayah untuk satu masa !abatan dari <alon1<alon anggota Pimpinan Daerah yang telah dipilih dalam Musya(arah Daerah. *"+ Ketua Pimpinan Daerah ditetapkan oleh Pimpinan @ilayah dari dan atas usul <alon1<alon anggota Pimpinan Daerah terpilih yang telah disahkan oleh Musya(arah Daerah. *)+ Pimpinan Daerah dapat menambah anggotanya apabila dipandang perlu dengan mengusulkannya kepada Musya(arah Pimpinan Daerah yang kemudian dimintakan ketetapan Pimpinan @ilayah. Pasal 1) Pimpinan *abang *1+ Pimpinan ?abang memimpin Muhammadiyah dalam ?abangnya serta melaksanakan kebi!akan Pimpinan di atasnya. *2+ Pimpinan ?abang terdiri atas sekurang1kurangnya tu!uh orang ditetapkan oleh Pimpinan Daerah untuk satu masa !abatan dari <alon1<alon yang dipilih dalam Musya(arah ?abang. *"+ Ketua Pimpinan ?abang ditetapkan oleh Pimpinan Daerah dari dan atas usul <alon1<alon anggota Pimpinan ?abang terpilih yang telah disahkan oleh Musya(arah ?abang.

*)+ Pimpinan ?abang dapat menambah anggotanya apabila dipandang perlu dengan mengusulkannya kepada Musya(arah Pimpinan ?abang yang kemudian dimintakan ketetapan Pimpinan Daerah. Pasal 15 Pimpinan Ranting *1+ Pimpinan 8anting memimpin Muhammadiyah dalam 8antingnya serta melaksanakan kebi!akan Pimpinan di atasnya. *2+ Pimpinan 8anting terdiri atas sekurang1kurangnya lima orang ditetapkan oleh Pimpinan ?abang untuk satu masa !abatan dari <alon1<alon yang dipilih dalam Musya(arah 8anting. *"+ Ketua Pimpinan 8anting ditetapkan oleh Pimpinan ?abang dari dan atas usul <alon1<alon anggota Pimpinan 8anting terpilih yang telah disahkan oleh Musya(arah 8anting. *)+ Pimpinan 8anting dapat menambah anggotanya apabila dipandang perlu dengan mengusulkannya kepada Musya(arah Pimpinan 8anting yang kemudian dimintakan ketetapan Pimpinan ?abang. Pasal 19 Pemi(i#an Pimpinan *1+ Anggota Pimpinan terdiri atas anggota Muhammadiyah. *2+ Pemilihan dapat dilakukan se<ara langsung atau /ormatur. *"+ 4yarat anggota Pimpinan dan <ara pemilihan diatur dalam Anggaran 8umah 0angga. Pasal 1: Masa abatan Pimpinan *1+ Masa !abatan Pimpinan Pusat- Pimpinan @ilayah- Pimpinan Daerah- Pimpinan ?abang- dan Pimpinan 8anting lima tahun. *2+ Aabatan Ketua ;mum Pimpinan Pusat- Ketua Pimpinan @ilayah- Ketua Pimpinan Daerah- masing1masing dapat di!abat oleh orang yang sama dua kali masa !abatan berturut1turut. *"+ 4erah1terima !abatan Pimpinan Pusat dilakukan pada saat Muktamar telah menetapkan Pimpinan Pusat baru. 4edang serah1terima !abatan Pimpinan @ilayah- Pimpinan DaerahPimpinan ?abang- dan Pimpinan 8anting dilakukan setelah disahkan oleh Pimpinan di atasnya.

Pasal 18 Ketentuan Luar Biasa Dalam hal1hal luar biasa yang ter!adi berkenaan dengan ketentuan pada pasal 12 sampai dengan pasal 1:- Pimpinan Pusat dapat mengambil ketetapan lain. Pasal 1& Penasi#at *1+ Pimpinan Muhammadiyah dapat mengangkat penasihat. *2+ Ketentuan tentang penasihat diatur dalam Anggaran 8umah 0angga. BAB =II UNSUR PEMBANTU PIMPINAN Pasal 2# Ma"e(is dan Lembaga *1+ ;nsur Pembantu Pimpinan terdiri atas Ma!elis dan 6embaga. *2+ Ma!elis adalah ;nsur Pembantu Pimpinan yang men!alankan sebagian tugas pokok Muhammadiyah. *"+ 6embaga adalah ;nsur Pembantu Pimpinan yang men!alankan tugas pendukung Muhammadiyah. *)+ Ketentuan tentang tugas dan pembentukan ;nsur Pembantu Pimpinan diatur dalam Anggaran 8umah 0angga. BAB =III $RGANISASI $T$N$M Pasal 21 Pengertian dan Ketentuan *1+ Brganisasi Btonom ialah satuan organisasi di ba(ah Muhammadiyah yang memiliki (e(enang mengatur rumah tangganya sendiri- dengan bimbingan dan pembinaan oleh Pimpinan Muhammadiyah. *2+ Brganisasi Btonom terdiri atas organisasi otonom umum dan organisasi otonom khusus. *"+ Anggaran Dasar dan Anggaran 8umah 0angga Brganisasi Btonom disusun oleh organisasi otonom masing1masing berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran 8umah 0angga Muhammadiyah.

*)+ Pembentukan dan pembubaran Brganisasi Btonom ditetapkan oleh 0an(ir. *5+ Ketentuan lain mengenai organisasi otonom diatur dalam Anggaran 8umah 0angga. BAB IC PERMUS+A'ARATAN Pasal 22 Muktamar *1+ Muktamar ialah permusya(aratan tertinggi dalam Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh dan atas tanggung !a(ab Pimpinan Pusat. *2+ Anggota Muktamar terdiri atas> a. Anggota Pimpinan Pusat b. Ketua Pimpinan @ilayah <. Anggota 0an(ir @akil @ilayah d. Ketua Pimpinan Daerah e. @akil Daerah yang dipilih oleh Musya(arah Pimpinan Daerah- terdiri atas (akil ?abang berdasarkan perimbangan !umlah ?abang dalam tiap Daerah /. @akil Pimpinan Brganisasi Btonom tingkat Pusat. *"+ Muktamar diadakan satu kali dalam lima tahun. *)+ A<ara dan ketentuan lain tentang Muktamar diatur dalam Anggaran 8umah 0angga Pasal 2" Muktamar Luar Biasa *1+ Muktamar 6uar Biasa ialah muktamar darurat disebabkan oleh keadaan yang membahayakan Muhammadiyah dan atau kekosongan kepemimpinan- sedang 0an(ir tidak ber(enang memutuskannya. *2+ Muktamar 6uar Biasa diadakan oleh Pimpinan Pusat atas keputusan 0an(ir.. *"+ Ketentuan mengenai Muktamar 6uar Biasa diatur dalam Anggaran 8umah 0angga. Pasal 2) Tan&ir *1+ 0an(ir ialah permusya(aratan dalam Muhammadiyah di ba(ah Muktamar- diselenggarakan oleh dan atas tanggung !a(ab Pimpinan Pusat.

*2+ Anggota 0an(ir terdiri atas> a. Anggota Pimpinan Pusat b. Ketua Pimpinan @ilayah <. @akil @ilayah d. @akil Pimpinan Brganisasi Btonom tingkat Pusat *"+ 0an(ir diadakan sekurang1kurangnya tiga kali selama masa !abatan Pimpinan. *)+ A<ara dan ketentuan lain tentang 0an(ir diatur dalam Anggaran 8umah 0angga. Pasal 25 Mus)a&ara# 'i(a)a# *1+ Musya(arah @ilayah ialah permusya(aratan Muhammadiyah dalam @ilayah- diselenggarakan oleh dan atas tanggung !a(ab Pimpinan @ilayah. *2+ Anggota Musya(arah @ilayah terdiri atas> a. Anggota Pimpinan @ilayah b. Ketua Pimpinan Daerah <. Anggota Musya(arah Pimpinan @ilayah @akil Daerah d. Ketua Pimpinan ?abang e. @akil ?abang yang dipilih oleh Musya(arah Pimpinan ?abang yang !umlahnya ditetapkan oleh Pimpinan @ilayah atas dasar perimbangan !umlah 8anting dalam tiap ?abang /. @akil Pimpinan Brganisasi Btonom tingkat @ilayah *"+ Musya(arah @ilayah diadakan satu kali dalam lima tahun. *)+ A<ara dan ketentuan lain tentang Musya(arah @ilayah diatur dalam Anggaran 8umah 0angga. Pasal 29 Mus)a&ara# Daera# *1+ Musya(arah Daerah ialah permusya(aratan Muhammadiyah dalam Daerah- diselenggarakan oleh dan atas tanggung !a(ab Pimpinan Daerah. *2+ Anggota Musya(arah Daerah terdiri atas> a. Anggota Pimpinan Daerah b. Ketua Pimpinan ?abang <. Anggota Musya(arah Pimpinan Daerah @akil ?abang d. Ketua Pimpinan 8anting e. @akil 8anting yang dipilih oleh Musya(arah Pimpinan 8anting yang !umlahnya ditetapkan oleh Pimpinan Daerah atas dasar perimbangan !umlah anggota /. @akil Pimpinan Brganisasi Btonom tingkat Daerah *"+ Musya(arah Daerah diadakan satu kali dalam lima tahun.

*)+ A<ara dan ketentuan lain tentang Musya(arah Daerah diatur dalam Anggaran 8umah 0angga. Pasal 2: Mus)a&ara# *abang *1+ Musya(arah ?abang ialah permusya(aratan Muhammadiyah dalam ?abang- diselenggarakan oleh dan atas tanggung !a(ab Pimpinan ?abang. *2+ Anggota Musya(arah ?abang terdiri atas> a. Anggota Pimpinan ?abang b. Ketua Pimpinan 8anting <. Anggota Musya(arah Pimpinan ?abang @akil 8anting d. @akil Pimpinan Brganisasi Btonom tingkat ?abang *"+ Musya(arah ?abang diadakan satu kali dalam lima tahun. *)+ A<ara dan ketentuan lain tentang Musya(arah ?abang diatur dalam Anggaran 8umah 0angga. Pasal 28 Mus)a&ara# Ranting *1+ Musya(arah 8anting ialah permusya(aratan Muhammadiyah dalam 8anting- diselenggarakan oleh dan atas tanggung !a(ab Pimpinan 8anting. *2+ Anggota Musya(arah 8anting terdiri atas> a. Anggota Muhammadiyah dalam 8anting b. @akil Brganisasi Btonom tingkat 8anting *"+ Musya(arah 8anting diadakan satu kali dalam lima tahun. *)+ A<ara dan ketentuan lain tentang Musya(arah 8anting diatur dalam Anggaran 8umah 0angga. Pasal 2& Mus)a&ara# Pimpinan *1+ Musya(arah Pimpinan ialah permusya(aratan Pimpinan dalam Muhammadiyah pada tingkat @ilayah sampai dengan 8anting yang berkedudukan di ba(ah Musya(arah pada masing1masing tingkat. *2+ Musya(arah Pimpinan diselenggarakan oleh dan atas tanggung !a(ab Pimpinan Muhammadiyah masing1masing tingkat. *"+ A<ara dan ketentuan lain mengenai Musya(arah Pimpinan diatur dalam Anggaran 8umah 0angga.

Pasal "# Keabsa#an Mus)a&ara# Musya(arah tersebut dalam pasal 22 sampai dengan pasal 2& ke<uali pasal 2" dinyatakan sah apabila dihadiri oleh dua pertiga anggotanya yang telah diundang se<ara sah oleh Pimpinan Muhammadiyah di tingkat masing1masing. Pasal "1 Keputusan Mus)a&ara# Keputusan Musya(arah tersebut dalam pasal 22 sampai dengan pasal 2& ke<uali pasal 2" diusahakan dengan <ara mu/akat. Apabila keputusan se<ara mu/akat tidak ter<apai maka dilakukan pemungutan suara dengan suara terbanyak mutlak. BAB C RAPAT Pasal "2 Rapat Pimpinan *1+ 8apat Pimpinan ialah rapat dalam Muhammadiyah di tingkat Pusat- @ilayah- dan Daerah- diselenggarakan oleh dan atas tanggung !a(ab Pimpinan Muhammadiyah apabila diperlukan. *2+ 8apat Pimpinan membi<arakan masalah kebi!akan organisasi. *"+ Ketentuan lain mengenai 8apat Pimpinan diatur dalam Anggaran 8umah 0angga. Pasal "" 8apat Ker!a *1+ 8apat Ker!a ialah rapat yang diadakan untuk membi<arakan segala sesuatu yang menyangkut amal usaha- program dan kegiatan organisasi. *2+ 8apat Ker!a dibedakan dalam dua !enis yaitu 8apat Ker!a Pimpinan dan 8apat Ker!a ;nsur Pembantu Pimpinan. *"+ 8apat Ker!a Pimpinan pada tiap tingkat diadakan sekurang1 kurangnya satu kali dalam satu tahun. *)+ 8apat Ker!a ;nsur Pembantu Pimpinan diadakan dua kali dalam satu masa !abatan. *5+ Ketentuan mengenai masing1masing !enis 8apat Ker!a diatur dalam Anggaran 8umah 0angga.

Pasal ") Tan,id*1+ 0an/id adalah pernyataan berlakunya keputusan Muktamar- 0an(ir- Musya(arah- dan 8apat yang dilakukan oleh Pimpinan Muhammadiyah masing1masing tingkat. *2+ Keputusan Muktamar- 0an(ir- Musya(arah- dan 8apat berlaku se!ak ditan/id kan oleh Pimpinan Muhammadiyah masing1masing tingkat. *"+ 0an/id keputusan Muktamar- 0an(ir- Musya(arah- dan 8apat semua tingkat a. Bersi/at redaksional b. Mempertimbangkan kemaslahatan <. 0idak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran 8umah 0angga BAB CI KEUANGAN DAN KEKA+AAN Pasal "5 Pengertian Keuangan dan kekayaan Muhammadiyah adalah semua harta benda yang diperoleh dari sumber yang sah dan halal serta digunakan untuk kepentingan pelaksanaan amal usahaprogram- dan kegiatan Muhammadiyah. Pasal "9 Sumber Keuangan dan kekayaan Muhammadiyah diperoleh dari> 1. ;ang Pangkal- Iuran- dan Bantuan 2. Hasil hak milik Muhammadiyah ". Dakat- In/aE- 4hadaEah- @aka/- @asiat- dan Hibah ). ;saha1usaha perekonomian Muhammadiyah 5. 4umber1sumber lain Pasal ": Penge(%(aan dan Penga&asan Ketentuan mengenai pengelolaan dan penga(asan keuangan dan kekayaan diatur dalam Anggaran 8umah 0angga.

BAB CII LAP$RAN Pasal "8 Lap%ran *1+ Pimpinan Muhammadiyah semua tingkat (a!ib membuat laporan perkembangan organisasi dan laporan pertanggung!a(aban keuangan serta kekayaan- disampaikan kepada Musya(arah Pimpinan- Musya(arah tingkat masing1 masing- 0an(ir- dan Muktamar. *2+ Ketentuan lain tentang laporan diatur dalam Anggaran 8umah 0angga. BAB CIII ANGGARAN RUMA! TANGGA Pasal "& Anggaran Ruma# Tangga *1+ Anggaran 8umah 0angga men!elaskan dan mengatur hal1 hal yang tidak diatur dalam Anggaran Dasar. *2+ Anggaran 8umah 0angga dibuat oleh Pimpinan Pusat berdasarkan Anggaran Dasar dan disahkan oleh 0an(ir. *"+ Dalam keadaan yang sangat memerlukan perubahanPimpinan Pusat dapat mengubah Anggaran 8umah 0angga dan berlaku sampai disahkan oleh 0an(ir. BAB CI= PEMBUBARAN Pasal )# Pembubaran *1+ Pembubaran Muhammadiyah hanya dapat dilakukan dalam Muktamar 6uar Biasa yang diselenggarakan khusus untuk keperluan itu atas usul 0an(ir. *2+ Muktamar 6uar Biasa yang membi<arakan usul 0an(ir tentang pembubaran dihadiri sekurang1kurangnya tiga perempat dari !umlah anggota Muktamar 6uar Biasa. *"+ Keputusan pembubaran diambil sekurang1kurangnya tiga perempat dari yang hadir. *)+ Muktamar 6uar Biasa memutuskan segala hak milik Muhammadiyah diserahkan untuk kepentingan kemaslahatan umat Islam setelah Muhammadiyah dinyatakan bubar.

BAB C= PERUBA!AN Pasal )1 Peruba#an Anggaran Dasar *1+ Perubahan Anggaran Dasar ditetapkan oleh Muktamar. *2+ 8en<ana perubahan Anggaran Dasar diusulkan oleh 0an(ir dan harus sudah ter<antum dalam a<ara Muktamar. *"+ Perubahan Anggaran Dasar dinyatakan sah apabila diputuskan oleh sekurang1kurangnya dua pertiga dari !umlah anggota Muktamar yang hadir BAB C=I PENUTUP Pasal )2 Penutup *1+ Anggaran Dasar ini ini telah disahkan dan ditetapkan oleh Muktamar ke1)5 yang berlangsung pada tanggal 29 Aumadil A(al s.d. 1 Aumadil Akhir 1)29 H bertepatan dengan tanggal " s.d. 8 Auli 2##5 M. di Malang- dan dinyatakan mulai berlaku se!ak ditan/id kan. *2+ 4etelah Anggaran Dasar ini ditetapkan- Anggaran Dasar sebelumnya dinyatakan tidak berlaku lagi.

Anggaran Ruma# Tangga


Pasal 1 Tempat Kedudukan *1+ Muhammadiyah berkedudukan di tempat didirikannya- yaitu 'ogyakarta *2+ Pimpinan Pusat sebagai pimpinan tertinggi memimpin Muhammadiyah se<ara keseluruhan dan menyelenggarakan akti%itasnya di dua kantor- 'ogyakarta dan Aakarta Pasal 2 Lambang dan Bendera

*1+ 6ambang Muhammadiyah sebagai tersebut dalam Anggaran Dasar pasal 5 adalah seperti berikut> *2+ Bendera Muhammadiyah berbentuk persegi pan!ang berukuran dua berbanding tiga bergambar lambang Muhammadiyah di tengah dan tulisan M;HAMMADI'AH di ba(ahnya- ber(arna dasar hi!au dengan tulisan dan gambar ber(arna putih- seperti berikut> *"+ Ketentuan lain tentang lambang dan bendera ditetapkan oleh Pimpinan Pusat. Pasal " Usa#a ;saha Muhammadiyah yang di(u!udkan dalam bentuk amal usaha- program- dan kegiatan meliputi> 1. Menanamkan keyakinan- memperdalam dan memperluas pemahaman- meningkatkan pengamalan- serta menyebarluaskan a!aran Islam dalam berbagai aspek kehidupan. 2. Memperdalam dan mengembangkan pengka!ian a!aran Islam dalam berbagai aspek kehidupan untuk mendapatkan kemurnian dan kebenarannya. ". Meningkatkan semangat ibadah- !ihad- akat- in/ak- (aka/shadaEah- hibah- dan amal shalih lainnya. ). Meningkatkan harkat- martabat- dan kualitas sumberdaya manusia agar berkemampuan tinggi serta berakhlaE mulia. 5. Mema!ukan dan memperbaharui pendidikan dan kebudayaan- mengembangkan ilmu pengetahuan- teknologidan seni- serta meningkatkan penelitian. 9. Mema!ukan perekonomian dan ke(irausahaan ke arah perbaikan hidup yang berkualitas :. Meningkatkan kualitas kesehatan dan kese!ahteraan masyarakat. 8. Memelihara- mengembangkan- dan mendayagunakan sumberdaya alam dan lingkungan untuk kese!ahteraan. &. Mengembangkan komunikasi- ukhu(ah- dan ker!asama dalam berbagai bidang dan kalangan masyarakat dalam dan luar negeri. 1#. Memelihara keutuhan bangsa serta berperan akti/ dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 11. Membina dan meningkatkan kualitas serta kuantitas anggota sebagai pelaku gerakan. 12. Mengembangkan sarana- prasarana- dan sumber dana

untuk mensukseskan gerakan. 1". Mengupayakan penegakan hukum- keadilan- dan kebenaran serta meningkatkan pembelaan terhadap masyarakat. 1). ;saha1usaha lain yang sesuai dengan maksud dan tu!uan Muhammadiyah Pasal ) Keangg%taan *1+ Anggota Biasa harus memenuhi persyaratan sebagai berikut> a. @arga $egara Indonesia beragama Islam b. 6aki1laki atau perempuan berumur 1: tahun atau sudah menikah <. Menyetu!ui maksud dan tu!uan Muhammadiyah d. Bersedia mendukung dan melaksanakan usaha1 usaha Muhammadiyah e. Menda/tarkan diri dan membayar uang pangkal. *2+ Anggota 6uar Biasa ialah seseorang bukan (arga negara Indonesia- beragama Islam- setu!u dengan maksud dan tu!uan Muhammadiyah serta bersedia mendukung amal usahanya. *"+ Anggota Kehormatan ialah seseorang beragama Islamber!asa terhadap Muhammadiyah dan atau karena ke(iba(aan dan keahliannya diperlukan atau bersedia membantu Muhammadiyah. *)+ 0ata<ara men!adi anggota diatur sebagai berikut> a. Anggota Biasa 1. Menga!ukan permintaan se<ara tertulis kepada Pimpinan Pusat dengan mengisi /ormulir disertai kelengkapan syarat1syaratnya melalui Pimpinan 8anting atau Pimpinan amal usaha di tempat yang belum ada 8anting- kemudian diteruskan kepada Pimpinan ?abang. 2. Pimpinan ?abang meneruskan permintaan tersebut kepada Pimpinan Pusat dengan disertai pertimbangan. ". Pimpinan ?abang dapat memberi tanda anggota

sementara kepada <alon anggota- sebelum yang bersangkutan menerima kartu tanda anggota dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Bentuk tanda anggota sementara ditetapkan oleh Pimpinan Pusat. ). Pimpinan Pusat memberi kartu tanda anggota Muhammadiyah kepada <alon anggota biasa yang telah disetu!ui melalui Pimpinan ?abang yang bersangkutan b. Anggota 6uar Biasa dan Anggota Kehormatan 0ata <ara men!adi Anggota 6uar Biasa dan Anggota Kehormatan diatur oleh Pimpinan Pusat *5+ Pimpinan Pusat dapat melimpahkan (e(enang penerimaan permintaan men!adi Anggota Biasa dan memberikan kartu tanda anggota Muhammadiyah kepada Pimpinan @ilayah. Pelimpahan (e(enang tersebut dan ketentuan pelaksanaannya diatur dengan keputusan Pimpinan Pusat. *9+ Hak Anggota a. Anggota biasa> 1. Menyatakan pendapat di dalam maupun di luar permusya(aratan. 2. Memilih dan dipilih dalam permusya(aratan. b. Anggota 6uar Biasa dan Anggota Kehormatan mempunyai hak menyatakan pendapat. *:+ Ke(a!iban Anggota Biasa- 6uar Biasa- dan Kehormatan> a. 0aat men!alankan a!aran Islam b. Men!aga nama baik dan setia kepada Muhammadiyah serta per!uangannya <. Berpegang teguh kepada Kepribadian serta Keyakinan dan ?ita1<ita Hidup Muhammadiyah d. 0aat pada peraturan Muhammadiyah- keputusan musya(arah- dan kebi!akan Pimpinan Pusat

e. Mendukung dan mengindahkan kepentingan Muhammadiyah serta melaksanakan usahanya /. Membayar iuran anggota g. Membayar in/aE *8+ Anggota Biasa- 6uar Biasa- dan Kehormatan berhenti karena> a. Meninggal dunia b. Mengundurkan diri <. Diberhentikan oleh Pimpinan Pusat *&+ 0ata <ara pemberhentian anggota. a. Anggota Biasa> 1. Pimpinan ?abang mengusulkan pemberhentian anggota kepada Pimpinan Daerah berdasarkan bukti yang dapat dipertanggung!a(abkan. 2. Pimpinan Daerah meneruskan kepada Pimpinan @ilayah usulan pemberhentian anggota dengan disertai pertimbangan. ". Pimpinan @ilayah meneruskan atau tidak meneruskan usulan pemberhentian anggota kepada Pimpinan Pusat setelah melakukan penelitian dan penilaian. ). Pimpinan @ilayah dapat melakukan pemberhentian sementara *skorsing+ yang berlaku paling lama 9 *enam+ bulan selama menunggu proses pemberhentian anggota dari Pimpinan Pusat5. Pimpinan Pusat- setelah menerima usulan pemberhentian anggotamemutuskan memberhentikan atau

tidak memberhentikan paling lama 9 *enam+ bulan se!ak diusulkan oleh Pimpinan @ilayah. 9. Anggota yang diusulkan pemberhentian keanggotaannyaselama proses pengusulan berlangsung- dapat menga!ukan keberatan kepada Pimpinan ?abangPimpinan Daerah- Pimpinan @ilayahdan Pimpinan Pusat. 4etelah keputusan pemberhentian dikeluarkan- yang bersangkutan dapat menga!ukan keberatan kepada Pimpinan Pusat. :. Pimpinan Pusat membentuk tim yang diserahi tugas mempela!ari keberatan yang dia!ukan oleh anggota yang diberhentikan. Pimpinan Pusat menetapkan keputusan akhir setelah mendengar pertimbangan tim. 8. Keputusan pemberhentian anggota diumumkan dalam Berita 8esmi Muhammadiyah. b. Anggota 6uar Biasa dan Kehormatan diberhentikan atas keputusan Pimpinan Pusat.