Você está na página 1de 10

z

Skenario A Blok 22 2013 Mrs. Zainab, a 50 year-old woman, cam to MohHosein hospital with chief complain of weakness. She also has palpitation and nausea sometimes. She had history of eight times spontaneouslabo

I.

KlarifikasiIlmiah 1. Weakness : kelemahan

2. Palpitation : perasaanberdebar debar ataudenyutjantungtidakteratur yang sifatnyasubjektif 3. Nausea :sensasitidakmenyenangkan yang secarasamarmengacupada epigastrium dan abdomen, dengankecendrunganuntukmuntah 4. Spontaneous labor :persalinanspontan 5. Hematoschezia :pengeluarantinjaberdarah 6. haemorhoid :prolapsbantalan anus menyebabkanperdarahandanpembengkakan yang nyeripadakanalisanalis 7. cheilitis positive : terdapatperadanganpadabibir 8. papil atrophy : degenerasisaraf optic yang tampaksebagaipapilberwarnapucatakibatmenghilangnyaserabutsara fdankapiler 9. lymphadenopathy :penyakitpadakelenjarlimfe yang biasanyaditandaidenganpemengkakan 10. koilonychias :distrofi kuku jaridimana kuku menjadi tipis dancekungdenganpinggiran yang naik.

11. Hb :pigmenpembawaoksigeneritrosit, dibentukoleheritrosit yang berkembangdalamsumsumtulang, merupakan 4 rantaipolipeptida globin yang berbeda, masingmasingterdiridaribeberaparatusasam amino. 12. Ht :persentasi volume eritrositdalam whole blood 13. RDW : Red Cell Distribution Width, perbedaanukuranluasdistribusieritrosit. 14. Anisocytosis :adanyaeritrositdidalamdarah yang menunjukkanvariasiukuran yang besarsekali 15. Hypochromemicrocyter : anemia yang ditandaidenganpenurunanukuraneritrositdanpenurunanwarna (pucat). MCV menurun, MCHC menurun. 16.Poikilocytosis : keadaandimanapopulasieritrosittampildenganbentuk yang bervariasi

II.

IdentifikasiMasalah 1. Ny. Zainab 50 tahundengankeluhanutamamudahlelah. 2. Kadang-kadangdiamengeluhadanyapalpitasidan nausea. 3. Diamemilikiriwayat 8 kali persalinanspontan. 1 tahun yang laluNy. Zainabjugamengalamihematoscheziadanhaemorhoid. 4. Diajarangmakansayurdanbuah. 5. Pemeriksaanfisik : KU :pucatdanlesu Vital sign :takikardi, takipneu, danhipotensi pemeriksaankepala : chelitis (+), Papilatropi 6. PemeriksaanLab :

Hb : 4,8 g/dL. Ht 15 vol %, RBC 2.500.000/mm WBC : 7.000/mm, Trombosit : 480.000/mm, RDW 20% apusandarah : anisocytosis, hypochromemicrocyter, poikilocytosis

III.

AnalisisMasalah 1. Ny. Zainab 50 tahundengankeluhanutamamudahlelah. a. Apaetiologimudahlelah ? 1 b. Bagaimanamekanismemudahlelahpadakasusini ? 2 c. Bagaimanahubunganusia, jeniskelamin, dengankeluhan ? 3

2. Kadang-kadangdiamengeluhadanyapalpitasidan nausea. a. Apaetiologidanmekanismepalpitasipadakasus? 4 b. Apaetiologidanmekanisme nausea padakasusini ? 5 c. Apahubungannyadengankeluhanutama ? 6

Penurunan

hemoglobin

menyebabkan

tubuh

mengompensasinya

dengan

meningkatkan CO2 (palpitasi). Dispnea, nafas pendek dan cepat, lelah waktu melakukan aktivitas jasmani merupakan manifestasi berkurangnya pengiriman CO2. Sakit kepala, pusing, kelemahan dan tinitus (telinga berdengung) dapat menggambarkan berkurangnya oksigenisasi pada susunan saraf pusat. Pada anemia yang berat dapat juga timbul gejala saluran cerna yang umumnya berhubungan dengan keadaan defisiensi.

Nausea..

Anemia defisiensi besi menyebabkan atrofi mukosa gaster sehingga menimbulkan akhloridia. Akhloridia menyebabkan pasien kesulitan mencerna makanan sehingga timbullah nausea.

Anemia: anemia menyebabkan otot jantung kekurangan pasokan oksigen. Kekurangan magnesium menyebabkan denyut jantung lebih cepat. Magnesium terdapat dalam sayuran berdaun hijau tua, ikan, kacang-kacangan, biji, pisang, apel, dan susu dan produk gandum.

Vagal efek Pusat muntahnya berasal dari Gastrointestinal karena menurunkan motilitas gaster, sehingga menimbulkan rasa ingin membuang makanan keatas.

3. Diamemilikiriwayat 8 kali persalinanspontan. 1 tahun yang laluNy. Zainabjugamengalamihematoscheziadanhaemorhoid. a. Apahubunganriwayatpersalinanspontan 8 kali denganhaemorhoid ? 7

mengalami peningkatan pada saat kehamilan akibat tekanan langsung pada vena rectum ..

Mekanisme terbentuknya wasir pada trimester ketiga di masa kehamilan bisa dijelaskan sebagai berikut : Pertumbuhan janin bayi dan juga rahim menekan pembuluh darah di bagian panggul dan juga vena cava inferior di bagian kanan tubuh. Karena hal itu, laju sirkulasi darah di bagian bawah tubuh melambat. Akibatnya, tekanan pembuluh darah di bagian bawah rahim meningkat dan akhirnya, pembuluh darah di daerah rektum menjadi bengkak. Tak hanya itu saja, wasir juga terjadi akibat kenaikan berat badan (terutama berat perut) yang sangat drastis di trimester ketiga. Bahkan, melakukan posisi yang lama selama trimester ketiga (terlalu banyak duduk atau berdiri) serta fluktuasi hormon di trimester ketiga, turut berkontribusi dalam timbulnya wasir. Bahaya wasir saat melahirkan salah satu di antaranya adalah tidak bisanya ibu hamil melahirkan dengan jalan normal. Jika dipaksakan, saat mengejan nanti, wasir si ibu hamil bisa bertambah parah.

b.Apaetiologihematoscheziadanhaemorhoid ? 8 c. Apadampakhaemorhoiddanhematoscheziapadakasusini ? 9

Faktor risiko hemoroid antara lain faktor mengedan pada buang air besar yang sulit, pola buang air besar yang salah (lebih banyak memakai jamban duduk, terlalu lama duduk di jamban sambil membaca, merokok), peningkatan tekanan intra abdomen karena tumor (tumor usus, tumor abdomen), kehamilan (disebabkan tekanan janin pada abdomen dan perubahan hormonal), usia tua, konstipasi kronik, diare kronik atau diare akut yang berlebihan, hubungan seks peranal, kurang

minum air, kurang makan makanan berserat (sayur dan buah), kurang olahraga/imobilisasi.

Bahaya wasir saat melahirkan salah satu di antaranya adalah tidak bisanya ibu hamil melahirkan dengan jalan normal. Jika dipaksakan, saat mengejan nanti, wasir si ibu hamil bisa bertambah parah.

Bagiamana etiologi dan mekanisme hematoschezia pada kasus?

Peningkatan tekanan intra abdominal menyebabkan peningkatan vena portal dan vena sistemik dimana tekanan ini disalurkan ke vena anorektal. Arteriola regio anorektal menyalurkan darah dan peningkatan tekanan langsung ke pembesaran (varices) vena anorektal. Dengan berulangnya peningkatan tekanan dari peningkatan tekanan intra abdominal dan aliran darah dari arteriola, pembesaran vena (varices) akhirnya terpisah dari otot halus yang mengelilinginya ini menghasilkan prolap pembuluh darah hemoroidalis. Hemoroid interna terjadi pada bagian dalam sfingter anal, dapat berupa terjepitnya pembuluh darah dan nyeri, ini biasanya sering menyebabkan pendarahan dalam faeces, jumlah darah yang hilang sedikit tetapi bila dalam waktu yang lama bisa menyebabkan anemia defisiensi besi.

4. Diajarangmakansayurdanbuah. a. Apaakibatdarijarangmakansayurdanbuah ? 10 b. Berapa banyak kebutuhan sayur dan buah perhari ? 11

5. Pemeriksaanfisik : KU :pucatdanlesu Vital sign :takikardi, takipneu, danhipotensi pemeriksaankepala : chelitis (+), Papilatropi a. Bagaimanainterpretasidanmekanismedaripemeriksaanfisik ? 12

6. PemeriksaanLab : Hb : 4,8 g/dL. Ht 15 vol %, RBC 2.500.000/mm3WBC : 7.000/mm, Trombosit : 480.000/mm, RDW 20% apusandarah : anisocytosis, hypochromemicrocyter, poikilocytosis MCV : 6x10-5 (82-98 fL)Ht/RBC MCHC : 32 = normal (32-36 %)Hb/Ht MCH : 19,2x10-6 =menurun (27-32pg)Hb/RBC a. Bagaimanainterpretasidanmekanismehasilpemeriksaandarahrutin ? 13 b. Bagaimanainterpretasidanmekanismehasilpemeriksaanapusandarah ? 14 c. Bagaimanagambaranapusandarahtepipadakasusini ? 15 d. Bagaimanacaramenghitung RDW, MCH, MCHC, MCV ? 16 e. Apamaknaklinistidakditemukannya hookworms egg padafeses ? 17

7. Pemeriksaantambahan : Serum iron : 16 g/dL (26-170) Total iron-binding capacity : 420 g/dL (262-474) Ferritin : 8 ng/ml (12-160)

a. Bagaimanainterpretasidanmekanismedarihasilpemeriksaantambahan ? 18 8. Apa diagnosis banding padakasusini ? (danalasan) 19

a. anemia defisiensi besi (gangguan besi) b. anemia pada penyakit kronik (gangguan besi) c. thalasemia (gangguan globin) d. anemia sideroblastik (gangguan protoporfirin)

8. Bagaimanacaramenegakkandiagnosis ? (anamnesis, pemfis, hasilpemeriksaantambahan, dan yang terdapatpadakasus) 20 9. Apa diagnosis kerjapadakasusini ? 21 10. Apaepidemiologi ? 22

Diperkirakan 30% penduduk dunia menderita anemia dan lebih dari 50% penderita ini adalah ADB da terutama mengenai bayi, anak sekolah, ibu hamil dan menyusui. Di Indonesia masih merupakan masalah gizi utama selain kekurangan kalori protein, vitamin A dan yodium. Penelitian di Indonesia mendapatkan prevalensi ADB pada anak balita sekitar 30 40%, pada anak sekolah 25 35% sedangkan hasil SKRT 1992 prevalensi ADB pada balita sebesar 5,55%. ADB mempunyai dampak yang merugikan bagi kesehatan anak berupa gangguan tumbuh kembang, penurunan daya tahan tubuh dan daya konsentrasi serta kemampuan belajar sehingga menurunkan prestasi belajar di sekolah.

11. Apa factor resiko 23 12. Bagaimana pathogenesis padakasusini ? 24 13. Bagaimanatatalaksanafarmakologidan non farmakologi ? 25 14. Apakomplikasipadakasus ? 26 15. Apapencegahan ? 27 16. Apaprognosis ? 28 17. ApaSKDI ? 29

IV.

Learning Issue 1. Anemia (Jenis, Definisi, Gejalaklinis) A 2. MetabolismedanFungsi Fe dalamtubuh B 3. Hematopoiesis C

V.

Hipotesis Ny. Zainab, 50 tahun, mengeluhmudahlelahdidugamenderita anemia hipokrom mikrositer karena pendarahan GI tractkronis

aca : 1, 11, 14, 24, 27 a randi : 2, 12, 15, 25, 28 b crv : 3, 13, 16, 26, 29 c intan : 1, 4, 14, 17, 27 a

muklis : 2, 5, 15, 18, 28 b muhtiah : 3, 6, 16, 19, 29 c ira : 4, 7, 17, 20, 24 a anna : 5, 8, 18, 20, 21 b faris : 6, 7, 9, 19, 22 c dika : 6,7, 10, 20, 23 a tri indah : 8, 11, 15, 21, 24 b gina : 9, 12, 19, 22, 25 c eno : 10, 13, 18, 23, 26 a