Você está na página 1de 16

Apa itu masyarakat Islam dan bagaimana terbentuknya, adalah pertanyaan mendasar sebelum membahas lebih dalam bagaimana

membentuknya. Kiprah mulia Rasulullah saw memberi gambaran dan jawaban dari pertanyaan itu. Apakah terbentuknya masyarakat Islam adalah skenario kehidupan? Artinya, ketika hadir individu-individu Muslim maka otomatis terbentuk masyarakat Islam? Ataukah terbentuknya masyarakat Islam itu hasil rekayasa, perjuangan, dan pertarungan? Jawaban dari pertanyaan di atas akan menentukan pilihan sikap seseorang. Jika dia punya persepsi terbentuknya masyarakat Islam adalah proses otomatis dari hadirnya individu-individu Muslim, maka dia hanya akan fokus pada pembentukan individu afrad! dan tidak akan berpikir untuk merakit dan merekat individu-individu tersebut menjadi sebuah jalinan. "ebaliknya, jika dia per#aya bahwa terbentuknya masyarakat Islam sebagai buah dari pembentukan, maka dia akan berjuang untuk mewujudkannya. Apakah Masyarakat Islam Itu? $enting kita pahami bahwa masyarakat Muslim al-mujtama al-muslim! atau masyarakat Islam al-mujtama al-islami! tidak semata diukur dengan anggotanya yang terdiri dari orang-orang Muslim atau beragama Islam, padahal nilai-nilai yang mengatur kehidupan sosialnya bukanlah aturan Islam. Masyarakat Islami adalah masyarakat rabbani menjadikan Allah sebagai sumber nilai!, yang mempunyai tujuan pengabdian kepada Allah, segala aturannya bersumber dari syari%at Islam, dan diikat dengan ikatan iman, bukan hanya berdasarkan darah, nasab atau kesukuan. Maka, tidaklah otomatis kumpulan sejumlah orang beragama Islam disebut masyarakat Islam. Masih banyak nilai-nilai yang harus diperjuangkan untuk terwujudnya sebuah masyarakat Islami. &amun, ini tidak serta merta kita menjuluki masyarakat yang ada kini sebagai masyarakat jahiliyah. 'ita bisa saja menyebutnya masyarakat Islam yang tengah berproses menuju idealita. (entang ini, Sayyid Quthb menegaskan, sistem masyarakat Islam sama sekali berbeda dengan sistem-sistem sosial yang pernah dikenal masyarakat )arat seperti sistem perbudakan, feodalisme, sosialisme, komunisme maupun kapilitalisme. *Alasan utama dari keunikan masyarakat Islam dibandingkan masyarakat lainnya karena masyarakat Islam itu bentukan syari%at yang khas yang datang dari sisi (uhan. "yari%at itulah yang telah membentuk masyarakat atas dasar apa yang Allah inginkan bagi hamba-&ya bukan atas kehendak segelintir manusia. +an dalam naungan syari%at itulah tumbuh masyarakat Islam, menghadirkan ikatan-ikatan kerja, produksi, hukum, tatanan individu dan masyarakat, prinsip-prinsip perilaku, aturan interaksi dan seluruh tonggak bagi masyarakat yang khas, dengan #orak yang jelas,, urainya. +ia menambahkan, syari%at Islamlah yang membentuk masyarakat Islam, bukan sebaliknya. "ejalan dengan itu, Ustadz Yusuf Qardhawi mengatakan, *Masyarakat Muslim adalah masyarakat yang istimewa dibandingkan seluruh masyarakat lainnya, karena keistimewaan komponen-komponen dan karakterisitiknya. Ia merupakan masyarakat rabbani, manusiawi, berakhlak, dan seimbang. 'aum Muslimin dituntut mewujudkan masyarakat ini hingga mereka dapat mengeksiskan agama dan mengaktualisasikan jati diri mereka, serta hidup dalam naungan kehidupan Islami yang

terpadu. -akni, kehidupan yang dibimbing akidah Islam, disu#ikan dengan ibadah Islam, dikendalikan oleh pemahaman Islam, digerakkan oleh perasaan Islam, dipagari oleh akhlak Islam, diperindah oleh tatakrama Islam, didominasi oleh nilai-nilai Islam, hukumnya adalah syari%at Islam, dan orientasi ekonomi, seni, dan politiknya adalah ajaran Islam., Bagaimana Terbentuknya Masyarakat Islam? $roses terbentuknya masyarakat Islam di .aman /asulullah menunjukkan beliau memang berjuang untuk membentuk masyarakat Islam. )eliau peduli bukan hanya pada pembentukan pribadi yang shalih melainkan juga siap bekerja sama, berinteraksi, dan bahu membahu dengan anggota masyarakat lain. 0ampir semua ahli tarikh sepakat bahwa tonggak sejarah terbentuknya masyarakat Islam adalah saat /asulullah saw hijrah dengan para sahabatnya ke -atsrib. 'ota itu lalu disebut MadinaturRasul kota /asul! yang kemudian populer dengan Al-Madinah Al-Munawwarah. Akan tetapi hijrahnya /asulullah dan para sahabatnya itu bukanlah awal perjuangan dalam pembentukan masyarakat Islam1dan kelak pemerintahan Islam. Awal perjuangannya adalah saat /asulullah mendapat perintah untuk menyampaikan pesan Ilahi kepada manusia, Maka sampaikanlah lehmu se!ara terang-terangan segala apa yang diperintahkan "kepadamu# dan berpalinglah dari rang- rang yang musyrik. 2" Al-0ijr 3456789! "ejak itulah /asulullah bekerja, membina tarbiyah! untuk membentuk sosok-sosok yang akan mengisi pos-pos kehidupan masyarakat dan menyiapkan manusia-manusia yang menjadi komponen masyarakat itu. /upanya orang-orang musyrik di Makkah mengerti betul apa misi yang dibawa /asulullah saw. Mereka tahu segala konsekuensi dari ajaran *tiada tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah,. 'arena itulah mereka berupaya menghambat dan menentang dakwah /asulullah saw. :alu bagaimana hasilnya? (ernyata dakwah /asulullah saw dalam membentuk masyarakat Islam tidak dapat dijegal oleh siapa pun. Allah swt menggambarkan, *$an ingatlah "hai para Muhajirin# ketika kamu masih berjumlah sedikit, lagi tertindas di muka bumi "Makkah#, kamu takut rang- rang "Makkah# akan men!ulik kamu, maka Allah memberi kamu tempat menetap "Madinah# dan dijadikan-%ya kamu kuat dengan pert l ngan-%ya dan diberi-%ya kamu re&eki dari yang baik-baik agar kamu bersyukur., 2" Al-Anfal 3;67<=! +ari Makkah, /asulullah pun mengembangkan dakwahnya ke -atsrib. +iutuslah Mush%ab bin >mair ke kota itu1namanya ter#atat sebagai duta Islam pertama yang diutus /asulullah saw. +alam waktu dua tahun, sebanyak ;< orang di kota itu masuk Islam. Itu semua merupakan bagian dari perjuangan /asulullah menegakkan masyarakat Islam. Maka, dapat kita pahami ketika Muhajirin tiba di Madinah, mereka disambut suka#ita oleh orang-orang Islam1Anshar, para pembela. )ahkan kaum Anshar memperlakukan saudarasaudaranya kaum Muhajirin melebihi perlakuan pada diri mereka sendiri. Itulah yang disebut itsar, mengutamakan orang lain daripada dirinya sendiri. 'ejadian ini direkam dalam 2" Al0asyr 35867 8. Masa makkiyah adalah 4? tahun. "ementara sejak hijrah ke Madinah hingga /asulullah wafat hanya kurang lebih 4@ tahun. Jadi bisa dikatakan, masa /asulullah mempersiapkan dan

membangun masyarakat Islam lebih lama dari masa beliau memimpinnya. Ini mengisyaratkan bahwa manakala agen perubahan ber#ita-#ita membentuk masyarakat Islam, #ita-#ita itu harus diikuti kerja keras, keseriusan sekaligus kesabaran. Allahu alam.

Masyarakat Islami adalah masyarakat yang dinaungi dan dituntun oleh norma-norma Islam sebagai satu-satunya agama Alloh . Masyarakat yang se#ara kolektif atau orang perorangan bertekad untuk bersungguh-sungguh dalam meniti sirotulmustaAim. Masyarakat yang didominasi oleh istiAomah, kejujuran, kebersihan ruhani dan saling kasih mengasihi. Balaupun mereka berbedabeda dalam tingkat dan kadar pemahaman terhadap rin#ian ajaran Islam, tetapi mereka telah memiliki pondasi yang sama untuk menerima Islam se#ara totalitas "kaffah#. Mereka adalah masyarakat yang tunduk dan patuh pada syariat Alloh , serta berupaya untuk mewujudkan syariat-&ya dalam semua aspek kehidupan. "aat itu, pada dasarnya mereka sedang berupaya se#ara serius mewujudkan arti penghambaan yang sebenarnya kepada /obbul Calamin. >ntuk itulah, mereka bersungguh-sungguh mengamalkan sisi-sisi tuntunan ajaran Islam dalam bentuk amal sholih, dengan mengerahkan daya dan upaya mereka se#ara maksimal. Mereka adalah masyarakat yang se#ara sungguh-sungguh menjaga diri agar tidak terjatuh se#ara sengaja ke dalam bentuk kedurhakaan kepada Alloh . 'alaupun terkadang tergelin#ir ke dalam bentuk dosa dan maksiat, mereka segera kembali kepada-&ya, tersungkur dengan bertaubat memohon maghfiroh-&ya yang sangat luas dan bertekad kuat untuk tidak mengulangi-nya kembali. Balaupun pada kenyataannya mungkin saja ketergelin#iran itu terulang kembali, maka merekapun akan kembali bertaubat $ada masyarakat seperti ini, amanat dan keamanan akan sangat terjaga. 'erusakan dalam segala bentuknya akan sangat maksimal terminimalisir. 'emiskinan yang terjadi hanyalah kemiskinan yang benar-benar normal dan tidak terhindarkan. )ukan seperti kemiskinan yang merebak bagaikan wabah, disebabkan oleh konspirasi penghisapan darah rakyat jelata. 'emiskinan yang normal dan sangat minimal itu pun teringankan oleh keberkahan segalanya. 'emudian harapan-harapan balasan akhirat atas kesabaran mengarungi hidup miskin menjadi pelipur dan penghibur yang besar sekali. Akhirnya hubungan mesra dengan Alloh akan mengguyur seluruh orang dengan hujan kebahagiaan sejati yang tidak ada hentinya. 'etika masyarakat telah didominasi dan dituntun oleh norma-norma Islam, maka Alloh pasti akan memenuhi janji-&ya, dengan memberikan keberkahan kepada mereka dalam semua sisi dalam aspek kehidupan mereka. Alloh berfirman7 *Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah 'ami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan-keberkahan dari langit dan bumiD, 2". al-A%rof 3E67 8=!. Mereka akan mendapatkan kebaikan, ketenangan dan kesejahteraan dalam kehidupan mereka, karena Alloh memberikan kenikmatan-&ya dalam beragam bentuk dan dari berbagai jalan. "eluruh aspek kehidupanF ekonomi, politik dan sosial kemasyarakatan, dipenuhi sumber-sumber kebaikan yang diberkahi. Alloh berfirman7

*)arangsiapa yang mengerjakan amal sholih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan 'ami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan 'ami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan., 2". an-&ahl 34=67 8E! 'enikmatan yang mereka terima bukan hanya sebatas berwujud materi kebendaan, tetapi juga berwujud nonmateri yang mereka rasakan sebagai hasil dari baiknya hubungan interaksi mu%amalah! dengan sesama dan buah dari penerapan setiap aspek ajaran Islam yang mulia oleh seluruh komponen masyarakat. "etiap orang, masing-masing dalam kedudukan dan tanggung jawabnya, menunaikan kewajiban sebagaimana mestinya sesuai dengan tuntunan Islam. "emua bergerak, beraktivitas dan berlomba-lomba men#urahkan segenap kemampuan dalam menghasilkan amal terbaik mereka. "ehingga tidaklah mereka mendapatkan hasil darinya ke#uali kebahagiaan dan kemuliaan. "etiap orang tidak hanya akan menerima manfaat dari orang lain, tetapi juga akan berupaya untuk memberi manfaat kepada orang lain. "aling tolong-menolong dalam kebaikan menjadi budaya yang mendominasi di tengah masyarakat. (ermasuk dalam bentuk upaya serius dan terus menerus untuk membina dan membimbing saudaranya ke arah penerapan aspek-aspek ajaran Islam, serta dalam meluruskan dan menasihatinya di saat terjadi kekeliruan dan penyimpangan. "etiap gerak aktivitas mereka akan semakin menambah bobot amal sholih yang membuahkan kenikmatan bagi mereka masing-masing. +engan demikian, mereka akan mendapatkan manfaat teramat besar berupa terjaganya agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta benda mereka. 0al ini disebabkan faktor-faktor perusak dan penghan#ur unsur-unsur tersebut tidak lagi mendominasi masyarakat. "ungguh, seluruh sisi kehidupan mereka akan menjadi hal yang membaha-giakan. Balaupun banyak problem kehidupan yang membawa duka dan melelahkan sebagai salah satu karakter kehidupan di dunia, akan tetapi mereka mampu menghadapinya dengan penuh kesabaran, didasarkan pada keimanan yang mendalam bahwa hal itu adalah salah satu bentuk ujian untuk men#apai derajat kemuliaan yang lebih tinggi. "emua kerja keras mereka di dunia ini akan mendapatkan balasan berupa jannah dan seluruh kenikmatan yang tiada tara, dalam kehidupan di akhirat yang kekal abadi. Amal-amal kebaikan mengalir deras dan senantiasa tumbuh lebat dengan hanya satu motivasi, mengharapkan ridho Alloh .

$embinaan Akhlak Masyarakat Islami Jumat, << Maret <@4? @8748 BI) More "haring "ervi#es"hare G "hare on fa#ebook "hare on myspa#e "hare on google "hare on twitter

"H/AM)IIA"&ABI

Masjid Agung At (aAwa 'uta#ane, 'e#amatan )abussalam, A#eh (enggara, diran#ang lifetime atau berusia men#apai 5@@ tahun dan anti gempa dengan kekuatan 8,@ "/.
Berita Terkait

J +ari /umah Barga 0ingga "ultan Kman J $enyu#ian +iri J (epati Janji $ada Allah J (anggung Jawab terhadap Akhlak Masyarakat J "ejarah +ua )utir 'elapa J Muhammad "AB, Birausahawan (angguh leh Tgk ! Syakirin A::A0 "B( berfirman7 *"esungguhnya telah ada pada diri! /asulullah itu suri tauladan yang baik bagimu yaitu! bagi orang yang mengharap rahmat! Allah dan kedatangan! hari kiamat dan +ia banyak menyebut Allah,. 2" Al-Ah.ab7<4! 'eteladan yang baik untuk kita ikuti, hal ini sejalan dengan "abda /asulullah yang artinya, *Aku diutus tidak lain terke#uali untuk menyempurnakan budi pekerti manusia hadist!., "angat relevan sabda /asulullah untuk kita pedomani dalam menjalani kehidupan sehari-hari. 'eteladanan itu seperti memedomani hak seorang muslim terhadap orang muslim lain. 0al tersebut ada enam perkara yaitu, apabila kamu bertemu dengan saudaramu sesama muslim maka u#apkanlah salam kepadanya. "alam ini adalah sebuah doa mulia. "eorang muslim dengan u#apan salam telah mendoakan saudara yang ditemuinya agar hidupnya sejahtera dan mulia dunia dan akhirat. Lenomena saat ini, u#apan salam di masyarakat sudah hampir tidak pernah dilakukan oleh seorang muslim terhadap saudara yang lain tersebut. )ahkan yang lebih menyedihkan, seorang muslim sudah merasa malu untuk mengu#apkan salam sebagai mana yang diperintahkan oleh /asullah "AB. -ang kedua, seorang muslim musti mengabulkan permohonan saudaranya yang lain mana kala orang lain tersebut memerlukannya. Maksudnya, mana kala saudara sesama muslim memerlukan pertolongan dari kita sebagai saudara seiman atau seakidah kita musti memberikan bantuan yang diperlukannya. +alam sebuah hadist /asullah saw bersabda, apabila seorang muslim meminta

bantuan kepada orang lain sesama muslim yang memiliki kemampuan, tetapi tidak memberikannya, maka diakhirat dia akan terputus dari Allah. 'etiga, tasymit, artinya manakala seorang muslim bersin, yang menunjukan bahwa dia sesudah mulai sembuh dari penyakit fileknya atau flu yang dideritanya dia musti mengu#apkan Alhamdullilah. :alu, orang yang mendengarnya yang berada disekitar dia, musti, mendoakan orang yang bersangkutan dengan u#apan semoga engkau ditunjuki oleh Allah. :alu, orang bersin tadi, musti mendoakannya juga kepada pihak yang kedua semoga Hngkau senantiasa dirahmati Allah. -ang 'eempat, mengunjungi seorang muslim yang sedang sakit. Jadi, didalam Ajaran Agama Islam kesetiakawanan sosial tidak hanya berlaku pada waktu kita sehat, bahkan setelah kita sakitpun kesetiakawanan itu musti kita wujudkan antar sesame Muslim. -ang kelima, mengiringi atau menyertai seorang Muslim yang meninggal dunia mulai dari memandikan, mengapani,mensholatkan, dan menguburkannya. Itu artinya, kewajiban menolong sesama Muslim tidak hanya berlaku pada masa sesama masih hidup. (etapi, terus berjalan sampai meninggal dunia. -ang 'eenam, membagi kebahagian atau kesenangan yang Makruf kepada sesama Muslim 0adist ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad )in 0ambal. )egitu indahnya ajaran Islam dalam menata hubungan pergaulan antar sesama muslim. Islam itu bukan hanya mengatur hubungan dengan Allah sebagai sang khalik. (etapi, mengatur hubungan hori.ontal sesama manusia dengan tata kerama yang indah dan sangat menakjubkan. Kleh karenanya, sebagai kesimpulan terakhir dalam khutbah jum%at ini, kita ambil firman Allah yang artinya, Apa saja yang didatangkan diberikan! kepada mu oleh /asullah "AB, maka ambil dan pegangilah dengan sekuat-kuatnya dan apa saja yang dilarang oleh /asullah "AB, maka jauhilah oleh mu dengan sekuat-kuatnya Al-0asyar ayat E@!. "#isampaikan pada khutbah $umat tanggal %& Maret %'(& di Mas)id Agung At*Ta+wa ,uta-ane. Mas)id Antigempa Senilai /p 00 Miliar MA"JI+ Agung At-(aAwa 'uta#ane, yang berada di 'e#amatan )abussalam, A#eh (enggara, seakan menegaskan peran kabupaten itu sebagai benteng utama bagi syariat Islam di $rovinsi A#eh. $emerintah dan rakyat A#eh (enggara pun berpikir jauh ke depan, termasuk dengan meran#ang masjid untuk menjadi simbol kebanggaan bagi umat Islam di A#eh, dan bisa bertahan hingga 5@@ tahun ke depan. (ekad dan komitmen kuat itu membuat $emkab dan rakyat setempat rela menggelontorkan dana hingga /p 55 miliar untuk mewujudkan /umah Allah ini. *Masjid Agung At-(aAwa ini diran#ang lifetime atau berumur hingga 5@@ tahun. Masjid ini juga diran#ang bisa tahan terhadap gempa dengan kekuatan 8,@ pada "kala /i#hter,, ungkap )upati A#eh (enggara Ir 0 0asanuddin ) MM, selaku $embina Masjid Agung At-(aAwa 'uta#ane, kepada "erambi dua hari lalu. Ia menyebutkan, bangunan masjid ini dikerjakan oleh tenaga ahli yang memiliki kejujuran dan dengan kemampuan yang dapat diper#aya. +etail engineering design +H+! berada di bawah

pengawasan penanggung jawab pembangunannya, Ir /amadhan "( MM, )angun 'arya ""($, dan "ukur "elamat 'aro-'aro "H A'. Menurut 0asanuddin, Masjid Agung At-(aAwa 'uta#ane ini didirikan pada tahun 48;< kini berusia ?4 tahun!. Masjid ini mulai mengalami renovasi besar-besaran ketika 0asanuddin menjabat sebagai bupati A#eh (enggara periode <@@E-<@4<. *)angunan baru Masjid At-(aAwa ini mulai diren#anakan tahun <@@; dengan besar dana men#apai /p 55 miliar. &amun, pembangunan baru dapat dilakukan pada +esember <@@8. 0ingga kini kondisi bangunan telah men#apai E; persen dengan dana yang telah tersedot sekitar /p ?E,E miliar,, ungkap 0asanuddin. +engan dana sebesar ini bisa dibayangkan kemegahan masjid ini. Lasilitas lengkap dengan model minimalis. "emua itu untuk memberikan kenyamanan beribadah bagi para jamaah. Masjid ini pun mulai semarak dengan berbagai aktivitas keagamaan, seperti (aman $endidikan Anak ($A!, kegiatan belajar di perpustakaan, pengajian rutin, dan lainnya. $rogram 0asanuddin untuk mewujudkan #ita-#ita itu semakin terbuka ketika pada $ilkada <@4< lalu, ia yang didampingi Ali )asrah terpilih kembali sebagai )upati A#eh (enggara periode <@4<-<@4E. *Insya Allah, di tahun kedua kami menjabat bangunan ini akan kami tuntaskan hingga 4@@ persen. "ehingga nantinya Masjid Agung At (aAwa 'uta#ane ini mampu menampung 9.@@@ jamaah,, tuntas 0asanuddin )."asnawi luwi.

Membingkai Ibadah yang Berkualitas #alam #iri Masyarakat Islami

Masyarakat adalah sekelompok individu yang hidup dan menetap se#ara bersama. +i dalam kesatuan sebuah masyarakat, terdapat sistem yang senantiasa berjalan atas dasar konsesnsus masing-masing *aktor,, sehingga dengan demikian diperlukan sebuah keselerasan bagi tiap-tiap individu dalam hal menjalankan peranannya masing-masing.

"eperti halnya sistem yang ada ditubuh manusia, ketika terdapat salah satu organ yang tidak lagi berfungsi, maka akan terjadi kemandegan didalam saluran tertentu. )egitu juga dengan masyarakat, apabila setiap individu tidak mampu lagi untuk menjalankan peranannya, maka sistem yang ada tadi akan rusak. 0ambatan-hambatan tersebut merupakan sebuah bukti bahwa masyarakat bukanlah sebuah komunitas yang statis. Masyarakat memiliki dinamika dari waktu ke waktu yang pada akhirnya menyimbolkan sifat dinamis bagi setiap aktor didalamnya, dan yang perlu diingat adalah dinamika tadi juga mampu membawa masyarakat ke dalam malapetaka yang justru akan meme#ahbelahkan mereka.

Konsepsi Masyarakat Islami Menurunkan kembali apa yang telah kita pamahami tentang kosep sebuah masyarakat sebagai kesatuan individu, maka konsep masyarakat islam dapat diartikan sebagai sebuah kondisi yang merujuk kepada penerapan nilai-nilai islam disetiap tindak tanduk individunya. +alam hal ini berarti masyarakat islami adalah masyarakat yang menjadikan Al 2ur%an dan "unnah sebagai pedoman hidup mereka dan senantiasa selalu menjaga nilai-nilai keislaman bagi tiap-tiap individu dalam hal menjalankan peranannya didalam struktur masyarakat. :ebih sempit lagi konsepsi terkait masyarakat islami dapat pula merujuk kepada sebuah kondisi di dalam kehidupan masyarakat yang menempatkan syariat islam sebagai aturan tertinggi dalam tata kehidupan duniawi yang mana sepenuhnya memiliki orientasi kepada kehidupan akhirat. &ampaknya ini merupakan sebuah penegasan tentang apa yang kita sebut dengan dinamika kehidupan masyarakat dari waktu ke waktu tadi. )ahwa dalam memandang sebuah perubahan, masyarakat islam selalu berhati-hati dalam memilih, karena tujuan utamanya bukanlah dunia melainkan kehidupan yang abadi setelah dunia.

Urgensi Meyakini Hidup Sebagai Ibadah >mat muslim harus meyakini bahwa setiap jengkal kehidupannya adalah wujud dari ibadah. 'etika semua telah yakin akan hal itu, maka pada waktu itu pulalah Allah "B( mengangkat derajat umatnya. Menyamakan hidup dengan ibadah bukanlah suatu hal yang kolot atau kuno jika diwujudkan dalam bentuk perbuatan. Justru inilah yang menjadi turning p int perbedaan umat muslim dengan umat lainnya. )ahwa hidup mereka adalah pengabdian kepada "ang $en#ipta, pengabdian yang ter#ermin dari aktivitas-aktivitas dalam kesehariannya guna men#ari ridho dari Allah semata. Ibadah se#ara etimologis berasal dari kata Cabada yang berarti menyembah atau mengabdi. "e#ara garis besar kita dapat mengartikan ibadah sebagai segala bentuk perbuatan yang diridhoi

oleh Allah. 'onsep ini sangat perlu dimatangkan oleh setiap umat muslim karena pada dasaranya Allah telah menegaskan didalam Al2ur%an bahwa tujuan pen#iptaan jin dan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah "B( 5475=!. )erangkat darisanalah, betapa pentingnya setiap muslim untuk mengerti betul bahwa hidupnya adalah ibadah. 'etika aktivitas duniawinya bukan merupakan wujud pengabdian kepada Allah maka disanalah letak ked&aliman dan behih-benih kemaksiatan yang sesungguhnya. Astagfirullah. Ibadah se#ara umum terdiri atas Ibadah Maghdah ritual! dan Ibadah 'Amah &on-/itual! atau muamalah. 'eduanya dibedakan dari sudut pandang keterikatannya dengan syarat dan rukun yang berlaku. Ibadah Magdhah merupakan ibadah khusus yang pelaksanaannya sangat terikat dengan rukun dan syarat seperti sholat, puasa, .akat dan haji. "ementara Ibadah 'Amah adalah ibadah dalam arti umum, yaitu segala bentuk perbuatan baik yang dilakukan manusia. &amun dalam uraian singkat ini, kita akan lebih banyak memperbin#angkan keterkaitan Ibadah Maghdah atau ibadah yang bersifat ritual dalam membentuk karakter masyarakat islami. $enting bagi umat muslim dalam menjaga kualitas ibadah wajibnya, karena ibadah tidak akan bernilai sebagai bentuk pengabdian kepada Allah jika dilaksanakan dengan asal-asalan atau justru terdapat hal-hal yang merusak didalam pelaksanaan ibadah tersebut. )anyak diantara kita ketika mengerjakan ibadah wajib justru tidak diniatkan tulus karena Allah, atau terjadi sebuah pergeseran niat yang bukan lagi karena Allah tapi justru karena makhluk-&ya. Astagfirullah!. "eperti halnya sholat sebagai Ibadah utama yang nantinya akan ditanyakan pertama kali didalam alam kubur, ketika sendirian kita begitu #epat dalam melaksanakannya, namun disaat ada orang lain kita seolah-olah melaksanakan sholat dengan kusyuk dan lama. 0al tersebut mendefinisikan bahwa ibadah sholat yang kita kerjakan adalah untuk orang lain dan bukan semata karena Allah lillahitala. )ukan lagi pahala yang kita harapkan datang menghampiri, tapi justru benih-benih dosalah yang mulai mun#ul dan mengotori ruang hati kita. Montoh ini tidak bisa kita elakkan dalam realita kehidupan yang kita lalui, bahkan mungkin kita sendiri pernah berada dalam kesesatan tadi. "emoga Allah mengampuninya. Inilah yang dikatakan diawal sebagai orientasi seorang muslim terhadap kualitas ritual rutin yang dikerjakannya. Mengapa disebuah negri yang penduduknya rajin dalam beribadah wajib, namun justru malapetaka tak pernah lepas dari masyarakat itu. "alah satu jawabannya adalah karena penduduk di negeri tadi lupa bahkan tidak tahu sama sekali akan kualitas ibadah yang ia kerjakan. Mereka melakukan ibadah bukan lagi karena Allah, atau disatu sisi ia ta%at dalam beribadah namun disisi lain mereka tidak menjaga hubungan baik dengan sesama umat muslim, mereka saling hasut, iri dan saling men#urigai satu sama lain. Kleh karena itu merupakan sebuah keperluan mendesak bagi pribadi seorang muslim untuk mengetahui hal-hal yang mampu merusak ibadahnya. "ungguh ibadah adalah praktik bagaimana ikhlas dilakukan. Melalui keikhlasan dalam beribadah, seorang hamba dapat membebaskan diri dari (uhannya dan membuatnya memperoleh #inta dan ridha-&ya. Jadi sesungguhnya ketika pelaksanaan ibadah jauh dari representasi sifat ikhlas yang dilakukan seorang hamba Allah maka aktivitas yang ia lakukan tersebut tidak bernialai apa-apa bagi Allah "B(. Amat sangat bertolak belakang dengan fungsi ibadah yang

masing-masingnya telah jelas di dalam Al2ur%an. )ahwa ibadah wajib seperti shalat, haji dan .akat dapat membersihkan dan menyu#ikan jiwa serta membeningkan hati dan menyiapkannya untuk menerima musyahadah penampakan keagungan! Allah berupa #ahaya, hidayah dan hikmah &ajati 7 <@@<!. Jadi pada intinya niat yang ikhlas merupakan syarat dasar bagi setiap muslim dalam menjaga kualitas ibadah wajibnya. 'ualitas pelaksanaan ibadah juga sangat ditentukan oleh sejauh mana kita dalam konteks masyarakat islam mengenal Allah "B( Ma%rifatullah!. Ma%rifatullah merupakan hal utama yang harus dismpurnakan oleh setiap muslim. 0arus tertanam di dalam hati sanubari bahwa Allah adalah /abb sekalian alam. Balau setiap manusia telah bersaksi bahwa Allah sebagai /abb E74E<! dan hadist nabi yang megatakan bahwa jiwa manusia adalah fitrah. 'eyakinan ini harus bersandar kepada berbagai dalil dan bukti kut agar menghasilkan peningkatan kwalitas iman dan takwa, juga pribadi merdeka dan bebas. 'etika hal ini telah tertanam kuat dalam hati seorang muslim maka segala bentuk pengabdian yang di lakukan pasti semata karena Allah "B(. 0al ini terwujud dari bagaimana masyarakat tadi menempatkan ibadah sebagai satu-satunya jalan untuk mendekatkan diri dengan sang kholiknya.

Wujud Cinta Kepada Allah (Mahabatullah) 'e#intaan kepada Allah sebagai dasar utuk menjadikan amal yang saleh dan ibadah yang sahih. Amal dan ibadah tanpa didasari rasa #inta akan merusak amal yang dikerjakannya, tetapi sebaliknya apabila ibadah yang dikerjakan berdasarkan #inta, maka akan menghasilkan sebuah amal yang saleh yang akan dihayati dengan mendalam. Ibadah kepada Allah perlu didasari rasa ke#intaan. $rayitno7<@@?! Minta kepada Allah maka akan rela dan ikhlas melaksanakan segala perintah&ya. )ahkan denga #inta, rela mengorbankan jiwa jiwa dan harta untuk mengikuti perintah yang kita #intai. )anyak ayat Al 2ur%an yang menjelaskan bahwa dibutuhkan sebuah pengorbanan untuk melaksanakan nilai-nilai islam seperti yang telah dijelaskan dalam surat 98745 dan surat 87444. +idalam Islam, ibadah merupkan pun#ak ketundukan dan pengakuan atas keagungan d.at yang diibadahi. Ibadah adalah suatu tangga penghubung antara Al-'holik dengan makhluk&ya. Ibadah juga memiliki dampak yang besar terhadap masyarakat islam dalam berinteraksi dengan sesama makhluk&ya. >tuk mewujudkannya, terdapat beberapa hal yang harus dilakukan seorang muslim dalam rangka meningkatkan kualitas ibadahnya tadi. (ertama, Menjadikan Ibadah tersebut hidup dan bersambung dengan Al-Mabud Allah!. +an ini merupakan taraf ihsan dalam beribadah. Kedua Menjadikan ibadah penuh dengan kekusyu%kan sehingga kita dapat merasakan hangatnya hubungan dan mesranya buah kekusyu%kan tadi. Ketiga, )eribadahlah dengan hati yang hadhir penuh kesadaran! dan menjauhkan pemikiran tentang kesibukan dunia dan probelamatik yang terjadi disekitar. Keempat, janganlah merasa puas dan kenyang dalam beribadah. 0aruslah kita sebagai seorang muslim untuk terus mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah-ibadah nafilah. 'elima, dengan memilhara 2iyamullail dan melatih diri agar

terbiasa melakukannya, karena sungguh 2iyamullail itu salah satu pembangkit iman yang paling kuat. +an yang keenam adalah menjadikan do%a sebagai mir j kepada Allah dalam setiap unsur kehidupan, karean sesungguhnya do%a adalah sum-sum dari Ibadah -akan74888! +alam konteks masyarakat islami, ibadah yang dilakukan dengan penuh keikhlasan dan beorientasi pada kualitas pelaksanan merupakan sebuah proses yang merujuk kepada aktivitas menghapus segala bentuk dosa dan membangkitkan harapan mendapat ampunan Allah dalam diri masyarakat tersebut. Abu 0urairah meriwayatkan, ada seorang laki laki datang kepada &abi "aw dan bertanya *-a /asulullah tunjukan padaku sebuah amal yang jika kukerjakan aku masuk surga,. Jawab beliauF Kau menyembah Allah dan tidak menyekutukan%ya, mendirikan shalat, mengeluarkan &akat yang diwajibkan dan berpuasa di bulan Ramadhan). Ia berkataF *+emi diriku yang ada di tangan&ya, aku tidak akan menambah hal ini,. 'etika ia pergi, &abi bersaba7 *arang siapa ingin melihat laki-laki penghuni syurga, lihatlah dia) 0/ )ukhari, Muslim dan Al-&asai! +andy , ga -wara Kepala (usat .itbang .$K /ama0ah -halahuddin 12M MAhasiswa /urusan Ilmu (emerintahan 12M angakatan 3445

Masyarakat Islami 1ebih 2enting daripada 3egara Islam? Bila Intelektual Muslim Salah rientasi
$ublikasi7 "abtu, 4 "afar 49?9 0 I 45 +esember <@4< 4<7<<

an-najah.net! N Ada yang membingungkan dalam pernyataan Mahfud M+ di Oedung M', Jalan Medan Merdeka )arat, Jakarta, Jumat kemarin 49I4<I<@4<!. *Islam menjadi hidup dalam keseharian masyarakat tanpa paksaan dari siapa pun dan tanpa memaksa siapa pun, yang bisa membuat orang menjadi takut atau jengkel. Itulah sebabnya masyarakat islami dipandang lebih penting daripada negara Islam,, katanya. 346.
Berita Terkait

J Mengapa Amerika Tak Gunakan Hak Veto Untuk Anulir Pengakuan Palestina? J Mengapa Sayap Militer Hamas Berterima Kasih kepada Iran? J
kspansi Misionaris Paus !ia Sosial Media

Membingungkan karena saya yakin, aktivis ataupun kelompok Islam yang memperjuangkan penegakan negara Islam, tujuan utamanya adalah mewujudkan masyarakat islami. Ini berarti ada persepsi yang berbeda tentang *masyarakat islami, antara intelektual Muslim, seperti Mahfud M+, dan ulama atau kelompok Islam yang menyuarakan pendirian negara Islam. Menurut Mahfud, yang kemarin menjadi keyn te speaker dalam pelun#uran buku *Bajah (oleransi &>, karya +r. $hil. Oustiana Isya Marjani itu, Indonesia harus dibangun tanpa diskriminasi antar-kelompok ba#aF Muslim dan non-Muslim!. +alam kehidupan islami, lanjut Mahfud, perlu menumbuhkan perilaku saling menghargai tanpa harus memakai simbol-simbol Islam. *"ikap toleran atas perbedaan. "ebagai bangsa Indonesia harus dapat menerima pendapat orang lain dengan lapang dada. 'ita tidak boleh menjadikannya sebagai penghalang untuk akrab dan berhubungan baik,, kata Mahfud saat. 3<6 'alau yang dimaksud masyarakat islami adalah keakraban umat Islam dengan umat beragama lain, dengan mengorbankan syariat Islam, maka ini bukan produk pemikiran yang bersumber dai Al-2ur%an dan juga tidak pernah terbukti dalam sejarah kehidupan /asulullah saw. Memang benar, Islam tidak mengenal paksaan kepada siapa pun untuk masuk Islam. )ahkan dalam perang pembukaan Islam, para mujahid selalu memberikan kebebasan kepada penduduk setempat untuk memilih, masuk Islam dan mendapatkan perlindungan atau tetap dalam agama

mereka dengan konsekuensi membayar ji.yah sebagai jaminan keamanan mereka. $erang sebagai jalan terakhir hanya diterapkan ketika mereka menolak dua kebebasan itu, karena pada level ini berarti mereka telah memerang Islam dan menghambat umat manusia dari dakwah Islam.3?6 (etapi, bila yang diinginkan adalah kepuasan setiap orang, tanpa membuat seorang pun merasa takut dan jengkel, &abi Muhammad saw pun tidak bisa melakukannya. "imak saja kata Abdullah bin >bai bin "alul dan rekan-rekannya pada $erang Ah.ab7 *)aru kemarin Muhammad menjanjikan kemenangan atas 'isra $ersia! dan 'aisar /omawi!, tapi tapi hari ini kita tidak mendapatkan keamanan meski hanya untuk buang air besar., 396 $eristiwa tersebut diabadikan oleh Allah di surat Al-Ah.ab7 4<. )enar kata Imam "yafi%i, */idha manusia itu adalah tujuan yang tidak akan engkau dapatkan, sedangkan ridha (uhan manusia akan didapat, dengan i.in Allah., 356 >mat Islam, seperti disebut Allah, sering men#intai orang yang tidak men#intai mereka. >mat Islam menaruh kasih sayang kepada umat lain yang menyembunyikan keben#ian. 0al ini disindir oleh Allah dalam firman-&ya7 ! *eginilah kalian, kalian menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kalian, dan kalian beriman kepada Kitab-Kitab semuanya.) Ali Imran7 448! 'eben#ian itu memang tidak selalu ditampakkan, bahkan kadang-kadang tampak sebaliknya. # " $ % & ' ( % # ) %* ) % + %, . / % 0 1 %, Apabila mereka menjumpai kalian, mereka berkata, 'Kami beriman, dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari lantaran marah ber!ampur ben!i terhadap kalian.) Ali Imran7 448! )ermanis-manis kata 6allu amanna! memang kebiasaan mereka. )elum pernah ada bukti sejarah yang menunjukkan orang-orang di luar Islam yang tulus men#intai umat Islam. (etapi kalau umat Islam yang perhatian terhadap nasib umat lain, menjaga keamanan mereka, mengamankan perayaan natal dengan tulus dan bentuk perhatian lainnya, maka ini banyak kita lihat. Allah Mahabenar dengan firman-&ya. Masyarakat Madani dan Masyarakat Islami Ba#ana Masyarakat Madani memang banyak menipu banyak #endekiawan Muslim. (okoh besar, seperti '0 "afi%i Ma%arif dan '0 Said A+il "iraj, di salah satu a#ara I:M ketika masih bernama J:M dulu, sangat bangga untuk mewujudkan Indonesia rukun seperti kehidupan pada masa /asulullah yang terikat dengan $erjanjian Madinah. Masyarakat Muslim hidup rukun dengan bangsa -ahudi dan &asrani dalam satu negara dan saling menghormati. Inilah barangkali maksud masyarakat islami menurut Mahfud M+ merujuk kepada beberapa pernyataannya tadi. (etapi, bagaimana pun itu merupakan teori yang didasarkan kepada pemahaman parsial terhadap sejarah. "ebab, wujud yang diinginkan oleh teori itu berbeda jauh dengan wujud atau fakta sejarah dalam kehidupan masyarakat Madinah pada masa /asulullah saw. 'erukunan1kalau boleh dibahasakan begitu1yang terwujud dari $erjanjian Madinah adalah bagian dari politik /asulullah untuk pertahanan negara Islam Madinah. "atu hal penting yang

tidak boleh dilupakan bahwa *kerukunan, itu berada di bawah kendali syariat Islam dalam sebuah negara yang se#ara defa#to telah diakui pas#a perjanjian 0udaibiyah = 0!. 'etika elemen dalam perjanjian itu menyimpang dari hukum yang berlaku di negara Islam waktu itu, mereka harus menanggung akibatnya. :ihat saja ketika -ahudi bani &a.hir melakukan ren#ana busuk saat /asulullah saw datang ke tempat mereka untuk meminta bantuan pembayaran denda pembunuhan. Mereka diusir dari Madinah sampai bersih dan dipermalukan di mata dunia saat itu. $engusiran -ahudi ini diabadikan oleh Allah di awal surat Al-0asyr. )ukti kedua yang lebih jelas, ketika bani 2uraid.ah berkhianat pada perang Ah.ab. 'aum muslimin membuat lubang-lubang parit di pasar Madinah, lalu mereka satu demi satu digiring untuk menerima hukuman mati. 3=6 -ang perlu diingat, keputusan hukuman mati itu tidak datang dari /asulullah saw tetapi beliau memper#ayakan kepada Ibnu "a%d yang notabene memiliki hubungan yang sangat dekat kepada bani 2urai.dah. Itu menunjukkan bahwa syariat Islamlah konstitusi yang berlaku dalam $erjanjian Madinah tersebut. 'alau ini yang dikehendaki oleh #endekiawan muslim .aman ini, saya yakin semua aktivis Islam yang menginginkan negara Islam setuju, meskipun tidak dinamai sebagai negara Islam. )ila teori tentang masyarakat islami berangkat dari pemahaman sejarah yang komprehensif, kerukunan itu akan terwujud, insya Allah. 7allahu alam /edaksi7 Agus PPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPP 346 http7IInews.liputan=.#omIreadI9=;?88Imahfud-md-lebih-penting-islami-daripada-negaraislam 3<6 http7IInews.liputan=.#omIreadI9=;?88Imahfud-md-lebih-penting-islami-daripada-negaraislam 3?6 :ihat analisis sejarah +r. Ali Ash-"halabi di buku )iografi Abu )akar dan >mar bin Al'haththab. 396 :ihat (afsir &aisaburiF +urus li Asy-"yaikh "alman Al-Audah, ?;. 356 8igh $akwah Ilallah, 48@. 3=6 :ihat pula pengkhianatan bani 2ainuAa% di "irah Ibnu 0isyam.

Karakter Masyarakat Islam Featured


J "ritten #y Administrator J $ont si%e J Print J
&mail

J Be the $irst to 'omment(

Masyarakat Islam adalah masyarakat yang bertumpu pada akidah dan kekhasan ideology Islam. +engan kata lain, masyarakat Islam adalah masyarakat yang konsep hidupnya adalah ajaranajaran agama Islam, yakni yang menggunakan Al-2ur%an dan As-"unah sebagai jawaban dari problematika hidup yang dihadapinya. "esuai firman Allah "B( 7 QQ+an 'ami turunkan kepadamu Alkitab AlAuran! untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.QQ 2" An-&ahl7 ;8!. $ada dasarnya karakter masyarakat Islami mun#ul ketika tata #ara kehidupan Islami diterapkan. 'arakter kuat masyarakat islami adalah shalat yang merupakan tiang agama. +imana shalat merupakan pembatas antara antara orang-orang beriman dan orang-orang kafir, sebagaimana ditegaskan oleh /asulullah dalam hadist berikut 7 R)atas antara seseorang dengan kekufuran adalah meninggalkan shalat., 0/. Muslim!. "elain itu, dalam Al-2uran juga dijelaskan dalam surat Al Mu%minun ayat 87 R"esungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, yaitu! orang-orang yang khusuQ dalam shalatnya.R; 'arakter umat islam yang lainnya adalah toleransi. Islam mengajarkan untuk mengutamakan rasa persaudaraan. "eandainya seorang Muslim pergi ke suatu tempat, maka ia merasa seakan-akan bertemu dengan keluarga dan saudara-saudaranya, tidak ada perbedaan di antara mereka ke#uali dalam hal-hal tertentu yang berkenaan dengan kondisi lingkungan. 'arena semua manusia itu sama, hanya tingkat ketakwaannyalah yang membedakannya. Anti penindasan juga merupakan karakter masyarakat Islami. "ayyid 2utbh, yang sering dinobatkan oleh "yaikh /abi% ibn 0adi menegaskan, *Jika Anda melihat ke.haliman terjadi, bila anda mendengar orang-orang yang ter.halimi menjerit, lalu Anda tidak menemukan umat Islam ada di sana untuk menentang ketidakadilan itu, menghan#urkan orang-orang yang .halim itu, maka Anda boleh #uriga apakah umat Islam itu ada atau tidak. (idak mungkin hati-hati yang menyandang Islam sebagai akidahnya, akan rela menerima ketidakadilan sebagai sistemnya., Masyarakat islami memiliki syakhshiyah kepribadian! yang memiliki identitas tersendiri. Maksudnya adalah dapat mempertahankan diri dari pengaruh-pengaruh luar dengan mempertimbangkan mana yang baik dan mana yang buruk. "ederhana adalah salah satu karakter masyarakat Islam yang tidak dapat dihilangkan dalam perjalanan hidup seorang muslim. Islam mengajarkan umatnya untuk tidak berlebih-lebihan. Islam memberikan kemudahan dan tidak juga mempersulit umatnya. Islam telah mengajarkan dan memberi jawaban atas permasalahan-permasalahan hidup yang telah atau mungkin akan dihadapi oleh kaum muslimin. +engan menerapkan ajaran-ajaran tersebut, maka akan mun#ul karakter masyarakat Islami yang penuh dengan pengaruh-pengaruh

positif baik bagi kehidupan didunia yang meliputi habluminannas dan habluminallah, serta bagi kehidupan akhirat kelak.