Você está na página 1de 9

BAB III KERANGKA KONSEP, DEFINISI OPERASIONAL, DAN HIPOTESIS

3.1 Kerangka Konsep Menurut Notoatmojo,(2005 : 69), kerangka konsep penelitian adalah kerangka hubungan antar konsep-konsep yang diamati atau diukur melalui penelitian yang akan dilakukan.Berdasarkan kerangka teori yang sudah dijelaskan pada bab sebelumnya bahwa hubungan antara pengetahuan ibu bersalin dengan sisa plasenta yang menyebabkan perdarahan. Maka dalam hal ini penulis akan menjelaskan mengenai fhubungan antara pengetahuan ibu bersalin dengan sisa plasenta yang menyebabkan perdarahan,melalui kerangka konsep dibawah ini : Umur,Paritas,Anemia merupakan kejadian perdarahan. Variable bebas : Umur,Paritas,Anemia Variabel terikat: kejadian perdarahan 3.2 Definisi operasional Menurut Badriah(2002 : 97), Definisi operasional adalah suatu definisi mengenai variable yang dirumuskan berdasarkan karakteristik-karakteristik variable tersebut yang diamati dan benar-benar dilakukan oleh peneliti sesuai dengan variable yang terlibat dalam penelitian.

Definisi Operasional Penelitian

N o 1

Variabe l umur

Definisi oprasional Umur dihitung ibu ada

Cara ukur yang Melihat saat catatan buku register

Alat Hasil ukur ukur Buku register 1.<20tahun 2.20-30tahun 3.>35tahun

Skala ukur Ordinal

dilakukan penelitian

paritas

Jumlah anak yang Melihat pernah oleh ibu dilahirkan catatan buku register

Buku register

1.primipara 2.Multipara 3.Grade multipara

Ordinal

anemia

Pengukuran jumlah Melihat sel darah catatan hb buku

Buku register

1.tidak anemia(>11gr %) 2.Anemia ringan(910,9gr%) 3.Anemia sedang(7-8,9 gr%) 4.Anemia

Ordinal

merah,kuantitas

dan volume pada sel register darah merah

berat(<6gr%) 4 Kejadia n perdarah Perdarahan dari 500-600 lebih Melihat ml catatan Buku register 1.Perdarahan post-partum primer 2.Perdarahan post sekunde partum Nominal

dalam 24 jam setelah buku lahir dan register

an masa anak nifas

plasenta lahir

3.3 Hipotesis Penelitian Dari kerangka konsep yang telah diuraikan, maka hipotesis yang diajukan sebagai berikut : a. Ha : Ada hubungan antara umur dengan kejadian sisa plasenta yang menyebabkan perdarahan. b. Ha: Ada hubungan antara paritas dengan kejadian sisa plasenta yang menyebabkan perdarahan. c. Ha : Ada hubngan antara anemia dengan kejadian sisa plasenta yang menyebabkan perdarahan.

BAB IV METODE PENELITIAN

4.1 Jenis dan Rancangan penelitian Jenis penelitian ini adalah observasional karena tidak dilakukan terhadap objek penelitian berdasarkan analisis datanya merupakan penelitian deskriptif yaitu penelitian yang menggambarkan keadaan dan berdasarkan waktunya ini adalah penelitian cross sectional. Karena pengamatan dilakukan pada suatu saat saja. Pada saat pengumpulan data di lakukan berdasarkan analisis data penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. 4.2 Populasi dan teknik sampling 4.2.1 Populasi Populasi yang di gunakan dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai anak usia 12-15 bulan yang ada didusun Tanah baru Desa Harja mekar Kecamatan cikarang barat Kabupaten Bekasi sebanyak 35 responden . 4.3.2 Teknik sampling Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai anak usia 12-15 bulan yang ada di dusun Tanah baru Desa Harja mekar Kecamatan cikarang barat Kabupaten Bekasi yang di laksanakan pada tanggal 13 - 30 Agustus 2007

sebanyak 35 respanden dan sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling.

4.3 Variabel penelitian Variable penelitian menggunakan variable bebas dan variable terikat. Variable bebas : Umur, Paritas, Anemia Variabel terikat:Kejadian perdarahan yang disebabkan sisa plasenta 4.4 Instrumen penelitian Instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah : kuesioner data umum dan data khusus. 4.5 Teknik pengumpulan data 4.5.1 Sifat data Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu data yang dikumpulkan oleh instansi, badan terkait atau tidak dikumpulkan peneliti sendiri dan digunakan oleh peneliti sendiri untuk melaksanakan dan melengkapi peneitian berupa catatan buku register ibu nifas yang mengalami kejadian perdarahan masa nifas. Pengumpulan data digunakan dengan cara mencatat datadata yang dibutuhkan dalam penelitian yang meliputi

umur,paritas,anemia ibu nifas yang mengalami kejadian perdarahan pada masa nifas.

4.5.2 Teknik pengumpulan data Pengumpulan data dilakukun dengan membagikan

kuesioner pada ibu yang mempunyai anak usia 12-15 bulan dan responden tinggal memilih jawaban yang tersedia. 4.6 Tata cara pengumpulan data 4.6.1 Pengolahan Data Setelah mendapat izin dari Kepala Desa Dusun Tanah baru Desa Harja mekar Kecamatan cikarang barat Kabupaten Bekasi, kemudian dilakukan kepada klien untuk mendapatkan

persetujuan dari klien sebagai responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. 4.6.2 Analisis Data Analisis data didasarkan atas jawaban soal yang benar yaitu sebagai berikut: 1. Pengetahuan baik bila responden menjawab dengan benar 12-15 soal. 12 Ditetapkan jawaban 12 baik karena (76 % - 100%) 15 2. Pengetahuan cukup bila responden menjawab 9-11 soal. 11
_____

x 100% = 80%

Ditetapkan jawaban 11 cukup karena (56 % - 75%) 15

_____

x 100% = 73 %

3. Pengetahuan kurang bila responden menjawab < 9 soal.

8 Ditetapkan jawaban 8 kurang karena 55 %) 15


_____

x 100% = 53% (<

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU BERSALIN DENGAN SISA PLASENTA YANG MENYEBABKAN PERDARAHAN DI PUSKESMAS TONJONG KECAMATAN TONJONG KABUPATEN BREBES TAHUN 2013
PROPOSAL KARYA TULIS ILMIAH Proposal katya tulis ilmiah di ajukan sebagai salah satu tugas penelitian mahasiswa Dosen Pengampu : Prof.Dr.Hj.Dewi Laelatul Badriah, M.Kes, AIFO

Disusun oleh : Nama : Ita Indah AZ NIM NIM : R.11.04.0014 : Reguler A

AKADEMI KEBIDANAN AKBID YPBHK BREES TAHUN 2013