Você está na página 1de 22

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN KURANG PERAWATAN DIRI

OLEH Ns.TAUFIK HIDAYAT,S.Kep

Tujuan pembelajaran
Melakukan pengkajian pada pasien kurang perawatan diri Menetapkan diagnosa keperawatan pasien kurang perawatan diri Melakukan tindakan keperawatan untuk pasien kurang perawatan diri Melakukan tindakan keperawatan untuk keluarga pasien kurang perawatan diri Melakukan evaluasi kemampuan pasien dan keluarga dalam merawat kurang perawatan diri Mendokumentasikan hasil asuhan keperawatan

PENGERTIAN Ketidak mampuan merawat kebersihan diri, makan secara mandiri, berhias diri secara mandiri, dan toileting ( BAB dan BAK ) secara mandiri.

Tanda Dan Gejala


Gangguan kebersihan diri, ditandai dengan rambut kotor, gigi kotor, kulit berdaki dan bau, kuku panjang dan kotor. Ketidakmampuan berhias/berdandan, ditandai dengan rambut acak-acakan, pakaian kotor dan tidak rapi, pakaian tidak sesuai, pada pasien laki-laki tidak bercukur, pada pasien wanita tidak berdandan.

Cont.... Ketidakmampuan makan secara mandiri, ditandai dengan ketidakmampuan mengambil makan sendiri, makan berceceran, dan makan tidak pada tempatnya. Ketidakmampuan BAB/BAK secara mandiri, ditandai dengan BAB/BAK tidak pada tempatnya, tidak membersihkan diri dengan baik setelah BAB/BAK

PROSES TERJADI
Kurangnya perawatan diri pada pasien dengan gangguan jiwa terjadi akibat adanya perubahan proses pikir sehingga kemampuan untuk melakukan aktivitas perawatan diri menurun.

POHON MASALAH

Gangguan pemeliharaan kesehatan

Defisit perawatan diri ( CP )


Gangguan proses pikir

DIAGNOSA PERAWATAN
DEFISIT PERAWATAN DIRI : Kebersihan diri Makan BAB/BAK Berdandan

TINDAKAN PERAWATAN
Tindakan keperawatan untuk pasien a. Tujuan: 1) Pasien mampu melakukan kebersihan diri secara mandiri 2) Pasien mampu melakukan berhias/berdandan secara baik 3) Pasien mampu melakukan makan dengan baik 4) Pasien mampu melakukan BAB/BAK secara mandiri

Tindakan keperawatan 1) Melatih pasien cara-cara perawatan kebersihan diri Untuk melatih pasien dalam menjaga kebersihan diri Saudara dapat melakukan tanapan tindakan yang meliputi:
Menjelasan pentingnya menjaga kebersihan diri. Menjelaskan alat-alat untuk menjaga kebersihan diri Menjelaskan cara-cara melakukan kebersihan diri Melatih pasien mempraktekkan cara menjaga kebersihan diri

2. Melatih pasien berdandan/berhias

Saudara sebagai perawat dapat melatih pasien berdandan. Untuk pasien laki-laki tentu harus dibedakan dengan wanita. Untuk pasien laki-laki latihan meliputi : Berpakaian Menyisir rambut Bercukur

Cont...
Untuk pasien wanita, latihannya meliputi : Berpakaian Menyisir rambut Berhias

3. Melatih pasien makan secara mandiri

Untuk melatih makan pasien Saudara dapat melakukan tahapan sebagai berikut: Menjelaskan cara mempersiapkan makan Menjelaskan cara makan yang tertib Menjelaskan cara merapihkan peralatan makan setelah makan Praktek makan sesuai dengan tahapan makan yang baik

4. Mengajarkan pasien melakukan BAB/BAK

secara mandiri Saudara dapat melatih pasien untuk BAB dan BAK mandiri sesuai tahapan berikut: Menjelaskan tempat BAB/BAK yang sesuai Menjelaskan cara membersihkan diri setelah BAB dan BAK Menjelaskan cara membersihkan tempat BAB dan BAK

STRATEGI PELAKSANAAN ( SP ) PASIEN


SP I p Menjelaskan pentingnya kebersihan diri Menjelaskan cara menjaga kebersihan diri Membantu pasien mempraktekkan cara menjaga kebersihan diri Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian

SP IIp Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien Menjelaskan cara makan yang baik Membantu pasien mempraktekkan cara makan yang baik Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian

SP III p Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien Menjelaskan cara eliminasi yang baik Membantu pasien mempraktekkan cara eliminasi yang baik dan memasukkan dalam jadual Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian

SP IV p Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien Menjelaskan cara berdandan Membantu pasien mempraktekkan cara berdandan Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian

STRATEGI PELAKSANAAN ( SP )KELUARGA


SP I k Mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat pasien Menjelaskan pengertian, tanda dan gejala defisit perawatan diri, dan jenis defisit perawatan diri yang dialami pasien beserta proses terjadinya Menjelaskan cara-cara merawat pasien defisit perawatan diri

SP II k Melatih keluarga mempraktekkan cara merawat pasien dengan defisit perawatan diri Melatih keluarga melakukan cara merawat langsung kepada pasien defisit perawatan diri

SP III k Membantu keluarga membuat jadual aktivitas di rumah termasuk minum obat (discharge planning) Menjelaskan follow up pasien setelah pulang