Você está na página 1de 12

HYPERCHEM

MUDAH DIGUNAKAN, FLEKSIBEL, BERKUALITAS FASILITAS : INPUT STRUKTUR DAN MANIPULASI DISPLAY MOLEKUL KIMIA KOMPUTASI METODE KOMPUTASI PERANGKAT : KERAS PROCESSOR PENTIUM III
LUNAK RAM 256 MB HARDISK 40 GB HYPERCHEM VERSI 6.0 WINDOWS 98

PERMASALAHAN UTAMA PADA KIMIA KOMPUTASI


PENGENALAN KODE-KODE PERMASALAHAN TEKNIK ANALISIS KUALITAS

SIMBOL SINGKATAN

HARDWARD SOFTWARD INPUT OUTPUT

AKURASI HASIL PERHITUNGAN VALIDASI, KOMPUTER

KODE PROGRAM

HANYA MENJALANKAN PERHITUNGAN DAN MENJABARKAN ANGKA-ANGKA

MENGAPA PERLU?
Masalah yang ada dalam Kimia banyak yang menarik untuk dikaji secara komputasi, karena tidak mudah/mungkin untuk dikaji dengan cara tradisional (tidak mungkin perhitungan dgn kalkulator, bahaya atau mahal utk kerja lab.) Membuktikan ada kaitan antara: matematika, komputasi dan sains.

PENDEKATAN TRIPARTIT
ARSITEKTUR (kondisi perhitungan)

ALGORITMA (model matematika)

APLIKASI (sains)

Aplikasi: memahami aspek ilmiah dari masalah Algoritma: menyusun model matematika Arsitektur: memilih perangkat lunak yang sesuai

PENELITIAN KIMIA KOMPUTASI


Jika menggunakan kimia komputasi untuk menjawab suatu permasalahan kimia, hal yang tidak terhindarkan adalah mempelajari bagaimana menggunakan perangkat lunak.

Masalah yang juga harus diperhatikan adalah pengetahuan tentang seberapa baik jawaban yang akan kita dapat dari penggunaan suatu metode komputasi.
Beberapa daftar pertanyaan yang dapat dibuat antara lain : Apa yang ingin kita ketahui dan bagaimana keakuratan perhitungannya? Jika kita tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut, kita tidak dapat menjalankan proyek penelitian.

TEKNIK KOMPUTASI MENGGANTIKAN EKSPERIMEN?

Jawabnya adalah tidak. Tujuan akhir dari kimia tidak akan berubah dengan memodelkan molekul. Pada tingkat praktis, kita ingin belajar bagaimana membuat sesuatu (sintesis) dan bagaimana menggambar sesuatu yang harus dibuat (analisis). Pada tataran intelektual, kita ingin mengetahui aturan yang menggambarkan perilaku kimia.

metal ion-crown ether complexes

18-crown-6 derivative, with a sodium ion and two waters of solvation

PEMODELAN SENYAWA FLUOROKUINOLON BARU SEBAGAI SENYAWA ANTIBAKTERI


Eva Vaulina Y.D. Ponco Iswanto

HASIL PENELITIAN(3)

Model-model Fluorokuinolon Baru


O F O

O F

5 6
N

5 6
N

OH

OH

7
F

1 8
N

7
F

1 8
N

NH

H3C H

CH3

MIC Prediksi = 0,0354 g/mL

MIC Prediksi = 0,0796 g/mL

HASIL PENELITIAN(4)
Model-model Fluorokuinolon Baru
O F O

5 6
N

O
3
OH

5 6
N

7
F

1 8
N

OH

7
F

1 8
N

C(CH3)2

MIC Prediksi = 0,1380 g/mL

F F

MIC Prediksi = 0,0087 g/mL

Kembali