Você está na página 1de 17

AKUNTANSI PERPAJAKAN JENIS USAHA TERTENTU

Supardi Djoko S

BENTUK USAHA TETAP


Penghasilan dari BUT adalah 1. Pengh. dari usaha yang dijalankan 2. Pengh. Kantor pusat yg langsung diserahkan tanpa melalui BUT 3. Pengh. berupa dividen, bunga, diskonto, royalty, sewa dan sejenis.

3/21/2014

PENGHASILAN KENA PAJAK


Penghasilan bruto dapat dikurangi dengan :

Biaya biaya yang diperkenankan untuk 3 M Biaya Admin. Kantor pusat yg terkait dengan kegiatan BUT ( Kep. 62/PJ/1995 )

3/21/2014

PEMBAYARAN KE KANTOR PUSAT YANG TIDAK DIAKUI BIAYA


Royalti atau imbalan sehubungan dengan harta Imbalan sehubungan dengan jasa Manajemen. Bunga kecuali usaha bank

3/21/2014

PERLAKUKAN PPH PS. 26 BUT KMK. 113/KMK.03/2002


a. PPh. Ps. 26 setelah pajak merupakan tambahan dr. net income besarnya sesuai Tax Treaty. b. Harus dilunasi sama dengan perlunasan Ps. 29. c. Tambahan tdk dikenakan bila : 1. Ditanam kembali di Indonesia 2. Dilakukan dlm tahun pajak berjalan/th berikut 3. Tidak melakukan pengalihan 2 th stlh produksi Sifatnya komulatif.

3/21/2014

AKUNTANSI JONT OPERATION


Merupakan perkumpulan dan sementara Bukan merupakan subyek pajak Badan dan PPh tetap dikenakan untuk masing-masing Penghasilan dari masing masing sesuai dengan perjanjian. Bila terdapat penghasilan yang dipotong PPh. Ps. 23 harus dipecah sesuai bagian JO tidak ada kewajiban SPT ps. 25
3/21/2014

BANK

Penghasilan berupa bunga, provisi , administrasi. Bunga kredit yang lancar bisa diakui secara acrual Bunga atas pinjaman tidak lancar dimasukan dlm kredit non performing

3/21/2014

BUNGA KREDIT NON PERFORMING


Diakui saat penerimaan bunga ( Cash basis ) Pengakuan penghasilan ditunda sampai pokok terlunasi. Debitur harus melakukan yang sama Bank menyerahkan perjanjian tambahan Bank wajib menyerahkan daftar ke KPP bila debitur tidak melakukan merupakan koreksi fiskal Bila terjadi gagal bayar atas bunga bukan merupakan kerugian bagi bank.

3/21/2014

YAYASAN
A. PENGHASILAN 1. Sehubungan dengan pekerjaan, usaha, kegiatan. 2. Bunga,sewa, dan imbalan dg pengg. Harta 3. Keuntungan pengalihan harta 4. Keuntungan dr. kerja sama usaha.
B.

1.
2. 3.

BUKAN PENGHASILAN Bantuan, sumbangan, hibah tdk ada hubungan Dividen dr. penyertaan modal di Indonesia. Bantuan/Sumbangan dari Pemerintah.
3/21/2014

YAYASAN PENDIDIKAN
Penghasilan : 1. Uang yang terkait dengan mahasiswa 2. Penghasilan dr. bidang penelitian 3. Pengh lain dg jasa penyelenggaraan pengajaran/pendidikan/ pelatihan.

10

3/21/2014

PENGURANG PENGHASILAN ( SE-39/PJ.4/1995 ) 1. Gaji / tunjangan/ honor pimpinan, dosen, pengajar dan karyawan. 2. Biaya umum adm. Dan alat tulis 3. Biaya terkait dengan mahasiswa 4. Biaya terkait dengan kegiatan sekolah/ kampus. 5. Biaya penyusutan harta bukan dr. selisih lebih. 6. Kerugian karena penjualan / pengalihan harta 7. PBB 8. Biaya pembangunan gedung dari selisih lebih.

11

3/21/2014

DANA PEMBANGUNAN GEDUNG dan PRASANA PENDIDIKAN ( Kep. 87/PJ/95)


1. 2. 3. 4.

Berasal dari selisih lebih yg merupakan obyek PPh. Selain yg dikenakan PPh. Final Dalam jangka waktu 4 tahun harus digunakan. Dilaporkan ke KPP setempat Bila dalam jangka waktu 4 tahun tdk digunakan dikenakan PPh. termasuk dendanya
3/21/2014

12

TATA CARA PEMBUKUAN


1. Waktu pembetukan dana cadangan. Sisa lebih xxxxx Dana pembangunan gedung xxxxx 2. Pembukuan penggunaan dana Aktiva xxxxx Dana pembg gedung xxxxx Kas atau utang xxxxx Modal Yayasan ( penghasilan ) xxxxx

13

3/21/2014

YAYASAN RUMAH SAKIT SE 34/PJ.4/1995 JO. SE-39/PJ.4/1995


A. PENGHASILAN : 1. Uang pendaftaran pasien 2. Sewa kamar/ruangan 3. Perawatan kesehatan 4. Pemeriksaan kesehatan 5. Penyewaan alat alat kesehatan, ambulance dll. 6. Penjualan obat-obatan. 7. Penghasilan lainnya sehubungan dengan pelayanan kesehatan.

14

3/21/2014

YAYASAN RUMAH SAKIT


B. 1. 2.

3.
4. 5. 6.

7.
8. 9.

PENGURANG PENGHASILAN Gaji tunjangan Biaya Administrasn dan umum Obat-obatan Konsumsi pasien rawap inap Biaya beasiswa dan pelatihan karyawan Subsidi pasien tidak mampu Pajak Bumi dan Bangunan Biaya Pemeliharaan Kendaraan, inv. Gedung Biaya biaya lain sesuai dengan perpajakan.
3/21/2014

15

KOPERASI

Kewajiban perpajakannya sama dengan badan usaha yang lainnya. Anggota tidak dibedakan antara OP/Badan Penghasilan yg diterima obyek PPh. Modal Anggota dan Pinjaman

16

3/21/2014

KOPERASI
a. BUNGA SIMPANAN KOPERASI Dari anggota Sim wajib/sukarela dibayar bunga dan dipotong PPh. 15 % asal bunga tidak lebih Rp. 240.000/bln. b. SISA HASIL USAHA ( SHU ) Pembagian SHU bukan merupakan obyek pajak ( ps. 23 ayat 4 huruf f UU No. 17 th 2000 ) c. BUKAN OBYEK PPh. - Bantuan / sumbangan tdk ada hubungan - Harta hibah tdk. Ada hub dan - Dividen dari penyertaan modal - SHU yang dibayarkan ke anggota

17

3/21/2014