Você está na página 1de 9

Arti Kematian Yesus di Kayu Salib (Pdt. Dian A.N.

) Ayat Nats : "Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetap untuk Dia, yang telah mati dan telah bangkit untuk mereka" ( Kor ! " #!) Surat $asul Paulus kepada %emaat di Korintus se&ara khusus ( Kor ! " #' ( #) telah men%elaskan arti kematian Yesus di kayu salib, oleh karena Kasih Kristus yang telah menguasai)mendesak . ("Sune&ho"* menekan, mendorong) dan rasul Paulus telah memberikan alasan+alasan Kasih Kristus yang telah menguasai)mendesaknya. #. ,ika Kristus tidak mati bagi kita maka kita mati dalam hukuman, dalam dosa, dalam pelanggaran, dalam kerohanian kita dan disambung dengan kematian kekal. -ni adalah keadaan yang sangat menyedihkan dan akan selalu dalam keadaan yang sangat mengerikan. . Apa yang akan kita perbuat bagi Kristus yang telah mati bagi kita. Kita harus hidup bagi Dia/ Kematian Kristus telah melepaskan kita, orang+orang beriman, dari kematian kekal dan kebangkitanNya mendatangkan kehidupan kekal bagi kita. Kematian Kristus mempunyai pengertian ganda, yaitu" #. -a telah mati untuk kita ($m ! " 0+1 2 Kor !" #) Pada 3aktu Kristus mati untuk menggantikan kita, maka keadilan Allah dinyatakan dan kita dibenarkan. . Kita telah mati bersama Kristus ($m 0 " 1 ) Pada 3aktu kita mati bersama Kristus, maka itulah yang men%adi dasar kekudusan. Kita harus memandang diri kita telah mati bagi dosa, tetap hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus. ($m 0 " ## 2 4al " 5) Dan dari pengertian ganda Kematian Kristus tersebut, rasul Paulus telah memberikan 6 akibat yaitu" 1. PEMBARUAN HIDUP "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru, yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang" (2 Kor 5 : 17) Soal yang paling penting ialah "di dalam Kristus". 7agaimana &aranya seseorang ada di dalam Kristus. Setiap orang yang lahir di dalam dunia ini, ada di "luar Kristus", karena semua orang telah berdosa. 7agaimana &aranya seseorang berpindah dari keadaan "di

luar Kristus" kepada keadaan " ada di dalam Kristus.". -a harus mempunyai perubahan dalam pikirannya mengenai Kristus. ,anganlah kita menilai Kristus menurut ukuran manusia, sama seperti dunia menilai Dia. Ada di dalam Kristus, berarti dipersatukan dengan Kristus. Pada sat kita bertobat dan beriman kepada Kristus, lalu mengundang Dia masuk dalam hati kita sebagai ,uruselamat kita, pada saat itu kita berada di dalam Kristus. -tulah yang dimaksud dengan dilahirkan kembali oleh peker%aan $oh Kudus dan dengan demikian kita mengalami perubahan hidup yang besar sehingga kita merupakan &iptaan baru. -tulah permulaan yang baru. "Yang lama sudah berlalu" Yaitu ke&intaan akan dosa, pikiran lama, prinsip lama dan kebiasaan+kebiasaan lama. "Yang baru sudah datang" Yaitu yang baru dalam hati, pikiran perangai, maksud dan tu%uan. (Yoh 6 " 6+8 2 4al 0"#! 2 Kol # " 6 ). 7aru dalam pandangan terhadap Allah dan Kristus Yesus. 7aru dalam pandangan terhadap dunia sekarang dan yang akan datang. 2. PENDAMAIAN " an semuanya ini dari !llah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamai"an "ita dengan diri#ya$$$$$$$ %ebab !llah mendamai"an dunia dengan diri#ya oleh Kristus dengan tida" memperhitung"an pelanggaran mere"a$$$" (2 Kor 5 : 1&a ' 1(a) 9anusia telah berdosa terhadap Allah. 7ukan karena dosa+dosanya yang ke&il atau besar, tetapi dosa+dosanya merupakan kedurhakaan terhadap Allah. Kedurhakaan itu menyebabkan kita berseteru dengan Allah. (7ukan Allah yang berseteru dengan kita) Agar kedua belah pihak dapat berdamai, dasar perseteruan, yaitu dosa, harus di&abut dan dibuang. Karena Allah adalah adil dan benar. Dia harus memben&i dan menghukum dosa. Sebab itu Allah bertindak lebih dulu. Allah senantiasa mengasihi kita dan penuh rakhmat. :etapi, keadilanNya harus ditun%ukkanNya. ($m 6 " 0). KeadilanNya menuntut hukuman atas dosa. ;leh karena itu, Allah dengan kasihNya telah mengaruniakan AnakNya men%adi korban pendamaian bagi dosa+dosa kita. ($m 6 " ! 2 Kol # " 5 2 Yoh " , ', #5). Allah telah membuka %alan agar kita dapat diperdamaikan dengan Dia. Allah telah menghukum AnakNya di kayu salib karena dosa+dosa kita. PengorbanNya telah memmbuka %alan agar kita diperdamaikan dengan Allah sebab perseteruan karena dosa kita telah di&abut. Allah telah membuka %alan agar kita diperdamaikan dengan diriNya oleh kematian Kristus Yesus di kayu salib untuk menggantikan kita. :etapi pendamaian berkuasa dan berlaku bagi kita menurut sikap kita.

Penting sekali kita mengerti bah3a Allah tak perlu memperdamaikan diriNya dengan kita, melainkan kita harus memperdamaikan diri kita dengan Allah. Kematian Kristus di kayu salib adalah atas nama kita atau rekening kita. <arga pendamaian kita tidak lain adalah darah Kristus. :etapi, ependamaian itu menuntut tindakan dari kita, yaitu per&aya bah3a Kristus adalah pendamaian itu. 9enyambut Dia ke dalam hati kita sebagai ,uruselamat. 3. PELAYANAN PEMBERITAAN INJIL ")a telah mempercaya"an berita pendamaian itu "epada "ami" (2 Kor 5 : 1(b) Sebagaimana Allah mai berdamai dengan kita, demikianlah kita harus mempunyai kemauan untuk berdamai dengan Allah. $en&ana pendamaian itu yang dibuat Allah tidak memperhitungkan pelanggaran yang dibuat manusia. ($m ! " #1 ( 0 " ). Dan sekarang -a telah memper&ayakan kita pelayanan pendamaian itu. Dengan kata lain, memberitakan -n%ilNya. ;leh karena kita sudah terlebih dahulu mengalami pelayanan pendamaian itu yang kemudian memberitakannya kepada semua orang yang belum mengenal Kasih Karunia Allah. Kehidupan orang+orang per&aya yang sudah diperdamaikan dengan Allah hidupnya harus dipersembahkan kepada Kristus, yang telah mati bagi kita. Sama seperti Kristus tidak hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk kita. "*ida" hidup untu" dirinya sendiri", artinya tidak men&ari kesenangan, kepentingan, kemudian bagi dirinya sendiri. "*etapi, untu" ia" artinya men&ari kemuliaan bagi namaNya. Seluruh 3aktu, talenta, kekuatan, kepandaian dan hidup, semuanya untuk Dia. Kemudian Kristus melepaskan kita dari kematian kekal dan kebangkitanNya mendatangkan hidup kekal yang merupakan inti dari Pemberitaan -n%il yang perlu disampaikan kepada semua orang. Kristus yang mati di kayu salib, yang tak mengenal dosa di dalam diriNya di%adikan dosa untuk kita yang tidak mempunyai kebenaran di dalam diri kita, di%adikan benar oleh Allah di dalam Dia. Sehingga setiap orang yang per&aya, memperoleh %aminan hidup yang kekal. Dengan demikian kita yang per&aya kepadaNya dibenarkan di hadapan Allah 7apa, karena Yesus Kristus dengan kehendakNya sendiri di%adikan dosa sebagai ganti kita. -tulah isi inti Pemberitaan -n%il yang harus disampaikan ke seluruh dunia.

"Eli, Eli, lama sabahkhtani?"


K=4=>APAN yang menyelimuti bukit 4olgota mulai %am dua belas siang sampai %am tiga sore, men%adi saat yang &ukup mendebarkan. 7ayangan kesedihan, kesuraman, kengerian, penderitaan emosional dan penderitaan se&ara psikologis, kehampaan, kekeringan, ketakberdayaan seorang Anak 9anusia yang tergantung di kayu salib, merasa ditinggalkan sendiri dalam siksa yang menyayat hati. "=li, =li, lama sabakhtani." teriak Yesus dalam kesedihan yang mendalam. Yesus meratap bukan karena putus asa, tetapi itulah ekspresi ungkapan iman yang paling dalam. Dari kegela a! ADA <A$APAN dan K=P=$?AYAAN kepada Allah. Karena Yesus mati di kayu salib melalui "!#ak kegela a! $%sa kita, kita yang sering mengalami kehampaan dan kegelapan serta merasa ditinggalkan sendirian, Allah senantiasa beserta kita. Alla& ti$ak er!a& 'e!i!ggalka! Yes"s( Alla& )"ga te!t" ti$ak aka! 'e!i!ggalka! kita. "=li, =li, lama sabahkhtani." teriak yesus memandang kegelapan. Karena Yesus memahami dari kegelapan akan merekah @a%ar kehidupan. It"la& kasi& Alla& ya!g a$a $ala' kegela a! seperti matahari yang tenggelam dalam kegelapan malam, namun &ahayanya siap meman&ar kembali di ambang @a%ar. Namun, dalam kegelapan hari dan hati, &ahaya dunia memang tidak tampak namun tidak padam, itulah 3a%ah Allah yang tidak kita pahami. "=li, =li, lama sabahkhtani." teriak Yesus memanggil 7apaNya. Ya 7apa Yesus namanya =>-.

Iblis di Dalam Kegelapan


9usuh utama Allah %uga memunyai andil dalam penderitaan dahsyat Yesus di 4etsemani. Sebagai makhluk yang dahulu paling ditinggikan di antara makhluk &iptaan Allah lainnya, -blis telah memimpin suatu pemberontakan mela3an Allah di surga pada masa+masa prase%arah. Alkitab tidak memberi keterangan detail mengenai hal itu, namun syair+syair misterius untuk $a%a 7abel dalam Yesaya #' dan $a%a :irus dalam YeheAkiel 1 dengan %elas berisi sindiran mengenai %atuhnya makhluk kegelapan yang memanipulasi para ra%a ini untuk tu%uan ke%ahatan. Sang pangeran kegelapan pasti memben&i Yesus karena ia mengetahui tu%uan ganda dalam misi Yesus, yakni "menyelamatkan umat+Nya dari dosa mereka" (9atius #" #) dan "membinasakan perbuatan+perbuatan -blis itu" (# Yohanes 6"1). MELIHAT BAHAYA *ALIB Saya tidak per&aya -blis dan roh+roh %ahatnya bersorak gembira tatkala Yesus dipaku di kayu salib. 9ereka menginginkan Dia mati, tetapi tidak disalib. 9ereka tahu bah3a %ika Kristus disalib, Dia akan menebus dosa dan mematahkan kuasa kematian. :ak diragukan lagi, sang pangeran kegelapan memunyai andil dalam perintah $a%a <erodes untuk membunuh semua bayi di 7etlehem (9atius "#0). Kemungkinan besar ia %uga berusaha membunuh Yesus di 4etsemani saat penderitaan batin Yesus begitu hebat sampai "peluh+ Nya men%adi seperti titik+titik darah" (>ukas "''). Namun, tampaknya musuh Allah mengerahkan segenap tenaga dengan berulang kali berusaha men&egah Yesus melakukan pengorbanan yang sempurna. -tulah tu%uannya ketika ia dan Yesus, dengan per%an%ian ilahi, saling berhadapan di padang gurun. Setelah menggambarkan pembaptisan Yesus, 9arkus berkata, "Segera sesudah itu $oh memimpin Dia ke padang gurun. Di padang gurun itu -a tinggal empat puluh hari lamanya, di&obai -blis" (9arkus #"# +#6). BERU*AHA MEN+E,AH PEN,-RBANAN YAN, *EMPURNA Pen&obaan pertama datang setelah Yesus berada di padang gurun tanpa makanan selama empat puluh hari. Karena tahu Yesus sangat lapar, -blis mendekati+Nya, ",ika (karena) =ngkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu+batu ini men%adi roti" (9atius '"6). -a mendesak Yesus untuk menggunakan kuasa+Nya sendiri tanpa memedulikan kehendak 7apa. Yesus men%a3ab dengan mengutip Blangan 1"6, "9anusia hidup bukan dari roti sa%a, tetapi manusia hidup dari segala yang diu&apkan :uhan." Dalam kitab Blangan, 9usa mengingatkan bangsa -srael bah3a Allah merendahkan hati mereka dengan mengharuskan mereka hidup dengan makan manna, bukan dengan makanan yang mereka sediakan sendiri. Dia berbuat demikian untuk menga%arkan kepada mereka supaya bergantung pada Allah, bukan pada kekuatan sendiri. Yesus memandang rasa lapar+Nya sebagai sesuatu yang ditetapkan 7apa, sehingga Dia tidak akan memuaskan rasa lapar+Nya dengan usaha sendiri. Dia mengesampingkan kebebasan untuk mempergunakan kuasa+Nya sebagai Allah supaya Dia dapat hidup sebagai manusia yang lemah. Dia melakukan hal itu agar dapat mengalami berbagai u%ian kehidupan

seperti halnya kita manusia. Dia memutuskan untuk bergantung pada Allah, seperti yang harus kita lakukan sebagai manusia. Dia menolak melanggar komitmen ini dengan memuaskan rasa lapar+Nya dengan &ara yang adikodrati. Bsaha kedua -blis untuk menggagalkan misi Kristus lebih kentara. =ntah se&ara adikodrati atau dalam suatu penglihatan, -blis memba3a Yesus ke bubungan 7ait Allah yang tertinggi, barangkali di ba3ahnya terletak >embah Kidron yang dalam. -a meminta Yesus untuk melompat ++ %atuh dari ketinggian #68 meter ++ yang mengingatkan+Nya pada 9aAmur C#"#5+# , "9alaikat+malaikat+Nya akan diperintahkan+Nya kepada+9u ... supaya kaki+9u %angan terantuk kepada batu." -blis pasti %uga telah mengatakan bah3a adegan para malaikat yang menolong Yesus dari kematian yang pasti akan dialami+Nya itu akan sangat mengesankan orang+orang di sekitar 7ait Allah sehingga mereka akan segera menerima+Nya sebagai 9esias yang di%an%ikan bagi mereka. Namun Yesus menanggapinya dengan mengutip Blangan 0"#0, ",anganlah kamu men&obai :B<AN, Allahmu." Bsaha ketiga -blis untuk men%auhkan Yesus dari salib dilakukan dengan &ara yang lebih langsung. ?ara yang tidak terhormat dan kasar. Dari atas gunung yang sangat tinggi (sekali lagi, entah dengan kuasa adikodrati+Nya atau dalam suatu penglihatan), -blis memperlihatkan kepada Yesus seluruh kera%aan dunia sambil mengatakan bah3a ia akan memberikan semua itu dengan satu syarat ++ Yesus harus su%ud menyembahnya. Sebenarnya saat itu -blis sedang menyatakan se&ara tak langsung bah3a tu%uan dapat di&apai dengan segala &ara. Dengan sekali menyembahnya, maka Yesus dapat men&apai tu%uan+Nya ++ merebut seluruh kera%aan dunia dari -blis, yang kini ia perintah sebagai "penguasa" (Yohanes # "6#2 #'"652 #0"##). Yesus tidak mendebat desakan -blis itu, tetapi dengan tegas Dia menolak ta3aran tersebut. Dia tahu bah3a ke%ahatan takkan pernah dapat diatasi dengan ke%ahatan. Dia mengusir -blis dengan sekali lagi mengutip ayat dalam Kitab Su&i, "=ngkau harus menyembah :uhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sa%alah engkau berbakti/" (>ukas '"12 Blangan 0"#6). >ukas berkata, "Sesudah -blis mengakhiri semua pen&obaan itu, ia mundur dari pada+Nya dan menunggu 3aktu yang baik" ('"#6). -blis telah betul+betul dikalahkan sehingga ia meninggalkan Yesus saat itu. Namun yang pasti, setiap kali ada kesempatan, ia berusaha memengaruhi Yesus agar dapat meraih tu%uan+Nya tanpa perlu menu%u ke kayu salib. BERBI+ARA MELALUI *AHABAT DE.AT YE*U* 9atius #0"#6+ 1 men&atat sebuah per&akapan yang menggambarkan upaya -blis untuk memengaruhi Kristus melalui kata+kata seorang sahabat. <al itu ter%adi men%elang akhir dari kehidupan Yesus di tengah masyarakat selama tiga tahun. Petrus, seorang murid yang setia, telah membuat suatu pengakuan besar, "=ngkau adalah 9esias, Anak Allah yang hidup/" (ayat #0). Yesus memu%inya. Namun, tatkala Dia "mulai mengatakan kepada murid+murid+Nya bah3a -a harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan ..., lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga" (ayat #), Petrus sangat terke%ut. 7agaimana mungkin Allah yang hidup membiarkan hal ini ter%adi pada Putra+ Nya yang tidak berdosa. ;leh karena itu Petrus "menarik Yesus ke samping dan menegur

Dia, katanya" D:uhan, kiranya Allah men%auhkan hal itu/ <al ini sekali+kali takkan menimpa =ngkauD" (ayat ). Saya yakin Petrus bermaksud baik. -a mengasihi Yesus. -a yakin bah3a 4urunya adalah $a%a ++ 9esias yang di%an%ikan, yang akan segera membangun kera%aan+Nya di muka bumi ini. ;leh karena itu, ia pasti sangat terke%ut dengan tanggapan keras Kristus, "=nyahlah -blis. =ngkau suatu batu sandungan bagi+Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia" (ayat 6). 7etapa berbedanya dengan u&apan+Nya beberapa saat sebelumnya/ 7ukannya memu%i Petrus, Yesus %ustru menegurnya dengan keras, bahkan menyebutnya sebagai "-blis". :anpa sadar Petrus telah men%adi alat -blis untuk sebaik mungkin men&egah Yesus menu%u ke kayu salib. BERPERAN, DALAM PERAN, *EPANJAN, /AMAN Kehidupan Yesus di bumi, se%ak kelahiran hingga kematian+Nya di kayu salib, diliputi peperangan dengan -blis ++ peperangan yang menentukan dalam perang sepan%ang Aaman. -ngatlah bah3a salah satu tu%uan utama kedatangan Kristus adalah untuk "membinasakan perbuatan+perbuatan -blis itu" (# Yohanes 6"1). Dan Yesus tidak meremehkan musuh+ Nya. :iga kali selama minggu terakhir kehidupan+Nya di bumi, Yesus menyebut -blis sebagai "penguasa dunia ini" (Yohanes # "6#2 #'"652 #0"##). Kata yang digunakan+Nya (ar&hon) itu kerap dipakai untuk menun%ukkan pemegang %abatan tertinggi dalam suatu 3ilayah atau negara. Yesus tahu bah3a Dia telah menyerang kepala sebuah pasukan besar yang berisi roh+roh yang telah %atuh ke dalam dosa. -blis adalah pemimpin kera%aan kegelapan yang merupakan la3an dari Kera%aan Allah. -a dan roh+roh %ahatnya telah mengubah dunia yang baik, yang berasal dari tangan Allah, men%adi dunia yang ka&au dan diliputi dosa. Karena -blis, dunia sekarang ini men%adi tempat di mana ben&ana alam dapat membunuh ribuan anak tak berdosa, namun tak menyentuh ribuan orang %ahat yang ada. -ni adalah dunia di mana kehidupan orang+orang baik a&ap kali dipenuhi dengan penderitaan dan keke&e3aan, sementara kehidupan orang %ahat ditandai dengan kesehatan dan kesuksesan. -ni adalah dunia di mana orang+orang baik kerap men%adi korban orang+ orang %ahat. Semua ini ter%adi karena sekarang -blis merupakan "ilah Aaman ini" ( Korintus '"'). ;leh sebab itu, besarnya penderitaan Yesus di 4etsemani menggambarkan "perang ilah+ ilah itu". Yesus telah datang untuk "membinasakan perbuatan+perbuatan -blis itu", dan penderitaan+Nya di taman tersebut me3akili sebuah @ase peperangan+Nya yang krusial dan menentukan dengan "pangeran kegelapan" tersebut. 9elalui kelahiran+Nya di dunia, :uhan di atas segala tuhan telah memasuki 3ilayah yang diduduki -blis dan bala tentaranya. $asul Yohanes menulis, "Seluruh dunia berada di ba3ah kuasa si %ahat" (# Yohanes !"#C). Di perbukitan 4alilea, di %alan+%alan Yerusalem, dan akhirnya di antara pohon+pohon Aaitun di 4etsemani, $a%a di atas segala ra%a itu berperang dengan seluruh bala tentara -blis. Di sepan%ang per%alanan, ada orang+orang yang berusaha menempatkan Kristus di sisi sebaliknya dari pertempuran ini. Namun, ketika seseorang menuduh+Nya mengusir roh+roh %ahat dengan kuasa 7eelAebul, Dia

menanggapi, "Kalau -blis mengusir -blis, ia pun terbagi+bagi dan mela3an dirinya sendiri2 bagaimanakah kera%aannya dapat bertahan. ... :etapi %ika Aku mengusir setan dengan kuasa $oh Allah, maka sesungguhnya Kera%aan Allah sudah datang kepadamu. Atau bagaimanakah orang dapat memasuki rumah seorang yang kuat dan merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu." (9atius # " 0+ C). Saat mengikat "orang kuat itu" (-blis), Yesus menggunakan otoritas+Nya terhadap -blis dan kera%aannya. Dengan menderita di 4etsemani dan mati di atas kayu salib, Kristus memberikan kepada kita dasar untuk berdoa, "Datanglah Kera%aan+9u, %adilah kehendak+ 9u di bumi seperti di surga" (9atius 0"#5). Dengan menyembuhkan orang sakit, mengusir roh %ahat, dan membangkitkan orang mati, Yesus memasuki kera%aan -blis dan menun%ukkan keunggulan+Nya terhadap seluruh kekuatan %ahat. 9elalui kematian+Nya di kayu salib dan kebangkitan+Nya, Dia akan mengikat musuh. -blis mengetahui hal ini. ;leh karena itu, ia meningkatkan perla3anannya terhadap Yesus ketika saat yang sangat menentukan itu semakin dekat. -blis mestinya telah berperan dalam menghadirkan perasaan takut yang mendalam ke dalam hati Yesus selama minggu terakhir pelayanan+Nya di dunia. $asa takut ini mendorong+Nya untuk berseru, "Sekarang %i3a+Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan. 7apa, selamatkanlah Aku dari saat ini. :idak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini. 7apa, muliakanlah nama+9u/" (Yohanes # " 8+ 1). Karena mengesampingkan penggunaan si@at+si@at ilahi+Nya, Yesus pun mengalami ke&emasan seperti kita. Sebesar apa pun ketakutan+Nya dalam menerima kutukan dosa atas diri+Nya, Dia menolak pemikiran untuk kembali ke %alan yang aman. :etapi, saat itu Dia perlu mendengar perkataan 7apa+Nya. ;leh karena itu, setelah Dia memohon, "7apa, muliakanlah nama+9u/" 7apa+Nya menanggapi+Nya dengan hangat melalui suara dari surga, "Aku telah memuliakan+Nya, dan Aku akan memuliakan+Nya lagi/" (ayat 1). 9endengar ini, Yesus menyahut dengan penuh kemenangan, "Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini" sekarang %uga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar" (ayat 6#). Apa maksud Yesus ketika Dia menggunakan kata sekarang untuk menggambarkan kekalahan -blis. :ampaknya, penderitaan+Nya di 4etsemani dan di kayu salib belum menaklukkan musuh. -blis masih akti@ dua puluh tahun berikutnya ketika $asul Paulus menyebutnya "ilah Aaman ini" ( Korintus '"'). Dan lima belas tahun berikutnya, -blis masih men%adi sosok yang berbahaya, karena $asul Petrus mengatakan bah3a -blis "ber%alan keliling sama seperti singa yang mengaum+aum dan men&ari orang yang dapat ditelannya" (# Petrus !"1). :iga puluh tahun setelah Petrus menulis suratnya, $asul Yohanes menyatakan bah3a "seluruh dunia berada di ba3ah kuasa si %ahat" (# Yohanes !"#C). ,elaslah, -blis belum betul+betul diusir dari dunia ini. -a masih merupakan musuh yang sangat kuat. Namun, Yesus tidak keliru. 9elalui penderitaan dan kematian+Nya, Dia memukul kalah -blis dan para pengikutnya. 9elalui kebangkitan+Nya, Dia memperingatkan kepastian kematian mereka. 9ereka tahu bah3a ketika Yesus berkata, "Sudah selesai," dan mengembuskan napas terakhir+Nya, Dia telah membayar lunas dosa

seluruh dunia. -tulah sebabnya roh+roh %ahat "gemetar" ketika berpikir tentang Allah (Yakobus "#C). -blis tidak memiliki kuasa yang mengakibatkan kerusakan kekal bagi mereka yang berada di dalam Kristus. Eakta ini mendorong Paulus menuliskan, "Kamu %uga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu ..., telah dihidupkan Allah bersama+sama dengan Dia, sesudah -a mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat utang, yang ... mendak3a dan mengan&am kita. Dan itu ditiadakan+Nya dengan memakukannya pada kayu salib" -a telah melu&uti pemerintah+pemerintah dan penguasa+penguasa dan men%adikan mereka tontonan umum dalam kemenangan+Nya atas mereka" (Kolose "#6+ #!). Paulus menggambarkan Yesus yang sedang ber%aya sebagai seorang penakluk yang hebat, bagaikan seorang %enderal yang se&ara terbuka menun%ukkan kemenangannya atas musuh+musuhnya dengan &ara menggiring mereka mele3ati %alan+%alan di sebuah kota, dalam kondisi telah dilu&uti dan diborgol. -blis telah dikalahkan, dipermalukan, dan dilu&uti oleh salib Kristus dan semua yang ter%adi setelah itu. $ealitas kemenangan ini belum ter3u%ud sepenuhnya. <al itu menanti di kemudian hari. :etapi, bala tentara kegelapan tahu bah3a hari itu akan datang tatkala maut akan "ditelan dalam kemenangan" (# Korintus #!"!'), dan mereka akan "dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang" (Fahyu 5"#5). :ak heran bila -blis melakukan apa sa%a untuk men&egah Yesus memenuhi per%an%ian+Nya untuk mati di atas kayu salib. Dia'0il $ari: ,udul buku ,udul artikel Penulis Penerbit <alaman " :he Passion o@ ?hrist " -blis di dalam Kegelapan " 9artin $. De <aan -" Yayasan 4loria, Yogyakarta 55! " # ++ 6!