Você está na página 1de 5

A.

Analisa Data
1. Pada tabel 1, saat photovoltaic cell tidak terkena cahaya tegangan yang dihasilkan lebih kecil daripada saat photovoltaic cell terkena cahaya. Hal ini terjadi karena pada saat tidak terkena cahaya tegangan yang dihasilkan hanya berasal dari sumber rangkaian. Sedangkan pada saat terkena cahaya tegangan dari sumbar rangkaian dikuatkan oleh cahaya yang mengenai photovoltaic cell. Pada saat photovoltaic cell diberikan tegangan lamp filament maka tegangan outputnya akan semakin besar. Hai ini terjadi karena karakteristik dari photo voltaiccell dimana tegangan outputnya akan semakin besar jika terkena cahaya. 2. Pada tabel 2, saat phototransistor cell terkena cahaya tegangan yang dihasilkan lebih kecil daripada saat phototransistor cell tidak terkena cahaya. Hal ini terjadi karena pada saat terkena cahaya hubungan kolektor-basis harus mengalir pada rangkaian basis emitor. Dan arus yang mengalir dikuatkan oleh kerja transistor. Karena arus yang besar akan menghasilkan tegangan yang kecil (arus berbanding terbalik dengan tegangan). Pada saat phototransistor cell diberikan tegangan lamp filament maka tegangan outputnya akan semakin kecil. Hai ini terjadi karena karakteristik dari phototransistor cell dimana tegangan outputnya akan semakin kecil jika terkena cahaya. 3. Pada tabel 3, saat photoconductive cell terkena cahaya tegangan output yang dihasilkan lebih kecil daripada saat photoconductive cell tidak terkena cahaya. Hal ini terjadi karena adanya cahaya yang jatuh pada photoconductive cell menghasilkan sepasang electron-hole dan menurunkan resistansi. Sehingga arus yang mengalir besar dan mengakibatkan tegangan yang dihasilkan kecil. Pada saat photoconductive cell diberikan tegangan lamp filament maka tegangan outputnya akan semakin kecil. Hai ini terjadi karena karakteristik

dari photoconductive cell dimana tegangan outputnya akan semakin kecil jika terkena cahaya.
4. Pada tabel 4, untuk pengukuran tegangan output photodiode cell, saat tegangan lamp filament 0 V dan photodiode ditutup, tegangan yang dihasilkan 0 V dan tegangan semakin besar ketika diberikan cahaya diruang sekitarnya. Selanjutnya tegangan output semakin besar seiring dengan peningkatan tegangan yang diberikan pada lamp filament. Hal ini terjadi karena photodiode cell memiliki sifat yang jika terkena cahaya maka tegangan outputnya semakin besar. Tegangan yang dihasilkan pada tabel 4b labih besar daripada tabel 4a. Ketika percobaan yang dilakukan pada 4a tidak menggunakan power ampilifier sedangkan 4b menggunakan amplifier. Karena amplifier berfungsi untuk meningkatkan tegangan.

B. Kesimpulan
1.

+ N type P type

LIGHT

LIGHT

Gambar di atas menunjukkan konstruksi dasar dari photovoltaic cell yang terdiri dari dua lapisan silicon. Lapisan typeP lebih tebal dari substrate type-N. Adapun karakteristiknya adalah jika kedua cahaya jatuh pada lapisan tersebut maka tegangan output photovoltaic akan besar. 2.
Lens E B N P E B
E 0V

Light C
R +V

N N

Light C O/P

Gambar di atas mermperlihatkan konstruksi dasar dari rangkaian phototransistor, serta bagian dari tiga lapisan dasar semikonduktor NPN, seperti : pada transistor yang normal, hubungan untuk bagian N, P, N diberi label e (emitor), b (basis), c (collector ). Karakteristik phototransistor ini adalah cahaya jatuh pada hubungan kolektor-basis maka tegangan output yang dihasilkan semakin kecil.

3.
Cadmium sulphide disc

Contact

Contact Gold contact fingers

Gambar di atas memperlihatkan konstruksi dasar dari photoconductive cell yang terdiri dari potongan semikonduktor dengan lempengan berwarna emas membuat hubungan dengan semikonduktor. Resistansi pada bahan semikonduktor antara gold contact berubah-ubah ketika cahaya jatuh. Adapun karakteristiknya adalah jika terkena cahaya maka tegangan outputnya akan kecil. 4.

Light P I N
Gambar di atas menunjukkan konstruksi dasar dari P.I.N photodioda. Hal ini berbeda dari diode dengan memperlihatkan sedikit lapisan atau didoping dengan silicon yang sangat tipis diantara lapisan P dan N. Hal ini mengurangi kapasitansi pada perangkat dan hasilnya respon waktu berkurang. Adapun karakteristiknya adalah jika terkena cahaya maka tegangan outputnya akan besar.