Você está na página 1de 9

Percobaan ilmiah

Dalam suatu acara televisi Jerman, diadakan percobaan mengenai pengaruh yang dapat
ditimbulkan minuman alkohol bagi orang yang mengkonsumsinya. Pada percobaan yang
tentunya diawasi oleh ahli kesehatan, moderator televisi yang juga sekaligus seorang sarjana
fisika turut langsung sebagai kelinci percobaan.

Minuman beralkohol yang digunakan adalah anggur merah (red wine), yang mengandung
13% alkohol.

red wine
Prosedur tes

Sebelum meminum anggur, moderator dipersilahkan mengikuti rangkaian tes yang diberikan.
Lalu hasil test di dokumentasi untuk selanjutnya dibandingkan dengan hasil tes ketika
sesudah meminum anggur. Setelah meminum beberapa gelas anggur merah, kandungan
alkohol dalam darah moderator diukur. Selanjutnya moderator diminta untuk menyelesaikan
rangkaian tes yang sama.


Moderator televisi Jerman dan juga sarjana fisika "Ranga Yogeshwar"
Apa saja rangkaian tes tersebut
Rangkaian tes mencakup:
- koordinasi halus kerja tubuh (fine motor skills) seperti koordinasi mata dengan tangan,
- kemampuan untuk berkosentrasi,
- keseimbangan tubuh
- dan berapa lama gerakan mata yang dibutuhkan untuk fokus di satu titik.

Hasil pengetesan

# 0,23

Setelah meminum 1/4 liter anggur, kandungan alkohol dalam darah mencapai 0,23 promile.

[Promile = 1/1000 = ] adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan banyaknya
kandungan alkohol yang terlarut dalam darah

Yang mengherankan, hasil tes menunjukan nilai hasil (prestasi) yang sama hingga ada sedikit
perbaikan kemampuan dibandingkan ketika tes dilakukan sebelum meminum anggur.

Tapi jangan salah, hasil pengukuran detakan jantung menunjukan kenaikan detakan. Ini
menandakan bahwa untuk menghasilkan nilai prestasi (kemampuan) yang sama setelah
meminum anggur (pengaruh alkohol) tubuh harus bekerja lebih keras (lebih
melelahkan)!!!


Pengukuran detakan jantung (puls) yang lebih cepat (melelahkan) setelah meminum anggur
# 0,3

Dengan motivasi efek negatif alkohol (ketika kandungan alkohol dalam darah masih
mencapai 0,3 ) masih dapat ditekan, sehingga peminum masih dapat berkonsentrasi. Tapi
kemampuan mata untuk berkonsentrasi pada satu titik sudah berkurang.


Ini ditunjukan pada waktu pengetesan mata, dimana mata membutuhkan waktu 5-7 detik
lebih lama untuk kembali fokus ke satu titik.

# 0,61

Ketika botol anggur hampir setengahnya diminum, kandungan alkohol dalam darah mencapai
0,61 .

Pengaruh alkohol menyebabkan moderator larut dalam kondisi "menyenangkan" (good
mood). Timbul keyakinan yang berlebihan akan kemampuan diri sendiri (rasa percaya diri
naik) dan tidak lagi realistis. Ini merupakan ciri khas pengaruh alkohol yang dapat
membahayakan diri sendiri maupun orang lain (bayangkan kalau mengendarai kendaraan).

Hasil tes menunjukan banyaknya kesalahan yang diperbuat, sehingga nilai yang dihasilkan
(prestasi) sangat rendah!!


Test pada saat kandungan alkohol dalam darah mencapai 0,61 promile

# 0,99
Setelah menghabiskan satu botol anggur (1 liter), kandungan alkohol dalam darah mencapai
0,99 . Pada saat ini moderator mulai merasakan efek negatif alkohol, ini ditunjukan
dengan sulitnya ia untuk menjaga keseimbangan tubuh pada waktu menjalankan tes
keseimbangan.

Tes keseimbangan badan setelah menghabiskan satu botol anggur

Hasil tes yang digambarkan dalam diagram

Keterangan untuk diagram di bawah:
- Makin tinggi nilai balok maka makin banyak kesalahan yang diperbuat.
- Nilai 0,0; 0,23; 0,61; 0,99 merupakan nilai kandungan akkohol dalam darah dalam satuan
promile ().


Tes hasil koordinasi halus kerja tubuh (fine motor skills) seperti koordinasi mata dengan
tangan


Tes hasil kemampuan untuk berkosentrasi


Tes hasil keseimbangan tubuh


Tes hasil berapa lama gerakan mata yang dibutuhkan untuk fokus di satu titik

Hasil percobaan diatas menunjukan bahwa minuman yang mengandung alkohol dalam
dosis yang sedikit (<>

Pada waktu tidur, pengaruh alkohol masih terus dimonitor. Walaupun moderator tidak
kesulitan tidur dan pada waktu tidurnya nyenyak, kebugaran tubuh pada esok harinya
tidak didapat. Hasil pengukuran pada waktu tidur menunjukan tidak adanya fase
REM (tidak ada mimpi) yang dapat dicapai moderator, ini menyebabkan tubuh tidak
dapat beristirahat secara optimal

REM adalah singkatan dari rapid-eye-movements (gerakan mata yang cepat). REM
merupakan salah satu fase tidur, yang ditandai dengan gerakan mata yang cepat mata
pada waktu tidur, kenaikan frekuensi pernafasan dan detakan jantung dan aktifnya sel
otak. Pada fase ini akan terjadi mimpi dalam tidur.


Diagaram menunjukan fase-fase tidur
Pagi harinya kandungan alkohol dalam darah masih menunjukan angka sebanyak
0,5.

Kandungan alkohol dalam darah dan efeknya bagi tubuh

1 gelas Bir (0,33 liter) atau 0,2 liter anggur, setara dengan < 0,2
rasa canggung mulai hilang, timbul keinginan untuk bercengkrama

23 gelas Bir atau 0,5 liter anggur, setara dengan 0,5
kemampuan untuk bereaksi berkurang, lebih siap untuk mengambil resiko (rasa
percaya diri yang berlebihan)

56 gelas Bir atau 1 liter anggur, setara dengan 1,0
mulai kehilangan koordinasi tubuh, keseimbangan badan tergangu, reflek berkurang,
mata mulai tidak fokus

89 gelas Bir atau 1,5 liter anggur, setara dengan 1,5
ngobrol sendiri, mulai tersendat-sendat kalau berbicara, jalan mulai bergoyang, mabuk
yang parah

1112 gelas Bir atau 2 liter anggur, setara dengan 2,0
muntah, gangguan keseimbangan badan yang parah,

mulai 2,5
gangguan pada sistim pernafasan dan peredaran darah, saraf tubuh tidak bekerja lagi,
kehilangan kesadaran (pingsan), kondisi tubuh sangat membahayakan

diatas 4
KEMATIAN!!

Berikut sedikit uraian mengenai apa yang terjadi pada tubuh ketika alkohol diminum

Alkohol merupakan racun bagi tubuh. Ketika diminum, alkohol sebelumnya akan
melewati rongga mulut. Maka sebagian kecil alkohol akan diserap langsung oleh
permukaan kulit yang terdapat pada rongga mulut (oral mucosa) dan masuk ke dalam
darah. Selanjutnya oleh darah alkohol akan di edarkan ke seluruh tubuh hingga
akhirnya ke otak. Alkohol yang sampai ke lambung akan diteruskan oleh darah ke hati
(lever).

Alkohol dalam hati (lever)

Di dalam hati alkohol (seperti juga racun yang larut dalam cairan) terutama oleh
bantuan enzym alkoholdehydrogenase (ADH), akan dinetralisir (dipecah). Rata-
ratanya dapat dipecah 0,1-0,2 alkohol setiap jamnya. Hasilnya adalah Ethanal
(Acetaldehyd, C2H4O), yang efeknya kemudian akan dirasakan oleh tubuh sebagai
rasa pusing, mual dan rasa ingin muntah.

Bila dosis alkohol dalam darah mencapai lebih dari 1 , maka hati akan menggunakan
mekanisme lain untuk memecah alkohol yang dikenal dengan MEOS (mikrosomales
ethanoloxidierendes System). Pada sistim MEOS ini akan banyak digunakan oksigen
yang terkandung dalam se-sel hati untuk memecah (menetralisir) alkohol, akibatnya
jaringan hati akan kekurangan oksigen dan Acetaldehyd yang terbentuk akan merusak
sel-sel hati. Selain itu akibat lainnya adalah lemak dari makanan tidak dapat dipecah,
yang mengakibatkan penimbunan lemak dalam hati yang dikenal dengan penyakit
lemak hati (Fatty liver, Steatosis hepatis).

Penyakit lemak hati (Fatty liver, Steatosis hepatis).

Komplikasi yang dapat diakibatkan oleh penyakit hati antara lain:

- Pengumpulan cairan di perut (abdomen)
- Rusaknya ginjal
- Ttekanan darah tinggi di hati
- Kanker hati
- Pembesaran spleen

Ethanal bagi tubuh merupakan racun yang lebih berbahaya dibandingkan dengan
alkohol, sehingga ethanal selanjutnya oleh enzym yang sama akan dipecah menjadi zat
asam (C2H3O2).

Gula dapat memperlambat proses pemecahan ethanal. Itu sebabnya orang yang
mengkonsumsi minuman alkohol manis (likor, sekt) akan merasakan efek pusing dan
mual yang lebih intensif.

Zat asam kemudian akan dipecah dengan bantuan enzym lainnya menjadi air (H2O)
dan karbondioksida (CO2).
Yang selanjutnya dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk keringat, air seni maupun gas
buang hasil pernafasan.

Pencegahan kecelakaan dalam lalu lintas

Di negara Jerman, orang yang meminum alkohol hingga kadar darahnya mengandung
alkohol diatas 0,5 tidak diperbolehkan lagi untuk mengendarai kendaraan. Bila
terkena kontrol oleh polisi ketika sedang mengendarai kendaraan, maka akan
dikenakan hukuman.
Setiap kecelakaan yang disebabkan oleh pengendara, bila terbukti dalam darahnya
terkandung alkohol sedikit apapun, akan memberatkannya dalam proses pengadilan!




Alkohol tes di Jerman

Kesimpulan

Minuman alkohol bila dikonsumsi dalam jumlah yang besar atau untuk jangka waktu
yang lama, dapat menyebabkan ketergantungan (ketagihan) baik secara jiwa (psychic)
maupun badan (physic).
Selain itu, konsum minuman alkohol yang terus menerus dapat menyebabkan rusaknya
sel tubuh, terutama sistim sel saraf otak (neoron) dan hati!!

Jika dikonsumsi dalam dosis yang besar (> 4 ) akan dapat menimbulkan
KEMATIAN

Tulisan di atas bukanlah dongeng guru agama, tapi ulasan ilmiah yang dapat
dibuktikan kebenarannya. Jika anda masih sayang dengan tubuh anda, maka
janganlah pernah mengkonsumsi minuman beralkohol SEDIKITPUN!!!



Pertanyaan Dan Jawaban
1. Pertanyaan buat om orbis (biasa dari kabei family), setelah membaca artikel diatas,
kok ada yang mengatakan (bahkan artikel di beberapa surat kabar tekemuka) yang
menyatakan bahwa minum anggur merah beberapa sloki sehari bisa memperpanjang
usia harapan hidup seseorang???(keknya penelitian di eropa deh rujukannya)
penjelasannya gimana????
Benar sekali apa yang bro katakan, pernyataan diatas merupakan hasil statistik dan
ada hubungannya dengan penyakit jantung.

Tentunya setiap sesuatu ada sisi baik dan sisi buruknya. Sebagai manusia yang cerdas
tentunya kita harus meninggalkan sesuatu hal, jika efek negatifnya
jauhhhhhhhhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari nilai positifnya.

Demikian pula dengan minuman beralkohol, akibat negatif yang ditimbulkannya
jauhhhhhhhh melebihi nilai baiknya.

Berikut yang dapat saya tuliskan,

Efek positif

Hasil studi lama tahun 1920 an menyatakan bahwa alkohol dapat memperlancar
peredaran darah. Studi terbaru mendukung pernyataan tersebut, alkohol dapat
menurunkan kadar cholesterol yang buruk (LDL) dan menaikan kadar cholesterol
yang baik (HDL), akibatnya sangat baik untuk peredaran darah. Selain itu hasil studi
juga menambahkan alkohol dapat mencegah terjadinya pengumpulan darah yang
nantinya dapat menyumbat jaringan darah. Akibatnya alkohol dapat menurunkan
resiko tekena sakit jantung hingga 1/3 nya.


Efek negatif

Organ tubuh yang pertama kali terkena dampak negatifnya adalah hati (lever). Dengan
meminum alkohol setiap harinya (4-6 gelas anggur/ setiap gelas 0,125 liter) resiko
terkena penyakit hati sudah 6 kali lebih besar dibandingkan dengan orang yang tidak
mengkonsumsinya. Pengaruh negatifnya terhadap wanita jauhhh lebih besar lagi.

Perjalanan alkohol dari mulut ke lambung pun akan meninggalkan "jejak2" negatif,
sehingga resiko untuk terkena kanker mulut, kanker tengggorokan bisa 13 kali lebih
besar dibandingkan dengan orang yang tdk mengkonsumsinya. Sel-sel saraf otak
tentunya tidak akan luput dari pengaruh alkohol, sel saraf otak akan rusak dan mati,
volumenya akan mengecil.

Sperma akan rusak, sehingga buah pelir akan mengecil. Pendeknya hasil studi
menyatakan tidak ada satu organ tubuh pun yang tidak dirusak oleh akibat dari
meminum alkohol.

Alkohol mungkin dapat menurunkan resiko terkena penyakit jantung, tp akibat
lainnya yang buruk jauhhhhhhh lebih banyak. Kalau ingin jantung sehat lakukanlah
olahraga scr teratur, bukannya meminum alkohol scr teratur

dampak alkohol yg merusak organ tubuh

Saya hanya menyampaikan
link:http://www.wdr.de/tv/quarks/sendungs...07_alkohol.jsp

2. Obat batuk,antiseptic,pembersih muka..dll,itu khan ada alkoholnya,makan
blackforest juga mengandung rum,rum itu ada alkoholnya trus gimana
donk...drodonk..donk..donk?????

Tulisan yang sy tulis adalah mengenai alkohol sebagai minuman!

Tentunya banyak sekali kegunaan alkohol, jika tidak untuk diminum , Kegunaan
alkohol antara lain sebagai pelarut yang baik, alat pembersih kuman (desinfeksi), obat
gosok kulit, parfum, bahan bakar, dll.

rum mengandung alkohol!!!

Alkohol di dalam obat hanya terdapat pada obat cair, gunanya sbg pelarut obat dan
agar obat tahan lama.

Dosis alkohol dalam obat2an sangat sedikit (obat yang mengandung 30-50% alkohol,
dengan dosis 2 ml, meyebabkan darah mengandung alkohol sebanyak 0,01-0,02%, yang
akan dinetralisir tubuh dalam waktu menit). Sehingga penggunaanya tidak berbahaya.

Walaupun demikian, obat2 yang mengandung alkohol tetap dapat membahayakan ,
terutama untuk anak kecil dan bayi (contoh dalam obat batuk), dosisnya harus benar2
diperhatikan. Apalagi bagi orang yang memiliki penyakit alcoholic, sebaiknya
dibicarakan dulu dengan dokter!

Selama manfaatnya masih jauh lebih besar dari kejelekan (sbg obat) sy rasa dapat
dikonsumsi sewaktu darurat. Alternatif, gunakan obat yang tidak mengandung
alkohol!
http://www.gesundheit.de/medizin/med...ten/index.html

Sumber : Kaskus Spesial thanx T