Você está na página 1de 14

MAKALAH

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM


Dosa Besar
Disusun untuk memenuhi salah satu tugas PAI Kelas XI
Di Susun Oleh
Nama : Saufik Ramadhan
Kelas : XI TKJ 1
SMK NEGERI 1 KATAPANG
KABUPATEN BANDUNG
TAHUN AJARAN 2013 2014
i
KATA PENGANTAR
Puji serta syukur pertama tama penulis panjatkan kehadirat Allah SWT
Sang Pemilik Semesta Alam karena atas nikmat dan karunianya penulis telah
dapat menyelesaikan Makalah Pendidikan Agama Islam ini.
Tujuan dari dibuatnya makalah ini secara khususnya sebagai tahap
pembelajaran penulis dalam menyusun sebuah makalah dan juga sebagai
pengukur, sampai dimanakah kemampuan penulis. Lebih dari itu makalah ini juga
dibuat untuk memenuhi salah satu syarat penulis dalam memenuhi salah satu
tugas Pendidikan Agama Islam kelas XI SMK.
Adapun isi dari makalah ini tidak lain berisi tentang materi pembelajaran
pendidikan agama Islam khususnya tentang judul dari makalah ini sendiri yaitu
membahas tentang Dosa Besar.
Penulis Menyadari Masih banyak kesalahan baik dalam penulisan maupun
tata bahasa yang penulis gunakan, maka dari itu mohon pembaca memakluminya
dengan segala bentuk pertimbangan.
Sekian dari penulis semoga makalah ini bermanfaat bagi penulis
khususnya dan bagi pembaca umumnya.
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Tingkat keimanan seseorang terhadap Allah SWT diukur sebagaimana
tingkat kesabaran, dan ketaqwaannya. Jauhnya seseorang dari Allah SWT
menyebabkan dia tidak bisa menahan hawa nafsu dan menghilangkan rasa
bersalah dari dirinya sehingga ia dapat melakukan dosa tanpa disadari.
Keridaktahuan pula akan hukum Allah yang telah disampaikan oleh para
rasul rasulnya juga menyebabkan seseorang melakukan sesuatu tanpa aturan
sebagaimana Firman Allah SWT.
Barang siapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah.
Dan barang siapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak
mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka. (Q.S. An-Nissa:80)
Salah satu cara untuk menjauhi dosa besar tersebut tidak lain sebagai umat
Islam hanya bisa berpangku pada Al-Quran dan Hadist Rasulullah s.a.w. Dalam
makalah ini penyusun akan mengulas sedikit tentang :
1. Pengertian Dosa Besar
2. Macam macam Dosa Besar
3. Menjauhi Dosa dosa Besar dalam Kehidupan Sehari-hari
2
1.2 Rumusan Masalah
Permasalahan yang akan dibahas pada makalah ini mencakup tentang
pengertian dosa besar, macam macam dosa besar, dan bagaimana caranya agar
dijauhkan dari perbuatan perbuatan yang dapat menyebabkan dosa besar.
1.3 Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Saling mengingatkan sesama umat Islam terutama tentang berbuat
kebaikan dan menjauhi kemungkaran
2. Media pembelajaran untuk umum, tentang perilaku atau sikap yang
mengakibatkan Dosa-dosa Besar
3. Memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Pendidikan Agama Islam
kelas XI.
4. Tolak ukur prestasi siswa dalam hal jurnalistik.
3
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Dosa Besar
Secara bahasa dosa besar artinya (al-kabair) berasal dari kata akbar (besar).
Adapun secara Istilah menurut para ulama, dosa besar adalah dosa dosa yang
harus dijauhi, seperti membunuh, berzina, durhaka kepada orang tua, dll. Allah
berfirman dalam Al-Quran :
Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu
mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu
yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).
(Q.S. An-Nissa:31)
(Yaitu) orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain
dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas ampunan-
Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan) mu ketika Dia menjadikan
kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka
janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang
orang yang bertakwa.(Q.S. An-Najm:32)
4
Rasulullah s.a.w bersabda :
Dosa besar itu ada tujuh macam. Pertama, menyekutukan Allah, membunuh
jiwa tanpa ada alasan yang dibenarkan, memakan riba, memakan harta anak
yatim hingga anak itu besar, lari dari medan perang, menuduh wanita suci
berzina, berbalik menuju Arab (darul kufur) setelah hijrah . (H.R. Ibnu Abi
Hatim, dari Abu Hurairah)
Diatas jelas bahwa seorang muslim harus menjauhi perbuatan perbuatan
yang termsuk dosa besar. Pasalnya perbuatan yang termasuk perbuatan tercela
tersebut akan menjerumuskan pelakunya ke neraka.
2.2 Macam macam Dosa Besar
Perbuatan perbuatan yang termasuk dosa dosa besar sangat banyak.
Contoh perbuatan perbuatan yang termasuk dosa dosa besar di klasifikasikan
sebagai berikut:
2.2.1 Dosa Besar Terhadap Allah SWT
Perbuatan-perbuatan yang termasuk dosa besar terhadap Allah SWT adalah
sebagai berikut :
a. Syirik (Menyekutukan Allah SWT)
Syirik adalah lawan kata dari tauhid (mengesakan Allah SWT). Menurut
istilah syirik adalah meletakkan Kemampuan dan Sifat Allah kepada
Makhluk. Secara Rububiyyah (Ketuhanan), Uluhiyyah (Ibadah), dan Asma
wa Sifat (nama-nama dan sifat). Contoh syirik dalam hal Rububiyyah,
misalnya; meyakini kimat sebagai pelindung diri dari kematian, percaya
ramalan bintang, dan lain lain. Syirik dalam Asma wa Sifat, misalnya:
menyematkan Nama dan Sifat, misalnya: menyematkan Nama dan Sifat
Allah kepada makhluk. Syirik dalam Uluhiyyah misalnya : menerapkan
hukum selain hukum Allah, meyakini ada hukum yang lebih selain hukum
Allah SWT.
5
Melekatkan perkara-perkara yang tidak boleh ada pada Allah SWT, juga
termasuk perbuatan syirik. Misalnya, menyatakan bahwa Allah SWT
memiliki anak, Allah kikir, bodoh, dan lain sebagainya.
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia
mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang
dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka
sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. (Q.S. An-Nissa:48)
b. Kufur (Ingkar Kepada Allah)
Kufur adalah menolak atau mengingkari perkara perkara yang
termasuk bagian dari aqidah Islam dan ushulul-ahkam. Seorang Muslim
yang mengingkari sebagian atau keseluruhan aqidah Islam, maka ia telah
sesat sejauh-jauhnya (kafir). Allah SWT berfirman :
Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan
Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, serta
kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barang siapa yang kafir kepada
Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari
kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.
(Q.S. An-Nissa:136)
6
Seorang muslim yang mengingkari kewajiban yang terikat dengan
hukum Allah, seperti tidak menolak zakat, shalat lima waktu, shaum, dan
ibadah haji, maka ia telah ingkar (kafir).
c. Fasik
Kefasikan adalah menampakkan perbuatan dosa secara terang-terangan.
Contoh perilaku fasik, misalnya minum khamer di tempat-tempat terbuka,
perjudian di tempat-tempat umum.
d. Nifaq (Kemunafikan)
Nifaq adalah menampakkan suatu perbuatan atau ucapan yang tidak
sesuai dengan apa yang ada di dalam hatinya. Misalnya, seorang
menyatakan Mukmin mengerjakan perintah Allah, padahal hatinya ingkar
dan menolak perintah Allah. Allah SWT berfirman :
Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang
paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat
seorang penolongpun bagi mereka. (Q.S. An-Nissa:145)
2.2.2 Dosa Besar Terhadap Diri Sendiri
Adalah suatu dosa yang dilakukan terhadap diri sendiri. Contohnya
membunuh diri sendiri. Islam menganggap bunuh diri sebagai dosa besar, dan
pelakunya akan mendapat adzab yang amat pedih. Rasulullah SAW bersabda :
Barangsiapa bunuh diri dengan sepotong besi, maka potongan besi itu akan
menusuk perutnya kelak di hari kiamat dalam neraka jahanam selama-lamanya.
Barangsiapa bunuh diri dengan racun, maka, racun yang ada di tangannya, ia akan
menghirup racunnya dineraka selama-lamanya. Barangsiapa bunuh diri dengan
cara menjatuhkan diri dari gunung, maka ia akan dijatuhkan di neraka Jahanam
selama-lamanya . (H.R. Imam Bukhari Mardawaih).
7
2.2.3 Dosa Besar Terhadap Orang Lain
Dosa besar terhadap orang lain, bisa terjadi didalam lingkungan keluarga,
masyarakat, atau ketika berinteraksi dengan orang lain.
a. Dosa Besar di dalam Keluarga
Durhaka kepada orang tua adalah salah satu dosa besar di dalam
Keluarga.
Seorang laki-laki Arab menemui Nabi SAW, seraya bertanya, Ya
Rasulullah, apa dosa-dosa besar itu? Nabi SAW menjawab,
Menyekutukan Allah. Laki-laki itu kembali bertanya, Lalu apa lagi?
Nabi SAW menjawab, Durhaka kepada dua orang tua. (H.R. Imam
Bukhari)
Perbuatan-perbuatan yang termasuk durhaka kepada orang tua adalah:
1. Menghardik kedua orang tua dengan kata-kata yang kasar dan
menyakitkan,
2. Memutus hubungan dan mendiamkan kedua orang tua,
3. Memukul, atau melakukan kekerasan fisik kepada kedua orang tua,
4. Menelantarkan dan mengabaikan keadaan kedua orang tua.
b. Dosa Besar Ketika Berinteraksi dengan Orang Lain
Dosa besar ketika berinteraksi dengan orang lain adalah sebagai berikut :
1. Bersumpah Palsu
Bersumpah palsu untuk mengambil hak orang lain, atau untuk
menciderai kehormatan orang lain termasuk dosa besar.
2. Memungut Riba
Melakukan transaksi riba dengan berbagai macam jenisnya termasuk
perbuatan dosa besar. Allah SWT dan Rasul-Nya telah melarang kaum
Muslimin memungut atau memakan riba, dengan larangan yang sangat
keras. Allah SWT berfirman :
8
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan
tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang
beriman. (Q.S. Al-Baqarah:278).
Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka
ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika
kamu bertobat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu;
kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.
(Q.S. Al-Baqarah:279).
c. Dosa Besar Dalam Masyarakat
Dosa besar yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dalah sebagai
berikut:
1. Pembunuhan
Membunuh jiwa dengan kesengajaan termasuk dosa besar.
Dan barang siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja,
maka balasannya ialah Jahanam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka
kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan adzab yang besar
baginya. (Q.S. An-Nissa:93).
9
2. Perzinaan
Perzinaan termasuk dosa besar. Hukum orang yang melakukan zina
adalah 100 kali deraan. Siapa saja yang melakukan perzinaan, maka ia
berhak mendapatkan sanksi yang keras, di dunia maupun di akhirat.
Tidak ada pengampunan (abolisi) dalam kasus perzinaan. Pasalnya zina
termasuk hudud, dan tidak ada pengampunan dalam kasus hudud. Allah
SWT berfirman :
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu
perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.
(Q.S. Al-Isra:32).
3. Qazaf
Qazaf adalah membunuh wanita Muslimat yang menjaga kehormatan
dirinya melakukan perzinaan. Hukumannya orang yang melakukan
Qazaf adalah 80 kali deraan.
4. Membuat Kerusakan di Tengah-tengah Masyarakat
Membuat kerusakan di masyarakat termasuk disa besar. Seorang
muslim dilarang membuat kerusakan, seperti, menyebarkan teror,
menjarah dan merampok, melakukan pembunuhan massal, dan tindak
keji lainnya.
5. Minum Minuman Keras (Syurbul-Khamr)
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis shahih.
Jauhilah oleh kalian khamer. Sesungguhnya, khamer itu adalah induk
dari semua kekejian. Barangsiapa tidak menjauhinya, maka ia telah
membangkang Allah dan Rasul-Nya, dan berhak mendapatkan siksa
karena telah bermaksiat kepada Allah SWT.
10
2.3 Menjauhi Dosa dosa Besar dalam kehidupan Sehari hari
Seorang Muslim wajib menghindari dan menjauhi dosa besar. Pasalnya,
dosa besar akan menjatuhkan pelakunya ke dalam kerugian, baik di dunia maupun
di akhirat. Adapaun cara-cara untuk menjauhi dosa besar adalah sebagai berikut:
1. Menigkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan cara:
a. Menjauhi perbuatan-perbuatan yang bisa merusak aqidah (tauhid),
seperti pergi ke tukang ramal dan dukun, pemberian sesajen atau
tumbal di tempat-tempat keramat, dan lain sebagainya.
b. Gemar mendatangi majelis-majelis zikir dan ilmu, untuk
meningkatkan gairah (semangat) ke-Islaman.
c. Membiasakan diri mengerjakan ibadah-ibadah sunnah, seperti, salat
tahajud dan duha, puasa sunnah, infaq, sedekah, dan ibadah-ibadah
sunnah lainnya.
2. Selektif dan berhati-hati dalam memilih kawan.
3. Menegakkan amar makruf nahi anil munkar di tengah-tengah
masyarakat.
4. Meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.
10
BAB III
KESIMPULAN
Perbuatan-perbuatan yang termasuk dosa besar sangat banyak. Perbuatan
perbuatan tersebut mencakup seluruh aspek kehidupan. Contoh nya dari aspek
keagamaan yaitu dosa syirik yaitu perbuatan yang menyekutukan Allah kemudian
dari aspek sosial dari membunuh, memfitnah, dan menzalimi orang lain, dari
aspek ekonomi contohnya yaitu riba yang pada zaman modernisasi saat sangat
sulit untuk dihindari.
Seorang muslim memiliki kewajiban untuk mematuhi dan mentaati aturan
yang telah di tetapkan oleh Allah SWT, juga berpegang teguh terhadap Al-Quran
dan Sunnah agar dijauhkan dari hal-hal yang dapat menyebabkan dosa besar.
DAFTAR PUSTAKA
Syukur P. Asep, 2011, Pendidikan Agama Islam untuk SMA Kelas XI,
http://bse.mahoni.com , Kementrian Pendidikan Nasional, Jakarta.
Anonymous, Latar Belakang, http://id.wikipedia.org/wiki/Latar_belakang,
diakses pada 7 Mei 2014.
Sony Sugema, 2003, Digital Quran ver 3.2, http://www.geocities.com.
Thoyar, H., 2011, Pendidikan Agama Islam untuk SMA Kelas XI,
http://bse.mahoni.com, Kementrian Pendidikan Nasional, Jakarta.