Você está na página 1de 15

Di sediakan Oleh :

Norsiah Binti Saleng


PISMP PSV Sem 5
Menurut Ocvrik (1994),ekpressionisme adalah
satu bentuk luahan perasaan seseorang
pelukis dan kemudiannya diterjemahkan
dalam bentuk visual untuk dikongsi bersama-
sama dengan masyarakat.
Ekpresionisme merupakan aliran seni lukis
yang mengutamakan kebebasan dalam bentuk
dan warna untuk mencurahkan emosi atau
perasaan.


Ekpressionisme adalah kecenderungan
seseorang seniman untuk melahirkan
kenyataan dengan kesan-kesan emosi seperti
kemarahan, kesedihan, kekerasan,
kegembiraan dan sebagainya.

Aliran ekpresionisme berkembang sepanjang
akhir abad 19 dan awal abad 20.
Pada tahun 1990-an, para pelukis tidak puas
dengan karya yang hanya menonjolkan
bentuk-bentuk objek.
Mereka mula menggali hal-hal yang
berhubungan dengan perasaan dalaman,
sehingga muncullah aliran ekpresionisme.
Bermula di Jerman.
Kemunculannya merupakan reaksi daripada
masyarakat yang menganggap bahawa Art is
an expression of human feeling atau seni
adalah suatu pengungkapan dari perasaan
manusia

Aliran yang mementingkan emosi, perasaan,
deria, ekspresi dan pandangan peribadi terhadap
subjek serta mementingkan pengalaman hidup.
Karya-karya pada zaman ini banyak dihasilkan
dengan memaparkan pengalaman dan perasaan
ke dalam karya melalui pengunaan warna.


pengkarya melukis lebih kepada abstrak dan
figura. Figura manusia juga dilukis dengan
irama yang melentok-lentok.
Karya-karya yang dihasilkan pada zaman ini
juga menggunakan warna terang dan kontras
dan tidak mengikut warna asal objek yang
ditiru atau dilukis.


Memiliki kebebasan untuk berimaginasi
Memiliki kebebasan untuk menciptakan suatu
seni.
Gambarnya tidak bersifat kaku.
Tidak adanya batasan dalam mengungkapkan
ekspresi
Pengkarya pada zaman ini tidak mementingkan
perspektif dan melukis tanpa kadar banding,
mereka juga melukis secara spontan tanpa
membuat lakaran awal objek yang dilukis .

Judul : The Three Moods
Karya : Affandi
Tahun : 1966
Lokasi : Indonesia
Lukisan ini mendeskripsikan tentang tiga wajah, yang
berbeza ekspresi wajah dan mempunyai warna yang
berbeza-beza sesuai dengan ekspresi.
Kuning : menggambarkan ekspresi wajah orang yang
sedang tertawa bahagia, dapat dilihat melalui pemilihan
warna yang cerah
Merah : menggambarkan ekspresi wajah orang yang
sedang marah, pemilihan warna merah yang sesuai
dengan ekspresi sedang marah.
Biru kehijauan : menggambarkan kesedihan.Terlihat dari
wajah dan matanya yang menunjukkan kesedihan,dan
dapat terlihat dari pemilihan warnanya yang agak gelap.

Tajuk : Self Potrait with Black
Vase
Pengkarya : Egon Schiele
Tahun :1911
Media : oil on wood
Saiz : 110 x 35.5 cm (43 x 14
1/4 in)
Koleksi : Historiches Museum
der Stadt, Wien/
Vienna

Tajuk :The Dance of Life
Pengkarya : Edvard Munch
Tahun :1899-1900
Media : Oil on canvas
Saiz : 49 1/2 x 75 in
Bahan : National Gallery, Oslo

Tajuk : The Three Kings
Pengkarya : Emil Nolde
Tahun : 1913
Media : color lithograph
Saiz : 24 x 21 in (64.5 x
53.6)
Koleksi : Cincinnati Art
Museum