Você está na página 1de 22

Konjungtivitis Vermal

Thrifindana Abednego
G1A210123

Bagian Mata RSUD Prof. Magono Soekarjo
Pembimbing :
dr. Yulia F. Sp.M
Identitas Pasien
Nama : Nevada Sabrina Azarah
Umur : 6 tahun
Pekerjaan : Siswi SD
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat : RT 01/RW 03, Kedung Rawuh,
Sokaraja.
Anamnesis (Allo dan Autoanamenesis)
KU : Sakit pada mata kanan
RPS :
Pasien datang ke poliklinik kesehatan mata
RSMS dengan keluhan utama : mata kanan terasa
sakit sejak 4 hari yang lalu, sebelum berobat ker
RSMS keluhan dirasakan terus menerus dan tidak
mengganggu aktivitas pasien, pasien mengeluh
mata kanan merah, terasa pegal terutama terkena
sinar matahari. Pasien tidak mengeluhkan terdapat
sesuatu yang mengganjal di mata. Tidak
mengeluhkan gangguan penglihatan, silau, nyeri,
Cont
Sakit tenggorokan maupun demam, namun
bersamaan dengan timbulnya gejala sakit
pada mata kanan pasien sering
mengeluhkan pusing namun tidak mual dan
muntah. Setelah merasakan keluhan, ibu
pasien memberikan obat tetes mata insto
yang dibeli di apotek, namun keluhan tetap
dirasakan, sehingga ibu pasien mengajak
pasien berobat ke poli mata RSMS.
RPD :
-Riwayat dengan keluhan yang sama :
disangkal
-Riwayat alergi dan debu (sal. Perapasan)
-Riwayat trauma mata : disangkal
-Riwayat obat-obatan : disangkal

RPK :
- Riwayat dengan keluhan yang sama :
disangkal.
- Riwayat alergi : Ibu
- Riwayat DM dan HT : disangkal
RPSos :
Tidak ada keluhan yang sama pada teman
di sekitar lingkungan pasien.

Status Presen
Keadaan umum : baik
Kesadaran : komposmentis
Status Oftalmologik
Oculus Dextra
Visus : 1,0
Bola mata: gerak bebas
Silia : trikiasis (-)
Palpebra Sup. : ptosis,
edema (-)
Palpebra Inf. : edema (-).
Konj. Palp. : hiperemis (+),
papil (-), folikel (-)
Konj. Bulbi ; Inj. konj. (+),
inj. Siliaris (-)

Oculus Sinistra
Visus : 1,0
Bola mata: gerak bebas
Silia : trikiasis (-)
Palpebra Sup. : ptosis,
edema (-)
Palpebra Inf. : edema (-).
Konj. Palp. : hiperemis (-),
papil (-), folikel (-)
Konj. Bulbi ; Inj. konj. (-), inj.
Siliaris (-)

Sklera : putih
Kornea : jernih
Bilik mata depan :
dalam, hipopion
Iris : jelas, warna coklat
Pupil : refleks (+), d =
3mm, bulat
Lensa : bening
Refleks fundus, korpus
vitreus, TIO, sist.
Kanalis lakrimalis :
tdk.

Sklera : putih
Kornea : jernih
Bilik mata depan :
dalam, hipopion
Iris : jelas, warna coklat
Pupil : refleks (+), d =
3mm, bulat
Lensa : bening
Refleks fundus, korpus
vitreus, TIO, sist.
Kanalis lakrimalis :
tdk.

Resume
An. N, perempuan, umur 6 tahun
KU : mata kanan sakit
Onset : 4 hari yang lalu
KT : mata merah, pusing, pegal.
RPD : mempunyai riw. Alergi debu
RPK : ibu mempunyai riw. Alergi
RpSos : teman lingkungan tidak
mengeluhkan keluhan yang sama.
Pada pemeriksaan
Visus 1,0
OD : konj. Palpebra (+), papil (-), Inj. Konj
(+).
DD :
- Konjungtivitis vermal
- konjungtivitis viral
Diagnosis kerja : konjungtivitis vermal
Usulan Pemeriksaan
Skin prick test
Darah lengkap
Terapi
Non medicamentosa :
- menghidari menggosok dan mengucak mata
- menghindari faktor pencetus
- menghindari daerah berangin kencang
- kompres dengan air dingin
Medicamentosa :
- Eye drop 4 tetes/hari
- Tetes mata kortikosteroid/anti-inflamasi
- Vasokontriktor lokal.
Prognosis
Vitam : ad bonam
Sanam : ad bonam
Fungsionam : ad sanam
Cosmeticam : ad sanam.
Konjungtivitis Vermal
Definisi
Bentuk radang konjungtiva akibat reaksi
alergi terhadap noninfeksi, yang disebabkan
karena reaksi hipersentivitas tipe 1 dan
bersifat rekuren.
Epidemiologi
Umur 5-10 tahun
Lebih banyak pada laki-laki dan perempuan.


Gejala Klinis
- Merah
- Sakit
- Bengkak
- Panas
- Gatal
- Silau berulang dan menahun

Patogenesis
Alergen reaksi hipersensivitas tipe I
&IVperubahan struktur konj.terjadi peradangan
interstitial (hiperemis dan vasodilatasi) scr cepat
diikuti dengan hiperplasi sari ploriferasi jaringan
pembentukan jaringan ikat yang tidak terkendali
diikuti dengan proses hialinisasi trjd deposit pada
konj. Cobblestones.
Pada limbal trjd hipertrofi papilmembentuk
jaringan hiperplastik gelatin. Selain itu trjd
degenerasi epitel kornea atau eosinofil di bagian
epitel limbus kornea Trantas dot.
Dua bentuk utama
Bentuk palpebra, pada tipe palpebra
terutama mengenai konjungtiva superior,
pertumbuhan papil yang besar yang dileputi
sekret yang mukoid. Secara klinik papil yg
besar ini tampak sebagai tonjolan yang
bersegi banyak dengan permukaan yg rata
dan dengan kapiler di tengahnya.
Bentuk limbal, hipertrofi papil pada limbus
superior yang dapat membentuk jaringan
hiperplastik gelatin, dengan trantas dot,
yang merupakan degenerasi epitel kornea
atau eosinofil di bagian epitel limbus kornea
dengan sedikit eosinofil.
Penanganan
Vasokontriktor lokal selama tahap akut
(epinefrin 1 : 1000) yg diberikan secara
topikal yg menghilangkan kemosis dan
gejalanya dalam 5-30 menit.
Kompres dingin
Antihistamin (sedikit manfaat)



TERIMA KASIH