Você está na página 1de 12

HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN MENGKONSUMSI

MAKANAN MANIS DAN PERILAKU GOSOK GIGI


TERHADAP KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK TK
PERTIWI DESA KROMPAAN KECAMATAN GEMUH
KABUPATEN KENDAL
Oleh
ANIK PURWANTI
NIM SK. 107.012

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KENDAL
KENDAL, MEI 2011

BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Anak prasekolah
Hasil study
pendahuluan
Peneliti tertarik
meneliti
Gosok gigi
DINKES PUSKESMAS
BARU
1287
BARU
74
LAMA
45
LAMA
614
TK Pertiwi
Desa
Krompaan 51
Siswa (85%)
PERUMUSAN MASALAH
Adakah Hubungan antara Perilaku Mengkonsumsi
Makanan Manis dan Perilaku Gosok Gigi dengan
Kejadian Karies Gigi pada Anak TK Pertiwi Desa
Krompaan Kecamatan Gemuh.
TUJUAN PENELITIAN
UMUM :
Mengetahui hubungan antara perilaku
mengkonsumsi makanan manis dan
perilaku gosok gigi dengan kejadian
karies gigi pada anak TK Pertiwi Desa
Krompaan Kecamatan Gemuh.
KHUSUS :
Mengetahui tingkat kegemaran konsumsi
makanan manis pada anak di TK Pertiwi Desa
Krompaan Kecamatan Gemuh.
Mengetahui kebiasaan menggosok gigi pada
anak di TK Pertiwi Desa Krompaan
Kecamatan Gemuh.
Mengetahui jumlah kasus karies gigi pada
anak di TK Pertiwi Desa Krompaan
Kecamatan Gemuh.
Mengetahui hubungan antara konsumsi
makanan manis dan kebiasaan menggosok
gigi dengan kejadian karies gigi pada anak di
TK Pertiwi Desa Krompaan Kecamatan
Gemuh.

Manfaat Hasil
Penelitian
Bagi Orang Tua
Bagi Siswa-Siswi TK Pertiwi
Desa Krompaan
Bagi Guru TK Pertiwi Desa
Krompaan
Bagi Tenaga Kesehatan
Khususnya Keperawatan
Anak
Bagi Institusi Pendidikan
Bagi Pengembangan Ilmu
keperawatan
Bagi Peneliti
Kerangka Teori
Faktor eksternal :
a.Usia
b.Letak geografis
c.Pengetahuan, sikap dan perilaku
d.Suku bangsa
e. Kultur sosial penduduk

Faktor internal :
a. Mikroorganisme
b. Sisa makanan
c. Permukaan dan bentuk gigi
d. Keasaman saliva
e. Kebesihan mulut
f. Plak
g. Konsumsi makanan manis


Faktor pendukung:
a. Diabetes mellitus
b. Kerostomia
c. Karies botol
Kejadian Karies
Gigi
Faktor Pencegahan :
a. Makanan cukup gizi
b. Gosok gigi 2 kali sehari
c. Jangan makan makanan manis
menjelang tidur
d.Pemberian flour
e. Kontrol ke dokter gigi 6 bulan
sekali

BAB III
METODE PENELTIAN
A. Kerangka Konsep
Variabel Bebas Variabel Terikat









B. Hipotesis Penelitian
Hipotesis alternatif (Ha) :
Ada hubungan antara perilaku konsumen makanan manis dengan
kejadian karies gigi pada anak TK Pertiwi Desa Krompaan.
Ada hubungan antara perilaku menggosok gigi dengan kejadian karies
pada anak TK Pertiwi Desa Krompaan.
Karies Gigi
Perilaku mengkonsumsi
makanan manis
Perilaku menggosok gigi
Desain Penelitian
Deskriptif
Analitik
Metode pendekatan Cross sectional
Populasi
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu siswa di
TK Pertiwi Desa Krompaan yaitu 61 orang
Sampel
Seluruh ibu yang anaknya terdaftar sebagai murid di TK Pertiwi Desa
Krompaan dengan pengambilan teknik total sampling.

Kriteria : Inklusi & Eksklusi
Tempat & Waktu Penelitian
di TK Pertiwi Desa Krompaan dilaksanakan mulai
pembuatan proposal sampai proses penulisan skripsi
selesai yaitu bulan Maret Juli 2011.

Definisi Operasional, Variable Penelitian, dan Skala Pengukuran
N
O
Variabel Definisi
operasional

Alat Ukur Hasil Ukur Skala
1 Independen
Perilaku
mengkonsumsi
makanan
manis
Perilaku
mengkonsumsi
makanan/kebias
aan anak TK
dalam
mengkonsumsi
makanan manis
mencakup jenis
makanan dan
frekuensi makan
Kuesiner diberikan melalui
ibu anak TK (responden).
Kuesioner yang terdiri 12
pertanyaan dengan pilihan
jawaban selalu, sering,
jarang dan tidak pernah.
Pernyataan favaurable
dengan penilaian jawaban
selalu diberi skor 3, sering
diberi skor 2, jarang diberi
skor 1, dan tidak pernah
diberi skor 0. Pernyataan
unfavaurable dengan
jawaban selalu diberi skor 0,
sering diberi skor 1, jarang
diberi skor 2 dan jawaban
tidak pernah diberi skor 3.
Praktik
mengkonsumsi
makanan manis
yang dikategorikan
sebagai berikut:
a.Perilaku
konsumsi makanan
manis baik jika
skornya 18-36
b.Perilaku
konsumsi makanan
jika buruk skornya
0-17
Ordinal
2 Perilaku
kebiasaan
menggosok
gigi.
Perilaku
menggosok
gigi adalah
praktik atau
kebiasaan
anak TK
dalam
menggosok
gigi meliputi
cara
menggosok
gigi,
penggunaan
sikat gigi dan
pasta gigi.
Kuesioner yang diberikan
melalui ibu anak TK (responden).
Kuesioner yang terdiri dari 14
pertanyaan dengan pilihan
jawaban selalu, sering, jarang
dan tidak pernah. Pernyataan
favaurable dengan penilaian
jawaban selalu diberi skor 3,
sering
diberi skor 2, jarang diberi skor
1, dan tidak pernah diberi skor 0.
Pernyataan unfavaurable dengan
jawaban selalu diberi skor 0,
sering diberi skor 1, jarang
diberi skor 2 dan jawaban tidak
pernah diberi skor 3.
Praktik
menggosok gigi
yang
dikategorikan
sebagai berikut:
a. Perilaku
menggosok gigi
baik jika
skornya 21-42.
b. Perilaku
menggosok gigi
buruk jika
skornya 0-20.

Ordinal
3 Dependen
Kejadian
karies gigi
Merupakan
penyakit
kronik dari
jaringan
keras gigi
yang
disebabkan
demineralisas
i email oleh
bakteri yang
ada pada plak
Observasi - Ada karies
- Tidak ada
karies
Nominal
Alat Penelitian dan Cara Pengumpulan Data
Alat penelitian kuesioner
tertutup dan observasi
Cara Pengumpulan Data
Mengajukan ijin penelitian pada Ketua STIKES Kendal.
Mengajukan ijin penelitian kepada Kesbanglinmas dan BAPEDA.
tembusan surat ijin penelitian dari BAPEDA ditujukan kepada
Kepala Dikpora Kab. Kendal
Setelah mendapat ijin dari Kepala TK Pertiwi Desa Krompa,an,
peneliti menjelaskan maksud dan tujuan dari penelitian.
Peneliti melakukan penelitian
Jenis Data = Primer dan sekunder
Teknik Pengolahan dan Analisis Data
Editing, koding, scoring, tabulating
Uji validitas dan reliabilitas di TK Tunas Harapan Desa Pesawahan
Etika Penelitian
1. Inform concent (lembar persetujuan)
2. Anonimity (tanpa nama)
3. Confidentiality (kerahasiaan)



Analisa Data
Univariat
bivariat
Chi Square
S E K I A N