Você está na página 1de 57

BAB I

PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Berbicara tentang pengaruh pendidikan agama Kristen pada pertumbuhan iman anak dari
sejak usia dini berarti kita tidak bisa lepas dari konsepsi Alkitab yang mencatat tentang
penugasan kepada orang tua untuk mengajarkan Firman Tuhan kepada anak-anaknya. Hal ini
sangat jelas dalam Kitab Ulangan 66-! Berbunyi
"Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan#
haruslah engkau mengajarkan berulang-ulang kepada anak-anakmu dan
membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu# apabila engkau sedang
dalam perjalanan# apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun "
$engan membaca ayat ini kita dapat mengerti bah%a betapa Allah sangat menekankan
perhatian dan bimbingan kepada generasi muda# sebab generasi muda inilah yang kelak akan
melanjutkan posisi generasi yang lebih tua. &erintah ini memberikan gambaran bah%a orang tua
bertanggung ja%ab terhadap pembinaan iman anak-anaknya. Allah menegaskan bah%a perintah
Allah %ajib disampaikan kepada setiap generasi.
'elain &erjanjian (ama# &erjanjian Baru juga mengajarkan bagaimana umat Allah harus
memperhatikan kehidupan anak-anak. $alam Kitab )arkus *+ *, dikatakan bah%a
"ketika -esus melihat hal itu# .a marah dan berkata kepada mereka Biarkan
anak-anak itu datang kepada-Ku# jangan menghalang-halangi mereka# sebab
orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah/.
.nilah adalah teguran Tuhan -esus kepada )urid-murid-0ya yang menghalang-halangi
anak-anak datang kepada -esus. Tuhan -esus hendak menegaskan bagaimana posisi anak-anak
dalam Kerajaan Allah# bahkan dikatakan anak-anak adalah pemilik dari Kerajaan Allah. 1leh
sebab itu sepatutnyalah orang-orang yang memahami secara benar Firman Allah di atas
memberikan pelayanan# pembinaan dan perhatian kepada anak-anak.
'ebab di mata Tuhan -esus anak-anak ini sangat berharga# dibuktikan dengan adanya
%aktu yang diberikan -esus kepada anak-anak tersebut untuk berinteraksi semasa -esus
melayani di muka bumi ini.
*
'ehingga kita sebagai orang de%asa harus dapat melakukan sesuatu
bagi mereka untuk mengarahkan anak-anak ini menempatkan iman mereka dipusat kehidupan
mereka dimulai dari mereka masih kecil.
Kita dapat melihat dari ketiga .njil# bagaimana -esus berbicara tentang "menyambut
seorang anak/
2
-esus sedang mengatakan bah%a " menyambut seorang anak/ adalah suatu
perbuatan luhur# suatu kebajikan. -ang berarti menjadikan anak-anak tersebut begitu penting dan
memiliki tempat di dalam jemaat.
$alam konteks kehidupan sekarang# 'ekolah Taman Kanak-kanak Filadel3ia sebagai
lembaga pendidikan Kristen adalah %adah untuk me%ujudkan harapan tersebut. Taman Kanak-
kanak Filadel3ia bertanggung ja%ab terhadap pembinaan iman kepada anak-anak melalui
pendidikan Kristen yang berdampak kepada pertumbuhan iman anak sejak usia dini di Taman
Kanak-kanak Filadel3ia )akassar.
1
Robert J. Keeley, Menjadikan anak-anak kita bertumbuh Dalam Iman ( Founding Member
C! Indone"ia, #$$% &, '(
#
Ibid. )*
Untuk mencapai maksud tersebut maka pendidikan dalam keluarga Kristen dan 'ekolah
Kristen harus dilandaskan pada amanat Tuhan -esus " Kasihilah Tuhan Allahmu# dengan
segenap hatimu dan dengan segenap akal budimu. .tulah hukum yang terutama dan pertama. $an
hukum yang kedua yang sama dengan itu ialah Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.
'ebab pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum taurat dan kitab para 0abi/ 4 )atius
225!-,+ 6.
5
$an kemudian tidak kalah penting tanggung ja%ab guru sebagai pendidik dan
&embina anak di luar rumah# sebab setiap anak pasti mengalami pendidikan 3ormal di 'ekolah.
'ebab pada masa anak-anak merupakan masa yang paling peka dalam kehidupan
seseorang. $i mana anak pada masa ini masih berada pada periode ketergantungan dan
pertumbuhan sebagai persiapan untuk menerima rangsangan dari lingkungannya. Kamus Besar
Bahasa .ndonesia menjelaskan bah%a " )asa anak-anak adalah masa kehidupan antara dua
tahun sampai pubertas./
,
&ada masa ini anak mulai mengembangkan kepribadiannya dan
membentuk dirinya dan si3at-si3at yang akan ia miliki seumur hidupnya.
'inggih 7unarsa mengutip apa yang dikatakan oleh 'igmund Freud dan 8rik H. 8rikson
bagaimana pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai berikut
&entingnya sejak dini anak memperoleh dasar-dasar yang baik pada masa-masa
permulaan dari kehidupan anak# supaya kelak setelah mereka de%asa tidak mengalami
gangguan-gangguan emosi atau gangguan kepribadian yang berarti. $an menurut 8rikson tahun-
tahun pertama dari kehidupan anak penting sekali untuk menanamkan dasar kepercayaan orang
lain. 'ebab seorang anak yang tidak mengalami dan mendapatkan kasih sayang dan kepuasan
dari kebutuhan-kebutuhannya# akan mengalami kegagalan dalam memperkembangkan
'
.M. +aranoan, +"ikologi +endidikan Keluarga ( Rante,ao - .ulo, 1%%* &, 11
)
Kamu" e"ar aha"a Indone"ia, ../. 0Ma"a. 0
kepercayaan kepada orang lain dan oleh karena akan mengganggu hubungan-hubungan sosialnya
di kemudian hari.
9
-ang penting sebagai seorang guru kita harus mengetahui bah%a sebahagian
besar kehidupan anak berada di 'ekolah seperti yang dikatakan oleh 'inggih $ 7unarsa sebagai
berikut
8mpat sampai lima tahun pertama permulaan hidupnya lebih banyak ia habiskan di
rumah bersama-sama dengan keluarganya. Tetapi sejak ia mulai menginjak bangku 'ekolah
Taman kanak-kanak# maka dunianya bertambah luas. .a bertemu dengan teman-teman dan
gurunya. $i 'ekolah guru menjadi tokoh utama dalam mengembangkan keseluruhan eksistensi
seorang murid. )yer &earlman mengatakan bah%a "$alam masa ini seorang mudah berubah#
sanggup memahami hal-hal yang serius dari kehidupan# dan mudah menerima .njil. 'ebab itu#
masa ini adalah masa yang tepat untuk mempersiapkan anak itu untuk menerima Kristus./
6
:adi
pembinaan kerohanian yang diberikan kepada anak sejak usia dini# dapat mempengarui
pertumbuhan iman mereka# dan ini juga merupakan suatu tindakan yang pre;enti3 untuk
mencegah terjadinya kenakalan remaja. Karena anak-anak sudah dibekali dengan pendidikan
Kristen mempunyai dasar kerohanian yang kuat# sehingga tidak mudah lagi diombang-
ambingkan oleh pengaruh yang negati3 yang akan ia hadapi pada masa remajanya nanti.
$engan melihat latar belakang di atas# maka penulis sangat mengharapkan supaya
pendidikan Agama Kristen dapat mempengarui pertumbuhan iman anak sejak anak tersebut
masih dalam usia dini dan sedang berada dalam lembaga pendidikan Taman kanak-kanak
Filadel3ia )akasaar. 1leh sebab itu melalui penulisan karya ilmiah ini penulis mengangkat
*
.inggih D. 1unar"a +"ikologi ,erkembangan !nak Dan Remaja, ( Jakarta - +K 1unung
Mulia, 1%%1&, #2
2
Myer +earlman, +enyelidikan !nak, ( Malang - 1andum Ma" 1%32 &, *'.
:udul PENGARUH PENDIDIKAN KRISTEN TERHADAP PERTUMBUHAN IMAN
ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK FILADELFIA MAKASSAR.
Pokok Masalah
$alam pembinaan kerohanian murid Taman Kanak-kanak Filadel3ia ada banyak hal yang
dapat menjadi 3aktor penunjang pada pertumbuhan iman anak dari sejak usia dini. $alam hal ini#
maka penulis akan menyelidiki dari segi pengaruh pendidikan Kristen pada pertumbuhan iman
anak usia dini di Taman Kanak-kanak Filadel3ia. Apakah pendidikan Kristen dapat menunjang
pertumbuhan iman murid Taman kanak-kanak Filadel3ia< untuk menja%ab pertanyaan tersebut
di atas# maka penulis akan bahas pada bab selanjutnya.
Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan skripsi ini sebagai berikut
&ertama untuk mengetahui sejauh mana &engaruh pendidikan Kristen pada pertumbuhan iman
anak 'ekolah Taman Kanak-kanak Filadel3ia. kedua untuk memberikan moti;asi bagi para
pendidik di 'ekolah Taman Kanak-kanak Filadel3ia agar lebih meningkatkan kualitas dari
pendidikan Kristen supaya terjadi pertumbuhan iman anak dari usia dini di murid Taman Kanak-
kanak Filadel3ia )akassar.
Manfaat Penulisan
Adapun man3aat penulisan karya ilmiah ini sebagaimana yang diharapkan oleh penulis
-aitu
&ertama# agar dapat dipergunakan dalam mengembangkan &endidikan pengajaran &AK di
'ekolah# khususnya bagi pertumbuhan iman Kristen pada anak 'ekolah Taman Kanak-kanak.
Kedua# sebagai bahan masukan bagi guru-guru &AK bah%a betapa pentingnya pengaruh
pendidikan Kristen terhadap pertumbuhan iman anak dari sejak usia dini di Taman kanak-Kanak.
Ketiga# sebagai salah satu persyaratan dalam penyelesaian studi di 'TT :a33ray )akassar.
Metode Penelitian
$alam penulisan skripsi ini penulis menggunakan beberapa metode antara lain
=a%ancara# diadakan terhadap orang tertentu yang dapat memberikan suatu data atau
keterangan yang ada kaitannya dengan pembahasan dalam skripsi ini.
Angket
)emberikan angket kepada murid 'ekolah Taman Kanak-kanak di TK Filade3ia yang
dapat memberikan data penulisan 'kripsi ini.
Library Reseach
&engambilan data dari buku-buku yang ada di perpustakaan dan bahan-bahan catatan
kuliah yang bersangkutan dengan pembahasan skripsi ini.
Batasan Penulisan
&enelitian penulis hanya dibatasi pada pengaruh &endidikan Kristen pada pertumbuhan
iman anak usia dini di Taman Kanak-kanak Filadel3ia )akassar.
Sistimatika Penulisan
Adapun sistimatika dalam penulisan karya ilmiah ini adalah sebagai berikut
Bab kesatu# adalah pendahuluan yang berisikan latar belakang masalah# pokok masalah#
tujuan penulisan# man3aat penulisan# metode penulisan dan sistimatika penulisan.
Bab kedua#berisikan tinjauan pustaka yang terdiri dari pengertian pendidikan Kristen#
pendidikan Kristen dalam Alkitab &( dan &B# pengertian pertumbuhan iman anak# 3aktor-3aktor
penghambat dalam pertumbuhan iman anak>>>>>.3aktor dst# 3aktor yang mempengaruhi
pertumbuhan iman anak# 3actor lingkungan kelas# 3actor guru dan 3actor darimurid itu sendiri.
&engaruh pendidikan Kristen terhadap pertumbuhan iman anak# pengaruh sikap dan perilaku
seorang guru# pengaruh peranan guru Kristen# hubungan guru dengan murid# hubungan guru
dengan sesama# hubungan guru dengan atasannya# hubungan guru dengan orang tua murid# dan
hubungan guru dengan masyarakat.
Bab ketiga# 7ambaran Umum (okasi 'ur;ei# &rosedur dan metodologi &enelitian.
Bab keempat# &embahasan mengenai Hasil penelitian.
Bab kelima# &enutup yang berisi Kesimpulan dan 'aran-saran dari penulis.
BAB ..
T.0:AUA0 &U'TAKA
A. $e3enisi &endidikan Kristen
$alam memasuki pembahasan ini# akan diuraikan beberapa de3enisi tentang pendidikan
)enurut :hon de%ey bah%a pendidikan ialah " 'alah satu usaha social yang berkesinambunagn
selama ini.
!
)enurut Kingsley &rice bah%a pendidikan ialah Transmisi dari kemampuan
sendiri# pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang yang diteruskan kepada orang lain.
?
Kemudian
). 0galin &ur%anto berpendapat bah%a pendidikan adalah 'egala usaha orang de%asa dalam
pergaulannya dengan anak-anak untuk memimpin perkembangan jasmani dan rohaninya kearah
kede%asaan.
@
$an dalam Kamus Besar Bahasa .ndonesia menjelaskan bah%a pendidikan ialah
"&roses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha
mende%asakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan proses perbuatan cara
mendidik.
*+
'edangkan 'ardiman A.). mengatakan &endidikan ialah suatu proses yang sadar
akan tujuannya# maksudnya adalah pendidikan itu merupakan suatu kegiatan belajar mengajar
yang terikat# dan terarah pada tujuan yang dilaksanakan atau untuk mencapai tujuan.
**
(
4elly 5uhumury, Catatan Kuliah Fil6a"at +endidikan Kri"ten, .55 Ja7ray, Maka""ar, 1%%$
3
Ibid
%
M 4galin +ur8anto, Ilmu +endidikan teoriti" Dan +rakti", ( andung - andung Remaja
Karya, 1%32 &, 11.
1$
Kamu" e"ar aha"a Indone"ia, ../. 0 +endidikan9
11
.ardiman !.M., Interak"i Dan Moti:a"i elajar Mengajar ( Jakarta - Raja8ali, 1%%$ &, *(.
Bertolak dari pendapat-pendapat tentang pengertian pendidikan di atas maka dapatlah
diambil suatu kesimpulan bah%a pendidikan adalah suatu usaha yang disengaja oleh orang
de%asa dalam pergaulannya dengan anak-anak untuk memimpin anak pada perkembangan
jasmani dan rohaninya kearah kede%asaan melalui upaya pengajaran dan latihan yang terarah
pada satu tujuan pengajaran yang telah direncanakan yang sesuai dengan kebutuhan murid.
$ari de3enisi pendidikan di atas maka pendidikian Kristen dapat diartikan sebagai
berikut bah%a pendidikan Kristen itu adalah suatu usaha pengajaran yang disengaja oleh orang
de%asa untuk memimpin anak pada perkembangan pengetahuan Firman Tuhan secara mendalam
dan terarah pada pengajaran yang terencana sesuai dengan tingkat kebutuhan murid# dan
pendidikan Kristen juga dapat diartikan secara luas yang dijelaskan oleh $r. 8.7. Hamrighausen
dan $r. .. A. 8nklaar yaitu "&endidikan atau pengajaran Kristen# baik di 'ekolah-sekolah rakyat
maupun di 'ekolah-sekolah lanjutan# yang masih dijalankan oleh gereja atau organisasi Kristen.
*2
:adi pendidikan Kristen yang dimaksud adalah pengajaran yang diberikan di 'ekolah-sekolah
oleh yayasan Kristen atau organisasi Kristen yang pengajarnya diberi dalam suasana Kristen.
Kedua pengertian pendidikan Kristen ini tidak dapat dipisahkan karena keduanya berhubungan
erat satu sama lain.
Kemudian ada beberapa de3enisi pendidikan Kristen dari pandangan para tokoh dan
lembaga gereja yang berkaitan dengan &endidikan agama Kristen untuk memberikan gambaran
tentang &AK.
)enurut Agustinus# &endidika agama Kristen adalah &endidikan yang bertujuan
mengajar orang supaya "melihat Allah/ dan "hidup bahagia/. $alam pendidikan ini para pelajar
1#
Dr. ;. 1. <amrighau"en dan Dr. I. <. ;nklaar, +endidikan !gama Kri"ten. ( Jakarta - +K
1unung Mulia, 1%3*&, '1
sudah diajar secara lengkap dari ayat &ertama Kitab Kejadian# " &ada mulanya Allah
menciptakan langit dan bumi# " sampai arti penciptaan itu pada masa sekarang ini# di mana
pelajaran Alkitab di3okuskan pada perbuatan Allah.
*5
'edangkan )artin (uther mengatakan#
"&AK adalah pendidikan yang melibatkan %arga jemaat untuk belajar teratur dan tertib agar
semakin menyadari dosa mereka serta bersukacita dalam Firman -esus Kristus yang
memerdekakan/.
*,
Kemudian :ohn Bal;in mengemukakan bah%a &AK adalah &endidikan yang
bertujuan mendidik semua putra-putri gereja agar mereka terlibat dalam penelaah Alkitab secara
cerdas sebagaimana dengan bimbingan Aoh Kudus# mengambil bagian dalam kebaktian dan
memahami keesaan gereja serta diperlengkapi untuk memilih cara-cara untuk menyatakan
pengabdian diri kepada Allah Bapa dan -esus Kristus dalam pekerjaan sehari-hari serta hidup
bertanggung ja%ab di ba%ah kedaulatan Allah demi kumuliaan-0ya sebagai lambing ucapan
syukur mereka yang dipilih dalam -esus Kristus.
*9

)enurut $e%an 0asional 7ereja-7ereja Kristus di U'A "&AK adalah proses
pengajaran agar pelajar yang semakin bertumbuh ditolong mena3sirkan dan mempertimbangkan
kehidupan sehari-hari. $alam hal ini &AK meman3aatkan sumber pengalaman beragama yang
diperoleh umat manusia sepanjang abad# agar menghasilkan gaya hidup Kristiani. $i mana
tujuan dari &AK adalah untuk memampukan orang untuk menyadari kasih Allah# sebagaimana
dinyatakan dalam -esus Kristus# dan menanggapi kasih tersebut melalui iman dan sarana yang
1'
+aulu" =ilik Kkri"tianto, +rin"i, dan +raktik +endidikan !gama Kri"ten ( >ogyakarta -
>aya"an !ndi, #$$2&, #
1)
Ibid
1*
Ibid
akan menolong mereka bertumbuh sebagai anak Allah# hidup sesuai dengan kehendak Allah# dan
bersekutu dengan sesama./
*6
Kemudian =erner B. 7raendor3 mengatakan# &AK adalah proses pengajaran dan
pembelajaran yang berdasarkan Alkitab# yang berpusat pada Kristus# dan bergantung pada kuasa
Aoh Kudus yang membimbing setiap pribadi pada semua tingkat pertumbuhan# melalui
pengajaran masa kini kearah pengenalan dan pengalaman rencana dan kehendak Allah melalui
Kristus dalam setiap aspek kehidupan# dan memperlengkapi mereka bagi pelayanan yang e3ekti3
yang berpusat pada Kristus sang 7uru Agung dan perintah yang mende%asakan para murid/.
*!
:adi kesimpulannya bah%a# &AK yang Alkitabiah harus mendasarkan diri pada Alkitab
sebagai Firman Allah dan )enjadikan Kristus sebagai pusat beritanya dan harus bermuara pada
hasilnya# yaitu mende%asakam murid.
B. &endidikan Kristen $alam Alkitab
$alam &erjanjian (ama
$alam Alkitab &erjanjian (ama pendidikan agama dimulai dalam kejadian dua sampai
empat dalam kehidupan Adam sebelum dan sesudah berbuat dosa# kemudian kepada Kain dan
Habel. 0amun# jika membaca beberapa buku maka akan didapati penjelasan sedikit tentang
kapan pendidikan agama dimulai. 8. 7. Homrighausen dan .. H. 8nklaar berkata# "&endidikan
agama mulai ketika agama sendiri mulai muncul dalam hidup manusia./
*?
$an A. A. 'itompul
12
Ibid
1(
Ibid
13
;.1. <omrighau"en dan I. <. ;nklaar, +endidikan Kri"ten ( Jakarta - +K 1unung Mulia,
1%2# &, 12*
berkata# "&endidikan agama bangsa .srael telah dimulai dari Hakim-hakim dan berkembang terus
sampai kepada raja $aud dan 'alomo./
*@
:uga Th. CretDe berkata# "&endidikan agama bangsa .srael telah dimulai pada masa
Hakim-hakim./
2+
&endapat penulis sendiri ialah bah%a &endidikan agama itu dimulai dari sejak
Abraham maupun Hakim-hakimE semuanya adalah saling mendukung satu sama lainnya.
$alam kehidupan bangsa .srael# di mana dasar-dasar dan prinsip-prinsip pendidikan
agama telah dilakukan dalam Ulangan *9 yang menguraikan tentang Firman Tuhan yang
menurut Kitab Ulangan 6* harus diajarkan dan dilakukan.
&endidikan Agama di .srael &ertama kali dilakukan oleh
1rang Tua
0enek moyang kaum .srael# yakni Abraham# .shak dan -akub menjadi guru bagi seluruh
keluarganya. 'ebagai bapa dari bangsanya# mereka bukan saja menjadi imam yang merupakan
pengantara anatara Tuhan dan umat-0ya# tetapi juga menjadi guru yang mengajarkan tentang
perbuatan-perbuatan Tuhan yang mulia itu dan segala janji Tuhan turun temurun. &ada Daman
Abraham pendidikan agama berlangsung dengan cara
a. Berita dari mulut ke mulut 4 Kejadian *2 * 6
b. Anak-anak akan melihat tingkah laku orang tua 4 Kejadian 22 !@ 6
c. 1rang tua harus mengajar anak-anaknya setiap hari 4 Kejadian *? *@ 6
1%
!. !. .itom,ul, Di +intu 1erbang +embinaan ?arga 1ereja ( Jakarta - +K 1unung Mulia,
1%%( &. ')
#$
5h. C. /ret@e, !gama I"rael kuno ( Jakarta - +enerbit Kri"ten 1andum Ma", 1%31 &, %
$an .shak meneruskan pengajaran yang penting itu# yang telah dirintis oleh ayahnya
dengan mendirikan meDbah dan memanggil nama Tuhan 4 Kejadian 26 29 6# dan kemudian
diteruskan lagi oleh anaknya. -akub pula selalu menanamkan segala perkara ini ke dalam batin
anak-anaknya# dan tetap mempertahankan korban curahan 4 Kejadian 59 *, 6.
:adi# orang tualah yang menjadi tempat bagi anak menerima pendidikan untuk pertama
kalinya dan dari orang tualah kita menerima dasar pendidikan secular atau pendidikan agama.
Tugas orang dalam mendidik anaknya merupakan tugas mulia. $ikatakan mulia# karena tugas ini
menyangkut soal pembentukan dan pembinaan akhlak# %atak dan kepribadian anak sehingga
nantinya diharapkan ia akan menjadi seorang anak yang berbudi pekerti yang luhur dalam
masyarakat. Karena jika pendidikan yang diterima seorang anak dalam keluarganya itu baik#
maka anak itu akan keluar dengan "cetakan/ yang baik. 'ebaliknya# jika pendidikan yang
diterimanya itu tidak baik# maka sudah pasti anak itu akan keluar dengan reputasi yang tidak
terpuji.
.mam-.mam
'elain dari mereka itu# jangan hendaknya dilupakan akan pendidikan yang
diselenggarakan olehn iman-iman dalam bait suci. )erekalah yang menerangkan serta
memeliharakan undang-undang mengenai kebaktian# mereka juga mengajarkan hukum-hukum
tentang kebersihan dan kesehatan# makanan pantangan dan perhubungan kelamin# dan banyak
hukum lagi yang harus diketahui dan dituruti oleh umat .srael.
&endidikan ini menuju kepada pendidikan 3ormil yang berlangsung di luar rumah# yaitu
terdiri dari
&ertama# &endidikan Aohani mengajarkan konsep dasar untuk berjalan dalam iman
kepada Allah 4 Ulangan 2! @-*+6. )engajarkan konsep penyembahan untuk tetap setia kepada
Tuhan 4 Ulangan 2! *+ 6. )engajarkan konsep penyembahan kepada Tuhan 4 Keluaran 2, *2-
5* 6. )emberikan pengajaran untuk tetap setia pada Tuhan 4 Ulangan 2!*+ 6. )engajarkan
tentanng kesadaran dosa dan kebutuhan pengampunan dosa 4 Keluaran 2+ *-*!# .mamat *6*6E
252! 6.
2*
Kedua# &endidikan 'ipil Umum memberikan nasihat dan bimbingan bagaimana
mengambil keputusan sendiri# mengajar umat menghargai nilai etika dan taat kepada tugas
kenegaraan 4 Keluaran 2* 6# menolong umat Allah untuk sanggup menyelesaikan persoalan
pribadinya sendiri.
22
&ara 0abi
$alam &erjanjian (ama# nabi diberikan kepercayaan yang dari Tuhan untuk
memberitakan Firman Tuhan sebagaimana tugas mereka sebagai perantara dari Allah kepada
manusia. &ara nabi diangkat oleh Allah sesuai dengan Damannya 4 nabi 6.
0abi musa dipilih oleh Tuhan sebagai alat untuk melepaskan umat-0ya dari perbudakan.
)usalah yang diangkat oleh Allah menjadi panglima dan pemimpin .srael# juga menjadi guru
dan pemberi hukum-hukum bagi mereka. )usa mendidik mereka dipadang belantara dan
mengatur pendidikan itu dengan jitu dan tepat# agar supaya pengajaran agama member dasar
kehidupan seluruh umat Tuhan itu# dan akan dilanjutkan pula oleh penerus-penerusnya
kemudian.
#1
4elly 5uhumury, Catatan Kuliah 0Fil"a6at +!K9 ( Ajung +andang - .55 Ja7ray, 5hn 1%%$ &
##
Ibid
Ada perbedaan tugas dari imam dan nabi# yaitu .mam mempunyai tugas sebagai
perantara dari pihak manusia kepada Allah# sedangkan 0abi mempunyai tugas sebagai perantara
yang dari pihak Allah kepada manusia.
:adi# prinsip-prinsip atau dasar-dasar pendidikan agama dalam &erjanjian (ama memang
sudah ada yang diajarkan oleh para leluhur bangsa .srael# yaitu Abraham# .shak# -akub# para
nabi# dan imam-imam. Unsur-unsur pendidikan mereka adalah pendidikan dalam rumah tangga#
pendidikan rohani# pendidikan umum# unsur persembahan dan soal kehidupan sehari-hari.
$alam &erjanjian Baru
'egala Kitab-0ya ditulis dengan tujuan tertentu# ialah untuk mengajar umat Kristen bagi
hidup manusia itu. Kitab-kitab .njil hendak memelihara tradisi lisan mengenai pekerjaan dan
pemberitaan Tuhan -esus# agar rohani jemaat Kristen dibangunkan# imannya diperkokohkan dan
pengetahuannya akan juruselamat itu diperdalam. &endididkan agama di dalam &erjanjian Baru
dilakukan oleh
Tuhan -esus
)enyelidiki soal pendidikan agama dalam &erjanjian Baru 4&B6# tentu saja pertama-tama
dan khususnya pandangan diarahkan kepada Tuhan -esus sendiri. $isamping itu jabatan-0ya
sebagai &enebus dan &embebas# Tuhan -esus juga menjadi seorang 7uru yang Agung. Keahlian-
0ya sebagai seorang 7uru umumnya diperhatikan dan dipuji oleh rakyat -ahudi. .a disegani dan
dikagumi oleh orang sebangsa-0ya sebagai seorang yang mahir dalam segala soal ilmu dan
hukum Taurat. 'ebab -esus mengajar sebagai "orang yang berkuasa# tidak seperti ahli-ahli taurat
yang biasa mengajar mereka/ 4 )atius !2@ 6.
:. ). &rice berkata#/-esus tepat sekali bagi pekerjaan mengajar. $an tidak ada orang
yang lebih tepat untuk tugas ini daripada -esus. -esus benar-benar seorang guru yang sempurna#
baik dari segi .lahi maupun .nsani. )emang .a datang sebagi seorang guru yang diutus Allah./
25
$engan pernyataan itu# maka tepatlah bah%a 7uru Agung dan sempurna yang patut dicontohi
dan diteladani untuk menjalankan tugas sebagai 7uru Agung Kristen oleh guru pada sekolah-
sekolah umum# khususnya guru &endidikan Agama Kristen# TK Filadel3ia )akassar. 'alah satu
dari sekian banyak perilaku -esus yang dapat diteladani adalah kesungguhan-0ya dalam
mengajar kebenaran Firman Allah. 1leh karena itu# hal-hal yang perlu mendapat perhatian dalam
pelayanan pengajaran -esus Kristus adalah
&ertama# tempat mengajar di atas bukit# dari dalam perahu 4 (ukas 95 6# disisi orang
sakit# di tepi sumur# di rumah 4 (ukas 9 *@ 6# di tepi danau 4 )atius ? 52-55 6# di dalam rumah
ibadah 4 )atius ,,, 6# di depan pembesar-pembesar agama dan pemerintah di kayu salib
4 )arkus *95,E5!-,+ 6.
Kedua# %aktu atau saat siang dan malam 4 )atius *, *9E29-52E )arkus ** *?E setiap
saat# )atius @ 59 6.
Ketiga# tujuan pengajaran Tuhan -esus untuk melayani tiap-tiap manusia yang dating
kepada-0ya 4 )arkus * ,*E 6 5, 6# membentuk cita-cita yang luhur 4 )atius 9 ,? 6#
memulihkan hubungan manusia dengan Allah 4 )atius 655 6# membina %atak yang kuat#
melatih untuk pelayanan 4 )atius ,*@E )arkus 5*, 6# menananmkan keyakinan tugas#
memperbaiki hubungan dengan orang lain 4 )arkus *2 5*6# dan menghadapi masalah hidup.
2,

#'
J.M. +riBe, >e"u" 1uru !gung ( andung - =embaga =iteratur a,ti", 1%(* &. *
#)
Ibid. '2-)(
Keempat# metode pengajarannya bercerita# perumpamaan-perumpamaan# mengemukakan
pertanyaan-pertanyaan# alat peraga# diskusi# cerama dan khotbah.
Kelima# rahasia keberhasilan -esus .a dipenuhi Aoh Kudus dan bersandar kepada-0ya
4 )arkus **2#*5E (ukas ,* 6. .a mempergunakan metode yang disesuaikan dengan kebutuhan
pendengarnya saat itu 4 )atius *? *-, 6# -esus me%ujudkan kebenaran dalam hidupnya
4 )arkus *22 6# moti;asi -esus menolong 4 )arkus 22! 6# -esus yakin akan man3aat
pengajaran 4 -ohanes 52E*!*? 6.
Aasul &aulus
'alah satu tokoh penting di lapangan agama dalam &B# yang berkaitan dengan &AK yang
dapat diteladani untuk menjadi landasan dalam usaha peningkatan &AK masa kini khususnya di
'ekolah Taman-Kanak-kanak Filadel3ia )akassar ialah Aasul &aulus.
Aasul &aulus juga seorang guru yang ulung. &aulus dididik untuk menjadi seorang rabbi
bagi bangsanya. .a mahir dalam pengetahuan akan Taurat# dan ia dilatih untuk mengajar orang
lain tentang agama -ahudi.
&aulus mengajar di rumah-rumah tempat ia menumpang# di gedung-gedung yang
dise%anya# dilorong-lorong kota atau di padang-padang yang dise%anya# di atas kapal# dipasar
dan dalam kumpulan kaum 3ilsu3.
Aasul &aulus juga banyak mengajar melalui surat-suratnya yang dikirim kepada jemaat#
dan bahkan sampai sekarang surat-surat &aulus merupakan pengajaran yang tak ternilai harganya
bagi jemaat Kristen di dunia ini.
Aahasia keberhasilan Aasul &aulus dalam pengajarannya# adalah
a. &aulus bersandar kepada pimpinan Aoh Kudus 4 Aoma *9 *@ 6.
b. &aulus berkeyakinan kuat dan beriman teguh dalam pelayanan
c. &aulus menjadi seorang hamba Tuhan yang terdorong oleh hasrat yang berapi-api
untuk memasyhurkan nama Tuhan -esus.
29
&ada Daman sekarang tugas mengajar itu tentunya diserahkan kepada orang-orang
percaya# khususnya kepada kaum guru yang telah mempunyai karunia dan latihan istime%a
untuk pekerjaan yang mulia itu# dan seluruh jemaat tetap mendukung dan mendoakan usaha itu.
&ada hakikatnya &AK yang bercorak Alkitabih itu pertama-tam ber3ungsi sebagai
penyampaian kebenaran yang nyatakan Tuhan dalam Alkitab. -ang terpenting bagi anak-anak
didik sekarang ini ialah supaya dapat mengetahui pokok-pokok kepercayaan agama Kristen.
7uru &AK harus dapat memelihara anak-anak jemaat anggota gereja yang tahu apa yang mereka
ikrarkan dan yang ingin menyatakan iman di dalam praktik hidupnya sehari-hari.
B. &engertian &ertumbuhan .man Anak
$alam memasuki pembahasan tentang pertumbuhan .man# maka penulis akan
menguraikan terlebih dahulu tentang pengertian dari "pertumbuhan/ itu sendiri# sebab adanya
pengaruh pendidikan Kristen dapat terlihat setelah adanya proses dari pertumbuhan kerohanian
murid.
&ertumbuhan berasal dari kata dasar "tumbuh/ yang berarti/*. Timbul 4hidup6 dan
bertambah-tambah besar atau sempurna# 2. 'edang berkembang# 5. Timbul terbitE terjadi sesuatu
#*
Dr. <omrighau"en C Dr. I.<. ;nklaar, +endidikan !gama Kri"ten ( Jakarta - +K 1unung
Mulia, 1%%* &, 13
hal./
26
'edangkan arti dari "pertumbuhan/ ialah Hal keadaan tumbuh perkembangan atau
kemajuan./
2!
:adi pertumbuhan menunjukkan adanya kemajuan atau perkembangan dari keadaan
semula. )aka dapat disimpulkan kalau pertumbuhan .man adalah kemajuan atau perkembangan
dari si3at-si3at rohani yang berkesinambungan menuju kearah kesempurnaan iman kepada -esus
Kristus.
'ehubungan dengan hal pertumbuhan iman maka berikut ini akan dikemukakan
beberapa pendapat mengenai pentingnya pembinaan pertumbuhan kerohanian bagi
kesempurnaan iman anak dari sejak usia dini yang berada di Taman kanak-kanak Filadel3ia
)akassar bah%a betapa pentingnya pertumbuhan iman ini bagi seorang anak tersebut.
Aalph ). Aiggss mengatakan bah%a
'uatu bagian yang sangat penting dari pelayanan Kristen ialah penerapan ajaran dan
kebenaran Kristen dalam kehidupan sehari-hari. )urid-murid harus diberitahu bagaimana
menerapkan ajaran-ajaran Alkitab itu kepada masalah-masalah praktis dalam hidup mereka dan
bagimana memperkenankan kehidupan Kristus mengubahkan hidup mereka hari demi hari.
2?
$an )ary 7o 'etia%ani mengatakan pembinaan kepribadian dan kerohanian seorang
anak akan lebih mudah di bentuk pada usia yang dini# sebab pada masa kanak-kanak ini anak-
anak ini masih bersi3at lentur# dan mudah untuk dibentuk. (ingkungan# msyarakat# kebudayaan#
pendidikan # dan sebagainya# dapat memberikan pengaruh secara langsung atau mengubah
kepribadian dan tingkah laku seseorang. 'ebab itu# adalah penting bagi seorang guru untuk
sedini mungkin membentuk muridnya dengan kebenaran 3irman Tuhan# supaya sejak kecil hidup
#2
Kamu" e"ar aha"a Indone"ia, ../. 0+ertumbuhan9
#(
Ibid.
#3
Ral,h M. Rigg", .ekolah Minggu >ang erha"il, ( Malang - 1andum Ma", 1%3' &, #
Kristus sudah bertunas dan bertumbuh dalam hatinya karena hati seorang anak kecil di hadapan
Tuhan adalah murni dan terbuka. 'eorang anak tidak memerlukan perdebatan untuk
membuktikan keberadaan AllahE mereka mudah percaya# %alau pemikiran apa pun yang
disalurkan orang de%asa semuanya dapat mempengaruhi mereka.
2@
:udith Allen shelly juga
menegaskan pentingnya pembinaan kerohanian yang murni bagi seorang anak sebagi berikut
&ada a%al masa kanak-kanak# merupakan masa yang amat penting dan menentukan bagi
perkembangan rohani seseorang. Amsal 22 6 berbunyi "$idiklah orang muda menurut jalan
yang patut baginya# maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan
itu./Hikmat yang sudah sejak dulu kala berlaku dalam kitab suci disahkan secara mutlak oleh
penyelidikan psikologis# yaitu bah%a pengertian rohani yang dikembangkan pada seorang anak
sampai ia mencapai usia belasan tahun bisa diragukan olehnya pada masa remaja# tetapi untuk
sementara saja. Biasanya pengertian itu justru menjadi dasar bagi iman kepercayaan pada masa
de%asa.
5+
'esungguhhnya masih banyak lagi para pakar pendidik Kristen yang masing-masing
mempunyai pendapat tersendiri tentang pentingnya pengaruh dan pertumbuhan kerohanian yang
murni bagi seorang anak# namun pada akhirnya ditemukan suatu titik keseragaman untuk menuju
kepada suatu kebersamaan# yaitu terletak pada pertumbuhan iman yang murni terhadap seorang
anak# sehingga pendapat di atas diambil sebagai sampel.
$ari pendapat-pendapat di atas dapatlah ditaraik satu kesimpulan bah%a pembinaan anak
sedini mungkin sangatlah penting karena sebelum usia *2 tahun masih ada kemungkinan seorang
anak digarap menjadi suatu %adah yang memiliki iman# pengharapan dan kasih secara
#%
Mary 1o "etia8ani, +embaruan Mengajar, ( andung - Kalam <idu,, 1%%$ &, 1)
'$
Judith !llen .helly, Kebutuhan Roahani !nak, ( andung - Kalam <idu,, 1%%1 &, 1).
berlimpah# sehingga bisa menjadi berkat bagi banyak orang.
5*
1leh sebab itu yang berperan
penting bagi pertumbuhan iman seorang anak yaitu 3actor-3aktor yang berhubungan secara
langsung dengan anak didik setiap hari di Taman kanak-kanak.
$engan demikian pertumbuhan iman seorang anak merupakan tangung ja%ab bersama
antara guru# orang tua# dan masyarakat Kristen# oleh sebab itu pendidikan Kristen yang
dijalankan di Taman Kanak-kanak menjadi subjek yang positi3 bagi pembinaan kerohanian anak
di luar rumah mereka# untuk itu perlu adanya kerjasa yang baik bagi semua pihah untuk menarik
minat dalam perkembangan kerohanian mereka.
$. Faktor-3aktor &enghambat $alam &ertumbuhan .man
Berikut ini kita akan memperhatikan 3aktor apa sajakah yang dapat menjadi penghambat
bagi pertumbuhan iman anak. $engan mengetahui penyebabnya maka seorang pendidik akan
dapat mengambil langkah-langkah atau tindakan yang tepat bagi anak didik mereka sehingga
anak ini akan menjadi pribadi yang bertumbuh dengan kepribadian dan iman yang kuat.
Faktor $isiplin
$isiplin merupakan hal yang sangat penting dalam proses pendidikan agama Kristen.
$an ternyata ada banyak pandangan yang muncul tentang disiplin# seperti ada pandangan yang
keliru yang mengatakan kalau disiplin itu hanya sebagai bentuk dari hukuman bagi anak-anak
yang bermasalah dan menghalangi kemajuan diri anak-anak. (ebih jauh )ary 'etia%an dan
'tepen Tong menjelaskan bah%a " $isiplin adalah pengarahan kepada hal-hal yang benar.
52
'1
.te,hen tong, !r"itek Ji8a, ( Jakarta - 5imur !gung, 1%%1 &, '.
'#
Mary "etia8ani dan "the,en 5ong, .eni Membentuk Karakter Kri"ten ( =embaga re6ormed,
1%%*&,12
$isiplin sebenarnya sangat penting dalam hal mendidik anak-anak. -akub Tomatala
menegaskan bah%a disiplin adalah cara mendidik anak demi tujuan perbaikan dan menjadi
lebih baik./
55
:adi disiplin tidak bias diartikan sebagai hukuman untuk orang yang bersalah#
tetapi merupakan didikan atau tuntunan untuk memoti;asi anak-anak dan mengarahkan mereka
kepada hal-hal yang baik dan benar. $isiplin ini tidak boleh hanya diterapkan pada saat proses
belajar mengajar berlangsung tetapi seharusnya di luar sekolah pun harus diterapkan untyuk
mencapai tujuan pendidikan agama Kristen.
0amun kenyataanya yang terjadi di tempat penulis mengajar# masih ada peraturan
disiplin yang kurang ketat di sekolah utamnya di kelas sebab masih terdapat beberapa anak-anak
yang selalu datang terlambat. Tentunya hal sangat menghambat jalannya proses belajar mengajar
agama Kristen yang sedang berlasung dan ini merupakan salah satu potensi yang jika dibiarkan
akan menjadi kebiasaan yang buruk yang kemudian berdampak kepada terhambatnnya
pertumbuhan iman dari anak didik di sekolah tersebut.
Faktor =aktu
=aktu merupakan salah satu kendala yang dapat menghambat proses pertumbuhan iman
seorang anak didik di suatu 'ekolah dimana ia sedang menempuh pendidikan. &ada umumnya
kegiatan yang berkaitan dengan mata pelajaran agama Kristen sangat sedikit porsi %aktunya.
'ebab biasanya %aktu yang disediakan oleh 'ekolah untuk mata pelajaran ini hanya berkisar
anatara 2 atau 5 jam saja setiap minggunya. 'ebab %aktu yang singkat ini biasanya harus dipakai
oleh beberapa kelas yang lain. $engan demikian guru &AK tetap mengalami kesulitan dalam
pelajaran sebab keterbatasan %aktu tersebut.
''
>akub 5omatala, Ke,emim,inan yang Dinami" ( Malang - 1andum Ma", 1%%( &, #)*
Faktor -ang )empengaruhi &etumbuhan .man
'ebagaimana telah disinggung pada uraian di atas tentang pertumbuhan kerohanian#
bah%a &endidikan Kristen itu mempunyai peran yang penting dalam pertumbuhan iman
seorang anak didik 4 murid 6. $an secara garis besar# ada 5 3aktor yang dapat
mempengaruhi peetumbuhan iman pada diri seorang murid yaitu 3aktor lingkungan
kelas# guru dan murid itu sendiri.
Faktor lingkungan kelas
Kelas adalah kelompok sosial yang didinamis yang harus dipergunakan oleh setiap
%aliFguru kelas untuk kepentingan murid dalam proses pendidikan dimana murid didorong untuk
akti3 secara terarah yang dikembangkan melalui kreati3itas dan inisiati3 murid sebagai suatu
kelompok. Untuk itulah setiap %aliFguru kelas harus berusaha menyalurkan berbagai saran#
pendapat# gagasan# keterampilan# potensi dan energi yang dimiliki murid menjadi kegiatan-
kegiatan yang berguna bagi pertumbuhan imannya. $engan demikian kelas dimana murid-murid
belajar tidak membosankan. $A. H.Hadari 0a%a%i mengatakan bah%a setiap kelas harus dilihat
dari dua segi sebagai berikut
&ertama# kelas sebagai satu unit atau satu kesatuan yang utuh yang dapat me%ujudkan
kegiatan berdasarkan program masing-masing.
Kedua# kelas merupakan unit yang menjadi bagian dari 'ekolah sebagai suatu organisasi
kerja atau sebagai sub sistim dari total sistim.
5,
Kedua sudut pandang dari Hadari 0a%a%i ini
harus sejalan dalam arti semua kegiatan kelas yang dapat ditingkatkan menjadi kegiatan 'ekolah
diman3aatkan sebaik-baiknya bagi semua murid. Untuk mengelolah kelas sebaik-baiknya# itu
')
DR. <adari 4a8a8i, Drgani"a"i .ekolah Dan +engelolaan Kela" ( Jakarta - 1unung !gung,
1%3*&, 1'$.
sangat dipengaruhi oleh cara %aliFguru kelas menerapkan Administrasi &endidikan dan
kepemimpinan pendidikan# dalam penggelolaan kelas masing-masing.
Administrasi &endidikan
'ebuah kelas pada dasarnya merupakan suatu unit kerja yang di dalamnya bekerjasama
sejumlah orang untuk mencapai suatu tujuan tertentu# oleh sebab itu pengelolaan kelas
memerlukan tindakan-tindakan perencanaan kelas# pengorganisasian kelas# pengarahan kelas#
koordinasi kelas# komunikasi kelas dan control kelas sebagai langkah-langkah kegiatan
manajemen administrati;e pendidikan di kelas. Administrati;e pendidikan dilaksanakan dengan
kerjasama antara guru kelas# guru bidang studi dan kepala sekolah sebagai pimpinan sekolah
yang juga terlibat dan bertanggung ja%ab secara tidak langsung terhadap kelancaran kegiatan
kelas.
Kepimpinan =aliF7uru Kelas
Kelas dipengaruhi secara langsung oleh kepemimpinan guru kelas. Kepemimpinan
diartikan sebagai proses mengarahkan# membimbing# mempengaruhi atau menga%asi pikiran#
perasaan atau tindakan dan tingkah laku orang lain. $ari pengertian itu berarti %aliFguru kelas
harus melakukan usaha menggerakkan dan memberikan moti;asi serta menyatukan pikiran dan
tingkah laku murid-murid dan guru-guru terarah pada tujuan yang terdapat di dalam program
kelas. Usaha ini dilakukan untuk menumbuhkan sikap iklas dan kesadaran dalam melaksanakan
tugas-tugas kelas dengan kesediaan untuk bekerja dengan cara kerja yang e3esien dan e3ekti3
bagi pencapaian tujuan.
:adi peranan guru dalam menggelola kelas membutuhkan disiplin yang tinggi tetapi tidak
kaku namun lu%es dan terarah pada usaha untuk membina secara terus menerus pada proses
pertumbuhan iman kepada murid dalam lingkungan kelas.
Faktor 7uru
7uru adalah orang yang sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar# karena
peranannya sebagai pemimpin pendidikan diantara murid-murid. $r. H. hadari 0a%a%i
menguraikan 2 pengertian guru sebagai berikut
'ecara etimologi atau dalam arti sempit guru yang berke%ajiban me%ujudkan program
kelas adalah orang yang kerjanya mengajar atau memberikan pelajaran di sekolah atau di kelas.
'ecara lebih luas guru berarti orang yang bekerja dalam bidang pendidikan dan pengajaran yang
ikut bertanggung ja%ab dalam membantu anak-anak mencapai kede%asaan masing-masing.
59
Kedua pengertian guru ini dapat disederhanakan bah%a dalam setiap diri guru terletak
tanggung ja%ab untuk memba%a murid-muridnya mencapai kede%asaan masing-masing.
'ardiman A. ). menjelaskan bah%a# guru tidak sekedar sebagai pengajar yang trans3er o3
kno%ledge namun juga sebagai pendidik yang trans3er o3 ;al;es dan sekaligus sebagai
pembimbing yang memberikan pengajaran dan penuntun sis%a dalam belajar.
56
Berkaitan dengan
kedua pendapat di atas maka guru memiliki peranan yang unik dan sangat kompleks dalam
proses belajar-mengajar dalam mendidik anak didik ke tara3 yang telah direncanakan bersama
oleh para pendidik.
'*
DR. <. <adari 4a8a8i, Drgani"a"i .ekolah Dan +engelolaan Kela", ( Jakarta - 1unung
!gung, 1%3* $, 1#'.
'2
.ardiman !. M., Interak"i Dan Moti:a"i elajar Mengajar, ( Jakarta - Raja8ali +er", 1%%$ &,
1#'
'ebagai seorang guru yang mengajar di sekolah Kristen bukan saja bertanggung ja%ab
sebagai pengajar# pendidik# dan pembimbing murid# tetapi tugas guru tersebut juga menyangkut
aspek kerohanian murid. $r. 8. 7. Hamrighausen dan $r. .. H. 8nklaar menyimpulkan bah%a
7uru Kristen itu dipanggil untuk membagikan harta abadi dalam tanganya ia memegang
kebenaran ilahi. $an dalam pekerjaannya ia menghadapai ji%a manusia yang besar nilainya
dihadapan Allah.
5!
'ebab orientasi guru Kristen berada disekitar pengajaran dan pembinaan
murid# kembali $r. 8. 7. Hamrighausen dan $r. .. H. 8nklaar menegaskan# kalau pro3esi guru
Kristen janganlah diabaikan atau diremehkan sebab pada hakekatnya pekerjaan ini tidaklah kalah
pentingnya daripada tugas seorang pendeta. 'ebab guru Kristen itu juga menjadi seorang pelayan
dalam gereja Kristus yang harus dijunjung tinggi.
5?
:adi seorang guru Kristen itu sangatlah
bertanggung ja%a untuk membina muridnya menjadi seorang Kristen yang memiliki iman sejati
dan hidup berkenan dihadapan Tuhan.
Faktor )urid
)urid merupakan objek utama dalam proses belajar mengajar. 'ebab murid dididik oleh
pengalaman belajar mereka dan kualitas pendidikannya bergantung pada pengalamannya dan
dipengaruhi oleh guru yang dikaguminya.
$alam proses yang memiliki tujuan atau bagaimana keadaan yang cocok dengan
perkembangan diirinya. )aka sebagai murid senatiasa merupakan 3ase yang perlu diproses untuk
menemukan eksistensi kediriannya secara utuh. 1leh sebab itu diperlukan guru sebagai orang
de%asa untuk membina.
'(
Dr. ;. 1. <amrighau"en dan Dr. I. <. ;nklaar, +endidikan !gama Kri"ten, ( Jakarta E +K
1unung Mulia, 1%3* &, 131.
'3
Ibid.
8. &engaruh &endidikan Kristen Terhadap &ertumbuhan .man anak
'esungguhnya &endidikan Kristen mempunyai pengaruh yang besar dalam pertumbuhan
kerohanian murid# bahkan merupakan sarana untuk membina iman seorang murid menjadi
seorang Kristen yang sejati. Timbulnya pengaruh pendidikan Kristen tergantung bagaimana
peranan para pendidik dan lingkungan di dalam sekolah yang mempengaruhi kehidupan para
murid di sekolah# sebab guru dan suasana lingkungan di dalam sekolah menjadi %adah di mana
murid merasakan suasana kehidupan kekristenan yang nyata. 'eperti yang dikatakan oleh Blyde
). 0arramore bah%a "Anak-anak memerlukan pengaruh Kristen yang baik di luar rumah
mereka./
5@
'ehingga apa yang orang tuanya telah bina tentang iman Kristen didukung dalam
pengajaran di sekolah sehingga keduanya terpaut menjadi satu dan saling menunjang dalam
pengalaman dan pengetahuan murid.
&engaruh pendidikan Kristen yang baik akan memproses iman kepercayaan murid
sehingga 0ampak dalam kehidupan murid sehari-hari. &ertumbuhan kerohanian ini yang baik
dan murni dengan berlandasakan prinsip-prinsip kepada iman Kristen. &endidikan Kristen sangat
berperan penting dalam mencapai hasil dalam pertumbuhan iman pada murid taman kanak-kanak
Filadel3ia )akassar sebagai berikut
&ertama pendidikan Kristen di Taman kanak-kanak Filadel3ia dapat memupuk iman
kepercayaan murid dan memperkokoh penyerahan diri murid kepada -esus Kristus.
Kedua pendidikan Kristen di sekolah merangasang para murid untuk lebih bergairah
mempelajari kebenaran 3irman Tuhan.
'%
Clyde M. 4arramore, ;d. D., Menolong !nak !nda ertumbuh dalam IM!4, ( andung -
Kalam <idu,, 1%3* &, )1
Ketiga pendidikan Kristen di sekolah sebagai batu loncatan bagi anak-anak untuk
mencintai gereja tempat dimana mereka beribadah dan bersekutu.
Keempat pendidikan Kristen direalisasikan pada kegiatan-kegiatan rohani yang
menunjang pertumbuhan iman murid.
$engan demikian pendidikan Kristen yang disampaikan di Taman Kanak-kanak
mempunyai pengaruh yang positi3 terhadap proses pertumbuhan iman kepercayaan murid.
1leh sebab itu seorang guru Kristen haruslah lebih mengutamakan kehidupan kerohanian
sebelum mengajar para muridnya# sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai. Berikut ini
beberapa hal yang penulis angkat sehubungan dengan pengaruh pendidikan Kristen bagi
pertumbuhan iman anak murid Taman Kanak-kanak Filadel3ia )akassar yaitu
&ertama# pengaruh sikap dan &erilaku seorang 7uru
'eorang guru akan selalu menjadi bahan perhatian bagi muridnya baik itu sikap dan
perilakunya sebagai gurunya. 'eperti dengan semboyan yang berkata bah%a "seorang itu untuk
digugu dan ditiru/# yang artinya digugu perkataannya dan ditiru perbuatannya#/
,+
para team
didaktik metodik member perhatian yang penting pada criteria sikap susila dan budi pekerti#
maksudnya setiap guru dan pendidik adalah mereka yang sanggup berbuat kebajikan serta
bertingkah laku yang bisa dijadikan suri teladan bagi orang-orang dan masyarakat
disekelilingnya. $an $r. 8. 7. Hamrighausen dan $r. .. H. 8nklaar mengatakan "seorang guru
Kristen harus mempunyai pribadi yang jujur dan tinggi mutunya./
,*
Ada beberapa hal yang perlu
)$
5eam +embina Mata Kuliah Didaktik MetodikF Kurikulum IKI+ .urabaya, +engantar Didaktik
Metodik Kurikulum +M ( Jakarta - C/. Raja8ali, 1%3% &, 1$
)1
Dr. ;. 1. <amrighau"en dan Dr. I. <. ;nklaar, +endidikan !gama Krti"ten ( Jakarta - +K
1unung Mulia, 1%3* &, 13#
diperhatikan oleh guru Kristen dalam hal sikap dan perilaku yang diuraikan oleh &aulus $. H.
$.H. $aun yaitu pertama guru yang mempunyai si3at dan perilaku yang baikE kesucian# kasih
yang dinyatakan dari si3at dan perilaku yang baik dari guru akan mempengaruhi hati yang
terdalam dari anak didiknya. Keberhasilan seorang guru dalam mendidik bukan hanya dari
metode ia mengajar melainkan juga dari penampilan dan diekspresikan dari si3at kekristenannya#
yaitu kehidupan yang ditampilkan harus sesuai dengan keyakinan yang ada di dalam diri guru
Kristen itu. .nilah yang dimaksudkan oleh -akubus dalam suratnya bah%a iman tanpa perbuatan
itu mati 4 -akubus 2 26 6. :adi si3at dan perilaku yang baik harus nampak dalam kehidupan
seorang guru Kristen# baik dimana guru itu tinggal maupun di lingkungan guru mengajar dan
membina murid-muridnya. Kedua memiliki tanggung ja%abE status guru Kristen adalah pelayan
yang melayani di ladang Tuhan. 'eperti yang dikatakan oleh Tuhan -esus semasa hidupnya
bah%a Anak )anusia datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani 4 )arkus *+ ,9 6.
'tatus pekerja yang dimaksud Tuhan -esus adalah pelayan yang melayani di ladang Tuhan harus
mempunyai tanggung ja%ab tiga arah yaitu bertanggung ja%ab pada dirinya sendiri# sesamanya
dan kepada Tuhan sesuai dengan hukum yang terutama dalam kitab 4 )atius 22 5!-5@ 6. :ika
guru Kristen menyadari hakekat dari segi tanggung ja%ab maka# ia akan melayani Tuhan dengan
setia. &elayanan yang akan dilaksanakan bukan untuk diperlihatkan kepada manusia# melainkan
kepada Tuhan sebagai pemberi tugas. Ketiga memiliki keramahanE buah roh yang disebut dalam
Alkitab adalah kasih# sukacita# damai sejahtera# kesabaran# kemurahan# kebaikan# kesetiaan#
kelemah lembutan dan penguasaan diri 4 7alatia 9 22 6. Keramahtamahan yang berasal dari Aoh
harus dimiliki oleh seorang guru# karena keramahtamahan ini sangat diperlukan untuk
pendekatan dengan murid dan kerjasama antara guru-guru yang lainnya. $engan demikian# akan
akan menimbulkan kesan yang baik bagi murid maupun rekan kerja guru lain bah%a sebagai
guru mudah untuk didekati dan mudah diajak kerjasama dalam membina murid-murid.
Keempat guru Kristen harus memiliki kestabilan emosi. Karena tugas para guru adalah
mendidik. $alam mendidik# tindakan rasional lebih diutamakan daripada emosional. Harus
diakui dalam praktik sering guru menemukan hal-hal yang mudah membangkitkan emosi yang
bisa dicetuskan dalam %ujud kemarahan. Untuk itu para guru perlu mempunyai kestabilan
emosi# atau dapat mengontrol kemarahan. :ika memang kemarahan itu diperlukan maka#
hendaklah kemarahan itu lebih bersi3at rasional daripada emosional. $engan memiliki kestabilan
emosi# seorang guru akan dengan mudah dan 3leksibel dalam mengatasi masalah yang ada.
,2

'ikap dan perilaku seorang guru Kristen sangat penting karena sikap dan perilaku gurulah
yang selalu nampak dalam kehidupan murid dan menjadi contoh yang hidup dalam diri anak
didiknya. 'eperti yang dikatakan oleh )a;is (. Anderson bah%a 'eorang guru lebih diingat
dari perbuatannya daripada perkataannya./
,5
'uatu perkataan yang benar# kesetiaan untuk
membina kepribadian guru Kristen agar menjadi teladan bagi murid-muridnya memerlukan
usaha yang berkesinambungan dan pimpinan Aoh Kudus# karena untuk membina kepribadian
guru Kristen agar berkenan di hadapan Tuhan dan manusia membuktikan nilai manusia yang
sejati dari seorang guru Kristen yang setia kepada Tuhan.
Kedua# pengaruh &eranan 7uru Kristen
'ehubungan dengan 3ungsi guru sebagai pengajar# pendidik dan pembimbing# maka
diperlukan berbagai peranan pada diri guru# dan peranan guru ini akan senantiasa
menggambarkan pola tingkah laku yang diharapkan dalam berbagai intraksinya# baik dengan
)#
+aulu" D. <. Daaun, +enuntun Ke Dalam .ekolah Minggu Kanak-kanak ( Ajung +andang -
n.,., 1%3% &, ''
)'
Ma8i" =. !nder"on, +ola Mengajar .ekolah Minggu ( andung - Kalam <idu,, 1%3) &, 3'
sis%a# sesama guru# guru dengan atasannya# dengan orang tua murid dan dengan masyarakat
yang akan penulis uraikan satu persatu.
Ketiga# Hubungan guru dengan )urid
'eorang guru selaku pendidik hendaknya selalu menjadikan dirinya teladan bagi anak
didiknya dan dalam melaksanakan tugas haruslah menji%ainya dengan kasih saying# adil serta
menumbuhkannya dengan kasih sayang serta penuh dengan tanggung ja%ab.
7uru juga %ajib menjunjung tinggi harga diri setiap murid dan menyadari akan kehadiran
muridnya. (indgren H. B. mengatakan bah%a hubungan yang paling e3ekti3 dimana murid dapat
mengadakan hubungan yang tidak terbatas dengan gurunya. 7uru dapat mengetahui apakah
pelajaran-pelajarannya dan bimbingannya dapat dimengerti dan diterima oleh murid kalau ada
yang tidak dimengerti murid dapat mendiskusikan# sehingga memperkecil ketidakpuasan murid-
murid# kalau ada yang tidak dimengerti oleh murid. )aka disini kita akan melihat peranan guru
yang juga dapat bertindak sebagai pengganti orang tua murid# terutama bila anak yang kurang
dapat perhatian dan kepuasan dengan orang tuanya.
,,
Keempat# Hubungan 7uru dengan 'esama 7uru
$i dalam hubungan guru dengan sesame guru hendaklah bersi3at terus terang# jujur dan
sederajat dan selalu ada kesediaan untuk memberi saran# nasihat dalam usaha membimbing
muridnya. $i dalam menunaikan tugasnya dan memecahkan persoalan bersama hendaklah antara
guru selalu saling tolong menolong dan penuh toleransi.
))
=indgran <. C. dalam .inggih D. 1unar"a dan > .inggih D. 1unar"a, +"ikologi
+erkembangan !nak Dan Remaja ( Jakarta - +K 1unung Mulia, 1%%1 &, 11%.
Kelima# Hubungan 7uru dengan Atasannya
7uru %ajib melaksanakan perintah dan kebijaksanaan atasannya serta menghormati
hirarki jabatan serta menyimpan rahasia jabatan. 'etiap saran atau kritik kepada atasan sebaiknya
diberikan melalui prosedur dan 3orum semestinya. :alinan hubungan antara guru dan atasannya
hendaknya selalu diarahkan untuk meningkatkan mutu dan pelayanan pendidikan yang menjadi
tanggung ja%ab bersama.
Keenam# Hubungan dengan 1rang Tua
'eorang guru hendaknya selalu mengadakan hubungan yang timbal-balik dengan orang
tua atau %ali murid# dalam rangka kerja sama untuk memecahkan persoalan-persoalan di sekolah
dan pribadi murid. $an segala kesalahpahaman yang terjadi antara guru dan orang tua murid atau
%ali murid hendaknya diselesaikan secara musya%arah dan mu3akat.
Ketujuh# Hubungan 7uru dengan )asyarakat
'ebagai seorang guru yang bertugas untuk mendidik maka diperlukan kepekaannya akan
hubungan sosialnya di masyarakat. 1leh sebab itu guru hendaknya dapat untuk selalu
berpartisipasi terhadap lembaga serta organisasi-organisasi di dalam masyarakt yang
berhubungan dengan usaha pendidikan. 'ebab pada hakekatnya pendidikan itu merupakan tugas
pembangunan masyarakat dan kemanusiaan. (agi pula seorang guru hendaknya melayani dan
membantu memecahkan masalah-masalah yang timbul dalam masyarakt sesuai dengan
3ungsinya dan kemampuannya# sebab guru adalah mediator kebudayaan# karena guru sebagai
perantara antara sekolah dan masyarakat.
BAB ...
)8T1$1(17. &808(.T.A0
7ambaran Umum (okasi 'ur;ei
$alam penulisan skripsi ini penulis berke%ajiban untuk melakukan penelitian# dengan
maksud dan tujuan utama agar hasil yang hendak dicapai dapat seoptimal mungkin.
'ejarah 'ingkat Berdirinya Taman Kanak-Kanak Filadel3ia
'ekolah Taman Kanak-kanak Filadel3ia terletak di Kecamatan panakukkang# Kelurahan
&aropo# di Kompleks 7olden &ark# &anakukkang )as# )akassar. $an berada diba%ah naungan
dari 7ereja Bethel .ndonesia sentra Filadel3ia yang di gembalakan oleh &dt. :usak Handojo#
) A. 'ekolah Taman Kanak-kanak Filadel3ia berdiri pada tanggal *! :uli tahun *@@9 di
)akassar. $idirikan oleh -ayasan pendidikan 7ereja Bethel .ndonesia )akassar 4 7B. Filadel3ia
6 untuk me%ujudkan pembagunan nasional dalam bidang pendidikan. $an sebagai pimpinan di
'ekolah Taman Kanak-kanak Filadel3ia adalah ibu Agnes yang merangkap menjadi %akil Kepala
'ekolah# dan dibantu oleh beberapa orang 7uru# dan beberapa orang karya%an yang mengurus
administrasi 'ekolah.
,9

'arana dan Fasilatas yang di miliki
Adapun sarana yang dimiliki oleh sekolah ini adalah terdiri dari , ruangan masing-masing
sebagai berikut
a. Auangan yang terdiri atas empat ruangan yaitu untuk ruangan kelas KB# TK A# TK B*
dan TK B2.
b. 'atu kantor untuk Kepala 'ekolah
c. 'atu ruangan perpustakaan
d. 'atu ruangan untuk koperasi 'ekolah
e. 'atu ruangan untuk bujang 'ekolah
3. 'atu ruangan untuk kantin 'ekolah
)*
.!gne", ?a8anBara oleh ,enuli", Maka""ar 1* +ebruari #$1#.
g. 'atu ruangan untuk lab komputer
h. 'atu ruangan untuk aula 'ekolah
i. 'atu lapangan yang ber3ungsi untuk lapangan olah raga bagi murid sekaligus tempat
bermain bagi murid-murid
j. , ruangan =B untuk murid pria dan , =B untuk murid %anita
k. * ruangan =B untuk para sta3 'ekolah dan * =B untuk para orang tua sis%a yang
sementara menunggu anak-anak mereka bersekolah.
&restasi dan Kegiatan
a. 'ekolah Taman kanak-kanak Filadel3ia memiliki @ orang tenaga pengajar yang
terdiri dari , guru kelas dan dan ? guru bidang studi dan ** orang karya%an
'ekolah.
*. 0ama guru kelas yang memegang kelas kelompok bermain sampai kelompok B
sebagai berikut
Kelas kelompok bermain * dan 2 G )argaretha $elima dan =enny
kadang.
Kelas kelompok A G &oppy )ariani 'imbolon# '8
4 =ali Kelas 6# )ardiana Ali# '.pd# dan Anna $ina 8lath# '.'
Kelas kelompok B* G Agnes Anneke 8lsye Tamundo 4
=ali kelas 6# 'herly -ustin Katrin 0.
Kelas kelompok B2 G Aina &arinya 4 =ali Kelas 6#
-os;ina Arnold# '. pd.
2. 0ama guru bidang studi yang mengajar dari kelas kelompok bermain sampai
kelompok B sebagai berikut
)andarin .bu Fanny Ho
b. :umlah murid TK Filadel3ia )akassar
'ecara keseluruhan berjumlah !! dengan perincian sebagai berikut kelas
kelompok bermain laki-laki *+ orang dan %anita ? orang# kelas klompok A laki-
laki *5 dan %anita ** dan kelas kelompok B * laki-laki ! orang dan %anita *+
orang. Kelas kelompok B2 laki-laki *+ dan %anita ? orang sis%a.
c. TK Filadel3ia mempunyai beberapa kegiatan# diluar jam pelajaran di kelas# kegiatan-
kegiatan tersebut mempunyai tujuan utama untuk membantu pertumbuhan iman dan
intelekltual sis%a. -akni
*. 1lah raga yaitu renang
2. Kesenian yaitu seni suara# gitar# dan seni lukis.
5. Kejuruan yaitu bahasa .nggris# bahasa )andarin
,. Kerohanian yaitu setiap hari jumat diadakan ibadah gabungan dari kelompok
bermain sampai kelompok B.
9. Kegiatan sosial# diadakan pada hari-hari istime%a umat Kriatiani seperti pada hari
paskah# natal dan lain-lain# adapun kegiatan tersebut antara lain mengunjungi panti
asuhan -ayasan cacat anak jalanan dalam bentuk pemberian semabako.
d. Taman Kanak-kanak Filadel3ia termasuk salah satu 'ekolah s%asta yang cukup
memiliki prestasi# terbukti dari prestasi yang telah dicapai dari tahun 2+*+-2+**
sebagai berikut
*. :uara . dalam lomba me%arnai gambar yang didaapatkan oleh )ichelle (orens
pada tahun 2+*+
2. :uara ... me%arnai gambar yang didapatkan oleh :a;in 8. Blementinu pada
tahun 2+*+
5. :uara harapan . me%arnai gambar yang didapatkan oleh Alicia pada tahun
2+*+.
,. :uara . dalam lomba )oDaiH yang didapatkan oleh -e3tanael pada tahun 2+**
9. :uara harapan . lomba )oDaiH yang didapatkan oleh 'amuel pada tahun 2+*
&rosedur &enelitian
Untuk mendapatkan hasil penelitian seoptimal mungkin maka peneliti akan menguraikan
secara sederhana tahapan-tahapan dari prosedur penelitian yang telah dilalui.
Tahap &ersiapan
'ebagai langkah a%al dalam penyususnan skripsi ini# ada beberapa persiapan yang
penulis harus lalui antara lain
&enentuan :udul
:udul yang dipilih adalah " &engaruh &endidikan Kristen Terhadap &ertumbuhan .man
Anak Usia $ini di Taman Kanak-kanak Filadel3ia "
Alasan &emilihan :udul
(okasi penelitian penulis terletak di Taman Kanak-kanak Filadel3ia dan alasan pemilihan
lokasi didasari oleh beberapa hal sebagai berikut
&ertama 'ekolah Kristen Taman Kanak-kanak Filadel3ia merupakan sarana pendidikan Kristen
yang berpotensi besar dalam pembinaan generasi muda Kristen di kota )akassar untuk generasi
yang akan datang
Kedua kegiatan-kegiatan dan pendidikan yang diberikan bertujuan untuk membina murid yang
sesuai dengan nilai-nilai Kekristenan yang berkualitas tinggi.
Ketiga murid TK Filadel3ia adalah mayoritas beragama Kristen# namun tidak menutup
kemungkinan bagi murid yang beragama non Kristen untuk mengikuti pendidikan di TK
Filadel3ia.
Keempat 'ekolah ini secara khusus dikelola oleh -ayasan &endidikan Kristen Filadel3ia
)akassar.
Tujuan &enelitian
Tujuan umum untuk mendapatkan in3ormasi tentang pengaruh pendidikan Kristen
dalam pertumbuhan iman murid taman Kanak-kanak Filadel3ia.
Tujuan khusus untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendidikan Kristen yang telah
dicapai dalam pertumbuhan iman murid TK Filadel3ia# sehingga para sis%a dapat merasakan
man3aatnya dalam kehidupan sehari-hari.
Tahap &elaksanaan
'etelah mele%ati tahap persiapan# selanjutnya penulis mengadakan obser;asi langsung di
TK Filadel3ia # dimana penulis sebagai salah seorang pengajar dan penulis dapat menemui
langsung Kepala 'ekolah# &ara 7uru dan murid-murid yang bersedia membantu penulis untuk
mendapatkan data.
&opulasi dan 'ampel
Untuk mengetahui tentang pengaruh pendidikan Kristen dalam pertumbuhan .man sis%a
Taman Kanak-kanak Filadel3ia# maka sangatlah diperlukan data yang berhubungan dengan
materi penulisan skripsi ini. $an untuk memperoleh data yang dimaksudkan maka dapat
dilakukan dengan meneliti seluruh anggota yang dapat memberikan in3ormasi yang diperlukan
dan yang berhubungan dengan penulisan skripsi ini. 'utrisno Hadi mengatakan " &opulasi ialah
seluruh penduduk yang dimaksudkan untuk diteliti./
,6
$alam penulisan skripsi ini yang menjadi
yang menjadi populasi adalah sis%a Taman Kanak-kanak Filadel3ia kelompok A dan B tahun
ajaran 2+**-2+*2# maka untuk lebih jelas kita dapat melihat dalam table berikut
&opulasi
Table
&enyebaran 'is%a Tk. Filadel3ia )akasar
)2
.utri"no <adi, .tati"tik II ( >ogyakarta, FI+ IKI+, 1%(* &, 1'
Kelompok A Kelompok B $an# Kelompok B2
Tahun Ajaran 2+**-2+*2
No Kelas Wanita Pia !"#la$
% A %% %& '(
' B% %) * %*
& B' + %) %+
,"#la$ '- &) .-
S"#/e Data 0 TK Filadel3ia Tahun Ajaran 2+**-2+*2

'ampel
$alam penelitian 'kripsi ini yang menjadi popolasi adalah keseluruhan murid TK
3iladel3ia dapat dilihat pada table diatas. untuk me%akili seluruh populasi 'utrisno Hadi
mengatakan bah%a " sampel adalah sebahagian dari populasi# sampel adalah sejumlah
penduduk yang jumlahnya kurang dari populasi./
,!
$an menurut 0oggroho bah%a " suatu
sampel yang ideal adalah yang disebut pre;e3 resresentati3 atau sampel yang me%akili uni;ersal
sepenuhnya./
,?
)(
Ibid., ##1
)3
4oggroho, .endi-"endi .tati"tik ( Jakarta - +embangunan, 1%2' &, #13.
$engan demikian bah%a sampel adalah bahagiaan dari populasi atau me%akili secara
keseluruhan dari populasi maka penelitian yang dilakukan terhadap sampel itu pada umumnya
bertujuan untuk menarik kesimpulan tentang populasi.
1aa 2en3"#2"lan 4ata
$alam pengumpulan data dalam penulisan skripsi ini peneliti memakai %a%ancara angket.
$alam kamus besar bahasa .ndonesia# %a%ancara mempunyai pengertian sebagai berikut
&ratama# Tanyan ja%ab dengan seseorang 4pejabat dsb6 yang diperlukan untuk dimintai
keterangan atau pendapatnya mengenai suatu hal untk dimuat disurat kabar.
Kedua# Tanya ja%ab direksi 4kepala personalia# kepala humas6 perusahaan dengan pelamar
pekerjaan
Ketiga# Tanya ja%ab
,@
penelitian dengan manusia.
)%
Kamu" be"ar baha"a Indone"ia, ".:. G8a8anBara9
Adapun yang di%a%ancarai adalah kepala sekolah dasar 3iladel3ia makassar# sta3 uru dan
murid.
=.:.'. poer%adarminta mengatakan bah%a angket adalah pemeriksaan tentang sesuatu hal
yang menjadi kepentingan umum# biasanya dilakukan dengan surat dan tersirat pertanyaan di
dalam surat tersebut
9+
. 'araran penulisan dalam pengisian angket pada murid TK Filadel3ia
kelompok bermain # kelompok A dan kelompok B. langkah-langkah langkah-langkah penulis
dalam pembuatan angket sebagai berikut
&ertama pertanyaan 4kuesioner6 yaitu angket langsung disusun dengan melihat
permaslahan yang ada# berdasrakan 3actor-3aktor yang akan diselidi dan dengan beberapa buku
penunjang. &ertanyaan yang peneliti pakai adalah menanyatakan dampak pendidikan Kristen
yang diterapkan dalam sekolah taman kanak-kanak Filadel3ia.
Kedua mengadakan konsultasi dengan dosen pembimbing untuk mendapatkan
pengarahan dan perbaikan.
Ketiga pertanyaan disusun kembali setelah dikoreksi oleh dosen pembimbing# kemudian
diketik kembali.
Keempat E kemudian penulis membagikan angket tersebut kepada orang tuaF%ali murid Tk
Filadel3ia yang bersangkutan. Adapun pertanyaan-pertanyaan yang diberikan mempunyai
ja%aban yang berupa pertanyaan tertutup# yang mana responden tinggal mencek saja ja%aban-
ja%aban yang sesuai dengan instruksi.
)etode penelitian
'ehubungan dengan karya ilmiah ini# maka penulis mengadakan penelitian dengna
menggunakan metode sebagai berikut
$asar penelitian
$asar penelitian adalah metode %a%ancara dan penyebaran angket untuk mengumpulkan
data dari sejumlah responden.
Bara analisa data
*$
Kamu" umum baha"a Indone"ia ../. 0angket9
$ata diolah secara sederhana dengan manual dan kalkulator. &enyajian data dalam bentuk
table dan naskah serta analisa secara korelasi. Faried Ali dan )astam (adeng mengatakan
analisa korelasi adalah "analisa terhadap suatu ;aribel yang mempengaruhi ;ariable-;ariabel
lainnya atau antara satu dengan yang lainnya saling mempengaruhi
9*
./
BAB .C
A0A(.'A HA'.( &808(.T.A0 $A0 .0T8A&A8'TA'. $ATA
'etelah semua data dikumpulkan melalui jalur kuesiner# kemudian dilakukan analisa dan
interprestasi terhadap data yang telah dikumpulkan. Kemudian hasilnya disajikan dalam bentuk
naskah dan table sebagaimana yang termuat dalam bab .C ini# yakni
*. Tabulasi ja%aban untuk memperoleh 3rekuensi 4 jumlah 6 ja%aban dari hasil responden
terhadap masing-masing pilihan.
2. &erhitungan persentase berdasarkan 3rekuensi tersebut.
Table .. Tingkat dan :enis Kelamin
*1
Faried Ali dan )astam (adeng# metode penelitian administrasi 4)akassar 3isi3 uni;ersitas6#
,9
:enis Kelamin Aesponden 0 I
(aki-laki. Kelompok A ?
Kelompok B* ! ,?
Kelompok B2 @ 2,
=anita. Kelompok A **
Kelompok B* @ 92
Kelompok B2 6 26
:umlah 9+ *++
$ari table ..# didapati bah%a responden perempuan lebih banyak 26 orang 4 92 I6.
$aripada responden laki-laki sebanyak 2, 4 ,? I 6. .ni terjadi karena murid taman kanak-kanak
Filadel3ia lebih banyak perempuan daripada laki-laki# sebagaimana yang terdapat pada struktur
pendataan murid Taman Kanak-kanak Filadel3ia.
Tabel 2. 'enang ke 'ekolah
Anak anda senang ke 'ekolah 0 I
.ya 9+ *
:arang + +
Tidak + +
:umlah 9+ *++
$ata dari 9+ responden yang menja%ab bah%a anak mereka senang ke sekolah setiap hari
ada 9+ orang tuaF%ali murid 4 *I 6# yang menja%ab jarang tidak ada 4 + 6# dan yang menja%ab
tidak 4 +I 6. :adi dari ja%aban responden ini dapat ditarik kesimpulan bah%a kehidupan
Kekristenan yang baik sangat berpengaruh bagi kesetiaan murid untuk dating ke 'ekolah.
(ingkungan kelas dan suasana 'ekolah sangat berperan penting sebab memberi ketentaraman
bagi sis%a untuk belajar dengan tenang dan baik. $alam hal ini yang sangat berperan penting
untuk menciptakan suasana 'ekolah dan kelas terasa damai dan tentram# tentunya keterlibatan
guru sebagai pendidik Kristen yang memberi pengarauh yang besar dan nyata bagi sis%a# dan
sebaiknya juga guru berbuat agar mampu membuat 'ekolah menjadi tempat kemana sis%a dapat
lari dan tidak dari mana sis%a akan melarikan atau tempat yang dihindari sis%a.
92


Tabel 5. Berdoa &agi
Anak anda berdoa pagi
'aat mau berangkat ke 'ekolah 0 I
.ya ,+ ?+
:arang , ?
Tidak 6 *2
:umlah 9+ *++
$ari 9+ responden yang menja%ab bah%a anak berdoa pagi saat mau ke 'ekolah ada ,+
orang 4 ?+I 6# yang menja%ab jarang berdoa sebanyak , orang 4 ?I 6# dan yang menja%ab tidak
sebanyak 6 orang 4 *2I 6. :adi ditemukan dalam table 5 bah%a kurang lebih sepertiga responden
secara tetap untuk berdoa sebelum berangkat ke 'ekolah.
Table ,. anak anda suka berbohong
Apakah anak anda suka berbohong 0 I
.ya * 2
*#
.inggih D. 1unar"a dan >. .inggih D. 1unar"a, +"ikologi +erkembangan !nak dan Remaja
( Jakarta - +K 1unung Mulia, 1%%1 &, 113
:arang *9 5+
Tidak 5, 6?
:umlah 9+ *++
$ari 9+ responden yang menja%ab bah%a anak mereka suka berbohong sebanyak * orang
4 2I 6# yang menja%ab bah%a anak mereka jarang berkata bohong sebanyak *9 orang 45+I 6#
dan yang menja%ab anak mereka tidak pernah berkata bohong sebanyak 5, 46?I 6. $ari table di
atas menunjukkan betapa pentingnya mengajarkan anak-anak berkata jujur sejak usia dini.
Table 9. 'uka menolong teman.
Apakah anak anda suka menolong teman 0 I
.ya 5! !,
:arang *+ 2+
Tidak 5 6
:umlah 9+ *++
$ata dari 9+ responden yang menja%ab iya# anak-anak mereka suka menolong teman
sebanyak 5! orang 4!,I 6# yang menja%ab jarang sebanyak *+ orang 42+I 6# dan yang
menja%ab tidak sebanyak 5 orang 4 6I 6. $an data di atas dapat disimpulkan bah%a anak-anak
memiliki rasa peduli yang tinggi terhadap sesame teman.
Table 6. Berdoa untuk teman
Apakah anak anda pernah berdoa
Untuk temannya< 0 I
.ya 2? 96
:arang *5 26
Tidak @ *?
:umlah 9+ *++
$ari 9+ responden yang menja%ab iya# bah%a anak mereka pernah berdoa untuk
temannya sebanyak 2? orang 496I 6# dan yang menja%ab jarang sebanyak *5 orang 426I 6# dan
yang menja%ab tidak pernah mendoakan temannya sebanyak @ orang 4*?I 6. :adi ditemukan
pada table 6 ini seperdua dari anak-anak mengingat teman mereka pada saat berdoa.
Table !. )eminta )aa3
Apakah anak anda kalau berbuat
Kesalahan meminta maa3< 0 I
.ya ,5 ?6
:arang ! *,
Tidak + +
:umlah 9+ *++
$ata dari 9+ responden yang menja%ab iya# kalau anak-anak mereka berbuat kesalahan
dan meminta maa3 sebanyak ,5 orang 4?6I 6# dan yang menja%ab jarang sebanyak ! orang
4 *,I 6# dan yang menja%ab tidak sebanyak +. :adi dapat disimpulkan bah%a anak-anak
menyadari dan tau untuk meminta maa3 bila melakukan kesalahan.
Table ?. 'ering ke 7ereja atau 'ekolah )inggu
Apakah anda sering mengajak anak anda
ke 7ereja atau 'ekolah minggu< 0 I
.ya ,5 ?6
:arang * 2
Tidak 6 *2
:umlah 9+ *++

$ari 9+ responden ditemukan sebanyak ,5 orang 4?6I 6 yang menja%ab iya# memba%a
atau mengajak anak mereka ke gereja atau ke 'ekolah )inggu# sebanyak * orang 42I 6 yang
jarang mengajak anak mereka ke gereja atau 'ekolah )inggu# dan yang menja%ab tidak
sebanyak 6 orang 4*2I 6# jadi dapat disimpulkan bah%a memperkenalkan nilai-nilai Kristiani
pada anak sejak dini itu sangat penting. Table ini membuktikan bah%a sepertiga dari orang tua
menggangap penting untuk memba%a anak-anak mereka ke 7ereja atau ke 'ekolah )inggu.
Table @. )engajarkan doa pada anak
Apakah anda sering menuntun atau
)engajarkan cara berdoa< 0 I
.ya ,5 ?6
:arang 2 ,
Tidak 9 *+
:umlah 9+ *++
$ari 9+ responden orang tua %ali murid yang menja%ab iya# dalam mengajarkan anak-
anak mereka berdoa sebanyak ,5 orang 4?6I 6# yang menja%ab jarang sebanyak 2 orang 4,I 6#
dan yang menja%ab tidak sebanyak 9 orang 4*+I 6# ini membuktikan bah%a meskipun orang tua
memiliki kesibukkan yang berbeda-beda# tapi masih memiliki kesadaran dan %aktu untuk
mengajarkan atau menuntun anak-anak mereka untuk berdoa.
Table *+. )enyanyikanFmendengarkan lagu pujian
Apakah anda anda selalu menyanyikan atau
)endengarkan lagu pujian< 0 I
.ya 59 !+
:arang ! *,
Tidak ? *6
:umlah 9+ *++
$ata dari 9+ responden yang menja%ab iya# kalau anak-anak sering menyanyikan pujian
sebanyak 59 orang 4!+I 6# dan yang menja%ab jarang sebanyak ! orang 4*,I 6# dan yang
menja%ab tidak sebanyak ? orang 4*6I 6. $apat disimpulkan bah%a anak-anak senang untuk
menyanyikan lagu pujian untuk Tuhan.
Tabel **. 'uka memukul# mengganggu 4 jail 6
Apakah anda anda suka memukul# mengganggu#
:ail terhadap teman< 0 I
.ya @ *?
:arang ** 22
Tidak 5+ 6+
:umlah 9+ *++
$ari data 9+ responden yang menja%ab iya# kalau anak masih suka memukul#
mengganggu#jail terhadap temannya sebanyak @ orang 4 *?I 6# dan yang menja%ab jarang
sebanyak ** orang 422I 6# dan yang menja%ab tidak suka memukul# mengganngu# jail terhadap
teman sebanyak 5+ orang 46+I 6. $ari data di atas dapat dilihat bah%a anak-anak mampu
menjaga atau mengontrol emosi untuk dapat bersosialisasi atau bergaul baik tehadap teman.
Table *2. Al kitab adalah Firman Allah
Apakah anda anda tau bah%a Alkitab adalah#
Firman Allah< 0 I
.ya ,2 ?,
:arang 2 ,
Tidak 6 *2
:umlah 9+ *++
$ari data 9+ responden yang menja%ab iya# kalau anak tau atau mengerti bah%a Alkitab
adalah Firman Allah sebanyak ,2 4?,I 6# dan yang menja%ab jarang sebanyak 2 orang 4,I 6#
dan menja%ab tidak tau bah%a Alkitab adalah Firman Allah sebanyak 6 orang 4 *2I 6. :adi
dapat disimpulkan dari ja%aban data yang didapat bah%a anak mengetahui bah%a Alkitab adalah
3irman Allah.
Table *5. Tuhan -esus adalah :uruselamat.
Apakah anda anda tau bah%a Tuhan -esus
Adalah :uruselamat< 0 I
.ya ,9 @+
:arang * 2
Tidak , ?
:umlah 9+ *++
$ari data 9+ responden yang menja%ab iya# bah%a anak-anak mereka tau bah%a -esus
adalah :uruselamat sebanyak ,9 orang 4 @+I 6# dan yang menja%ab jarang sebanyak * orang
42I 6# dan yang menja%ab tidak tidak tau sebanyak , orang 4? I 6. :adi dapat disimpulkan#
bah%a seperempat dari anak memiliki pengetahuan tentang -esus merupakan :uruselamat bagi
setiap orang.
Table *,. Tau tentang cerita-cerita didalam Alkitab
Apakah anak anda tau tentang cerita-cerita
-ang ada di Alkitab< 0 I
.ya ,+ ?+
:arang 9 *+
Tidak 9 *+
:umlah 9+ *++
$ari 9+ orang responden yang ditanyai bah%a yang menja%ab iya# anak mereka tau
cerita-cerita di dalam Alkitab sebanyak ,+ orang 4?+I 6# dan yang menja%ab jarang mengetahui
cerita-cerita di dalam Akitab sebanyak 9 orang 4 *+I 6. :adi dapat dikatakan bah%a anak-anak
mengetahui cerita-cerita di dalam Alkitab karena pengetahuan ini didukung dengan kegiatan
ibadah bersama yang dilakukan di 'ekolah# juga dari buku-buku rohani yang ada di 'ekolah
maupun yang dimiliki oleh anak.
*9. &ercaya 'urga dan 0eraka
Apakah anak anda percaya adanya
'urga dan 0eraka < 0 I
.ya ,! @,
:arang 2 ,
Tidak * 2
:umlah 9+ *++
$ari data 9+ responden yang menja%ab bah%a iya# anak percaya adanya surga dan
nereka sebanyak ,! orang 4@,I 6# yang menja%ab jarang sebanyak 2 orang 4,I 6# dan yang
tidak percaya adanya surge dan neraka sebanyak * orang 42I 6. :adi dapat disimpulkan bah%a
rata-rata responden yang ditanyai mengetahui anak mereka percaya adanya surge dan nereka.
Table *6. Berdoa kepada Tuhan -esus.
Apakah anak anda tau ia berdoa
Kepada Tuhan -esus < 0 I
.ya ,@ @?
:arang + +
Tidak * 2
:umlah 9+ *++
$ari 9+ responden yang menja%ab iya# bah%a anak mereka tau bah%a ia berdoa kepada
Tuhan -esus sebanyak ,@ orang 4@?I 6# dan yang menja%ab jarang adalah +I# dan yang
menja%ab tidak tau kepada siapa ia berdoa sebanyak * orang 42I 6. :adi dapat disimpulkan
bah%a anak-anak tau kepada siapa mereka berdoa# ini membuktikan bah%a peranan pendidikan
Kristen terhadap pertumbuhan .man anak sangat mempengaruhi sikap hidup dan pengetahuan
anak-anak.
BAB C
K8'.)&U(A0 $A0 'AAA0
'ebagai bagian akhir dari penulisan skripsi ini penulis akan mengemukakan secara
sederhana beberapa hasil kesimpulan dari penelitian penulis dan saran yang berkaitan dengan
pengaruh pendidikan Kristen terhadap pertunbuhan .man anak Taman Kanak-kanak Filadel3ia#
berdasarkan hasil dari penelitian penulis.
K8'.)&U(A0
Berdasarkan hasil penelitian penulis# maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut
&ertama pengaruh pendidikan Kristen yang dialami oleh sis%a Taman kanak-kanak
Filadel3ia tergantung dengan sejauh mana usaha para pendidik untuk memberikan pengaruh yang
sehat bagi sis%a tersebut# sebab dari pengaruh &endidikan Kristen yang baik memberi peluang
bagi sis%a untuk mendapatkan pengaruh pendidikan Kristen yang Baik pula khususnya dalam
pertumbuhan .man sis%a dari Taman Kanak-kanak Filadel3ia )akassar.
Kedua mayoritas responden merasakan man3aat yang positi3 dari kebiasaanFhabits
berdoa sebelum belajar# mereka menjadi percaya bah%a Tuhan -esus menolong mereka %aktu
belajar# mereka lebih mengenal Tuhan -esus sebagai penolong mereka dan mereka belajar untuk
bersyukur kepada Tuhan.
Ketiga (ingkungan 'ekolah merupakan 3aktor yang paling kuat dalam memberi
pengaruh kepada kehidupan para sis%a dalam mengenal prinsip-prinsip dasar kehidupan Kristen
yang nyata dalam kehidupan mereka setiap hari.
Keempat pelajaran pendidikan agama Kristen sangat berperan penting dalam menambah
%a%asan sis%a dari segi konigti3# a3ekti3# dan psikomotorik terhadap dasar-dsae iman Kristen
yang nyata.
'aran-'aran
Berikut ini penulis akan memberikan beberapa masukan atau saran-saran di mana
penekanan utama adalah pada pengaruh yang positi3 pada pertumbuhan iman sis%a sekolah
taman kanak-kanak 3iladel3ia )akassar.
&ertama# mengingat betapa pentinhnya hubungan guru dan sis%a maka hendaklah setiap
guru bertanggung ja%ab terhadapa pertobatan yang dialami oleh setiap sis%a. 'eperti
penginjilan pribadi# perkunjungan ke rumah para sis%a sebagai pengaruh dari pertumbuhan iman
para sis%a
Kedua# hendaklah setiap guru kelas dalam setiap mendisplinkan anak didiknya tidak lagi
memakai sistim hukuman secara 3isik# karena tidak rele;an lagi dengan system pendidikan
Daman ini.
Ketiga E usahakanlah agar setiap guru kelas berperan sebagai pengganti sebagai orang
tua dis sekolah agar murid-murid merasakan ketemtraman sehingga mereka dapat mengadu
kepada gurunya dengan tenang jika meraka memiliki persoalan
Keempat hendaklah setiap guru kelas dapat memperhatikan pada %aktu murid berdoa
pagi# membaca Firman Tuhan# sebaiknya guru menjelaskan bagian Firman Tuhan yang dibaca
sis%a agar bagian Firman Tuhan yang dibaca dapat dimengerti dan dilakukan para sis%a dalam
kehidupannya.
Kelima jalinlah hubungan yang baik antara guru sekolah sminggu dengan guru di
sekolah supaya perkembangan setiap sis%a dalam pertumbuhan imannya dapat terkontrol dengan
baik.
Keenam dalam penerapan pendidikan Kristen terhadap sis%a# mak sebagai seorang
pendidik Kristen sangat perlu untuk memiliki kepakaan dan pimpinan Aoh Kudus untuk
memperlihatkan pertumbuhan iman yang dimiliki oleh anak didiknya.
Ketuju padukanlah setiap mata pelajran dalam kebenaran FirmanTuhan sehinngga sis%a
dapat menarii kesimpulan yang berhubungn dengan iman kekristenannya.
Kedelapan buatlah ;ariasi untuk ibadah setiap hari jumat# misalnya pembagian
kelompok di antara tingkat yang sama dengan cara yang sesuai dengan kebutuhan sis%a