Você está na página 1de 8

TUGAS KELOMPOK TEORI EKONOMI

MIKRO
PERILAKU KONSUMEN
KP C
Christian Wijaya
Chandra
3072!
"07
#
$andi Andrian Wi%a
Wi&'(' K)
302070
"0*
#
Er+in A,r-..ah 30*30/3
"/7
#
Mar0ar1tha Chandra 30*3023
"2/
#
Mitha N'+ia Widjaja 30*33!
"33
#
Tj'n0 Endah 30*37/
"!!
#
41+y K(ayanti 30*3*/3
"23
#
1
UNI5ERSITAS SURA6A7A
$AKULTAS 6ISNIS 4AN EKONOMIKA
SEMESTER GENAP 200*820/0
2
APLIKASI 2)/
4a9at%ah Uan0 M1,&1.i K1s1hatan dan K1&aha0iaan :
Para ekonom menggunakan berbagai pendapatan untuk mengukur utilitas,
ukuran yang paling umum adalah pendapatan tahunan. Disini kita membahas
apakah tingkat pendapatan aktual yang lebih tinggi benar-benar dapat membuat
orang menjadi lebih sehat dan bahagia.
Pendapatan dan Kesehatan
Kesehatan merupakan salah satu aspek kepuasan seseorang, dan
hubungannya antara pendapatan dan kesehatan telah dipelajari secara
intensif.
Penelitian menyimpulkan bahwa orang yang memiliki pendapatan lebih
tinggi akan menikmati kesehatan yang lebih baik.
agaimana persisnya pendapatan yang lebih tinggi dapat membeli
kesehatan, kurang disepakati ekonom. Penjelasan umum yang diberikan
adalah pendapatan lebih tinggi memberikan akses yang lebih besar
terhadap pemeliharan kesehatan.
Pendapatan yang lebih besar mungkin pula diasosiasikan lebih sedikit
melakukan kesehatan !misalnya rokok dan konsumsi alkohol yang
berlebihan".
#kala Kebahagian
Kebahagian mungkin juga merupakan konsep relatif. Dalam konsep
absolute, masyarakat kelas menengah dinegara berpendapatan tinggi
memiliki pendapatan yang lebih tinggi daripada masyarakat kelas
menengah dinegara berpendapatan rendah. $ernyata kedua kelompok
tersebut melaporkan tinggkat kebahagian yang sama. #ama halnya, rata-
rata masyarakat di %merika #erikat tidak menjadi lebih bahagia selama &'
tahun terakhir, meskipun rata-rata pendapatannya meninggkat cukup
tinggi.
Pada akhirnya, meskipun terdapat semacam pemikiran bahwa uang
(dapat membeli) kebahagian. *ubungan yang sesungguhnya tidak
sesederhana itu.
+awaban %plikasi 2.1
1. *ubungan antara pendapatan dan utilittas harus dikaji ulang karena
dalam utilitas pendapatan diukur sebagai suatu patokan untuk membuat
seseorang merasa lebih bahagia. $etapai belum tentu, karena dengan
&
adanya pendapatan lebih tinggi seseorang kemungkinan dapat saja
melakukan hal-hal negatif !merusak tubuh mereka sendiri" dengan hal-hal
yang memberi dampak negatif contohnya mengkonsumsi alkohol dan
rokok yang berlebihan.
Dan membuat keadaan yang dialami tidak sebaik keberadaan
pendapatannya yang tinggi, membuat seseorang lebih terpuruk jika
utilitas yang berupa uang tidak dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan
sebaik-baiknya.
2. Pembelanjan bagian yang besar dari pendapatan berarti masyarakat
membelanjakan sebagian besar dari pendapatannya untuk kebutuhan
konsumsi. *al ini menunjukkan tingginya tingkat harga barang-barang
!misalnya akibat in,asi" dibandingkan tingkat pendapatan masyarakat
yang berarti rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat. Dengan
demikian menunjukkan buruknya kondisi ekonomi.
-
APLIKASI 2)2
M1n1,9at%an P'sisi "P'siti'nin0# Pr'd-% da.a, P1,asaran
Perusahaan yang ingin mengembangkan produk baru yang menarik bagi
konsumen harus memberi berbagai atribut kepada produknya agar berhasil
mendiferensiasikan barangnya dari barang produksi pesaingnya.
(*otel)
.antai bisnis perhotelan pada dasarnya menggunakan prosedur yang sama
dalam kompetisi bisnisnya. /ontohnya 0arriot /orporation membentuk focus
group !kelompok fokus" kecil dari beberapa konsumen. Kemudian perusahaan ini
meminta mereka untuk membuat peringkat. erbagai bentuk atribut hotel
seperti kemudahan check-in, kolam renang, dan pelayanan kamar hotel. Dengan
informasi tersebut, 0arriot mulai marancang kur1a inde2erens !multidimensi"
untuk berbagai atribut itu. Kemudian, marriot mengekplorasi para pesaing
utamanya. 3ra4k ini menentukan berbagai cara dalam menerapkan posisi
produknya.
(Paket pilihan)
#trategi untuk menentukan posisi serupa diikuti oleh para pembuat produk yang
kompleks seperti yang dilakukan dalam bisnis mobil maupun komputer pribadi
yang ditawarkan dengan berbagai pilihan yang dipasang pabriknya.
Para produsen ini tidak hanya harus menentukan posisi produk utama mereka
diantara para pesaingnya tetapi mereka juga harus memutuskan kapan harus
menyertakan beberapa pilihan atribut tambahan kedalam desain produknya dan
dalam menentukan harga.
+awaban %plikasi 2.2
1. isa dikatakan rele1an bila perusahaan dapat menempatkan produk
barunya yaitu 5, kemudian konsumen akan mendapatkan utilitas
maksimum sesuai dengan produk baru yang diinginkan yaitu 5 bila produk
memiliki daya kompetitif dan dapat menentukan posisi yang tepat bagi
produk tersebut.
Perusahaan mendapatkan informasi yang sesuai melalui tanggapan
konsumen akan produk tersebut, apakah konsumen akan mendapatkan
utilitas yang maksimum karena membeli produk tersebut 6 hal itu
ditentukan oleh perusahaan dalam mengembangkan dan menempatkan
posisinya.
7
2. #istem (paket pilihan) dari yang dikeluarkan oleh perusahaan apakah
sesuai atau tidak itu tergantung dari pendapatan dari tiap ko nsumen
juga, bila konsumen memiliki income yang tinggi maka paket pilihan itu
akan sesuai dengan yang diharapkan8diinginkan konsumen, bila income
yang dimiliki standart maka paket tersebut akan susah untuk
meningkatkan utilitas dari apa yang diinginkan konsumen, maka income
seseorang akan mempengaruhi pembelian akan suatu produk juga, hal ini
berkaitan pula dengan asumsi ceteris paribus.
9
APLIKASI 2)3
P1n;a.'an Ti%1t
$iket untuk konser-konser musik atau pertandingan olahraga biasanya pihak
penyelenggara cenderung menjual sebagian besar tiket tersebut pada harga
yang pantas dan kemudian melakukan penjatahan terhadap permintaan yang
berlebih dengan cara (yang pertama datang adalah yang pertama yang dilayani)
maupun dengan membatasi jumlah tiket yang dapat dibeli oleh masing-masing
orang. 0ekanisme pembatasan tersebut menciptakan kemungkinan penjualan
tiket dengan harga yang jauh lebih tinggi di pasar sekunder biasa disebut
dengan pencaloan tiket.
(Peraturan %nti Pencaloan)
#ebagian besar ekonom menganggap masalah pencaloan tiket tersebut relatif
tidak terlalu berbahaya. 0ereka menganggap akti1itas tersebut sebagai kerelaan
antara keinginan pembeli dengan keinginan jual. anyak ketentuan hukum
dibuat untuk mengatur harga-harga penjualan kembali tiket atau melarang
penjualan tiket dilokasi yang berdekatan dengan peristiwa tersebut.
Pada umumnya, alasan yang digunakan oleh aturan hukum itu adalah pencaloan
tiket merupakan perilaku yang (tidak fair). Karena (calo) menerima keuntungan
yang (tidak pantas diterima)
:amun efek utama dari peraturan itu tampaknya adalah untuk memastikan
adanya laba bagi makelar tiket resmi dengan biaya yang ditanggung oleh para
indi1idu yang ingin memasuki bisnis ini sendiri.
+awaban hasil diskusi %plikasi 2.&
1. Kelompok kami tidak setuju bahwa akti1itas pencaloan tiket akan
mengurangi keuntungan penyelenggara kegiatan olahraga. Pencalo-
pencalo membeli tiket dengan harga standar yang telah ditentuakn oleh
penyelenggara kegiatan olahraga. #ehingga pada dasarnya kegiatan itu
tidak merugiakan penyelenggara kegiatan olahraga. #ebaliknya dengan
adanya pencaloan tiket, konsumenlah yang dirugikan karena harus
membeli tiket dengan harga yang lebih mahal atau di atas harga normal
yang telah ditetapkan oleh penyelenggara kegiatan olahraga.
2. /ontoh lain dari akti1itas pencaloan adalah pencaloan #;0 !#urat ;<in
0engemudi".
=
Pasar gelap ini masih diharapkan, seperti pencaloan #;0. Dengan adanya
pencaloan kita bisa bisa memperoleh #;0 dengan lebih mudah dan cepat
dibanding jika kita mengurus #;0 sendiri dengan prosedur yang
seharusnya sehingga konsumen lebih meminati menggunakan jasa
pencaloan walaupun harus membayar jauh lebih mahal.
Konsumen cenderung memilih prosedur yang lebih praktis dan cepat
sehingga pasar gelap masih diharapkan.
>