Você está na página 1de 12

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Tumbuhan tingkat tinggi merupakan organisme autotrof dapat mensintesa
komponen molekular organik yang dibutuhkannya, selain juga membutuhkan hara
dalam bentuk anorganik dari lingkungan sekitarnya. Hara mineral diabsorpsi dari
tanah oleh akar dan akan bergabung dengan senyawa organik yang esensial untuk
pertumbuhan dan perkembangan. Penggabungan hara mineral dengan senyawa
organik membentuk pigmen, kofaktor enzim, lipid, asam nukleat dan asam amino.
Proses inilah yang disebut dengan asimilasi hara mineral.
Asimilasi nitrogen dan sulfur membutuhkan serangkaian reaksi biokimia yang
komplek yang membutuhkan energi. Asimilasi kation melibatkan pembentukkan
komplek dengan senyawa organik. Pada makalah ini diulas mengenai reaksi primer
untuk asimilasi dua unsur hara utama nitrogen dan sulfur.
Nitrogen merupakan elemen yang sangat esensial, menyusun bermacam
macam persenyawaan penting, baik organik maupun anorganik. Nitrogen menempati
porsi !" # dari berat kering tanaman. $etersediaan nitrogen dialam berada dalam
beberapa bentuk persenyawaan, yaitu berupa N" %&" # 'olume udara(, N"), N),
N)", N)* dan NH+,. -i dalam atanah, lebih dari ./# nitrogen adalah dalam bentuk
Norganik.
0elerang atau sulfur adalah unsur kimia 0entuknya adalah nonmetal yang tak
berasa, tak berbau danmulti'alent. 0elerang, dalam bentuk aslinya, adalah sebuah zat
padat kristalin kuning. -i alam, belerang dapat ditemukan sebagai unsur murni atau
sebagai mineral mineralsulfide dan sulfate. 1a adalah unsur penting untuk kehidupan
dan ditemukan dalam duaasam amino. Penggunaan komersilnya terutama
dalam fertilizer namun juga dalam bubuk mesiu, korek api, insektisida dan fungisida.
1
B. Rumusan Masalah
!. Apa yang dimaksud dengan asimilasi sulfur dan blerang2
". 0agaimana proses terjadinya asimilasi sulfur dan blerang2
*. Apa peranan sulfur dan blerang terhadap pertumbuhan tanaman2
C. Tujuan
!. 3ntuk mengetahui pengertian dari asimilasi sulfur dan blerang
". 4engetahui proses terjadinya asimilasi sulfur dan blerang
*. 4engetahui peranan sulfur dan blerang terhadap pertumbuhan tanaman
2
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Asimilasi
Asimilasi adalah transport komponen metabolik terlarut dari luar ke dalam
lingkungan sel, baik secara pasif %difusi( maupun transport aktif. 5el yang mendapatkan
semua komponen metabolic melalui asimilasi disebut osmotrof, contohnya jamur, algae,
dan bakteri. Asimilasi dipenuhi dengan mekanisme transportasi dengan energi pasif
%energi netral( dan energi aktif %energi konsumsi(. Transport pasif dilakukan
berdasarkan dri'ing force yang berupa gradient konsentrasi, dengan mekanisme difusi.
Proses ini bersifat spontan, tidak membutuhkan energi dari luar dan akan berlangsung
sampai konsentrasi di area perbatasan sel dengan daerah luar menjadi homogen . Transport
pasif akan terjadi hanya ketika molekul mampu berdifusi melalui membran sel.
B. Asimilasi Sulur !an Nitr"gen
a. Asimilasi Nitr"gen
Tanaman mendapatkan nitrogen dari tanah melalui absorbsi akar baik dalam
bentuk ion nitrat atau ion amonium. 5edangkan hewan memperoleh nitrogen dari tanaman
yang mereka makan. dari Tanaman dapat menyerap ion nitrat atau amonium dari tanah
melalui rambut akarnya. 6ika nitrat diserap, pertamatama direduksi menjadi ion nitrit dan
kemudian ion amonium untuk dimasukkan ke dalam asam amino, asam nukleat, dan klorofil.
Pada tanaman yang memiliki hubungan mutualistik dengan rhizobia, nitrogen dapat
berasimilasi dalam bentuk ion amonium langsung nodul. Hewan, jamur, dan organisme
heterotrof lain mendapatkan nitrogen sebagai asam amino, nukleotida dan molekul organik
kecil.
Ada beberapa sumber nitrogen yang dapat diambil tumbuhan yakni N)*, NH+,, N
organik dan N", terutama pada bakteri dan algae tertentu. Pada tumbuhan tinggi umumnya,
sumber nitrogen yang paling banyak diserab adalah N)* dan NH+, dan beberapa Norganik.
Pada tumbuhan tinggi umumnya, sumber terpenting nitrogen adalah ion nitrat %N)*7(
yang diambil dari larutan tanah. -i dalam tanah, spesiasi ion nitrat tidaklah stabil. -alam
situasi aerobik, ion nitrogen lebih banyak dalam bentuk nitrat. 5ebaliknya, dalam suasana
anarobik, nitrat akan tereduksi secara bertahap menjadi ion amonia %NH+,(. 0akteri
nitrifikasi dan denitrifikasi berperan pada proses kon'ersi tersebut. -i alam dikenal ada
banyak bakteri terlibat dalam kon'ersi nitrat menjadi amonia, atau sebaliknya. Prosesproses
pengubahan dari amonia menjadi nitrat disebut nitrifikasi. 5ebaliknya, terjadi peristiwa
3
pengubahan nitrat , nitrit menjadi amonia atau N" yang disebut denitrifikasi. Proses nitrifikasi
melibatkan bakteri nitrosomonas dan nitrobakter. Pada proses pembusukan dari senyawa N
organik, akan dihasilkan ionion amonia, yang prosesnya disebut amonifikasi.
8ang dibutuhkan dalam asimilasi nitrogen yaitu Memerlukan cadangan sumber
energy, Energi berasal dari fotosintesis, Reaksi terjadi pada jaringan dan
kompartemen sel yang berbeda, Berkaitan erat dengan metabolisme karbon.
Siklus Nitrogen
5iklus nitrogen sendiri adalah suatu proses kon'ersi senyawa yang mengandungunsur
nitrogen menjadi berbagai macam bentuk kimiawi yang lain. Transformasi ini dapat terjadi
secara biologis maupun nonbiologis. 5iklus nitrogen secara khusus sangat dibutuhkan dalam
ekologi karena ketersediaan nitrogen dapat mempengaruhi tingkat proses ekosistem kunci,
termasuk produksi primer dan dekomposisi. Akti'itas manusia seperti pembakaran bahan
bakar fosil, penggunaan pupuk nitrogen buatan, dan pelepasannitrogen dalam air limbah telah
secara dramatis mengubah siklus nitrogen global. Pembukaannya sudah cukup, sekarang kita
menginjak ke detail proses daur 9 siklus nitrogen.
Nitrogen sangatlah penting untuk berbagai proses kehidupan di
0umi. Nitrogen adalah komponen utama dalam semua asam amino, yang nantinya
dimasukkan ke dalam protein, tahu kan kalau protein adalah zat yang sangat kita butuhkan
dalam pertumbuhan.Nitrogen juga hadir di basis pembentuk asam nukleat,
seperti -NA dan :NA yang nantinya membawa hereditas. Pada tumbuhan, banyak
dari nitrogen digunakan dalam molekul klorofil, yang penting untuk fotosintesis dan
pertumbuhan lebih lanjut. 4eskipun atmosfer bumi merupakan sumber berlimpah nitrogen,
sebagian besar relatif tidak dapat digunakan oleh tanaman. Pengolahan kimia atau fiksasi
alami %melalui proses kon'ersi seperti yang dilakukan bakteri rhizobium(, diperlukan untuk
mengkon'ersi gas nitrogenmenjadi bentuk yang dapat digunakan oleh organisme hidup, oleh
karena itu nitrogen menjadi komponen penting dari produksi pangan. $elimpahan atau
kelangkaan dari bentuk ;tetap; nitrogen, %juga dikenal sebagai nitrogen reaktif(, menentukan
berapa banyak makanan yang dapat tumbuh pada sebidang tanah.
PR#SES$PR#SES DALAM DAUR NITR#%EN
4
Nitrogen hadir di lingkungan dalam berbagai bentuk kimia termasuk nitrogen
organik, amonium %NH+ ,(, nitrit %N)"(, nitrat %N)*(, dan gas nitrogen %N"(. Nitrogen
organik dapat berupa organisme hidup, atau humus, dan dalam produk antara dekomposisi
bahan organik atau humus dibangun. Proses siklus nitrogen mengubah nitrogen dari satu
bentuk kimia lain. 0anyak proses yang dilakukan oleh mikroba baik untuk menghasilkan
energi atau menumpuk nitrogen dalam bentuk yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. -iagram
di atas menunjukkan bagaimana prosesproses cocok bersama untuk membentuk siklus
nitrogen %lihat gambar(.
&. 'iksasi Nitr"gen
<iksasi nitrogen adalah proses alam, biologis atau abiotik yang mengubah nitrogen di
udara menjadi ammonia %NH*(. 4ikroorganisme yang memfiksasi nitrogen disebut
diazotrof. 4ikroorganisme ini memiliki enzim nitrogenaze yang dapat menggabungkan
hidrogen dan nitrogen. :eaksi untuk fiksasi nitrogen biologis ini dapat ditulis sebagai
berikut =
N" , > H, , > e? @ " NH* , H"
4ikro organisme yang melakukan fiksasi nitrogen antara lain = Ayanobacteria,
Azotobacteraceae, :hizobia, Alostridium, dan <rankia. 5elain itu ganggang hijau biru juga
dapat memfiksasi nitrogen. 0eberapa tanaman yang lebih tinggi, dan beberapa hewan %rayap(,
telah membentuk asosiasi %simbiosis( dengan diazotrof. 5elain dilakukan oleh
mikroorganisme, fiksasi nitrogen juga terjadi pada proses nonbiologis, contohnya sambaran
petir. Bebih jauh, ada empat cara yang dapat mengkon'ersi unsur nitrogen di atmosfer
menjadi bentuk yang lebih reaktif =
a. <iksasi biologis= beberapa bakteri simbiotik %paling sering dikaitkan dengan tanaman
polongan( dan beberapa bakteri yang hidup bebas dapat memperbaiki nitrogen
sebagai nitrogen organik. 5ebuah contoh dari bakteri pengikat nitrogen adalah bakteri
:hizobium mutualistik, yang hidup dalam nodul akar kacangkacangan. 5pesies ini
diazotrophs. 5ebuah contoh dari hidup bebas bakteri Azotobacter.

b. 1ndustri fiksasi nitrogen = -i bawah tekanan besar, pada suhu C// A, dan dengan
penggunaan katalis besi, nitrogen atmosfer dan hidrogen %biasanya berasal dari gas
alam atau minyak bumi( dapat dikombinasikan untuk membentuk amonia %NH*(.
-alam proses Haber0osch, N" adalah diubah bersamaan dengan gas hidrogen %H"(
menjadi amonia %NH*(, yang digunakan untuk membuat pupuk dan bahan peledak.
c. Pembakaran bahan bakar fosil = mesin mobil dan pembangkit listrik termal, yang
melepaskan berbagai nitrogen oksida %N)D(.
d. Proses lain= 5elain itu, pembentukan N) dari N" dan )" karena foton dan terutama
petir, dapat memfiksasi nitrogen.
(. Asimilasi
Tanaman mendapatkan nitrogen dari tanah melalui absorbsi akar baik dalam bentuk
ion nitrat atau ion amonium. 5edangkan hewan memperoleh nitrogen dari tanaman yang
mereka makan.
Tanaman dapat menyerap ion nitrat atau amonium dari tanah melalui rambut akarnya.
6ika nitrat diserap, pertamatama direduksi menjadi ion nitrit dan kemudian ion amonium
untuk dimasukkan ke dalam asam amino, asam nukleat, dan klorofil. Pada tanaman yang
memiliki hubungan mutualistik dengan rhizobia, nitrogen dapat berasimilasi dalam bentuk
ion amonium langsung dari nodul. Hewan, jamur, dan organisme heterotrof lain mendapatkan
nitrogen sebagai asam amino, nukleotida dan molekul organik kecil.
). Am"niikasi
6ika tumbuhan atau hewan mati, nitrogen organik diubah menjadi amonium %NH+,(
oleh bakteri dan jamur.
4. Nitrifikasi
$on'ersi amonium menjadi nitrat dilakukan terutama oleh bakteri yang hidup di
dalam tanah dan bakteri nitrifikasi lainnya. Tahap utama nitrifikasi, bakteri nitrifikasi seperti
spesies Nitrosomonas mengoksidasi amonium %NH+ ,( dan mengubah amonia menjadinitrit
%N)"(. 5pesies bakteri lain, seperti Nitrobacter, bertanggung jawab untuk oksidasi nitrit
menjadi dari nitrat %N)*(. Proses kon'ersi nitrit menjadi nitrat sangat penting karena nitrit
merupakan racun bagi kehidupan tanaman.
Proses nitrifikasi dapat ditulis dengan reaksi berikut ini =
!. NH* , A)" , !.E )" , Nitrosomonas @ N)" , H") , H,
". N)" , A)" , /.E )" , Nitrobacter @ N)*
*. NH* , )" @ N)"? , *H, , "e?
+. N)"? , H") @ N)*? , "H, , "e
!
5. Denitrifikasi
-enitrifikasi adalah proses reduksi nitrat untuk kembali menjadi gas nitrogen %N"(,
untuk menyelesaikan siklus nitrogen. Proses ini dilakukan oleh spesies bakteri seperti
Pseudomonas dan Alostridium dalam kondisi anaerobik. 4ereka menggunakan nitratsebagai
akseptor elektron di tempat oksigen selama respirasi. <akultatif anaerob bakteri ini juga dapat
hidup dalam kondisi aerobik.
-enitrifikasi umumnya berlangsung melalui beberapa kombinasi dari bentuk peralihan
sebagai berikut=
N)*? @ N)"? @ N) , N") @ N" %g(
Proses denitrifikasi lengkap dapat dinyatakan sebagai reaksi redoks=
" N)*? , !/ e? , !" H, @ N" , C H")
*. #ksi!asi Am"nia Anaer"+ik
-alam proses biologis, nitrit dan amonium dikon'ersi langsung ke elemen %N"( gas
nitrogen. Proses ini membentuk sebagian besar dari kon'ersi nitrogen unsur di lautan.
:eduksi dalam kondisi anoDic juga dapat terjadi melalui proses yang disebut oksidasi amonia
anaerobik
NH+, , N)"? @ N" , " H").
Pen,era-an nitr"gen
Anasir hara nitrogen %N( diserap perakaran tanaman dalam bentuk anion nitrat %N)
*

(,
kation amonium %N
+
,
( dan bahan lebih kompleks, seperti asam amino larut
atmosphere dan asam nukleik.
5etiap jenis tanaman mempunyai kecenderungan khusus untuk menggunakan bentuk
ion nitrogen yang dibutuhakannya dan kecendrungan ini dapat berubah oleh cause
lingkungan.
3mumnya tanaman mampu menyerap dan menggunakan nitrat dan amonium.
Tanaman lahan atusan lebih banyak menyerap N dalam bentuk anion nitrat,
sedangkan tanman padi sawah lebih banyak menyerap NNH
+
,
.
+. Asimilasi Sulur
5ulfur adalah komponen asam amino yang dibutuhkan untuk sintesis protein.
0eberapa organisme dapat memperoleh sulfur melalui asimilasi reduksi sulfat, sebagian lagi
memperoleh sulfur melalui reduksi senyawa sulfur seperti H.
5ulfur adalah nutrisi utama bagi semua organisme. Plant Tanaman spesies memiliki
keanekaragaman hayati yang tinggi di serapan, metabolization dan akumulasi sulfur sehingga
ada potensi untuk menggunakan tanaman untuk fitoremediasi situs belerangdiperkaya.
"
5ebuah sur'ei tanah diperkaya dengan sulfur baik secara alami atau akti'itas manusia
menunjukkan bahwa surplus sulfur sebagian besar disertai dengan surplus unsur kimia
lainnya yang dapat membatasi fitoremediasi karena terjadi coelemen lebih beracun untuk
tanaman dari belerang. 5elain itu, akumulasi unsurunsur lain, membuat bahan tanaman
%nabati ekstraksi( kurang cocok untuk digunakan sebagai pakan ternak dan untuk konsumsi
manusia. 5ulfur %5( asimilasi oleh tumbuhan memainkan peran penting dalam siklus 5 di
alam, dan metabolisme 5 berasimilasi menyediakan berbagai senyawa yang bermanfaat bagi
hewan, termasuk manusia. 5angat penting untuk memahami mekanisme yang terlibat dalam
metabolisme 5 sistemik dalam rangka meningkatkan tanaman agronomi dan produksi
tanaman makanan dan 5tudistudi ini dapat dianggap sebagai studi kasus penting yang
memberikan informasi mengenai mekanisme peraturan rumit yang terlibat dalam
metabolisme tanaman.
DAUR . SI/LUS SUL'UR 0BELERAN%1
5ulfur terdapat dalam bentuk sulfat anorganik. 5ulfur direduksi oleh bakteri menjadi
sulfida dan kadangkadang terdapat dalam bentuk sulfur dioksida atau hidrogen sulfida.
Hidrogen sulfida ini seringkali mematikan mahluk hidup di perairan dan pada umumnya
dihasilkan dari penguraian bahan organik yang mati.Tumbuhan menyerap sulfur dalam
bentuk sulfat %5)+(.
Perpindahan sulfat terjadi melalui proses rantai makanan, lalu semua mahluk hidup
mati dan akan diuraikan komponen organiknya oleh bakteri. 0eberapa jenis bakteri terlibat
dalam daur sulfur, antara lain -esulfomaculum dan -esulfibrio yang akan mereduksi sulfat
menjadi sulfida dalam bentuk hidrogen sulfida %H"5(. $emudian H"5 digunakan bakteri
fotoautotrof anaerob seperti Ahromatium dan melepaskan sulfur dan oksigen. 5ulfur di
oksidasi menjadi sulfat oleh bakteri kemolitotrof seperti Thiobacillus.
#
5elain proses tadi, manusia juga berperan dalam siklus sulfur. Hasil pembakaran
pabrik membawa sulfur ke atmosfer. $etika hujan terjadi, turunlah hujan asam yang
membawa H"5)+ kembali ke tanah. Hal ini dapat menyebabkan perusakan batuan juga
tanaman.
-alam daur belerang, mikroorganisme yang bertanggung jawab dalam setiap
trasformasi adalah sebagai berikut =
!. H"5 @ 5 @ 5)+F bakteri sulfur tak berwarna, hijau dan ungu.
". 5)+ @ H"5 %reduksi sulfat anaerobik(, bakteri desulfo'ibrio.
*. H"5 @ 5)+ %Pengokaidasi sulfide aerobik(F bakteri thiobacilli.
+. 5 organik @ 5)+ , H"5, masingmasing mikroorganisme heterotrofik aerobik dan
anaerobik.
C. Peranan Nitr"gen !an Sulur terha- -ertum+uhan tanaman
a. Peranan Nitr"gen
Ada beberapa peranan nitrogen terhadap pertumbuhan tanaman diantaranya adalah
memacu pertumbuhan tanaman secara umum terutama pada fase 'egetati'e, berperan dalam
pembentukan klorofil, dan merangsang perkembang biakan mikroorganisme.
Peranan nitrogen dalam tanaman yaitu mensintesis karbohidrat menjadi protein dan
protoplasma %melalui mekanisme respirasi( yang berperan dalam pembentukan jaringan
fegetatif tanaman. 5edangkan peranan nitropgen dalam tanah yaitu nitrogen diserap tanaman
dalam bentuk nitrat %N)
*
( dan ammonium %NH
+
(, akan tetapi nitrat akan segera tereduksi
menjadi amonium melalui enzim yang mengandung 4o.
Amonium merupakan sumber nitrogen bagi tumbuhan yang hidup di tanah masam,
terutama tanah humus, nitrat, merupakan sumber nitrogen bagi tumbuhan yang hidup di tanah
netral atau basa selanjutnya organic, merupakan sumber nitrogen bagi tumbuhan yang hidup
di tanah organic. Nitrogen udaram merupakaan sumber nitrogen bagi tumbuhan yang
bersimbiosis dengan organisme penambat nitrogen.
+. Peranan Sulur
Pada umumnya belerang dibutuhkan tanaman dalam pembentukan asamasam amino
sistin, sistein, dan metionin. -isamping itu 5 juga merupakan bagian dari biotin, tiamin, ko
enzim A dan glutationin. -iperkirakan ./# 5 dalam tanaman ditemukan dalam bentuk asam
amino, yang salah satu fungsi utamanya adalah penyususn protein yaitu dalam pembentukan
ikatan disulfide antara rantairantai peptide. 0elerang merupakan bagian %constituent( dari
hasil metabolisme senyawasenyawa kompleks. 0elerang juga berfungsi sebagai acti'ator,
$
kofaktor atau regulator enzim dan berperan dalam proses fisiologi tanaman. 5elain fungsi
yang dikemukakan di atas, peranan 5 dalam pertumbuhan dan metabolisme tanaman sangat
banyak dan penting, diantaranya %!( merupakan bagian penting dari ferodoksin, suatu
compleD <e dan 5 yang terdapat dalam kloroplas dan terlibat dalam reaksi oksidoreduksi
dengan transfer elektron serta dalam reduksi nitrat dalam proses fotosintesis, %"( 5 terdapat
dalam senyawasenyawa yang mudah menguap yang menyebabkan adanya rasa dan bau pada
rumputrumputan dan bawangbawangan.
0elerang dikaitkan pula dengan pembentukan klorofil yang erat hubungannya dengan
proses fotosintesis dan ikut serta dalam beberapa reaksi metabolisme seperti karbohidrat,
lemak, dan protein. 0elerang juga dapat merangssang pembentukan akar dan buah serta dapat
mengurangi serangan penyakit.
Tanaman sangat membutuhkan blerang karena pada umumnya belerang yang
dibutuhkan untuk pertumbuhan optimal tanaman ber'ariasi antara /.! sampai /.E# dari
bobot kering tanaman. 5pencer %!.&E( membagi * kelompok tanaman berdasarkan tingkat
kebutuhan 5, yaitu=
a( tanaman dengan tingkat kebutuhan 5 yang banyak %"/>/ kg 59ha(
b( tanaman dengan tingkat kebutuhan 5 sedang %!/E/ kg59ha(
c( tanaman dengan kebutuhan 5 rendah %E"E kg 59ha(.
0erdasarkan familinya, kebutuhan 5 oleh tanaman Graminaea, Beguminaeae,
Aruciferae, yang dapat dilihat dari kandungan sulfat pada biji dari masingmasing kelompok
tanaman tersebut adalah secara berturutturut %/.!>/.!.#, /,"E/ *# dan !.!!.&#( dari
bobot kering tanaman.
D. De2isiensi Unsur Nitr"gen !an Belerang
$ekurangan unsur hara Nitrogen %N(
Harna daun hijau agak kekuningkuningan dan pada tanaman padi warna ini mulai
dari ujung daun menjalar ke tulang daun selanjutnya berubah menjadi kuning lengkap,
sehingga seluruh tanaman berwarna pucat kekuningkuningan. 6aringan daun mati dan
inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah
kecoklatan.
Pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil
Perkembangan buah tidak sempurna atau tidak baik, seringkali masak sebelum
waktunya
1%
-apat menimbulkan daun penuh dengan serat, hal ini dikarenakan menebalnya
membran sel daun sedangkan selnya sendiri berukuran kecilkecil
-alam keadaan kekurangan yang parah, daun menjadi kering, dimulai dari bagian
bawah terus ke bagian atas.
$ekurangan unsur hara 0elerang %5(
-aundaun muda mengalami klorosis %berubah menjadi kuning(, perubahan warna
umumnya terjadi pada seluruh daun muda, kadang mengkilap keputihputihan dan
kadangkadang perubahannya tidak merata tetapi berlangsung pada bagian daun
selengkapnya
Perubahan warna daun dapat pula menjadi kuning sama sekali, sehingga tanaman
tampak berdaun kuning dan hijau, seperti misalnya gejalagejala yang tampak pada
daun tanaman teh di beberapa tempat di $enya yang terkenal dengan sebutanITea
8ellowI atauI8ellow -iseaseI
Tanaman tumbuh terlambat, kerdil, berbatang pendek dan kurus, batang tanaman
berserat, berkayu dan berdiameter kecil
Pada tanaman tebu yang menyebabkan rendemen gula rendah
6umlah anakan terbatas.
BAB III
PENUTUP
11
A. /esim-ulan
Asimilasi adalah transport komponen metabolik terlarut dari luar ke dalam lingkungan
sel, baik secara pasif %difusi( maupun transport aktif. 5el yang mendapatkan semua
komponen metabolic melalui asimilasi disebut osmotrof, contohnya jamur, algae, dan
bakteri. Asimilasi dipenuhi dengan mekanisme transportasi dengan energi pasif
%energi netral( dan energi aktif %energi konsumsi(.
Asimilasi nitrogen dan sulfur membutuhkan serangkaian reaksi biokimia yang
komplek yang membutuhkan energi.
Ada beberapa peranan nitrogen terhadap pertumbuhan tanaman diantaranya adalah
memacu pertumbuhan tanaman secara umum terutama pada fase 'egetati'e, berperan
dalam pembentukan klorofil, dan merangsang perkembang biakan mikroorganisme.
0elerang %5( berperan dalam pembentukan bintilbintil akar. 5ulfur ini merupakan
unsur yang penting dalam beberapa jenis protein seperti asam amino. 3nsur ini pun
membantu pertumbuhan anakan. 5elain itu, sulfur merupakan bagian penting pada
tanamantanaman penghasil minyak, sayuran seperti cabai, kubis, dan lainlain.
12