Você está na página 1de 20

AGAMA.

1.
2.
3.
4.
5.
6.

BIOLOGI

AHMAD M F
COIRUNISA
DAMAR
KHAIRUNNISA
MAULIA
RIZKA

KIMIA

FISIKA

MATEMATIKA

INGGRIS

SEJARAH

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR

Sk 4. Menghindari perilaku tercela

4.1 Menjelaskan pengertian Isyrof, Tabzir, Ghibah dan


Fitnah
4.2 Menjelaskan contoh perilaku Isyrof, Tabzir, Ghibah
dan Fitnah
4.3 Menghindari perilaku Isyrof, Tabzir, Ghibah dan
Fitnah dalam kehidupan sehari-hari

ISRAF

TABZIR

GIBAH

FITNAH

PENGERTIAN ISYRAF
Secara Bahasa israf berasal dari kata sarafa, yasrafu, israfa yg artinya
memboroskan, membuang-buang, melampaui batas atau berlebih-lebihan.
Dan secara istilah adalah melakukan suatu perbuatan yg melampaui
batas atau ukuran yang sebenarnya. Sikap ini biasanya terjadi pada orangorang yang rakus dan tidak puas atas nikmat yang telah di beri oleh Allah
Ta'la.
Israf adalah perbuatan yg tidak di senangi oleh Allah karena perbuatan ini
merupakan bagian dari bentuk tidak mensyukuri nikmat yang telah di
berikan oleh allah Ta'ala

DALIL MENGENAI ISRAF

.
"wahai anak cucu adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (
memasuki ) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan.
Sesungguhnya Allah tiddak menyukai orng-orang yang berlebihan."
(Q.S Al-a'raf[7]:31)

Akibat dari Perbuatan Israf


A.
B.
C.
D.

Dibenci oleh Allah Ta'ala


Menjadi sahabat setan
Menjadi orang yang akan tercela dan menyesal
Menjadi orang yang tersesat

Cara menghindari sifat israf


A. Memikirkan dan merenungkan akibat dan bahaya Israf.
B. Mengenjdalikan nafsu, dan mengarahkan untuk memikul beban dan
klesulitan seperti shalat malam, shadaqah, shaum sunat , dll.
C. Senantiasa memperhatikan sunnah dan perjalanan hidup Rasulullah SAW

D. Selalu memperhatikan kehidupan orang-orang salaf dari kalangan


sahabat, mujahiddin dan ulama.
E. Tidak menjalin persahabatan dengan orang-orang Israf.

Hikmah menghindari prilaku isyraf


a Sikap israf adalah salah satu sikap tercela yang sangat merusak bagi
pelaku sendiri maupun orang lain yang yang terkena dampak tingkah
lakunya
b. Setiap muslim dilarang mengikuti syahwat
c. Perbuatan berlebihan atau melampaui batas ini adalah sebagai wujud
pengingkaran terhadap nikmat yang di berikan Allah.

d. Sikap melampaui batas bekasnya dapat menghilangkan keteguhan dan


keseimbangan yang dituntut agama dalam melaksanakan berbagai
tanggung jawab hukum.

PENGERTIAN TABZIR
Kata tabzir berasal dari kata bahasa arab yaitu bazara,yubaziru tabzir yang
artinya pemborosan. Secara istilah tabzir adalah
membelanjakan/mengeluarkan harta benda yang tidak ada manfaatnya
dan bukan dijalan Allah. Sifat tabzir ini timbul karena adanya dorongan
nafsu dari setan dan biasanya untuk halhal yang tidak disenagi oleh Allah
serta ingin dipuji oleh orang lain

DALIL TENTANG TABZIR


Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan
setan itu sangat ingkar kepada Tuhan-nya. (al-Isra' : 27).

Artinya : Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang


yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula)
kikir, di antara keduanya secara wajar. (surat al-Furqan ayat 67,)

Akibat dari Perbuatan Tabzir

Mendapat murka Allah


Mendapat siksa yang teramat pedih oleh Allah
Mendapat kesengsaraan dunia dan akhirat
Mendapat cacian dari orang lain

PENGERTIAN GHIBAH
Menurut bahasa, ghibah artinya meggunjing. Menurut istilah, ghibah berarti
membicarakan kejelekan dan kekurangan orang lain dengan maksud mencari
kesalahan-kesalahannya, baik jasmani, agama, kekayaan, akhlak, ataupun
yang lainnya.
Ghibah tidak terbatas hanya pada ucapan lidah, akan tetapi setiap gerakan,
isyarat, ungkapan, sindiran, celaan, tulisan, SMS, atau segala sesuatu yang
dipahami sebagai hinaan, maka hal itu haram dan termasuk ghibah.
Mendengarkan orang yang sedang ghibah dengan sikap kagum dan
menyetujui apa yang dikatakannya hukumnya sama dengan melakukan
ghibah.

DALIL TENTANG GHIBAH


Qs. Hujurat ayat 12 :

dalam surat Al-Hujurat ayat 12 :


"Hai orang yang beriman jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya
sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari
kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian
yang lain. sukakah salah satu diantara kamu memakan daging saudaranya
yang sudah mati? maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan
bertakwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha penerima tobat lagi
Maha Penyayang".

Akibat Ghibah
a.

Orang yang melakukan ghibah akan mengalami kerugian, karena pahala


amal kebaikannya dia berikan kepada orang yang menjadi sasaran
ghibahnya.

b.

Mendapat azab Allah swt yang sangat pedih Lebih ngeri bila berbicara
tentang ghibah, apabila kita mengetahui balasan yang akan diterima
pelakunya. Seperti dikisahkan oleh Rasulullah saw di malam mi'rajnya.
Beliau menyaksikan suatu kaum yang berkuku tembaga mencakar wajah
dan dada mereka sendiri. Rasul pun bertanya tentang keberadaan mereka,
maka dijawab bahwa merekalah orang-orang yang ghibah melanggar
kehormatan orang lain.

Contoh Perilaku Ghibah


1). Membicarakan keburukan orang lain melalui lisan
2). Membicarakan keburukan orang lain melalui
bahasa
isyarat
3). Membicarakan keburukan orang lain melalui
gerakan
tubuh dengan maksud mengolok-olok.
4). Membicarakan keburukan orang lain melalui media
massa tanpa ada maksud untuk kebaikan

Cara Menghindari Ghibah


a)

Selalu mengingat bahwa perbuatan ghibah adalah penyebab kemarahan


dan kemurkaan Allah SWT.

b)

Selalu mengingat bahwasannya timbangan kebaikan ghibah akan


pindah kepada orang yang digunjingkannya.

c)

Hendaknya orang yang melakukan ghibah mengingat terlebih dahulu


aib dirinya sendiri dan segera berusaha memperbaikinya.

d) Menjauhi faktor-faktor yang dapat menimbulkan terjadinya ghibah.


e) Senantiasa mengingatkan orang-orang yang melakukan ghibah.
f)
g)

Dengan cara menyesali perbuatan itu, bertekad untuk tidak


melakukannya kembali dan beristighfar serta bertaubat dengan benar.
Bila ghibah telah terdengar oleh orang yang bersangkutan, maka dia
harus mengemukakan alasan serta meminta maaf kepadanya. Jika
belum terdengar, hendaklah memintakan ampun untuknya,
mendoakannya kepada Allah dan memuliakannya sebanding dengan
kejelekan yang telah dilakukan terhadapnya

PENGERTIAN FITNAH
Secara etimologi fitnah itu artinya kesesatan, dan
secara istilah syara fitnah adalah menyebarkan berita bohong/jelek
dalam suatu hal/orang lain, baik secara diam-diam maupun secara
terang-terangan. Fitnah ini muncul karena beberapa faktor yaitu
kebencian, kemunafikan dan kedustaan. Fitnah bertujuan utuk
menjatuhkan martabat dan membuat kesengsaraan kepada
sesorang/kelompok tertentu.

DALIL TENTANG FITNAH


Q.S. Albaqoroh : 191

"Dan bunuhlah mereka di mana kamu temui mereka, dan usirlah mereka
dari mana mereka tlah mengusir kamu. Dan fitnah itu lebih kejam dari
pembunuhan. Dan jgnlah kamu perangi mereka di masjidilharam, kecuali
jika mereka memerangi mereka di tempat itu. Jika mereka memerangi
mereka kamu maka perangi mereka. Demikian balasan bagi orang kafir."
( Q.S. Albaqoroh : 191 )

Akibat dari Perbuatan Fitnah

Menyebabkan permusuhan
Terjadi pembunuhan
Melemahkan agama islam

Hal-hal yang Perlu Dilakukan Ketika


Mendapat Fitnah
Sabar dan tenang dalam menghadapi fitnah
Mempunyai keberanian untuk mengungkapkan kebenaran yang
sesungguhnya
Melakukan cek & ricek ( bertabayun )
Mengusahakan perdamaian
Berdoa kepada Allah

Balasan Bagi Orang yang Berbuat


Fitnah
i.

Orag yang mefitnah akan di beri adzab oleh Allah diakhirat kelak. Allah
tlah memberi ancaman berupa adzab yag sangat pedih, yaitu neraka
jahanam. Firman Allah Ta'ala, dalam surat Al-Buruj ayat 10
"Sesungguh, orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang
mukmin laki-laki maupun perempuan lalu mereka tidak mau bertaubat,
maka merekaakan mendapat azab Jahanam dan mereka akan
mendapatkan azab yang membakar.
ii. menurut ibnu kasir dalam tafsirnya menyatakan

bahwa orang-orang yang memfitnah tersebut, apabila tidak bertobat


dan tidak menghentikan tindakan penyiksaan serta tidak menyesal atas
fitnahnya yang pernah mereka timpakan atas orang-orang mukmin di
masa lalu, maka mereka bakal ditimpa siksa yang membakar . Menurut
siksaan yang diberikan oleh Allah kepada mereka sejenis dan setimpal
dari tndakan penyiksaan yang mereka lakukan.