Você está na página 1de 3

1.

Perawat memberikan edukasi mengenai fraktur kepada pasien (definisi, etiologi, tanda
gejala, penanganan dan prognosis).
Beri informasi mengenai penganan yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan.
Misalnya dengan mengajarkan teknik relaksasi dan distraksi apabila nyerinya mulai timbul
2. Perawat memberikan edukasi mengenai latihan mobilisasi serta manfaat mobilisasu
pada pasien
Latihan Mobilisasi pada Klien Fraktur
Kondisi fraktur akan mendapat tindakan medis sesuai tingkatan keparahan. Fraktur yang
memerlukan tindakan pembedahan, memerlukan pedoman latihan mobilisasi sesuai dengan
pedoman pada pasien post pembedahan.
Pada fraktur yang penyembuhannya tanpa tindakan invasif, misalnnya cukup dilakukan
imobilisasi seperti dengan gips atau bidai, perlu diawasi kondisi vaskularisasi di area distal dari
fraktur. Mobilisasi pasif pada persendian di area distal atau proksimal dari fraktur perlu
dilakukan untuk mencegah kontraktur. Mobilisasi aktif dilakukan bertahap ketika kekuatan otot
dan tulang sudah adekuat. Biasanya pada orang dewasa, penyatuan tulang ekstremitas atas terjadi
dalam 2 bulan, dan pada ekstremitas bawah dalam 4-6 bulan. Tapi untuk memastikan apakah
telah terjadi penyatuan tulang, perlu dilakukan rontgen. Mobilisasi aktif dilakukan dengan
menggerakkan area fraktur, kemudian bertahap dilakukan untuk Activity Daily Living sesuai
kekuatan area fraktur.
3. Memberi edukasi yang tepat mengenai nutrisi pada pasien fraktur
Kebutuhan nutrisi yang baik untuk pasien fraktur adalah dengan melakukan diet TKTP
( Tinggi Kalori Tinggi Protein ).

Pengertian Diet TKTP

Diet TKTP adalah pengaturan jumlah protein dan kalori serta jenis zat makanan yang
dimakan disetiap hari agar tubuh tetap sehat.

Tujuan diet TKTP


Diet TKTP bertujuan untuk :
a)
Memberikan makanan secukupnya atau lebih dari pada biasa untuk memenuhi
kebutuhan protein dan kalori. Maksudnya, jumlah makanan khusus kebutuhan protein
dan kalori dibutuhkan dalam jumlah lebih dari pada kebutuhan biasa.
b) Menambah berat badan hingga mencapai normal. Penambahan berat badan hingga
mencapai normal menunjukkan kecukupan energi. Untuk mengetahui berat badan yang
normal, seseorag dapat menggunakan kartu menuju sehat (KMS), untuk anak balita, anak
sekolah, remaja, ibu hamil dan kelompok usia lanjut. Bagi orang dewasa digunakan Indek
Masa Ttubuh (IMT).

c) Mencegah dan mengurangi kerusakan jaringan. Artinya, dengan terpenuhinya


kebutuhan energi / kalori dan protein di dalam tubuh, sehingga menjamin terbentuknya
sel-sel baru di dalam jaringan tubuh.

Syarat Diet TKTP


a. Tinggi Energi
b. Tinggi Protein
c. Cukup mineral dan Vitamin
d. Mudah dicerna
e. Diberikan secara bertahap bila penyakit dalam keadaan darurat
f. Makanan yang dapat mengurangi nafsu makan dihindari.

Indikasi Pemberian Diet TKTP


a.

Malnutrisi, defisiensi kalori, protein, anemia, kwashiorkor.

b.

Sebelum dan sesudah operasi.

c.

Baru sembuh dari penyakit dengan panas tinggi atau penyakit berlangsung lama.

d.

Trauma perdarahan.

e.

Infeksi saluran pernafasan

Macam-macam Diet TKTP


a. TKTP I

b. TKTP II

Kalori

: 2600 kal/kg BB

Protein

: 100 g (2 g/kgBB)

Kalori

: 3000 kal / kg BB

Protein

: 125 g (2 g / kg BB)

Makanan yang dianjurkan dan dihindari pada pasien fraktur


Makanan yang dihindari
Makanan yang harus dihindari adalah makanan yang terlalu manis dan gurih
yang dapat mengurangi nafsu makan, seperti gula-gula, dodol, cake, tarcis dan
sebagainya.
Makanan yang dianjurkan
Makanan yang harus diberikan meliputi :
Sumber Kalori : Nasi,Kentang,Roti,Gandum, Jangung dan lain-lain
Sumber Protein hewani : ayam,daging,hati,telur,susu dan keju.

Sumber protein nabati : kacang-kacangan ,tahu,tempe, dan oncom


Sumber Protein Vitamin D : Ikan lele, sarden, ikan salmon, minyak ikan,
telur ayam, hati sapi.

Contoh menu sehari pada nutrisi fraktur


Pagi

Siang

Malam

Nasi

Nasi

Nasi

Telur dadar

Ikan goreng

Daging empal

Daging semur

Ayam goreng

Telur balado

Ketimun dengan tomat


Tempe bacem
iris

Sup sayuran

Susu

Pisang

Sayur asam
Pepaya

Pukul 10.00

Pukul 16.00

Pukul 20,00

Bubur kacang hijau

Susu

Roti panggang

Susu

Teh