Você está na página 1de 9

PENGEMBANGAN TEKNIK DIAGNOSA

FASCIOLOSIS PADA SAPI DENGAN


ANTIBODI MONOKLONAL DALAM
CAPTURE ELISA
UNTUK DETEKSI ANTIGEN

KELOMPOK 1

Enfa Jeanne Putri


Dede Mirtha
Eva Aprilyana Rizki
Melly Ariani
Rosyta Velayanti

(25121014)
(25131002)
(25131010)
(25131023)
(25131033)

Tujuan
Mengembangkan dan
mengimplementasikan uji capture
ELISA (uji diagnosis fasciolosis pada
sapi dengan mendeteksi antigen
menggunakan antibodi monoklonal
Fasciola)

PENDAHULUAN

Fasciolosis merupakan salah satu penyakit parasit


yang menyerang ternak
Diagnosa menggunakan sampel serum dan
feses dari sapi
Penyebab Infeksi cacing hati Fasciola gigantic
Pendekatan awal dengan uji serologi yaitu uji
ELISA, dilanjutkan pengembangan dengan uji
capture-ELISA

ENZYME-LINKED IMMUNOSORBENT
ASSAY (ELISA)
ELISA : menganalisis adanya interaksi antigen dengan
antibodi di dalam suatu sampel dengan menggunakan enzim
sebagai pelapor.
Capture ELISA (Sandwich ELISA)
Capture ELISA atau dikenal juga dengan Sandwich ELISA
merupakan satu tes yang sensitif untuk mengukur pikogram
atau mikrogram jumlah zat (seperti hormon, sel pemberi
tanda kimia, infeksi, antigen, dan sitokin).

Prinsip capture elisa :


Plate dilapisi oleh antibodi penangkap . Sampel
ditambahkan, dan beberapa antigen yang ada
berikatan dengan antibodi penangkap. Antibodi
pendeteksi berlabel enzim mengenali dan
berikatan dengan antigen. Enzim bereaksi dengan
substrat menghasilkan produkyang berwarna

PROSEDUR KERJA
Produksi
eskretori/sekretori (ES
antigen F diganti Ca

Aplikasi
capture
elisa

Validasi
capture
elisa

Produksi
rCatL
Antigen

Standarisari capture alisa dengan


antibodi monoklonal

Produksi
antibodi
poliklonal
Antibodi
monoklonal

HASIL

Hasilnya menunjukkan bahwa Uji


capture-ELISA menunjukkan hasil yang
lebih baik dan memberikan korelasi
positif antara peningkatan kadar
antigen dalam feses sapi dibandingkan
dengan uji antibodi dalam serum.

TERIMA KASIH