Você está na página 1de 27

ANATOMI DAN FISIOLOGI

SISTEM RESPIRASI, KARDIOVASKULAR

Oleh : Dwi Admi Sucita


Pembimbing : dr. A. Helmi Sp.An
Kepaniteraan klinik FKK UMJ
Ilmu anestesi
RS. Islam Jakarta Pondok Kopi

SISTEM RESPIRASI
Respirasi adalah peristiwa
menghirup udara dari luar
yang mengandung Oksigen
serta menghembuskan
udara yang banyak
mengandung
Karbondioksida keluar dari
tubuh. (Syaifuddin; 2002 )

Respirasi

Respirasi eksternal
Pertukaran gas-gas antara darah dan udara
sekitarnya

Respirasi internal
Pertukaran gas-gas antara darah dan jaringan

ANATOMI SISTEM RESPIRASI

Saluran nafas bagian atas

Saluran nafas
bagian bawah

FISIOLOGI PERNAFASAN

Pengaturan
pernafasan

-Membantu koordinasi transisi


antara isnpirasi & ekspirasi
- mengirim impuls inhibisi ke
area inspirasi paru-paru terlalu
mengembang

-Membantu koordinasi transisi


antara isnpirasi & ekspirasi
- mengirim impuls iekshibisi ke
area inspirasi

Mengatur otot-otot pernafasan

Pengaruh Anastesia pada Respirasi


opioid mengurangi laju pernapasan, zat abar
trikloetilen meningkatkan laju pernapasan
Induksi anastesia akan menurunkan kapasitas
sisa fungsional (functional residual volume),
karena pergeseran diafragma ke atas, apalagi
setelah pemberian pelumpuh otot

Efek Gas Kedua


Bila ada gas kedua yang diabsorbsi dengan cepat, seperti
N2O masuk kedalam paru kemudian ambilan gas ini
memiliki efek mengkonsentraskan gas gas yang tetap
berada dalam alveoli.
Efek terhadap O2 tidak memiliki kepentigan klinis, tetapi
peningkatan kadar zat- zat anastetik abar (volatile) akan
mempercepat induksi anastesia.
Kebalikannya bila pemberian N2O dihentikan, eliminasi gas
ini akan mengencerkan gas- gas dalam alveoli dan akan
menyebabkan hipokapsemia jika tidak diberikan tambahan
O2

Volume dan kapasitas paru

SISTEM KARDIOVASKULER
Fungsi kardiovaskular :
-penyampaian 02 dan nutrient
kepada sel-sel, pembuangan
metabolit dan c02
- perantara sel-sel dari sistem
hormon-imun
-Memelihara suhu badan

ANATOMI KARDIOVASKULER
Ukuran jantung panjangnya kirakira 12 cm, lebar 8-9 cm serta tebal
kira-kira 6 cm
Berat jantung sekitar 7-15 ons atau
200 sampai 425 gram dan sedikit
lebih besar dari kepalan tangan

Setiap harinya jantung berdetak


100.000 kali dan dalam masa
periode itu jantung memompa
2000 galon darah atau setara
dengan 7.571 liter darah

Batas batas jantung


Tepi kanan cranial berada pada
tepi costa III dextra, 1 cm dari tepi
lateral sternum.
Tepi kanan caudal berada pada
tepi costa VI dextra, 1 cm dari
tepi lateral sternum.
Tepi kiri cranial berada pada tepi
costa II sinistra di tepi lateral
sternum
Tepi kiri caudal berada pada
ruang intercostalis 5, kira-kira 9
cm di kiri linea medioclavicularis.

Lapisan otot jantung

Katup trikuspid
Katup trikuspid berada
diantara atrium kanan
dan ventrikel kanan.
Bila katup ini terbuka,
maka darah akan mengalir
dari atrium kanan menuju
ventrikel kanan.
Katup trikuspid berfungsi
mencegah kembalinya
aliran darah menuju
atrium kanan dengan cara
menutup pada saat
kontraksi ventrikel.

Setelah katup trikuspid


tertutup, darah akan mengalir
dari dalam ventrikel kanan
melalui trunkus pulmonalis.
Pada pangkal trunkus
pulmonalis terdapat katup
pulmonalis yang terdiri dari 3
daun katup yang terbuka bila
ventrikel kanan berkontraksi
dan menutup bila ventrikel
kanan relaksasi, sehingga
memungkinkan darah
mengalir dari ventrikel kanan
menuju arteri pulmonalis.

Katup pulmonalis

Katup bikuspid
Katup bikuspid atau katup
mitral mengatur aliran
darah dari atrium kiri
menuju ventrikel kiri.
Seperti katup trikuspid,
katup bikuspid menutup
pada saat kontraksi
ventrikel. Katup bikuspid
terdiri dari dua daun
katup.

Katup aorta
Katup aorta terdiri dari 3
daun katup yang terdapat
pada pangkal aorta.
Katup ini akan membuka
pada saat ventrikel kiri
berkontraksi sehingga darah
akan mengalir keseluruh
tubuh.
Sebaliknya katup akan
menutup pada saat
ventrikel kiri relaksasi,
sehingga mencegah darah
masuk kembali kedalam
ventrikel kiri.

Fisiologi jantung

Siklus jantung

Pegaruh Anastesia
Eter, siklopropan dan ketamin meningkatkan aktivitas
simpatis dengan mempertahankan curah jantung
selama anastesi ringan.
Halotan, enfluran menekan aktivitas simpatis
menyebabkan kontraksi jantung enfluran menekan
aktifitas simpatis menyebabkan kontraksi jantung
menurun dan vasodilatasi perifer. Halotan juga
memperkuat aktivitas parasimpatis menyebabkan
bradikardia.
Opioid, pelumpuh otot menyebabkan vasodilatasi
perifer dengan kerja langsung pada pembuluh darah,
lepasan histamine atau sekatan ganglion.

Pembuluh darah
Merupakan system
saluran tertutup yang
mengangkut darah dari
jantung ke jaringan dan
kembali ke jantung
Dinding pembuluh
darah terdiri dari 3
bagian yaitu :
adventisia
tunika media
intima