Você está na página 1de 200

DOKUMEN PENAWARAN

ADMINISTRASI DAN
TEKNIS
PEKERJAAN:
SUPERVISI PENYELESAIAN PEMBANGUNAN
FASILITAS LAUT BRANTA

KANTOR UNIT PENYELENGGARA PELABUHAN


KELAS III BRANTA UNIT LAYANAN PENGADAAN
DISTRIK NAVIGASI KELAS I SURABAYA

Nomor
Lampiran

:
:

001/SP-ADTEK/MAS-VII/2014
1 (Satu) Berkas

Bandung, 18 Juli 2014

Kepada Yth.:
Pokja ULP Distrik Navigasi Kelas I Surabaya, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III
BrantaTahun Anggaran 2014
Di
Surabaya
Perihal

Penawaran Administrasi dan Teknis Pekerjaan


Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta.

Supervisi

Penyelesaian

Sehubungan dengan Undangan Pemasukan Dokumen Penawaran Nomor 59/DOK/POKJAULP/DNG.SBY-2014 tanggal 30 Juni 2014 dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen
Pemilihan, Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan], dengan ini kami
mengajukan penawaran Administrasi dan Teknis untuk Pekerjaan Supervisi Penyelesaian
Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta TA. 2014.
Penawaran Administrasi dan Teknis ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang
tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas..
Penawaran ini berlaku sejak batas akhir pemasukan Dokumen Penawaran sampai dengan 90 hari
kalender.
Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pemilihan, bersama Surat Penawaran Administrasi dan Teknis
ini kami lampirkan :
1) [Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi, apabila ada]
2) Dokumen penawaran teknis, terdiri dari :
a. Data Pengalaman Perusahaan, terdiri dari :
1) Data Organisasi Perusahaan;
2) Daftar Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir;
3) Uraian Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir;
b. Pendekatan dan Metodologi, terdiri dari:
1) Tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja;
2) Uraian pendekatan, metodologi, dan program kerja;
3) Jadwal pelaksanaan pekerjaan;
4) Komposisi tim dan penugasan;
5) Jadwal penugasan tenaga ahli;
c. Kualifikasi Tenaga Ahli, terdiri dari:
1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan;
2) Surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan dari personil yang diusulkan;

d. [Dokumen lain yang dipersyaratkan]


Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini, maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk
pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan.
PT. Massuka Pratama

Ade Kusnadi, ST
Direktur Utama

I. LATAR BELAKANG PERUSAHAAN


PT. MASSUKA PRATAMA adalah sebuah perseroan terbatas (PT) yang bergerak
dalam kegiatan jasa konsultansi dalam bidang/layanan Jasa Perencana
Konstruksi, Jasa Pengawas Konstruksi dan Jasa Konsultansi Non-Konstruksi.
PT. MASSUKA PRATAMA merupakan perusahaan jasa konsultansi yang didirikan
di Kota Bandung sebagaimana tercantum dalam Akta Pendirian Perseroan
Terbatas Nomor 93, tanggal 26 Pebruari 1994, Notaris Koswara, SH.
Meskipun perusahaan ini terbilang masih muda, tetapi dengan didukung oleh
tenaga-tenaga ahli yang berpengalaman menjadikannya mampu bersaing
dengan konsultan lain yang telah lama berdiri. Dalam memberikan layanan jasa
konsultansi, selain didukung oleh tenaga ahli juga menjalin hubungan kerja
dengan assosiasi maupun dengan kalangan perguruan tinggi.

2. ORGANISASI PERUSAHAAN
PT. MASSUKA PRATAMA dalam pelaksanaan pekerjaannya dipimpin oleh
seorang Direktur Utama dan seorang Direktur dibantu oleh beberapa orang staf
baik tetap maupun tidak tetap seperti halnya dalam penyediaan tenaga ahli.

3. LINGKUP BIDANG/LAYANAN YANG DITANGANI


Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha jasa konsultansi, maka
PT. MASSUKA PRATAMA memiliki kemampuan menangani pekerjaan dalam
klasifikasi lingkup pekerjaan :

PERENCANAAN UMUM

STUDI KELAYAKAN

PERENCANAAN TEKNIS

PENGAWASAN KONSTRUKSI

MANAJEMEN UMUM DAN OPERASI

PENELITIAN

Jasa Perencana Konstruksi, Pengawas Konstruksi dan Jasa Non Konstruksi


Bidang dan Sub Bidang pekerjaan yang tercakup :

Bidang : ARSITEKTUR

Jasa Nasihat/Pra-Disain, Disain dan Administrasi Kontrak Arsitektural

Jasa Arsitektural Lansekap

Jasa Desain Interior

Jasa Penilai Perawatan Bangunan Gedung

Jasa Arsitektur Lainnya

Bidang : SIPIL
Jasa Nasehat/Pra-Disain dan Disain Enjiniring Bangunan, meliputi :

Struktur Bangunan Ringan/Sederhana

Struktur Bangunan Berat/Tinggi

Konstruksi Tambang

Jasa Nasehat/Pra-Disain dan Disain Enjiniring Pekerjaan Teknik Sipil


Keairan, meliputi :

Irigasi, Bendung dan Bendungan

Rawa, Sungai dan Pengendalian Banjir

Pengendalian Erosi/Konversi Tanah

Pekerjaan Teknik Sipil Lainnya

Jasa Nasehat/Pra-Disain dan Disain Enjiniring Pekerjaan Teknik Sipil


Transportasi, meliputi :

Jalan, Jembatan dan Terowongan

Teknik dan Pengendalian Lalu Lintas

Jalan Kereta Api

Landasan

Pelabuhan dan Prasarana Angkutan SDP

Jasa Nasehat/Pra-Disain dan Disain Enjiniring Pekerjaan Teknik Sipil Lainnya

Bidang : TATA LINGKUNGAN


Jasa Konsultansi Lingkungan, meliputi :

Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL)

Penyusunan Rencana Pengelolaan Lingkungan

Penyusunan Rencana Pengendalian Lingkungan

Air Minum

Penyehatan Lingkungan Permukiman

Persampahan

Jasa Perencanaan Urban, meliputi :

Penataan Perkotaan

Pengembangan Wilayah

Bidang : JASA INSPEKSI TEKNIS

Jasa Enjiniring Fase Konstruksi dan Instalasi Bangunan

Jasa Enjiniring Fase Konstruksi dan Instalasi Pekerjaan Teknik Sipil


Transportasi

Jasa Enjiniring Fase Konstruksi dan Instalasi Pekerjaan Teknik Sipil


Keairan

Jasa Enjiniring Fase Konstruksi dan Instalasi Pekerjaan Teknik Sipil


Lainnya

Bidang : PENGEMBANGAN
PERTANIAN DAN
PEDESAAN

Sub Bidang Prasarana Sosial dan Pengembangan / Partisipasi Masyarakat

Sub Bidang Kredit dan Kelembagaan Pertanian

Sub Bidang Perkebunan dan Mekanisasi Pertanian

Sub Bidang Pembibitan

Sub Bidang Pengendalian Hama/Penyakit Tanaman

Sub Bidang Peternakan

Sub Bidang Kehutanan

Sub Bidang Perikanan

Sub Bidang Tanaman Keras, Tanaman Pangan, dan Produk Tanaman


Lainnya

Sub Bidang Konservasi dan Penghijauan

Sub Bidang Pengembangan Pertanian dan Pedesaan Lainnya

Bidang : TRANSPORTASI

Sub Bidang Pengembangan Sarana Transportasi

Sub Bidang Legislasi / Peraturan Bidang Transportasi

Sub Bidang Usaha Jasa Angkutan

Sub Bidang Transportasi Lainnya

Bidang : TELEMATIKA

Sub Bidang Telekomunikasi Darat

Sub Bidang Telekomunikasi Satelit

Sub Bidang Perangkat Keras

Sub Bidang Konten

Sub Bidang Aplikasi/Perangkat Lunak

Sub Bidang Telematika Lainnya

Bidang : KEPARIWISATAAN

Sub Bidang Permintaan, Aspek Transportasi dan Studi Dampak Pariwisata

Sub Bidang Penyiapan dan Implementasi Proyek Wisata

Sub Bidang Pengelolaan Fasilitas Wisata

Sub Bidang Museum, Benda-benda Sejarah, Margasatwa, Kerajinan dan


Lain-lain

Sub Bidang Kepariwisataan Lainnya

Bidang : KEUANGAN

Sub Bidang Bank Sentral

Sub Bidang Bank Komersial

Sub Bidang Bank Pembangunan

Sub Bidang Bank Dagang

Sub Bidang Pasar Uang

Sub Bidang Manajemen Pasar Modal dan Bursa Efek

Sub Bidang Manajemen Lembaga Keuangan Non-Bank

Sub Bidang Pembelanjaan Sektor Pemerintah

Sub Bidang Manajemen Keuangan Perusahaan

Sub Bidang Investasi dan Portofolio

Sub Bidang Pengawasan dan Regulasi Sektor Keuangan

Sub Bidang Keuangan Lainnya

Bidang : KEPENDUDUKAN

Sub Bidang Program Kependudukan dan Program Pengembangan Peran


Wanita

Sub Bidang Organisasi Program Kependudukan

Sub Bidang Sistem Pelayanan Keluarga Berencana

Sub Bidang Tenaga Medis Pelayanan Keluarga Berencana

Sub Bidang Penyuluhan, Pendidikan dan Komunikasi

Sub Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Penelitian

Sub Bidang Kependudukan Lainnya

Bidang : JASA SURVEY

Sub Bidang Survey Terestis

Sub Bidang Penginderaan Jauh / Fotogrametri

Sub Bidang Survey Hidrografi / Batimetri

Sub Bidang Sistem Informasi Geografi

Sub Bidang Survey Registrasi Kepemilikan Tanah / Kadastral

Sub Bidang Survey Geologi dan Geofisika

Sub Bidang Survey Pertanian

4. FASILITAS
PT. MASSUKA PRATAMA telah memiliki berbagai fasilitas atau sarana dan
prasarana. Kantor pusat beralamat di Jalan Ujungberung Indah Asri I No. 6
Ujungberung,

Bandung

(Komplek

Ujungberung

Indah

Blok

7/6).

Untuk

menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatannya, PT. MASSUKA PRATAMA telah


melengkapi diri dengan berbagai perlengkapan dan peralatan yang cukup
memadai.

5. PENGALAMAN PERUSAHAAN
Sampai saat ini PT. MASSUKA PRATAMA telah mendapat kepercayaan baik dari
pemerintah maupun swasta nasional untuk mengerjakan beberapa paket
pekerjaan terutama dalam bidang sipil.
Untuk lebih jelasnya mengenai pekerjaan yang telah diselesaikan oleh
perusahaan kami, dapat dilihat pada tabel daftar pengalaman perusahaan
terlampir.

G. DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN 7 (TUJUH) TAHUN TERAKHIR

No.

Nama Paket
Pekerjaan

Pengguna Jasa

Bidang / Sub
Bidang
Pekerjaan

Lokasi

Kontrak

Nama

Alamat /
Nomor Telepon

Nomor /
Tanggal

Nilai
(Rp.)

Tanggal Selesai
Menurut .. 7)
BA
Kontrak
Serah
Terima
9
10

Perencanaan Pembangunan Gedung


Kuliah Fakultas Hukum II 3 Lantai 2.400
M2 di Kampus Jatinangor Kabupaten
Sumedang

Sipil /
Perencanaan

Kec.Jatinangor
Kab. Sumedang

Departemen
Pendidikan
Nasional R.I. Direktorat
Jenderal Pendidikan Tinggi
UNPAD

Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung

1509.K/J06.35.3/LK/2002
Tgl. 18 Maret 2002

110,511,500

18-05-2002 18-05-2002
( 2 Bulan )

Perencanaan Pembangunan Gedung


Fakultas Kedokteran UNPAD 3 Lantai
2.200 M2 di Kampus UNPAD Bandung
Jalan Banda No. 42 Bandung

Sipil /
Perencanaan

Kota Bandung

Departemen
Pendidikan
Nasional R.I. Direktorat
Jenderal Pendidikan Tinggi
UNPAD

Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung

244/J06.2/LK/2003
Tgl. 11 Januari 2003

110,951,500

10-04-2003 10-04-2003
( 3 Bulan )

Perencanaan Renovasi Gedung Kantor


Pusat Pengembangan Penataran Guru
Tertulis.

Sipil /
Perencanaan

Kota Bandung

Departemen
Pendidikan
Nasional R.I. Direktorat
Jenderal Pendidikan Tinggi
UNPAD

Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung

609/C.16/P/2003
Tgl. 10 April 2003

48,034,000

09-06-2003 09-06-2003
( 2 Bulan )

Perencanaan Pembangunan Gedung


Kuliah Fakultas Hukum II 3 Lantai 2.400
M2 (Tahap II) di Kampus UNPAD
Jatinangor Kabupaten Su-medang.

Sipil /
Perencanaan

Kec, Jatinangor
Kab. Sumedang

Departemen
Pendidikan
Nasional R.I. Direktorat
Jenderal Pendidikan Tinggi
UNPAD

Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung

273/h/J06.35.3/LK/2003
Tgl. 14 Mei 2003

29,150,000

13-06-2003 13-06-2003
( 1 Bulan )

Perencanaan Desain Interior /Meubeler


APJ Bekasi UP Bekasi Kota, Kantor DCC
PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat.

Sipil/Arsitektur
Interior

Kota Bekasi

PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten

Propinsi Jawa Barat dan Banten

047/SPK/061/DJBB/2003
Tgl. 20 Juni 2003

47,492,000

04-08-2003 04-08-2003
( 1,5 Bulan )

Studi Penanganan Kemacetan Lalu Lintas


di Jalan Tol Jabotabek

Sipil/ Transportasi

Jabotabek

PT. Jasa Marga (Persero)


(Indonesia
Hidhway
Corporation)

Plaza Tol Taman Mini Indonesia


Indah, Jakarta 13550 Telp. 021
8413526 - 8413630

281/SPP-KADIV-MLL/
Tgl. 6 September 2002

145,007,500

26-11-2002 26-11-2002
(2,5 Bulan)

Pengawasan Teknis Jembatan

Sipil /
Pengawasan

Jembatan Cimanuk I
Jembatan Gempol I

Dinas
Binamarga
Balai
Pengelolaan Jalan Wilayah
Pelayanan IV Cirebon

Jalan
Pangeran
No. 102 Cirebon

602.2/69/KTR/PPKP.WIL.
.IV.CN
Tgl. 2 Juni 2003

26,807,000

30-10-2003 30-10-2003
(5 Bulan)

Pengumpulan dan Analisa Data Jalan


Tahun Anggaran 2008

Sipil / Jalan

Propinsi Jawa Barat

Dinas Binamarga Kegiatan


Sistem Manajemen Jaringan
Jalan dan Jembatan.

Jalan Asia Afrika No. 79 Telp.


(022) 4241792 Bandung 40111

602.05/12/KSMJJJ/BM
Tgl. 23 Juni 2003

102,908,900

16-10-2003 16-10-2003
(115 H.K)

Cakrabuana

Nama Paket
Pekerjaan

No.

Pengguna Jasa

Bidang / Sub
Bidang
Pekerjaan

Lokasi

Kontrak

Nama

Alamat /
Nomor Telepon

Nomor /
Tanggal

Nilai
(Rp.)

Tanggal Selesai
Menurut .. 7)
BA
Kontrak
Serah
Terima
9
10

Peningkatan Prasarana Teknis Pengawasan Teknis Pembuatan Gudang


Peralatan Survey dan Contoh Batuan.

Sipil /
Pengawasan

Kota Bandung

Proyek
Pengembangan
Laboratorium dan Sarana
Survey Geologi

Kota Bandung

05K/PW-GUD/BLG-P2LS
LS2G/2004
Tgl. 28 April 2004

22,440,000

25-05-2004 25-05-2004

10

Pengawasan Renovasi Interior Ruang


Kerja Kantor Kas Gatot Subroto Bandung

Sipil /
Pengawasan

Kota Bandung

PT. Bank Mandiri (Persero)


Tbk.
Cabang
Bandung
Surapati

Jalan Surapati Kodya Bandung

06.Hb.BSP/GA/351/2004

10,250,000

08-06-2004 08-06-2004

28,708,000

08-12-2004 08-12-2004

Tgl. 18 Mei 2004

11

Pengawasan Pembangunan Puskesmas,


Pustu, Poskestren, UGD & Unit Transpusi Darah di Kab. Bandung

Sipil /
Pengawasan

Kab. Bandung

Dinas Permukiman & Tata


Wilayah Kab. Bandung.

Kabupaten Bandung

12

Perencanaan
Berkala Jalan

Pemeliharaan

Sipil/
Perencanaan

Kota Cimahi

Pemerintah Kota Cimahi


Dinas Tata Kota Bidang
Bina Marga

Jalan Pasar Atas No. 74 Cimahi

621/01.P/HARLA/DTK-BM
Tgl. 10 Maret 2004

69,250,000

09-05-2004 09-05-2004
( 2 Bulan )

13

Pengawasan
Revitalisasi
dan
Pengembangan
Sarana
Prasarana
Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota
Bandung

Sipil /
Pengawasan

Kota Bandung

Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Bandung

Kota Bandung

01/033/PINLAK-REV/2005
Tgl. 20 Mei 2005

17,712,000

20-06-2005 20-06-2005

14

Pengawasan
Renovasi
Bangunan
Gedung Kantor Utama di Jalan Maribaya
No. 102 Lembang - Bandung

Sipil /
Pengawasan

Jalan Maribaya No.


102 Lembang

Departemen
Pertanian Jalan Maribaya No. 102 Lembang
Badan Pengembangan Sum- Bandung 40391
ber Daya Manusia Pertanian, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Agribisnis
Holtikurtura.

231/PL.220/KS.7/6/05
Tgl. 24 Juni 2005

47,071,000

20-12-2005 20-12-2005

15

Pengawasan Pengadaan Prasarana Fisik


Kesehatan di Kabupaten Bandung

Sipil /
Pengawasan

Kabupaten Bandung

Dinas Kesehatan Pemerintah


Kabupaten Bandung.

Kabupaten Bandung

011/167bA/Umum
Tgl. 20 Juli 2005

29,693,000

20-11-2005 20-11-2005

16

Pengawasan Perawatan Berat (Overlay)


Zona 2 Jakarta Timur

Sipil /
Pengawasan

Jakarta Timur

Pemerintah Propinsi Daerah


Khusus Ibukota Jakarta
Dinas Pekerjaan Umum

Jalan Taman Jatibaru No. 1 Telp.


(021) 3803302 - 3865546 Jakarta
10150

9909/1.712.35
Tgl. 1 September 2005

168,599,750

29-11-2005 29-11-2005
( 3 Bulan )

Teknis

645.3/848/KRK/PWS-PUS
TU/TB/IX/2004
Tgl. 3 September 2004

No.

Nama Paket
Pekerjaan

Pengguna Jasa

Bidang / Sub
Bidang
Pekerjaan

Lokasi

Kontrak

Nama

Alamat /
Nomor Telepon

Nomor /
Tanggal

Nilai
(Rp.)

Tanggal Selesai
Menurut .. 7)
BA
Kontrak
Serah
Terima
9
10

17

Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan


Pembangunan Konstruksi Perpanjangan
Landas Pacu (8.050 M2) Bandar Udara
Melonguane.

Sipil /
Pengawasan

Kab. Kepulauan
Talaud

Departemen Perhubungan Komplek


Bandar
Direktorat Jenderal Perhubu- Melonguane 95871
ngan Udara Bandar Udara
Melonguane

Udara

KU.001/09.1/BM-MEL/IV
Tgl. 27 April 2005

45,375,000

23-10-2005 23-10-2005
( 6 Bulan )

18

Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan


Pembangunan Konstruksi Perpanjangan
Landas Pacu (3.000 M2) Serta Pelapisan
RWY, TWY, APR dan FILLET + Marking
(37.052,50 M2) Bandar Udara Naha
Tahuna, 1 Laporan.

Sipil /
Pengawasan

Kab. Kepulauan
Sangihe

Departemen Perhubungan Jalan Lapangan Naha Tahuna


Direktorat Jenderal Perhubu- 95856
ngan Udara Bandar Udara
Melonguane

SPP.02/BM-NAH/IV-2005
Tgl. 25 April 2005

108,157,000

21-10-2005 21-10-2005
( 6 Bulan )

19

Perencanaan Sub Terminal Agri Bisnis di


Kota Bogor

Sipil/
Perencanaan

Kota Bogor

Dinas Pertanian Tanaman


Pangan
Propinsi
Jawa
Barat.
Proyek
Pengembangan Agribisnis
Tanaman
Pangan
dan
Holtikurtura.

Kota Bogor

011/1327/P2ATPH
Tgl. 15 Mei 2005

35,827,000

14-06-2005 14-06-2005
( 1 Bulan )

20

Pekerjaaan Lanjutan Jalan Jatiasih Bojong Menteng Pengawasan Teknis


(Supervisi)

Sipil /
Pengawasan

Bojong Menteng

Pemerintah Kota Bekasi


Dinas Pekerjaan Umum

Jalan Jend. A. Yani No. 1 Telp.


(021) 8842645 Bekasi

602.3/04.A/DPU-APBD/V
Tgl. 19 Mei 2006

63,550,000

16-10-2006 16-10-2006
( 5 Bulan )

21

Pengawasan Penurapan dan Pengerukan


Waduk Mangga Bolong/ Inlet.

Sipil Keairan /
Pengawasan

Jakarta Selatan

Pemerintah
Kotamadya
Jakarta Selatan Suku Dinas
Pekerjaan Umum Tata Air

Jalan Trunojoyo No. 1 Kebayoran


Baru Jakarta

3232/1.712.35
Tgl. 5 Oktober 2006

87,835,000

04-12-2006 04-12-2006
( 2 Bulan )

22

Pengawasan Pekerjaan Tanah untuk


Perpanjangan Landas Pacu dan Drainase
Perpanjangan Landas Pacu Bandar
Udara Naha di Naha, Kabupaen
Kepulauan Sangihe.

Sipil /
Pengawasan

Kab. Kepulauan
Sangihe

Departemen Perhubungan
Direktorat
Jenderal
Perhubungan Udara Bandar
Udara Naha Tahuna.

Jalan Lapangan No. 01 Naha


Tahuna 95856

KU.103/05/PPK-SPTLP/
NAH-2007
Tgl. 14 Pebruari 2007

134,300,000

10-07-2007 10-07-2007
( 5 Bulan )

23

Pengawasan Teknis (Supervisi)

Sipil/
Pengawasan

Bojongmenteng

Pemerintah Kota Bekasi


Dinas Pekerjaan Umum

Jalan Jend. A. Yani No. 1 Telp.


(021) 8842645 Bekasi

602.3/III/DPU-APBD/SPP
JK/III/2006
Tgl. 21 Maret 2006

69,500,000

19-07-2006 19-07-2006
( 4 Bulan )

24

SURVEY DAN
GANTUNG

IPA

Sipil/
Perencanaan

PDAM Gantung
Kecamatan Gantung
Kab. Belitung Timur

Dinas Pekerjaan Umum


Kabupaten Belitung Timur

Kawasan Perkantoran Pemkab


Beltim Jalan Raya Manggar Gantung. Telp./Fax (0719) 91655

005/IPA/KPJK/CK/DPU/
2008
Tgl. 1 September 2008

99,250,000

30-11-2008 30-11-2008
( 3 Bulan )

25

Supervisi
Kegiatan
Pembangunan
Jaringan Air Bersih/ Air Minum

Sipil Keairan /
Pengawasan

Kab. Belitung Timur

Dinas Pekerjaan Umum


Kabupaten Belitung Timur

Kawasan Perkantoran Pemkab


Beltim Jalan Raya Manggar Gantung. Telp./Fax (0719) 91655

006/KPJK/CK/PU/2008
Tgl. 8 Oktober 2008

99,500,000

21-12-2008 21-12-2008
( 2,5 Bulan )

PERENCANAAN

Nama Paket
Pekerjaan

No.
1

2
Pembangunan
Mochamad

Pengguna Jasa

Bidang / Sub
Bidang
Pekerjaan

Lokasi

Kontrak

Tanggal Selesai
Menurut .. 7)
BA
Serah
Kontrak
Terima
9
10

Nama

Alamat /
Nomor Telepon

Nomor /
Tanggal

Nilai
(Rp.)

602.1/014/PPK/DKK/2008
Tgl. 24 Juni 2008

32,972,500

21-12-2008 21-12-2008
( 100 HK )

26

Pengawasan
Puskesmas
Tahap 2

Gedung
Ramdan

Sipil /
Pengawasan

Kota Bandung

Pemerintah Kota Bandung


Dinas Kesehatan

Jalan Supratman No. 73 Telp.


(022) 4203752

27

Pekerjaan Pengawasan Sheet Pile dan


Pengerukan Kali Pakin

Sipil Keairan/
Pengawasan

Kali Pakin

Dinas Pekerjaan Umum


Pemerintah Propinsi DKI
Jakarta

Jalan Taman
Jakarta Pusat

Jatibaru

No.

2933/1.793.2
Tgl. 16 Juni 2008

131,670,000

13-10-2008 13-10-2008
( 120 HK )

28

Pekerjaan
Pengawasan
Normalisasi
Saluran Sunter Yos Sudarso

Sipil Keairan/
Pengawasan

Saluran Sunter Yos


Sudarso DKI Jakarta

Dinas Pekerjaan Umum


Pemerintah Propinsi DKI
Jakarta

Jalan Taman
Jakarta Pusat

Jatibaru

No.

2968/1.793.2
Tgl. 17 Juni 2008

171,050,000

02-10-2008 02-10-2008
( 120 HK )

29

Pekerjaan
Pengawasan
Daerah Irigasi Pandeglang

Konstruksi

Sipil Keairan/
Pengawasan

Kab. Pandeglang

Dinas Sumber Daya Air dan


Pemukiman Bidang Irigasi,
Pemerintah Propinsi Banten

Kabupaten Pandeglang

760/SPK.14.2.1/PKDIWP
/DSP/2008
Tgl. 13 Mei 2008

97,441,000

03-10-2008 03-10-2008
( 157 HK )

30

Pengawasan Pekerjaan Tanah dan


Konstruksi Perpanjangan Landas Pacu
(2000 m x 30 m) Termasuk Marking.

Sipil /
Pengawasan

Kab.
Talaud

Departemen Perhubungan
Dirjen Perhubungan Udara
Bandar Udara Melonguane
Kecamatan
Melenguane
Kabupaten
Kepulauan
Talaud

Komplek
Bandar
Melonguane 95871

KU.103/09/BM-MEL/II-2008

207,132,000

07-11-2008 07-11-2008
( 269 HK )

31

Pengawasan Fasilitas Pelabuhan Laut


Lirang

Sipil /
Pengawasan

Laut Lirang

Departemen Perhubungan
Dirjen Perhubungan Laut
Pelabuhan Tulehu-Maluku

Jalan Dr. Malaiholo Telp. (0911)


352036 Ambon

031C/MP/SPKS/II/2008

122,400,000

32

Pengawasan Pembangunan Irigasi Desa


Situ Leutik, Desa Cibeureum dan Saluran
Pembawa (Lanjutan)

Sipil Keairan /
Pengawasan

Kota Banjar

Dinas Pekerjaan Umum


Pertambangan dan Energi
Pemerintah Kota Banjar.

Jalan Ir. Purnomosidi No. 01 Telp.


(0265) 743928 Banjar

602.2/05.Kontrak/KW.03
/PPK.MY/VI/2008
Tgl. 4 Juni 2008

97,861,000

3/9/2008 09-03-2009
( 278 HK )

33

Perencanaan SDN Halimun 2, SDN


Halimun 3, SDN Mengger Girang 2, MTs
Qossrul Mutaqin, SDN Budi Sastra, SDN
Sejahtera, SDN Pasawahan.

Sipil/Perencanaan

Kab. Tasikmalaya

Badan
Perencanaan
Pembangunan
Daerah
Kabupaten Tasikmalaya.

Kabupaten Tasikmalaya

027/01.03/SPK/15/Sekr
Tgl. 30 April 2008

41,012,000

6/13/2008 13-06-2009
( 45 HK )

34

Pengawasan Lanjutan Pembangunan


Pelabuhan Laut Lakor (Tahap II).

Sipil Transportasi/
Pengawasan

Kab.
Kepulauan
Sangihe

Departemen Perhubungan
Dirjen Perhubungan Udara
Bandar Udara Naha Tahuna
Kab. Kepulauan Sangihe.

Jalan Lapangan Tahuna


(0432) 23556.

KU.103/03/PPK-SPTLP2NAH-2008
Tgl. 11 Februari 2008

123,150,000

Kepulauan

Udara

Tgl. 12 Pebruari 2008

Telp.

11/6/2008
( 269 HK )

06-11-2008

NO 35 MAH, ULAH DI PRINT, KONTRAKNA BELUM DIKASIH

No.

1
35

Nama Paket
Pekerjaan

Lokasi

2
Pekerjaan Jalan di Kota Cimahi

Pengguna Jasa

Bidang / Sub
Bidang
Pekerjaan

Sipil

Kota Cimahi

Kontrak

Nama

Alamat /
Nomor Telepon

Nomor /
Tanggal

Nilai
(Rp.)

Dinas Bina
Cimahi

Marga

Kota

Kota Cimahi

49,555,000

Tanggal Selesai
Menurut .. 7)
BA
Kontrak
Serah
Terima
9
10

PENGALAMAN PERUSAHAAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN SEJENIS


KURUN WAKTU 7 TAHUN TERAKHIR

Nama Proyek
Lokasi Proyek

Studi Penanganan Kemacetan Lalu Lintas di Jalan Tol


JABOTABEK.

Nilai / No. Kontrak


Tanggal Kontrak

Jalan Tol Jabotabek


Rp. 145.007.500,- NO. 281/SPP-KADIV-MLL/2002
Tgl. 6 September 2002

Pemberi Tugas

Republik Indonesia
PT. JASA MARGA (Persero)
Indonesi Highway Corporation
Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah Jakarta - 12043

Jangka Waktu Pelaksanaan


Pekerjaan

Nama Perus. Konsultan

PT. MASSUKA PRATAMA

Negara

Pelaks. Pekerjaan / Alamat

Jl. Situ Cipanunjang No 9 Bandung

Indonesia

Jumlah Tenaga Ahli

06/09/02 s/d 26/11/02

Tenaga Ahli Asing

---

Bln / org

Tenaga Ahli Indonesia

7,50

Bln / org

Mitra Kerja Asosiasi


1.

Tgl / Bln / Thn

75 Hari Kalender

Jumlah Tenaga Ahli Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing / bln / org

Tenaga Ahli Indonesia / bln / org

---

---

---

Tenaga Ahli Tetap Yang Terlibat dan Fungsi Yang Dilakukan :


Posisi

Keahlian

Jumlah Orang

1.

Chief Engineer

Teknik Sipil/Ahli Transfortasi

2.

Geodetic Engineer

Teknik Geodesi dan Pemetaan

3.

Traffic Engineer

Teknik Sipil/Ahli Traffic

4.

Material Engineer

Ahli Struktur Bangunan Air

5.

Pavement Engineer

Teknik Sipil/Ahli Drainase

6.

Cost & Quantity Engineer

Teknik Sipil/Ahli Estimator

Uraian Pekerjaan :
a. Pekerjaan Persiapan
b. Pekerjaan Pengumpulan Data Sekunder
c. Pekerjaan Survey lalu Lintas
d. Pekerjaan Analisa
e. Pekerjaan pembuatan Laporan
f. Pekerjaan Presentasi Laporan

PENGALAMAN PERUSAHAAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN SEJENIS


KURUN WAKTU 7 TAHUN TERAKHIR
Nama Proyek

Pengawasan Teknis Jalan Kegiatan Pengembangan Dan


Pengelolaan Jalan Dan Jembatan Propinsi Wilayah Pelayanan
II Bandung Bagian Kegiatan Peningkatan Jalan di Wilayah
Kab/Kota Bandung Paket K.02/II

Lokasi Proyek

Wilayah Kab/Kota Bandung


Rp.41.989.000,- NO. 602.21/17/KTR/KP2J2P/BW.II/BDG
Tgl. 10 Juli 2003

Nilai / No. Kontrak Tanggal


Kontrak
Pemberi Tugas

: Pemerintah Propinsi Jawa Barat


Dinas Bina Marga
Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Palayanan II Bandung
Kegiatan Pengembangan dan Pengelolaan Jalan dan Jembatan
Propinsi, Wilayah Pelayanan II Bandung
Jalan Soekarno Hatta No. 609 Bandung

Jangka Waktu Pelaksanaan


Pekerjaan

125 Hari Kalender

Nama Perus. Konsultan

PT. MASSUKA PRATAMA

Negara

Pelaks. Pekerjaan / Alamat

Jl. Situ Cipanunjang No 9 Bandung

Indonesia

Jumlah Tenaga Ahli

Tgl / Bln / Thn


14/07/03 s/d 14/11/03

Tenaga Ahli Asing


Tenaga Ahli Indonesia

Mitra Kerja Asosiasi

--7.00

Bln / org
Bln / org

Jumlah Tenaga Ahli Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing / bln / org

Tenaga Ahli Indonesia / bln / org

1.

---

---

---

2.

---

---

---

3.

---

---

---

Tenaga Ahli Tetap Yang Terlibat dan Fungsi Yang Dilakukan :


Posisi

Keahlian

Jumlah Orang

1.

Team Leader

Teknik Sipil/Ahli Utama


Transportasi

2.

Site Engineer

Teknik Sipil/Ahli Jalan Raya

3.

Inspector

Teknik Sipil/Ahli Supervisi

4.

Ahli Mekanika Tanah

Teknik Sipil/Ahli Mektan

Uraian Pekerjaan :
a. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan kontraktor agar sesuai dengan gambar
rencana dan spesifikasi yang telah ditentukan, b. Mengukur kwantitas pekerjaan dan pengesahan
pembayaran serta pembayaran akhir kepada kontraktor, c. Memeriksa dan menguji bahan-bahan yang
digunakan dan mutu hasil kerja, d. Menjamin bahwa konstruksi telah memenuhi syarat, e. Memberikan
Nasihat mengenai perubahan pekerjaan dan tuntutan (claims), f. Memberikan rekomendasi pengoperasian
dan pemeliharaan peralatan yang digunakan, g. Faktor-faktor lain yang terkait yang diperlukan atau
diminta, misalnya tinjauan kembali desain, pembuatan dan atau

PENGALAMAN PERUSAHAAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN SEJENIS


KURUN WAKTU 7 TAHUN TERAKHIR
Nama Proyek

Pengawasan Teknis Jalan, Paket P.002/10/IV.

Lokasi Proyek

Nilai / No. Kontrak Tanggal


Kontrak

Pemberi Tugas

- Jembatan Cimanuk I
- Jembatan Gempol I
Rp. 26.807.000,- NO. 602.2/69/KTR/PPKP.WIL.IV.CN
Tgl. 2 Juni 2003

Pemerintah Propinsi Jawa Barat


Dinas Bina Marga
Balai Pengelolaan Jalan
Wilayah Pelayanan IV Cirebon
Jalan Pangeran Cakrabuana No. 102 Cirebon

Jangka Waktu Pelaksanaan


Pekerjaan

150 Hari Kalender

Nama Perus. Konsultan

PT. MASSUKA PRATAMA

Negara

Pelaks. Pekerjaan / Alamat

Jl. Situ Cipanunjang No 9 Bandung

Indonesia

Jumlah Tenaga Ahli

Tgl / Bln / Thn


2/06/03 s/d 30/09/03

Tenaga Ahli Asing

---

Bln / org

Tenaga Ahli Indonesia

5.00

Bln / org

Mitra Kerja Asosiasi

Jumlah Tenaga Ahli Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing / bln / org

Tenaga Ahli Indonesia / bln / org

1.

---

---

---

2.

---

---

---

3.

---

---

---

Tenaga Ahli Tetap Yang Terlibat dan Fungsi Yang Dilakukan :


Posisi

Keahlian

Jumlah Orang

1.

Team Leader

Teknik Sipil/Ahli Utama


Transportasi

2.

Site Engineer

Teknik Sipil/Ahli Jalan Raya

3.

Inspector

Teknik Sipil/Ahli Supervisi

4.

Ahli Mekanika Tanah

Teknik Sipil/Ahli Mektan

Uraian Pekerjaan :
a. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan kontraktor agar sesuai dengan
gambar rencana dan spesifikasi yang telah ditentukan, b. Mengukur kwantitas pekerjaan dan
pengesahan pembayaran serta pembayaran akhir kepada kontraktor, c. Memeriksa dan menguji
bahan-bahan yang digunakan dan mutu hasil kerja, d. Menjamin bahwa konstruksi telah memenuhi
syarat, e. Memberikan Nasihat mengenai perubahan pekerjaan dan tuntutan (claims), f. Memberikan
rekomendasi pengoperasian dan pemeliharaan peralatan yang digunakan, g. Faktor-faktor lain yang
terkait yang diperlukan atau diminta, misalnya tinjauan kembali desain, pembuatan dan atau
pemeriksaan gambar terlaksana.

PENGALAMAN PERUSAHAAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN SEJENIS


KURUN WAKTU 7 TAHUN TERAKHIR
Nama Proyek

Pengumpulan dan Analisa Data Jalan (Kerjasama KSO).

Lokasi Proyek

Propinsi Jawa Barat


Rp. 162.908.900,- NO. 602.05/12/KSMJJJ/BM/2003
Tgl. 23 Juni 2003

Pemberi Tugas

Pemerintah Propinsi Jawa Barat


Dinas PU. Bina Marga
Jl. Asia Afrika No. 79 Telp. (022) 4231602 Bandung 40111

Jangka Waktu Pelaksanaan


Pekerjaan

115 Hari Kalender

Nama Perus. Konsultan

PT. MASSUKA PRATAMA

Negara

Pelaks. Pekerjaan / Alamat

Jl. Situ Cipanunjang No 9 Bandung

Indonesia

Nilai / No. Kontrak Tanggal


Kontrak

Jumlah Tenaga Ahli

Tgl / Bln / Thn


23/06/03 s/d 15/10/03

Tenaga Ahli Asing


Tenaga Ahli Indonesia

Mitra Kerja Asosiasi

--6.00

Bln / org
Bln / org

Jumlah Tenaga Ahli Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing / bln / org

Tenaga Ahli Indonesia / bln / org

1.

---

---

---

2.

---

---

---

3.

---

---

---

Tenaga Ahli Tetap Yang Terlibat dan Fungsi Yang Dilakukan :


Posisi

Keahlian

Jumlah Orang

1.

Chief Engineer

Teknik Sipil/Ahli Transfortasi

2.

Geodetic Engineer

Teknik Geodesi dan Pemetaan

3.

Traffic Engineer

Teknik Sipil/Ahli Traffic

4.

Material Engineer

Ahli Struktur Bangunan Air

5.

Pavement Engineer

Teknik Sipil/Ahli Drainase

6.

Cost & Quantity Engineer

Teknik Sipil/Ahli Estimator

Uraian Pekerjaan :
a.

a.Persiapan dan Survey Pendahuluan, b.Penyelidikan Tanah & Material, c. Analisa Data, d.
Desain Detai dan Perkerasan, e. Estimasi Volume Dan Biaya, f. Laporan Akhir

PENGALAMAN PERUSAHAAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN SEJENIS


KURUN WAKTU 7 TAHUN TERAKHIR

Perencanaan Teknis Pemeliharaan Berkala Jalan.

Nilai / No. Kontrak Tanggal


Kontrak

Kota Cimahi
Rp. 69.250.000,- NO. 621/01.P/HARLA/DTK-BM.II/BDG
Tgl. 10 Maret 2004

Pemberi Tugas

Nama Proyek
Lokasi Proyek

Pemerintah Kota Cimahi Dinas Tata Kota Bidang Bina


Marga
Jl. Pasar Atas No. 74 Cimahi

Jangka Waktu Pelaksanaan


Pekerjaan

60 Hari Kalender

Nama Perus. Konsultan

PT. MASSUKA PRATAMA

Negara

Pelaks. Pekerjaan / Alamat

Jl. Situ Cipanunjang No 9 Bandung

Indonesia

Jumlah Tenaga Ahli

Tgl / Bln / Thn


10/03/04 s/d 09/05/04

Tenaga Ahli Asing

---

Bln / org

Tenaga Ahli Indonesia

6.00

Bln / org

Mitra Kerja Asosiasi

Jumlah Tenaga Ahli Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing / bln / org

Tenaga Ahli Indonesia / bln / org

1.

---

---

---

2.

---

---

---

3.

---

---

---

Tenaga Ahli Tetap Yang Terlibat dan Fungsi Yang Dilakukan :


Posisi

Keahlian

Jumlah Orang

1.

Chief Engineer

Teknik Sipil/Ahli Transfortasi

2.

Geodetic Engineer

Teknik Geodesi dan Pemetaan

3.

Traffic Engineer

Teknik Sipil/Ahli Traffic

4.

Material Engineer

Ahli Struktur Bangunan Air

5.

Pavement Engineer

Teknik Sipil/Ahli Drainase

6.

Cost & Quantity Engineer

Teknik Sipil/Ahli Estimator

Uraian Pekerjaan :
a.Persiapan dan Survey Pendahuluan, b.Penyelidikan Tanah & Material, c. Analisa Data, d. Desain
Detai dan Perkerasan, e. Estimasi Volume Dan Biaya, f. Laporan Akhir

PENGALAMAN PERUSAHAAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN SEJENIS


KURUN WAKTU 7 TAHUN TERAKHIR
Nama Proyek

Pengawasan
Pelaksanaan
Pekerjaan
Pembangunan
Konstruksi Perpanjangan Landasan Pacu (3.000 M) Serta
Pelapisan RWY, TWY, APR dan Fillet + Marking (37.052,50
M) Bandar Udara Naha Tahuna.

Lokasi Proyek

Desa Naha, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan


Sangihe.

Nilai / No. Kontrak Tanggal


Kontrak

Rp. 108.157.000,- NO. SPP.02/BM-NAH/IV-2005


Tgl. 25 April 2005

Pemberi Tugas

Departemen Perhubungan Dirjen Perhubungan Udara


Satuan Kerja Bandara Udara Naha Tahuna.
Jl. Lapangan Naha Tahuna Telp. (0432) 23556

Jangka Waktu Pelaksanaan


Pekerjaan

180 Hari Kalender

Nama Perus. Konsultan

PT. MASSUKA PRATAMA

Negara

Pelaks. Pekerjaan / Alamat

Jl. Situ Cipanunjang No 9 Bandung

Indonesia

Jumlah Tenaga Ahli

Tgl / Bln / Thn


25/04/05 s/d 21/10/05

Tenaga Ahli Asing

---

Bln / org

Tenaga Ahli Indonesia

11,40

Bln / org

Mitra Kerja Asosiasi

Jumlah Tenaga Ahli Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing / bln / org

Tenaga Ahli Indonesia / bln / org

1.

---

---

---

2.

---

---

---

3.

---

---

---

Tenaga Ahli Tetap Yang Terlibat dan Fungsi Yang Dilakukan :


Posisi

Keahlian

Jumlah Orang

1.

Team Leader

Teknik Sipil/Ahli Utama


Transportasi

2.

Site Engineer

Teknik Sipil/Ahli Jalan Raya

3.

Inspector

Teknik Sipil/Ahli Supervisi

4.

Ahli Mekanika Tanah

Teknik Sipil/Ahli Mektan

Uraian Pekerjaan :
a. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan kontraktor agar sesuai dengan gambar
rencana dan spesifikasi yang telah ditentukan, b. Mengukur kwantitas pekerjaan dan pengesahan pembayaran
serta pembayaran akhir kepada kontraktor, c. Memeriksa dan menguji bahan-bahan yang digunakan dan mutu
hasil kerja, d. Menjamin bahwa konstruksi telah memenuhi syarat, e. Memberikan Nasihat mengenai perubahan
pekerjaan dan tuntutan (claims), f. Memberikan rekomendasi pengoperasian dan pemeliharaan peralatan yang
digunakan, g. Faktor-faktor lain yang terkait yang diperlukan atau diminta, misalnya tinjauan kembali desain,
pembuatan dan atau pemeriksaan gambar terlaksana.

PENGALAMAN PERUSAHAAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN SEJENIS


KURUN WAKTU 7 TAHUN TERAKHIR

Nama Proyek

Pengawasan Perawatan Berat (Overlay) Zona 2 Jakarta


Timur.

Lokasi Proyek

Jakarta Timur

Nilai Kontrak / No. Kontrak


/ Tanggal Kontrak

Rp. 168.599.750,- NO. 9909/1.712.35


Tgl. 10 September 2005

Pemberi Tugas

Dinas Pekerjaan Umum Propinsi DKI Jakarta


Jl. Taman Jatibaru No. 1 Telp. (021) 3803302 Jakarta

Jangka Waktu Pelaksanaan


Pekerjaan

Nama Perus. Konsultan

PT. MASSUKA PRATAMA

Negara

Pelaks. Pekerjaan / Alamat

Jl. Situ Cipanunjang No 9 Bandung

Indonesia

Jumlah Tenaga Ahli

Tgl / Bln / Thn

90 Hari Kalender

10/09/05 s/d 29/11/05

Tenaga Ahli Asing

---

Bln / org

Tenaga Ahli Indonesia

11,40

Bln / org

Mitra Kerja Asosiasi

Jumlah Tenaga Ahli Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing / bln / org

Tenaga Ahli Indonesia / bln / org

1.

---

---

---

2.

---

---

---

3.

---

---

---

Tenaga Ahli Tetap Yang Terlibat dan Fungsi Yang Dilakukan :


Posisi

Keahlian

Jumlah Orang

1.

Team Leader

Teknik Sipil/Ahli Utama


Transportasi

2.

Site Engineer

Teknik Sipil/Ahli Jalan Raya

3.

Inspector

Teknik Sipil/Ahli Supervisi

4.

Ahli Mekanika Tanah

Teknik Sipil/Ahli Mektan

Uraian Pekerjaan :
a. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan kontraktor agar sesuai dengan
gambar rencana dan spesifikasi yang telah ditentukan, b. Mengukur kwantitas pekerjaan dan
pengesahan pembayaran serta pembayaran akhir kepada kontraktor, c. Memeriksa dan menguji
bahan-bahan yang digunakan dan mutu hasil kerja, d. Menjamin bahwa konstruksi telah memenuhi
syarat, e. Memberikan Nasihat mengenai perubahan pekerjaan dan tuntutan (claims), f. Memberikan
rekomendasi pengoperasian dan pemeliharaan peralatan yang digunakan, g. Faktor-faktor lain yang
terkait yang diperlukan atau diminta, misalnya tinjauan kembali desain, pembuatan dan atau
pemeriksaan gambar terlaksana.

PENGALAMAN PERUSAHAAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN SEJENIS


KURUN WAKTU 7 TAHUN TERAKHIR
Nama Proyek

Pengawasan Teknis (Supervisi) Lanjutan Jalan Perjuangan,


Bekasi.

Lokasi Proyek

Kota Bekasi

Nilai / No. Kontrak Tanggal


Kontrak

Rp. 69.500.000,- NO. 602.3/112/DPU-APBD/SPP/III/2006


Tgl. 21 Maret 2006

Pemberi Tugas

Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kota Bekasi


Jl. Jend. A. Yani No. 1 Telp. (021) 88422645

Jangka Waktu Pelaksanaan


Pekerjaan

Nama Perus. Konsultan

PT. MASSUKA PRATAMA

Negara

Pelaks. Pekerjaan / Alamat

Jl. Situ Cipanunjang No 9 Bandung

Indonesia

Jumlah Tenaga Ahli

Tgl / Bln / Thn

120 Hari Kalender

21/03/06 s/d 18/07/06

Tenaga Ahli Asing

---

Bln / org

Tenaga Ahli Indonesia

8.00

Bln / org

Mitra Kerja Asosiasi

Jumlah Tenaga Ahli Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing / bln / org

Tenaga Ahli Indonesia / bln / org

1.

---

---

---

2.

---

---

---

3.

---

---

---

Tenaga Ahli Tetap Yang Terlibat dan Fungsi Yang Dilakukan :


Posisi

Keahlian

Jumlah Orang

1.

Team Leader

Teknik Sipil/Ahli Utama


Transportasi

2.

Site Engineer

Teknik Sipil/Ahli Jalan Raya

3.

Inspector

Teknik Sipil/Ahli Supervisi

4.

Ahli Mekanika Tanah

Teknik Sipil/Ahli Mektan

Uraian Pekerjaan :
a. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan kontraktor agar sesuai dengan
gambar rencana dan spesifikasi yang telah ditentukan, b. Mengukur kwantitas pekerjaan dan
pengesahan pembayaran serta pembayaran akhir kepada kontraktor, c. Memeriksa dan menguji
bahan-bahan yang digunakan dan mutu hasil kerja, d. Menjamin bahwa konstruksi telah memenuhi
syarat, e. Memberikan Nasihat mengenai perubahan pekerjaan dan tuntutan (claims), f. Memberikan
rekomendasi pengoperasian dan pemeliharaan peralatan yang digunakan, g. Faktor-faktor lain yang
terkait yang diperlukan atau diminta, misalnya tinjauan kembali desain, pembuatan dan atau
pemeriksaan gambar terlaksana.

PENGALAMAN PERUSAHAAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN SEJENIS


KURUN WAKTU 7 TAHUN TERAKHIR
Nama Proyek

Pengawasan Teknis (Supervisi) Lanjutan Jalan Jatiasih


Bojong Menteng.

Lokasi Proyek

Kota Bekasi

Nilai / No. Kontrak Tanggal


Kontrak

Rp. 63.550.000,- NO. 602.3/04A/DPU-APBD/SPMK/V/2006

Pemberi Tugas

Tgl. 19 Mei 2006

Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kota Bekasi


Jl. Jend. A. Yani No. 1 Telp. (021) 88422645

Jangka Waktu Pelaksanaan


Pekerjaan

Nama Perus. Konsultan

PT. MASSUKA PRATAMA

Negara

Pelaks. Pekerjaan / Alamat

Jl. Situ Cipanunjang No 9 Bandung

Indonesia

Jumlah Tenaga Ahli

Tgl / Bln / Thn

150 Hari Kalender

19/05/06 s/d 15/10/06

Tenaga Ahli Asing

---

Bln / org

Tenaga Ahli Indonesia

7.50

Bln / org

Mitra Kerja Asosiasi

Jumlah Tenaga Ahli Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing / bln / org

Tenaga Ahli Indonesia / bln / org

1.

---

---

---

2.

---

---

---

3.

---

---

---

Tenaga Ahli Tetap Yang Terlibat dan Fungsi Yang Dilakukan :


Posisi

Keahlian

Jumlah Orang

1.

Team Leader

Teknik Sipil/Ahli Utama


Transportasi

2.

Site Engineer

Teknik Sipil/Ahli Jalan Raya

3.

Inspector

Teknik Sipil/Ahli Supervisi

4.

Ahli Mekanika Tanah

Teknik Sipil/Ahli Mektan

Uraian Pekerjaan :
a. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan kontraktor agar sesuai dengan
gambar rencana dan spesifikasi yang telah ditentukan, b. Mengukur kwantitas pekerjaan dan
pengesahan pembayaran serta pembayaran akhir kepada kontraktor, c. Memeriksa dan menguji
bahan-bahan yang digunakan dan mutu hasil kerja, d. Menjamin bahwa konstruksi telah memenuhi
syarat, e. Memberikan Nasihat mengenai perubahan pekerjaan dan tuntutan (claims), f. Memberikan
rekomendasi pengoperasian dan pemeliharaan peralatan yang digunakan, g. Faktor-faktor lain yang
terkait yang diperlukan atau diminta, misalnya tinjauan kembali desain, pembuatan dan atau
pemeriksaan gambar terlaksana.

PENGALAMAN PERUSAHAAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN SEJENIS


KURUN WAKTU 7 TAHUN TERAKHIR
Nama Proyek

Pengawasan Jalan Plumpang Semper

Lokasi Proyek

DKI Jakarta

Nilai / No. Kontrak Tanggal


Kontrak

Rp. 100.100.000,Tgl. 02 Juni 2006

Pemberi Tugas

Dinas Pekerjaan Umum Propinsi DKI Jakarta

NO. 4047/-1.792.1

Jl. Taman Jatibaru No. 1 Telp. (021) 3803302 Jakarta


Jangka Waktu Pelaksanaan
Pekerjaan

Nama Perus. Konsultan

PT. MASSUKA PRATAMA

Negara

Pelaks. Pekerjaan / Alamat

Jl. Situ Cipanunjang No 9 Bandung

Indonesia

Jumlah Tenaga Ahli

Tgl / Bln / Thn

104 Hari Kalender

02/06/06 s/d 13/09/06

Tenaga Ahli Asing


Tenaga Ahli Indonesia

Mitra Kerja Asosiasi

--11,40

Bln / org
Bln / org

Jumlah Tenaga Ahli Mitra Kerja


Tenaga Ahli Asing / bln / org

Tenaga Ahli Indonesia / bln / org

1.

---

---

---

2.

---

---

---

3.

---

---

---

Tenaga Ahli Tetap Yang Terlibat dan Fungsi Yang Dilakukan :


Posisi

Keahlian

Jumlah Orang

1.

Team Leader

Teknik Sipil/Ahli Utama


Transportasi

2.

Site Engineer

Teknik Sipil/Ahli Jalan Raya

3.

Inspector

Teknik Sipil/Ahli Supervisi

4.

Ahli Mekanika Tanah

Teknik Sipil/Ahli Mektan

Uraian Pekerjaan :
a. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan kontraktor agar sesuai dengan
gambar rencana dan spesifikasi yang telah ditentukan, b. Mengukur kwantitas pekerjaan dan
pengesahan pembayaran serta pembayaran akhir kepada kontraktor, c. Memeriksa dan menguji
bahan-bahan yang digunakan dan mutu hasil kerja, d. Menjamin bahwa konstruksi telah memenuhi
syarat, e. Memberikan Nasihat mengenai perubahan pekerjaan dan tuntutan (claims), f. Memberikan
rekomendasi pengoperasian dan pemeliharaan peralatan yang digunakan, g. Faktor-faktor lain yang
terkait yang diperlukan atau diminta, misalnya tinjauan kembali desain, pembuatan dan atau
pemeriksaan gambar terlaksana.

E. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP


KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

E.1. UMUM

Tanggapan terhadap kerangka acuan kerja ini disusun oleh Team Tenaga Ahli yang diusulkan
dalam pekerjaan ini berdasarkan pengalaman menangani pekerjaan sejenis khususnya yang
berkaitan dengan Pekerjaan Supervisi Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta .
Kerangka Acuan Kerja (KAK) / Term of Reference (TOR) ini secara umum telah memberikan
gambaran yang cukup memadai kepada konsultan sebagai pegangan dalam memahami
pekerjaan Pekerjaan Supervisi Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta . Namun
demikian konsultan memandang perlu untuk menyampaikan hal-hal yang diuraikan di bawah
ini. Beberapa catatan yang diberikan Konsultan di bawah ini bersifat usulan dari Pihak
Konsultan, apabila Konsultan dipercaya untuk melaksanakan pekerjaan ini.
Setelah mempelajari dan meneliti isi Kerangka Acuan Kerja (KAK), konsultan dapat memahami
dan mengerti arah dari pelaksanaan pekerjaan ini, selanjutnya konsultan menyusun langkahlangkah tindak lanjut pelaksanaan pekerjaan agar pekerjaan dapat dilaksanakan dengan asas,
tepat mutu, waktu, efektif dan efisien dan tepat sasaran.
Sebagai tindak lanjut atas pemahaman konsultan terhadap KAK selanjutnya konsultan
menanggapi beberapa hal yang tertuang dalam KAK dan memberikan rekomendasi guna
mendukung keberhasilan pekerjaan

E.2. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)


E.2.1. Tanggapan dan Saran Terhadap Latar Belakang
a. Sesuai Kerangka Acuan Kerja
Dalam KAK disebutkan; Pengawasan pelaksanaan pekerjaan konstruksi keairan merupakan hal
yang penting untuk dilaksanakan guna memperoleh hasil yang optimal dari desain yang telah
ditetapkan.
Pemerintah melaksanakan kebijakan dengan menyediakan konsultan supervisi yang akan
bertindak

sebagai

wakil

direksi

teknik sehingga

akan rnendapatkan hasil pekerjaan

konstruksi yang sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan.


Dalam hal pelaksanaan pekerjaan konstruksi, maka tanggung jawab pemerintah dalam hal ini
Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut , Kantor Unit Penyelenggara
Pelabuhan Kelas III Branta, sangat terkait dalam menetapkan kebijakan mutu serta
menetapkan sasaran mutu. Dalam mengantisipasi hal tersebut, maka sangatlah penting
pengawasan pelaksanaan pekerjaan pada setiap tahapan untuk menjamin keberhasilan dan
mutu pekerjaan. Terkait dengan kegiatan ini, maka digunakan jasa konsultansi supervisi.
Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi, konsultan supervisi terikat pada metode dan standar
yang berlaku dalam lingkungan Kementerian Perhubungan secara khusus dan secara umum
pada metode dan standar yang diakui di Indonesia.
Pada Satuan Kerja Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Branta akan melakukan
kegiatan Pekerjaan Supervisi Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta .
Berdasarkan Uraian di atas konsultan dapat memahami dengan baik yang menjadi gambaran
umum pada pekerjaan ini.
b. Tanggapan
Sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK) mengenai Latar Belakang menurut Kami sudah
Cukup Jelas dan Mudah dimengerti.

E.2.2. Tanggapan dan Saran Terhadap Maksud dan Tujuan


Secara umum konsultan telah memahami maksud dan tujuan Pekerjaan Supervisi
Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta ini yaitu :
1) Mengawasi dan mengontrol pelaksanaan Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Laurentius
Say Maumere sesuai dengan apa yang telah direncanakan sehingga dapat dioperasikan
untuk digunakan sebagai layanan transportasi laut.
2) Mewujudkan fisik Infrastruktur transportasi Laut sesuai dengan spesfisikasi teknis yang
direncanakan.

Adapun Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan Supervisi Penyelesaian Pembangunan Fasilitas
Pelabuhan Laut Branta , adalah :
1) Terlaksananya kegiatan Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta
sesuai dengan yang direncanakan.
2) Pelaksanaan Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta dapat diawasi
secara teknis dilapangan, agar rencana teknis yang telah disiapkan dan dipergunakan
sebagai dasar pelaksanaan konstruksi dapat terlaksana/ beroperasi secara efektif dan
efisien.
3) Pekerjaan konstruksi dapat selesai tepat waktu sesuai dengan perencanaannya.

E.2.3. Tanggapan Terhadap Sasaran


Dengan adanya pelaksanaan kegiatan ini, maka konsultan pengawas terlibat dalam
pengawasan proses kegiatan kontraktor, mulai dari kegiatan persiapan, rencana metoda
konstruksi, penyiapan peralatan kerja, penyiapan material, performance tenaga dan realisasi
pelaksanaan fisik pekerjaan sampai dengan diselesaikannya seluruh isi perjanjian kontrak. Oleh
karenanya, diperlukan layanan jasa supervisi terpadu dengan sasaran pelaksanaan proyek
sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dan dapat diselesaikan dengan baik dan
tepat, dipandang dari segi mutu, waktu, dan biaya.

E.2.3. Tanggapan Terhadap Lokasi Kegiatan


Secara Umum Konsultan telah memahami Pelaksanaan kegiatan ini di Pelabuhan Laut Branta ,
yang secara Administratif berada di Provinsi Jawa Timur.

E.2.4. Tanggapan Terhadap Sumber Pendanaan.


Secara Umum Konsultan telah memahami sumber pendanaan ini berasal dari DIPA Tahun
Anggaran 2014 , Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Branta. Biaya tersebut sudah
termasuk biaya pajak-pajak yang berlaku.

E.2.5. Tanggapan Terhadap Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen.


Menurut hemat kami sudah Cukup jelas dan dimengerti mengenai Nama dan Organisasi
Pejabat Pembuat Komitmen, yang dalam hal ini adalah PPK Kantor Unit Penyelenggara
Pelabuhan Kelas III Branta.

E.2.6. Tanggapan Terhadap Lingkup Kegiatan


Menurut Hemat Kami Kerangka acuan kerja Telah menjabarkan Cukup Jelas dan dimengerti
tentang Lingkup kegiatan Pekerjaan ini. lingkup kegiatan tersebut adalah:
1. Tahap Penyusunan Detail Rencana Kerja
2. Tahap Pengawas Lapangan
3. Penyusunan Laporan
Dari lingkup Kegiatan diatas merupakan pekerjaan yang dilakukan secara sekuen secara
bertahap satu dengan lainnya. Masing-masing item dalam ruang lingkup tersebut mempunyai
keterkaitan satu dengan lainnya.
Berikut ini adalah lingkup Kegiatan yang tertuang dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK).
1)

Memeriksa gambar-gambar design, perhitungan-perhitungan dan spesifikasi peralatan


yang akan dipasang dan membuat koreksi-koraksi bila diperlukan dan menyetujui bila
sudah sesuai

2)

Memeriksa rencana detail jadwal pembangunan, jadwal kerja di lokasi serta mengontrol
pelaksanaannya dan membuat usulan-usulan koreksi bila diperlukan

3)

Memeriksa daftar pengadaan bahan/material, peralatan berdasarkan kualitas dan


kuantitas sesuai spesifikasi teknis, serta melakukan tindakan-tindakan pencegahan
(preventif) berupa teguran-teguran lisan maupun tertupis seandainya diperkirakan
terjadi keterlambatan pelaksanaan

4)

Mengawasi pelaksanaan Supervisi Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta TA.


2014:

5)

Memeriksa gambar-gambar pelaksanaan (shop drawing) pembangunan, dengan


membubuhkan stempel/paraf Peyedia Pekerjaan.

6)

Membantu Pengguna Jasa Konsultansi (selanjutnya ditulis Pengguna Jasa) dalam


mengklaim Penyedia Barang/Jasa bila terdapat kekurangan-kekurangan secara teknis
sesuai Kontrak.

7)

Memeriksa dan menyiapkan Berita Acara tingkatan kemajuan fisik Penyelesaian


Pembangunan sesuai yang dibutuhkan dalam Kontrak Pekerjaan Supervisi Penyelesaian
Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta TA. 2014.

8)

Selama

pelaksanaan

pembangunan,

membuat

dan

mempersiapkan

Berita

Acara/Adendum Kontrak dalam hal permasalahan teknis bila diperlukan. Dalam hal ini
termasuk membuat saran kepada Pengguna Jasa terdapat hal-hal yang menyimpang
dari kontrak dan spesifikasi dan atau terdapat hal-hal yang tidak lazim.
9)

Mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan bila terjadi penyimpangan kontrak


yang mengakibatkan adanya denda.

10)

Mempersiapkan Berita Acara Penyerahan Pekerjaan dengan semua kelengkapannya.

11)

Dalam melaksanakan pekerjaannya, Penyedia Jasa harus menjaga agar kehadirannya


dalam pekerjaan tersebut selalu tepat waktu sesuai jadwal yang sudah disepakati

E.2.7. Tanggapan Terhadap Waktu Penyelesaian Pekerjaan.


Secara Umum Konsultan telah memahami Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan
menggunakan system Kontrak, yaitu kontrak pengadaan jasa atas penyelesaian seluruh
pekerjaan, dengan waktu pelaksanaan selama 5 (lima) bulan kalender, sejak dikeluarkan
SPMK.

E.2.8. Tanggapan Terhadap Personil Pelaksana


Secara umum informasi mengenai personil yang diperlukan pekerjaan ini telah dijelaskan
secara rinci dalam KAK, yaitu
A. Tenaga Ahli
1.

Site Engineer

2.

Inspector

B. Tenaga Pendukung
1.

Operator Komputer / Administrator

E.2.9. Tanggapan Terhadap Jadual Tahapan Pelaksanaan Kegiatan


Secara umum Jadual Tahapan Pelaksanaan Kegiatan ini telah dijelaskan secara rinci dalam KAK,
yaitu :
1. Umum
Penyedia Jasa dalam menjalankan tugasnya, wajib melakukan koordinasi secara terus-menerus
dengan Pengguna Jasa sehingga fungsi dan tanggung jawabnya dapat terlaksana dengan baik
dan menghasilkan keluaran sebagaimana yang dipersyaratkan dalam Kerangka Acuan Kerja
(KAK) ini
2. Uraian Tugas Operasional
Penyedia Jasa harus membuat uraian kegiatan secara rinci sesuai dengan tiap bagian pekerjaan
sepervisi pelaksanaan yang dihadapi di lapangan, yang secara gari besar adalah sebagai berikut:

a. Pekerjaan Persiapan
1) Menyusun program kerja, alokasi tenaga dan konsepsi pekerjaan supervisi
2) Memeriksa Time Schedule/Bar Chart dan S-Curve yang selanjutnya diteruskan kepada Pengguna
Jasa untuk mendapat persetujuan.
b. Pekerjaan Teknis Supervisi Lapangan
1) Melaksanakan pekerjaan supervisi secara umum, supervisi lapangan, koordinasi dan inspeksi
kegiatan-kegiatan pembangunan agar pelaksanaan teknis maupun administrasi teknis yang
dilakukan dapat secara terus menerus sampai dengan pekerjaan diserahkan untuk kedua
kalinya.
2) Mengawasi kebenaran ukuran, kualitas dari bahan atau komponen bangunan, peralatan dan
perlengkapan selama pekerjaan pelaksanaan di lapangan atau tempat kerja lainnya.
3) Mengawasi kemajuan pelaksanaan dan mengambil tindakan yang tepat dan cepat, agar batas
waktu pelaksanaan minimal sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
4) Memberikan masukan pendapat teknis tentang penambahan dan/atau pengurangan pekerjaan
yang dapat mempengaruhi biaya dan waktu pekerjaan serta berpengaruh pada ketentuan
kontrak untuk mendapat pesetujuan Pengguna Jasa.
5) Memberikan petunjuk, perintah sejauh tidak mengenai pengurangan dan penambahan biaya
dan waktu pekerjaan serta tidak menyimpang dari kontrak, dapat langsung disampaikan kepada
Penyedia Jasa Konsultansi.
c. Konstruksi
1) Mengadakan Konsultansi dengan Pengguna Jasa untuk membahas segala masalah dan
persoalan yang timbul selama masa pelaksanaan
2) Mengadakan rapat lapangan secara berkala dengan Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa, yang
bertujuan untuk membicarakan masalah dan persoalan yang timbul dalam pelaksanaan
pekerjaan untuk kemudian membuat risalah rapat dan mengirimkan kepada semua pihak yang
bersangkutan serta sudah diterima paling lambat 1 (satu) minggu kemudian.
3) Apabila dianggap mendesak, mengadakan rapat diluar jadwal rutin.
d. Laporan
1) Memberikan laporan dan pendapat teknis administrasi dan teknis teknologi kepada Pengguna
Jasa mengenai volume, persentase dan nilai bobot bagian-bagian pekerjaan yang akan
dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa.
2) Melaporkan kemajuan pekerjaan yang nyata dilaksanakan dan dibandingkan dengan jadwal
yang telah disetujui.
3) Melaporkan bahan-bahan bangunan yang dipakai, jumlah tenaga kerja dan alat yang digunakan.
4) Memeriksa gambar-gambar kerja tambahan yang dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa, terutama
yang mengakibatkan tambah atau berkurangnya pekerjaan dan juga perhitungan serta gambar
konstruksi yang dibuat oleh Penyedia Jasa Konsultansi (Shop Drawing).
e. Dokumen
1) Menerima dan menyiapkan Berita Acara sehubungan dengan penyelesaian pekerjaan di
lapangan untuk keperluan pembayaran angsuran.
2) Memeriksa dan menyiapkan daftar volume dan nilai pekerjaan serta penambahan dan/atau
pengurangan pekerjaan guna keperluan pembayaran.
3) Memeriksa formulir laporan harian, mingguan dan bulanan, Berita Acara Kemajuan Pekerjaan,
Penyerahan Pekerjaan serta formulir-formulir lainnya yang diperlukan

E.2.11. Tanggapan Terhadap Keluaran


Secara Umum Konsultan telah memahami Tentang Keluaran yang diharapkan dari Kegiatan ini
yang meliputi :
1. Buku harian yang memuat semua kejadian, perintah/petunjuk yang penting dari Pengguna
Jasa ke Penyedia jasa Konsultansi;
2. Laporan harian, berisi keterangan tentang:
a.

Tenaga kerja;

b.

Bahan-bahan yang datang, diterima atau ditolak;

c.

Alat-alat;

d.

Pekerjaan-pekerjaan yang diselenggarakan;

e.

Waktu pelaksanaan pekerjaan;

f.

Keadaan cuaca.

3. Laporan mingguan dan bulanan sebagai resume laporan harian;


4. Dokumentasi pelaksanaan pekerjaan minimal tiap jenis pekerjaan;
5. Berita acara kemajuan pekerjaan untuk pembayaran angsuran;
6. Surat perintah perubahan pekerjaan dan berita acara pemeriksaan pekerjaan
tambah/kurang;
7. Gambar-gambar sesuai dengan pelaksanaan (as built drawing), yang dibuat oleh Penyedia
Jasa Konsultansi;
8. Time Schedule yang dibuat oleh Penyedia Jasa Konsultansi;
9. Laporan Akhir Pekerjaan Supervisi.
Laporan dibuat dalam rangkap 5 (lima) dilengkapi dengan foto-foto konstruksi, pelaksanaan test
yang diperlukan serta kurva S .

E.2.12. Tanggapan Terhadap Mekanisme Pelaporan


Secara umum informasi mengenai pelaporan pekerjaan ini telah dijelaskan secara rinci dalam
KAK, yaitu bahwa Setiap laporan harus disusun dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Jumlah dan distribusi laporan sesuai yang ditetapkan. Dalam pembuatan laporan, konsultan
harus konsultasi lebih dulu dengan Direksi Pekerjaan. Laporan-laporan harus disusun dalam
bahasa Indonesia yang baik dan benar serta harus memuat / menguraikan hal-hal sebagai
berikut :

a. Laporan Mingguan.
Laporan Mingguan memuat : Hasil-hasil pelaksanaan selama satu minggu (yang
berdasarkan laporan harian)
b. Laporan Bulanan,
Laporan ini terdiri dari beberapa lembar yang mencakup himpunan kegiatan, yang
disusun menggunakan form-form standar yang telah ditentukan oleh Direkorat
Pelabuhan dan Pengerukan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian
Perhubungan.
Informasi yang harus tercakup dalam laporan bulanan ini terutama masalah yang
menyangkut tingkat kemajuan pekerjaan, tingkat penyerapan dan pembayaran serta
keterlambatan-keterlambatan yang terjadi dengan menyebutkan penyebabnya, saransaran untuk mengatasinya dan tindakan-tindakan yang telah dilakukan.
Laporan ini dibuat sedemikian rupa sehingga Kuasa Pengguna Anggaran/Pejabat
Pembuat Komitmen Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kupang
senantiasa mendapat informasi tepat pada waktunya.
Apabila ada pertemuan/ surat menyurat agar dilampirkan pada laporan bulanan.
Laporan ini harus sudah diterima oleh Kuasa Pengguna Anggaran/ Pejabat Pembuat
Komitmen Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kupang paling lambat
tanggal 5 (lima) pada bulan berikutnya untuk diteruskan ke instansi terkait.
Laporan ini dibuat rangkap 5 (lima)
c. Laporan akhir
Laporan akhir memuat rangkuman dan kesimpulan penting dari seluruh kegiatan yang
telah dilaksanakan, yang memuat :
1)
2)
3)
4)
5)

Metode pelaksanaan fisik.


Pelaksanaan pengawasan teknik.
Saran-saran untuk pelaksanaan pemeliharaan pekerjaan.
Semua masalah-masalah teknis yang ditemui.
Masalah yang mungkin akan timbul serta saran penanggulangannya.

Laporan ini harus sudah diterima oleh Kuasa Pengguna Anggaran/ Pejabat Pembuat
Komitmen Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kupang paling lambat pada
saat dilakukan Serah Terima Pertama untuk diteruskan ke instansi terkait. Laporan ini
dibuat rangkap 5 (lima).
d. Dokumentasi
Berisikan rekaman/ dokumentasi pelaksanaan pekerjaan utama dan pengujianpengujian dilapangan dalam bentuk foto yang dilengkapi dengan komentar dari

konsultan. Laporan ini dibuat rangkap 5 (lima). Laporan ini harus sudah diterima oleh
Kuasa Pengguna

F. URAIAN PENDEKATAN, METODOLOGI


DAN PROGRAM KERJA
F.1. Umum
Dalam penanganan tugas yang dibebankan pada konsultan supervisi, pendekatan (approach) yang
dilakukan disesuaikan dengan Kerangka Acuan (Term of Reference - TOR) yang ada, di mana konsultan
supervisi akan melaksanakan tugas pengawasan dan pengendalian ini secara Assistance Concept.
Dengan demikian, sifat dari tugas konsultan supervisi adalah membantu pemilik proyek dalam
mengawasi pelaksanaan pembangunan (konstruksi) Fasilitas Pelabuhan Laut Branta yang dilaksanakan
oleh kontraktor.
Pendekatan lain yang diterapkan dalam kegiatan pengawasan ini adalah Sistim Manajemen Jaminan
Kualitas (Quality Assurance) yang akan sangat membantu mempermudah penelurusan data dan
rekaman serta pembuatan dokumentasi lainnya yang diperlukan. Dengan pendekatan ini maka
tanggung jawab dan pengambilan keputusan sepenuhnya ada pada proyek atau pemberi tugas setelah
mempertimbangkan saran-saran yang diberikan oleh konsultan.
Agar dapat mencapai target dan sasaran yang telah ditentukan, maka koordinasi antara tim konsultan
dengan pimpinan proyek berikut staf dan para pengawas yang ditunjuk serta para pelaksana/kontraktor
harus dapat dilaksanakan sebaik-baiknya. Dengan demikian maka organisasi konsultan akan dibentuk
sedemikian rupa sehingga komunikasi dengan proyek menjadi mudah serta sesuai dengan perwilayahan
daerah kerja dan relevan dengan program kerja kontraktor.
Pada prinsipnya pekerjaan pengawasan ini dilaksanakan untuk memperoleh sebuah konstruksi yang
memenuhi kriteria sebagai berikut :
a.

Berkualitas seperti yang ditentukan dalam spesifikasi, gambar, dan sebagainya baik ditinjau dari
segi bahan, pelaksanaan, maupun fungsi bangunan.

b.

Memenuhi budget atau anggaran dengan volume kerja dan biaya konstruksi yang sesuai dengan
pekerjaan yang direncanakan.

c.

Menepati waktu pelaksanaan sesuai jadual pelaksanaan yang disepakati bersama dalam kontrak.

d.

Menjaga

kelancaran

dan

keselamatan

semua

kegiatan

pelaksanaan

konstruksi

serta

menghindarkan dampak negatif kegiatan pelaksanaan konstruksi.

Untuk memenuhi keempat kriteria tersebut, diperlukan suatu sistem yang melibatkan semua pihak yang
berperan dalam pelaksanaan konstruksi. Terdapat empat pihak yang terkait dalam kontrak pelaksanaan
yaitu pemilik proyek atau pemberi tugas, konsultan perencana, konsultan supervisi, dan kontraktor.
Oleh karena itu, sistem yang dipakai harus merupakan sistem yang dapat menampung kepentingan
keempat pihak tersebut dan merupakan sistem komunikasi yang baik dan lancar, sehingga penerapan
sistem tersebut tidak akan mengganggu proses pelaksanaan konstruksi itu sendiri.
Dapat disimpulkan bahwa keberhasilan sistim tersebut di atas sangat dipengaruhi oleh kapabilitas dari
parameter penunjangnya seperti antara lain :
a.

Organisasi Proyek
Organisasi ini perlu diadakan untuk mengatur setiap proses dalam penyelesaian pekerjaan
konstruksi baik yang merupakan kegiatan pelaksanaan konstruksi, kegiatan supervisi, maupun
kegiatan penyelesaian permasalahan yang timbul.

b.

Manual Operasi Pelaksanaan


Manual Operasi Pelaksanaan ini perlu diadakan untuk mengetahui prosedural detail pelaksanaan
dari setiap kegiatan yang harus ditempuh untuk mencapai aspek legal dari kegiatan yang
bersangkutan dan terjaminnya sebuah konstruksi yang memenuhi kriteria di atas.

Berikut ini disajikan diagram yang menunjukkan berbagai tugas yang perlu dilaksanakan untuk mencapai
suatu konstruksi yang memenuhi syarat.

Gambar 4.1.
Manual Operasi Pelaksanaan

F.2.

Jaminan Kualitas Proyek

Jaminan Kualitas (Quality Assurance) proyek merupakan susunan prosedur yang jelas dan merupakan
metoda kerja standar yang akan dilaksanakan oleh seluruh anggota tim konsultan, kontraktor, dan
proyek untuk memastikan tercapainya tingkat kualitas dan kuantitas dari pekerjaan dalam lingkuplingkup batasan yang telah disetujui/disusun di semua aspek-aspek pelayanan.
Pelaksanaan jaminan kualitas untuk pekerjaan fisik, idealnya dimulai dari pekerjaan desain. Hasil
pekerjaan desain harus dimengerti/dikuasai (termasuk hasil pengukuran) sebelum pekerjaan fisik

dimulai. Selanjutnya, standarisasi pengujian dan prosedur testing serta kriteria-kriteria teknisnya perlu
ditetapkan dan disetujui bersama.
Petunjuk atau guidelines untuk para supervisor, termasuk juga pihak proyek atau pihak ketiga (misal
Technical Audit), perlu disiapkan. Dengan demikian hal-hal tersebut di atas seharusnya masuk dalam
dokumen kontrak pekerjaan. Sehubungan masalah jaminan kualitas masih relatif baru digunakan
sehingga perlu waktu untuk penyesuaian. Untuk itu diusulkan untuk melaksanakan jaminan kualitas
(Quality Assurance) secara Learning by Doing.
Konsep Learning by Doing dapat tercapai melalui interaksi secara terus menerus antara Sistem Kualitas
(Quality System) kontraktor dan Program Jaminan Kualitas (Quality Assurance Program) konsultan.
Interaksi tersebut akan saling mengisi demi tercapainya bangunan yang berkualitas.

Dalam hal tersebut di atas konsultan supervisi akan menyiapkan Manual Operasi Jaminan Kualitas
(Quality Assurance Operation Manual) dan suatu Rencana Jaminan Kualitas (Quality Assurance Plan)
harus disusun oleh kontraktor.

F.3.

Manual Operasi Pelaksanaan

Untuk mempermudah pelaksanaan pekerjaan konstruksi dan supervisi maka diperlukan suatu petunjuk
operasi pelaksanaan baik dari segi kualitas maupun kuantitas pekerjaan yang dilakukan. Manual ini
diusulkan berbentuk tabel dilengkapi dengan flowchart dari prosedural yang harus ditempuh.
Prosedur pelaksanaan supervisi dilakukan sesuai dengan diagram alir hubungan kerja antara keempat
pihak yang terkait seperti terlihat pada Gambar 4.1.
Pelaksanaan supervisi pekerjaan pada prinsipnya mencakup beberapa hal sebagai berikut:
a.

Budget (Anggaran)
1)

Batas Kerja
Pada saat pekerjaan akan dimulai terlebih dahulu harus ditentukan batas-batas areal
pekerjaan di mana dalam hal ini dilakukan secara bersama-sama oleh konsultan supervisi dan
kontraktor berdasarkan gambar rencana yang telah disajikan dalam cetak biru. Pada
pekerjaan ini sekaligus ditentukan koordinat baras areal kerja dengan menggunakan peralatan
topografi dan batas-batas alamiah yang ada. Hasil dari penentuan batas areal pekerjaan ini
harus mendapatkan persetujuan dari pemberi tugas.

2)

Volume Pekerjaan
Volume pekerjaan yang telah dilakukan oleh kontraktor harus selalu dimonitor untuk tiap-tiap
jenis pekerjaan pada setiap jenis bangunan/pekerjaan. Karena pekerjaan ini akan berlangsung
dalam skala waktu tertentu, maka perlu dilakukan supervisi mulai dari tingkat harian,
mingguan, bulanan, dan kuartalan sampai pelaksanaan pekerjaan proyek selesai. Dari datadata ini konsultan supervisi akan dengan mudah membuat kurva S yang secara langsung
menggambarkan kemajuan pekerjaan konstruksi. Untuk itu konsultan supervisi menyiapkan
perangkat-perangkat praktis yang langsung dapat digunakan untuk melaksanakan tugasnya.

3)

Biaya Pekerjaan Konstruksi


Berdasarkan supervisi pekerjaan (kuantitas dan kualitas) yang telah dilaksanakan maka
konsultan supervisi akan membuat perkiraan biaya yang diperlukan bagi pelaksanaan
konstruksi dan kemudian membandingkan dengan rencana biaya semula, sehingga dalam hal
ini konsultan supervisi akan mampu mendeteksi arus uang tunai (cas flow) dari biaya
konstruksi yang dapat ditagihkan kontraktor ke pemberi tugas. Selain itu berdasarkan hal
tersebut konsultan supervisi akan dapat menentukan kekurangan/kelebihan biaya konstruksi
dari pekerjaan dan selanjutnya dapat dipakai sebagai bahan pengambilan keputusan bagi
finansial proyek.

b.

Kualitas Pekerjaan
Konsultan supervisi akan mengendalikan kualitas pekerjaan sehubungan dengan adanya spesifikasi
teknis yang harus dipenuhi oleh kontraktor untuk berbagai bahan yang digunakan dalam
pelaksanaan konstruksi. Untuk ini perlu dilakukan pengecekan bahan baik dengan pengecekan
langsung di lapangan maupun dengan pengetesan contoh (sample) di laboratorium. Pengendalian
ini harus dilakukan secara acak (random) dengan disaksikan oleh semua pihak yang terkait.
Pengujian di lapangan dilakukan dengan disaksikan oleh pihak kontraktor, konsultan supervisi dan
pemberi tugas. Pelaku pengujian lapangan akan dilakukan oleh pihak lain yang independent yang
telah disepakati oleh semua pihak. Sedangkan pengujian laboratorium dilakukan oleh laboratorium
yang independent harus disepakati oleh semua pihak. Prosedur pelaksanaan pengujian dan
peralatan pengetesan yang digunakan dalam pengecekan tersebut akan ditentukan sesuai dengan
spesifikasi teknis yang telah ditentukan oleh konsultan perencana dan apabila tidak tercantum
sebelumnya akan dilaksanakan sesuai ketentuan standar yang berlaku.

Selain itu supervisi kualitas yang dilakukan terhadap fungsi konstruksi yang dibangun. Hal ini perlu
dilakukan mengingat manfaat dari konstruksi yang dibangun sangat bergantung pada fungsi dari
masing-masing bangunan yang ada. Pengecekan fungsi dari konstruksi bangunan dilakukan
berdasarkan gambar rencana (cetak biru) yang ada. Pengecekan juga dapat dilakukan dengan cara
mencocokan elevasi dan dimensi dari konstruksi yang dibangun dengan gambar rencana (cetak
bitu). Untuk itu konsultan supervisi akan bekerja dengan menggunakan perangkat-perangkat
praktis yang dapat menjamin aspek legalitas dari supervisi yang dilakukan.
c.

Waktu
Pengendalian waktu dilakukan untuk memenuhi jadual pelaksanaan konstruksi yang direncanakan
sehingga secara ekonomi dan finansial, pemberi tugas tidak mengalami kerugian akibat
keterlambatan yang mungkin terjadi. Untuk itu konsultan supervisi mempersiapkan sistem
pengendalian yang mencakup kemajuan pelaksanaan pekerjaan harian, mingguan, dan bulanan
untuk tiap-tiap jenis pekerjaan. Sehingga dengan demikian konsultan supervisi dapat dengan
mudah menyusun kurva S yang menggambarkan kemajuan pelaksanaan pekerjaan kontraktor.
Dengan adanya kurva S ini konsultan supervisi dapat dengan mudah mengetahui perlu atau
tidaknya mendesak kontraktor untuk melakukan percepatan pelaksanaan pekerjaan atau
mengusulkan suatu ganti rugi yang harus ditanggung kontraktor kepada pemberi tugas.

d.

Kelancaran dan Keselamatan Kegiatan/Pekerjaan


Pelaksanaan konstruksi yang dilakukan akan mengacu ketiga hal di atas dan harus tetap
memperhatikan keselamatan semua pihak yang terlibat. Dengan adanya kegiatan yang aman bagi
semua pihak dan sesuai standar yang berlaku, akan menjamin kelancaran pekerjaan pelaksanaan
konstruksi dan untuk hal tersebut konsultan supervisi akan mengkoordinasikan seluruh aspek
kegiatan pelaksanaan konstruksi termasuk yang akan berdampak pada proyek dan lingkungan
proyek.

F.4.

Pelaporan dan Pertemuaan (Meeting)

Sesuai dengan TOR maka konsultan supervisi akan membuat laporan dari setiap kegiatan
supervisi yang dilakukan yang diantaranya mencakup beberapa hal sebagai berikut :
1.

Laporan Harian / Mingguan yang merupakan lampiran laporan bulanan dan berisikan:

Catatan Harian aktivitas kerja pelaksanaan terhadap jenis, volume dan prestasi
pekerjaan yang dilaksanakan

2.

Evaluasi pelaksanaan rencana kerja atas hal-hal lain yang dianggap perlu

Hasil pengujian-pengujian terhadap material maupun hasil pekerjaan

Jumlah peralatan berat yang tersedia beroperasi maupun yang rusak

Keadaan Cuaca.

Laporan Bulanan dibuat rangkap 3 (tiga) yang berisikan:

Data-data proyek

Uraian pelaksanaan fisik serta gambar-gambar pelaksanaan

Pemeriksaan kualitas pekerjaan (quality/control)

Perubahan Desain, lengkap dengan perhitungan struktur, gambar, volume, spesifikasi


teknik dan biaya

3.

Evaluasi kapasitas aktual peralatan yang terdiri dilapangan

Material yang tersedia, yang masuk dan yang terpakai

Kesimpulan dan rekomendasi

Photo-photo dan dokumen pekerjaan

Laporan Akhir, dibuat setelah seluruh pekerjaan fisik selesai sebanyak rangkap 10
(sepuluh) yang berisikan :

4.

Pendahuluan

Metoda dan standar pengawasan

Hasil pengendalian kualitas (Quality control)

Daftar Pekerjaan dan Volume pekerjaan (Bill Of Quantity)

Evaluasi

Pekerjaan tambah kurang, lengkap dengan perhitungan volume dan biaya

Kesimpulan dan Rekomendasi

Laporan khusus dapat berisikan antara lain :

Laporan persoalan-persoalan penting tentang kondisi tanah dan cuaca

Tambahan penelitian tanah, material dan mutu beton dan lain-lain.

Desain ulang untuk penghematan

Perpanjangan waktu pelaksanaan

Penyimpangan terhadap spesifikasi

Untuk koordinasi dan pelaporan seluruh kegiatan pelaksanaan konstruksi, konsultan supervisi
akan menyusun serangkaian pertemuan/rapat berikut prosedur pertemuan tersebut. Secara
umum saat ini dapat diklasifikasikan jenis-jenis pertemuan yaitu :
a.

Pertemuan berkala untuk menelaah (review) berbagai masalah berkaitan dengan disain
dan pelaksanaan konstruksi.

b.

Pertemuan sehubungan kemajuan pelaksanaan konstruksi.

c.

Pertemuan koordinasi membahas masalah administrasi dan teknis.

d.

Pertemuan khusus untuk membahas hal-hal khusus yang timbul seperti pekerjaan tambah
kurang dan sebagainya.

e.

Pertemuan membahas usulan perubahan disain dan gambar kerja (Shop Drawing) yang
diajukan kontraktor.

F.5.

Organisasi Proyek

Dalam kegiatan supervisi ini yang perlu diatur adalah hubungan kerja antara keempat pihak
yang terlibat dan hubungan kerja pelaksanaan pada masing-masing pihak, yang terdiri dari :
a.

Pemberi Tugas
Pemberi tugas adalah seorang atau sekelompok orang yang mewakili pemilik (owner)
bangunan yang akan dibangun. Pada awalnya pemilik mempunyai gagasan atau ide dan
berusaha mewujudkan gagasan tersebut dengan memberi tugas kepada konsultan
perencana/perancang dan kepada kontraktor untuk melaksanakan pekerjaan tersebut.
Pemilik menunjuk stafnya untuk melaksanakan tugas sehari-hari dalam melaksanakan
proyek tersebut.
Pemberi tugas yang ditunjuk pemilik mempunyai tugas antara lain :
(1). Mengawasi pelaksanaan pekerjaan
(2). Menyetujui atau menolak laporan rutin
(3). Menandatangani berita acara pemeriksaan pekerjaan
(4). Menyetujui atau menolak perubahan dalam pekerjaan
(5). Menyetujui atau menolak pekerjaan tambah kurang
(6). Mengesahkan dokumen yang akan menjadi dokumen kontrak.

b.

Konsultan Perencana
Merupakan pihak yang menjual jasa dalam merancang atau mendisain suatu bangunan.
Disain ini dibuat sesuai dengan kerangka acuan yang telah diberikan oleh pemberi tugas.

Setelah disain yang dibuat disetujui pemberi tugas maka oleh konsultan perencana dibuat
suatu dokumen pelelangan untuk pekerjaan tersebut. Selanjutnya dalam pelaksanaan
konstruksi, konsultan perencana berfungsi sebagai tempat konsultasi mengenai hal-hal
teknis di lapangan dan kalau ada keragu-raguan atas dokumen kontrak.
Konsultan perencana mempunyai tugas dan wewenang antara lain :
(1). Bertindak sebagai perencana awal teknis dan administrasi.
(2). Menyiapkan

dokumen

pelelangan

sebagai

landasan

dokumen

kontrak

yang

merupakan acuan kerja bagi kontraktor.


(3). Bersama pemberi tugas mengadakan lelang.
c.

Konsultan Supervisi
Konsultan supervisi bertugas mengawasi supervisi pekerjaan pelaksanaan konstruksi fisik
lapangan agar tidak menyimpang dari rencana yang telah dibuat oleh konsultan
perencana. Konsultan supervisi selalu memantau pelaksanaan konstruksi oleh Kontraktor di
lapangan. Namun dalam tugasnya, dengan sistim Assistance Concept konsultan supervisi
dapat memberi saran kepada proyek untuk memerintahkan pemeriksaan khusus atas
bagian

pekerjaan

tertentu.

harian/mingguan/bulanan

Konsultan

pekerjaan

teknis

supervisi
maupun

harus

memberi

administratif.

laporan

Laporan

juga

ditandatangani oleh kontraktor dan diserahkan kepada pemberi tugas untuk selanjutnya
diteruskan ke pemilik proyek. Di samping itu konsultan supervisi dapat meminta kepada
proyek untuk menyetujui, menolak atau mengusulkan perubahan pekerjaan, force majeur,
permohonan perubahan kontrak, pekerjaan tambah/kurang, gambar pelaksanaan, dan
memberi keputusan yang bijaksana dalam mempertimbangkan usul-usul kontraktor.
d.

Kontraktor (Pelaksana Konstruksi)


Bertugas

menjalankan

proyek

pelaksanan

pembangunan.

Dalam

melaksanakan

pembangunan ini kontraktor harus melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan gambargambar rencana dan spesifikasi yang dibuat oleh konsultan perencana serta mentaati
perjanjian atau kontrak yang telah disetujui bersama. Di dalam kontrak tercantum tugas
yang harus dilaksanakan, kewajiban kontraktor terhadap pemberi tugas, konsultan
perencana maupun konsultan supervisi dan hak-hak dari kontraktor.
Kontraktor bertanggung jawab penuh kepada pemilik proyek atau pemberi tugas atas
kepercayaannya dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan fisik hingga selesai.
Dalam struktur organisasi ini pihak kontraktor dapat melakukan pembagian pekerjaan
kepada subkontraktor yang lebih berpengalaman dan dapat dipercaya apabila pekerjaan

tersebut membutuhkan spesialisasi. Subkontraktor tidak mempunyai hubungan langsung


dengan pemberi tugas, tetapi bertanggung jawab langsung kepada kontraktor. Sedangkan
kontraktor bertanggung jawab kepada pemberi tugas. Jika terjadi kesalahan pekerjaan,
maka kontraktor akan terkena sangsi dari pemberi tugas atau pemilik.

Dalam menyusun hubungan kerja antara keempat pihak yang terkait tersebut perlu dibuat
struktur organisasi yang efektif dan dinamis, agar setiap proses interaksi yang terjadi antara
pihak-pihak tersebut dapat berlangsung secara langsung dan terpantau dengan baik oleh pihak
lainnya. Sehingga bila ada permasalahan dapat diselesaikan dengan cepat, baik dan benar.
Namun demikian untuk memperoleh aspek legal dari setiap keputusan yang diambil perlu
adanya persetujuan dari pihak pemberi tugas. Dalam hal ini pemberi tugas mengambil
keputusan setelah memperoleh informasi lengkap dari konsultan supervisi kemudian
mengkonfirmasikan ke kontraktor. Struktur organisasi yang menggambarkan hubungan kerja
tersebut dapat dilihat pada Gambar berikut ini.

Gambar Organisasi Proyek dan Hubungan Komunikasi

F.6. Lingkup Kegiatan


Dari uraian di atas, maka Konsultan Supervisi berkewajiban dan bertanggung jawab, sbb:
1)

Memeriksa gambar-gambar design, perhitungan-perhitungan dan spesifikasi peralatan


yang akan dipasang dan membuat koreksi-koraksi bila diperlukan dan menyetujui bila
sudah sesuai

2)

Memeriksa rencana detail jadwal pembangunan, jadwal kerja di lokasi serta mengontrol
pelaksanaannya dan membuat usulan-usulan koreksi bila diperlukan

3)

Memeriksa daftar pengadaan bahan/material, peralatan berdasarkan kualitas dan


kuantitas sesuai spesifikasi teknis, serta melakukan tindakan-tindakan pencegahan
(preventif) berupa teguran-teguran lisan maupun tertupis seandainya diperkirakan
terjadi keterlambatan pelaksanaan

4)

Mengawasi pelaksanaan Supervisi Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Laurentius


Say Maumere TA. 2014:

5)

Pekerjaan persiapan;
Pekerjaan Pembangunan dermaga segmen I (62 x 15) m2;
Pekerjaan Pembangunan dermaga segmen II (65 x 15) m2; Tahap I
Pekerjaan Lain-lain

Memeriksa gambar-gambar pelaksanaan (shop drawing) pembangunan, dengan


membubuhkan stempel/paraf Peyedia Pekerjaan.

6)

Membantu Pengguna Jasa Konsultansi (selanjutnya ditulis Pengguna Jasa) dalam


mengklaim Penyedia Barang/Jasa bila terdapat kekurangan-kekurangan secara teknis
sesuai Kontrak.

7)

Memeriksa dan menyiapkan Berita Acara tingkatan kemajuan fisik Penyelesaian


Pembangunan sesuai yang dibutuhkan dalam Kontrak Pekerjaan Supervisi Penyelesaian
Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta TA. 2014.

8)

Selama

pelaksanaan

pembangunan,

membuat

dan

mempersiapkan

Berita

Acara/Adendum Kontrak dalam hal permasalahan teknis bila diperlukan. Dalam hal ini
termasuk membuat saran kepada Pengguna Jasa terdapat hal-hal yang menyimpang
dari kontrak dan spesifikasi dan atau terdapat hal-hal yang tidak lazim.

9)

Mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan bila terjadi penyimpangan kontrak


yang mengakibatkan adanya denda.

10)

Mempersiapkan Berita Acara Penyerahan Pekerjaan dengan semua kelengkapannya.

11)

Dalam melaksanakan pekerjaannya, Penyedia Jasa harus menjaga agar kehadirannya


dalam pekerjaan tersebut selalu tepat waktu sesuai jadwal yang sudah disepakati

F.7. Tanggungjawab Konsultan


a. Konsultan Pengawas bertanggung jawab secara profesional atas jasa pengawasan yang
dilakukan sesuai dengan ketentuan dan kode tata laku profesi yang berlaku.
b. Secara umum tanggung jawab konsultan adalah minimal sebagai berikut:
1) Kesesuaian pelaksanaan konstruksi dengan dokumen pelelangan / pelaksanaan yang
dijadikan pedoman, serta peraturan, standar dan pedoman teknis yang berlaku.
2) Kinerja pengawasan telah memenuhi standar hasil pengawasan yang berlaku.
3) Hasil evaluasi pengawasan dan dampak yang ditimbulkan.
c. Penanggung jawab profesional pengawasan adalah tidak hanya konsultan sebagai suatu
perusahaan tetapi juga bagi para tenaga ahli profesional pengawasan yang terlibat.
F.8. PENDEKATAN TEKNIS
F.8.1. Kegiatan Pendahuluan
A. Penyusunan Rencana Kerja
Rincian tahapan Penyusunan rencana kerja yang tercakup dalam pekerjaan yang dilakukan,
meliputi hal-hal sebagai berikut:
Persiapan Administrasi
Penyusunan Bagan Organisasi Pekerjaan
Pembuatan Jadwal Waktu Pelaksanaan
Penyusunan Rencana Mutu Kontrak
Tingkat keberhasilan suatu pekerjaan tidak hanya tergantung atas kemampuan dari para
Tenaga Ahli yang menangani, akan tetapi faktor perencanaan (kerja) akan memegang
peranan kunci yang akan menentukan kelancaran dan kesempurnaan hasil yang akan

dicapai. Dengan adanya rencana kerja diharapkan tidak ada kerancuan dan tumpang tindih
pelaksanaan kegiatan, sehingga dukungan dari masing-masing personil baik Team Desain
maupun Team Lapangan akan memberikan hasil yang optimal. Mengingat pentingnya
rencana kerja ini, Ketua Tim akan memimpin langsung untuk membicarakan dan
mendiskusikan masalah-masalah yang berkaitan dengan:
Jadwal pelaksanaan supervisi pekerjaan
Jadwal penugasan masing-masing personil
Uraian tugas dari masing-masing personil
Hubungan kerja antar personil maupun dengan proyek
Hubungan kerja dengan Kontraktor
Peralatan yang akan dibutuhkan
Dukungan pendanaan, dsb
a. Persiapan Administrasi
Pekerjaan Persiapan administrasi merupakan kegiatan paling awal setelah menerima
Surat Perintah Mulai Kerja (SPK)/Kontrak. Persiapan administrasi tersebut meliputi:
Administrsi surat-menyurat dan dokumen sehubungan dengan pelaksanaan
pekerjaan, persiapan administrasi tersebut diusahakan dapat diselesaikan sesegera
mungkin sehingga tidak menghambat pelaksanaan pekerjaan berikutnya.
Persiapan Administrasi ini harus dilaksanakan oleh seorang administrasi teknik yang
berpengalaman dalam menangani pekerjaan ini, sehingga diharapkan dapat
dilaksanakan sesuai dengan waktu yang disediakan untuk itu.
Semua Masalah administrasi tersebut selalu dibawah pengawasan Ketua Tim yang
bertanggung jawab atas penyelesaian seluruh pekerjaan.
b. Penyusunan Bagan Organisasi Pekerjaan Supervisi
Bagan organisasi dibuat dimaksudkan agar semua pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan
dengan baik karena telah terdifinisi masing-masing tugas, wewenang dan tanggung
jawab antara semua pihak yang terkait, dalam hal ini pelaksanaan pengawasan

Pengembangan Infrastruktur transportasi Laut (Dermaga/Jetty). Secara garis besar,


pihak-pihak yang terkait dalam pelaksanaan konstruksi ini adalah:
PPK Pengembangan Daerah Khusus, Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal.
Konsultan Supervisi
Kontraktor Pelaksana
Bagan Organisasi yang akan diusulkan oleh Konsultan Supervisi dalam pelaksanaan
pekerjaan ini sebagaimana ditunjukkan dalam Gambar F.2. akan mencerminkan :

Hubungan kerja
Tugas, wewenang dan tanggung jawab
Mekanisme Kerja
Jalur instruksi
Jalur koordinasi
Jalur komunikasi

KANTOR KESYAHBANDARAN
PELABUHAN LAUT TENAU - KUPANG

KONSULTAN PENGAWAS

PPK Kantor
Kesyahbandaran
Pelabuhan Laut Tenau

Pt. Marga Nusantara Persada

KONTRAKTOR PELAKSANA

: Jalur Perintah
: Jalur Koordinasi

Gambar F8. Bagan Organisasi Supervisi

1) Hubungan Kerja dan Koordinasi dengan Pemberi Kerja Tim Supervisi akan berada dan
berkantor di dekat lokasi pekerjaan sebagai upaya untuk dapat memonitor secara
langsung dan terus menerus mengenai perkembangan dan kemajuan pekerjaan yang
dilaksanakan oleh kontraktor serta mengupayakan agar segala pekerjaan yang
dihasilkan sesuai dengan standard mutu dan persyaratan/spesifikasi teknis yang ada.
Tim Supervisi akan membuat laporan kemajuan yang akan disampaikan kepada PPK
Satuan Kerja Pengembangan Daerah Khusus, Kementerian Pembangunan Daerah
Tertinggal yang mencakup aktivitas konsultan sendiri maupun aktivitas Kontraktor
sebagai Pelaksana fisik.
Pekerjaan-pekerjaan ini juga mencakup hal-hal seperti pembuatan rekayasa lapangan,
Contract Change Order, Menganalisa klaim Kontraktor, memeriksa pengajuan Sertifikasi
Pembayaran Bulanan (Monthly Certificate) lengkap dengan back up datanya, serta
penyiapan Professional Hand Over (PHO) dan Final Hand Over (FHO).
Disamping itu Konsultan Supervisi akan membantu PPK Satuan Kerja Kesyahbandaran
Pelabuhan Laut Laurentius Say Maumere dalam menyelesaikan perbedaan pendapat
yang mungkin timbul dengan Kontraktor dan memberikan pendapat yang diminta atau
tidak berdasarkan pertimbangan dan analisa obyektif terhadap semua tuntutan yang
mungkin diajukan oleh Kontraktor. Koordinasi kegiatan Team Pengawasan Lapangan
akan dilaksanakan oleh Tim Supervisi yang dalam hal ini akan diwakili oleh Ketua Tim
bersama-sama dengan Pemberi Kerja.
2) Hubungan Kerja dan Koordinasi dengan Kontraktor Hubungan koordinasi dengan
kontraktor dilakukan melalui Pemberi Kerja atau Direksi yang ditunjuk. Dalam hubungan
ini konsultan adalah berupa Tugas Pembantuan, yang berarti Konsultan bertugas
membantu Direksi untuk melakukan pengawasan terhadap Kontraktor dan memberikan
saran-saran kepada Pengguna Jasa/Direksi mengenai masalah-masalah yang berkaitan
dan timbul dengan di dalam pelaksanaan pekerjaan.
Selain itu konsultan akan membantu Pengguna Jasa/Direksi perihal instruksi dan saransaran kepada Kontraktor mengenai metode kerja, organisasi pelaksanaan, pemilihan
dan penempatan staf/tenaga, pemilihan dan penempatan peralatan kerja yang

digunakan dan membantu monitoring pelaksanaan kerja, pemilihan bahan/material


konstruksi, dll. Selain itu terhadap masalah-masalah yang diperkirakan akan timbul di
dalam pelaksanaan pekerjaan, akan didiskusikan secara bersama-sama antara
konsultan, kontraktor, dan direksi lapangan. Konsultan akan memberikan saran,
alternatif pemecahan masalah serta rekomendasi di dalam upaya untuk pengambilan
keputusan, dimana keputusan ini nantinya harus disetujui oleh Pemberi Kerja/Direksi
sebelum dilaksanakan di lapangan.
Periodik meeting, sedikitnya sekali dalam seminggu diadakan bersama-sama dengan Pengguna
Jasa/Direksi dan bilamana perlu dengan Kontraktor untuk mengevaluasi pelaksanaan kerja
minggu sebelumnya, serta membuat program kerja minggu berikutnya.
c. Pembuatan Jadwal Waktu Pelaksanaan
Mengingat pelaksanaan pekerjaan cukup komplek dan harus sudah dapat diselesaikan dalam
180 (seratus delapan puluh) hari kalender, maka diperlukan suatu manajemen pengelolaan
yang cermat guna terselesaikannya aktivitas kegiatan ini dengan baik. Sehinggan pemahaman
item-item pekerjaan serta urut-urutan kerja serta keterkaitan item satu dengan yang lain harus
benar-benar dipahami. Dari hasil evaluasi dan analisa semua aktivitas kegiatan selanjutnya
dituangkan dalan Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan. Evaluasi dan pengawasan semua aktivitas
kegiatan akan dilakukan secara kontinyu sehingga terjamin ketepatan waktu pelaksanaan
sesuai dengan Jadwal yang telah disediakan.
d. Penyusunan Rencana Mutu Kontrak
Dalam waktu paling lama 2 (dua) minggu, Konsultan akan menyiapkan Rencana Mutu Kontrak
(RMK) yang akan memuat :
Informasi

Perusahaan,

mencakup

Nama

Perusahaan,

Kualifikasi/Klasifikasi,

Bidang/Layanan (Sub Bidang/Sub Layanan), Alamat, Pimpinan Perusahaan, No. Telp/fax,


dll).
Struktur Organisasi Perusahaan, termasuk uraian tugas/jabatan dari masingmasing
bagian/unit dan tenaga ahli.

Struktur organisasi pelaksanaan pekerjaan, Jadwal pelaksanaan pekerjaan, Jadwal


penugasan personil termasuk uraian tugas dan wewenang maupun mekanisme kerja
untuk masing-masing tenaga ahli yang terlibat.
Program kerja Konsultan, standar prosedur, kriteria perencanaan, pedoman standar
yang digunakan, bagan alir, buku referensi yang dipakai.
Penyiapan Lembar Kerja Rencana Mutu (Quality Plan) Implementasi Pekerjaan.
Daftar Simak.
Jadwal Inspeksi dan Test (berapa kali, penggunan peralatan, metode yang digunakan,
bukti/hasil yang telah dicapai, penanggung jawab, dll)
Pengendalian Dokumen (administrasi, keuangan, kontrak)
Rencana Tindak Turun Tangan (T3)
Metode pengawasan, audit dan pengendalian pelaksanaan pekerjaan agar tercapai
standar mutu yang diinginkan.
B. Demobilisasi Personil dan Peralatan
a. Penempatan Tenaga Ahli
Kantor Pusat Konsultan akan berusaha semaksimal mungkin untuk menugaskan tenaga
ahli yang cukup berpengalaman sesuai dengan bidang disiplin ilmu masing-masing untuk
mengawasi, mengkoordinir dan menganalisa semua aktivitas pekerjaan agar diperoleh
standar kualitas yang cukup tinggi. Untuk penempatan tenaga ahli konsultan melakukan
analisa teknis kebutuhan Man Month untuk masing-masing tenaga ahli untuk tiap item
pekerjaan.
b. Dukungan Fasilitas Kerja dan Peralatan
Untuk memperoleh hasil yang optimal, Konsultan akan menyiapkan fasilitas kerja sesuai
dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam Kerangka Acuan Kerja. Dalam hal untuk
meningkatkan kualitas hasil dan efisiensi kerja apabila dimungkinkan Konsultan akan
menambah atau meningkatkan kualitas/spesifikasi peralatan yang digunakan.

Mengingat komponen perangkat keras dan lunak dalam pekerjaan ini memegang
peranan penting dalam perwujudan hasil studi yang optimal. Untuk mendukung
terciptanya kerja yang menghasilkan produktifitas yang tinggi, serta untuk
mengaplikasikan dari suatu rencana pekerjaan yang telah disusun perlu ditunjang adanya
peralatan dan sarana yang memadai, baik perangkat keras maupun perangkat lunak.
Peralatan yang akan disediakan oleh Kantor Pusat dalam pendukung pelaksanaan
tersebut diantaranya :
1) Peralatan Kantor
ATK
Komputer
Meja tulis kantor
Printer
Dan lain-lain
2) Peralatan Survey Lapangan
Kendaraan transportasi (Mobil dan Motor)
Perlengkapan lapangan untuk personil
Alat Dokumentasi (Kamera)
Bahan Survey (Roll meter dll)
Dukungan peralatan yang disediakan Konsultan tersebut akan disesuaikan dengan
pengadaan peralatan yang ditetapkan dalam Kerangka Acuan Kerja.
C. Pengumpulan Data

Konsultan akan melakukan pengumpulan data yang terkait dengan pelaksanaan pekerjaan,
dinantaranya adalah :

KAK Konsultan
Hasil Kajian Terdahulu
Dokumen Pelelangan dan Dokumen Kontrak Jasa Pemborongan
Spesifikasi Teknik dan Note design Pelaksanaan Konstruksi
Peraturan-peraturan Kementrian Pekerjaan Umum
Hasil survey topografi dll.

Konsultan juga akan mengumpulkan pedoman-pedoman dan standar pelaksanaan bangunan


sipil dan bangunan air, khususnya bangunan pelindung tebing yang akan mendukung
kelancaran dan peningkatan kualitas pekerjaan.

D. Peninjauan Kondisi Lapangan

Pada awal pelaksanaan pekerjaan, konsultan supervisi akan melaksanakan survey lapangan
untuk mengetahui kondisi existing, rencana konstruksi, rencana bangunan rehabilitasi Situ,
maupun bangunan-bangunan lainnya. Survey pendahuluan ini, disebut sebagai Field
Engineering atau Rekayasa Lapangan. Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan dalam
Rekayasa Lapangan oleh tim supervisi diantaranya sebagai berikut :
Melakukan identifikasi lapangan jenis-jenis kegiatan yang perlu dilakukan untuk masingmasing konstruksi disesuaikan dengan hasil desain.
Melakukan inventarisasi masalah-masalah pada bangunan existing (jika ada) serta
melakukan klarifikasi terhadap kebutuhan konstruksi yang diperlukan.
Melakukan kajian kembali terhadap data dan masukan teknis dari SID yang pernah
dilakukan serta melakukan klarifikasi dengan kondisi existing untuk dapat mengevaluasi
apakah diperlukan modifikasi desain atau tidak.
F.8.2. Kegiatan Evaluasi Dan Rekomendasi Desain
a. Evaluasi Hasil Desain

Berdasarkan hasil peninjauan kondisi lapangan yang dilengkapi dengan catatan mengenai
keadaan lapangan, selanjutnya dibandingkan dengan hasil desain untuk mengevaluasi
apakah terdapat perbedaan yang cukup signifikan sehingga diperlukan adanya review
desain terhadap beberapa konstruksi yang relatif vital
b. RekomendaSi Desain (Review Design)

Tim Supervisi akan membantu dan berkoordinasi dengan Direksi untuk menentukan jenis
dan macam Review Desain yang akan dilakukan. Tim Supervisi akan mengusulkan kegiatan
Review Desain jika ditemukan beberapa hal sebagai berikut :

Jika jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan belum ada hasil survey dan desainnya.
Jika terdapat perbedaan kondisi lapangan dengan data yang terdapat dalam hasil
desain.

Jika dipandang perlu dilakukan perubahan type dan konstruksi berdasarkan


pertimbangan teknis dan sepanjang masih tercantum dalam surat perjanjian kontrak.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam review desain apabila tidak diperlukan lagi adanya
survei dan investigasi ulang, meliputi hal-hal sebagai berikut :
Standar/peraturan yang dipakai sebagai acuan
Cara dan metode perhitungan yang digunakan
Rumus-rumus yang digunakan
Persyaratan-persyaratan sebagai batasan yang harus dipenuhi
Penentuan dimensi dan analisa stabilitas struktur
Penggambaran bangunan hasil review desain
Perhitungan volume dan biaya pelaksanaan konstruksi
Penyusunan spesifikasi teknis
Usulan Addendum bila perubahan konstruksinya relatif besar

Tidak menutup kemungkinan bahwa pelaksanaan review design masih diperlukan, agar
desain yang dihasilkan sesuai dengan kondisi lapangan terakhir.
Konsultan supervisi dalam mengusulkan review desain/rekomendasi desain akan selalu
berkonsultasi dengan direksi yang telah ditunjuk SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air
Citarum, Balai Besar Wilayah Sungai Citarum. Pelaksanaan review desain dan penggambaran
akan dilaksanakan oleh Kontraktor dan diperiksa oleh Konsultan dan disertai dengan alasan
hasil analisa selanjutnya diajukan kepada Pemberi Kerja/Direksi untuk mendapat persetujuan.
F.8.3 Kegiatan Pengawasan

Tim Supervisi akan melakukan supervisi atas pekerjaan-pekerjaan yang dilaksanakan oleh
kontraktor, dimana seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan yang disyaratkan didalam
dokumen kontrak pekerjaan fisik (spesifikasi) dan nota desain yang sebelumnya telah dibuat.
Konsultan Supervisi terlebih dahulu akan membuat suatu pedoman dasar pelaksanaan
konstruksi agar pelaksanaan pekerjaan konstruksi dapat berjalan lancar dan sesuai dengan
standar mutu yang diinginkan, hal ini mencakup antara lain:

a. Penyusunan Rencana Konstruksi (Construction Plan)


Penyusunan rencana konstruksi adalah agar pelaksanaan konstruksi dapat berjalan lancar sesuai
dengan schedule yang telah dibuat yang didukung oleh:
Akses jalan masuk dan jembatan yang memadai (kekuatan, kapasitas maupun lebar
jalan/jembatan Route/rencana jalur pengangkutan material konstruksi) untuk transportasi
bahan dan peralatan konstruksi. Jika diperlukan rencana perbaikan yang dibutuhkan.
Terdifinisinya lokasi, kuantitas dan kualitas material konstruksi yang akan digunakan.
Tersedianya peralatan konstruksi yang diperlukan baik itu jenis, kapasitas maupun jumlahnya.
Tersedianya sumber daya manusia dalam jumlah yang cukup serta mempunyai pengetahuan
sebagaimana tuntutan jenis pekerjaan yang akan ditangani.
Terdifinisinya bangunan sementara yang diperlukan.
Rencana perbaikan situ/waduk yang diperlukan
Rencana pembuatan bangunan sementara yang diperlukan
Jadwal Pelaksanaan Konstruksi
Jadwal, Jumlah dan Jenis Peralatan yang akan digunakan
Rencana Alokasi Pemakaian Bahan Konstruksi
Dengan adanya Rencana Konstruksi ini diharapkan dapat dihindari berbagai hal mencakup :
b. Penyusunan Pedoman Kendali Mutu Pekerjaan (Quality Control)
Guna memperoleh mutu yang handal dari pembangunan infrastruktur, diperlukan langkah-langkah
pendekatan terhadap segala aspek yang akan mempengaruhi tercapainya kehandalan mutu
tersebut. Beberapa system standar yang diperlukan dalam rangka pencapaian kehandalan mutu
konstruksi adalah:
Quality Assurance
Quality Control Circle
SNI terkait
Total Quality Management
Sistem Mutu menurut spesifikasi teknik
Peraturan-peraturan Departemen Pekerjaan Umum
Dan lain sebagainya.

Sehubungan dengan besarnya cakupan sektor yang harus ditangani dan ditetapkan indikatornya,
dalam hal ini Konsultan akan membatasi pada pengendalian mutu pekerjaan konstruksi.
Penerapan system pengendalian mutu konstruksi dilakukan dengan membuat model sebagai
checklist yang memuat semua aspek terkait, seperti tabel di bawah ini :
Tabel F.2.3. Daftar Ceklis Kendali Mutu Konstruksi

No.

Nilai
Bobot
Item (%)

BOBOT

ASPEK SISTEM PENILAIAN MUTU

(%)

KONSTRUKSI
Bk

Bi

DATA UMUM
A

SISTEM MANAJEMEN MUTU

20%

a1

Sistem Perencanaan Manajemen Mutu

20

a2

Sistem Pengarsipan Kontrol Mutu

10

a3

Sistem Keselamatan Kerja

10

a4

Sistem penanganan Pekerjaan yg Tidak


Memenuhi

10

a5

Hasil Audit Mutu

25

ALAT UJI MUTU

20%

b1

Alat uji mutu bahan dasar

25

b2

Alat uji mutu percobaan campuran

25

b3

Alat uji mutu bahan jadi

25

b4

Uji tera peralatan laboratorium

25

SISTEM SELEKSI PERSONIL

20%

c1

Petugas inti kontraktor

30

c2

Keterlibatan kantor pusat/cabang

10

c3

Petugas monitoring manajemen mutu

10

c4

Petugas pengendali mutu

20

c5

Operator alat berat

20

c6

Tenaga teknisi lainnya

10

ALAT-ALAT BERAT

20%

d1

Kelengkapan alat berat

30

d2

Kondisi alat berat

40

Mi

No.

Nilai
Bobot
Item (%)

BOBOT

ASPEK SISTEM PENILAIAN MUTU

(%)

KONSTRUKSI
Bk

Bi

d3

Jumlah dan jenis alat berat

DOKUMEN PROYEK DAN PERUBAHANYA

e1

Dokumen kontrak

30

e2

Gambar Desain

25

e3

Spesifikasi Teknik

25

e4

Contract Change Order

10

e5

Addendum

10

GANGGUAN/HAMBATAN DARI LUAR

10%

TOTAL

100%

NKM dibawah 50 % : kurang baik

NKM diantara 50 % - 75 % : baik

NKM diatas 75 % : sangat baik

Mi

30
10%

Sesuai dengan tugas yang diberikan, Konsultan melalui Direksi, akan mengarahkan dan
membantu Kontraktor dalam pembuatan Rencana Mutu Kontrak (RMK).
Pelaksanaan Quality Control dilakukan oleh Tim Supervisi yang dikoordinasi Ketua Tim, untuk
menjamin bahwa mutu dari material yang dipakai oleh kontraktor memenuhi persyaratan
spesifikasi, serta pelaksanaan konstruksi sesuai dengan prosedur yang dipersyaratkan
sehingga mutu hasil konstruksi sesuai dengan spesifikasi yang diminta. Lingkup pekerjaan
Quality Control termasuk pada hal-hal sebagai berikut :
a) Mengikuti petunjuk teknis, senantiasa memberikan informasi kepada Ketua Tim
serta Direksi Pekerjaan tentang kendali mutu.
b) Melakukan supervisi terhadap penyusunan organisasi dan tata letak dan laboratorium
di lapangan milik kontraktor, membantu mobilisasi pengujian serta menjamin
bahwa semua keperluan laboratorium sesuai dengan persyaratan yang diminta dalam
spesifikasi.
c) Melakukan supervisi terhadap pemasangan peralatan pengujian dan menjamin

semua peralatan yang dipakai sudah memenuhi syarat.


d) Melaksanakan supervisi kegiatan harian dari semua pekerjaan yang harus dilakukan
oleh kontraktor untuk kendali mutu dari material/bahan, kualitas konstruksi
ataupun tenaga teknis laboratorium serta segera memberikan laporan tertulis kepada
Direksi Pekerjaan bila ditemukan penyimpangan dalam prosedur pengujian atau
kekurangan baik untuk material/bahan ataupun tenaga.
e) Menganalisa semua data pengujian kendali mutu yang dilakukan kontraktor, dan
merumuskan serta mengirimkan rekomendasi tertulis untuk dapat menerima atau
menolak bahan/material, proses pelaksanaan maupun metode yang dipergunakan
untuk dikerjakan.
f) Evaluasi terhadap ketetapan prosedur pekerjaan pengujian yang dilaksanakan
kontraktor, pemilihan sumber material, melaporkan secara tertulis pada Direksi
Pekerjaan bila terdapat kekurangan dalam prosedurpengujian yang dilaksanakan
atau kekurangan dari bahan atau kualitas tenaga dalam melaksanakan pekerjaanpekerjaan pada paket kontrak tersebut.
g) Memeriksa dan meringkas semua data tentang kendali mutu serta memberi
usulan dalam menerima atau menolak usulan kontraktor tentang bahan/material
konstruksi dan bahan-bahan yang digunakan.
h) Membantu tugas-tugas laboratorium, khususnya dalam penyiapan laporan kendali
mutu yang harus dikirim kepada Direksi.
i) Menyiapkan rencana kerja datail untuk pekerjaan penyelidikan (investigations)
termasuk pengeboran atau sondir bila diperlukan, dan mengkoordinasikan semua
kegiatan Tim Supervisi lapangan dalam melaksanakan rencana kerja dilapangan
j) Melakukan analisa dan evaluasi terhadap uji lapangan hasil konstruksi (kualitas
beton, kualitas timbunan tanah, dsb).
c. Aktivitas Pelaksanaan Supervisi (Aspek Umum Pengawasan)

Kegiatan supervisi pelaksanaan konstruksi yang akan dilakukan oleh Konsultan


Supervisi mencakup:

1) Kegiatan Pra-Konstruksi
Kegiatan pra-konstruksi yang akan dilaksanakan pada umumnya menyangkut kegiatan
proses

tender

kontraktor

meliputi

kegiatan penyiapan paket-paket pekerjaan;

penyiapan dokumen lelang termasuk penyiapan


teknik

maupun

gambar

konstruksi,

spesifikasi

BOQ prakualifikasi kontraktor; penjelasan pekerjaan; evaluasi

calon pemenang serta penyiapan dokumen kontrak pemborongan.


2) Selama Konstruksi
Selama pelaksanaan konstruksi, Konsultan akan melaksanakan aktivitas supervisi
konstruksi pada umumnya mencakup kegiatan-kegiatan :

Evaluasi dan kaji ulang terhadap Jadwal pelaksanaan konstruksi yang telah
disusun

oleh

kontraktor,

sehingga

ketepatan

waktu

pelaksanaan

dapat

dikendalikan.

Meneliti dan mengevaluasi semua usulan rencana kerja dan dokumen- dokumen
yang berhubungan dengan implementasi proyek dan pekerjaan konstruksi yang
diserahkan kontraktor untuk disetujui.

Melakukan pengecekan dan evaluasi terhadap aktivitas kontraktor apakah


telah sesuai dengan Jadwal dan rencana kerja yang telah disetujui.

Mengoptimasikan volume dan biaya pelaksanaan konstruksi agar diperoleh


biaya pekerjaan yang paling ekonomis.

Meneliti gambar konstruksi (shop drawing, working drawing, detail drawing)


dan perhitungan yang disiapkan oleh kontraktor.

Menyiapkan format Laporan Harian, Mingguan, Bulanan dan Check List Pengawasan
Pekerjaan, dalam hal ini dapat diterapkan Rencana Mutu Pekerjaan (RMP) atau
disebut juga Rencana Mutu Kontrak (RMK). Format Laporan-laporan tersebut dapat
dilihat pada Lampiran Form Supervisi.

Menyediakan formulir (request) untuk pengajuan atas pelaksanaan setiap item


pekerjaan yang akan dilaksanakan.

Menetapkan pemeriksaan secara periodik dan cara kerja test bahan konstruksi
dan mengevaluasi hasil tesnya, memberi rekomendasi persetujuan bahan bangunan
yang digunakan sesuai dengan persyaratan teknis yang telah ditentukan dalam
kontrak.

Memberikan saran dan persetujuan terhadap Jadwal pengadaan dan jumlah


bahan konstruksi yang diusulkan oleh Kontraktor.

Memberikan saran atas gudang dan cara-cara penyimpanan bahan konstruksi


untuk menjaga kualitas bahan, diantaranya penyimpanan semen, besi beton dan
sebagainya.

Menolak bahan/material, peralatan dan tenaga kerja yang tidak sesuai dengan
ketentuan.

Meneliti dan menginspeksi kualitas material/bahan dan peralatan yang dipakai oleh
kontraktor.

Memeriksa spesifikasi teknis untuk setiap kegiatan pelaksanaan konstruksi.

Mengevaluasi dan meneliti pekerjaan tambah/kurang jika diperlukan, termasuk


pengawasan terhadap tambahan pekerjaan penyelidikan dan penelitian lapangan.

Memberikan pengarahan pada rencana pengadaan dan kuantitas dari bahan


konstruksi.

Melakukan inspeksi ke pabrik penyalur bahan konstruksi dan peralatan jika


diperlukan.

Menyiapkan laporan inspeksi, test dan aktivitas supervisi.

Pengawasan yang teliti dalam pelaksanaan konstruksi.

Bersama-sama Pelaksana Fisik (Kontraktor) dan Direksi/yang mewakili melakukan


pengukuran dan menyepakati hasil pekerjaan sesuai dengan yang tercantum
dalam kontrak pelaksanaan fisik.

Mencatat semua hasil pengukuran besaran/volume pekerjaan yang diperlukan


untuk pembayaran dengan menggunakan formulir yang lazim dan disetujui oleh
Direksi.

Melaporkan kepada Direksi atas setiap persoalan yang timbul dan potensial
sehubungan

dengan

kontrak

dan

memberikan

pilihan/alternatif

cara

penyelesaiannya. Persoalan tersebut dapar berupa kemungkinan anggaran yang


tidak mencukupi, kemungkinan terlambat, kualitas yang tidak dipenuhi.

Menelaah semua tuntutan pembayaran tambahan atau perpanjangan waktu yang


diajukan oleh Kontraktor dan memberi saran/pendapat kepada Direksi.

Terhadap Kontraktor yang melaksanakan pekerjaan tidak sesuai dengan isi SPK
atau Surat Perjanjian Kontrak (SPK) dikenakan sanksi atau teguran atau peringatan.
Sebelum teguran dikeluarkan, Konsultan membuat surat pemberitahuan/instruksi
kepada Kontraktor dengan sepengetahuan Pemberi Kerja. Apabila Kontraktor tidak
melaksanakan isi surat pemberitahuan/instruksi dari Konsultan, maka Pemberi Kerja
akan mengeluarkan Surat Teguran I. Apabila Surat Teguran I tidak dilaksanakan oleh
Kontraktor dalam waktu 3 (tiga) hari kerja, maka Konsultan membuat rekomendasi
kepada Pemberi Kerja untuk dikeluarkan Surat Teguran II.

Mengevaluasi

usulan

dokumen

pembayaran

bulanan

yang

diajukan oleh

kontraktor.

Melakukan pemeriksaan dan memberikan saran/ pendapat atas pekerjaan


Pelaksanaan Fisik yang telah selesai secara lengkap untuk dapat dinyatakan diterima
oleh Direksi, guna menetapkan dimulainya masa pemeliharaan.

Mengadakan telaah dan saran/pendapat penanganan atas kelainan- kelainan yang


mungkin terjadi selama masa pemeliharaan.

Memeriksa gambar terlaksana (as-built drawing) kontraktor.

On the job training kepada staff proyek dalam pelaksanaan kegiatan supervisi
konstruksi.

Menyiapkan sertifikat pembayaran prestasi pekerjaan yang diperlukan Kontraktor


untuk mengajukan permintaan angsuran pembayaran atas hasil kerja termasuk
penyediaan material. Angsuran ini harus didasarkan pada jumlah yang disetujui
dalam rapat yang diselenggaran setiap akhir bulan antara Konsultan Pengawas,
Kontraktor dan Direksi Lapangan. Sertifikat pembayaran prestasi ini harus diserahkan
kepada Direksi Lapangan untuk pelaksanaan pemeriksaan akhir. Penjabaran lebih
lanjut

terhadap

pelaksanaan

supervisi

penjelasan berikut :
a)

Evaluasi Jadwal Kerja Kontraktor

konstruksi

tersebut diuraikan dalam

Tim Supervisi akan mengevaluasi rencana kerja (Schedule) kontraktor untuk


disesuaikan terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi seperti waktu yang
tersedia, kondisi cuaca, ketersediaan peralatan, ketersediaan tenaga
kerja

dan material. Selain itu urutan-urutan pekerjaan juga harus

diperhatikan di dalam penyusunan rencana kerja yang akan dimintakan


persetujuan ke Pemberi Kerja yang nantinya dapat dipakai sebagai dasar
rencana kerja secara keseluruhan agar dapat diperoleh cara kerja yang
efektif dan efisien.
Jadwal Kerja Kontraktor yang dibuat juga tidak terlepas dari pedoman dasar
yang telah dibuat yakni Rencana Konstruksi (Construction Plan).
Monitoring terhadap pelaksanaan pekerjaan dan rencana kerja ini harus
terus menerus dilakukan untuk dapat tercapainya Jadwal seperti yang
diinginkan. Pada evaluasi Jadwal kerja ini dapat dilakukan revisi-revisi dan
perubahan atau pembaharuan apabila timbul keterlambatan pelaksanaan,
untuk dapat dikejar dari sisa waktu yang telah disediakan.
b)

Evaluasi Perhitungan dan Gambar Konstruksi


Tim Supervisi akan mengevaluasi analisis perhitungan selama desain
desain

rehabilitasi,

serta

gambar

atau

rencana konstruksinya sebelum

kontraktor memulai pelaksanaannya. Evaluasi ini dilakukan agar dalam


pelaksanaannya sudah tidak ada kesalahan, baik daftar keamanan
konstruksi, efisiensi biaya maupun kelayakan konstruksi. Tidak menutup
kemungkinan pada tahapan evaluasi ini akan dilakukan koreksi, revisi
modifikasi desain, agar didapatkan hasil yang lebih baik. Tim Supervisi akan
selalu melakukan koordinasi dengan Direksi, dan PPK Pengembangan Daerah
Khusus Kemnterian Daerah Tertinggal untuk mendapatkan persetujuan hasil
evaluasi.
c)

Tes Material
Tim Supervisi, selain melaksanakan pengawasan pekerjaan lapangan secara
visual, juga akan melakukan pengawasan kualitas material di laboratorium.
Pengawasan ini dimaksudkan agar seluruh material yang dipakai untuk
pekerjaan ini sesuai dengan persyaratan seperti yang diuraikan di dalam
dokumen kontrak, khususnya spesifikasi teknik. Teknisi laboratorium beserta

Supervisor Konstruksi akan memonitor pekerjaan- pekerjaan laboratorium


seperti analisa test, gradasi material, test stability, test kompaksi/kepadatan,
analisa formula campuran, soundness test untuk agregat, dan test-test
laboratorium lainnya.
Evaluasi Kualitas dan Kuantitas Pekerjaan
Ketua Tim supervisi akan secara rutin dan terus-menerus melakukan
berkoordinasi dengan anggota team maupun melakukan pengawasan
terhadap kualitas dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan kontraktor.
Dalam pengawasan kualitas

pekerjaan,

konsultan

akan

melakukan

checking terhadap metodologi pelaksanaan, kualitas bahan-bahan dan


campuran yang dilakukan, peralatan yang digunakan
maupun kemampuan tenaga kerja. Untuk beberapa pekerjaan khususnya
konsultan akan meminta kepada kontraktor untuk melakukan test aterial
maupun test laboratorium untuk mengetahui kekuatan material. Dan
selanjutnya konsultan akan mengevaluasi hasil test laboratorium tersebut.
Sampling kualitas bahan yang telah disetujui hendaknya
disimpan di kantor lapangan Kontraktor untuk digunakan sebagai monitoring
visual atas bahan-bahan konstruksi yang akan

digunakan

Sedangkan

untuk pengawasan kuantitas


pekerjaan,

konsultan

supervisi

akan

melakukan

langkah- langkah

sebagai berikut:
melakukan pemeriksaan kuantitas material.
melakukan pemeriksaan terhadap pengukuran yang dilakukan
baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan konstruksi (joint
measurement).
d)

Supervisi Konstruksi
Pengawasan merupakan bagian pokok dari program kerja konsultan
yakni berupa monitoring secara kontinyu segala pekerjaan kontraktor
serta hasilnya. Metode pelaksanaan kerja kontraktor dimonitor agar sesuai
dengan persyaratan yang dikehendaki di dalam spesifikasi, dan apabila
terdapat cara pelaksanaan yang menyimpang dari ketentuan yang ada,
kontraktor

harus

dapat

menjelaskan

dan

memberikan argumentasi

bahwa metode pekerjaan yang diterapkan tidak akan


kualitas

pekerjaan.

Inspektor

mengurangi

ataupun anggota Tim Supervisi yang lain

akan membuat laporan harian mengenai pelaksanaan konstruksi, tenaga


kerja yang ada, peralatan yang dipakai, estimasi kuantitas hasil pekerjaan
dan bilamana perlu konsep dan sket gambar serta ukuran, serta total
kuantitas,

kondisi

pengawasan

cuaca

akan

masing-masing

serta

dilakukan

item

kondisi
secara

pekerjaan

lokasi
teliti

pekerjaan.

Pekerjaan

dan terkendali

untuk

dengan menggunakan prosedur

pengawasan yang lazim digunakan dan dengan menggunakan tata cara dan
flow chart yang berlaku. Pengawasan detail akan dilakukan terhadap
pekerjaan utama. Selama kontraktor melaksanakan pekerjaan, Tim Supervisi
akan selalu memonitor mengenai pembuatan profil konstruksi (Uitzet),
pengukuran-pengukuran

awal,

kualitas

material, pemadatan, kadar air

material, gradasi material, pekerjaan shoulder (bahu jalan), saluran tepi


dan lain-lain. Tim Supervisi akan secara bersama memonitor, memberikan
saran-saran teknis apabila diperlukan dan tindakan alternatif yang biasa
ditempuh

apabila

terdapat

kesulitankesulitan pelaksanaan

pekerjaan.

Untuk pekerjaan struktur akan dilakukan monitoring terhadap kestabilannya,


pelaksanaan campuran dan komposisi campuran dan lain-lain. Hasil
pemantauan pekerjaan akan selalu dicatat dalam catatan Buku

Harian

Lapangan (BHL) yang dilakukan baik pada saat awal, selama dan setelah
pekerjaan dilaksanakan. Pengukuran kuantitas
dilakukan
Kerja

bersama-sama Konsultan,

hasil

Kontraktor

pekerjaan

dan

pihak

akan
Pemberi

dimana pengukuran ini dilakukan setelah pekerjaan tersebut dan

dapat diterima baik dari segi hasil pekerjaan (performance) maupun mutu,
pelaksanaan

pekerjaan.

Prosedur

pembayaran

yang dilakukan akan

mengikuti ketentuan yang disebutkan didalam dokumen


terutama

menginduk

pada

kontrak,

spesifikasi (persyaratan khusus) atau pada

buku dokumen Kontrak fisik.


Tahapan dan Prosedur pengawasan dan pelaksanaan supervisi konstruksi untuk
berbagai jenis kegiatan pekerjaan lapangan adalah sebagai berikut:
a) Pre Construction Meeting
Penyelenggaraan

pre

construction

meeting,

dimaksudkan

untuk

mempelajari lebih dalam hal-hal yang kurang atau tidak jelas tentang isi

dokumen kontrak beserta kelengkapannya serta penjelasan dari kontraktor


atas Rencana Mutu Pekerjaan (RMP) atau Rencana Mutu Kontrak
yang

dianggap

belum

jelas.

Dengan

(RMK)

demikian keraguan atau beda

pendapat dalam penafsiran pasal-pasal dokumen kontrak dapat dihindari,


demikian pula ketidak jelasan tentang Rencana Mutu Pekerjaan (RMP) atau
Rencana Mutu Kontrak (RMK) yang dibuat oleh kontraktor dapat dipahami
sehingga terdapat kesamaan dalam pemahaman. Disamping itu dalam
pertemuan tersebut kontraktor diminta untuk menjelaskan program kerja
pelaksanaan, struktur organisasi kerja di lapangan dan mekanisme kerja,
efisiensi dan efektivitas program kerja yang telah disusun serta bagianbagian pekerjaan yang akan diserahkan kepada sub- kontraktor.
Dalam membuat RMP atau RMK kontraktor sekurangkurangnya
menjelaskan tentang uraian singkat pekerjaan, organisasi pelaksana
kontraktor, rencana kerja pelaksanaan oleh kontraktor dilengkapi dengan
bagan

alurnya,

standar prosedur dan

standar desain yang akan

digunakan, inspeksi dan test yang akan dikerjakan.


b) Pekerjaan Persiapan
Dalam pekerjaan persiapan ini, Konsultan akan melakukan pengawasan dan
pemeriksaan terhadap kegiatan kontraktor menyangkut:
(1) Penyiapan Kantor Lapangan Kontraktor, termasuk system
sanitasi, penerangan, gudang penyimpanan material konstruksi dan
bengkel peralatan.
(2) Ruang kerja pengawas (Direksi keet)
(3) Penyiapan papan nama proyek.
(4)

Penyiapan jalan kerja dan bangunan sementara. (5)

Mobilisasi

peralatan dan SDM.


(6) Penyiapan gambar kerja.
(7) Pengadaan dan pengujian bahan konstruksi.
c)

Pekerjaan Pengukuran Lapangan (Uitzet)


Pekerjaan pengukuran ini dilakukan baik untuk pengukuran ulang
maupun pengukuran tambahan untuk memperoleh gambaran yang lebih

realistis

atas

keadaan

lapangan

kondisi

terakhir.

Sebelum

melaksanakan pengukuran, kontraktor harus mendapat persetujuan dari


Direksi/Pengawas Pekerjaan untuk memulai pekerjaan. Kontraktor harus
memelihara

benchmark

(BM)

yang

telah

ditunjuk dan bilamana

diperlukan harus membuat penambahan patok-patok tetap sebagai patok


bantu dalam melakukan kegiatan pengukuran. Kegiatan pengecekan patok
benchmark serta kegiatan pengukuran, termasuk metode perhitungan
hasil ukur maupun hasil gambar harus dilakukan
pedoman

atau

standar

disetujui. Selanjutnya

sesuai

dengan

prosedur pengukuran yang berlaku dan

hasil dari pengukuran ini akan digunakan untuk

pembuatan Gambar Kerja serta pembuatan Mutual Check 0% (MC0).]


d) Pembuatan dan Pemeriksaan Gambar Kerja (Shop Drawing)
Drawing, Working Drawing, Detail Drawing) Yang dimaksud dengan
Gambar Kerja (shop drawing, working drawing, detail drawing) adalah
gambar dari bagian-bagian disain konstruksi yang dibuat lebih jelas dengan
skala gambar yang lebih besar, sehingga dapat memperlihatkan
bagianbagian yang terkecil, yang harus dikerjakan dan dapat digunakan
secara langsung sebagai tuntunan para tenaga kerja trampil untuk
melaksanakan pekerjaannya.
Gambar Kerja yang dibuat harus mengikuti ketentuan atau mengacu
pada pedoman membuat gambar teknik yang berlaku (bentuk
simbul-simbul gambar, ukuran huruf dan angka, maupun tanda-tanda
lainnya).
Sebelum memulai pelaksanaan pekerjaan, Gambar Kerja tersebut harus
mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Pengawas Pekerjaan.
e) Penyiapan Buku Harian Lapangan, Buku Pengawasan
Yang dimaksud dengan Buku Harian Lapangan (BHL) adalah buku yang
disediakan oleh Kontraktor yang digunakan untuk mencatat kegiatan,
peristiwa, kejadian yang menyangkut pelaksanaan pekerjaan, yang terjadi
setiap hari di lapangan pekerjaan.
Yang dimaksud dengan Buku Pengawasan adalah buku yang
disediakan oleh Kontraktor yang digunakan oleh Pengawas Pekerjaan untuk

mencatat kegiatan, peristiwa atau kejadian yang menyangkut pengawasan


pekerjaan yang terjadi setiap hari di lapangan. Termasuk disini adalah
pemberian petunjuk dan pengarahan dari Konsultan agar pelaksanaan
pekerjaan benarbenar berlangsung sesuai dengan ketentuan dalam kontrak dan dapat
dilaksanakan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan.
Dalam Buku Harian, Kontraktor harus mencatat semua kegiatan,
diantaranya adalah:
(1) Penerimaan material konstruksi
(2) Kegiatan pekerjaan konstruksi yang dilakukan
(3) Penggunaan alat-alat kerja
(4) Jumlah tenaga kerja
(5) Progres pekerjaan yang telah dicapai
(6)

Kejadian-kejadian baik yang mengganggu maupun yang tidak


mengganggu kegiatan lapangan

(7) Keadaan cuaca atau hari hujan


(8) Dan lain-lain kegiatan
Dalam Buku Pengawasan, Pengawas Pekerjaan/ Konsultan akan mencatat
semua kegiatan atau peristiwa yang berkaitan dengan pengawasan dan
pengendalian pekerjaan, diantaranya adalah:
1) Persetujuan rencana kerja kontaktor yang rinci, metode pelaksanaan,
setting out/uitzet, pekerjaan yang selesai dan memenuhi persyaratan.
2) Petunjuk atau arahan bagi pelaksana pekerjaan, agar pelaksanaan
pekerjaan atau mutu pekerjaan jangan sampai menyimpang.
3) Teguran

atau

peringatan

kalau

terjadi

penyimpangan

atau

keterlambatan.
4) Penolakan terhadap bahan material yang akan digunakan atau hasil
kegiatan yang tidak sesuai dengan persyaratan.
Disamping hal tersebut diatas, Konsultan akan menyiapkan format Laporan
harian, Mingguan, Bulanan maupun checklist Pengawasan Pekerjaan

untuk diisi oleh Kontraktor maupun Pengawas Pekerjaan, termasuk


komentar Konsultan.
f)

Monitoring dan Sistem Pelaporan


Monitoring kegiatan Kontraktor merupakan salah satu tugas utama
Konsultan Supervisi agar pekerjaan konstruksi dapat berjalan sebagaimana
ditetapkan dalam kontrak. Monitoring akan dilakukan diantaranya melalui
sistem pelaporan agar berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar isian
yang telah ditentukan. Konsultan akan memberi perhatian khusus terhadap
tingkat kecermatan informasi, ketepatan dan waktu pendistribusian
laporan.
Monitoring dan sistem pelaporan laporan ini meliputi :
(1) Menyiapkan/menyerahkan laporan bulanan tepat pada waktunya,
teliti dan menunjukan secara fisik dan finansial kemajuan Kegiatan.
(2) Melaporkan dengan segera secara tertulis terhadap semua kesulitankesulitan yang mungkin akan terjadi dalam pelaksanaann pekerjaan
sehubungan dengan kondisi Kegiatan dalam waktu mendatang dan
lain sebagainya yang diperkirakan dapat menyulitkan/merugikan
pelaksanaan pekerjaan. Laporan ini juga harus memuat usulan
pemecahannya terhadap hal-hal yang dikuatirkan tersebut diatas.
(3) Melaporkan secara lengkap dan tertulis serta saran pemecahanya
terhadap hal-hal yang akan menyebabkan keterlambatan pekerjaan.
(4)

Selalu membuat catatan harian tentang pekerjaan yang telah selesai,


bahan-bahan/material yang telah dipakai,tenaga kerja dilapangan,
keterlambatan peralatan, keadaan cuaca dan peristiwa-peristiwa
lainnya.

(5)

Membuat file yang baik sehubungan dengan korespondes/


surat-menyurat dengan pihak kontraktor, Direksi Pekerjaan, Pemberi
Kerja/ Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkungan Balai Besar
Wilayah Sungai Citarum, Projek Manager dan lain- lainnya.

(6)

Membuat catatan-catatan dan mem-file-nya secara baik


terhadap hasil pekerjaan, hasil test material, Sertifikat Pembayaran
(Pay Certificates), pengukuran volume pekerjaan dilapangan, back-up

perhitungan dan As-built drawing.


(7)

Melaksanakan inspeksi sebelum inspeksi akhir dan membuat


laporan tentang kekurangankekurangan/kerusakan hasil pekerjaan
yang tidak memenuhi persyaratan dalam suatu daftar.

(8)

Menyiapkan laporan penyelesaian pekerjaan untuk Pemberi


Kerja yang memuat masalah yang dihadapi selama pekerjaan dan
penyelesaiannya

serta

lampiran-lampirannya

yang meliputi:

file Change-Order, file As-built Drawing dan file hasil test.


(9)

Membuat dokumentasi atas pelaksanaan pekerjaan Kontraktor


ataupun atas pelaksanaan kegiatan Konsultan sendiri.

(10) Membuat laporan pelaksanaan pekerjaan kontraktor di lapangan


sesuai dengan pengawasan mutu sesuai dengan RMK Kontraktor.
(11)

Membuat laporan kegiatan pengawasan masing-masing tenaga ahli


mengenai tugas dan wewenang, schedule kerja serta langkah-langkah
yang telah diambil.

g) Pekerjaan Sementara atau Darurat


Konsultan supervisi akan melakukan pengawasan dan pengarahan kepada
Kontraktor atas pekerjaan sementara atau darurat yang dilaksanakan.
Berbagai pekerjaan sementara yang mungkin terjadi diantaranya adalah:
(1) Pekerjaan dewatering atau pengeringan
(2) Pembuatan saluran pengelak
(3) Pembuatan tanggul pengelak/Coverdam
(4) Pembuatan/perbaikan jalan/jembatan
(5) Pembuatan kerangka penyangga atau perancah
(6) Dan lain-lain.
h) Penempatan dan Pengujian Bahan Konstruksi
Supervisi yang dilaksanakan Konsultan dalam kegiatan ini adalah agar
Kontraktor dalam menempatkan /menyimpan bahan konstruksi pada
tempat yang memenuhi persyaratan, sebelum bahan tersebut digunakan
yakni aman, tidak mengganggu lingkungan dekat dengan tempat
penggunaan bahan tersebut dan terlindung dari gangguan hujan dan
sebagainya.

Sedangkan pengujian bahan konstruksi dengan cara menerapkan


tatacara dalam standar prosedur pengujian yang telah disepakati. Bahan
yang akan digunakan harus lulus dari pengujian mutu bahan dan hasil
pengujian dicatat dan disimpan dengan baik dan tertib karena akan menjadi
bagian dari bukti pelaksanaan pekerjaan.
i)

Pemeriksaan dan Pemasangan Setting Out (Uitzet)


Konsultan akan melakukan supervisi terhadap pemasangan profil yang
dibuat dari kayu dan papan, disekitar atau dekat dengan rencana tapak
bangunan yang menunjukkan araah sumbu atau trase dari bangunan yang
akan dibangun, dan atau kedudukan elevasi tertentu sebagai pembanding
elevasi bangunan yang akan dibangun, serta menunjukkan rencana bentuk
bangunannya.
Pemasangan setting out/uitzet ini didasarkan pada gambar situasi
dan

denah

serta

gambar

potongan

dari

bangunan

yang

akan

dibangun. Kontraktor harus selalu memelihara kedudukan setting out/uitzet


yang telah didirikan dan telah disetujui Pengawas Pekerjaan.
j)

Pekerjaan Pasangan Batu


Yang dimaksud dengan Pekerjaan Pasanagan Batu adalah konstruksi
bangunan

yang menggunakan

pasangan batu, diantaranya dinding

saluran dll.
k) Pekerjaan Galian Tanah
Yang dimaksud dengan pekerjaan ini adalah penggalian tanah yang berada
tidak di dalam air, termasuk didalamnya galian tanah untuk penempatan
suatu bangunan. Pengawasan yang dilakukan Konsultan dalam tahap
persiapan mencakup kegiatan:
1)

Melakukan pemeriksaan terhadap metode pelaksanaan yang

2)

disiapkan oleh Kontraktor, termasuk urutan dan jenis kegiatan yang


akan dilakukan serta Jadwal pelaksanaan pekerjaan.

3)

Melakukan pemeriksaan gambar kerja Kontraktor

4)

Memeriksa kesiapan peralatan Kontaktor yang akan dipakai untuk


menggali, mengangkut dan membuang hasil galian (excavator,

bulldozer, dumptruck, dll).


5)

Melakukan pemeriksaan setting out/uitzet.

6)

Memeriksa pekerjaan sementara (jika diperlukan).

7)

Memeriksa rencana lokasi tempat pembuangan hasil galian. Selama


pelaksanaan

pekerjaan

penggalian,

Konsultan

akan melakukan

supervisi dengan berpedoman atas standar prosedur yang berlaku


mencakup kegiatan:
a. Galian tanah biasa, pasir atau lumpur
b. Peledakan atau pemecahan batu, termasuk perijinan dari
instansi terkait.
c.
d.
e.
f.

Pengambilan dan pengangkutan hasil galian


Pengoperasian masing-masing peralatan yang digunakan
Penempatan hasil galian di tempat buangan.
Kemajuan pekerjaan yang dilakukan dibandingkan

dengan

metode pelaksanaan yang telah disusun dalam tahap persiapan


dan apabila terjadi keterlambatan, Kontraktor diminta untuk
melakukan revisi terhadap Jadwal pekerjaan dalam rangka
mengejar keterlambatan yang terjadi.
g. Apabila pekerjaan penggalian dilakukan dengan tenaga manusia,
Konsultan akan mengawasi agar tenaga yang dipekerjakan memang
cukup terampil untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
h. Hasil kerja penggalian harus sesuai dengan gambar kerja seperti
yang telah direncanakan.
i.
j.

Apabila pengangkutan hasil galian menggunakan jalan umum,


Konsultan akan selalu mengawasi agar Kontraktor selalu
memelihara jalan umum tersebut dan hasil galian tidak tercecer di
jalan.

k. Melakukan pemeriksaan terhadap Buku Harian Lapangan (BHL)


l. yang dibuat oleh Kontraktor.
l)

Pekerjaan Normalisasi
Pada

dasarnya

pekerjaan

pengerukan

merupakan

pekerjaan

penggalian tanah, namun mengingat sifatnya yang khusus yakni


penggalian tanah yang berada didalam/dibawah permukaan air dan

mempunyai tingkat kesulitan yang lebih tinggi.


Untuk itu Konsultan akan melakukan pengawasan yang lebih cermat.
Disamping pengawasan sebagaimana pelaksanaan penggalian tanah juga
akan dilakukan pengawasan sebagai berikut :
1)

Pemilihan peralatan pengerukan (kapal keruk, excavator) harus


dapat mendukung metode pelaksanaan pekerjaan yang seefisien
mungkin.

2)

Pengujian bahan yang dikeruk Pengoperasian peralatan keruk

3)

(kapal

keruk

atau

excavator) harus sesuai

dengan

standar

prosedur yang berlaku.


4)

Pengoperasian peralatan lain yang mendukung pengerukan

5)

Pengangkutan lumpur atau pasir

6)

Pengukuran progress pengerukan

Untuk memelihara mutu proses pekerjaan, Konsultan akan melakukan


supervisi mencakup hal-hal sebagai berikut :
(1)

Agar Kontraktor selalu melakukan pemeliharaan terhadap peralatan


keruk (excavator, kapal keruk) sesuai dengan manual OP peralatan
tersebut.

(2)

Pelaksanaan pengerukan agar dilakukan dari arah hilir ke hulu,


bilamana pengerukan dilakukan dalam alur sungai.

(3)

Bilamana pengerukan dilakukan di tempat terbuka seperti di pantai


harus disesuaikan dengan arah arus gelombang laut yang terjadi.

(4)

Bilamana menggunakan kapal keruk jenis hisap atau suction, maka :


Agar Kontraktor mengoperasikan kapal keruk sesuai dengan
kemampuan mesin suctionnya sebagaimana diatur dalam manual
OP-nya.
Pelaksanaan pengerukan agar sesuai dengan jenis tanah yang
dikeruk, misalnya dalam penentuan kecepatan kapal kedepan
serta laju kecepatan bergerak ke samping kiri kanan dan agar
sesuai dengan metode pelaksanaan pengerukan yang disepakati.
Pemasangan perlengkapan berupa pipa-pipa semprot harus
sesuai dengan situasi lapangan dan diusahakan yang paling efektif
(panjang maksimum pemasangan pipa yang diperkenankan) .

Pembuangan hasil pengerukan harus ditempat

yang

telah

disediakan dan dilakukan dengan system penyemprotan yang


cukup efektif atau waktu pengisian tempat pembuangan hingga
penuh memerlukan yang tersingkat.
Penetapan dan pengaturan tempat pembuangan harus cukup
efektif.

(5)

Bilamana

menggunakan

kapal

keruk

jenis

basket,

maka

Konsultan akan melakukan supervisi agar Kontraktor memperhatikan


hal-hal sebagai berikut:
Agar Kontraktor mengoperasikan kapal keruk sesuai dengan
kemampuan mesin suctionnya sebagaimana diatur dalam manual
OP-nya.
Pelaksanaan pengerukan harus dilakukan sesuai dengan jenis
tanah yang dikeruk, yakni menentukan kecepatan putaran basket
dan kecepatan gerak laju kesamping kiri kanan serta dilakukan
berdasar metodepelaksanaan yang telah disetujui.
Pembuangan

hasil

pengerukan

harus

dilakukan

ditempat

pembuangan yang telah disepakati.


Bentuk

pengerukan

alur

harus

sesuai

dengan

gambar

rencana atau gambar kerja. Untuk membuktikan bahwa bentuknya


telah sesuai dengan gambar alur rencana, perlu dilakukan
pengukuran secara periodik bersama Pengawas Pekerjaan.
Pengukuran

kedalaman

hasil

pengerukan

dalam

rangka

mengetahui progress pekerjaan sebaiknya dilakukan sesuai dengan


yang disepakati dalam kontrak.
Bilamana Kontraktor menggunakan jalan umum sebagai jalan
logistiknya (untuk mengangkut bahan bakar, suku cadang atau
pipa-pipa, dll), Kontraktor harus mendapat ijin dan memelihara
jalan umum tersebut seperti dalam kondisi semula.
m) Pekerjaan Timbunan Tanah
Yang dimaksud dengan pekerjaan ini adalah pemilihan jenis bahan
timbunan, pengambilan tanah dari sumbernya (borrow area), pemindahan

atau transportasi tanah dari sumbernya ke tempat penimbunan,


pemadatan tanah hingga memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Dalam pekerjaan timbunan tanah, Konsultan akan melakukan
supervisi mencakup hal-hal sebagai berikut:
1)

Agar kontraktor melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuanketentuan yang tercantum dalam pedoman spesifikasi teknik,
khususnya untuk pekerjaan bidang pengairan yang berlaku.

2)

Agar

pelaksanaan

pekerjaan

sesuai

dengan

disain/gambar

konstruksinya.
3)

Pemadatan yang dilakukan sesuai dengan persyaratan pemadatan


baik tingkat pemadatan maupun tebal masing- masing lapisan tanah
timbunan

4)

yang

diijinkan

ataupun

ketentuan

stripping

dan

clearing

sebelum dilakukan pemadatan.


5)

Jika

diperlukan,

dilakukan

trial

test

pemadatan

lapangan

dengan menerapkan standar prosedur pemadatan yang berlaku.


6)

Uji mutu pemadatan di lapangan maupun di laboratorium.

7)

Apabila

Kontraktor

menggunakan

jalan

umum untuk

pengangkutan bahan timbunan, Konsultan akan selalu memonitor


penggunaan jalan umum tersebut sehingga tidak menimbulkan
kerusakan dan tidak mengganggu lalu lintas.
8)

Untuk menjaga atau memelihara mutu pekerjaan timbunan


tanah, Konsultan akan melakukan tindakan/petunjuk kepada
Kontraktor, yaitu :
Sebelum

dilakukan

penimbunan

tanah

perlu

dilakukan

pengambilan contoh tanah dari borrow area untuk dilakukan


pengujian mutu bahan timbunan.
Agar

diperkirakan

bahwa

volume

yang

terdapat

dalam

borrow area yang disiapkan telah mencukupi sesuai dengan yang


dibutuhkan.

Kontraktor agar selalu menjaga mutu bahan timbunan

khususnya kandungan airnya, agar dihindari terkena air hujan

yang berlebihan atau terlalu lama terkena sinar matahari.


Apabila pelaksanaan pekerjaan timbunan tanah dilakukan oleh
tenaga manusia, maka kontraktor harus mempekerjakan tenaga
kerja yang memiliki keterampilan dalam bidang pengambilan,
perataan dan pemadatan timbunan.
Apabila

pelaksanaan

pekerjaan

timbunan

tanah

dilakukan

dengan menggunakan peralatan berat, maka kontraktor agar


menjaga kesiapan peralatan yang digunakan sesuai dengan manual
OP peralatan tersebut.
Pemadatan timbunan yang dilakukan didekat bangunan atau
struktur harus dulakukan dengan berhati-hati sekali.

Pekerjaan Bangunan Konstruksi


Yang dimaksud dengan bangunan konstruksi disini antara lain
adalah:
1. Konstruksi pasangan batu
2. Konstruksi beton siklop
3. Konstruksi tiang pancang
4. Konstruksi beton bertulang
5. Konstruksi bronjong
Sebelum pelaksanaan pekerjaan bangunan konstruksi, Konsultan
akan memeriksa kesiapan pelaksanaan Kontraktor mencakup:
1. Jadwal Pelaksanaan pekerjaan yang lebih rinci.
2. Metode pelaksanaan untuk setiap kegiatan, khususnya
kesiapan

penggunanaan

peralatan,

ketersediaan

bahan

konstruksi, ketersediaan tenaga kerja yang trampil agar


tercapai hasil yang optimal.
3. Kesiapan Gambar Kerja yang detail lengkap dengan
4. gamabar penjelasan dari bagian-bagian konstruksi yang akan
dikerjakan.
5. Kesiapan bangunan sementara (jika diperlukan)
6. Setting out/uitzet, telah dipasang dan telah sesuai dengan
posisi atau elevasi seperti dalam gambar rencana.
Selama pelaksanaan konstruksi, Konsultan akan melakukan

supervisi konstruksi antara lain adalah :


1. Untuk Konstruksi Pasangan Batu

Dijaga

agar

Kontraktor

dalam

membuat

perbandingan campuran spesi sesuai dengan spesifikasi


teknik yang dipersyaratkan.

Ukuran dan pemasangan batu sesuai dengan standar


prosedur yang berlaku dan sesuai dengan ganbar kerja
maupun bentuk profil yang disiapkan.

Apabila dibuat siaran atau plesteran, campuran spesi


untuk siaran atau plesteran sesuai dengan spesifikasi
teknik dan pengerjaannya secara rapih dan bersih.

2.

Untuk Konstruksi Beton Bertulang

Pembuatan

cetakan

beton

harus

memenuhi

ketentuan dalam Gambar Kerja, dari bahan yang telah


ditentukan

dan

dengan

dimensi

seperti dalam

Gambar Rencana dan harus dipasang sesuai dengan


setting out/uitzet yang telah disetujui.

Apabila

harus

menggunakan

Perancah,

maka

konstruksi perancah ini harus cukup kuat.

Pemotongan, penyambungan dan pembengkokan besi


beton harus dikerjakan sesuai dengan gambar kerja
pembesian yang telah disetujui.

Penyetelan, pemasangan dan pengikatan besi beton


harus dikerjakan secara rapih, sesuai dengan petunjuk
dalam gambar kerja pembesian serta sesuai dengan
standar desain pemasangan besi beton yang berlaku.

Kontraktor

agar

selalu

menjaga

perbandingan

campuran beton sesuai dengan spesifikasi teknik, dan


selalu melakukan test atau pengujian campuran beton
pada waktu yang ditentukan dengan
metode pengujian

menggunakan

seperti yang ditentukan dalam

spesifikasi teknik.

Pengangkutan,

pengadukan

dan

pengecoran beton

harus dilakukan dengan secepatnya dan disuahakan


dengan cara yang paling efektif.

Apabila harus dilakukan penghentian pengecoran sebelum


cetakan beton terisi penuh harus

ditempat pemberhentian menurut standar yang berlaku.

Penggetaran beton harus dilakukan secara merata di


semua bagian dan dengan menggunakan alatpenggetar
yang telah disetujui.

Kontraktor

harus

pengecoran

melakukan

beton

dilakukan

pemeliharaan
dengan

setelah

cara

selalu

membasahi dengan air.

Pembongkaran

cetakan

beton

dan

perancah

dilakukan setelah betonnya cukup keras dan cukup


umur sesuai dengan metode pembongkaran yang berlaku.
3.

Untuk Konstruksi Tiang Pancang

Setiap pengangkatan tiang pancang beton harus sesuai


dengan

standar

menggunakan

prosedur

peralatan

pengangkatan,

pengangkatan

yang

serta
telah

disepakati.

Pemancangan

tiang

pancang

harus

menggunakan

peralatan pancang yang disepakati dan dilaksanakan


dengan standar prosedur pemancangan serta persyaratan
batas pemancangan yang telah disepakati.

Lokasi tempat pemancangan tiang pancang harus sesuai


dengan gambar kerja dan sesuai dengan petunjuk setting
out yang telah disetujui Pengawas Pekerjaan.

Bilamana

diperlukan,

harus

dilakukan

pemancangan percobaan (trial-test), sehingga dapat


diketahui persyaratan atau kriteria batas pemancangan
yang diijinkan ditempat.

Penyimpangan

terhadap

penerapan

metode

pelaksanaan atau penggunaan peralatan kerja harus


sepengetahuan dan persetujuan Pengawas Pekerjaan,

namun

tidak diperkenankan mengurangi efektifitas

pekerjaan.

Waktu pelaksanaan pekerjaan pemancangan

harus

sesuai

dengan

alokasi

waktu

yang

disediakan dalam Jadwal yang disepakati.


4.

Untuk Konstruksi Bronjong

Pembuatan anyaman kawat bronjong agar supaya sesuai


dengan gambar kerja.

Penempatan

atau

pemasangan

bronjong

kawat

ditempat pekerjaan sesuai dengan profil yang telah


dipasang.

Pengisian batu dalam bronjong harus dikerjakan secara


efektif dan sesuai dengan spesifikasi teknik.

Penutupan

dan

pengikatan

bronjong

harus

dikerjakan sesuai dengan standar yang berlaku.

3) Setelah Konstruksi
Setelah pelaksanaan pekerjaan konstruksi selesai dikerjakan oleh Kontraktor, tugas
dan tanggung jawab Konsultan Supervisi mencakup halhal sebagai berikut:
a) Perhitungan Progres Pekerjaan Selesai (MC-100)
Evaluasi progress pekerjaan yang terakhir atau MC-100, dilakukan bersama-sama
antara Pihak Proyek, Konsultan maupun Kontraktor dengan melakukan peninjauan
lapangan terlebih dahulu dan setelah itu dilakukan pembahasan atas progress yang
telah dicapai.
Dalam MC-100 hal-hal yang harus diperhatikan adalah:
(1) Kemungkinan adanya kelebihan/kekurangan volume pekerjaan pada
bagian pekerjaan tertentu.
(2) Kemungkinan

adanya

keterlambatan

waktu

penyelesaian

pekerjaan.
(3) Kemungkinan adanya bagian pekerjaan yang belum selesai 100 %, tetapi
telah dianggap selesai.

(4) Kemungkinan adanya pekerjaan yang telah selesai, tetapi belum


dapat

diterima

Pengawas

Pekerjaan,

tetapi

telah

dihitung

volumenya.
(5)

Kebersihan dan kerapihan lapangan yang dipersyaratkan belum


terpenuhi.

(6)

Kemungkinan adanya pembongkaran dan pembersihan pekerjaan


sementara yang belum dilakukan atau diselesaikan.

(7) Kemungkinan adanya klaim sub-kontraktor yang belum diselesaikan


oleh Kontraktor.
b) Pemeriksaan As-built Drawings
Setelah pelaksanaan konstruksi selesai dikerjakan, sebagaimana mestinya
kontraktor menyiapkan as-built drawings dari masing-masing bangunan.
Dalam hal ini Konsultan supervisi akan melakukan pemeriksaan terhadap asbuilt drawings tersebut agar benar-benar sesuai dengan kondisi bangunan di
lapangan baik itu mencakup dimensi, posisi, elevasi maupun detail-detail
bagian bangunan lainnya. As-built drawings yang dibuat akan berperanan
cukup penting karena akan dipakai sebagai dasar untuk pembayaran maupun
keperluan dimasa mendatang.
c)

Pekerjaan dalam Masa Pemeliharaan


Yang dimaksud dengan Pekerjaan dalam masa pemeliharaan adalah :
kegiatan yang harus dilakukan oleh Kontraktor, selama masa pemeliharaan
yang bertujuan untuk tetap menjaga atau memelihara agar supaya
bangunan beserta kelengkapannya yang telah diserahkan dalam tahap
pertama, tetap dalam kondisi yang baik sesuai dengan yang telah disetujui.
Selama masa ini Konsultan supervisi akan melakukan kegiatankegiatan:
(1) Melakukan pemeriksaan untuk semua pekerjaan yang perlu diperlihara
dan dicatat hal-hal yang ada perubahan bentuk, misalnya retak-retak,
penurunan, longsor pengapuran atau pengecatan yang mengelupas.
(2) Membuat catatan-catatan agar Kontraktor melakukan perbaikan
atau

penyempurnaan

atau

penggantian

bagian bagian

yang

dianggap mengalami kerusakan atau perubahan atau yang belum


sempurna dan harus diperbaiki selama masa pemeliharaan.
(3) Membantu Pemberi Kerja dalam menyusun dokumen penyerahan
pekerjaan.
(4)

Sebelum dilakukan penyerahan

kedua, kondisi

bangunan dan

kelengkapannya harus dalam kondisi masih baik tanpa ada perubahan


atau kerusakan.
d) Penyerahan Pekerjaan Konstruksi (Professional Hand Over)
Pada akhir pekerjaan konstruksi, maka kontraktor akan mengajukan
permintaan PHO (Provesional Hand Over) kepada Pemberi Kerja, Ketelibatan
Team Supervivsi dalam hal ini adalah membantu memberikan penjelasanpenjelasan teknis mengenai pekerjaan, saran- saran teknis, informasi
mengenai

test

laboratorium,

kuantitas

pekerjaan,

gambar-gambar

desain/revisi desain dll. Di samping itu Tim Supervisi juga akan membuat
usulan pekerjaan-pekerjaan yang perlu diperbaiki oleh kontraktor dalam
bentuk daftar keruasakan yang masih menjadi tanggung jawab kontraktor
selama periode pemeliharaan atau biasa disebut Defect and Defeciacies
dan penyerahan berkas-berkas teknis dan administrasi kepada Pemberi Kerja.
e) Serah Terima Akhir (FHO) Pekerjaan
Sebagai tahap akhir pelaksanaan konstruksi adalah Serah Terima Akhir
Pekerjaan (FHO) yang akan dilakukan dari Kontraktor kepada Pemberi Kerja
setelah masa pemeliharaan selesai. Sebelum dilakukan Serah Terima Akhir
Pekerjaan (FHO), Konsultan Supervisi akan menyusun dokumen penyerahan
pekerjaan yang telah sempurna dilaksanakan oleh Kontraktor, termasuk
perbaikan-perbaikan selama masa pemeliharaan.
f)

Administrasi
Seperti halnya pekerjaan pengawasan, pekerjaan administrasi harus
diselenggarakan dengan tertib, karena prosedurnya administrasi ini sangat
penting artinya didalam mendapatkan catatan-catatan secara tertulis
mengenai pekerjaan yang sedang dilaksanakan. Dalam kaitan ini, Tim
Supervisi berkewajiban membuat seluruh prosedur pekerjaan fisik mengikuti
dan mempunyai catatan-catatan baik pada saat pengajuan pekerjaan oleh

kontraktor (Request of Work), catatan-catatan hasil pengawasan pengawasan


baik secara visual di lapangan maupun hasil test laboratorium, termasuk
juga perhitungan quantitas hasil pekerjaan sebagai bahan pembayaran,
dimana catatan-catatan ini harus disimpan dan diarsipkan dengan tertib.
Surat-menyurat dengan Kontraktor baik yang menyangkut administrasi biasa
maupun administrasi teknis akan diselenggarakan dengan baik dan tertib
sesuai dengan ketentuan didalam Dokumen kontrak. Pengajuan Pembayaran
Bulanan (Monthly Certificate) oleh kontraktor akan dicocokkan dan dipelajari
dengan melihat catatan-catatan harian inspektor lapangan dan hasil
pengukuran dan perhitungan bersama (joint measurement).
F.8.4

Penyusunan Pedoman Operasi dan Pemeliharaan

Pedoman operasi

dan pemeliharaan yang dibuat antara lain mengenai hal-hal sebagai

berikut :
a. Pedoman pengoperasian
b. Petunjuk perawatan.
c. Petunjuk pengoperasian fasilitas konstruksi bangunan Dermaga Jetty.
F.9. Gagasan Baru
Secara umum Kerangka Acuan Kerja (KAK) menjelaskan hal - hal yang mendasar
tentang pekerjaan ini, antara lain dikemukakan mengenai latar belakang,

maksud dan

tujuan, sasaran, ruang lingkup kegiatan, tenaga ahli yang diperlukan sampai produk akhir
berupa laporan yang harus diserahkan. Dalam rangka menuangkan suatu gagasan baru maka
disusunlah apresiasi dan inovasi dengan maksud menjadikan suatu bahan / imbuhan yang
menunjang suatu pekerjaan.
Dalam hal ini kami dari PT. Marga Nusantara Persada mencoba mempelajari isi serta uraian
yang diberikan saat penjelasan, ada beberapa hal yang perlu ditambahkan baik berupa
sarana dan prasarananya, dalam hal - hal sebagai berikut :
1)

Kriteria / standar teknis yang akan dipakai dalam perencanaan adalah buku
Standar Perencanaan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pembangunan Daerah
Tertinggal dan apabila diperlukan akan diadakan penyesuaian - penyesuaian dengan

perkembangan terakhir dan kondisi setempat, setelah dilakukan diskusi dengan dan
persetujuan Direksi.
2)

Pengendalian Mutu Pekerjaan, sehingga dihasilkan pekerjaan yang sesuai standar yang
bekualitas.

F.9.1

Apresiasi dan Inovasi Penanganan Pekerjaan

Dalam sub bab ini disajikan apresiasi dan inovasi konsultan terhadap diadakannya
pekerjaan ini serta inovasi-inovasi yang diajukan konsultan dalam melaksanakan pekerjaan
ini jika nantinya konsultan dipercaya untuk melaksanakan pekerjaan ini.
Hal-hal pokok yang ingin disampaikan melalui Dokumen Penawaran Teknik ini, dimana hal ini
dapat dipergunakan oleh Pihak Proyek sebagai bahan pertimbangan untuk memberikan
penilaian yang lebih terhadap Dokumen Penawaran ini, adalah:
A.

Pengendalian Mutu Pekerjaan

a.
Umum
Pemantauan terhadap pelaksanaan pekerjaan merupakan hal yang sangat penting agar
pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, tepat sasaran dan mutu yang terjamin.
Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan suatu instrumen pengendali yang berlaku di
lingkungan pekerjaan. Dalam hal ini konsultan mengusulkan instrumen pengendali mutu
berupa

Rencana

Mutu

Kontrak meskipun

dalam Kerangka Acuan

Kerja tidak

dicantumkan/diminta.

Mutu pekerjaan ini merupakan cara pengendalian proses mutu untuk Pekerjaan
Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Laurentius Say Maumere .

Rencana mutu ini

digunakan untuk memonitor dan menilai spesifikasi teknis yang tercantum dalam kontrak
dengan maksud agar dalam pelaksanaannya dapat dihindari terjadinya ketidak sesuaian,
sehingga dapat diperoleh produk yang dapat memenuhi sasaran yang diinginkan oleh

Pemberi Pekerjaan.
b. Maksud, Tujuan dan Sasaran
Maksud Rencana Mutu pekerjaan ini adalah untuk mendapatkan Mutu Produk
Pekerjaan dan Mutu Proses Kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tujuan rencana
mutu pekerjaan adalah untuk memantapkan tingkat mutu produk maupun proses produksi
melalui proses kegiatan yang terencana, sistematis dan seragam,

sehingga

akan

memberikan dampak peningkatan efisiensi serta efektif dalam:

Penggunaan tenaga kerja Profesional

Penerapan teknologi bidang supervise situ

Penggunaan peralatan survey/penyelidikan yang tepat

Pemanfaatan waktu kerja yang lebih singkat

Penggunaan Anggaran Biaya yang lebih hemat.

Dengan demikian pada akhirnya akan memperoleh jaminan mutu/kemajuan mencapai


tingkat mutu proses pembuatan maupun produk disain mencapai sesuai dengan persyaratan
yang ditetapkan atau disepakati bersama.Sasaran rencana mutu pekerjaan adalah untuk
memperoleh desain pengaman pantai yang efektif dan efisien baik dari segi teknis, ekonomis
dan sosial budaya.
c.
Ruang Lingkup
Ruang lingkup pekerjaan adalah sebagai mana terdapat dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK).
Untuk tujuan jaminan mutu pekerjaan akan dilakukan inspeksi dan test, bagan alirnya dapat
dilihat pada pada sub bab sebelumnya.
d.
Tanggung Jawab
Tanggung jawab dari masing-masing pihak baik dari pihak Pemberi Kerja dengan instansi
terkaitnya maupun pihak konsultan sebagai penyedia jasa konsultansi.
e.
Daftar Rencana Pengecekan
Usulan rencana pengecekan pekerjaan ini dibuatkan dalam bentuk tabel. Usulan tersebut
memuat pekerjaan yang akan dilakukan inspeksi dan test lebih rinci dan akan dibicarakan
dalam pembuatan rencana jaminan mutu pekerjaan.
Adapun contoh format dari rencana mutu pekerjaan akan di buat pada saat
pembuatan RMK (Rencana Mutu Kontrak).

F.10

PROGRAM KERJA

Program/rencana kerja disusun berdasarkan tahapan-tahapan pelaksnaan pekerjaan agar


pemanfaatan tenaga serta peralatan pendukung pelaksanaan pekerjaan dapat sejalan dan
terstuktur. Rencana kerja dijadikan pedoman bagi pelaksana masingmasing kegiatan.
Berdasarkan pengelompokan aktivitas tugas, Konsultan Supervisor akan melakukan
hal-hal berikut ini:

Konsultan akan bertindak secara pro-aktif, produk nyata dan semuanya berjalan
lancar;

Semua kegiatan yang dilakukan akan dikonfirmasikan secara tertulis;


Risalah rapat (berita acara) dan laporan-laporan akan membuktikan keterlibatan
Konsultan;

Penyusunan rencana kerja menjadi sangat penting, terutama untuk hal-hal sebagai erikut :
Rencana kerja dapat dijadikan pedoman bagi konsultan dalam melaksanakan
pekerjaan, dalam hal pentahapan pekerjaan, koordinasi yang diperlukan dengan
disiplin lain.
Adanya suatu rencana kerja akan memudahkan dalam pekerjaan, pengawasan dan
evaluasi hasil kerja baik oleh Ketua Tim maupun oleh pihak pemberi tugas.
Dengan adanya Rencana Kerja, maka pelaksanaan tiap tahap pekerjaan akan dapat
memberikan hasil yang optimal.
Suatu rencana kerja dapat memberi informasi mengenai pencapaian target waktu
dan pekerjaan yang diselesaikan, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Jadwal aktivitas kegiatan Konsultan ini disusun berdasarkan pendekatan teknis dan
metodologi yang telah disusun.
Berdasarkan lingkup pekerjaan yang telah diberikan dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK)
pemahaman konsultan terhadap proyek dan strategi pendekatan serta metodologi
pelaksanaan pekerjaan sebagaimana telah dipaparkan sebelumnya maka konsultan
membuat suatu rancangan tahapan pelaksanaan supervisi konstruksi sebagaimana yang
telah disusun pada jadwal pelaksanaan Pekerjaan.
Sebagaimana diuraiakan pada jadwal pelaksanaan pekerjaan supervisi konstruksi yang
akan dilaksanakan akan meliputi kegiatan:

1. Pekerjaan Pendahuluan
Persiapan Administrasi, Mobilisasi Personil dan Program Kerja
Penyusunan Detail Rencana Kerja
Evaluasi Jadwal Kerja Kontraktor
Penyusunan Program Pelaksanaan Konstruksi;
2. Review Desain Terhadap Desain Yang Ada

Pengumpulan Data Desain Pelaksana


Kajian dan Evaluasi Data
Review Desain Sesuai dengan Perubahan yang direkomendasikan

3. Pelaksanaan Supervisi Pekerjaan/ Pengawasan Lapangan

Pengawasan dan Pengendalian Mutu Konstruksi


Pengujian Mutu Bahan-Bahan Material.
Kontrol Terhadap Dokumen Administrasi dan Kontrak
Dokumentasi Pelaksanaan Konstruksi

4. Penyusunan Laporan
Setiap laporan harus disusun dalam bahasa Indonesia dan harus memuat /
menguraikan hal hal sebagai berikut :
a. Rencana Mutu Kontrak (RMK) sebanyak 5 (lima) buku
RMK (Rencana Mutu Kontrak) konsultan dan kontraktor yang diawasi yang sudah
disetujui Pengguna Jasa dan diserahkan 2 (dua) minggu setelah penerbitan SPMK (Surat
Perintah Mulai Kerja) oleh Pengguna Jasa.
b. Laporan Mingguan.
Laporan Mingguan memuat, Hasil-hasil Pelaksanaan Selama Satu Minggu Berdasarkan
Laporan Harian.
c. Laporan Bulanan sebanyak 5 (lima) buku per periode
Laporan Bulanan akan diajukan setiap bulan yang berisi detail rencana pengawasan
dan disampaikan kepada Pihak Satker Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Laut
Laurentius Say Maumere
d. Laporan Akhir sebanyak 5 (lima) buku
Laporan Akhir berisi laporan pelaksanaan pengawasan lengkap

selama masa

pembangunan Dermaga dan akan dipresentasikan kepada Pihak Satker Kesyahbandaran


dan Otoritas Pelabuhan Laut Laurentius Say Maumere

dengan mengundang pihak

pelaksana pembangunan dermaga.


e. Dokumentasi
Berisikan rekaman/ dokumentasi pelaksanaan pekerjaan utama dan pengujianpengujian dilapangan dalam bentuk foto yang dilengkapi dengan komentar dari
konsultan. Laporan ini dibuat rangkap 5 (lima). Laporan ini harus sudah diterima oleh
Kuasa Pengguna

F.10.1. Fasilitas Pendukung

Sesuai dengan lingkup pekerjaan yang akan ditangani, maka konsultan akan menyediakan
peralatan yang akan digunakan dalam melaksanakan pekerjaan ini. Daftar peralatan
dapat dilihat pada Tabel F.5.1.
Tabel F.10.1. Daftar Fasilitas dan Peralatan
NO.

Jenis Peralatan

Volume

Satuan

Keterangan

I. Perlengkapan/ Bahan Kantor


1

Komputer (Laptop)

Unit

Sewa

Printer A3 dan A4

Unit

Sewa

Scaner

Unit

Sewa

ATK

Unit

Beli

Telpon/ HP

Unit

Beli

II. Peralatan dan Bahan Pengawasan


1

Theodolite

Unit

Sewa

Waterpass

Unit

Sewa

Kamera Digital

Unit

Beli

Kendaraan Roda 2 (dua)

Unit

Sewa

Kendaraan Roda 4 (Empat)

Unit

Sewa

Sedangkan Jadual Penggunaan Peralatan Kantor maupun Peralatan Lapangan dapat dilihat
pada Tabe F.10.2.

Tabe F.10.2 Jadual Penggunaan Peralatan


NO.

Jenis Peralatan

Bulan

Bulan Ke
I

I.

II.

II

III

Keterangan
IV

Perlengkapan Kantor
1

Komputer (Laptop)

Printer A3 dan A4

Scaner

ATK

Telpon/ HP

Perlengkapan dan Bahan


Pengawasan
1

Theodolite

Waterpass

Kamera Digital

Kendaraan Roda 2

(dua)
5

Kendaraan Roda 4

(Empat)

E - 54

F.11.

ORGANISASI DAN PERSONIL

Struktur organisasi untuk pelaksanaan pekerjaan Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut


Laurentius Say Maumere yang diusulkan oleh PT. Marga Nusantara Persada dimaksudkan
untuk dapat tercapainya koordinasi, tugas dan tanggung jawab serta sasaran pekerjaan
yang akan dicapai yaitu:
Agar pelaksanaan pekerjaan ini sesuai dengan lingkup pekerjaan, dapat selesai

tepat pada waktunya.


-

Untuk pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan secara sistematis dan efektif


Setiap kegiatan pekerjaan yang dilakukan oleh setiap tenaga ahli akan saling
berkesinambungan dengan koordinasi dari Ketua Tim, sehingga pengeluaran
biaya pelaksanaan pekerjaan akan lebih efektif dan aspek teknis akan
memenuhi sasaran.

Organisasi pelaksanaan pekerjaan ini disesuaikan dengan kebutuhan personil yang


telah dituangkan dalam KAK (kerangka acuan kerja), dan disusun sedemikian rupa agar
dapat mendukung kelancaran proses pelaksanaan pekerjaan. Selain koordinasi intern
antara pelaksana pekerjaan, organisasi yang disusun juga memuat hubungan antara
pelaksana dengan pemberi kerja serta instansi terkait lainnya yang bersifat saling
mendukung. Mekanisme hubungan kerja penyedia dan pengguna jasa dapat dilihat pada
bagan organisasi pelaksana pekerjaan disajikan pada Gambar F.11.

E - 55

Gambar F.11 Struktur Organisasi Pelaksana Pekerjaan.

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

PPK KESYAHBANDARAN
PEL. LAUT TENAU

PT. Marga Nusantara Persada


Direktur

DIREKSI PEKERJAAN

Ketua Tim/ Team Leader

Tenaga Ahli
Site Engineer

Tenaga Pendukung
1.
2.

Inspector
Operator Komputer

E - 56

F.12

FORM PELAKSANAAN KEGIATAN SUPERVISI


FORM - 01
PERMOHONAN / IZIN PELAKSANAAN PEKERJAAN

PROYEK

BAGIAN PROYEK

LOKASI PROYEK

No. REQUEST

TANGGAL PENGAJUAN

TANGGAL PELAKSANAAN

:
PEKERJAAN YANG DIAJUKAN

LOKASI

ALAT & FASILITAS

VOLUME

MATERIAL

SKET

TENAGA KERJA

INSTRUKSI / SARAN

KESIMPULAN : BOLEH / TIDAK BOLEH DIKERJAKAN *)


DIPERIKSA

DISETUJUI

MENGETAHUI

INSPECTOR

CHIEF INSPECTOR

TEAM LEADER

KEPALA PELAKSANA

SITE MANAGER

PERMOHONAN DARI :
PELAKSANA

*) Coret yang tidak perlu

E - 57

FORM - 02

FORMULIR PERSETUJUAN MATERIAL (QUARRY)


PROYEK :
BAG. PROYEK :
LOKASI

KONTRAKTOR :
NAMA MATERIAL

UKURAN / KAPASITAS

JENIS / TYPE

REFERENSI RKS

DIPASANG

Material tersebut Disetujui / Tidak Disetujui *)

Konsultan Pengawas
PT.

Konsultan Pengawas
PT.

Kontraktor
PT. ...........................................

Team Leader

Inspector

Site Manager

E - 58

FORM - 03

FORMULIR PERSETUJUAN MATERIAL DI LAPANGAN

PROYEK :
BAG. PROYEK :
LOKASI

KONTRAKTOR :
NAMA MATERIAL

UKURAN / KAPASITAS

JENIS / TYPE

REFERENSI RKS

JUMLAH

DIPASANG

Material tersebut Disetujui / Tidak Disetujui *)

Konsultan Pengawas
PT.

Site Engineer

Konsultan Pengawas
PT.

Chief Inspector

Kontraktor
PT. ...........................................

Site Manager

E - 59

Kementerian Perhubungan
PPK Kesyahbandaran dan otoritas
Pel. Tenau

E - 80

Kementerian Perhubungan
PPK Kesyahbandaran dan otoritas
Pel. Tenau

E - 81

Kementerian Perhubungan
PPK Kesyahbandaran dan otoritas
Pel. Tenau

E - 82

HANGE ORDER ( CCO )


PROYEK

PEKERJAAN

LOKASI

KONTRAKTOR :
TAHUN ANGGARAN :
NILAI KONTRAK :
Terkontrak
Volume
No

Uraian Pekerjaan

Satuan

Terrealisasi

Harga Satuan

Jumlah Harga

( Rp. )

( Rp. )

Volume

Perubahan

Harga Satuan

Jumlah Harga

Terkontrak

Terealisasi

( Rp. )

( Rp. )

( Rp. )

( Rp. )

TOTAL
Jakarta, .
Disetujui Oleh :
Dibuat Oleh :

Diperiksa Oleh :

Kontraktor

Konsultan Pengawas

CV./PT .

PT. .

Nama Terang

Nama Terang

Jabatan

Jabatan

Pengelola Teknis Proyek


.

Nama Terang
Nip. .

E - 83

Kementerian Perhubungan
PPK Kesyahbandaran dan otoritas
Pel. Tenau

E - 84

E - 85

FORM - 10

CitarumPaket
:
Minggu ke

Progres S/D Bulan ini


:

Periode

Kontraktor

Progres Rencana

No Kontrk

Deviasi

Tgl Kontrak
Progres
S/D Minggu Lalu

Minggu Ini

S/D Minggu Ini

KONTRAK
No
(1)
A

Uraian Pekerjaan
(2)

Satuan
(3)

PEKERJAAN PERSIAPAN
1 Mobilisasi dan Demobilisasi

Ls

2 Pemeliaraan Jalan

(4)
Volume

(5)
Bobot

(6)
Volume

(7= 6/4x5)
Bobot

(8)
Volume

(9= 8/4x5)
Bobot

(10)
Volume

(11= 10/4x5)
Bobot

Volume
Terhadap
Kontrak
(12=10/4)

I. JUMLAH PEKERJAAN PERSIAPAN


B

PEKERJAAN TANAH
Galian Tanah Bepasir

II. JUMLAH PEKERJAAN TANAH


m
C

PEKERJAAN LAINNYA

m
m

III. JUMLAH PEKERJAAN LAINNYA


A

Jumlah Harga Biaya

jak Pertambahan Nilai (PPN) 10% (A)


Mengetahui

Disetujui

Dibuat Oleh

Direksi Pekerjaan

Konsultan Supervisi

Kontraktor Pelaksana
PT. ...........................................

Keterangan
(13)

G. JADUAL WAKTU PELAKSANAAN


PEKERJAAN

Dalam melaksanakan pekerjaan Supervisi Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Pelabuhan

Laut Branta , konsultan telah menyusun Rencana Kerja dan Jadual Waktu Pelaksanaan yang
telah disusun.
G.1. Rencana Kerja

Lingkup Kegiatan pengawasan Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta


sebagai berikut :
1)

ini adalah

Memeriksa gambar-gambar design, perhitungan-perhitungan dan spesifikasi peralatan


yang akan dipasang dan membuat koreksi-koraksi bila diperlukan dan menyetujui bila
sudah sesuai

2)

Memeriksa rencana detail jadwal pembangunan, jadwal kerja di lokasi serta mengontrol
pelaksanaannya dan membuat usulan-usulan koreksi bila diperlukan

3)

Memeriksa daftar pengadaan bahan/material, peralatan berdasarkan kualitas dan


kuantitas sesuai spesifikasi teknis, serta melakukan tindakan-tindakan pencegahan
(preventif) berupa teguran-teguran lisan maupun tertupis seandainya diperkirakan
terjadi keterlambatan pelaksanaan

4)

Mengawasi pelaksanaan Supervisi Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta TA.


2014:

5)

Memeriksa gambar-gambar pelaksanaan (shop drawing) pembangunan, dengan


membubuhkan stempel/paraf Peyedia Pekerjaan.

6)

Membantu Pengguna Jasa Konsultansi (selanjutnya ditulis Pengguna Jasa) dalam


mengklaim Penyedia Barang/Jasa bila terdapat kekurangan-kekurangan secara teknis
sesuai Kontrak.

7)

Memeriksa dan menyiapkan Berita Acara tingkatan kemajuan fisik Penyelesaian


Pembangunan sesuai yang dibutuhkan dalam Kontrak Pekerjaan Supervisi Penyelesaian
Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta TA. 2014.

8)

Selama

pelaksanaan

pembangunan,

membuat

dan

mempersiapkan

Berita

Acara/Adendum Kontrak dalam hal permasalahan teknis bila diperlukan. Dalam hal ini
termasuk membuat saran kepada Pengguna Jasa terdapat hal-hal yang menyimpang
dari kontrak dan spesifikasi dan atau terdapat hal-hal yang tidak lazim.
9)

Mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan bila terjadi penyimpangan kontrak


yang mengakibatkan adanya denda.

10)

Mempersiapkan Berita Acara Penyerahan Pekerjaan dengan semua kelengkapannya.

11)

Dalam melaksanakan pekerjaannya, Penyedia Jasa harus menjaga agar kehadirannya


dalam pekerjaan tersebut selalu tepat waktu sesuai jadwal yang sudah disepakati

G.2. Jadual Waktu Pelaksanaan.


Adapun jadwal kegiatan pengawasan Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta
Sebagaimana di jelaskan pada table G.2. Jadual Waktu Pelaksanaan:

ini

Tabel G.2. Jadual Waktu Pelaksanaan Pekerjaan

Pengawasan Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta


Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan
Kegiatan

I
1

ULUAN

ministrasi, Mobilisasi Personil dan


a
Detail Rencana Kerja
al Kerja Kontraktor
rogram Pelaksanaan Konstruksi

ADAP DESAIN YANG ADA

Data Desain Pelaksana


aluasi Data
n Sesuai dengan Perubahan yang
sikan

NAAN

PEKERJAAN/

PENGAWASAN

dan Pengendalian Mutu Konstruksi


tu Bahan-Bahan Material
dap Dokumen Administrasi dan

Pelaksanaan Konstruksi

II
3

KETERANGAN

III
3

IV
3

V
3

H. KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN

Tenaga Ahli yang dibutuhkan untuk supervisi Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Pelabuhan
Laut Branta, Provinsi Jawa Timur adalah sebagai berikut:
a. Tenaga Ahli,
b. Tenaga Pendukung.

H.1. Komposisi Tenaga Ahli


Adapun kualifikasi keilmuan, jenjang pendidikan, dan lama pengalaman kerja dari para tenaga
ahli yang dibutuhkan adalah:
a. Site Engineer Ahli Bidang Teknik Sipil 1 (satu) orang dengan kualifikasi ; Pendidikan
Sarjana Strata 1 S1) Teknik Sipil , Memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) Ahli Madya Teknik
Sipil , Pengalaman dalam bidangnya minimal selama 8 tahun.
b. Inspektor,1 (satu) orang dengan kualifikasi : Pendidikan Sarjana Strata 1 (S1) Teknik
Sipil, Pengalaman dalam bidangnya minimal selama 5 tahun.

H.2. Komposisi Ass. Tenaga Ahli dan Pendukung


a. Operator Komputer, sebanyak 1 (satu) Orang, dengan kualifikasi; SMA Semua Jurusan
Menguasai Program Microsoft Office (Excell, Ms. Word, dan Power Point).
Seluruh tenaga ahli terlibat dalam setiap tahapan pekerjaan dengan kontribusi yang berbeda
sesuai dengan substansi dan keahliannya. Setiap tenaga ahli membantu ketua tim berdasarkan
keahliannya untuk menghasilkan keluaran yang diharapkan sesuai dengan tahapan dan
tanggung jawab tenaga ahli.
Secara rinci tugas dan tanggung jawab setiap personil yang terlibat dalam kegiatan supervisi
Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta adalah sebagai berikut:

H.3. Tugas dan Tanggung Jawab Tenaga Ahli


TENAGA AHLI (PERSONIL INTI)
No.
1.

Nama Personil
M. GUNAWAN, ST

Tenaga Ahli
Lokal/Asing
Lokal

Lingkup
Keahlian
Ahli Sipil

Posisi Diusulkan
Site Engineer

Uraian Pekerjaan
Bertanggungjawab kepada Team Leader
Menyerahkan kepada Team Leader data
Pengendalian mutu yang mencakup semua
data lapangan secara jelas dan terinci.
Melakukan semua analisa/ semua tes,
termasuk usulan komposisi campuran (Job
mix formula) dan justifikasi teknik atas
persetujuan dan penolakan usul tersebut.
Berhak memerintahkan kontraktor untuk
membongkar dan memperbaiki kembali
pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai
dengan ketentuan.
Menolak material dan peralatan kontraktor
yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan
yang berlaku
Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor,
apakah sesuai mutu dan kualitas yang
ditentukan.
Memberikan saran yang berkaitan dengan
pengendalian biaya pembangunan/proyek

agar tidak melampaui rencana anggaran yang


ditetapkan oleh pemilik proyek (owner)
Menangani aspek legal pelaksanaan proyek
Membantu pekerjaan Kontraktor sebagai
estimator atau manager kontrak.
TENAGA SUB AHLI (Ass. Tenaga Ahli)
No.
2.

Nama Personil
TONI MULYADI, ST

Tenaga Ahli
Lokal/Asing
Lokal

Lingkup
Keahlian
Ahli Sipil
Pengawasan

Posisi Diusulkan
Inspector

Uraian Pekerjaan
Mengawasi jalannya pekerjaan di lapangan
Membuat laporan harian, mingguan dan
bulanan
Membuat dokumen progress pekerjaan
Berkoordinasi dengan pelaksana lapangan
tentang uraian pekerjaan
Bertanggung jawab terhadap hasil kerja
pelaksana lapangan
Membantu memecahkan masalah / kendala
di lapangan

I. JADUAL PENUGASAN TENAGA AHLI

Jadwal penugasan tenaga ahli dalam Supervisi Penyelesaian Pembangunan Fasilitas


Pelabuhan Laut Branta lebih jelasnya dapat di lihat pada tabel I.1 berikut ini.

Tabel.I.1. Jadual Penugasan Personil

Supervisi Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta, Pamekasan Jawa Timur

Keahlian Personil

Bulan I
1

Bulan II
4

Bulan III
4

Bulan IV
4

Bulan V
4

Jumlah
4

MM

Site Engineer

5,0

Inspector

5,0

Jumlah (MM)

10,0

J. DAFTAR RIWAYAT HIDUP PERSONIL


( CV, Ijazah, KTP, NPWP, SKA)

DAFTAR RIWAYAT HIDUP


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Posisi yang di Usulkan


Nama Perusahaan
Nama Personil
Tempat / Tanggal Lahir
Alamat
No.Tlp/Hp
Pendidikan
Sertifikat Keahlian
Penguasaan Bahasa Inggris
Pengalaman Kerja
:

Tahun 2013
a. Nama Proyek
b.
c.
d.
e.

Lokasi
Pengguna Jasa
Nama Perusahaan
Uraian Tugas

:
:
:
:
:
:
:
:

Site Engineer
PT. Massuka Pratama
Muhammad Gunawan, ST
Sumedang, 11 Mei 1970
Jl. Sari Asri No. 22 Padasuka, Bandung
1. S1 - Teknik Sipil ITENAS, 1999
Ahli Muda Pengawasan
: Baik Sekali

: Pengawasan Pekerjaan Lanjutan Pengembangan Fasilitas Pelabuhan


Laut Subang/ Pamanukan
: Kab. Subang
: Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Pamanukan
: PT. Marga Nusantara Persada
:

Bertanggungjawab kepada Team Leader

Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang


mencakup semua data lapangan secara jelas dan terinci.

Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi


campuran (Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan
penolakan usul tersebut.

Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki


kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.

Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat


dan ketentuan yang berlaku

Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan


kualitas yang ditentukan.

f.
g.
h.
i.

Waktu Pelaksanaan : 30 Mei 2013 s.d. 26 Oktober 2013 (5 Bulan)


Posisi Penugasan
: Site Engineer
Status Kepegawaian pada Perusahaan :
Pegawai Tetap
Surat Referensi dari Pengguna Jasa
:
Terlampir

Tahun 2012
a. Nama Proyek
b.
c.
d.

Lokasi
Pengguna Jasa
Nama Perusahaan

Site Engineer

: Jasa Konsultan Supervisi Lanjutan Pembangunan Fasilitas Pelabuhan


Laut Tegal Jateng Tahap II
: Tegal-Jawa Tengah
: Pejabat Pembuat Komitmen, Kantor Administrator Pelabuhan Tegal
: PT. Marga Nusantara Persada
Page 1

e.

Uraian Tugas

Bertanggungjawab kepada Team Leader

Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang


mencakup semua data lapangan secara jelas dan terinci.

Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi


campuran (Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan
penolakan usul tersebut.

Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki


kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.

Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat


dan ketentuan yang berlaku

Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan


kualitas yang ditentukan.

f.
g.
h.
i.

Waktu Pelaksanaan : 15 Maret s.d. 11 Agustus 2012 (5 Bulan)


Posisi Penugasan
: Site Engineer
Status Kepegawaian pada Perusahaan :
Pegawai Tetap
Surat Referensi dari Pengguna Jasa
:
Terlampir

Tahun 2011
a. Nama Proyek
b.
c.

Lokasi
Pengguna Jasa

d.
e.

Nama Perusahaan
Uraian Tugas

: Pengawasan /Supervisi Pekerjaan Pengerukan Alur Pelayaran/ Kolam


Pelabuhan Pulang Pisau
: Kab. Pulang Pisau
: Pejabat Pembuat Komitmen, Kantor Administrasi Pelabuhan Pulang
Pisau Tahun Anggaran 2011
: PT. Marga Nusantara Persada
:

Bertanggungjawab kepada Team Leader

Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang


mencakup semua data lapangan secara jelas dan terinci.

Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi


campuran (Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan
penolakan usul tersebut.

Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki


kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.

Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat


dan ketentuan yang berlaku

Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan


kualitas yang ditentukan.

f.
g.
h.
i.

Waktu Pelaksanaan : 17 Mei 2011 s.d. 15 September 2011 (4 Bulan)


Posisi Penugasan
: Site Engineer
Status Kepegawaian pada Perusahaan :
Pegawai Tetap
Surat Referensi dari Pengguna Jasa
:
Terlampir

Site Engineer

Page 2

Tahun 2010
a. Nama Proyek
b.
c.

Lokasi
Pengguna Jasa

: Pekerjaan Supervisi Lanjutan Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Calang


Tahap II
: Prov. Nangroe Aceh
: Kemenhub, Dirjen Perhubungan Laut Pejabat Pembuat Komitmen

d.
e.

Nama Perusahaan
Uraian Tugas

: PT. Bumi Raya Konsultan


:

Pembangunan Pelabuhan Calang

Bertanggungjawab kepada Team Leader

Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang


mencakup semua data lapangan secara jelas dan terinci.

Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi


campuran (Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan
penolakan usul tersebut.

Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki


kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.

Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat


dan ketentuan yang berlaku

Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan


kualitas yang ditentukan.

f.
g.
h.
i.

Waktu Pelaksanaan : 27 Mei 2010 s/d 22 November 2010 (6 Bulan)


Posisi Penugasan
: Site Engineer
Status Kepegawaian pada Perusahaan : Tetap
Surat Referensi dari Pengguna Jasa
:
Terlampir

Tahun 2009
a. Nama Proyek
b.
c.
d.
e.

Lokasi
Pengguna Jasa
Nama Perusahaan
Uraian Tugas

: Pengawasan dan Supervisi Pembangunan Fasilitas Pelabuhan dan


Penataan Perparkiran di area pelabuhan
: Medan, Sumatera Utara
: Kuasa Pengguna Anggaran, Dinas Perhubungan Kota Medan
: PT. Daya Cipta Dian Rancana
:

Bertanggungjawab kepada Team Leader

Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang


mencakup semua data lapangan secara jelas dan terinci.

Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi


campuran (Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan
penolakan usul tersebut.

Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki


kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.

Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat


dan ketentuan yang berlaku

Site Engineer

Page 3

Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan


kualitas yang ditentukan.

f.
g.
h.
i.

Waktu Pelaksanaan : 31 Juni 2009 s/d 7 Desember 2009 (5 bulan)


Posisi Penugasan
: Site Engineer
Status Kepegawaian pada Perusahaan :
Tenaga tidak Tetap
Surat Referensi dari Pengguna Jasa
:
Terlampir

Tahun 2008
a. Nama Proyek
b.
c.
d.
e.

Lokasi
Pengguna Jasa
Nama Perusahaan
Uraian Tugas

: PENGAWASAN SUPERVISI BIDANG SUMBER DAYA AIR KEGIATAN


PENGENDALIAN PEMANFAATAN SEMPADAN AIR
: Kota Deppok
: Pemerintah Kota Depok, Dinas Pekerjaan Umum
: PT. Triangulum Cendikia
:

Bertanggungjawab kepada Team Leader

Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang


mencakup semua data lapangan secara jelas dan terinci.

Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi


campuran (Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan
penolakan usul tersebut.

Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki


kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.

Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat


dan ketentuan yang berlaku

Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan


kualitas yang ditentukan.

f.
g.
h.
i.

Waktu Pelaksanaan : 23 Mei 2008 s/d 21 Juli 2008 (2 Bulan)


Posisi Penugasan
: Site Engineer
Status Kepegawaian pada Perusahaan: Tenaga tidak Tetap
Surat Referensi dari Pengguna Jasa
:
Terlampir

Tahun 2007
a. Nama Proyek
b.
c.
d.
e.

Lokasi
Pengguna Jasa
Nama Perusahaan
Uraian Tugas

: Jasa Konsultan Supervisi Bangunan Irigasi daerah Irigasi Minasa di


Kabupaten Gowa Seluas 1.600 HA
: Sulawesi Selatan
: Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan - Jeneberang
: PT. Widamakarya
:

Bertanggungjawab kepada Team Leader

Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang


mencakup semua data lapangan secara jelas dan terinci.

Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi


campuran (Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan
penolakan usul tersebut.

Site Engineer

Page 4

Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki


kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.

Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat


dan ketentuan yang berlaku

Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan


kualitas yang ditentukan.

f.
g.
h.
i.

Waktu Pelaksanaan : 15 Mei 2007 s/d 12 Nopember 2007 (6 Bulan)


Posisi Penugasan
: Site Engineer
Status Kepegawaian pada Perusahaan :
Tenaga tiak tetap
Surat Referensi dari Pengguna Jasa
:
Terlampir

Tahun 2006
a. Nama Proyek
b.
c.
d.
e.

Lokasi
Pengguna Jasa
Nama Perusahaan
Uraian Tugas

: Jasa Konsultan Supervisi dan Pengawasan Rehabilitasi Bendungan Irigasi di


WilayahTolang diKabupaten Rokan Hilir

: Kabupaten Rokan Hilir


: Pemimpin Bagian Pelaksana Kegiatan Pembinaan dan Perencanaan
: PT. Satyakarsa Mudatama
:

Bertanggungjawab kepada Team Leader

Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang


mencakup semua data lapangan secara jelas dan terinci.

Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi


campuran (Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan
penolakan usul tersebut.

Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki


kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.

Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat


dan ketentuan yang berlaku

Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan


kualitas yang ditentukan.

f.
g.
h.
i.

Waktu Pelaksanaan : 24 Mei 2006 s/d 23 Nopember 2006 (6 Bulan)


Posisi Penugasan
: Site Engineer
Status Kepegawaian pada Perusahaan :
Tenaga Ahli Tidak Tetap
Surat Referensi dari Pengguna Jasa
:
Terlampir

Tahun 2005
a. Nama Proyek
b.
c.
d.
e.

Lokasi
Pengguna Jasa
Nama Perusahaan
Uraian Tugas

: Pengawasan dan Supervisi Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi


Paung,
: Kabupaten Sintang
: Satuan Kerja Sementara Irigasi dan Rawa Perbatasan Kal Bar
: PT. Dina Maritama
:

Site Engineer

Bertanggungjawab kepada Team Leader

Page 5

f.
g.
h.
i.

Waktu Pelaksanaan : 05 Mei 2005 s/d 17 Desember 2005 (7 Bulan)


Posisi Penugasan
: Site Engineer
Status Kepegawaian pada Perusahaan : Tenaga Ahli Tidak Tetap
Surat Referensi dari Pengguna Jasa
: Terlampir

Tahun 2004
a. Nama Proyek
b.
c.
d.
e.

Lokasi
Pengguna Jasa
Nama Perusahaan
Uraian Tugas

: Jasa Konsultan Supervisi Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Jaringan


Ntonggu (1.300 Ha)
: Ntonggu
: Pemimpin Proyek Irigasi Nusa Tenggara Timur
: PT. Mogasae
:

f.
g.
h.
i.

Lokasi
Pengguna Jasa
Nama Perusahaan
Uraian Tugas

: Pengawasan dan Supervisi Pengembangan Jaringan, Daerah Irigasi


Batang Sangkir Seluas 2.500 Ha Kab. Kerinci
: Kab. Kerinci
: Pemimpin Proyek Irigasi dan Rawa Jambi
: PT. Prima Cipta Lestarindo
:

f.
g.
h.
i.

Mengawasi jalannya pekerjaan di lapangan


Membuat laporan harian, mingguan dan bulanan
Membuat dokumen progress pekerjaan
Berkoordinasi dengan pelaksana lapangan tentang uraian pekerjaan
Bertanggung jawab terhadap hasil kerja pelaksana lapangan
Membantu memecahkan masalah / kendala di lapangan

Waktu Pelaksanaan : 1 Juni 2004 s/d 29 Nop 2004 (5 Bulan)


Posisi Penugasan
: Site Engineer
Status Kepegawaian pada Perusahaan :
Tenaga Ahli Tidak Tetap
Surat Referensi dari Pengguna Jasa
:
Terlampir

Tahun 2003
a. Nama Proyek
b.
c.
d.
e.

Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang


mencakup semua data lapangan secara jelas dan terinci.
Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi
campuran (Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan
penolakan usul tersebut.
Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki
kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.
Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat
dan ketentuan yang berlaku
Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan
kualitas yang ditentukan.

Mengawasi jalannya pekerjaan di lapangan


Membuat laporan harian, mingguan dan bulanan
Membuat dokumen progress pekerjaan
Berkoordinasi dengan pelaksana lapangan tentang uraian pekerjaan
Bertanggung jawab terhadap hasil kerja pelaksana lapangan
Membantu memecahkan masalah / kendala di lapangan

Waktu Pelaksanaan : 27 Mei 2003 s.d 24 Nopember 2003 (6 Bulan)


Posisi Penugasan
: Site Engineer
Status Kepegawaian pada Perusahaan :
Tenaga Ahli Tidak Tetap
Surat Referensi dari Pengguna Jasa
:
Terlampir

Site Engineer

Page 6

Tahun 2002
a. Nama Proyek
b.
c.
d.
e.

Lokasi
Pengguna Jasa
Nama Perusahaan
Uraian Tugas

: Pengawasan Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Sumba


Barat, Seluas 1.500 Ha
: Sumba Barat
: Pemimpin Proyek Pembangunan Irigasi Embung NTT
: CV Mandiri Putra
:

f.
g.
h.
i.

Mengawasi jalannya pekerjaan di lapangan


Membuat laporan harian, mingguan dan bulanan
Membuat dokumen progress pekerjaan
Berkoordinasi dengan pelaksana lapangan tentang uraian pekerjaan
Bertanggung jawab terhadap hasil kerja pelaksana lapangan
Membantu memecahkan masalah / kendala di lapangan

Waktu Pelaksanaan : 15 Mei 2002 s/d 12 Nopember 2002


Posisi Penugasan
: Site Engineer
Status Kepegawaian pada Perusahaan :
Tenaga Ahli Tidak Tetap
Surat Referensi dari Pengguna Jasa
:
Terlampir

Tahun 2001
a. Nama Proyek
b.
c.

Lokasi
Pengguna Jasa

d.
e.

Nama Perusahaan
Uraian Tugas

: Jasa Konsultan Supervisi dan Pengawasan Pembangunan Pelabuhan


Penyeberangan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur
: Lampung
: Pemimpin Proyek Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Labuhan
Maringgai
: PT. Sarana Wahana Cipta
:

Mengawasi jalannya pekerjaan di lapangan


Membuat laporan harian, mingguan dan bulanan
Membuat dokumen progress pekerjaan
Berkoordinasi dengan pelaksana lapangan tentang uraian pekerjaan
Bertanggung jawab terhadap hasil kerja pelaksana lapangan
Membantu memecahkan masalah / kendala di lapangan

f. Waktu Pelaksanaan : 11 April 2001 s.d. 12 Desember 2001 (8 Bulan)


g. Posisi Penugasan
: Site Engineer
h. Status Kepegawaian pada Perusahaan :
Tenaga tidakTetap
i. Surat Referensi dari Pengguna Jasa
:
Terlampir
Tahun 2000
a. Nama Proyek

b.
c.

Lokasi
Pengguna Jasa

:
:

d.
e.

Nama Perusahaan
Uraian Tugas

:
:

Pengawasan Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Tersebar di


Kabupaten Empat Lawang
Bantul
Pemimpin Bagian Proyek Pembinaan Dan Perencanaan Proyek Irigasi
Sumatera Selatan
PT. Sarana Bagja Bumi

f.
g.

Mengawasi jalannya pekerjaan di lapangan


Membuat laporan harian, mingguan dan bulanan
Membuat dokumen progress pekerjaan
Berkoordinasi dengan pelaksana lapangan tentang uraian pekerjaan
Bertanggung jawab terhadap hasil kerja pelaksana lapangan
Membantu memecahkan masalah / kendala di lapangan

Waktu Pelaksanaan : 24 Mei 2000 s/d 20 Desember 2000 (7 Bulan)


Posisi Penugasan
: Ass. Site Engineer

Site Engineer

Page 7

h.
i.

Status Kepegawaian pada Perusahaan


Surat Referensi dari Pengguna Jasa

11. Status Kepegawaian Dalam Perusahaan

:
:

Tenaga Ahli Tetap


Terlampir

Tenaga Ahli Tetap

Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Jika
terdapat pengungkapan keterangan yang tidak benar secara sengaja atau sepatutnya diduga maka
saya siap untuk digugurkan dari proses seleksi atau dikeluarkan jika sudah dipekerjakan.
Mengetahui,
PT. Massuka Pratama

Ade Kusnadi, ST
Direktur Utama

Site Engineer

Bandung, 18 Juli 2014

Muhammad Gunawan, ST
Site Engineer

Page 8

SURAT KETERANGAN
No. : 012.3/REF-FASFEL/XII/2013

Yang bertanda tangan di bawah ini;


Nama
NIP
Jabatan

:
:
:

Alamat

Menerangkan bahwa :
Nama
Jabatan
Perusahaan

Drs. E. Gunadi, M.Si


19610518 198112 1 001
Pejabat Pembuat Komitmen, Kantor Unit Penyelenggara
Pelabuhan Kelas III Pamanukan
Jl. Pelelangan Blanakan Kab. Subang 41259

:
:
:

Muhammad Gunawan, ST
Site Engineer
PT. Marga Nusantara Persada

Telah meneyelesaikan Pengawasan Pekerjaan Lanjutan Pengembangan


Fasilitas Pelabuhan Laut Subang/ Pamanukan yang dilaksanakan mulai 30 Mei
2013 s.d. 26 Oktober 2013 (5 Bulan)
Demikian Surat Keterangan ini dapat disampaikan, agar bisa dipergunakan
sebagaimana mestinya.
Pamanukan, 28 Oktober 2013

SURAT REFERENSI KERJA


Nomor : 002/ADPEL-SREF/IX/2012

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama
NIP
Jabatan
Alamat

: Capt. Benny Noviandinudin, SH. Mmar


: 120 151 188
: Pejabat Pembuat Komitmen, Kantor Administrator
Pelabuhan Tegal
: Jl. Kesatrian No. 6 Tegal - 52111.

Menerangkan dengan sesungguhnya bahwa,


Nama
Jabatan
Perusahaan
Telah melaksanakan pekerjaan

:
:
:
:

Kontrak
Nilai
Tanggal
Waktu Pelaksanaan

:
:
:
:

Muhammad Gunawan, ST
Site Engineer
PT. Marga Nusantara Persada
Jasa
Konsultan
Supervisi
Lanjutan
Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Tegal
Jateng Tahap II
HK.107/01/07/Ad.tgl.12
Rp. 129.800.000,15 Maret 2012
15 Maret s.d. 11 Agustus 2012 (5 Bulan)

Demikian Surat Keterangan ini dibuat, untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Tegal, 16 Agustus 2012

SURAT KETERANGAN
Nomor : Ref.01.1/ADPEL/PPK/XII/2011

Yang bertanda tangan di bawah ini :


Nama
NIP
Jabatan

:
:
:

OTTO PATRIAWAN, SH.


19750509 199703 1 001
Pejabat Pembuat Komitmen, Kantor Administrasi Pelabuhan
Pulang Pisau Tahun Anggaran 2011
Dengan ini menerangkan ;
Nama
Jabatan
Alamat Kantor

:
:
:

Muhammad Gunawan, ST
Site Engineer
Komp. Permata Residence Antapani C-9, Bandung

Telah menyelesaikan pekerjaan :


Nama Pekerjaan
:
Pengawasan /Supervisi Pekerjaan Pengerukan
Pelayaran/ Kolam Pelabuhan Pulang Pisau
Nomor Kontrak
:
03/ADD.KONTRAK/KSL-PP/XI/PHB-2011
Nilai Kontrak
:
Rp. 727.200.000,Tanggal Kontrak
:
17 Mei 2011
Waktu Pelaksanaan :
17 Mei 2011 s.d. 15 September 2011 (4 Bulan)

Alur

Demikian Surat Keterangan ini dibuat dengan sebenarnya untuk dipergunakan


sebagaimana mestinya.
Pulang Pisau, 12 Desember 2011

SURAT REFERENSI KERJA


Nomor : 01/1/Kontrak/SPV/Kpl.Clg/2010

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama
Jabatan
Alamat

: Bram Haribowo, ST.


: Kemenhub, Dirjen Perhubungan Laut Pejabat
Pembuat Komitmen Pembangunan Pelabuhan Calang
: Jl. Pelabuhan No. 9 Calang Kabupaten Aceh Jaya
Provinsi Nanggroe Aceh darussalam

Menerangkan dengan sesungguhnya bahwa,


Nama
Jabatan
Perusahaan
Telah melaksanakan pekerjaan

:
:
:
:

Nomor Kontrak
Nilai Kontrak
Tanggal Kontrak
Waktu Pelaksanaan

:
:
:
:

Muhammad Gunawan, ST
SiteEngineer
PT. Bumi Raya Konsultan
Pekerjaan Supervisi Lanjutan Pembangunan
Fasilitas Pelabuhan Calang Tahap II
01/1/Kontrak/SPV/Kpl.Clg/2010
Rp. 600,765,000.00
27 Mei 2010
27 Mei 2010 s/d 22 November 2010

Demikian Surat Keterangan ini dibuat, untuk digunakan sebagaimana mestinya.


Calang, 22 November 2010
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
PEMBANGUNAN PELABUHAN CALANG
SATUAN KERJA KANTOR PELABUHAN
CALANG

BRAM HARIBOWO, ST
Pengatur Muda Tk.I (II/b)
NIP. 19780115 200311 1 004

PEMERINTAH KOTA MEDAN

DINAS PERHUBUNGAN
JL.KL.YOS SUDARSO NO.13 TELP. 061-6618313 MEDAN

SURAT REFERENSI KERJA


Nomor : Ref.K.06/JK-PPARK/2009
Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama
Jabatan

:
:

DEARMANDO PURBA, SH
Pengguna Anggaran Dinas Perhubungan Kota
Medan

Alamat

Jl.KL.Yos Sudarso No.13 Telp. 061-6618313 Medan

Menerangkan dengan sesungguhnya bahwa,


Nama
Jabatan
Perusahaan
Telah melaksanakan pekerjaan

:
:
:
:

Nomor Kontrak
Nilai Kontrak
Tanggal
Waktu Pelaksanaan

:
:
:
:

MUHAMMAD GUNAWAN, ST
Ahli Sipil/ Site Engineer
PT. DAYACIPTA DIANRANCANA
Pengawasan dan Supervisi Pembangunan Fasilitas
Pelabuhan dan Penataan Perparkiran di area
pelabuhan.
01/PA-SPK/JK-PPARK/2009
Rp. 469.865.000,00
4 Juni 2009
4 Juni 2009 s.d. 3 Desember 2009

Demikian Surat Keterangan ini dibuat, untuk digunakan sebagaimana mestinya.


Medan,3 Desember 2009
Pengguna Anggaran
Dinas Perhubungan Kota Medan TA. 2009

Dearmando Purba, SH NIP.


19530205 198003 1 004

PEMERINTAH KOTA DEPOK

DINAS PEKERJAAN UMUM


JL. MARGONDA RAYA NO. 54 DEPOK TELP.(021) 7750929
DEPOK 16431

REFERENSI KERJA PERUSAHAAN


NOMOR : 05/REF/130/DPU/2008

Yang bertanda tangan di bawah ini :


Nama
Jabatan

: Drs. OKA BARMARA, SR, M.Si


: Kuasa Pengguna Anggaran selaku Pejabat Pembuat
Komitmen Kegiatan PENGAWASAN SUPERVISI BIDANG
SUMBER DAYA AIR KEGIATAN PENGENDALIAN
PEMANFAATAN SEMPADAN AIR

Dengan Ini menerangkan bahwa :


Nama
:
Muhammad Gunawan, ST
Jabatan
:
Site Engineer
Berdasarkan Kontrak Kerja Nomor : 602/130/V/DPU/2008 adalah benar telah
melaksanakan pekerjaan Kegiatan PENGAWASAN SUPERVISI BIDANG SUMBER
DAYA AIR KEGIATAN PENGENDALIAN PEMANFAATAN SEMPADAN AIR, untuk
Perusahaan PT. Triangulum Cendikia, tertanggal 23 Mei 2008 sampai dengan
21 Juli 2008 atau (60 hari kalender). Dengan hasil yang baik dan memuaskan.

Demikian Surat Keterangan ini kami buat,untuk dipergunakan sebagaimana


mestinya.

Depok, 24 Juli 2008


KUASA PENGGUNA ANGGARAN
SELAKU PEJABAT PEMBUAT
KOMITMEN

Drs. OKA BRAMARA, SR, M.Si


NIP. 480 115 207

DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM


D I R E K T O R AT J E N D E R A L S U M B E R D AY A A I R
B A L A I B E S A R W I L AYA H S U N G A I P O M P E N G A N J E N E B E R A N G
Jala n Sekola h Guru Perawat No.3 Tlp /F ax. (0411) 868781 868781 Makasar

SURAT KETERANGAN KERJA


Nomor : 40/SKK/PPK-PP/9/XI/2007
Yang bertanda tangan dibawah ini,
Nama
Jabatan

:
:

Alamat

Ir. Moh. K. Nizam, L. Sp. PSDA


Pejabat Pembuat Komitmen Program dan Perencanaan
Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan - Jeneberang
Jalan Sekolah Guru Perawat No.3 Makasar

Menerangkan bahwa,
Nama
Posisi

:
:

Muhammad Gunawan, ST
Site Engineer

Telah menyelesaikan Paket Pekerjaan;


Pekerjaan

Pengguna Jasa

Nomor Kontrak
Tanggal Kontrak
Jangka Waktu
Nilai Kontrak

:
:
:
:

Jasa Konsultan Supervisi Bangunan Irigasi daerah Irigasi Minasa di


Kabupaten Gowa Seluas 1.600 HA
Pejabat Pembuat Komitmen Program dan Perencanaan Balai Besar Wilayah
Sungai Pompengan - Jeneberang
KU.08.08/PPK-PP/10/V/2007
15 Mei 2007
15 Mei 2007 s/d 12 Nopember 2007
Rp. 987.568.000,- (Sembilan Ratus Delapan Puluh Tujuh Juta Lima Ratus
Enam Puluh Delapan Ribu Rupiah)

Demikian Surat Keterangan ini kami buat untuk dapat dipergunakan sebagai mana mestinya.
Makasar 13 Nopember 2007
PPK Program dan Perencanaan
Balai Besar Wilayah Sungai
Pompengan - Jeneberang
SATUAN KERJA
BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI
POMPENGAN JENEBERANG

Ir. Moh. K. Nizam, L. Sp. PSDA


NIP.110053202

DEPARTEMEN

PEKERJAAN

UMUM

D I R E K T O RAT J E N D E RAL S U M B E R DAYA AI R


SATUAN KERJA NON VERTIKAL TERTENTU IRIGASI DAN RAWA RIAU
BAGIAN PELAKSANA KEGIATAN WILAYAH PEMBINAAN & PERENCANAAN
Jalan. Cut Nyak Dhien No. 1 Pekanbaru Telp./Fax.(0761) - 22473 (0761) - 22774
SURAT KETERANGAN/REFERENSI KERJA
Nomor : 056/SK/NVT/XI/2006

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama
NIP
Jabatan
Alamat

: Taufik Hidayat, ATP.Sp.1


: 110 036 944
: Pemimpin Bagian Pelaksana Kegiatan Pembinaan dan
Perencanaan
: Jalan. Cut Nyak Dhien No. 1 Pekanbaru

Dengan ini menerangkan bahwa :


Nama Personil
Jabatan

: Muhammad Gunawan, ST
: Site Engineering

Telah bertugas, dan melaksanakan dengan baik dalam pekerjaan sebagai berikut :
Nama Pekerjaan
Nomor Kontrak
Tanggal Kontrak
Periode
Nilai Kontrak
Waktu Pelaksanaan
Nama Perusahaan

: Jasa Konsultan Supervisi dan Pengawasan Rehabilitasi


BendunganIrigasi di Wilayah Tolang di Kabupaten Rokan
Hilir
: KU.08.08/18/SNVT IRR/2006
: 24 Mei 2006
: 24 Mei 2006 s/d 23 Nopember 2006
: Rp. 392.088.000,00
: 180 hari kalender
: PT. Satyakarsa Mudatama

Demikian Surat Keterangan ini dibuat, untuk digunakan sebagaimana mestinya.


Pekanbaru, 23 Nopember 2006
Pemimpin Bagian Pelaksana Kegiatan
Pembinaan dan Perencanaan

Taufik Hidayat, ATP.Sp.1


NIP : 110 036 944

DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM


DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA AIR
S ATU A N KE R JA S EM E N TAR A I R I G A S I DA N R AWA
P E R B A T A S A N
K A L I M A N T A N
B A R A T
Jl. Raya Kembayan Kab. Sanggau ( Kantor Pengamat Pengairan D.I Merowi )
Perwakilan Pontianak Jalan Achmad Sood No. 6 Telp./Fax : 0561 - 738382
Pontianak 78121 email : bataskalbar@plasa.com

SURAT KETERANGAN
Nomor : 13/Ket./KSLT-PPD/2005
Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama
NIP
Jabatan
Alamat

: I Ketut Jayada, ST.


: 110054402
: Kepala Satuan Kerja Sementara Irigasi dan Rawa
Perbatasan Kalimantan Barat
: Jl.Achmad Sood No.6 Pontianak, Kalimantan Barat
Telp. ( 0561) 738382, Fax. (0561) 738382

Dengan ini menerangkan bahwa :


Nama
Jabatan
Perusahaan

: Muhammad Gunawan, ST
: Site Engineer
: PT. Dina Maritama

Telah selesai melaksanakan pekerjaan sebagai berikut :


Nama Pekerjaan

Nomor Kontrak
Tanggal Kontrak
Waktu Pelaksanaan

Pengawasan dan Supervisi Rehabilitasi Jaringan Irigasi


Daerah Irigasi Paung
Pending 500 Ha Kec Ketungau, Kabupaten Sintang
: 09/KU.08.08/PKB.13/KSLT-PPD/2005
: 05 Mei 2005
: 05 Mei 2005 s/d 17 Desember 2005

Demikian Surat Keterangan ini dibuat, untuk digunakan sebagaimana mestinya.


Dikeluarkan di :
Pada Tanggal :

Pontianak
21 Desember 2005

Kepala Satuan Kerja Sementara Irigasi dan


Rawa Perbatasan Kalimantan Barat

I Ketut Jayada, St.


NIP. 110054402

DEPARTEMEN PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH


D IR E K T O R AT J E N D E R A L S U M B E R D AYA A IR
DINAS PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH PROPINSI NTT
PR O Y E K IR IG A SI N USA T E N G G A R A T IM U R
J l . B h a k t i B e s i N o . 1 9 Te l p . / F a x . ( 0 3 8 0 ) 8 3 8 1 8 6

- Kupang - NTT

SURAT REFERENSI KERJA


Nomor : 036.Ref.K/PI-NTT-02/2004

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama
Jabatan
Alamat

: Ir. Indra Bangun, Sp.1


: Pemimpin Proyek Irigasi Nusa Tenggara Timur
: Jl. Bhakti Besi No.19 Telp. / Fax. (0380) 838186 - Kupang NTT

Menerangkan dengan sesungguhnya bahwa,


Nama
Jabatan
Perusahaan
Telah melaksanakan pekerjaan

:
:
:
:

Muhammad Gunawan, ST
Site Engineer
PT. Mogasae
Jasa Konsultan Supervisi Rehabilitasi Jaringan Irigasi
Daerah Jaringan Ntonggu (1.300 Ha)

Nomor Kontrak
Nilai Kontrak
Tanggal Kontrak
Waktu Pelaksanaan

:
:
:
:

KU.08.08-SDA/PI-NTT/08/2004
Rp. 499.742.000,1 Juni 2004
180 hari kalender (Tgl.1 Juni 2004 s/d 29 Nop 2004)

Demikian Surat Keterangan ini dibuat, untuk digunakan sebagaimana mestinya.


Kupang, 29 Nopember 2004
Pemimpin Proyek
Irigasi Nusa Tenggara Timur

Ir. Indra Bangun, Sp.1


NIP. 110 039 813

DEPARTEMEN PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH


DINAS KIMPRASWIL PROPINSI JAMBI
P R O Y E K I RI G A SI D A N R A W A J A MB I
ALAMAT : JL. SULTAN THAHA SYAIFUDDIN NO.2 JAMBI TELP. (0741) 24268 - 24257 FAX. 24257

REFERENSI KERJA
No: 078/Ref.K/PIR/XI/2003

Yang bertanda tangan dibawah ini ,


Nama
Jabatan

:
:

Ir. A Djunaedi, CES


Pemimpin Proyek Irigasi dan Rawa Jambi
Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah
Pemerintah Republik Indonesia.

:
:

Muhammad Gunawan, ST
Site Engineer

Menerangkan bahwa ,
Nama
Jabatan

Telah menyelesaikan proyek


pekerjaan : Pengawasan dan Supervisi
Pengembangan Jaringan, Daerah Irigasi Batang Sangkir Seluas
2.500 Ha Kab. Kerinci dengan hasil baik dan sesuai dengan persyaratan
yang tercantum dalam Perjanjian Kontrak Nomor. 07/PKK/Ai.05/KSLT/2003,
Tanggal 27 Mei 2003, dengan jangka waktu pelaksanaan mulai tanggal
27 Mei 2003 sampai tanggal 24 Nopember 2003. Atas jasanya tersebut kami
ucapkan banyak terima kasih.
Demikian Surat Referensi ini kami buat untuk dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.
Jambi, 24 Nopember 2003.
Pemimpin Proyek
Irigasi dan Rawa Jambi

Ir. A. Djunaedi, CES


NIP.110 030 399

DEPARTEMEN

PEKERJAAN

UMUM

KANT O R W IL AYAH P ROP IN S I N US A T EN GG AR A T IM UR


PROYEK PEMBANGUNAN IRIGASI EMBUNG NUSA TENGGARA TIMUR
J l . W . J . L a l a ma n t i k N o . 2 0 O e b o b o - K u p a n g T e l p . / F a x . ( 0 3 9 1 ) 3 3 6 2 6

SURAT REFERENSI
No . 218/SK-E.NTT/2002

Yang bertanda tangan dibawah ini ,


Nama
NIP
Jabatan
Alamat

:
:
:
:

Ir. Tj. R.Y Halundaka, BE


620 016 498
Pemimpin Proyek Pembangunan Irigasi Embung NTT
Jl. W. J. Lalamantik No.20 Oebobo - Kupang Telp./Fax. (0391)
33626

Menerangkan dengan sesungguhnya bahwa :


Nama
Jabatan

:
:

Muhammad Gunawan, ST
Site Engineer

Yang bersangkutan telah melaksanakan


Pekerjaan
:
Pengawasan Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi
Sumba Barat, Seluas 1.500 Ha,
Nomor Kontrak
:
KU.08.08-AIR/206-E.NTT/05/2002
Tanggal Kontrak
:
15 Mei 2002 s/d 12 Nopember 2002
Jangka Waktu
:
180 Hari kalender
Pelaksana
:
CV Mandiri Putra
Demikian Surat Keterangan ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Dikeluarkan di
Pada Tanggal.

: Kupang
:12 Nopember 2002

Pemimpin Proyek Pembangunan


Irigasi Embung NTT

Ir. Tj. R.Y Halundaka, BE


NIP . 620 016 498
NIP . 110 019 454

SURAT KETERANGAN
Nomor : 626.91/98.a/FS-DED/10/SK/2001

Kami yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama
NIP
Jabatan

:
:
:

Alamat

M. Hamzah Syukur
460016708
Pemimpin Proyek Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan
Labuhan Maringgai
Jl. Buay Nuban Sukadana

Menerangkan bahwa :
Nama
:
Muhammad Gunawan, ST
Jabatan
:
Site Engineer

Tenaga ahli tersebut diatas telah melaksanakan pekerjaan : Jasa Konsultan Supervisi
dan Pengawasan Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Maringgai
Kabupaten Lampung Timur, di mulai dari 11 April 2001 s.d. 12 Desember 2001.

Demikian Surat Keterangan ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya


Sukadana, 19 Desember 2001

DAFTAR RIWAYAT HIDUP


1.

Posisi Yang Diusulkan

Inspector

2.

Nama Perusahaan

PT. Massuka Pratama

3.

Nama Personil

Toni Mulyadi, ST

4.

Tempat/ Tanggal Lahir

Soreang, 19 Oktober 1973

5.

Pendidikan

S1 Teknik Sipil UNWIM, 2003

6.

Sertifikat Keahlian

Ahli Muda Pengawasan

7.

Penguasaan Bahasa

Bahasa Indonesia

: Sangat Baik

Bahasa Inggris

: Sangat Baik

8.

Pengalaman Kerja

Tahun 2013
a.
Nama Proyek

b.
c.

Lokasi Proyek
Pengguna Jasa

:
:

d.
e.

Nama Perusahaan
:
Uraian Tugas
:

Bertanggungjawab kepada Team Leader

Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang mencakup


semua data lapangan secara jelas dan terinci.

Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi campuran


(Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan penolakan usul
tersebut.

Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki


kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.

Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat dan
ketentuan yang berlaku

Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan kualitas
yang ditentukan.
Waktu Pelaksanaan
: 10 Juni 2013 s.d. 6 Desember 2013 (6 Bulan)
Posisi Penugasan
: Inspector
Status Kepegawaian
pada Perusahaan
: Tetap
Surat Referensi dari
Pengguna Jasa
: Ada

f.
g.
h.
i.

Pengawasan
Pekerjaan
Pembangunan
Dermaga Penyeberangan Labuan Tahap IV
Sulawesi Tenggara
Satuan Kerja Pengembangan LLASDP Sulawesi
Tenggara
PT. Marga Nusantara Persada

1|Page

Tahun 2012
a.
Nama Proyek

b.
c.

Lokasi Proyek
Pengguna Jasa

:
:

d.
e.

Nama Perusahaan
:
Uraian Tugas
:

Bertanggungjawab kepada Team Leader

Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang mencakup


semua data lapangan secara jelas dan terinci.

Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi campuran


(Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan penolakan usul
tersebut.

Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki


kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.

Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat dan
ketentuan yang berlaku

Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan kualitas
yang ditentukan.
Waktu Pelaksanaan
: 10 Juli 2012 s.d. 8 Desember 2012 (5 Bulan)
Posisi Penugasan
: Inspector
Status Kepegawaian
pada Perusahaan
: Tetap
Surat Referensi dari
Pengguna Jasa
: Ada

f.
g.
h.
i.

Tahun 2012
a. Nama Proyek

:
:
:

Pengawasan
Pekerjaan
Pembangunan
Dermaga Penyeberangan Labuan Tahap III
Sulawesi Tenggara
Satuan Kerja Pengembangan LLASDP Sulawesi
Tenggara
PT. Marga Nusantara Persada

Supervisi Pembangunan Fasilitas Pelabuhan


Laut Labuan Bajo
Labuan Bajo
Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Labuan
Bajo - Nusa Tenggara Timur
PT. Jasakons Putra Utama

b.
c.

Lokasi Proyek
Pengguna Jasa

d.
e.

Nama Perusahaan
:
Uraian Tugas
:
Bertanggungjawab kepada Team Leader
Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang mencakup
semua data lapangan secara jelas dan terinci.
Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi campuran
(Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan penolakan usul
tersebut.
Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki
kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.

2|Page

f.
g.
h.
i.

Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat dan
ketentuan yang berlaku
Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan kualitas
yang ditentukan.
Waktu Pelaksanaan
: 16 Februari 2012 s/d 4 Juli 2012 (5 bulan)
Posisi Penugasan
: Inspector
Status Kepegawaian
pada Perusahaan
: Tidak Tetap
Surat Referensi dari
Pengguna Jasa
: Ada

Tahun 2011
a. Nama Proyek

b.
c.
d.
e.

f.
g.
h.
i.

Pengawasan
(Supervisi)
Pembangunan
Dermaga Penyeberangan Penarik (P. Lingga)
Tahap I
P. Lingga Kep. Riau
Satker Pengembangan LLASDP Kep. Riau
PT. Marga Nusantara Persada

Lokasi Proyek
:
Pengguna Jasa
:
Nama Perusahaan
:
Uraian Tugas
:
Bertanggungjawab kepada Team Leader
Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang mencakup
semua data lapangan secara jelas dan terinci.
Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi campuran
(Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan penolakan usul
tersebut.
Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki
kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.
Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat dan
ketentuan yang berlaku
Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan kualitas
yang ditentukan.
Waktu Pelaksanaan
: 24 Juni 2011 s.d. 21 September 2011 (3 Bulan)
Posisi Penugasan
: Inspector
Status Kepegawaian
pada Perusahaan
: Tetap
Surat Referensi dari
Pengguna Jasa
: Ada

Tahun 2011
a. Nama Proyek
b.

Lokasi Proyek

:
:

Supervisi (Pengawasan) Pembangunan Fasilitas


Pelabuhan Laut Labuhan Lombok.
Lombok
3|Page

c.

Pengguna Jasa

d.
e.

Nama Perusahaan
:
Uraian Tugas
:
Bertanggungjawab kepada Team Leader
Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang mencakup
semua data lapangan secara jelas dan terinci.
Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi campuran
(Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan penolakan usul
tersebut.
Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki
kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.
Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat dan
ketentuan yang berlaku
Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan kualitas
yang ditentukan.
Waktu Pelaksanaan
: 23 Maret 2011 s/d 21/10/2011 (7 bulan)
Posisi Penugasan
: Inspector
Status Kepegawaian
pada Perusahaan
: Tetap
Surat Referensi dari
Pengguna Jasa
: Ada

f.
g.
h.
i.

Tahun 2010
a. Nama Proyek

:
:
:

Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III


Labuhan Lombok
PT. Jasakons Putra Utama

Pengawasan Pekerjaan Lanjutan Pembangunan


Fasilitas Pelabuhan Rembang
Rembang Jawa Tengah
Kuasa Pengguna Anggaran Satuan Kerja
Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut-Tahun
Anggaran 2010
PT. Marga Nusantara Persada

b.
c.

Lokasi Proyek
Pengguna Jasa

d.
e.

Nama Perusahaan
:
Uraian Tugas
:
Bertanggungjawab kepada Team Leader
Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang mencakup
semua data lapangan secara jelas dan terinci.
Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi campuran
(Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan penolakan usul
tersebut.
Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki
kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.
Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat dan
ketentuan yang berlaku
Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan kualitas
yang ditentukan.
4|Page

Waktu Pelaksanaan

Posisi Penugasan
Status Kepegawaian
pada Perusahaan
i. Surat Referensi dari
Pengguna Jasa
Tahun 2009
a. Nama Proyek

04 Agustus 2010 s.d. 28 Desember 2010 (4


Bulan)
Inspector

Tetap

Ada

Supervisi Pembangunan Dermaga V di


Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni
Bakauheni Prov. Lampung
PPK Program Pembangunan Sarana dan
Prasarana SDP Satuan Kerja Pengembangan
Transportasi SDP.
PT. Marga Nusantara Persada

f.
g.
h.

b.
c.

Lokasi Proyek
Pengguna Jasa

d.
e.

Nama Perusahaan
:
Uraian Tugas
:
Bertanggungjawab kepada Team Leader
Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang mencakup
semua data lapangan secara jelas dan terinci.
Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi campuran
(Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan penolakan usul
tersebut.
Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki
kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.
Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat dan
ketentuan yang berlaku
Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan kualitas
yang ditentukan.
Waktu Pelaksanaan
: 19 Juni 2009 s.d. 18 Desember 2009 (6 Bulan)
Posisi Penugasan
: Inspector
Status Kepegawaian
pada Perusahaan
: Tetap
Surat Referensi dari
Pengguna Jasa
: Ada

f.
g.
h.
i.

Tahun 2008
a. Nama Proyek

:
:

b.
c.

Lokasi Proyek
Pengguna Jasa

:
:

d.

Nama Perusahaan

Supervisi dan Pengawasan Rehabilitasi


Bangunan Irigasi, D.I. Likupang Barat dan Timur
Manado Sulawesi Utara
PPK Kegiatan Perencanaan dan Program
Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai Sulawesi I
PT. Sapta Insan
5|Page

e.

f.
g.
h.
i.

Uraian Tugas
:
Bertanggungjawab kepada Team Leader
Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang mencakup
semua data lapangan secara jelas dan terinci.
Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi campuran
(Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan penolakan usul
tersebut.
Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki
kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.
Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat dan
ketentuan yang berlaku
Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan kualitas
yang ditentukan.
Waktu Pelaksanaan
: 16 Mei 2008 s.d. 11 Nopember 2008 (6 Bulan)
Posisi Penugasan
: Inspector
Status Kepegawaian
pada Perusahaan
: Tidak Tetap
Surat Referensi dari
Pengguna Jasa
: Ada

Tahun 2007
a. Nama Pekerjaan

b.
c.

Lokasi Pekerjaan
Pengguna Jasa

d.
e.

Nama Perusahaan
:
Uraian Tugas
:
Bertanggungjawab kepada Team Leader
Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang mencakup
semua data lapangan secara jelas dan terinci.
Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi campuran
(Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan penolakan usul
tersebut.
Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki
kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.
Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat dan
ketentuan yang berlaku
Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan kualitas
yang ditentukan.
Waktu Pelaksanaan
: 09 April 2007 s.d 05 Oktober 2007 (6 Bulan)
Posisi Penugasan
: Inspector
Status Kepegawaian

f.
g.
h.

:
:

Supervisi Pembangunan Pengaman Pantai


Jagoh Dabo di Pulau Singkep
Pulau Singkep Kepulauan Riau
Direktorat Sumberdaya Air, Direktorat Rawa
dan Pantai, Satker Pembinaan Pelaksanaan
Teknis Rawa dan Pantai
PT. Multi Kharisma Gunakarya

6|Page

i.

pada Perusahaan
Surat Referensi dari
Pengguna Jasa

Tahun 2006
a. Nama Pekerjaan

b.
c.

Lokasi Pekerjaan
Pengguna Jasa

Tetap

Ada

Pengawasan
/ Supervisi Pembangunan
Dermaga Penyeberangan di Tanjung Balai
Karimun Tahap III
Tanjung Balai Karimun - Kepri
Satuan
Kerja Pengembangan LASDP
Kepulauan Riau, Ditjen Perhubungan Darat
Departemen Perhubungan
PT. Intimulya Multikencana

:
:

d.
e.

Nama Perusahaan
:
Uraian Tugas
:
Bertanggungjawab kepada Team Leader
Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang mencakup
semua data lapangan secara jelas dan terinci.
Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi campuran
(Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan penolakan usul
tersebut.
Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki
kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.
Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat dan
ketentuan yang berlaku
Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan kualitas
yang ditentukan.
f. Waktu Pelaksanaan
: 05 Juni 2006 - 01 Desember 2006 (6 bulan)
g. Posisi Penugasan
: Inspector
h. Status Kepegawaian
pada Perusahaan
: Tidak Tetap
i. Surat Referensi dari
Pengguna Jasa
: Ada
Tahun 2005
a. Nama Pekerjaan
b.
c.
d.
e.

Supervisi
/Pengawasan
Pembangunan
Dermaga Rongganng Tahap I
Kab. Sanggata
Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur
PT. Metaforma

Lokasi Pekerjaan
:
Pengguna Jasa
:
Nama Perusahaan
:
Uraian Tugas
:
Bertanggungjawab kepada Team Leader
Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang mencakup
semua data lapangan secara jelas dan terinci.
7|Page

f.
g.
h.
i.

Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi campuran


(Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan penolakan usul
tersebut.
Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki
kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.
Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat dan
ketentuan yang berlaku
Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan kualitas
yang ditentukan.
Waktu Pelaksanaan
: 10 Mei 2005 s.d. 26 Nopember 2005 (6 Bulan)
Posisi Penugasan
: Inspector
Status Kepegawaian
pada Perusahaan
: Tidak Tetap
Surat Referensi dari
Pengguna Jasa
: Ada

Tahun 2004
a. Nama Pekerjaan
b.
c.
d.
e.

f.
g.
h.
i.

Supervisi
Pembangunan
Pelabuhan
Penyeberangan Kapal Ferry di Kabupaten
Pulang Pisau

Lokasi Pekerjaan
: Kab. Pulang Pisau - Kalteng
Pengguna Jasa
: Dinas Perhubungan Kab. Pulangpisau
Nama Perusahaan
: PT. Nasuma Putra
Uraian Tugas
:
Bertanggungjawab kepada Team Leader
Menyerahkan kepada Team Leader data Pengendalian mutu yang mencakup
semua data lapangan secara jelas dan terinci.
Melakukan semua analisa/ semua tes, termasuk usulan komposisi campuran
(Job mix formula) dan justifikasi teknik atas persetujuan dan penolakan usul
tersebut.
Berhak memerintahkan kontraktor untuk membongkar dan memperbaiki
kembali pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan.
Menolak material dan peralatan kontraktor yang tidak memenuhi syarat dan
ketentuan yang berlaku
Memeriksa hasil dari pekerjaan kontraktor, apakah sesuai mutu dan kualitas
yang ditentukan.
Waktu Pelaksanaan
: 23 September 2004 s.d. 15 Januari 2005 (4
Bulan)
Posisi Penugasan
: Inspector
Status Kepegawaian
pada Perusahaan
: Tidak Tetap
Surat Referensi dari
Pengguna Jasa
: Ada

8|Page

9.

Status pada Perusahaan ini

Tenaga Ahli Tetap

Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung
jawab. Jika terdapat pengungkapan keterangan yang tidak benar secara sengaja atau
sepatutnya diduga maka saya siap untuk digugurkan dari proses seleksi atau dikeluarkan
jika sudah dipekerjakan.

Mengetahui,
PT. Massuka Pratama

Ade Kusnadi, ST
Direktur Utama

Bandung, 18 Juli 2014

Toni Mulyadi, ST
Inspector

9|Page

SURAT KETERANGAN
Nomor : SKT.08.a/PTPKT/PPK/XII/2013

Yang bertanda tangan di bawah ini :


Nama
Jabatan

:
:

NIP

Hj. Andi Faizah Arsal, ST, M.Si


Pejabat Pembuat Komitmen Satuan Kerja Pengembangan
LLASDP Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2013
Jl. Sultan Hasanudin No. 63 Kendari
19710527 199803 2 011

Dengan ini menerangkan ;


Nama
Jabatan
Alamat Kantor

:
:
:

Toni Mulyadi, ST.


Inspector
Komp. Permata Residence Antapani C-9, Bandung

Telah menyelesaikan pekerjaan dengan baik pada paket pekerjaan Pengawasan Pekerjaan
Pembangunan Dermaga Penyeberangan Labuan Tahap IV, untuk PT. Marga Nusantara
Persada berdasarkan Kontrak No. PL.102/AP.106/42/SP/VI/PLLASDP/PHB-2013 , tanggal
10 Juni 2013 yang terhitung sejak tanggal 10 Juni 2013 s.d 06 Desember 2013.
Demikian Surat Keterangan ini dibuat dengan sebenarnya untuk dipergunakan sebagaimana
mestinya.
Kendari, 15 Desember 2013

SURAT KETERANGAN
Nomor : SKT.02.a/PTPKT/PPK/XII/2012

Yang bertanda tangan di bawah ini :


Nama
Jabatan

:
:

NIP

Hj. Andi Faizah Arsal, ST, M.Si


Pejabat Pembuat Komitmen Satuan Kerja Pengembangan
LLASDP Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2012
Jl. Sultan Hasanudin No. 63 Kendari
19710527 199803 2 011

Dengan ini menerangkan ;


Nama
Jabatan
Alamat Kantor

:
:
:

Toni Mulyadi, ST.


Inspector
Komp. Permata Residence Antapani C-9, Bandung

Telah menyelesaikan pekerjaan dengan baik pada paket pekerjaan Pengawasan Pekerjaan
Pembangunan Dermaga Penyeberangan Labuan Tahap III, untuk PT. Marga Nusantara
Persada berdasarkan Kontrak No. KU.403/47/SP/VII/PLLASDP/Phb-2012 , tanggal 10 Juli
2012 , terhitung sejak tanggal 10 Juli 2012 s.d 08 Desember 2012.
Demikian Surat Keterangan ini dibuat dengan sebenarnya untuk dipergunakan sebagaimana
mestinya.
Kendari, 22 Desember 2012

SURAT REFERENSI KERJA


Nomor : 017/SPLLASDP-SREF/IX/2011

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama
NIP
Jabatan
Alamat

: PURBO ADI SAPUTRO, S.SiT


: 198306152005021001
: Pejabat Pembuat Komitmen, Satuan Kerja
Pengembangan LLASDP Kepulauan Riau
: Jl. DI. Panjaitan Komp. Bintan Centre Blok E No. 1416 Tanjung pinang.

Menerangkan dengan sesungguhnya bahwa,


Nama
Jabatan
Perusahaan
Telah melaksanakan pekerjaan

:
:
:
:

Kontrak
Nilai
Tanggal
Waktu Pelaksanaan

:
:
:
:

Toni Mulyadi, ST.


Inspector
PT. Marga Nusantara Persada
Pengawasan
(Supervisi)
Pembangunan
Dermaga Penyeberangan Penarik (P. Lingga)
Tahap I
08/SPLLASDP-KTR/VI/2011
Rp. 97.790.000,24 Juni 2004
24 Juni 2011 s.d. 21 September 2011 (3 Bulan)
(90 hari) Kalender

Demikian Surat Keterangan ini dibuat, untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Tanjungpinang, 25 September 2011

SURAT KETERANGAN
No. : 029-3/SK-FASFEL/ II/2010

Yang bertanda tangan di bawah ini;


Nama
NIP
Jabatan

:
:
:

Alamat

Menerangkan bahwa :
Nama
Jabatan
Perusahaan

SUKAMTO
19680403 199203 1 002
Kuasa Pengguna Anggaran, Satuan Kerja Pembangunan
Fasilitas Pelabuhan Laut Batang dan Rembang
Jl. Pelabuhan No. 02 Kec. Rembang - 59212

:
:
:

Toni Mulyadi, ST.


Inspector
PT. Marga Nusantara Persada

Telah meneyelesaikan pekerjaan Pengawasan Pekerjaan Pembangunan


Fasilitas Pelabuhan Rembang, Tahun Anggaran 2010 yang dilaksanakan
mulai dari 04 Agutus 2010 sampai dengan 28 Desember 2010 (4 Bulan)
Demikian Surat Keterangan ini dapat disampaikan, agar bisa dipergunakan
sebagaimana mestinya.
Rembang, 31 Desember 2010

SURAT KETERANGAN/REFERENSI KERJA


No : 32/SRK/PPK-PTPTSDP/XII/09
Yang bertanda tangan dibawah ini
Nama
NIP
Jabatan

:
:
:

Alamat

NURHADI UNGGUL WIBOWO, ST, MT.


120 158 824
PPK Program Pembangunan Sarana dan Prasarana
SDP.
Jl. Medan Merdeka Barat No. 8

Dengan ini menerangkan bahwa :


Nama Personil
Jabatan

:
:

Toni Mulyadi, ST.


Inspector

Telah bertugas, dan melaksanakan dengan baik dalam pekerjaan sebagai berikut :
Nama Pekerjaan

Pengguna Jasa

Nomor Kontrak
Tanggal Kontrak
Periode
Waktu Pelaksanaan
Nilai Kontrak
Nama Perusahaan

:
:
:
:
:
:

Supervisi Pembangunan Dermaga V di Pelabuhan


Penyeberangan Bakauheni
PPK Program Pembangunan Sarana dan Prasarana SDP
Satuan Kerja Pengembangan Transportasi SDP.
02/PTPTSDP- KTR/SPV-M-B/VI-2009
01 Juni 2009
01 Juni 2006 S/D 18 Desember 2009
180 Hari Kalender
Rp. 234.267.000,PT. Marga Nusantara Persada

Demikian Surat Keterangan ini dibuat, untuk digunakan sebagaimana mestinya.


Jakarta , 27 Desember 2006

DEPARTEMEN

PEKERJAAN

UMUM DIREKTORAT JENDERAL SUMBER


DAYA AIR SATUAN KERJA BALAI WILAYAH SUNGAI SULAWESI I
Jln. MR. A.A. Maramis Kairagi Dua Tlp./Fax. (0431) 811621 - Manado
SURAT KETERANGAN/REFERENSI KERJA
Nomor : 146/SKRK/BWSS/XI/2008
Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama
: Ir. Jeanne M. Wagey, SP1
NIP
: 560 014 487
Jabatan
: PPK Kegiatan Perencanaan dan Program S a t u a n
Ke r j a
Balai Wilayah
S u n g a I S u l a w e si I
Alamat
: Jln. MR. A.A. Maramis Kairagi Dua Tlp./Fax. (0431)
811621 - Manado
Dengan ini menerangkan bahwa
Nama Personil
Jabatan

:
: Toni Mulyadi, ST.
: Inspector

Telah bertugas, dan melaksanakan dengan baik dalam pekerjaan sebagai berikut :
Nama Pekerjaan
Lokasi
Nomor Kontrak
Tanggal Kontrak
Waktu Pelaksanaan
Nilai Kontrak
Nama Perusahaan

: Supervisi dan Pengawasan Rehabilitasi Bangunan Irigasi,


D.I. Likupang Barat dan Timur
: Likupang Barat dan Timur
: KU.08.08/PKPP/BWSS-I/SP/19/2008
: 16 Mei 2008
: 16 Mei 2008 s/d 11 Nopember 2008
: Rp. 780.500.000,00
: PT. Sapta Insan

Demikian Surat Keterangan ini dibuat, untuk digunakan sebagaimana mestinya.


Dikeluarkan di : Menado
Pada Tanggal :11 Nopember 2008
PPK Kegiatan Perencanaan dan Program
Satker Balai Wilayah Sungai Sulawesi I

Ir. Jeanne M. Wagey, SP1


NIP : 560 014 487

DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM


DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA AIR

DIREKTORAT RAWA DAN PANTAI


SATUAN KERJA PEMBINAAN PELAKSANAAN TEKNIS RAWA
Jl. Pattimura No.20 Gdg Utama Lt.4 Kebayoran Baru Jakarta -Selatan 12110 Telp/Fax.021 7395500/7246312

SURAT KETERANGAN KERJA


Nomor : 14/Ref/P2TRP/XI/2007
Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama
: Ir. Edy Wahyono, M. Eng
NIP
: 110022742
Jabatan
: Pejabat Yang Melakukan Tindakan Yang Mengakibatkan Pengeluaran
Anggaran/Belanja. Pejabat Pembuat Komitmen Satker Pembinaan
Pelaksanaan Teknis Rawa dan Pantai
Alamat
: Jl. Pattimura No.20 Gdg Utama Lt.4 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110
Telp/Fax. 021 7395500/7246312
Menerangkan dengan sesungguhnya bahwa :
Nama
: Toni Mulyadi, ST.
Jabatan
: Inspector
Pekerjaan : Supervisi Pembangunan Pengaman Pantai Jagoh Dabo di Pulau Singkep dengan hasil
baik dan memuaskan serta telah sesuai dengan persyaratan persyaratan yang tercantum dalam
Surat Perjanjian Kerja (Kontrak) Nomor : KU.08.08/06/SKBWSS-IV/IV/2007, Tanggal 09 April 2007,
terhitung sejak tanggal 09 April 2007 sampai dengan tanggal 05 Oktober 2007, dengan nilai
pekerjaan sebesar Rp. 470.448.000,- (Empat ratus tujuh puluh juta empat ratus empat puluh
delapan ribu rupiah).
Demikian Surat Keterangan ini untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Dikeluarkan di
Pada Tanggal

: Jakarta
: 30 Nopember 2007

Pejabat Yang Melakukan Tindakan Yang


Mengakibatkan Pengeluaran Anggaran Belanja
Pejabat Pembuat Komitmen Satker Pembinaan
Pelaksanaan Teknis Rawa dan Pantai

Ir. Edy Wahyono, M. Eng


NIP : 110022742

DEPARTEMEN PERHUBUNGAN
DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT
DINAS PERHUBUNGAN DAN PARIWISATA PROPINSI KEPULAUAN RIAU
SATKER PENGEMBANGAN LLASDP KEPULAUAN RIAU
Komp. Griya Permata Kharisma Jl. Permata II No. 14 Tanjung Pinang Timur Telp./Fax. (0771) 443367

TANJUNG PINANG

SURAT REFERENSI KERJA


Nomor : 035.SRK/LLASDP/06

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama
Jabatan
Alamat

: Marzuki, S Pel,MM.
: Kuasa Pengguna Anggaran Satuan Kerja
Pengembangan LASDP Kepulauan Riau
: Jl. Permata II No.14 Tanjung Pinang

Menerangkan dengan sesungguhnya bahwa,


Nama
Jabatan
Perusahaan
Telah melaksanakan pekerjaan

:
:
:
:

Nomor Kontrak
Nilai Kontrak
Tanggal Kontrak
Waktu Pelaksanaan

:
:
:
:

TONI MULYADI, ST
Inspector
PT. INTIMULYA MULTIKENCANA
Pengawasan / Supervisi Pembangunan
Dermaga Penyeberangan di Tanjung Balai
Karimun Tahap III
04/SPLLASDP-KTR/VI/2006
Rp. 207.377.500,00
5 Juni 2006
180 hari kalender /05 Juni 2006 s/d 01 Des 2006

Demikian Surat Keterangan ini dibuat, untuk digunakan sebagaimana mestinya.


Tanjung Pinang, 02 Desember 2006
Kuasa Pengguna Anggaran
Satuan Kerja Pengembangan
LASDP Kepulauan Riau

Marzuki, S Pel,MM.
NIP. 120 140 889

SURAT KETERANGAN
No. 640/045/SK/TATRALOK-DISHUB/XII/2005

Yang bertanda tangan di bawah ini :


Nama
Jabatan
Alamat

: Drs. Eriansyah
: Pengguna Anggaran Kegiatan Perencanaan Dermaga Ronggang
: Dinas Perhubungan, Komplek Perkantoran Bukit Pelangi Sengata

Menerangkan bahwa :
Nama
Posisi Penugasan

: Toni Mulyadi, ST
: Inspector

Telah menyelesaikan pekerjaan dengan baik untuk pekerjaan :


Nama Pekerjaan
Lokasi
No. Kontrak
Waktu Pelaksanaan
Tahun Anggaran

: Supervisi dan Pengawasan Pembangunan Dermaga


Ronggang Tahap I
: Kabupaten Kutai Timur
: 640/042/SPMK/TATRALOK-DISHUB/V/2005
: 10 Mei 2005 s/d 26 Nopember 2005 (180 hari kalender)
: 2005

Demikian surat referensi kerja ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Sengata, 15 Desember 2005


PENGGUNA ANGGARAN,
PERENCANAAN DERMAGA RONGGANG

Drs. ERIANSYAH
NIP : 090 011 258

PEMERINTAH KABUPATEN PULANG PISAU


PEMERINTAH

DINAS PERHUBUNGAN

Jl. Samudera
Samudera No.
No. 9
9 Telp.
Telp. (0513)
(0513) 61224
61224
Jl.

PULANG PISAU - 73561

SURAT KETERANGAN

Nomor : 31/KET-PPTL/Dishub-PP/2004

Yang bertandatangan di bawah ini :


Nama
NIP
Jabatan

: Drs. Samsul Fajri


: 070 016 882
: Pemimpin Proyek Pekerjaan Studi dan Pekerjaan SID (Survei,
Investigasi dan Desain) Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan
Kapal Ferry di Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah,
Proyek Penunjangan Transportasi Laut di Kecamatan Kahayan
Hilir, Tahun Anggaran 2004

menerangkan bahwa :
Nama
Jabatan

: Toni Mulyadi, ST
: Inspector

Telah bekerja dalam pelaksanaan pekerjaan Pekerjaan Supervisi Pembangunan


Pelabuhan Penyeberangan Kapal Ferry di Kabupaten Pulang Pisau mulai 23 September
2004 sampai dengan 15 Januari 2005.
Selama masa tugas tersebut di atas, yang bersangkutan telah menyelesaikan tugasnya
dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan aturan yang telah ditulis di
dalam kontrak dengan no. 23/PPTL/Dishub-PP/2004 tanggal 23 September 2004.
Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Pulang Pisau, 10 Februari 2005
Pemimpin Proyek,

Drs. Samsul Fajri


NIP. 070 016 882

K. SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN


UNTUK DITUGASKAN

SURAT PERNYATAAN
KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama
Alamat

:
:

Muhammad Gunawan, ST
Jl. Sari Asri No. 22 Padasuka - Bandung

Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan paket pekerjaan Supervisi
Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta, Tahun Anggaran 2014 untuk
Penyedia Jasa Konsultansi PT. Massuka Pratama sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari
bulan Agustus tahun 2014 sampai dengan bulan Desember tahun 2014 dengan posisi sebagai Site
Engineer.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab.
Bandung, 18 Juli 2014
Yang Membuat Pernyataan,

Muhammad Gunawan, ST
Site Engineer

Menyetujui :
PT. Massuka Pratama

Ade Kusnadi, ST
Direktur Utama

SURAT PERNYATAAN
KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama
Alamat

:
:

TONI MULYADI, ST
Jl. Permata II Blok. B No. 6 Tanjung Pinang, Kepri

Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan paket pekerjaan Supervisi
Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Branta, Tahun Anggaran 2014 untuk
Penyedia Jasa Konsultansi PT. Massuka Pratama sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari
bulan Agustus tahun 2014 sampai dengan bulan Desember tahun 2014 dengan posisi sebagai
Inspektor.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab.
Bandung, 18 Juli 2014
Yang Membuat Pernyataan,

TONI MULYADI, ST
Inspector

Menyetujui :
PT. Massuka Pratama

Ade Kusnadi, ST
Direktur Utama