Você está na página 1de 5

Definisi 2.8.

3
Misalkan

suatu deret tak hingga dan

{sn }

barisan jumlah-jumlah

parsial yang mendefinisikan deret tak hingga. Bila

lim s n=s

, maka deret

tersebut dikatakan konvergen, S adalah jumlah deret tak hingga tersebut. Bila
lim S n

tidak ada maka deret adalah divergen dan deret tersebut tidak

mempunyai limit.
Definisi 2.8.4
Ini mengatakan bahwa deret tak hingga konvergen jika dan hanya jika barisan
jumlah-jumlah parsialnya konvergen. Bila deret suatu tak hingga mempunyai
jumlah S maka kita sebut deret tersebut konvergen ke S.
Contoh 2.8.4
Deret tak hingga pada contoh 2.8.1, yaitu :

dan barisan jumlah-jumlah parsialnya adalah

{sn }

dimana Sn =

1 1 1 1
1+ + + + n1 +
(*). Untuk menentukan apakah deret ini mempunyai
2 4 8 2

jumlah, kita harus menghitung

untuk

sn

lim S n

. Mula-mula kita menentukan rumus

. Dalam aljabar kita mengetahui kesamaan :

an bn = (a-b)(an-1+an-2b+an-3b2+...+abn-2+bn-1). Dengan menggunakan

rumus ini untuk a = 1 dan b =

1
2 , kita peroleh : 1

1
1
1 1 1
1
=(1 )(1+ + 2 + 3 ++ n1 )
n
.
2
2 2 2
2
2

1 1 1
1
>1+ + + ++ n1 =
2 4 8
2

Sn

1
.
Karena
2n

( )

2 1

lim

1
1
2

1
n
2

...(**). Dari (*) dan (**) didapat

1
=0,
maka Karena
2n

lim S n=2 .
n

Jadidret

ini mempunyai jumlah 2 . Oleh karena deret mempunyai jumlah 2, maka


deret konvergen.

Contoh 2.8.5
Tentukan apakah deret tak hingga pada contoh 2.8.2, mempunyai suatu
jumlah.
Penyelesaian :
Pada penyelesaian contoh 2.8.2, telah diperlihatkan bahwabarisan jumlah-

jumlahparsial dari deret tersebut adalah

Jadi,

{ }

n
{ sn }= n+1 .
Sehingga deret mempunyai

jumlah 1 dan kita tulis


dapat disimpulkan bahwa deret tersebut adalah konvergen.

maka

Teorema 2.8.1
Bila deret tak hingga

konvergen, maka

lim un=0

Bukti :

{ sn } barisan jumlah-jumlah parsial untuk deret yang diberikan dan

Misalkan

sebut s adalah jumlah deret tersebut. Dari definisi 2.8.3


>0, N

. Jadi,

sehingga untuk n bilangan bulat berlaku : jika n > N, maka

1
Ssn
2

1
Ssn
2 , maka :

Jadi, jika jika n > N, maka


un+1 Ss n

Ssn + s n+1S
Ss n+ sn +1S

Jadi, jika jika n > N maka

Sehingga

lim un=0.

sederhana, karena jika


divergen.
Contoh 2.8.6

. Oleh karena itu berlaku

|un +1|< 2 + 2 =

Teorema ini memberikan suatu uji kedivergenan yang


lim un 0

, kita dapat menyimpulkan bahwa

Buktikan bahwa deret


Bukti :
lim 1+

lim n2 +1

lim un= n

1
n2

=1 0. Jadi menurut teorema 2.8.1 deret

divergen.
Contoh 2.8.7
Tentukan deret tak hingga yang mempunyai barisan-barisan jumlah-jumlah

berikut :

{ sn }=

{ }

1
.
2
Tentukan pula apakah deret tersebut konvergen atau
n

divergen, jika konvergen berapa jumlahnya.


Penyelesaian :
1
1
s 1 , makau 1= , jika n>1.
Karena
2
2

un=s nsn1=

1
1
1
= n1 = n
n
2 n
2
lim 1

n=
Jadi, deret tak hingga adalah

. Karena

n
n

2
lim s

, maka deret

tersebut konvergen dan jumlahnya adalah 0.


Teorema 2.8.2 Sifat-sifat Deret Tak Hingga
a) Jika m suku pertama dari deret

dan

bersama-sama konvergen atau divergen.


b) Jika c konstanta tak nol, maka deret
dan
dan divergen.

berbeda, maka kedua deretnya


bersama-sama konvergen

c) Jika deret

konvergen ke S dan

konvergen ke S + T dan deret


d) Jika deret
konvergen dan

konvergen ke T, maka deret


konvergen ke S T.
divergen, maka deret

divergen.

Contoh 2.8.7
Selidiki kekonvergenan deret berikut :
+

a .

n=1

1
4 n+12

n
4 n+1
1
(
)
n ( n+1 )
+

b .
n =1

Penyelesaian :
a) Tulis deretnya dalam bentuk :
+

1
1
1
=
4 n+12
4 n=1 n+ 3
n=1

Karena deret

, hanya berbeda tiga suku pertama dari deret

yang divergen, maka deret yang diberikan juga divergen.


lim n
1
n
= 0 , maka deret
b) Karena
divergen. Karena
4 n+1 4
deret ini divergen dan deret
maka deret yang diberikan juga divergen.

konvergen contoh 2.8.5,