Você está na página 1de 56

Tujuan Belajar :

Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa


diharapkan mampu :
Menjelaskan pengertian angka indeks.
Menyebutkan berbagai macam angka indeks.
Menghitung berbagai macam angka indeks
dan menginterpretasikannya.
Menguji angka indeks dan mendeflasikan data
berkala.

Pengertian Angka Indeks


Angka Indeks atau sering disebut
indeks saja, pada dasarnya
merupakan suatu angka yang dibuat
sedemikian rupa sehingga dapat
dipergunakan untuk melakukan
perbandingan antara kegiatan yang
sama dalam waktu yang berbeda.

Tujuan pembuatan angka indeks :

Untuk

mengukur kuantitatif terjadinya


perubahan dalam dua waktu yang
berlainan.
Untuk kepentingan pemantauan atau
evaluasi.

Dalam angka indeks dikenal dua jenis


periode, yaitu :
Waktu

Dasar
Periode yang dipakai sebagai dasar dalam
membandingkan kegiatan tersebut. Waktu
dasar biasanya dinyatakan dalam angka
indeks, sebesar 100.
Waktu Berjalan / Bersangkutan
Periode yang dipakai yang sedang berjalan
atau periode yang diperbandingkan dalam
kegiatan tersebut.

Perumusan tentang jenis data


Dalam merumuskan macam data yang
akan dibuat, angka indeks hendaknya
sesuai dengan tujuan penggunaan
angka indeks tersebut serta harus
menggunakan ukuran yang sama.

Pemilihan Waktu Dasar


Dalam pemilihan waktu dasar, ada beberapa hal
yang perlu mendapatkan perhatian, yaitu :

Waktu dasar hendaknya merupakan waktu yang mempunyai


keadaan perekonomian relatif mantap atau stabil.
Waktu dasar jangan terlalu jauh dari waktu-waktu yang
dibandingkan, usahakan paling lama 10 tahun dan lebih baik
kurang dari 5 tahun.
Untuk keperluan tertentu, waktu dasar tidak perlu ditetapkan,
sebab telah ditetapkan dari tujuan penggunaan angka indeks
bersangkutan.
Waktu dimana terjadinya peristiwa penting, misal jika suatu
perusahaan dalam membuat indeks produksi atau hasil
penjualan menggunakan waktu dasar pada saat direktur produksi
yang baru diangkat.
Waktu dimana tersedia data untuk keperluan timbangan.

Indeks Harga Relatif Sederhana


dan Indeks Agregatif.
Indeks

Harga Relatif Sederhana ialah


indeks yang terdiri dari satu macam
barang saja, baik untuk indeks produksi
maupun indeks harga.
Indeks Agregatif merupakan indeks
yang terdiri dari beberapa barang.

Rumus Indeks Harga Relatif


Sederhana :

I t ,0

Pt

x 100%
Po

I t,0 = indeks harga pada waktu t dengan waktu dasar 0


Pt = harga pada waktu t
P0 = harga pada waktu 0
Rumus untuk menghitung indeks produksi
sama seperti untuk menghitung indeks harga,
hanya notasi p diganti dengan notasi q.

Contoh soal:

Indeks Harga Tidak Tertimbang

Metode Angka Relatif:

I t ,0

Pt

x 100%
P0

I t,0 = indeks harga pada waktu t dengan waktu dasar 0


Pt = harga pada waktu t
P0 = harga pada waktu 0

Contoh Soal

Harga Beberapa Hasil Pertanian Di Suatu Kota Dari Tahun 1990-1994


(Rp/Kg)

Hasil
Pertanian

1990

1991

1992

1993

1994

Kacang
Kedelai

3.090

3.474

3.586

4.146

5.336

Kacang
Hijau

3.575

4.262

4.898

5.809

6.232

Kentang

2.482

2.785

2.724

3.578

2.964

Jagung
Kuning

1.169

1.319

1.737

1.831

1.919

Tentukan Indeks Harga Kentang dengan Metode Angka Relatif Tahun


1991 dan 1994 dengan Periode Dasar 1990!

Indeks Harga Tidak Tertimbang

Metode Agregatif:

I t ,0

Pt

Po

x 100%

Kelemahan indeks harga agregatif tidak


tertimbang ini ialah :
Satuan

atau unit harga barang sangat


mempengaruhi indeks harga.
Tidak memperhitungkan kepentingan
relatif barang-barang yang tercakup
dalam pembuatan indeks.

Contoh Soal
Jenis Barang

Satuan

Harga
1977
139,87
356,57

1978
149,67
382,38

Beras
Ikan Asin

Kg
Kg

1976
134,15
320,41

Minyak Kelapa

Botol

180,39

234,26

269,76

Gula Pasir
Garam

Kg
Bata

190,79
29,29

203,54
26,98

225,75
26,7

Minyak Tanah

Liter

27,21

28,59

29,9

Sabun Cuci
Tekstil

Batang
Meter

62,68
244,25

71,12
259,1

75,12
268,65

Batik

Lembar

2.023,98

2.173,26

2.255,55

3.213,15

3.493,29

3.683,48

Jumlah

Cont. Contoh Soal......


Tentukan

Indeks Harga Dengan metode


Agregat Untuk Tahun 1978 dengan
periode dasar 1976!
Penyelesaian Gunakan Rumus:

I t ,0

Pt

Po

x 100%

Indeks Harga Tak Tertimbang


Metode

I t ,0

Rata-Rata Relatif

1

n

Pt

Po x 100%

Dimana, n adalah banyaknya jenis barang.

Contoh Soal
Carilah Indeks Angka Relatif Tahun 1978 Dari 9
Bahan Pokok Dengan Periode Dasar 1976!
Jenis Barang

Satuan

Harga
1977
139,87
356,57

1978
149,67
382,38

Beras
Ikan Asin

Kg
Kg

1976
134,15
320,41

Minyak Kelapa

Botol

180,39

234,26

269,76

Gula Pasir
Garam

Kg
Bata

190,79
29,29

203,54
26,98

225,75
26,7

Minyak Tanah

Liter

27,21

28,59

29,9

Sabun Cuci
Tekstil

Batang
Meter

62,68
244,25

71,12
259,1

75,12
268,65

Batik

Lembar

2.023,98

2.173,26

2.255,55

3.213,15

3.493,29

3.683,48

Jumlah

Penyelesaian.....
Jenis Barang
Beras
Ikan Asin
Minyak Kelapa
Gula Pasir
Garam
Minyak Tanah
Sabun Cuci
Tekstil
Batik
Jumlah

Satuan
Kg
Kg
Botol
Kg
Bata
Liter
Batang
Meter
Lembar

Indeks Angka
Relatif

Penyelesaian....
I t ,0

1

n

Pt

Po x 100%

Atau

I t ,0

( IndekAngka Re latif )

JumlahBarang

INDEKS HARGA

Rumus-rumus Angka Indeks Tertimbang


Rumus Laspeyres
Indeks Harga Agregatif Tertimbang

ILt , 0

pq

p q
t

0 0

x 100

L= Laspeyres
pt= harga waktu t
p0= harga waktu 0
qt = Kuantitas/ produksi
waktu 0
q0= Kuantitas/ produksi
waktu 0

Contoh Soal

Andaikan terdapat data seperti dibawah ini


TABEL HARGA PERDAGANGAN BESAR BEBERAPA HASIL
PERTANIAN, 1993 1995 (Rp/Kuintal)
Jenis
Barang

1993

1994

1995

Kacang
Tanah

86.327

100.242

118.622

Ketela
Rambat

9.088

11.055

6.976

Kentang

35.805

30.142

29.402

Lanjutan Contoh Soal


Misalkan

Kuantitas penjualan di tahun


1993 untuk ketiga hasil pertanian
tersebut berturut-turut adlaah 65 kuintal,
45 kuintal, dan 74 kuintal, tentukan
indeks Laspeyres dengan menggunakan
tahun dasar 1993, untuk tahun 1995!

Rumus Paasche
Indeks Harga Agregatif Tertimbang
IPt , 0

pq

p q
t

x 100

0 t

P= Paasche
pt= harga waktu t
p0= harga waktu 0
qt = Kuantitas/ produksi
waktu 0

Metode Drobisch
Indeks

Harga Agregatif Tertimbang

Metode Fischer
Indeks

Harga Agregatif Tertimbang

Metode Marshal-Edgeworth
Indeks

Harga Agregatif Tertimbang

INDEKS KUANTITAS
PERTEMUAN 24

A. Indeks Kuantitas Tidak Tertimbang

B. Indeks Kuantitas Tidak Tertimbang


1)

Metode Laspeyres

IKLt , 0

QP

Q P

t 0

x 100%

0 0

2)

Metode Paasche

IKPt , 0

QP

Q P
t t

0 t

x 100%

B. Indeks Kuantitas Tidak Tertimbang

IKDt , 0

IKLt ,0 IKPt , 0
2

x 100

B. Indeks Kuantitas Tidak Tertimbang

Latihan Indeks Kuantitas

Latihan Indeks Kuantitas

Indeks Produktivitas

Indeks Produktivitas
Merupakan

indeks yang dipakai untuk


mengukur tingkat efektifnya faktor yang
digunakan untuk menghasilkan barang
atau jasa yang ekonomis atau indeks
yang dipakai untuk mengukur rasio
(perbandingan) antara output dan input.

Indeks Produktivitas

Contoh Soal
Sebuah

perusahaan pembuat tas pada


tahun 1991 mempekerjakan 500 jam
kerja untuk menghasilkan 300 tas dan
pada tahun 1990 mempekerjakan 550
jam kerja untuk menghasilkan 250 tas.
Tentukan indeks produktivitas tahun
1991 jika tahun 1990 sebagai tahun
dasar!

Penyelesaian

Penyelesaian

Latihan

Indeks Nilai

Contoh Soal

Latihan

Mengubah Tahun atau Periode


Dasar

Cara mengubah tahun / periode


dasar adalah:
1.

Angka indeks dari tahun dasar yang


baru disamakan dengan 100.
2. angka indeks dari tahun-tahun
berikutnya (mungkin juga dari tahun
sebelumnya), dibagi dengan indeks dari
tahun dasar baru dikalikan dengan 100.

Contoh Soal
Berikut

ini angka indeks untuk tahuntahun tertentu


Tahun

1985

1986

1987

1988

1989

1990

Angka
Indeks

100

125

147

165

183

197

Buatlah

angka indeks yang baru dengan


tahun dasar 1987!

Kegunaan Angka Indeks


1.

Pendeflasian
Merupakan perhitungan upah nyata
dengan cara mengalikan upah uang
dengan daya beli rupiah atau upah uang
dengan indeks harga.

Contoh soal....
Berikut

ini data mengenai rata-rata upah


mingguan dari sebuah perusahaan
garmen neserta indeks biaya hidup
selama lima tahun :
Tahun

Rata-rata Upah
Mingguan

Indeks Biaya
Hidup

1991

5,03

98

1992

5,52

102,2

1993

6,02

101,8

1994

6,52

104,5

1995

6,80

108,1

Tentukan

Upah nyata mingguannya!


Tentukan kenaikan upah uang dan
kenaikan upah nyata dari tahun 1991
sampai tahun 1995! Apa
kesimpulannya?

Penyelesaian...