Você está na página 1de 19

ANALISIS PANGAN

Dedi Fardiaz
Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan
Fakultas Teknologi Pertanian
Institut Pertanian Bogor

Food Safety Measures dan Food Quality Measures yang harus bisa diuji

Vita
min,
Miner
al,
Lainn
ya

Analisis Komposisi Kimia Pangan


Analisis Mikrobiologi Pangan

Kontaminan Kimia
Mungkin mencemari pangan pada
mata rantai pangan from farm to
table
Pestisida, obat hewan, mikotoksin,
logam berat, dsb.

Senyawa Kimia yang


mungkin terbentuk dalam
Pengolahan
Produk Maillard dan citarasa, 3mcpd, trans-fatty acid, ester,
akrilamida, senyawa polar pada
gorengan, dsb.

BTP (Bahan Tambahan Pangan)


Diperbolehkan untuk sengaja
ditambahkan ke dalam pangan
Pengawet, pewarna, pemanis,
antioksidan, pengemulsi, dsb.

Komposisi kimia dasar pangan

BB (Bahan Berbahaya)
yang dilarang tapi mungkin
disalahgunakan untuk pangan

Kemampuan analisis pangan yang dibutuhkan

KLASIFIKASI KARAKTERISTIK MUTU


YANG DAPAT DIUJI
DENGAN PANCAINDERA

Yang dapat dilihat


(Penampakan): Ukuran,
Bentuk, Warna, Kilap,
Kelainan, dsb.
Yang dapat diraba (Tekstur):
Kekerasan/kelunakan/kelembutan/mouthfeel (crispy,
crunchy, etc.)
Yang dapat dicium dan dirasa
(Citarasa): Bau/aroma, Rasa,
Citarasa

YANG TERSEMBUNYI

Komposisi kimia
Nilai gizi
Pemalsuan
Keracunan/Keamanan

Mengapa karakteristik tersebut yang


diuji ?
Mengklasifikasikan produk ke dalam beberapa kriteria mutu
dapat membedakan harga produk yang bersangkutan
(Contoh: Produk dengan berat/volume lebih besar, harganya lebih tinggi, warna dapat membedakan harga suatu
produk, dsb.)
Karakteristik mutu berkaitan dengan masa simpan produk
(Contoh: Beras dengan kadar air 14% atau kurang lebih
tahan lama disimpan, dengan demikian kadar air menjadi
kriteria mutu yang sangat penting, dsb.)
Karakteristik mutu berkaitan dengan proses pengolahan
produk yang bersangkutan (Contoh: Cairan kental bakal
produl jeli harus mengandung kadar padatan terlarut sekitar
68%, sebelum diasamkan dalam pembentukan gel, dsb.)

JENIS ANALISIS PANGAN

Analisis Fisik
Analisis Sensori
Analisis Kimia
Analisis Mikrobiologi

ANALISIS FISIK
UKURAN
Berat (berat total, berat rata-rata, berat per unit, berat
penuh atau fill-in weight, berat tiris atau drained weight)
Volume (volume relatif, tanpa memperhitungkan ruang
antar unit dan volume absolut, dengan memperhitungkan
ruang antara unit)
Kerapatan, densitas atau berat/volume (kerapatan absolut,
kerapatan relatif, dan kerapatan kamba)
Panjang, lebar, diameter
Area atau luas

BENTUK
Bulat, lonjong, melengkung (rasio panjang dengan lebar
atau tinggi dengan diameter, dsb.)

WARNA
Sistem Munsell (Hue/Value/Chroma), Sistem Hunter (L,a,b),
dan Sistem CIE (Commission International de LEclairage)
dengan pengukuran diffuse reflection

KILAP
Karakteristik permukaan produk (pengukuran specular
diffusion)

KELAINAN
Kelainan karena genetik-fisiologik, entomologik, patologik,
mekanik, dan karena terdapatnya bahan asing

KEKENTALAN
Menunjukkan konsistensi suatu cairan (sari buah, kecap,
jem, jeli, minyak, sirop, dsb.) Peralatan/Instrumen: Ostwald
Viscosimeter, Bostwick Consistometer, Brookfield Viscometer, Stormer Viscosimeter, dsb.)

KEKERASAN/KELUNAKAN/KELEMBUTAN
Instrumen: Penetrometer, Instron Texturometer, Gel Tester,
Fruit Pressure Tester, Steven LFRA Texturometer, dsb.)

ANALISIS FISIK LAINNYA


Indeks bias, titik asap, titik bakar, titik leleh, dsb.

UNTUK APA ANALISIS SENSORI ?


Menentukan karakteristik
sensori yang sesuai untuk
konsumen
Mengetahui kesukaan/ketidaksukaan konsumen
Mengetahui derajat penerimaan konsumen
Mengetahui kepekaan konsumen
Merancang produk dengan
karakteristik sensori yang
sesuai

KLASIFIKASI UJI SENSORI


ANALITIK

ANALITIK-DESKRIPTIF

ANALITIK-DISKRIMINATIF

ATTRIBUTE RATING
UJI DESKRIPTIF

UJI PEMBEDAAN
Perbandingan-Berpasangan
Duo-Trio
Segitiga
Ranking
Pembedaan Nilai

AFEKTIF

UJI KEPEKAAN
Ambang Batas
Pengenceran

Penerimaan-Berpasangan
Ranking
Penilaian (Hedonik)

ANALISIS KIMIA
ANALISIS KOMPOSISI
Analisis proksimat: air, protein, lemak, abu, karbohidrat,
serat kasar
Analisis komponen pangan

ANALISIS ZAT GIZI


ANALISIS BAHAN TAMBAHAN MAKANAN
ANALISIS TOKSIN DAN RESIDU KIMIA
ANALISIS SPESIFIK

TBA (thiobarbituric acid), bilangan peroksida, bilangan iod,


AOM (active oxygen method), karbonil, dsb.

ANALISIS MIKROBIOLOGI
JUMLAH MIKROBE TOTAL (TPC)
JUMLAH TOTAL KAPANG DAN KHAMIR
ANALISIS MIKROBE PATOGEN (kualitatif: +\Salmonella, Shigella, Vibrio cholerae, kuantitatif:
Staphylococcus aureus, dsb.)
Dsb.

Example: Cheese
Composition
Proximate analysis (protein, phosphorus)
Specific components (beta-casein, fat in dry matter)
Structure
Macrostructure: Visible to naked eye (color, curd pieces)
Microstructure: 0.1100 m range (protein matrix, fat globules)
Ultrastructure: Nanometer range (casein micelles and submicelles)
Chemical and Physical Properties
Flavor (bitter, salty)
Odor (diacetyl, lactone)
Rheology (hardness, elasticity)
Stability (fat oxidation, whey leakage)
Thermal properties (heat of combustion, melting profile)
Biological Properties
Growth of microorganisms (starter bacteria, mold)
Metabolic processes and products (enzymes, peptides)
Food Safety Measures?

Other Food Products?


Composition
Structure
Chemical and Physical Properties
Biological Properties
Food Safety Measures?

Extraction
Digestion
Microwave oven digestion, with acids such as nitric or sulfuric, for
solubilizing and oxidizing organic compounds to obtain free ions.
Digestion by microwave is faster than the classical wet digestion.
UV photolysis digestion, with hydrogen peroxide, for degrading organic
compounds with hydroxyl radicals to obtain free ions. Small amounts of
reagents are required, but digestion time is longer.
Membrane
Microfiltration or ultrafiltration, based on size exclusion. Polymer
membranes are often used for separation.
Dialysis, based on ionic charge and size exclusion. Cellulose
membranes are typically used.

Solvent
Solvent extraction, for dissolving compounds of interest.
Pressurized fluid extraction, at the near-supercritical region, where
extraction is faster and more efficient.
Supercritical fluid extraction, above the critical pressure and
temperature of carbon dioxide, which is nontoxic and nonpolluting.
Extraction is completed in minutes instead of hours, and thermal
degradation is reduced.
Microwave-assisted extraction, usually requiring15 mL solvent,10 min
extraction time, and no elevated pressure.
Sorbent
Solid-phase extraction and microextraction, where analytes are held by
sorbents such as silica or polymers, and then solubilized and eluted.
Headspace
Purge and trap (or dynamic headspace), in which the analyte is flushed
from a liquid or gaseous sample and concentrated in a cryogenic trap.
Adsorbent trap, where a synthetic porous polymer adsorbs a gas which
is then desorbed.

Application of Techniques
Chromatographic Techniques
Gas Chromatography (GC)
High-Performance Liquid Chromatography (HPLC)
Supercritical Fluid Chromatography (SFC)
Spectroscopic Techniques
UV, Vis, and Fluorescence
Infrared (IR)
Raman
Atomic Absorption and Atomic Emission
Mass Spectrometry (MS)
Nuclear Magnetic Resonance (NMR) and
Electron Spin Resonance (ESR)
Other Spectroscopic Techniques

Application of Techniques
Physical Techniques
Electrochemical
Electrophoresis
Flavor and Odor
Particle Analysis
Rheology and Texture
Structure
Thermal Properties
Biological Techniques
Enzyme and Microbial Sensors
Immunosensors