Você está na página 1de 11

DIARE

Pengertian
menyangkut 2 hal :
1. frekuensi
2. konsistensi
dengan atau tanpa
darah

Komplikasi
Dehidrasi (ringan, sedang, berat,
hipotonik, isotonik atau hipertonik).
Renjatan hipovolemik.
Hipokalemia (dengan gejala
mekorismus, hiptoni otot, lemah,
bradikardi, perubahan pada elektro
kardiagram).
Hipoglikemia.
Intoleransi laktosa sekunder,
sebagai akibat defisiensi enzim
laktase karena kerusakan vili
mukosa, usus halus.
Kejang terutama pada dehidrasi
hipertonik.
Malnutrisi energi, protein, karena
selain diare dan muntah, penderita
juga mengalami kelaparan.

Pengkajian
Riwayat diare :
- Lama diare
- Total diare dlm 24 jam
- Keadaan klinis feses
- Muntah (frekuensi, jumlah)
- Demam
- BAK 6 jam terakhir

- Tindakan yg telah
dilakukan
- Riwayat diare
sebelumnya : kapan,
berapa lama
- Penyakit penyerta
- Riwayat imunisasi
- Riwayat makan sebelum
diare

Pemeriksaan fisik :
- TTV
- Berat badan
- Status gizi
- Tanda dehidrasi
- Kemungkinan komplikasi
lain

Tatalaksana
1. Diare akut tanpa dehidrasi
: penderita dapat rawat
jalan dengan nasihat
2. Diare akut dehidrasi tidak
berat : penderita di
observasi dengan
rehidrasi oral selama 4
jam
3. Diare akut dehidrasi
berat : rehidrasi cairan
intravena

Rehidrasi Oral
- Gunakan oralit dengan
jumlah 75 ml/kgBB
- Jika BB tidak diketahui,
dapat digunakan patokan
usia, dengan jumlah cairan :
a.Usia < 4 bln : 200-400 ml
b.4-11 bln : 400-600 ml
c.12-23 bln : 600-800 ml
d.2-4 thn : 800-1200 ml
e.5-14 thn : 1200-2200 ml
f. Usia > 15 thn : 2200-4000
ml

Rehidrasi Intravena
Di berikan cairan Ringer
laktat :
1.Usia < 12 bln : 30 ml/kgBB
dalam 1 jam, selanjutnya
70 ml/kgBB dlm 5 jam
2.Usia > 12 bln : 30 ml/kgBB
dalam 30 menit,
selanjutnya
70
ml/kgBB dalam 2,5 jam

Pemberian Tablet
Zinc
Usia < 6 bln : tablet ( 10
mg ) perhari
Usia > 6 bln : 1 tablet ( 20
mg ) perhari
Diberikan selama 10 hari

Pendidikan
Kesehatan
1. Hygiene
2. Pemberian ASI
3. Aturan pemberian makan
pada bayi
4. Imunisasi