Você está na página 1de 28

Asuhan keperawatan ibu pada

masa prenatal
TIU: Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa mampu
melaksanakan askep
pada ibu masa prenatal
normal dan
bermasalah
TIK :

Dapat
1 menjelaskan pengertian masa prenatal
2 Menjelaskan adaptasi fisiologis dan psikologis ibu
trimister I
III
3 Menyebutkan tujuan keperawatan pada masa prenatal
normal dan bermasalah
4 Mengidentifikasi berbagai kebutuhan ibu hamil
dihubungkan denganadaptasi fisiologis dan psikologis
kehamilan
5 Melakukan asuhan keperawatan ibu hamil normal dan
bermasalah pada trimister I- III
6 Mendokumentasikan askep

PENGERTIAN
Periode prenatal :
Trimister I :1- 3 bulan (1-12 minggu )
Trimister II:4-6bulan (>12- 24minggu)
Trimister III:7-9 bulan (>24-40Minggu)

ADAPTASI

FISIOLOGIS PADA
WANITA HAMIL

Perubahan perubahan fisik pada ibu hamil :

Trimister I
a
Vagina dan vulva
Terjadi berwarna merah,agak kebiruan. (lividae)
chatwick.Hormon kehamilan distensi,memproduksi
mukosa
vagina yang tebal,jaringan ikat longgar,hipertropi otot polos dan
pemanjangan vagina,dan timbulnya leukore.
b
Servik uteri
serviks uteri menjadi lunak tanda Goodel
saerviks uteri menjadi kebiruan tanda Chatwick
c
Uterus
Pembesaran uterus disebabkan :
- peningkatan pembesaran serabut otot dan jaringan
elastis yang sudah ada )
- fundus uteri menekan kandung kencing urinary

fibro
frekuensi

d Ovarium
Pada permulaan kehamilan masih terdapat korpus luteum berdiameter
kira kira 3 cm, kemudian mengecil setelah terbentuk placenta, korpus
luteum inilah yang menghasilkan hormon estrogen dan progesteron.
e Payudara / mammae
Mammae akan tegang dan membesar akibat hormon somamotropin,
estrogen dan progesteron., akan tetapi belum menghasilkan ASI.
Estrogen
: hipertropi sistem saluran
Progesteron : menambah sel sel asinus
somamotropin : mempengaruhi pertumbuhan sel sel asinus dan
menimbulkan perubahan dalam sel sel menhhasilkan
kasein,
laktalbumun,dan lactoglobulin
Disamping itu pengaruh hormonprogesteron dan somamotropin terbentuk
lemak disekitar alveolus besar,Papila mammae akan lebih besar dan
menghitam, timbul rasa penuh, peningkatan sensitivitas , rasa geli, dan
berat, timbul sejak minggu keenam.Peningkatan suplay darah pembuluh
darah lebih tampak

f.

Sistem endokrin
Perubahan perubahan hormonal selama kehamilan trimister I-III
1. Estrogen
: produksi estrogen terus naik pada akhir kehamilan kira
kira
100 kali
2. Progesteron : Lebih banyak dibanding estrogen . Progesteron
menyebabkan tonus otot menurun dan diurisis. lemak
punggung dan paha atas.
3. Hormon chorionic Gonadotropin ( HCG)
Hormon ini terdeteksi beberapa hari setelah pembuahan
dan
merupakan dasar tes kehamilan puncaknya terjadi 60 hari setelah
konsepsi .Fungsi utamanya mempertahankan korpus luteum.
4. Human Placenta Lactogen ( HPL)
Hormon ini diproduksi terus naik, efeknya sama dengan
hormon
pertumbuhan dan bersifat dabetogenik, sehngga
kebutuhan
insulin wanita hamil meningkat.

5.

6.

7.
8.

9
10

Pituitary Gonadotropin
FSH dan LH berada dalam keadaan sangat rendah, karena ditekan
estrogen dan progesteron sangat rendah
Prolactin
Produksinya meningkat, sebagai akibat kenaikan sekresi estrogen,
tetapi sekresi air susu sendiri dihambat oelh estrogen.
Grouwh Hormon ( STH)
Produksinya rendah karana ditekan HPL
Tiroksin
Kelenjar tiroid mengalami hipertropi dan produksi T4 meningkat.
Tiroksin mengatur metabolisme
Aldosteron, Renia dan Angiotensin
Hormon ini naik, yang menyebabkan naiknya volume intravaskuler.
Insulin
Produksi insulin meningkat sebagai akibat estrogen, progesteron, dan
HPL

g.

Sistem kekebalan
Peningkatan PH sekresi vagina wanita hamil membuat wanita lebih
rentan terhadap infeksi vagina.Sistem pertahanan tubuh akan tetap
utuh. Immunoglobin G merupakan satu satunya
Imuniglobin yang dapat menembus placenta sehingga immunitas pasif
akan diperoleh oleh bayi.

h.

Traktus urinarius/ perkemihan


Pada bulan 2 pertama tertekan sehingga sering timbul kencing.Fungsi
ginjak berubah, peningkatan darah postur wanita, aktivitas fisik dan
asupan makanan, pelvik ginjal dan ureter berdilatasi, bertambah
besar, panjangnya bertambah 1-1,5 cm, volume meningkat dari 10 cc
menjadi 60 cc.Akan kembali normal pada 20 minggu post partum.

Traktus degestivus.
Rasa tidak enak diulu hati , karena perubahan posisi lambung dan aliran
balik asam lambung ke oesovagus. Produksi asam lambung menurun ,
sering terjadi nausea dan muntah , tonus otot menurun , motilitas
seluruh traktus degestivus berkurang , makanan lebuh lama di lambung
dan apa ynag dicerna lebih lama. Saliva berlebihan.

j.

Sirkulasi darah / cardiovaskuler


Volume plasma maternal meningkat mulai usia 10
minggudan terus meningkat sampai usia 30 34
minggu, perubahan rata rata volume plasma antara
20 100 %, Tekanan darah akan turun selama 24
minggu pertama kehamilan. Tekan sistolik turun
sekitar 5-10 mmhg dan diastolik 10-15mmHg.

Muskuloskeletal
Peningkatan hormon estrogen dan progesteron ,
terjadi relaksasi dari jaringan ikat, kartilago dan
ligament dan terjadi peningkatan fleksibilitas dan
mobilitas persendian. Terjadi perubahan pada
postur tubuh lordose.

i.

Intergument
Peningkatan ketebalan kulit dan lemaksub
dermal,hiperpigmentasi pertumbuhan
rambut dan kuku, percepatan aktivitas
kelenjar keringat , peningkatan sirkulasi
aktivitas vasomotorik, jaringan elastik kulit
mulai pecah, menyebabkan strie gravidarum,
respon alegi kulit meningkat. Pada kulit
terjadi deposit lemak, hiperpigmentasi alat
alat tertentu, sebagai akibat pengaruh
hormon MSH (Melanophore stimulasi
Hormon ) Adanya closma gravidarum, linea
nigra, strie lividae, srtiae albicans..

m. Metabolisme

n.

BMR meningkat15-20 %.Peningkatan BMR


mencerminkan kebutuhan Oksigen meningkat pula.
Oleh karena hal tsb maka banyak ibu hamil mengeluh
cepat lelah, merasa lemah.
terjadi peningkatan BB
Trimister I : 2- 4 pon ( 1-2 kg),
Trimister II : 12-15 p0n ( 6-7 kg).
Trimister III : 8-10 pon (4-5 kg)
Sistem pernafasan
Kebutuhan oksigen meningkat , dan suatu cara untuk
membuang karbon dioksida.Peningkatan kadar
estrogen menyebabkan ligamentum pada kerangka
iga berelaksasi sehingga ekspansi rongga dada
meningkat, wanita hamil bernafas lebih dalam tetapi
frekuensi nafas hanya sedikitmeniningkat.

0.

Sistim persyarafan

Perubahan fisiologis sbb :


1 Kompresi syaraf panggul akibat pembesaran
uterusmenyebabakan sensori
di tungkai bawah
2 Lordosis dapat menyebabakan nyeri
3 Oedema pada syraf perifer mengakibatkan carpal
turnen syndrom ( adanya parestesia yaitu sensasi
abnormal seperti rasa terbakar atau gatal akibat
gangguan pada syaraf sensori )
5 Nyeri kepala akibat ketegangan umum saat ibu
merasa cemas
6 Sinkop karena ketidak stabilan vasomotor
hipotensi postural atau hipoglikemi
7 Hipokalsemia dapat menyebabkan kram otot atau
tetani

TRIMISTER II

a.

Sistem reproduksi
1 Vulva dan vagina
Terjadi vaskularisasi mengakibatkan
pembulh
pembuluh darah alat genetalia menbesar sehingga terjadi
peningkatan
sensitivitas yang menyolok dan timbulnya
oedema dan varises vulva.
2 servik uteri
Konsistensi nya menjadi lebih lunak dan
kelenjar
kelenjar di serviks akan berfungsi
lebih dan akan
mengeluarkan sekresi lebih
banyak
3 Uterus
Uterus menjadi bertambah lebih besar bentuk bulat
danberangsur angsur berbentuk lonjong seoerti telur,
timbulnya kontraksi Brakton hicks Selain bertambah lebih
besar , mengalami pertambahan berat dan bentuk . Posisi,
dinding otot menjadi lebih kuat dan elastis, fundus mudah
fleksi
tanda MC Donald

Ovarium
Pada kehamilan 16 minggu , placenta mulai
terbentuk dan menggantikan korpus luteum
gravidarum
5 Payudara
Pada kehamolan 12 minggu keluar
colustrum
yang berasal dari asinus yang mulai
bereaksi,pertumbuhan mammae makin meningkat
b Sistim pencernaan
Biasanya terjadi konstipasi, perut kembung,
naiknya tekanan vena pada anus dan konstipasi
biasanya terjadi hemoroid, terjadinya panas diperut
( heart
burn), sebagai akibat terjadinya aliran balik
asam
gastrik ke oesopagus bagian bawah

c.

Sistim respirasi
Karena adanya penurunan tekanan CO2 seorang wanita hamil
mengeluh sesak nafas sehingga meningkatkan usaha bernafas

d.

Sistem cardiovaskuler
Pada kehamilan 12minggu mulai tampak proses hemodilusi. Pada
kehamilan 24 minggu tekanan darah sedikit demi sedikit naik
kembali.Antara minggu ke 14 dan 20 denyut meningkat
perlahan, mencapai 10 sampai 15 kali per menit

e.

Sistem traktus urinarius


Penekanan uterus pada kandung kemih berkurang, karena
uterus mulia masuk pada panggul. Pada trimister II kandung
kemih tertarik keatas keluar darai panggul, Uretra memnjang
sampai 7,5 cm. Peningkatan vaskularisasi menyebabkan mulosa
kandung kemih mudah berdarah, tonus otot menurun,
meudahkan distensi kandung kemih sampai sekitar 1500 cc.

f.

Sistim muskuloskeletal
Selama trimister kedua mobilitas persendian akan berkurang
terotama pada siku dan pergelangan tangan dengan meningkatnya
cairan pada jaringan konektif yang berhubungan disekitarnya.

g.

Sistim endokrin
Adanya kenaikan hormon estrogen dan progesteron serta
terhambatnya FSH dan LH. Makaterjadi kenaikan BB, kira kira
0,4 0,5 kg perminggu

Trimister III
a. Sistim reproduksi
Uterus
Pada trimister III itmus lebih nyata menjadi bagian
korpus uteri dan berkembang menjadi segmen bawah
rahim ( SBR).Kontraksi Brakton Hikcs semakin nyata.

b.

d.

Sistim traktus urinarius


Pada akhir kehamilan kepala janin mulai turun panggul keluhan
sering kencing akan timbul lagi, selain itu juga terjadi
hemodilusi menyebabkan metabolisme air menjadi lancar.
Pada tahap lanjut pelvis ginjal kanan dan ureter lebih
berdilatasidaripada kiri akibat pergeseran uterus yang berat
kakanan .Perubahann ini membuat pelvis ureter mampu
menampung urina dalam volume yang lebih besar dan
memperlambat laju aliran urine.
Sistim respirasi
Pada 32 minggu keatas karena usus usustertekan uterus
yang membesar kearah difragma sehingga diafragma kurang
leluasa bergerak mengakibatkan sulit bernafas.
Kenaikan BB
Terjadi kenaikan BB rata rata 5,5 kg. Penambahan BB kira
kira samai akhir kehamilan11- 12 kg

e.

Sirkulasi
Hemodilusi penambahan cairan darah sekitar 25 % dengan
puncak kehamilan 32 minggu.i Setelah 34 minggu terjadi
peningkatan RBC tetapi volume plasma tidak.Peningkatan RBC
menyebabkan penyaluran oksigen pada wanita hamil lanjut
mengeluh sesak nafas.Pada kehamilan cukup bulan 1/6 sistim
peredaran darah didalam uterus.

f.

Sistem muskuloskeletal
Sendi pelviks pada saat kehamilan sedikit bergerak.Peningkatan
BB pada akhir kehamilan membutuhkan penyesuaian ulang
( realigment) kurvatura spinalis.Hormon progesterondan hormon
relaxing menyebabkan relaksasi otot otot, dan akan
memberikan kesempatan pada panggul untuk meningkatkan
kapasitasnyasebagai persiapan persalinan, tulang pubik melunak
menyerupai tulang sendi, sambungan sendi sacrococigus
mengendur membuat tulang coccigus bergeser kearah belakang.

ADAPTASI PSIKOLOGIS
DALAM MASA KEHAMILAN

Trimister I

Pada masa ini sering dikatakan masa penentuan.Sebagai akibat


peningkatan hormon sering merasakan kecemasan , kekecewaan
dan kesedihan., kebingungan .
Hal yang dapat menyebabkan keluhan diatas :
- ketidak tahuan
- tanggung jawab sebagai orang tua
- Kekhawatiran terhadap kesehatan sendiri dan bayi
- faktor kesiapan mental
- faktor kesiapan ekonomi
- ketidak nyamanan perubahan perubahan fisiologis
Keakhawatiran akan hilang secara spontan apabila ibu telah
menerima kehamilannya
Hasrat untuk melakukan hubungn selsuak berbada beda pada ibu
hamil. Beberapa wanita mengalami gairah seksual yang lebih
tinggi ,namun kebanyakan mengalami penurunan libido selama
periode ini

Keadaan ini menciptakan kebutuhan untuk berkomunikasi secara


terbuka dan jujur dengan suami. Banyak wanita merasa butuh
untuk dicintai dan merasakan kuat untuk mencintai namun tanpa
berhubungan seks
Trimister II
Trimister II disebut sebagai masa pancaran kesehatan, saat ibu
merasa sehat.Ini disebabakan selam trimister II ini umumnya
wanita sudah merasa baik dan terbebas dari ketidak
nyamanan.Tubuh ibu sudah mulai adaptasi dengan kadar hormon
yang lebih tinggi.Ibu sudah mulai menerima kehamilannya dan
mulai dapat berfikir secara konstruktif.Ibu mulai merasakan
gerakan bayinya dan mulai merasakan kehadiran bayinya sebagai
seorang diluar dari dirinya sendiri.Hubungan sosial wanita akan
meningkat dengan wanita hamil lainnya.

TRIMISTER III
Trimister III sering disebut sebagai periode penantian.Kadang
tidak sabar menunggu kelahiran bayinya. .Persiapan untuk
menerima bayi mulai dilakukan.
Sejumlah ketakutan terlihat selama ini. Khawatir terhadap
kehidupan bayinya dan dirinya.Sering bermimpi tentang bayinya,
anak anak, persalinan, kehilangna bayi, terjebak ditempat kecil
dan tidak bisa keluar. Ibu membayangkan rasa sakit , takut
menghadapi persalinan,Rasa tidak nyaman timbul kembali, karena
perubahan bpdy image yaitu merasadirinya aneh dan jelak.
Wanita yang mengalami kehilangan perhatian dan hak istimewa
yang dimiliki selama kehamilan , terpisahnya bayi dan bagian
tubuhnya akan merasa kosong jiwanya.Perasaan mudah terluka
terjadi pada masa ini.Pada pertengahan trimister ketiga hasrat
seksual tidak setinggi pada masa trimister II, karena abdomen
menjadi penghalang.

PENGARUH PSIKOLOGIS
PADA JANIN
Masalah psikologis pada ibu
berpengaruh pada kondisi janin yang
dikandungnya , jika masalah itu terjadi
sat trimister I akan berpengaruh pada
proses perkembangan
Trauma dan stres berkepanjangan
menyebabkan anak hiperaktif. Dan
memicu kelahiran prematuuur dan tidak
berkembangnya janin

Setelah trimester pertama pembentukan


organ telah selesai. Artinya, janin sudah lebih
kuat menghadapi pengaruh dari luar. Selain
itu, janin sudah mampu mendengar dan
bereaksi terhadap sentuhan dari luar dan
sudah bisa merasakan kondisi psikologis
ibunya.
Kondisi ibu yang selalu menyenangkan bisa
membuat pertumbuhan janin optimal

Kesimpulan
1. Selama menjalani masa kehamilannya,
seorang ibu hamil mengalami perubahan
psikologis, sehingga mempengaruhi
kondisi janin yang dikandungnya.
2. Terdapat beberapa kiat yang dapat
membantu ibu hamil menghadapi
perubahan psikologis selama hamil

Pregnancy is a wonderful dream and it


can be a nightmare when things go
wrong

Seorang bidan pada khususnya dan


tenaga kesehatan lain pada umumnya
seharusnya memiliki kemampuan untuk
membantu ibu menerima perubahan yang
dialami selama masa kehamilan dengan
memberikan informasi-informasi yang
dibutuhkan dan bermanfaat untuk ibu
hamil