Você está na página 1de 7

APAKAH SESUNGGUHNYA TORAH / TORAT / TAURAT / TAWRAT NABI MUSA?

12 08 2012
Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah,
tetapi orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan. (Roma 2:13)
Illustrasi: Dimana letak Bali? Pada sebuah kamar hostel di Kiev, Ukrainia, 4 turis muda dari
negara berbeda

terlibat dalam percakapan ringan, menceritakan pengalamanan

masing-masing. Lalu mereka saling pendapat tentang pulau Bali.Sebut saja nama mereka A,
B,
C
dan
D.
A: Bali, adalah tempat turis yang sungguh indah, A bercerita, pantai-pantainya baik
untuk berjemur dan ombaknya bagus untuk surfing dan gunung-gunungnya indah. Budaya
lokalnya
masih
nampak
dalam
kehidupan
sehari-hari
dan

B tiba-tiba memotong, Tunggu sebentar, saya pernah mendengar namanya, namun belum
pernah ke Bali. Dapatkah kamu cerita dahulu dimana letak Bali?
C: B, kamu tahu Indonesia? C berusaha untuk menjawab, namun B langsung
berkomentar,
B: Indonesia?, jika saya tidak salah itu adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar
di
dunia,
betul?
C: Saya pikir begitu, nah Bali adalah ibukota dari Indonesia!, C berkata dengan nada
yakin.
D:
Bali adalah sebuah pulau di. kalimat D terputus oleh A,
A: Harap tenang, biarkanlah saya melanjutkan cerita saya. Bali bukanlah ibukota
Indonesia, sebaliknya Indonesia adalah bagian dari negara Bali, ibukotanya adalah
Denpasar. Memang benar ada banyak orang Muslim di Bali, tetapi orang Hindu adalah
dominan, dimana-mana terdapat kuil. D mengangkat tangannya, tanda ingin bicara,
D: Setahu saya, Indonesia adalah negara, seperti C katakan, namun Bali bukanlah ibukota
dari Indonesia, tetapi Jakarta. Dua kali saya telah ke Bali dari Inggris melalui Australia
bersama sepupu saya yang tinggal di Sydney. O men, saya suka sekali tempat tersebut,
bukan saja alamnya indah, tetapi pulau Bali kaya dengan budayanya seperti kata A. malam
hari Night Club penuh dengan turis, Australia beruntung memiliki pulau tersebut!
B: Saya tidak tahu banyak tentang Asia, namun seingat saya Australia tidak pernah memiliki
negara jajahan seperti Inggris dan Italia.
Bali, tidak diragukan telah menjadi tempat wisata internasional, namun masih banyak turis
internasional belum tahu secara tepat hubungan Bali dengan Indonesia, satu dari sekian
alasan ialah Bali memiliki lapangan terbang internasional, sehingga turis asing tidak perlu
masuk via Jakarta. Fakta adalah pulau Bali bagian kecil dari negara Indonesia, yang memiliki
title negara kepulauan terbesar di dunia.
Orang beragama umumnya juga telah mendengar kata Torah/ Taurat nabi Musa. Ajaran
Torah atau Taurat juga sering dikutip (langsung atau tidak langsung) oleh 4 agama

monotheism (Yahudi Orthodox, Kisten, Katolik dan Islam), namun apakah Torah itu, dan apa
tujuannya belumlah diketahui dengan benar oleh banyak orang. Pendalaman Alkitab ini akan
menolong Anda mengerti tentang Torah dan tujuannya dan pada akhirnya Anda diharapkan
tahu bagaimana menjalankan isi Torah dengan cara yang benar sesuai dengan tujuan Allah,
Pemberi Torah tersebut.
Jika kita salah mengerti apakah Taurat Musa ini, maka tujuan dan penerapan akan
Taurat Musa pastilah salah, tidak sesuai dengan tujuan asalnya.
I.
Beda
penulisan
dalam
penterjemahan
Sebelum kita membahas apa itu Torah (dari bahasa aslinya, Ibrani) / Taurat (Indonesia) /
Tawrat (Arab), perlu kita membahas secara singkat terjemahan Alkitab tentang kata Taurat
ini, untuk penyeragaman pengertian. Terjemahan Inggris menuliskan itu sebagai the law
(Hukum). Alkitab Indonesia Terjemahan Baru (ITB) menulisnya hukum Taurat,
kecuali jika di depannya ada kata benda, buku, maka ditulis Taurat, sama seperti kata
aslinya, seperti pada 2 Raja-raja 22:8. Alkitab Indonesia Terjemahan Lama (ITL)
menulisnya Taurat dan Hukum. Terjemahan Alkitab Indonesia lainnya, yang baru
muncul, Kitab Suci Indonesia Literal Translation (ILT), menulisnya Torat.
Jadi bila Anda adalah pemakai Alkitab ITB, ingatlah bahwa kata hukum Taurat disini
sesungguhnya adalah satu kata saja, yaitu Torah / Taurat / Law pada ayat yang sama
dalam
terjemahan
lainnya.
Semua ayat-ayat di sini memakai kata terjemah ITB, kecuali dituliskan yang lain.
II.
Arti
dari
kata
Taurat (Torah
/
Torat/
Tawrat
)
Kata Taurat umumnya telah dimengerti sebagai firman (perkataan) TUHAN yang tertulis
pada kelima kitab nabi Musa, yang dikenal sebagi kitab Pentateuch. Namun pengertian
Taurat yang sesungguhnya lebih dari itu, Taurat bisa juga dipakai untuk merefer kepada kitabkitab para nabi dan semua kitab di Perjanjian Baru, sebab semuanya adalah firman TUHAN.
Isa al-Masih adalah keutuhan dari Taurat, sebab Ia adalah firman TUHAN, yang telah
menjadi manusia, jauh telah ada sebelum Taurat diberikan kepada nabi Musa (Injil Yohanes
1:1,14).
1. Difinisi. Taurat (Torah) berasal dari akar kata menuntun atau mengajar, (Imamat
10:11). Oleh sebab itu arti yang tepat dari kata tersebut adalah pengajaran, doktrin, atau
instruksi.
Ini tepat sama apa yang Paulus katakan tentang manfaat kitab suci, Segala tulisan yang
diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan,
untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. (2 Timotius
3:16).
[Mengartikan Taurat sebagai:] hukum (law) yang telah diterima secara umum memberikan
suatu gambaran yang salah, [yakni menjadikan instruksi, pengajaran itu menjadi bentuk

peraturan yang cenderung kaku dan keras. Kata Hukum sangat mempersempit arti dari
kata Taurat yang sesungguhnya]. Kata Ibrani untuk hukum adalah din.[1]
Ayat dari kitab Keluaran berikut ini

memberikan arti lain dari kata Taurat, Dan berfirmanlah YAHWEH kepada Musa, Naiklah
kepada-Ku ke atas gunung Elohim, dan tinggallah di sana, maka Aku akan memberikan
kepadamu loh-loh batu, dan torat [torah] dan perintah [mitzvah] (commandments, jamak di
KJV) yang telah Aku tulis untuk mengajar mereka. (Kel. 24:12; ILT).
Ayat di atas ini tidak diragukan dan tidaklah lain kecuali satu, yakni menunjuk kepada
Sepuluh Perintah TUHAN (YAHWEH, dalam bahasa aslinya) yang tertulis di dalam dua loh
batu. Jadi Taurat ini juga menggandung arti perintah.
2. Sebutan Taurat (nabi) Musa. Istilah Taurat Musa atau terkadang tertulis kitab
Taurat Musa sudah ada sejak jaman nabi Yosua, penerus langsung kepemimpinan nabi
Musa, dan muncul di jaman raja Amazia anak Yoas (2 Raja-raja 14:6). Pada umumnya ketika
seorang berkata tentang Taurat, ia merefer perkataannya tersebut kepada kelima kitab nabi
Musa, sekilas istilah tersebut memberikan gambaran bahwa nabi Musalah pembuat taurat
(pengajaran/ doktrin / intruksi), yang sesungguhnya bukan.
Tidaklah mengherankan banyak orang Kristen sendiri salah mengerti apa sesungguhnya
Taurat Musa atauKitab Taurat Musa ini. Kesalah mengertian ini tentunya semakin lebih
besar lagi pada orang yang tidak pernah membaca secara langsung kelima kitab Musa
tersebut. Jika kita salah mengerti apakah Taurat Musa ini, maka tujuan dan penerapan
akan Taurat Musa pastilah salah, tidak sesuai dengan tujuan asalnya.
Pengertian yang benar dari kata Taurat Musa/ kitab Taurat Musa adalah Taurat TUHAN
yang ditulis Musa atau Taurat TUHAN yang tertulis di Kitab Musa. Perhatikan
kalimat ini: seperti yang tertulis di dalam kitab torat Musa (Yosua 8:31; ILT) ayat ini
adalah suatu insturksi atau perintah tertulis dari Musa kepada Yosua, bagaimana cara yang

benar membangun mezbah (tempat persembahan) bagi TUHAN, ayat ini merefer ke kitab
Keluaran (kitab Musa yang kedua), Tetapi jika engkau membuat bagi-Ku mezbah dari batu,
maka jangan [kata kerja negatif] engkau mendirikannya dari batu pahat, sebab apabila
engkau mengerjakannya dengan beliung, maka engkau melanggar kekudusannya. (Keluaran
20:25). Jelas sekali bahwa Musa hanyalah menulis taurat (instruksi) TUHAN, ia tidak
membuat taurat. Maka istilah kitab torat Musa haruslah dimengerti sebagai kitab torat
yang ditulis Musa. Hal ini jelas sekali pada kitab Nehemia 8:1, seperti nampak jelas pada
anak kalimatnya, kitab Taurat Musa, yakni kitab hukum yang diberikan TUHAN kepada
Israel. Terjemahan lain: kitab torat Musa yang telah YAHWEH perintahkan kepada Israel
(ILT);KJV: the book of the law of Moses, which the LORD had commanded to Israel.
Kalimat yakni kitab hukum, sepertinya hanya ada pada terjemahan ITB.
Nabi Musa tidak mengeluarkan taurat dari dirinya sendiri, sebab ia bukan raja dan juga bukan
hakim. Seorang nabi hanya mengatakan dan mengajar apa-apa yang diperintahkan oleh
TUHAN, Allahnya. Nabi Isa al-Masih sendiri berkata, Ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku
sendiri, tetapi dari Dia yang telah mengutus Aku. (Yohanes 7:16), perkataan-Nya ini
menggenapi apa yang dinubuatkan nabi Musa tentang Isa di kitab Ulangan 18:18 Aku akan
menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang
Kuperintahkan kepadanya.
Nabi Musa tidak mengeluarkan taurat dari dirinya sendiri, sebab ia bukan raja dan
juga bukan hakim. Seorang nabi hanya mengatakan dan mengajar apa-apa yang
diperintahkan oleh TUHAN, Allahnya.
3. Musa menerima dan menulis Taurat TUHAN. Taurat ingatlah bahwa itu berarti
pengajaran/ doktrin / instruksi atau perintah yang tertulis di kitab Musa bersumber
dari pendiktean TUHAN secara langsung TUHAN berfirman atau berfirmanlah
TUHAN maupun tidak langsung berbicaralah TUHAN dengan Musa atau ia telah
berbicara dengan TUHAN. Nabi Musa sering kali bertemu TUHAN muka dengan muka,
setiap kali ia turun dari gunung TUHAN mukanya menjadi bercahaya. (Kel. 34:35).
Dari seluruh Taurat (instruksi / perintah) TUHAN yang ditulis oleh nabi Musa bersumber dari
Sepuluh Taurat (Perintah) TUHAN ditulis pada dua loh batu oleh jari TUHAN sendiri di atas
gunung Sinai, di Median (bagian timur Arab Saudi sekarang) di wilayah yang sama dimana
TUHAN telah mengutus nabi Musa membebaskan umat Israel, Dia berbicara langsung
kepada Musa melalui semak belukar yang menyala-nyala.
Bagian pertama dari Taurat TUHAN ini terdapat pada loh batu pertama; berisi empat
perintah, intinya adalah Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hati, jiwa dan
kekuatanmu.
Bagian kedua dari Taurat TUHAN terdapat pada loh batu yang kedua; berisi enam perintah,
intinya adalah Kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri.

Isa al-Masih, sebagai Firman TUHAN yang telah menjadi manusia, telah memberi pengertian
kepada kita bahwa seluruh kitab Musa sesungguhnya di dasarkan oleh kedua perintah di atas:
1. Kasihilah TUHAN, dan 2. Kasihilah sesamamu manusia. Jadi inti dari 10 perintah TUHAN
ini dapat ditulis dalam satu kata: Kasihilah. (to love).
III.
Sifat
Taurat
TUHAN
yang
ditulis
Musa
1.
Taurat
telah
tertulis
lengkap.
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: Tuliskanlah segala firman ini, sebab berdasarkan
firman ini telah Kuadakan perjanjian dengan engkau dan dengan Israel. (Kel. 34:27)
Dan terjadilah, ketika Musa selesai menuliskan perkataan torat itu dalam sebuah kitab
sampai perkataan yang terakhir (Ul. 31:24; ILT), kemudian Musa memberikan kitab yang
lengkap tersebut kepada para Lewi (kaum imam) (ayat 26).
Kitab yang dikenal dikalangan orang Yahudi sebagai Talmud (kumpulan tulisan interpretasi
para rabbi tentang hukum tidak tertulis dari Taurat TUHAN) ialah tidak lebih dari kumpulan
tradisi-tradisi nenek moyang mereka, Isa al-Masih berkata. Sebab semua pengajaran, perintah
dan instruksi TUHAN telah ditulis oleh Musa dengan lengkap sampai perkataan yang
penghabisan.
Jadi dengan kata lain, setiap pengajaran, doktrin atau insturksi kerohanian yang diklaim
sebagai Taurat Musa namun tidak sesuai dengan isi kitab Taurat Musa yang terdapat
di awal Alkitab semua itu hanyalah tradisi manusia semata.
2.
Taurat
itu
setia,
benar,
baik,
kudus
dan
sempurna
Segala
perintah-Mu
dapat
dipercaya;
(Maz.
119:86)
Engkau dekat, ya TUHAN, dan segala perintah-Mu adalah benar. (Maz. 119:151 dan 172)
Aku melihat batas-batas kesempurnaan, tetapi perintah-Mu luas sekali. (Maz. 119:96)
Jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik. (Roma
7:12)
Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang,
dan ia bertekun di dalamnya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya. (Yakobus 1:25)
3. Taurat memberi banyak keuntungan.
Besarlah ketentramam pada orang-orang yang mencintai Taurat-Mu. Maz. 119:165
Berbahagialah orang yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan
(meditate) Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air,
yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang
diperbuatnya berhasil. (Maz. 1:1-3)
Menjadikan pelakunya lebih bijaksana, lebih berakal budi, lebih bepengertian (Maz. 119:97100)

4. Taurat TUHAN mengandung berkat dan kutuk. Taurat adalah seperti sebuah koin yang
mimiliki dua sisi, yang tidak bisa dipisahkan; berkat bagi yang melakukannya dan kutuk bagi
yang tidak melakukannya. Lihat seluruh kitab Ulangan 28.
5. Taurat TUHAN itu tidak dapat dibatalkan.
For the LORD is good; his mercy is everlasting; and his truth endured to all generations.
(Mazmur
100:5;
King
James)
Janganlah mengira bahwa Aku datang untuk membatalkan torat atau kitab para nabi,
sesungguhnya Aku berkata kepadmu: Sampai langit dan bumi berlalu, satu iota atau satu
keraia[2] pun dari torat sekali-kali tidak akan lenyap, sampai segala sesuatu terjadi.
(Matius 5:17-19; ILT)
6.
Taurat
TUHAN
dibela
oleh
TUHAN
dan
para
hamba-Nya
Waktu untuk bertindak telah tiba bagi TUHAN; mereka telah merombak Taurat-Mu. (Maz.
119:126); mereka telah melanggar torat-Mu (ILT); they have made void (tidak memiliki
kuasa legal) thy law (KJV). Sebab itu TUHAN mengutus Putra-Nya untuk merestorikan
taurat-Nya, Bacalah Injil Matius 5:17-48.[3]Rasul Paulus: Apakah kami meniadakan torat
melalui iman? Tidaklah mungkin! Sebaliknya, kami meneguhkan torat. (Roma 3:31; ILT)
7. Taurat TUHAN itu diturunkan memiliki tujuan-tujuan yang khusus. Bersambung
pada Pendalam Alkitab selanjutnya Tujuan Taurat TUHAN yang ditulis nabi Musa.
Pelaku Taurat. Alkitab mencatat tindakan terpuji seorang raja Yehuda yang meresponi isi
kitab Taurat, baca 2 Raja-raja 22 dan 23. Ketika kepada raja Yosia dibacakan isi kitab Taurat
yang baru saja ditemukan dari bait Allah yang sedang diperbaiki. Respond pertama Yosia
ialah dia merobek bajunya (tanda berduka, sebab ternyata rakyaknya telah hidup jauh dari
perintah yang tertulis pada kitab Taurat TUHAN), ia langsung memerintahkan para pemimpin
rohani mencari petunjuk TUHAN apa yang negara harus perbuat. Kemudian raja
mengumpulkan semua rakyatnya, tidak terkecuali, untuk mendengar kitab tersebut dan diikuti
dengan pembacaan proklamasi pertobat.
Tidak sampai disitu raja Yosia bertindak, raja memerintahkan para hambanya untuk
membersihkan bait TUHAN dari semua benda dan perkakas berhala, memecat semua imam
dan pekerja kuil-kuil berhala. Lebih lanjut semua berhala, dewa dan dewi, dan tempat
persembahan mereka masing-masing dihancurkan dan dibakar, termasuk juga bilik-bilik
pelacuran untuk ibadah penyembahan dewi Asyera, dan tempat pembakaran anak bagi dewa
Molokh. Ia menghancurkan kuburan-kuburan di gunung yang dipakai sebagai tempat
keramat, dan lalu ia menewaskan para imam berhala dan para petenung dan dukun dari
negerinya.
Setelah penyembahan berhala dan tempatnya dihapuskan, raja memerintahkan seluruh rakyat:
Rayakanlah Paskah bagi TUHAN, Allahmu, seperti yang tertulis dalam kitab perjanjian
ini! (2 Rj. 23:21, )

Perbuatan raja Yosia ini dicatat di Alkitab sebagai, Sebelum dia tidak ada raja seperti dia
yang berbalik kepada TUHAN dengan segenap hatinya, dengan segenap jiwanya dan
dengan segenap kekuatannya, sesuai dengan segala Taurat Musa; dan sesudah dia tidak
ada bangkit lagi yang seperti dia. (2 Rj. 23:25)
Bg.2. Tujuan Torah/ Torat/ Taurat/ Tawrat TUHAN yang ditulis nabi Musa
[1] Wikipedia: Torah; merefer kepada Rabinowitz, Louis Isaac and Harvey, Warren. Torah.
Encyclopaedia Judaica.
[2] Keraia: tanda baca berbentuk titik atau aksen dalam tulisan Ibrani untuk membedakan
satu huruf dengan huruf lainnya. Kamus ILT
[3] Kitab Taurat (Torah) Musa tidak dipalsukan atau diganti, sebab yang tertulis tetap ada
sebagai mana telah tertulis pada aslinya; Perhatikan kembali III.1. Ayat ini menyatakan
bahwa intruksi TUHAN yang tertulis di kitab Musa telah dirombak atau dianggap tidak
memiliki kuasa legalnya lagi (void) oleh sebab para pemimpin agama Yahudi lebih memakai
hukum tidak tertulis/ oral law (bersumber dari intepretasi kitab Taurat Musa; ini dikenal
sekarang sebagai Talmud kitab interpretasi) yang dibuat oleh para rabbi. Rabbi (bahasa
Ibrani) berarti guru.
Perombakan Taurat ini bersifat figurative, bukan fisik, itu nampak juga dari bahasa aslinya
parar yang berarti melanggar, mengakhiri. Sekitar 400 tahun sebelum Isa al-Masih
hadir di bumi, TUHAN menegur para pemimpin agama tersebut melalui nabi Maleakhi
Tetapi kamu ini menyimpang dari jalan; kamu membuat banyak orang tergelincir dengan
pengajaranmu; kamu merusakkan perjanjian dengan Lewi, firman TUHAN semesta alam.
(Malachi 2:8), dan lagi: Kamu menyusahi TUHAN dengan perkataanmu (ayat 17).
Hal ini juga sama dengan isi Alkitab Perjanjian Baru- tidak ada yang dipalsukan atau diganti
isinya, tetapi itu dilanggar dan dianggap tidak memiliki kuasa legal lagi sebagai firman
TUHAN dengan lahirnya hukum-hukum yang dikeluarkan oleh pemimpin agama setelah
kematian rasul-rasul Perjanjian Baru.