Você está na página 1de 36

LAPORAN KASUS

DEMAM BERDARAH DENGUE

Oleh
Merlin Kodir
406117015

Pembimbing :

dr. Abdul Hakam, M.Si.Med., Sp. A

KEPANITERAAN KLINIK ILMU PENYAKIT DALAM


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS
TARUMANAGARA
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KUDUS
2013

J-Mas

Ngembul
Rejo 4/2

Auto
Allo
27
Agst
2013

Dema
m

A
N
A
M
N
E
S
A

Riwayat

Keluhan Utama

Penyakit

Sekarang

Riwayat

Penyakit
Opname (-)
DBD (-)
Demam typhoid (-)
Pengobatan TBC
sebelumnya (-)
Kejang (-)
Asma (-)
Alergi (-)
Kelainan kongenital (-)

Dahulu

RIWAYAT
IMUNISASI
Menurut pengakuan
ibu pasien bahwa
anaknya telah
diimunisasi sesuai
dengan umurnya di
puskesmas terdekat.
Kesan :
Imunisasi dasar
lengkap sesuai usia

Riwayat Kehamilan dan Persalinan


-Anak ,
G3 P3 A0 hamil 38 minggu
- Lahir spontan ditolong oleh bidan
- Menangis (+), BBLR 2800 gr PB 48 cm
LK & LD saat lahir lupa.
Kesan : bayi aterm sesuai masa
kehamilan
Riwayat Pemeliharaan
Postnatal
Pemeliharaan postnatal dilakukan di
bidan setelah beberapa saat pasien
lahir, tidak ada kelainan pada anak.
Kesan : Pemeliharaan postnatal baik

Riwayat
Perawatan
Ibu biasa
Antenatal
memeriksakan
kandungannya secara
teratur ke bidan
terdekat setiap bulan.
Perdarahan saat hamil
(-)
Trauma saat hamil (-)
Penyakit lain saat
hamil (-)
Merokok dan alkohol
(-)
Obat-obatan dan jamu
(-)
Kesan : Perawatan
antenatal ibu pasien
baik

Riwayat Pertumbuhan
& Perkembangan
Pertumbuhan :
BB lahir : 2.8 kg
sekarang : 37kg
PB lahir : 48 cm sekarang : 138cm
Perkembangan :
Senyum
Miring
Tengkurap
Duduk
Gigi keluar
Merangkak
Berdiri
Berjalan

:
:
:
:
:
:

: ibu lupa
Ibu lupa
5 bulan
7 bulan
Ibu lupa
8 bulan
10 bulan
: 12 bulan

Kesan
:
Pertumbuhan
perkembangan sesuai usia

dan

BB sekarang
=
30 kg
BB/U
= 30/42 X
100 %
= 75.56 %
Status Gizi

TB sekarang
=
138 cm
TB/U
= 138/147 X
100 %
= 98.34 %
: GIZI BAIK

Pemeriksaan
PemeriksaanFisik
Fisik
KULIT
Kulit sawo matang
Ikterik,Trakea
anemis,
di sianosis
tengah (-)
Pembesaran KGB (-)
THT
Tiroid dbn
Epistaksis -/Rinorhea -/Otore-/-

KU : Tampak Sakit Ringan

Kes : CM

TD : 120/80 mmHg

KEPALA
RR
: 32x/mnt

Mesocephale
Rambut hitam merata,
tidak mudah dicabut
TBMATA
: 138 cm
Sklera ikterus -/Konj anemis -/MULUT
Pupil
isokor
Perioral
sianosis
- N
Reflek cahaya
+/+
Lidah kotor PARU :

N : 88x/mnt , reg, isi & tegangan cukup


S : 38.3 0C
BB : 30kg

COR : PIC tidak tampak


PIC di ICS 5 MCLS
redup, bts jantung
dbn
BJ reg, m -, g Genital , anus (+), rektum (+)
ABDOMEN :
Datar, BU+N, timpani
Supel, nyeri tekan (-)
Hepar dan lien tidak teraba
TULANG BELAKANG
Kifosis
Skoliosis
Lordosis

I : Pergerakan paru statis dan


dinamis D et S
Retraksi Intercostae -/- D et S
P : Stem Fremitus sama kuat D et
S
P : Sonor seluruh lapang paru D
et S
A : Ves +/+, Wh -/-, Rh-/-

EKSTREMITAS :
Edema
: -/- -/Sianosis : -/- -/Akral dgn : -/-/Petechiae : -/- -/Ekstremitas hangat : +/+
+/+
Tes rumple leed (+)

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Laboratori 26/08/201
um
3
WBC

27/8/13

4,4 .103/mm3 4,2 .103/mm3

Normal
(3.5-10)

RBC

4,20 .
106/mm3

4.0 .106/mm3
L

(3.8-5.80)

HGB

11 g/dl L

13 g/dl L

(11-16.5)

HCT

38 %

43 %

(35.0-50.0)

PLT

60.103/mm3

71.103/mm3

(150-390)

Grade
1

Penatalaksan
aan
RL 14tpm
Antasid sirup 3 x
1 cth
Pamol 3 x 1 tab

27/8/13

Follow Up

28/8/13

Follow Up

Ad vitam
Dubia ad bonam
Ad Functionam
Dubia ad bonam
Ad Sanationam
Dubia ad bonam

Tinjauan Pustaka
Demam

Berdarah

dengue

Virus dengue
Flavivirus

DBD

WHO 2009
Indonesia >35% populasi dengan
DBD
150.000 kasus dilaporkan th 2007
25.000 kasus Jakarta dan Jawa
Barat
Rata-rata kematian 1 %

DEN 1-4
ASIA
DEN 2
&3

Inkubasi
4-10 hari
Ae.
Aegypti
Vector
Host
Lingkungan
Iklim, sanitasi

Infeksi primer
2-3 bulan

T
R
A
N
S
M
I
S
I

P
A
T
O
G
E
N
E
S
I
S

Belum
diketahui
The secondary
Heterologous
Infection
or
The sequential
Infection
hipothesis

Aktivasi
komplemen
C3a dan C5a
Plasma leakage

Endotel
rusak

Hematokrit
m
Komplek
s antigen
antibodi

Disfungsi platelet
(aktivasi dan
aggregasi)
Aktivasi Koagulasi
(FkXII) Fibrin >>

DBD dapat terjadi apabila


Fibrin Degradation
seseorang setelah terinfeksi virus
Product (FDP)
dengue pertama kali
mendapatkan infeksi kedua
Trombositopenia
( infeksi sekunder ) dengan
serotipe virus lain
Kadar
antibodi
anti) dengue
(6 bulan
5 tahun
rendah proliferasi dan
transformasi limfosit imun titer
IgG anti dengue tinggi
Replikasi virus dengue dalam
limfosit Kompleks antigen
antibodi

DIC

(+) >20
(-) <10

L Trombositopeni
( 100rb/mm)
A
B Kebocoran plasma

*Ht 20%
* Ht 20% setelah
terapi cairan
*Efusi pleura,
pericardial, asicites,
hipoproteinemia

2-7 hari

Diagnosis :
2 kriteria klinis
1 kriteria lab / p
Ht Syok
saja

Hepatome
gali
Manifestasi
Klinis

D
B
D

-- Nadi lemah dan


cepat, TN
( 20
mmHg )
-- TD
( S : 80 mmHg
)
-- Kulit dingin,
lembab
(ujung hidung,
jari,
kaki)
-- Sianosis oral

Demam akut
selama 2-7 hari,
ditandai dengan
dua atau lebih
manifestasi klinis
Leukopeni
a

Manifestasi
Klinis

Demam
Dengue

K
L
A
S
I
F
I
K
A
S
I

T
E
R
S
A
N
G
K
A
D
B
D

D
B
D
II
T
A
N
P
A
P

Ht

D
B
D
II
Dg
P

Ht
20
%

D
B
D
III
IV
D
S
S

Berikan anak banyak minum larutan oralit atau jus buah, air
tajin, air sirup, susu
Berikan parasetamol bila demam (asetosal atau ibuprofen
merangsang terjadinya perdarahan)
Berikan infus sesuai dengan dehidrasi sedang:
Berikan hanya larutan isotonik seperti Ringer laktat/asetat
Kebutuhan cairan parenteral
Berat badan < 15 kg : 7 ml/kgBB/jam
Berat badan 15-40 kg : 5 ml/kgBB/jam
Berat badan > 40 kg : 3 ml/kgBB/jam

Pantau tanda vital dan diuresis setiap jam, serta periksa


laboratorium (hematokrit, trombosit, leukosit dan hemoglobin) tiap
6 jam
Apabila terjadi penurunan hematokrit dan klinis membaik,
turunkan jumlah cairan secara bertahap sampai keadaan stabil.
Cairan intravena biasanya hanya memerlukan waktu 2448 jam

Perlakukan hal ini sebagai gawat darurat. Berikan oksigen


2-4 L/menit secara nasal
Berikan 20 ml/kg larutan kristaloid seperti Ringer
laktat/asetat secepatnya. Jika tidak menunjukkan perbaikan
klinis, ulangi pemberian kristaloid 20 ml/kgBB secepatnya
(maksimal 30 menit) atau pertimbangkan pemberian koloid 1020ml/kgBB/jam maksimal 30 ml/kgBB/24 jam
Jika tidak ada perbaikan klinis tetapi hematokrit dan
hemoglobin menurun pertimbangkan terjadinya perdarahan
tersembunyi; berikan transfusi darah/komponen
Jika terdapat perbaikan klinis (pengisian kapiler dan perfusi
perifer mulai membaik, tekanan nadi melebar), jumlah cairan
dikurangi hingga 10 ml/kgBB/jam dalam 2-4 jam dan
secara bertahap diturunkan tiap 4-6 jam sesuai kondisi klinis
dan laboratorium
Dalam banyak kasus, cairan intravena dapat dihentikan setelah
36-48 jam. Ingatlah banyak kematian terjadi karena pemberian

Dd vs DBD
Kriteria pulang
ITP trombositopeni dg DBD
trombositopeni

DBD I/ II
Tanpa P Ht

Kriteria
memulangkan
pasien
1.Demam selama
24 jam tanpa
antipiretik
2. Nafsu makan
membaik,
tampak
perbaikan klinis
3. Hematokrit stabil
4. 3 hari setelah
syok
5. Trombosit
50rb/mm3
6. distres pernafasan
(asidosis, efusi
pleura)