Você está na página 1de 3

FISIKA ITU RUMIT?

Angka dan rumus merupakan ciri khas dari ilmu fisika. Sekecil apapun
hal-hal yang terdapat dalam fisika tidak pernah terlepas dari angka dan rumus.
Sebuah kenyataan yang memang sedikit pahit bagi kalangan siswa yang
memandang angker ilmu fisika. Sebuah kenyataan yang mau tidak mau harus
mereka jalani sehingga tidak sedikit dari kalangan siswa yang mengatakan bahwa
belajar fisika dengan angka dan rumus adalah sebuah neraka.
Jika kita kaji lebih dalam, fisika merupakan ilmu alam yang paling dekat
dengan kehidupan manusia. Namun, tidak banyak siswa yang sadar akan hal ini.
Sejuta persepsi mengatakan bahwa fisika itu ruwet, ribet, dan rumit. Mereka
hanya menganggap bahwa fisika hanyalah sekumpulan rumus yang menyebalkan
dan terlalu rumit untuk dipahami. Mereka memandang fisika sebagai pelajaran
yang banyak menghabiskan waktu untuk berpikir, waktu untuk menghitung dan
waktu untuk memahami rumus-rumus. Melihat kenyataan ini, tentu saja
menimbulkan banyak tanya, mengapa hal ini bisa terjadi?
Simpel namun sulit jika ingin menjelaskan mengapa hal ini bisa terjadi.
Bagi orang yang memang menyukai fisika akan sangat tidak setuju jika dikatakan
bahwa fisika itu rumit, tetapi jika dilihat dari pandangan para siswa yang alergi
terhadap pelajaran fisika, akan menjawab dengan pasti kalau fisika itu memang
diciptakan untuk rumit. Banyak hal yang menyebabkan mengapa ini bisa terjadi.
Mulai dari rendahnya keinginan siswa untuk belajar fisika sampai dengan metode
pembelajaran guru yang kurang menarik bagi siswa untuk belajar fisika. Hal
tersebut merupakan dua poin penting dalam memengaruhi minat siswa untuk
belajar fisika.
Rendahnya keinginan siswa untuk belajar fisika merupakan faktor internal
dari siswa itu sendiri. Siswa yang tidak suka dengan pelajaran fiska, bisa
dikarenakan siswa itu sendiri tidak menyukai pelajaran sains. Selain itu juga dapat
dikarenakan oleh pikiran siswa yang telah terhipnotis secara tidak langsung
kalau fisika adalah pelajaran yang rumit. Tidak mudah memang mengubah
pandangan para siswa akan ngerinya belajar fisika. Pikiran itu seolah-olah telah

terpahat sejak pertama kali siswa mendengar kata fisika. Entah berawal darimana
dan dari siapa, efek ini menyebar luas kesemua kalangan siswa.
Banyak hal yang telah dilakukan oleh para guru untuk mengubah
pandangan para siswa ini. Salah satunya, yaitu dengan mengubah metode
pembelajaran. Ini merupakan langkah awal untuk mengubah persepsi para siswa
tentang rumitnya belajar fisika. Mulai dari mengubah kebiasaan yang hanya
sekadar memberikan tugas lalu pergi, mencatat rumus di papan tulis tanpa
memperdulikan keadaan siswa, sampai dengan memahari siswa agar terlihat
berwibawa padahal terkesan killer. Pada kenyataannya metode semacam itu hanya
akan membuat para siswa semakin tenggelam dalam persepsinya tentang rumitnya
belajar fisika.
Pelajaran fisika yang rumit akan berubah menjadi pelajaran fisika yang
sangat menyenangkan, jika guru mampu menciptakan dan memberikan
pemahaman tentang pelajaran fisika secara teori dan praktik dengan seimbang.
Dengan begitu, maka persepsi bahwa fisika itu sulit perlahan-lahan akan dapat
diubah. Guru bisa memperkenalkan fisika lewat fenomena-fenomena alam yang
dekat dengan kehidupan sehari-sehari. Hal ini akan membuat siswa tertarik untuk
mempelajari ilmu fisika. Selain itu, hal dasar yang harus mereka tahu adalah
untuk apa mereka belajar fisika. Berawal dari sinilah, jika para siswa sudah
mengetahui tujuan awal mereka belajar fisika, maka mereka akan memiliki alasan
untuk belajar fisika. Setelah

mereka belajar fisika dengan keinginan mereka

sendiri, guru sebagai fasilitator harus bisa membimbing anak didik tersebut untuk
lebih meyakinkan diri mereka untuk belajar fisika yang konteksnya dipandang
sebagai ilmu rumus.
Sekali lagi bahwa pelajaran fisika adalah pelajaran yang sangat dekat
dengan alam, dekat dengan kehidupan manusia sehari-hari, sehingga sangat
mudah untuk dipelajari. Semua fenomena alam dapat dijelaskan melaui fisika
karena ilmu fisika merupakan ilmu pengetahuan yang paling kompleks yang
paling mudah dicari penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Jika pelajaran
fisika diajarkan dengan baik dan benar serta didukung dengan kemauan para siswa
untuk belajar fisika, maka anggapan bahwa fisika itu rumit dapat dibantahkan.

Apabila salah satu dari poin itu tidak terpenuhi maka, anggapan bahwa fisika itu
rumit akan tetap ada.