Você está na página 1de 27

ANATOMI JALAN LAHIR

DAN MEKANISME
PERSALINAN
Dr. Januar Simatupang, SpOG

BAG / SMF OBSTETRI GINEKOLOGI


FK UKI / RSU FK UKI
4/10/05

3 FAKTOR YANG HARUS


DIPERHATIKAN
JALAN

LAHIR (PASSAGE)
JANIN (PASSENGER)
KEKUATAN IBU (POWER)

4/10/05

JALAN LAHIR

BAGIAN TULANG
TULANG PANGGUL
ARTIKULASIO
BAGIAN LUNAK
OTOT
JARINGAN
LIGAMEN

4/10/05

TULANG PANGGUL

OS. KOKSA
OS. ILIUM
OS. ISCHIUM
OS. PUBIS
OS. SAKRUM
OS. KOKSIGIS

4/10/05

BAGIAN PANGGUL
SECARA FUNGSIONAL

PELVIS MAYOR
BAGIAN PELVIS DI ATAS LINEA
TERMINALIS
FALSE PELVIS
PELVIS MINOR
BAGIAN PELVIS DI BAWAH LINEA
TERMINALIS
TRUE PELVIS

4/10/05

PELVIS MINOR

PERANAN PENTING DALAM OBSTETRI


DINILAI DAPAT DILEWATI BAYI / TIDAK
BENTUK : SALURAN DG SUMBU
MELENGKUNG KE DEPAN (SUMBU CARUS)
SUMBU INI SECARA KLASIK MERUPAKAN
GARIS YANG MENGHUBUNGKAN TITIK
PERSEKUTUAN ANTARA DIAMETER
TRANSVERSA DAN KONJUGATA VERA
PADA PINTU ATAS PANGGUL DENGAN
TITIK-TITIK SEJENIS DI HODGE II, III, DAN
IV

4/10/05

BIDANG ATAS SALURAN INI PINTU ATAS


PANGGUL (PELVIC INLET)
BIDANG BAWAH SALURAN INI TERDIRI
ATAS DUA BIDANG PINTU BAWAH
PANGGU (PELVIC OUTLET)
DI ANTARA KEDUA PINTU RUANG
PANGGUL (PELVIC CAVITY)
PENYEMPITAN PANGGUL TENGAH
ADANYA SPINA ISKIADIKA

4/10/05

PINTU ATAS PANGGUL

BIDANG YANG DIBENTUK OLEH


PROMONTORIUM KORPUS VERTEBRAE
SAKRAL I
LINEA INOMINATA (TERMINALIS)
PINGGIR ATAS SIMFISIS
KONJUGATA VERA PANJANG JARAK
PINGGIR ATAS SIMFISIS KE
PROMONTORIUM 11 CM

4/10/05

PINTU ATAS PANGGUL

DIAMETER TRANSVERSA JARAK


TERJAUH GARIS MELINTANG PADA PINTU
ATAS PANGGUL 12,5 13 CM
DIAMETER OBLIKUA BILA DITARIK
GARIS DARI ARTIKULASIO SAKROILIAKA
KE TITIK PERSEKUTUAN ANTARA
DIAMETER TRANSVERSA DAN
KONJUGATA VERA DAN DITERUSKAN KE
LINEA INOMINATA 13 CM
4/10/05

KONJUGATA DIAGONALIS JARAK


BAGIAN BAWAH SIMFISIS SAMPAI KE
PROMONTORIUM
KONJUGATA VERA = KONJUGATA
DIAGONALIS 1,5 CM
KONJUGATA OBSTETRIKA JARAK DARI
BAGIAN DALAM TENGAH SIMFISIS KE
PROMONTORIUM

4/10/05

10

JENIS PANGGUL
(CALDWELL DAN MOLOY, 1933)
1.

2.

GINEKOID
BENTUK PAP HAMPIR BULAT
PANJANG DIAMETER ANTEROPOSTERIOR KIRA KIRA SAMA DENGAN
DIAMETER TRANSVERSA
45% WANITA
ANDROID
PAP HAMPIR SEGITIGA PRIA
DIAMETER AP HAMPIR SAMA DENGAN
DIAMETER TRANSVERSA
15% WANITA
4/10/05

11

2.

3.

ANTROPOID
PAP AGAK LONJONG SEPERTI TELUR
DIAMETER AP > DIAMETER
TRANSVERSA
35% WANITA
PLATIPELOID
JENIS GINEKOID YANG MENYEMPIT
PADA ARAH MUKA BELAKANG
UKURAN MELINTANG > UKURAN MUKA
BELAKANG
5% WANITA

4/10/05

12

PINTU BAWAH PANGGUL


TERSUSUN ATAS DUA BIDANG DATAR
BERBENTUK SEGITIGA
BIDANG YANG DIBENTUK OLEH GARIS
ANTARA KEDUA BUAH TUBERA OSSIS
ISCHII DG OS. SAKRUM
ALASNYA GARIS ANTARA KEDUA
TUBERA OSSIS ISCHII DENGAN BAGIAN
BAWAH SIMFISIS
PINGGIR BAWAH SISFISIS SUDUT
(ARKUS PUBIS) NORMAL 90
DISTANSIA INTERTUBERUM JARAK
ANTARA KEDUA TUBER OSSIS ISCHII
(DARI BAGIAN DALAMNYA) 10,5 CM 13
4/10/05

RUANG PANGGUL

RUANG PANGGUL DI BAWAH PAP


PALING LUAS
PANGGUL TENGAH PENYEMPITAN
SETINGGI KEDUA SPINA ISCHIADIKA
DISTANSIA INTERSPINARUM (JARAK
ANTARA KEDUA SPINA) 10,5 CM
PENILAIAN BENTUK OS. SAKRUM,
BENTUK RONGGA PANGGUL
BIDANG TERLUAS PERTENGAHAN
SIMFISIS DENGAN OS. SAKRAL 2-3

4/10/05

14

BIDANG HODGE

HODGE I
BIDANG YANG TERBENTUK BADA
LINGKARAN PAP DENGAN BAGIAN ATAS
SIMFISIS DAN PROMONTORIUM
HODGE II
BIDANG SEJAJAR HODGE I SETINGGI
BAGIAN BAWAH SIMFISIS
HODGE III
BIDANG SEJAJAR HODGE I DAN II, SETINGI
SPINA ISCHIADIKA KANAN DAN KIRI
HODGE IV
BIDANG SEJAJAR HODGE I, II, III, SETINGGI
OS. KOKSIGIS
15

4/10/05

BAGIAN LUNAK
JALAN
LAHIR
JALAN LAHIR SEGMEN BAWAH UTERUS,

SERVIKS UTERI, VAGINA


PADA AKHIR KEHAMILAN 38 MGG
SERVIKS LEBIH PENDEK
OTOT
TRIGONUM UROGENITALIS (HIATUS
GENITALIS) URETRA, VAGINA, REKTUM
DIAFRAGMA PELVIS
N. PUDENDUS PUDENDUS BLOCK
ANESTHESIA

4/10/05

16

4/10/05

17

4/10/05

18

MEKANISME PERSALINAN

PARTUS DIBAGI MENJADI 4 KALA


KALA I (PEMBUKAAN) SERVIKS
MEMBUKA SAMPAI TERJADI PEMBUKAAN
10 CM
KALA II (PENGELUARAN) KEKUATAN
HIS + MENGEDAN JANIN DIDORONG
KELUAR SAMPAI LAHIR
KALA III (URI) PLASENTA TERLEPAS
DARI DINDING UTERUS DAN DILAHIRKAN
KALA IV (PENGAWASAN) DIMULAI DARI
LAHIRNYA PLASENTA, SELAMA 1 JAM

4/10/05

19

PARTUS DIMULAI HIS + LENDIR BERSEMU


DARAH (BLOODY SHOW)
LENDIR BERSEMU DARAH DARI LENDIR
KANALIS SERVIKALIS SERVIKS MULAI
MEMBUKA DAN MENDATAR
DARAH PEMBULUH DARAH DI SEKITAR
KANALIS SERVIKALIS PECAH KARENA
PERGESERAN KETIKA SERVIKS MEMBUKA
MEKANISME PEMBUKAAN SERVIKS
PRIMIGRAVIDA OUI MEMBUKA LEBIH
DAHULU SERVIKS MENDATAR DAN
MENIPIS
KETUBAN PECAH SENDIRI KETIKA
PEMBUKAAN HAMPIR LENGKAP ATAU
TELAH LENGKAP
20
4/10/05

HIS SALAH SATU KEKUATAN PADA IBU


SERVIKS MEMBUKA DAN MENDORONG
JANIN KE BAWAH
MASUKNYA KEPALA MELALUI PAP
SINKLITISMUS ARAH SUMBU KEPALA
JANIN TEGAK LURUS DENGAN BIDANG
PAP
ASINKLITISMUS ARAH SUMBU KEPALA
JANIN MIRING DENGAN BIDANG PAP
ANTERIOR NAEGELE ARAH
SUMBU KEPALA MEMBUAT SUDUT
LANCIP KE DEPAN DENGAN PAP
POSTERIOR LITZMAN

4/10/05

21

4/10/05

22

FLEKSI KEPALA JANIN MASUK RUANG


PANGGUL DG DIAMETER TERKECIL
DIAMETER SUBOKSIPITOBREGMATIKUS
(9,5 CM) DAN SIRKUMFERENSIA
SUBOKSIPITOBREGMATIKUS (32 CM)
DASAR PANGGUL FLEKSI MAKSIMAL
ELASTISITAS DIAFRAGMA PELVIS +
TEKANAN INTRAUTERIN (HIS) ROTASI
KEPALA PUTARAN PAKSI DALAM
ROTASI UUK BERPUTAR KE ARAH
DEPAN DI DASAR PANGGUL UUK DI
BAWAH SIMFISIS

4/10/05

23

SUBOKSIPUT SEBAGAI HIPOMOKLION


KEPALA DEFLEKSI UNTUK DAPAT
DILAHIRKAN
TIAP HIS VULVA LEBIH MEMBUKA,
KEPALA JANIN MAKIN TAMPAK
PERINEUM MAKIN LEBAR DAN TIPIS,
ANUS MEMBUKA DINDING REKTUM
KEKUATAN HIS + MENGEDAN TAMPAK
BREGMA, DAHI, MUKA, DAGU
SESUDAH KEPALA LAHIR ROTASI
PUTARAN PAKSI LUAR GERAKAN
KEMBALI SEBELUM PUTARAN PAKSI
DALAM TERJADI MENYESUAIKAN
KEDUDUKAN KEPALA DENGAN
PUNGGUNG ANAK
24

4/10/05

BAHU MELINTASI PAP MIRING


DI DALAM RONGGA PANGGUL BAHU
MENYESUAIKAN DIRI DG BENTUK
PANGGUL
DI DASAR PANGGUL SETELAH KEPALA
DILAHIRKAN BAHU DALAM POSISI
DEPAN BELAKANG
BAHU DEPAN DILAHIRKAN TERLEBIH
DAHULU, KEMUDIAN BAHU BELAKANG
DEMIKIAN TROKHANTER DEPAN DAHULU,
BARU TROKHANTER BELAKANG
BAYI LAHIR SELURUHNYA

4/10/05

25

SETELAH BAYI LAHIR UTERUS


MENGECIL
FREKUENSI HIS BERKURANG DG
AMPLITUDO TETAP UTERUS MENGECIL
PERLEKATAN PLASENTA DENGAN
DINDING UTERUS TERLEPAS
PELEPASAN UTERUS :
TENGAH (SENTRAL MENURUT
SCHULTZE) TERBANYAK
PINGGIR (MARGINAL MENURUT
MATHEWS DUNCAN)
KOMBINASI

4/10/05

26

4/10/05

27