Você está na página 1de 12

Pengertian, Fungsi, dan Tujuan

APBN dan APBD


Mata Pelajaran : Ekonomi
Guru Pembimbing : Sapari, S.Pd., M.Pd.
Anggota Kelompok : Bagja , Sandi
SMAIT Ash-Shibgoh
Tahun 2015

A. Pengertian APBN

APBN Dapat diartikan sebagai suatu daftar


sistematis yang memuat tentang segala
bentuk dan sumber penerimaan negara serta
pengeluaran nya selama periode tertentu,
Biasanya satu tahun.
APBN dimaknai juga sebagai suatu rencana
kerja dan kebijakan yang dituangkan dalam
bentuk perencanaan anggaran pendapatan
dan belanja negara selama periode tertentu.

Contohnya gambarnya dibawah ini

B. Fungsi APBN
APBN disusun oleh pemerintah dengan persetujuan
anggota dewan (DPR). Fungsi disusunnya APBN ,
meliputi fungsi alokasi, fungsi distribusi, fungsi
stabilisasi dan fungsi regulsi.

1. Fungsi Alokasi
Fungsi alokasi dimaksudkan, melalui APBN, anggaran
yang diterima pemerintah dialokasikan untuk setiap
sektor pembangunan dan perangkat kenegaraan.
Misalnya, sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi,
serta perangkat kenegaraan lainnya, seperti
Depertemen Pendidikan, Badan Pemeriksa Keuangan
(BPK), Mahkamah Agung (MA).
2. Fungsi Distribusi
Fungsi distribusi dimaksudkan, melalui APBN, anggaran
yang diterima pemerintah didistribusikan ke setiap
wilayah / daerah. Misalnya, untuk pembangunan
infrastruktur ditingkat pusat, tingkat provinsi, dan
tingkat kabupaten / kota. Instrumen yang digunakan
berupa pengenaan pajak dan subsidi.

C. Tujuan APBN
Tujuan disusunnya APBN adalah acuanatau pedoman
penerimaan dan pengeluaran keuangan pemerintah dalam
melaksanakan kegiatan-kegiatan kenegaraan demi
terciptanya tujuan pembangunan nasional. Adapun tujuan
pembangunan nasional, yaitu spiritual berdasarkan Pancasila
dan UUD 1945.

A. Pengertian APBD
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)
dapat diartikan sebagai suatu dafta sistematis
tentang pendapatan dan pengeluaran pemerintah
daerah, baik pemerintah provinsi maupun
pemerintah kabupaten atau kota selama periode
tertentu ( biasanya satu tahun). APBD ditetapkan
oleh DPRD melalui Peraturan Daerah.
Dan Dilandasi dengan Undang-undang No.22 Tahun
1999 tentang Pemerintah Daerah Pasal 78 Ayat 1
yang menyatakan penyelenggara tugas
pemerintah daerah dan DPRD dibiayai dari dan
atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara.

B. Fungsi ABPD
APBD memiliki 3 fungsi yaitu
1.Fungsi alokasi , Fungsi alokasi adalah
pendapatan paling besar dari pajak dan
digunakan untuk sarana umum
2.Fungsi distribusi , Fungsi distribusi adalah
pendapatan dari APBN disamping
didistribusikan untuk kepentingan umum
juga didistribusi untuk subsidi .

C. Tujuan APBD
Tujuan disusunnya APBD adalah sebagai
pedoman penerimaan dan pengeluaran
keuangan bagi pemerintah daerah dalam
melaksanakan proses pembangunan di
daerah, baik tingkat provinsi maupun
kabupaten/kota

Pertanyaan
1. Ada

berapa jenis sumber-sumber

penerimaan APBD ?
2.Sebutkan Jenis-jenis Fungsi APBN ?

Jawaban
1. Ada 4 jenis
2.Fungsi alokasi,fungsi
distribusi,fungsi stabilitas dan
fungsi regulasi