Você está na página 1de 3

1.

Yang dimaksud

Likuiditas menjukkan

kemampuan

perusahaan untuk

membayar utang tanpa mengubah kapasitas produktif adalah bahwa perusahaan


mampu memenuhi atau melunasi utangnya tanpa harus menjual aktiva yang
mempengaruhi aktivitas produksi sehingga bisa mengurangi kapasitas produktif.
Contohnya perusahaan tidak sampai menjual mesin produksi.
2. Laba Kotor
HPP

= Penjulan HPP
= Penjulan Laba Kotor
= $ 2,300,000 - $ 930,000
= $ 1,370,000

Inventory Turnover = Harga Pokok Penjualan


Rata-Rata Persedian
=

1,370,000

1,225,000

= 1.12 kali

Artinya perputaran persediaan sebesar 1.12 kali menunjukkan bahwa dana yang
tertanam dalam persediaan berputar sebanyak 1.12 kali dalam setahun. Semakin tinggi
turn over yang diperoleh, semakin efektif manejemen dalam mengelola persediaan.

Account Payable Turnover =

Rata-rata Persedian
Rata-rata Account
Payable
$

1,225,000
$
510,000

= 2.40 kali

Artinya perputaran utang sebesar 2.40 kali digunakan untuk memenuhi persedian, jadi
didalam pembelian persedian ditunjang dengan utang sebesar 2.40 kali dalam setahun.
3. Mencari nilai ROE
Laba Sebelum Pajak dan Bunga=

Earnings Power x Total Aktiva

= 22 % x IDR 4.750.000.000
= IDR 1.045.000.000

Bunga yang harus dibayar =

Persetase bunga x Utang

= 8% x ( 50% x IDR 4.750.000.000)


= 8% x IDR 2.375.000.000
= IDR 190.000.000

Laba Sebelum Pajak = EBIT - Beban Bunga


= IDR 1.045.000.000 - IDR 190.000.000
= IDR 855.000.000

Laba Bersih Setelah Pajak = Laba sebelum Pajak - Pajak


= IDR 855.000.000 - (25% x IDR 855.000.000)
= IDR 855.000.000 - IDR 213.750.000
= IDR 641.250.000

ROE =

Laba Bersih Setelah Pajak


Total Modal Sendiri

IDR 641.250.000
(50% x IDR 4.750.000.000)

IDR 641.250.000
IDR 2.375.000.000

= 0,27 = 27%
Artinya rasio sebesar 27 % menunjukkan bahwa tingkat return (penghasilan) yang di
peroleh pemilik perusahaan atas modal yang di investasikan adalah sebesar 27%.
Semakin

tinggin

return

atau

penghasilan

kedudukan/posisi pemilik perusahaan.

4.

yang

diperoleh

semakin

baik