Você está na página 1de 6

ASAL MULA NEGARA

TEORI-TEORI ASAL MULA NEGARA


DUA GOLONGAN BESAR:
TEORI-TEORI SPEKULATIF:
TEORI PERJANJIAN MASYARAKAT;
TEORI TEOKRATIS;
TEORI KEKUATAN;
TEORI PARTIARKHAL SERTA TEORI MATRIAKHAL;
TEORI ORGANIS;
TEORI DALUARSA;
TEORI ALAMIAH; &
TEORI-TEORI YANG BERSIFAT IDEALISTIS
TEORI-TEORI YANG HISTORIS
Terbentuknya Negara Secara Primer
Terjadinya negara secara primer adalah bertahap yaitu dimulai dari adanya
masyarakat hukum yang paling sederhana, kemudian berevolusi ketingkat yang lebih
maju dan tidak dihubungkan dengan negara yang telah ada sebelumnya
Jellinek
Fase Persekutuan manusia.
Fase Kerajaan.
Fase Negara.
Fase Negara demokrasi dan Diktatur.
Sekunder
Terjadinya negara secara sekunder = terjadinya negara baru yang dihubungkan
dengan negara lain yang telah ada sebelumnya,
Pengakuan negara lain dalam teori sekunder merupakan unsur penting berdirinya
suatu negara baru.
TEORI PERJANJIAN MASYARAKAT TEORI KONTRAK SOSIAL
Menganggap perjanjian sebagai dasar Negara dan masyarakat Negara dan
masyarakat yang dibentuk berdasarkan pejanjian-perjanjian masyarakat.
Ditemukan dalam tulisan-tulisan sepanjang jaman dari jaman Yunani Purba sampai
teori-teori Rousseau abad ke-18.
Merupakan teori tertua dan terpenting, dan relative bersifat universal, karena
ditentukan di dalam tulisan sarjana barat maupun tulisan sarjana Timur, baik dalam
agama Nasrani maupun agama Islam.
TEORI PERJANJIAN MASYARAKAT...
Perkembangan Teori Perjanjian Masyarakat;
Di Barat. Kaum Sofis (filosof-filosof Yunani) yang pertama-tama mpy ide ttg
dasar kontraktuil dari masyarakat dan Negara. Lalu tahun 428-347 SM Plato
menguraikan tentang semacam perjanjian yang membentuk Negara.
Di Timur. Perjanjian masyarakat ditemukan dalam Arthasastra, 321-300 SM oleh
Kautilya.
Tokoh-Tokoh Teori perjanjian:
Thomas Hobbes (1 perjj:pactum subjectionis),
John Locke (2 treaties of civil government) dan
Jean Jacques Rousseau (kontrak social, 1 perjj: pactum uniones).
Thomas Hobbes (1588-1679)
Teori kontrak sosial sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial Inggris semasa ia hidup
yang penuh dengan Perang Saudara yang disebabkan oleh masalah agama, sipil
serta pertentangan antara pihak kerajaan dan parlemen
Pada dasarnya dalamkondisi alamiah, sebelum terbentuknya suatu negara dan
kekuasaan superior,manusia cenderung bertindak sebebas mungkin dan berusaha
mempertahankannyadnegan cara menguasai orang lain.
Kehendak untuk dapat memepertahankankebebasan mereka pada dasarnya didorong
oleh kehendak mereka untuk menyelamatkan diri mereka masing-masing.

pada kondisi alamiah, manusia dengan akalnya berusaha untuk salingmenghindari


peperangan yang terjadi sebagai akibat benturan power dan kepentingan dengan
menciptakan suatu kondisi artifisial (buatan). Dengan masuknya manusia dalam
kondisi artifisial, manusia masuk pula dalam kondisi sipil.
Setiap anggota masyarakat saling membuat kesepakatan untuk melepaskan hak-hak
mereka dan kemudian disalurkan pada beberapa orangatau lembaga untuk dapat
dijalankan dengan baik tanpa menimbulkan benturan
Kekuasaan yang tertib dan kuat adalah kekuasaan yang berada dibawah satu orang
yang diberikan kedaulatan oleh rakyatnya.
Setelah rakyatnya memberikan hak-haknya pada sang penguasa, rakyat tidak dapat
lagi menarik hak tersebut apalagimendapatkan hak tersebut kecuali sang penguasa
memberikannya.
John Locke
Ia memulai pemikirannya dengan apa yang disebut sebagai kondisi alamiah (state of
nature) dimana manusia pada dasarnya memiliki kebebasan serta kemerdekaan dan
hidup bersama tanpa adanya otoritas politik
Manusia sudah terlahir dengan keadaan kodrati yang dapat hidup dengan manusia
lain secara damai karena terdapat pengaturan dan hukum alamiah yang disadari
manusia
Agar keluar dari kondisi yang tidak aman dengan menciptakankondisi artifisial
dengan cara diadakannya kontrak sosial
Kewenangan yang akan diberikan pada calon pemegang kewenangantidak diberikan
seluruhnya melainkan hanya sebagian saja. Hubungan diantara pemeberi
kewenangan dan pemegang kewenangan tidak hanya sebatas hubungankontraktual
saja, melainkan juga hubungan saling kepercayaan
TEORI PERJANJIAN MASYARAKAT...
Teori perjanjian didasarkan atas paham bahwa kehidupan manusia dipisahkan dalam
dua zaman, yaitu zaman sbl menusia memasuki hidup bernegara (keadaan alamiah;
status naturalis). Akhirnya keadaan alamiah tersebut diakhiri manusia dengan
mengadakan perjanjian memasuki keadaan bermasyarakat (civil state, status civilis).
Terjadi 2 kali perjanjian, yaitu:
Pactum Uniones; perjanjian masyarakat yang bersama-sama mengadakan
perjanjian itu.
Pactum Subjectionis; perjanjian antara masyarakat dengan org atau
sekolompok orang yang diberikan kekuasaan dengan syarat2 tertentu yang
harus dihormati & ditaati oleh kedua belah pihak yaitu rakyat dan org atau
kelompok org tersebut.
Rousseau
Pada kondisi alamiah antara manusia yang satu dengan manusia lainnya tidaklah
terjadinya perkelahian. Manusia hidup aman, damai dan tentram.
Namun seiring waktu, karena faktor alam, fisik dan moral menciptakan
ketidaksamaan. Ketidaksamaan inilah yang menyebabkan terjadinya kekuasaan
tunggal (otoriter) oleh sekelompok orang tertentu..
Kontrak sosial adalah kesepakatan yang rasional untuk menentukan seberapa luas
kebebasan warga (yang pada asasnya tidak terbatas) dan dilain pihak seberapa
besar kewenangan pejebat negara (pada asasnya terbatas).
Kontrak sosial yang dibentuk atas kehendak bebas dari semua (the free will all),
untuk mamantapkan keadilan dan pemenuhan moralitas yang tinggi.
Alasan pembentukan negara adalah sebagai kekuatan memaksa yang bersifat legal
untuk mempergunakan kekerasan kalau terdapat pengingkaran terhadap hak
alamiah manusia itu. Maka manusia yang melanggar akan juga kehilangan haknya
dan diberikan sangsi/hukuman.
TEORI TEOKRATIS
Teori ini bersifat universal, ditemukan baik di Barat maupun di Timur.

Pada Abad pertengahan, doktrin Ketuhanan membenarkan absolutisme kekuasaan


raja, dengan alas an bahwa raja bertahta karena kehendak Tuhan. Hak-hak Raja
berasal dari Tuhan, utk memerintah & bertahta sebagai raja.
Tokoh: Agustinus; Thomas Aquinas; & Marsilius Padua.
Makna
Theocracy literally means government by God. Since, however, God is not known to
have ruled worldly government directly, the word in its strict sense is usually
understood to mean government by a clergy, or a self-appointed group who claim to
speak and act on Gods behalf.
Ide teokrasi ini, semula digunakan untuk menggambarkan praktik mengenai sistem
kekuasaan raja yang sekaligus mengklaim dirinya sebagai utusan Tuhan, jelmaan
Tuhan, atau jelmaan para dewa yang bersifat supranatural.
Raja dan keluarga menjadi subjek yang suci yang tidak mungkin melakukan
kesalahan sekecil apapun, the King can do no wrong. Hal demikian inilah yang
berkembang di Eropah dan juga di seluruh dunia seperti dengan munculnya konsep
raja-dewa dalam tradisi Hindu di India, dan raja-pendeta dalam tradisi bangsabangsa Eropah yang apabila diilmiahkan biasa dikaitkan dengan doktrin teokrasi
yang berlumur kekejaman dan penindasan terhadap rakyat.
Agustinus
pemikirannya mendasarkan pada ajaran agama nasrani. Tdp 2 jenis Negara yaitu
Civitas Dei (Negara Tuhan ) & Civitas Terrana (Negara dunia/Negara iblis). Civitas Dei
adalah Negara yang plg sempurna dan baik, pihak yang ditugaskan mewujudkannya
adalah Gereja. Sedangkan Civitas Terrana adalah Negara yang bersifat jelek, namun
terpaksa diterima sebagai st keharusan. Tugas CT mengabdi pada Gereja, yaitu
merupakan alat gereja utk memusnahkan musuh2 gereja, spy terwujud CD.
Thomas Aquinas
kekuasaan negara & gereja kedudukannya sama, hanya tugas yang berbeda. Tugas
gereja dalam lapangan kerohanian & tugas Negara dalam lapangan keduniawian.
Marsilius Padua
menghendaki pemisahan yang tegas antara gereja & Negara, timbulnya Negara krn
perjanjian masyarakat guna mencapai kedamaian. Dalam perjanjian rakyat menunjuk
seseorang utk menyelenggarakan perdamaian, masing2 saling menundukkan diri.
Penundukkan terbatas pada apa yang dikehendaki oleh rakyat. Rakyat berhak utk
menentukan peraturan2 manakala Raja menyalahgunakan kekuasaan rakyat.
Penyerahan ini disebut concession, sedangkan translation adalah penundukkan
mutlak rakyat pada Raja.
Ajaran agama Islam
Islam didasarkan pada ajaran pokok taqwa kpd allah. Pemerintahan Islam milk sifat
theokrasi, karena segala maslah kenegaraan & keduniawian harus tunduk & taat
pada perintah Allah. Konsep kedaulatannya adalah Theodemokrasi yaitu
pemerintahan demokrasi berdasarkan azas Ketuhanan. Rakyat diberikan kewenangan
dibawah kekuasaan Allah.
TEORI KEKUATAN
Negara terbentuk dari hasil dominasi dari kelompok kuat terhadap
kelompok lemah. Negara terbentuk dengan penaklukan & penundukkan.
Negara merupakan hasil positif dari sengketa penaklukan. Faktor
kekuatanlah yang dianggap sebagai faktor tunggal yang menimbulkan
Negara. Pemenang dari pertarungan kekuatanlah yang sebagai pembentuk
Negara; kekuatan membuat hukum; dan kekuatan merupakan alasan
pembenar (raison detre) Negara
Tokoh: Karl Marx; Oppenheimer; Harold J. Laski; Leon Duguit
Karl Marx: Negara merupakan penjelmaan dari pertentangan kekuatan
ekonomi, Negara dipergunakan sebagai alat dari mereka yang kuat (mlk alat2
produksi) utk memperoleh & menindas yang lemah ekonominya. Negara akan

lenyap dengan sendirinya ketika perbedaan kelas dlm masyarakat sudah tdk
ada lagi.
Oppenheimer: Negara merupakan alat dari yang kuat utk melaksanakan
suatu tatanan masyarakat (sistem ekonomi) kpd yang lemah, dengan maksud
mengeksploitasi secara ekonomi demi kept. Penguasa.
Harold J. Laski: Negara adalah alat pemaksa (dwang organisatie) utk
melangsungkan suatu jenis sistem produksi yang stabil dan menguntungkan
penguasa. Penguasa beraliran kapitalis, maka Negara digunakan utk
melangsungkan sistem ekonomi kapitalis.
Leon Duguit: terjadinya Negara karena pihak yang kuat baik secara ekonomi,
politik, fisik, dll memaksakan kepada pihak yang lemah, shg pihak yang kuat
mdpkan kekuasaan.

TEORI PATRIARKHAL SERTA TEORI MATRIAKHAL


Teori Patriarkhal;keluarga sebagai pengelompokkan patriarchal adalah
kesatuan social yang paling utama dlm masyarakat primitive. Ayah yang
berkuasa dlm keluarga & garis keturunan ditarik dari pihak ayah. Lambat
laun keluarga tersebut berkembang biak mjd kesatuan ethnis yang besar
& terjadilah suku patriarchal. Kepala suku merupakan primus inter pares
smp saat terbentuk pemerintahan yang sentralistis.
Teori Matriarkhal: stelsel persekutuan, dimana hak2 keibuan yang
mungkin didampingi oleh pimpinan kaum ayah. Persekutuan primitive
tidak mengenal pria sebagai kepala keluarga, tidak ada pater families,
karena garis keturunan ditarik dari kaum ibu.
TEORI ORGANIS
Negara dianggap atau dipersamakan dengan makhluk hidup.
Komponen2 negara dianggap sebagai sel2 ari makhluk hidup.
TEORI DALUARSA
Raja bertahta bukan karena jure divino (kekuasaan berdasarkan hak2 ketuhanan)
tetapi berdasarkan kebiasaan
Dikenal sebagai doktrin legitisme & dikembangkan di Perancis Abad ke 17.
Negara/kerajaan muncul karena adanya milik yang sudah lama ada pada raja
tersebut secara turun temurun yangkemudian melahirkan hak milik. Raja bertahta
karena diakui sebagai pemilik atas dasar hukum kebiasaan.
Tokoh: Jean Bodin; Loyseau.
TEORI ALAMIAH
Tokoh Arstoteles: Negara adalah ciptaan alam. Kodrat manusia membenarkan
adanya Negara, karena manusia pertama2 sebagai zoon politicon (makhluk politik)
dan baru kmd makhluk social, maka manusia dikodratkan utk hidup bernegara. Zoon
Politicon ialah bahwa manusia baru merupakan manusia sempurna, manusia dengan
ethic baik, apabila manusia hidup dalam suatu ikatan kenegaraan. Tujuan Negara
dan raison detrenya Negara adalah memberikan dan mempertahankan kehidupan
yang baik (the good life) bagi individu yang merupakan komponen2 Negara. Konsep
Negara Aristoteles adalah Negara kota, city state, polis.
TEORI IDEALISTIS
Dikenal dengan teori mutlak/ teori filosofis/teori metafisis.
Teori ini bersifat idealistis, karena merupakan pemikiran ttg Negara sbgmn Negara itu
seharusnya ada, Negara sebagai ide.
Negara merupakan hasil pemikiran manusia, Negara dianggap terlepas dari individu
sebagai pendukungnya, Negara mlk kemauan sendiri yang terlepas dari kepentingan
individu sebagai bagian bangsa mpy nilai-nilai moralitas sendiri.
Konsekuensinya baik rakayt maupun individu wajib mentaati kehendak dan
kekuasaan Negara.
Tokoh Immanuel Kant: melahirkan konsep Negara hukum dlm arti sempit (Negara
hukum formal/Negara penjaga malam).

TEORI-TEORI YANG HISTORIS


Teori evolusi ttg timbulnya Negara. Kebenaran teori ini diperkuat karena adanya
penyelidikan2 secara histories dan adnologis serta anthropologis terhadap lembaga2
sosial diberbagai belahan dunia.
Menurut teori ini lembaga2 sosial yang ada tumbuh secara evolusi sesuai dengan
tingkat kebutuhan masyarakat & mendapat pengaruh dari keadaan di sekitarnya.
Lembaga2 tersebut semakin sempurna & semakin banyak sesuai dengan kebutuhan
& akhirnya terjadilah lembaga kemasyarakatan yang serba kompleks yang disebut
Negara.
NEGARA KOTA DALAM PEMIKIRAN PLATO
Mengapa sebuah (negara) kota lahir dalam sejarah ?, bagaimana proses-proses dan
kekuatan-kekuatan sejarah apa sajakah yang membidani kelahirannya ?
Tidak ada jawaban yang tuntas yang mampu menjelaskan pertanyaan-pertanyaan itu
karena tidak ada penjelasan yang tunggal yang mencakup transformasi sebuah kota
(Lewis Mumford, The City in History)
Max Weber (The City), mengidentifikasi kelahiran suatu kota dengan perkembangan
Kapitalismeetos kapitalisme,
Nilai-nilai rasionalitas
Kerja keras,
Efisiensi
Penghargaan terhadap waktu
Interaksi perdagangan antar kota, perluasan megapolis, adanya minoritas sosial
kreatif (creative social minority) dan penaklukan (colonialism)
Kota-Kota Tua Pusat Peradaban Dunia
Dalam sejarah peradaban umat manusia, ada beberapa kota kuno yang terkenal;
Jericho/ Jerusalem
kairo
Babilonia
Memphis
Alexandriah
Mohenjodaro
Harrapa
Sekitar abad V SM di Yunani timbul kota-kota yang dalam sejarah pemikiran politik
Barat dikenal sebagai negara-negara kota (polis, city state)
Negara kota kuno di masa itu terbentuk karena terjadinya interaksi intensif antara
peradaban Iona, Mesir Kuno, dan Mesopotamia ataupun Babilonia yang memiliki
tradisi besar dengan minoritas sosial kreatif di kawasan Yunani Kuno yang memiliki
tradisi kecil
City State
Negara kota saat ini dengan negara kota pada jaman Yunani Kuno memiliki
perbedaan
Dalam struktur politiktidak ada pembedaan tegas antara masyarakat dengan
negara
Luas wilayahtidak melebihi dari propinsi terkecil di Indonesia sekali pun
Jumlah penduduk sekitar 30 ribu orang (Herodotus&Aristophanes)
Negara-negara kota Yunani secara geografis terdiri dari kepulauan besar dan kecil
serta dikelilingi laut kebanyakan berada di lembah-lembah atau daerah bukit dan
pegunungan tinggi
Pemikiran Plato Tentang Negara Kota
Pemikiran Plato banyak dipengaruhi oleh gurunya, Socrates
Menurut Plato, negara ideal menganut prinsip mementingkan kebajikan
(virtue)pengetahuan
Lembaga pendidikan menjadi penting dalam kehidupan kenegaraan
Mereka yang berhak menjadi penguasa negara adalah yang mengerti sepenuhnya
prinsip kebajikanraja-filsuf (The Philosopher king)

Prinsip timbal balik dan pembagian kerja secara sosial merupakan prinsip pokok
kenegaraan lainnya.
Negara ideal menurut Plato, juga didasarkan pada prinsip larangan atas pemilikan
pribadiuang, harta, keluarga, anak dan istri(nihilisme sosial, Robert Nisbet)
Ada tuduhan bahwa Plato adalah pemikir politik yang anti demokrasi