Você está na página 1de 2

ANALISIS LESSON PLAN BIOLOGI

Mata Kuliah Belajar dan Pembelajaran


Didik Dwi Prastyo / 130341614788
Analisis :
Body of knowledge pada lesson plan ini merupakan pengetahuan yang perlu
dipecahkan dengan memperhatikan berbagai bidang ilmu dan/atau dialog. Karena
pada lesson plan ini mengharuskan siswa mendeskripsikan ciri luar insekta, serta
membedakanya dengan kelompok Atropodha lain.
Tingkat domain kognitif pada lesson plan ini yaitu pada tahap memahami
(C2), karena pada lesson plan ini KD yang digunakan menggunakan kata
mendeskripsikan, serta menggunakan kata menjelaskan, membedakan, dan
menggunakan dalam indikator pembelajarannya.
Proses belajar yang digunakan yairu melalui pembelajaran IPA dan juga
melakukan observasi (dengan berbagai indera) hingga melakukan berpikir
induktif dalam perumusan kesimpulan. Karena siswa dituntut menggunakan
semua alat inderanya untuk dapat mengenali dan membedakan ciri-ciri insekta
yang nantinya dikelompokkan menggunakan kunci determinasi
Rencana Program Pembelajaran atau yang biasa disebut RPP atau Lesson Plan
pada jurnal yang saya dapatkan menggunakan pendekatan behavioristik. Karena
siswa tidak mencari sendiri apa yang ingin diajarkan oleh gurunya. Karena guru
memberikan demonstrasi untuk mengenali filum Arthopoda. Hal ini lah yang
mennujukkan bahwa pendektan yang digunakan adalah pendekatan Behavioristik.
Teori

behavioristik

memandang

bahwa

perubahan

prilaku

manusia

dikarenakan manusia belajar mengenai lingkungannya. Teori ini mementingkan


adanya stimulus dan respon, karena kedua hal ini dapat diukur untuk mengetahui
tingkat keberhasilan seseorang dalam belajar. Syarat terjadainya belajar pada teori
ini adalah adanya unsur dorongan (drive), rangsangan (stimulus), respon dan
penguatan (reinforcement). Unsur yang pertama adalah dorongan, suatu keinginan
dalam diri seseorang untuk memenuhi kebutuhan yang sedang dirasakannya.

Unsur kedua adalah rangsangan, unsur ini datang dari luar diri individu. Unsur
yang ketiga yaitu respons. Respons adalah hasil dari pengolahan stimulus pada
diri seseorang. Terdapat dua respon pada diri manusia, yaitu respons positif dan
negative. Dan unsur yang terakhir adalah penguatan. Unsur ini juga datang dari
luar diri individu, ditujukan pada seseorang yang sedang melakukan respons.
Menurut teori ini yang paling penting adalah input yang berupa stimulus dan
output yang berupa respons. Sedangkan sesuatu yang ada diantara stimulus dan
respons dianggap tidak penting, karena tidak dapat diukur. Yang dapat diamati
adalah stimulus dan respons. Pada lesson plan diatas stimulus yang diberikan oleh
guru yaitu berupa demonstrasi atau modeling dalam mengamati filum Artropoda
dan cara menggunakan kunci determinasi. Sedangkan respons adalah hasil
peniruan dari siswa untuk mengamati dan menggunakan kunci determinasi agar
dapat mengenali anggota-anggota dari filim Artropoda yang berupa insektarium
yang dibawakan oleh guru yang mengajar kelas tersebut.
Cara belajar ini cocok jika digunkan untuk pendekatan Contextual Teaching
Learning (CTL). Karena siswa dapat langsung mengamati benda-benda
(Insektarium) yang sama seperti apa yang ada di alam. Sehingga apabila siswa
belajar dialam langsung mengetahui dari apa yang dipelajarinya disekolah. Selain
itu siswa juga akan lebih tertarik apabila seorang guru membawa media
pembelajaran yand dapat membantu proses pembelajaran dikelas.
Kekurangan dari cara belajar ini adalah siswa menjadi kurang aktif, karena
guru yang lebih aktif dalam proses pembelajaran. Guru menerapkan metode
demonstrasi yang mengakibatkan guru mendominasi proses pembelajaran.
Seharusnya sebelum guru melakukan demonstrasi, guru memberikan Lembar
Kerja Siswa (LKS) agar siswa mencari tau terlebih dahulu pengetahuannya
tentang materi yang akan didemonstrasikan guru dikelas, sehingga siswa kan
menjadi aktif dan pada saat demonstrasi siswa tidak akan merasa kosong atau
tidak tahu sama sekali tentang apa yang didemostrasikan oleh guru tersebut.
Apabila siswa sudah mengkonstruk pengetahuannya sendiri maka pembelajran
dapat berjalan dengan efektif dan efisien, sehingga pemahaman siswa akan lebih
tertancap pada pikiran mereka.