Você está na página 1de 10

ANATOMI &

FISIOLOGI
Pertemuan 5
NEUROLOGI
Oleh : dr. H. Hamdan, MM

ANATOMI SUSUNAN SARAF PUSAT


Susunan saraf pusat terdiri dari :

1. Otak ( Otak besar dan otak kecil )


2. Batang otak ( Pons, mesencephalon dan
medulla oblongata )
3. Medulla spinalis
Otak dan batang otak terdapat di dalam
rongga tengkorak sedangkan medulla spinalis
di dalam canalis spinalis.

Otak :
Otak berada di dalam rongga tengkorak

( cranium ).
Otak dilindungi oleh selaput yang keras yaitu
duramater.

Otak besar ( cerebrum ), terdiri dari :


Cortex cerebri ( adalah substansia grissea

yang terletak di permukaan hemisphere


cerebri, tiap hemisphere cerebri terdiri dari
lobus frontalis, lobus parietalis, lobus
temporalis dan lobus occipitalis).
Medulla cerebri , adalah bagian sentral dari
hemisphere cerebri yang letaknya di bawah
cortex cerebri. Medula cerebri terdiri dari
substansia alba, ventrikulus lateralis dan
kumpulan nuclei.

Otak kecil ( cerebellum ), terdiri dari :


Vermis, terletak di sebelah medial dari

cerebellum, merupakan bagian yang kecil dari


cerebellum.
Hemisphere cerebelli, terletak di sebelah
lateral cerebellum dan merupakan bagian
yang besar.

Peredaran darah otak :


Otak mendapat darah dari A. vertebralis dan A. carotis

interna.
1. Arteri Vertebralis adalah cabang A. subclavia yang masuk
ke rongga tengkorak melalui foramen magnum occipital.
Kedua arteri vertebralis kanan dan kiri berjalan ke ventral
medulla oblongata dan bersatu membentuk A. basilaris
di batas caudal pons.

2. Arteri Carotis interna setelah masuk rongga tengkorak


akan member cabang menjadi A. cerebri anterior, A.
cerebri media, A. comunicans posterior, A. choroidea, A.
hipofise superior dan A. hipofise inferior.

Peredaran darah vena :


Aliran vena central terdiri dari :

1. Vena cerebral externa / superficial


2. Vena cerebral interna / profunda
Kedua vena ini akan mengalirkan darah ke
dalam sinus venosus. Dari sinus venosus
melalui vena emisries mengalir ke pembuluh
balik extra cranial.

Sirkulasi cairan SSP :


Sebagian cairan cerebrospinal dibentuk oleh

ventrikel lateral.
Cairan kebanyakan keluar dari setiap ventrikel
lateral, melalui foramen Monro menuju ventrikel
III, melalui akuaduktus Sylvii masuk ke ventrikel
IV dan mengalir ke ruang subrakhnoid
melalui foramen Luschka dan Magendi.
Ruang
subarakhnoid
mengelilingi otak
dan medula
spinalis, dan cairan
serebrospinalis bersirkulasi diseluruh ruang
tersebut.

Absorpsi

cairan
serebrospinalis
terjadi
pada
villi arakhnoid. Perbedaan diantara
tekanan hidrostatik cairan serebrospinalis
dan sinus-sinus venosus adalah sangat
penting. Kapasitas absopsi adalah 2-4
kali lebih besar dari kecepatan normal
sirkulasi cairan serebrospinalis (Obrein MS
1980).

Otak

dan cairan serebrospinalis


bersamasama
dengan
pembuluh darah otak diliputi
oleh tulang yang kaku. Rongga
kranium
normal mengandung
berat otak 1400
gram, 75 ml darah dan 75 ml cairan
serebrospinalis.
Otak, volume
darah dan
cairan serebrospinalis
didalam kranium pada
setiap saat harus relatif konstan (hipotesa MonroKellie). Yang lebih penting adalah penekanan
pada pembuluh
darah otak bila terjadi
peninggian tekanan intrakranial (Ganong WF, Kandel
ER)