Você está na página 1de 12

ASPEK SOSIO-CULTURAL PADA PROGRAM PENANGGULANGAN GAKY

Jiyan Dwi Septia Atikah


Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri
Semarang
Abstrak
Konsep GAKY berbeda dengan konsep gondok endemik, karena hal ini berkaitan dengan
pengaruh gangguan terhadap pertumbuhan fisik dan mental, dari janin hingga dewasa. Di sisi lain,
gejalanya tidak dapat dilihat dengan jelas, sulit untuk diamati tanpa disertai dengan pengamatan
khusus. Contoh GAKY yang banyak dikenal seperti gondok, kretin endemik, kerusakan otak
minimal. Namun, gangguan tersebut dapat dicegah dengan baik dengan menggunakan yodium
memadai dan dilakukan secara terus menerus. Adapun, halangan utama di bidang termasuk
meliputi: 1) Pemilihan Yodium, umumnya pilihan utama adalah garam beryodium dan pilihan
alternatif adalah kapsul minyak yodium 2) Mencapai seluruh lapisan kelompok rentan, seperti
anak-anak sekolah, ibu hamil, wanita baik menyusui atau tidak.3) Program berkelanjutan sesuai
syarat, mengingat masalah utama GAKY adalah daerah dengan kekurangan yodium yang perlu
manajemen terus menerus. Untuk mencapai pencegahan yang efektif dan efisien, harus dilakukan
3 komponen penting yaitu 1) manajemen suplementasi yodium (melalui garam beryodium dan
minyak yodium (kapsul)) 2) promosi peningkatan dan mobilisasi sosial, program suplementasi
yodium di samping promosi dan mobilisasi sosial masalah GAKY di masyarakat 3 ) Program
monitoring dan evaluasi pada program yang telah dilakukan, seperti pemberian kapsul yodium /
garam beryodium, promosi dan kontrol di masyarakat.

SOCIO-ANTHROPHOLOGIC ASPECT MOBILIZATION OF IDD (Iodine Deficiency Disorder)


Abstract
IDD concept is not the same with endemic goiter concept, that the disorder influence to physical
and mentals growth development, from fetus to adult. In the other side, the symptoms cant be
seen clearly, which difficult to be observed without special observation. There are great variation on
IDD disorder from goiter, endemic cretin to minimal brain damage. But that disorder can be
prevented well by using iodine adequately and continuously. The main hindrance in the field
including: 1) Iodine vehicle choices, although generally the main choice is iodinized salt and the
alternative choice is iodine solution in oil 2) Reaching guarantee on IDDs high susceptible group,
like school-children, pregnant women, breast-feeding women, eligible women.3) Continuity
programme, remembering the main IDD problem is the result of iodine deficiency area, that need
management continuously. To reach the effective and efficient of prevention, must be done 3

important component i.e. 1) Iodine supplementation management (through iodinized salt and
iodinized oil) 2) Improvement promotion and social mobilization, iodine supplementation
programme beside promotion and social mobilization IDD problem in community 3) Program
monitoring and evaluation has be done, either iodine capsule/iodinized salt, IDD promotion and
control and socio-anthrophologic aspect mobilization in the community.
Key word : endemic cretin; Iodine supplementation, social mobilization

Pendahuluan

pertumbuhan somatik, masa per-tumbuhan

Masalah

Gangguan

Yodium

(GAKY)

Akibat

Kekurangan
masalah

seorang wanita. Dengan dampak yang luas

kesehatan masyarakat yang cukup luas di

tersebut, wajar bila pemerintah Indonesia

dunia.

memberikan perhatian yang cukup besar dan

Di

merupakan

linier yang terjadi pada masa kehamilan bagi

Indonesia

GAKY dewasa

ini

menjadi masalah nasional, karena berkaitan

serius

dengan penurunan kualitas sumber daya

dampak

negatif

manusia, yang akhirnya akan menghambat

masalah

ini

tujuan pembangunan nasional. Diperkirakan

mempengaruhi penurunan kualitas sumber

140 juta IQ point hilang akibat kekurangan

daya manusia. Upaya-upaya yang dilakukan

yodium, karena 42 juta penduduk hidup di

pemerintah (Departemen

daerah

Departemen yang terkait) dalam pencegahan

endemik,

10

juta

di

antaranya

pada

masalah

GAKY, mengingat

yang

ditimbulkan

diketahui

langsung

Kesehatan

kekurangan

lain, dan terdapat 9000 bayi kretin di daerah-

dilakukan, tetapi belum memberikan hasil

daerah tersebut. Tingkat endemisitas GAKY

yang memuaskan, walaupun jumlah daerah

di Indonesia (1998) tersebut melibatkan 334

endemik

(8,4%) keca-matan termasuk dalam endemic

prevalensi

berat,

termasuk

menjadi 9,8% (1998). Upaya yang dilakukan

endemik sedang, 1.167 (29,9%) termasuk

pemerintah di antaranya adalah upaya jangka

endemik riingan dan 2.184 (54,7%) termasuk

pendek,

pada daerah yang tergolong tidak endemik.

panjang. Program jangka pendek yang telah

Pada

dikerjakan

(7,0%)

awalnya,

kecamatan

masalah

GAKY

hanya

sudah

yodium

menurun,

semula

27,7%

menengah

adalah

(1990)

dan

jangka

penyuntikan

larutan

yodium

terjadi di daerah endemik (endemic goiter),

penduduk risiko tinggi di daerah gondok

yang kurang memberi tekanan pada dampak

endemik sedang dan berat, yang dilakukan

lain

pada tahun 1974 sampai dengan tahun 1991.

merisaukan.

sebenarnya
Hal

ini

justru

dapat

sangat

dilihat

dari

Kemudian

minyak

dan

ditanggapi sebagai masalah gondok yang

yang

dalam

lama

sangat

yang

jangka

sudah

dan

menderita gondok, 3,5 juta menderita GAKY

278

unsur

secara

oleh

dilanjutkan

dengan

dapat menimbulkan abortus, sedangkan pada

lipiodol, sebagai pengganti suntikan lipiodol.

fetus

anomali

Penggunaan kapsul lipiodol membutuhkan

kongenital, kematian angka perinatal dan

biaya mahal, mengingat kapsul tersebut

bayi meningkat, terjadinya kretin neurologik,

buatan

kretin miksedema, dan defek psikomotor.

penggantinya yang dapat diproduksi dalam

Dampak

melibatkan

negeri (PT.Kimia Farma) yang selanjutnya

gangguan tumbuh kembang manusia sejak

disebut YODIOL. Sejak tahun 1992 kapsul

awal dalam perkembangan fisik maupun

tersebut didistribusikan kepada kelompok

mental. Masa yang paling peka adalah masa

sasaran di daerah risiko tinggi. Kelompok

pertumbuhan

sasaran yang dimaksud sekarang ini adalah

ini

pada

lahir

mati,

dasarnya

susunan

saraf,

masa

Perancis,

yaitu

distribusi

kapsul

terjadi

beryodium

pada

spektrum yang luas seperti pada wanita hamil


dapat

minyak

(lipiodol)

sehingga

kapsul

dicari

wanita usia subur di daerah gondok endemik

peneliti

sebelumnya

yang

berhubungan

sedang dan berat, ibu hamil dan menyusui di

dengan masalah penelitian yang dibahas,

daerah gondok endemik sedang dan berat

kemudian dianalisis dengan pengeditan data

dan anak sekolah dasar di daerah endemik

apabila terjadi kesalahan atau kekurangan

berat. Upaya lain dalam menanggulangi

dalam pengambilan data sekunder.

masalah GAKY di masyarakat di samping


melalui

suplementasi

langsung

larutan

Hasil dan Pembahasan

minyak beryodium, dan juga secara tidak

Penyebab

langsung melalui fortifikasi bahan makanan.

Dampak Iodisasi

Tujuan dari upaya-upaya tersebut adalah

Di Indonesia, prevalensi gondok endemik

untuk (1) menjamin nutrisi yodium yang

yang tinggi pada umumnya dijumpai di sekitar

cukup bagi seluruh penduduk, terutama bagi

lereng

kelompok risiko tinggi, dan (2) mencegah

pegunungan.

gangguan retardasi mental dan fisik dan

gizimikro yang sangat vital bagi kebutuhan

gangguan perkembangan lain yang ada

manusia. Unsur ini demikian pentingnya,

hubungannya

Berhasil

sehingga kecukupan setiap manusia akan

tidaknya upaya penanggulangan masalah

unsur ini diupayakan oleh setiap negara

GAKY di masyarakat, di samping sistem

dengan jalan memasukkan di dalam unsur

penanggulangan sendiri di tingkat program,

makanan yang dikonsumsi setiap hari, yakni

tidak

masalah

garam dapur. Apabila asupan yodium dalam

lingkungan dan sosial budaya yang ada di

makanan yang masuk dalam tubuh kurang

masyarakat. Tulisan ini mencoba membahas

memadai, maka pembentukan tiroksin akan

aspek

terhambat. Tiroksin adalah hormon yang

kalah

dengan

GAKY.

pentingnya

sosial-budaya

adalah

masyarakat

yang

berkaitan dengan GAKY tersebut.

gunung

Dampak

berapi

Yodium,

atau

Gaky

di

merupakan

serta

daerah
unsur

dihasilkan oleh kelenjar tiroid, sehingga


apabila

Metode

tiroksin

yang

dihasilkan

sangat

kurang, maka dampaknya adalah tidak ada

Penelitian

ini

penelitian

deskriptif,dengan

aspek

dan

menggunakan

sosial-budaya

metode

hambatan pem-bentukan Thyroid Stimulating

membahas

Hormone (TSH), se-hingga produksi TSH

yang

akan berlebihan. TSH ini akan memacu

berkaitan dengan GAKY dimana kemudian

kelenjar tiroid untuk mensekresi tiroglobulin

dianalisis. Teknik pengumpulan data dalam

ke dalam folikel-folikel. Masukan yodium

penelitian ini menggunakan data skunder

manusia berasal dari makanan dan minuman

yang diperoleh dari dari jurnal penelitian,

yang berasal dari alam sekitarnya. Kalau

dokumen pemerintah, maupun buku teks

lahan di alam kurang tersedia yodium di

yang

tanah permukaan, maka semua tumbuhan

berhubungan

masyarakat

dengan

masalah

penelitian yang dibahas.


Cara

analisis

data

dan air yang berada di daerah tersebut,


dilakukan

dengan

kandungan yodium kurang. Sebagai contoh

mengambil beberapa hasil penelitian dari

sumur di RS Dr Kariadi mengandung yodium

4,8-11 ug/L, air dari PDAM Semarang yang

dapat juga disebabkan karena penyakit lain

bersumber dari air gunung di Ungaran kadar

seperti

yodiumnya 0,9 ug/L dan air dari mata air

sebagainya.

desa-desa endemik berat di Sengi Magelang

Hasil

mengandung yodium 0,2 ug/L.1 Dampak

pemberian

GAKY pada dasarnya melibatkan gangguan

pemberian garam beryodium, bila dilakukan

tumbuh kembang manusia mulai sejak awal

dengan

perkembangan fisik maupun mental.

managemennya

Masa

yang

paling

tumor,

iodisasi

dengan

oral

kanker
cara

dengan

baik,

suntikan,

kapsul

terutama
dan

dan

dan
sistem

kesadaran

serta

adalah

masa

penerimaan masyarakat cukup baik akan

saraf,

masa

memberikan dampak yang menggembirakan,

pertumbuhan linier dan masa kehamilan bagi

misalnya: (a) angka gondok menurun secara

wanita. Secara rinci menjelaskan bahwa

mencolok

dampak kekurangan yodium, di samping

metabolisme yodium membaik dan menjadi

kretin

normal

pertumbuhan

endemik

peka

radang,

susunan

adalah

(1)

kemampuan

di

(b)

gangguan

daerah

abnormalitas

gondok

endemik

(c)

mental dan psikomotor berkurang (2) angka

pulihnya gambaran hipotiroidi, baik secara

kematian

klinik

perinatal

meningkat,

demikian

maupun

biokimiawi

(kecuali

bagi

gangguan perkembangan fetal dan pasca

mereka yang menunjukkan atrofi tiroid) pada

lahir (3) hipotiroidisme neonatal banyak

kretin maupun non kretin (d) gambaran

ditemukan di daerah dengan endemik berat

kelainan elektroensefalograf pada bayi tidak

(4)

ditemukan

akan terjadi, bila ibu mendapat suntikan

hipotiroidisme klinis dan biokimiawi (5) di

lipiodol sebelum kehamilan 16 minggu. (e)

daerah gondok endemik kadar yodium air

perkembangan fisik anak menjadi berbeda

susu ibu lebih rendah dibandingkan dengan

secara mencolok, yaitu sebelum diberikan

daerah non endemik (0,44 vs 10,02 ug/dl) (6)

suplemenatsi

pada otak terlihat kalsifikasi ganglion basal,

suntikan, 17% anak belum dapat berjalan

hipo-fisis membesar, tetapi arti klinik belum

sampai usia dua tahun, namun setelah

diketahui (7) terdapat minimal brain damage

diberikan intervensi suntikan angka tersebut

di daerah yang terkesan sudah iodine replete,

menurun menjadi 2% (f) aktivitas komunitas

dengan IQ point yang terlambat 10-15 point

anak-anak, seperti bermain juga sangat

meskipun status tiroid sudah kembali normal

mencolok dan juga (g) tingkat pendidikan

(8) ada keterlambatan perkembangan fisik

formal anak-anak meningkat dengan sangat

anak,

nyata di daerah gondok endemik berat.

pada

kepala,

penduduk

misalnya

normal

lambatnya

tengkurep,

meng-angkat

upaya

strabismus konvergen, hipotoni otot. Gondok

mungkin,

tetapi

gambaran

yang merupakan pembesaran kelenjar tiroid

biokimiawi

ringan

masih

yang

leher

kelompok dengan risiko tinggi, di mana

merupakan reaksi atas kekurangan unsur

hampir sepertiga ibu hamil dan neonatus

yodium, walaupun secara individual, gondok

menunjukkan tanda hipotiroidi biokimiawi.

depan

dilakukan

dengan

Meskipun

dibagian

telah

beryodium

hiporefleksi,

terdapat

berjalan,

minyak

sebaik

gangguan

terlihat

pada

Kekurangan yodium memang agak berbeda

sehingga konsumsi 400 g potassium iodine

ma-salahnya

gizi

per hari dan ini sesuai dengan 237 gram

lainnya. Permasalahan utama yang timbul

iodide. Hasil studi-studi di Jawa Tengah

biasanya adalah ling-kungan yang miskin

nampak bahwa konsumsi garam beryodium

akan yodium, baik karena lahan tersebut

dalam keluarga dipengaruhi oleh karakteristik

kekurangan

karena

keluarga dan pengetahuan terhadap penyakit

adanya gangguan lain yang berkompetisi

gondok serta pengetahuan terhadap manfaat

dengannya, yaitu zat goitrogenik.

garam beryodium dalam keluarga. Selain itu,

dengan

unsur

kekurangan

yodium

atau

konsumsi dalam keluarga juga dipengaruhi


oleh faktor persepsi dan aseptasi terhadap
penggulangan kekurangan yodium dalam
masyarakat.
Upaya

Penanggulangan

Gaky

Kaitan

Dengan Sosial-Budaya
Upaya

penanggulangan

Persepsi

merupakan

hasil

proses

pengamatan yang berasal dari komponen


GAKY

jangka

kognisi.

Persepsi

dipengaruhi

panjang telah ditempuh pemerintah melalui

factorfaktor

fortifikasi bahan makanan. Setelah melalui

wawasan, pemikiran dan pengetahuannya.

pengkajian yang seksama baik dari segi

Proses

teknis

ditetapkan

proses konseptualisasi dan abstraksi. Pada

bahwa garam merupakan bahan makanan

tahap ini bahasa memegang peranan yang

yang paling cocok dan memenuhi kriteria

sangat penting. Hal ini disebabkan, bahasa

untuk dilakukan fortifikasi. Oleh karena itu,

merupakan alat untuk menyederhanakan dan

program

jangka

mengkategorisasikan berbagai stimulus yang

panjang ditempuh dengan fortifikasi garam

sampai kepada individu. Melalui bahasa,

konsumsi,

kognisi

maupun

operasional,

penanggulangan
dimana

GAKY

program

ini

disebut

pengalaman,

oleh

pembentukan

individu

proses

persepsi

dan

segala

belajar,
meliputi

sesuatu

program iodisasi garam dan garam yang

digambarkan dan dikomunikasikan. Proses

sudah difortifikasi disebut garam beryodium.

kognisi akan mempengaruhi pembentukan

Adapun

persepsi.

alasan

penggunaan

garam

Reaksi

tiap

individu

terhadap

beryodium sebagai upaya penanggulangan

seseorang atau segala sesuatu yang ada di

GAKY adalah garam merupakan media yang

sekitarnya dibentuk oleh apa yang dia lihat

paling baik untuk mengikat yodium dan

atau dunia kognisinya. Adapun faktor-faktor

garam merupakan bahan makanan yang

yang mempengaruhi kognisi individu adalah:

dikonsumsi semua orang tiap hari sehingga

(1) lingkungan fisik dan sosial; (2) struktur

menjamin masukan yodium sesuai dengan

fisiologis-nya; (3) keinginan-keinginan dan

yang diharapkan.

tujuan; dan (4) pengalaman masa lampau.

Di Indonesia, penggunaan garam beryodium

Health Belief Model yang dikembangkan oleh

dengan kadar yodium 40 ppm, dengan

Rosenstock

anggapan konsumsi garam 10 gram sehari,

mengungkapkan bahwa suatu persepsi yang

adalah

suatu

model

yang

berkaitan dengan penyakit terdiri atas empat

Berdasarkan hasil diatas maka sampel

dimensi yaitu (1) persepsi individu tentang

mempunyai tingkat pengetahuan tentang

kerentanan terhadap sakit yang sifatnya

GAKY kurang menderita gondok sebanyak 11

sangatm subyektif; (2) persepsi individu

orang (23,4 %) dan yang tidak menderita

tentang parahnya sakit yang diderita juga

gondok hanya 5 orang (10,6%), sedangkan

berbedabeda,

yang mempunyai pengetahuan GAKY baik 36

baik

yang

menyangkut

konsekuensi fisik maupun sosial; (3) persepsi

orang (76,6%) dan yang tidak menderita

individu

gondok sebanyak 42 orang (89,4%).

tentang

keuntungan,

misalnya

seseorang yang berbahaya sekalipun, belum


tentu akan mentaati anjuran kalau itu sukar
dijalankan; dan (4) persepsi individu tentang
hambatan-hambatan,

misalnya

seseorang

percaya bahwa tindakannya cukup efektif


dalam upaya penyembuhan sakitnya, akan
tetapi ia bimbang akibat tindakannya itu tidak
menyenangkan, mahal, makan waktu, harus
merasakan sakit dan sebagainya. Hal inilah
yang disebut hambatan, dan persepsi inilah
yang

sering

mengakibatkan

timbulnya

gangguan dalam perilaku pengobatan.

Pada

dasarnya

lain berasumsi bahwa perilaku seseorang


tergantung pada: (1) nilai yang diberikan
individu pada suatu tujuan; dan (2) perkiraan
individu

terhadap

meliputi yang menyatakan Hubungan antara


Pengetahuan tentang GAKY dengan

bahwa

perilakunya akan dapat mencapai tujuan


tersebut.

Terdapat

mendasari

model

tiga

komponen

ini,

yaitu

yang

komponen

predisposisi, komponen yang memungkinkan


terjadinya

perilaku

dan

kom-ponen

dengan

status

GAKY

pada

endemik,

sebenar-nya

banyak

preventif

yang

dilakukan

dapat

perilaku
untuk

mengatasi defisiensi yodium tersebut. Faktor

Kejadian GAKY

pengalaman merupakan salah satu faktor

Tabel 1 Hub. ungan antara Pengetahuan

yang

tentang GAKY dengan kejadian GAKY

Persepsi

Kejadian GAKY

OR

CI

mempengaruhi
seseorang

merupakan

cermin

Dikemukakan

huan
tentang
Pende

Gon

Buka

Pende

rita

dok

rita

memfokuskan

Gon
%

dok
f

0,1

2,5

0,81

00

67

58,08
2

23,4
76,6
100

5
42
47

10,6
89,4
100

Sumber : hasil penelitian tahun 2009

persepsi

indvidu.

tentang

penyakit

persepsi

oleh

membedakan,

GAKY

11
36
47

kemungkinan

masyarakat yang tinggal di daerah gondok

Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang

Kurang
Baik
Total

Model

dikembangkan dari teori perilaku, yang antara

Dikaitkan

yang berhubungan dengan kejadian GAKY di

Belief

kebutuhan.

Analisis bivariat pada penelitian faktor risiko

Pengeta

Health

masyarakat.

seorang

akan

mengelompokkan,
setiap

masalah

kesehatan

yang dihadapinya. Demikian pula dengan


penyakit gondok, berdasarkan pengalaman
yang dilihat, selama ini masyarakat masih
menganggap

penyakit

gondok

sebagai

penyakit yang tidak berbahaya dan tidak


akan mengakibatkan kematian.

Hasil temuan kualitatif di Magelang, Jawa

terjadi,

Tengah

penyakit

maupun lahirnya anak cacat mental bukanlah

gondok di-anggap bukan suatu penyakit, dan

mereka anggap sebagai ancaman yang

tidak

timbul karena mereka menderita defisiensi

memperlihatkan
menyebabkan

melakukan

perilaku

bahwa
hambatan

kese-harian

untuk
mereka.

tingginya

angka

kematian

bayi

yodium.

Berbagai istilah ditemukan dalam masyarakat

Perilaku pencegahan merupakan langkah

tersebut untuk pemahaman mereka terhadap

yang dilakukan individu terhadap persepsi

penyakit gondok, yakni panggel maupun

ancaman dan kegawatan penyakit. Perilaku

umpluk

konsumsi garam dan kapsul beryodium serta

yang

persepsi

merupakan

masyarakat

pencerminan

terhadap

penyakit

pola

konsumsi

pangan

kaya

yodium

gondok. Ancaman yang dirasakan terhadap

seharusnya merupakan suatu tindakan dalam

risiko yang timbul terhadap dirinya biasanya

mengantisipasi kekurangan yodium dalam

akan

masyarakat. Berdasarkan hasil temuan di

membuat

penyakit

orang

yang

berpikir

dirasakan

apakah

betul-betul

Jawa

Tengah

ditemukan

bahwa

merupakan ancaman bagi dirinya.

pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat

Dikemukakan oleh beberapa ahli bahwa

terhadap lipiodol suntik dan garam beryodium

penilaian tentang ancaman ini biasanya

sangat rendah. Pada umumnya responden

berdasarkan pada: (1) kerentanan yang

dalam studi tersebut menunjukkan bahwa

dirasakan

yang

sebanyak 66,7% belum pernah mendengar

mereka

suntikan lipiodol baik di daerah gondok

dapat terkena penyakit yang bersangkutan;

endemik sedang maupun berat. Rendahnya

(2) keseriusan yang dirasakan (perceived

pemahaman

severity). Berdasarkan keseriusan ini, orang

disebabkan karena rendahnya pelaksanaan

akan

penyuluhan akan manfaat kapsul yodium di

(perceived

merupakan

vulnerability)

kemungkinan

mengevaluasi

bahwa

seberapa

jauh

mengenai

kapsul

yodium

keseriusan penyakit tersebut apabila mereka

dalam masyarakat.

mengalami

penyakit

Faktor lain adalah distribusi tidak mengenai

penyakitnya

tidak

atau

membiarkan
Seperti

pada kelompok sasaran. Biasanya distribusi

dikemukakan di depan, dampak GAKY pada

dilakukan oleh petugas gizi Puskesmas

penduduk secara umum lebih luas dari yang

kepada kepala desa, yang dilanjutkan kepada

diperkirakan

kader kesehatan untuk dibagikan pada saat

Dampak

ini

perkembangan

ditangani.

masyarakat,
dapat

yaitu

berupa

mental,

gondok.
gangguan

neuromotor,

kegiatan

Posyandu.

dikemukakan

Berbagai

sehubungan

dengan

alasan
tidak

psikomotor, kretinisme dan gangguan lain

terbagikannya kapsul yodium, lupa, belum

seperti gangguan berat lahir bayi, angka

mendapatkan dari Puskesmas, merupakan

kematian anak, angka kematian perinatal dan

alasan utama mengapa masyarakat belum

sebagainya. Akan tetapi yang terjadi pada

menda-patkan kapsul yodium. Faktor lain

masyarakat, dampak GAKY tersebut belum

yang berpengaruh dalam distribusi kapsul

atau tidak mereka sadari. Aborsi yang sering

yodium adalah Puskesmas tidak melakukan

pemeriksaan ulang apakah kapsul tersebut

makanan dengan kandungan yodium yang

sudah terbagikan apa belum.

tinggi biasanya merupakan makanan yang

Walaupun

kelompok sasaran menerima kapsul yodium

dianggap

tersebut, karena kurangnya pengetahuan

masyarakat. Dikemukakan oleh, di dalam

mengenai gondok atau GAKY dan gondok

suatu masyarakat, meskipun telah terjadi

bukan ancaman terhadap kesehatan maka

peningkatan penghasilan, akan tetapi belum

kapsul

tetapi

tentu akan berpengaruh atau tidak diikuti oleh

lupa

peningkatan pengeluaran konsumsi pangan,

tersebut

tidak

disimpan

dahulu,

diminum.

Penggunaan

diminum,

yang

akhirnya

garam

beryodium

mewah

khususnya

dan

pangan

mahal

yang

oleh

mempunyai

dalam rangka iodisasi juga ada masalah,

kandungan gizi tinggi, yang mengandung

mengingat bahwa penguapan kadar yodium

kandungan yodium.

dalam garam menyebabkan turunnya kadar

Faktor lain yang berpengaruh dalam pola

yodium. Hal ini seperti dikemukaan oleh

konsumsi

dalam

(1987)

masyarakat terhadap jenis-jenis makanan

terjadi.

tertentu. Biasanya di dalam masyarakat

Rerata kandungan yodium di pasaran bebas

terdapat aturan yang menentukan kuantitas,

adalah 31,7 ppm sedangkan berdasarkan

kualitas

sampel kandungan yodium yang ada di

seharusnya dan tidak seharusnya dikonsumsi

rumah

oleh anggota keluarga yang sesuai dengan

studinya

penurunan

di

kadar

Yogyakarta

yodium

penduduk

rerata

selalu

kandungannya

pangan

dan

adalah

jenis-jenis

makanan

kedudukan,

yodium tersebut dapat dikatakan bahwa

khusus. Di samping status makanan, terdapat

penguapan yang terjadi pada garam sangat

pula tabu-tabu makanan yang ditentukan

memungkinkan

menurut adat istiadat tradisional. Kebiasaan

kadar

yodium

kelamin,

dan

yang

adalah 22,2 ppm. Melihat rerata kandungan

penurunan

jenis

penilaian

kondisi

tersebut.

tentunya berhubungan erat dengan masalah-

Pola konsumsi pangan dalam masyarakat

masalah yang bersifat kepercayaan. Adanya

tidak terlepas dari ketersediaan pangan yang

pantangan tersebut tentu saja akan berakibat

ada di dalam masyarakat. Dengan adanya

jumlah

sumber-sumber

di

terbatas. Tidak satupun kebudayaan di dunia

sekelilingnya, setiap anggota masyarakat

ini yang bebas dari pantangan terhadap

dapat

makanan

memenuhi

pangan

yang

kebutuhan

ada

pangannya.

yang

dikonsumsi

tertentu.

akan

Biasanya

menjadi

pantangan

Akan tetapi faktor lingkungan belum tentu

tersebut diberlakukan terhadap golongan

dapat memenuhi semua kebutuhan gizi yang

masyarakat atau individu berdasarkan umur,

diperlukan. Di daerah gondok endemik, air

jenis kelamin, agama, yang ada di dalam

dan tanahnya kurang mengandung yodium,

sistem sosial. Ibu yang sedang hamil atau

dan akibatnya adalah segala bahan pangan

menyusui merupakan individu yang biasanya

yang tumbuh dan hidup di daerah tersebut

diberlakukan terhadap pantangan makanan

menjadi

miskin

yang sukar diterangkan secara alamiah yang

jenis

akan berpengaruh pada bayi. Biasanya jenis

sumber

kandungan

pangan

yodium.

yang

Sedangkan

makanan yang dilarang adalah susu, telur,

imunisasi maupun screening merupakan cara

ikan asin, ikan segar, dan seba-gainya. Ikan,

yang

susu, telur, merupakan makanan sumber

mendeteksi

protein yang sangat baik dan diperlukan bagi

hambatan yang serius untuk melakukan

ibu

menyusui.

perilaku tersebut. Ancaman yang dirasakan

Dilaksanakannya pantangan tersebut tentu

masyarakat terhadap penyakit gondok dapat

saja

hamil
akan

mereka.

maupun

memperburuk
Selain

tepat

untuk

mencegah

penyakit;

(4)

tidak

maupun
terdapat

keadaan

gizi

dikatakan sangat rendah. Selain dianggap

tabu

dan

tidak

adanya

mengganggu,

bukanlah

yodium dari makanan adalah rasa (taste),

kematian. Rendahnya pengetahuan terhadap

dari jenis makanan tersebut, seperti garam

dampak lain dari GAKY seperti lahirnya anak

beryodium.). Faktor kebiasaan merupakan

cacat mental, aborsi, maupun bayi lahir mati

penyebab yang menimbulkan mereka tidak

mengakibatkan mereka cenderung

menyukainya.

tidak melakukan tindakan pencegahan.

samping

itu

garam

yang

gondok

kepercayaan tertentu, rendahnya asupan

Di

penyakit

penyakit

mengakibatkan

untuk

beryodium dianggap mempunyai rasa yang


tidak enak, pahit, sehingga tidak disukai oleh

Penutup

masyarakat pada umumnya.

bebrapa hal sosio kultural yang menhambat

Berdasarkan kajian di atas, nampak bahwa

penanggulangan

perilaku

masyarakat masih menganggap penyakit

preventif

sehubungan

dengan

yang

dilakukan

timbulnya

penyakit

gondok

sebagai

Gaky

adalah

penyakit

meliputi,

yang

tidak

gondok maupun dampak GAKY yang lain

berbahaya dan tidak akan mengakibatkan

dapat dikatakan tidak berjalan sesuai dengan

kematian, hal lain adalah distribusi tidak

konsep Health Belief Model. Konsep Health

mengenai

Belief Model adalah perilaku pencegahan

Puskesmas tidak melakukan pemeriksaan

yang ber-kaitan dengan dunia medis, dan

ulang pemberian kapsul beryodium apakah

mencakup berbagai macam perilaku, seperti

kapsul tersebut sudah terbagikan apa belum.

general cek up untuk pencegahan atau

Walaupun

pemeriksaan awal (screening) dan imunisasi.

kapsul yodium tersebut, karena kurangnya

Health Belief Model yang merupakan suatu

pengetahuan mengenai gondok atau GAKY

model kognitif, dipengaruhi oleh informasi

dan

dan lingkungan. Dua buah keyakinan, yaitu

kesehatan

ancaman yang dirasakan serta keuntungan

diminum,

dan kerugian akan mempengaruhi sesorang

akhirnya lupa diminum. Penggunaan garam

untuk bertindak. Screening maupun imunisasi

beryodium dalam rangka iodisasi juga ada

mengandung unsur-unsur kepercayaan yaitu

masalah,

(1) kemungkinan untuk terjangkit penyakit

kadar yodium dalam garam menyebabkan

tinggi; (2) apabila terjangkit penyakit, penyakit

turunnya kadar yodium.

tersebut

membawa

akibat

serius;

(3)

pada

kelompok

kelompok

gondok

bukan

maka
tetapi

sasaran.

sasaran

menerima

ancaman

terhadap

kapsul

tersebut

tidak

disimpan

dahulu,

yang

mengingat

bahwa

peng-uapan

Sedangkan

jenis

makanan

dengan

sangat baik dan diperlukan bagi ibu hamil

kandungan yodium yang tinggi biasanya

maupun

menyusui.

merupakan makanan yang dianggap mewah

pantangan

tersebut

dan mahal oleh masyarakat.

memperburuk keadaan gizi mereka. Selain

Kemudian

di

akan

peningkatan

rendahnya asupan yodium dari makanan

penghasilan, akan tetapi belum tentu akan

adalah rasa (taste), dari jenis makanan

berpengaruh

tersebut, seperti garam beryodium.). Faktor

terjadi

atau

tidak

diikuti

oleh

tabu

saja

adanya

telah

suatu

tentu

masyarakat,

meskipun

dalam

Dilaksanakannya

dan kepercayaan tertentu,

peningkatan pengeluaran konsumsi pangan,

kebiasaan

khususnya

mempunyai

menimbulkan mereka tidak menyukainya. Di

kandungan gizi tinggi, yang mengandung

samping itu garam beryodium dianggap

kandungan yodium.

mempunyai rasa yang tidak enak, pahit,

Biasanya di dalam masyarakat terdapat

sehingga tidak disukai oleh masyarakat pada

aturan yang menentukan kuantitas, kualitas

umumnya.

pangan

yang

merupakan

penyebab

yang

dan jenis-jenis makanan yang seharusnya


dan

tidak

anggota

seharusnya

keluarga

dikonsumsi

Upaya penanggulangan yang dilakukan oleh

kondisi

pemerintah dalam menanggulangi masalah

khusus. Di samping status makanan, terdapat

GAKY tidak akan bisa terwujud tanpa adanya

pula tabu-tabu makanan yang ditentukan

peran dari masyarakat itu sendiri. Oleh

menurut adat istiadat tradisional. Kebiasaan

karena itu perlu diperbaiki dalam program

tentunya berhubungan erat dengan masalah-

yang

masalah yang bersifat kepercayaan. Adanya

pengetahuan tentang GAKY. Selain itu, perlu

pantangan tersebut tentu saja akan berakibat

juga

jumlah

kesehatan

jenis

yang

sesuai

Saran

dengan

kedudukan,

yang

oleh

kelamin,

dikonsumsi

dan

akan

menjadi

diberikan
peningkatan
terkait

kinerja
dengan

pelayanan
pelaksanaan

program

ini yang bebas dari pantangan terhadap

kejadian GAKY tidak meningkat dan juga

makanan

pantangan

perlu adanya kesadaran yang tinggi oleh

tersebut diberlakukan terhadap golongan

masyarakat akan pentingnya pengetahuan

masyarakat atau individu berdasarkan umur,

dan kesehatan.

Biasanya

sehingga

menekankan

terbatas. Tidak satupun kebudayaan di dunia


tertentu.

tersebut

dengan

diharapkan

jenis kelamin, agama, yang ada di dalam


sistem sosial.
Yang terakhir terkait sosio-kultural yang
menghambat penanggulangan GAKY adalah
biasanya jenis makanan yang dilarang untuk

Daftar Pustaka

ibu hamil adalah susu, telur, ikan asin, ikan


segar, dan seba-gainya. Ikan, susu, telur,

Azwar, A (1986) Pengantar Pendidikan

merupakan makanan sumber protein yang

Kesehatan. Jakarta: Sastra Budaya.

Darmono, SS. (1987,Masalah Distribusi

Margawati, A (1996) Determinan Kejadian

Garam Ber-yodium dalam

Penyakit Gondok pada Wanita

Penanggulangan Kekurangan Yo-

Berusia 20-35 tahun di Kec.

dium. Suatu studi Kasus di Jawa

Srumbung, Kab. Magelang, Prop.

Tengah, Medika 13 (6); 523-528.

Jawa Tengah. Thesis.

Djokomoeljanto,

R.

(1998)

Konsekuensi

Widati, Estu. 2009. Faktor Risiko Kejadian

GAKY ter-hadap kualitas Sumber

GAKY di Kecamatan Belik

Daya

Kabupaten Pemalang tahun 2009.

Manusia,

Lokakarya

Hasil

Survei Nasional Pemetaan GAKY,

Skripsi. Universitas Negeri

Jakarta.

Semarang.

Kirscht, JP (1980) The Health Belief Model

Wijayanti, Endah Tri. 2014. Gambaran

and Predictions of Health Action in

pengetahuan Ibu tentang GAKY di

Gochman,

Dusun Sumberbendo Desa Tiron

DS

(ed:

Emerging

Research Perspectives. New York:

Kecamatan Banyakan Kabupaten

Plenum Press.

Kediri. Journal Nomor 25 Volume 1.