Você está na página 1de 1

BIOREMATIK : (Bioremidiasi Sampah Plastik)

Melalui Pemanfaatan Mikroba Pseudomonas sp. yang Bersifat Ramah


Lingkungan dalam Upaya Mewujudkan Kota Makassar Tidak Rantasa.
Putu Eka Irawan1, Juwita Purnamasari2
Universitas Hasanuddin
Abstrak: Sampah adalah permasalahan yang dialami hampir di seluruh kota di
Indonesia. Berdasarkan Data Statistik Persampahan Indonesia KNLH-RI (2008),
untuk populasi Indonesia sebanyak 232.656.251 orang, timbulan sampah yang
dihasilkan adalah sekitar 43.213.557 m3 per tahun. Permasalahan pengelolaan
sampah ini juga terjadi di Kota Makassar, untuk tahun 2012 jumlah timbulan
sampah mencapai 4.057,28 m/hari, sedangkan jumlah sampah tertangani mencapai
3.642,56 I-3 m/hari, yakni hanya 89,78 persen terhadap timbulan. Sampah plastik
merupakan salah satu jenis sampah yang sulit terurai karena plastik terdiri atas
berbagai senyawa yang terdiri polietilen, polistiren, dan polivinil klorida. Bahanbahan tersebut bersifat inert dan rekalsitran. Plastik juga merupakan hidrokarbon
yang hampir keseluruhan rantainya tersusun atas atom hidrogen dan karbon. Untuk
itulah plastik dibuat sedemikian agar tidak mampu ditembus sehingga dibutuhkan
ratusan tahun untuk mikroba mampu menguraikannya menjadi biogas dan biomassa
sehingga sampah plastik harus ditanggani secara serius dan maksimal. Inovasi baru
dapat menjadi solusi penyelesaian penguraian sampah plastik di kota Makassar
tersebut yakni dengan penerapan aplikasi bioremediasi. Bioremidiasi adalah
penggunaan mikroorganisme untuk mengurangi polutan di lingkungan. Saat
bioremediasi terjadi, enzim-enzim yang diproduksi oleh mikroorganisme
memodifikasi polutan beracun dengan mengubah struktur kimia polutan tersebut.
Selain itu aplikasi Bioremediasi dalam penanganan limbah atau pemulihan
lingkungan, memerlukan biaya operasi yang relatif murah, serta ramah dan aman
bagi lingkungan. Untuk dapat merombak plastik, mikroba harus dapat
mengkontaminasi lapisan plastik melalui muatan elektrostatik dan mikroba harus
mampu menggunakan komponen di dalam atau pada lapisan plastik sebagai nutrien.
Bakteri Pseudomonas sp. merupakan bakteri yang dapat melakukan proses
bioremidiasi dengan mende-gradasi hidro-karbon dan menghasilkan biosurfaktan
sehingga berpotensi untuk upaya bioremediasi lingkungan akibat pencemaran
hidrokarbon. Tujuan penulisan karya ilmiah ini yaitu untuk memperkenalan
penerapan tenik bioremidiasi dalam proses percepatan penguraian sampah plastik
dengan pemanfaatan Pseudomonas sp. Metode penulisan berdasarkan studi pustaka
dan studi lapangan yang bersifat deskriptif, inovatif, informatif, dan sistematis.
Penulisan karya tulis ini dilaksanakan pada bulan Januari 2016. Hasil yang
diperoleh bioremidiasi efektif dan efisien untuk diterapkan di kota Makassar karena
melalui penerapan bioremidiasi sampah plastik dapat terurai atau terdegradasi
dalam waktu yang cepat sehingga mampu mengurangi polutan dilingkungan
sehingga tidak berbahaya bagi lingkungan dan dapat mewujudkan kota Makassar
menjadi kota dunia yang asri (tidak rantasa).
Kata kunci : Bioremidiasi, Sampah plastik, Pseudomonas sp, Kota Makassar.