Você está na página 1de 27

ANALISIS KELAYAKAN BISNIS

RANCANGAN BISNIS TUAN NONA CAFE

Disusun oleh :
1.
2.
3.
4.
5.

Nurul Hasanah
Melinda Kusuma .W
Nur Aisyah Putri .S
Meida Ovi Rahmatunisa
Desy Eka Sulistyawati

(12611002)
(12611005)
(12611014)
(12611015)
(12611029)

Mata kuliah : Analisis Keputusan Bisnis ( Kelas : B)

JURUSAN STATISTIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
YOGYAKARTA
2015

BAB I
0

PENDAHULUAN DAN RINGKASAN

1.1 Latar Belakang


Keadaan perekonomian yang tidak stabil di negara berkembang seperti Indonesia ini
membuat mata pencaharian masyarakat tidak stabil, sehingga memaksa masyarakat untuk
lebih kreatif lagi dalam membuka lapangan usaha atau membuka usaha sendiri untuk
melangsungkan hidupnya sehingga penagangguran tidak terlalu meningkat. Perubahan
ekonomi di jaman sekarang ini, menuntut masyarakat untuk lebih berusaha lagi dalam
mencapai suatu perubahan yang lebih baik demi memenuhi kebutuhan hidup. Bukan hanya
faktor tersebut, faktor-faktor lain yaitu masyarakat sekarang harus lebih kreatif lagi dalam
mencari pekerjaan. Sehingga munculah sebuah ide untuk mendirikan Tuan Nona Caffe yaitu
sebuah cafe yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen atau pelanggan cafe.
Pada saat ini banyak orang yang menginginkan sebuah tempat hangout yang nyaman dan
sesuai dengan selera para konsumen, terutama kalangan pelajar atau mahasiswa terutama
yang berada di wilayah sekitar kampus UII yang masih sangat sedikit tempat hangout dan
berkumpul dengan tempat yang unik dan menarik. Maka dari itu kami mendirikan Tuan
Nona Cafe di Jalan Kaliurang KM 13 (berada didekat daerah wilayah kampus UII).
Konsep yang akan kami terapkan adalah konsep perpaduan antara klasik dan modern
sesuai dengan perkembangan zaman. Perpaduan antara klasik dan modern diharapkan dapat
memberikan suasana yang baru dan menarik perhatian pelanggan untuk menikmati suasana
cafe tersebut. Maka dari itu kami membuat Tuan Nona Cafe dengan makanan dan minuman
yang berbeda agar orang yang datang tidak merasa bosan dengan menu makanan yang biasa,
selain itu kami akan berusaha memberikan kualitas dan mutu yang baik yang harganya
relatif murah bagi semua kalangan masyarakat.
Selain itu caffe ini tidak hanya untuk kalangan remaja saja, tetapi untuk semua tingkatan
masyarakat umum. Selain tempat yang nyaman bagi pengunjung menu-menu yang variatif
juga menjadi andalan sebuah caffe dengan sajian menu yang variatif dan unik. Dengan
berbagai jenis minuman diantaranya seperti aneka jus buah, es teh,lemon tea, green tea,
aneka minuman coklat dan kopi, dan berbagai macam milkshake. Caffe ini tidak hanya
menyediakan minuman tetapi juga menyediakan berbagai jenis makanan ringan diantaranya
seperti roti bakar, pisang keju, kentang goreng, dan mendoan. Namun makanan yang

menjadi andalannya di caffe ini adalah menyediakan mie ramen dengan berbagai rasa kuah
dan toppingnya.
1.2 Aspek Pasar dan Pemasaran
Pemasaran adalah studi mengenai bagaimana berbagai pihak memuaskan kebutuhan dan
keinginan konsumen melalui proses pertukaran. Konsep inti dalam studi pemasaran adalah
kebutuhan, keinginan, permintaan, produk, pertukaran,transaksi, dan pasar.
Sasaran pasar untuk usaha caffe ini adalah kalangan anak muda seperti pelajar dan
mahasiswa, kemudian dilakukan analisis untuk lokasi usaha yang tepat yakni dekat dengan
aktifitas pendidikan yaitu di Jalan Kaliurang Km 13 (berada didekat daerah wilayah kampus
UII). Pada aspek pasar dan pemasaran ini juga dibahas bagaimana cara yang paling tepat
untuk melakukan promosi sesuai dangan sasaran pasar, oerkembangan permintaan,
penwaran, serta teknis pelayanan.
1.3 Aspek Teknis dan Tekhnologi
Pada aspek produksi, teknis, dan teknologis berisi tentang bahan-bahan baku yang
dipakai berikut dengan penjelasan kualitas bahan, kemudahan untuk mendapatkan bahan,
asal dari bahan tersebut apakah bahan itu impor atau lokal, dan menjelaskan alat-alat apa
saja yang dipakai serta diberi penjelasan tentang fungsi alat, kualitas alat dan harga alat
tersebut.
1.4 Aspek Manajemen Operasional
Aspek manajemen operasional membahas tentang peranan tenaga kerja inti yakni
menentukan dan membagi tugas masing-masing dari setiap tenaga inti dan menjelaskan
bagaimana cara memanage pekerjaan dalam menjalankan usaha ini dari setiap tenaga inti.
1.5 Aspek Ekonomi dan Keuangan
Aspek dimana faktor finansial menjadi faktor utama. Dalam aspek keuangan ini sangat
berpengaruh pada kesanggupan suatu usaha untuk memperoleh dana.
BAB II
LATAR BELAKANG PROYEK DAN PEMRAKARSA
2.1 Latar Belakang Pemrakarsa
a. Nama Proyek
: Tuan Nona Cafe
b. Alamat
: Jalan Kaliurang KM.13
2

c. Tujuan proyek :
Untuk menjadikan sumber penghasilan, Menjadi tempat refrensi hangout bagi kalangan
muda, Menyajikan tempat yang nyaman bagi para pelanggan

yang

hanya

sekedar

hangout atau mengerjakan tugas, Memberikan

nuansa berbeda dalam menikmati

makanan utama ramen yang biasanya disajikan

ditempat yang bernuansa jepang,

Meberikan refrensi jajanan kuliner di daerah wisata kaliurang


Pemrakarsa proyek pendirian ini adalah mahasiswa jurusan statistika program studi
sarjana Universitas Islam Indonesia angkatan 2012, dengan beratas nama Nurul Hasanah,
Melinda Kusuma Wardani, Nur Aisyah Putri Asrori, Meida Ovi Rahmatunisa, dan Dessy
Eka Sulistyawati. Dimana kami sudah belajar dan mencari tahu bagaimana pengelolaan
usaha Restoran dan Caf

yang baik lewat seminar, sharing dengan sumber yang

berpengalaman tentang pengelolaan usaha Restoran dan Caf bahkan tidak dalam waktu
yang singkat kami melakukan hal itu dan sampai saat ini tetap kami lakukan, sehingga kami
sudah mendapatkan ilmu tentang pengelolaan usaha Restoran dan Caf serta kami sudah
belajar dan mencari tahu lebih detail tentang rencana usaha tersebut maka dari itu kami
berani untuk membangun usaha ini meskipun kami belum memiliki pengalaman dalam
pengelolaan usaha Restoran dan Caf .
2.2 Uraian Tentang Proyek yang Direncanakan
Pada saat ini banyak orang yang menginginkan sebuah tempat hangout yang nyaman dan
sesuai dengan selera para konsumen, terutama kalangan pelajar atau mahasiswa terutama
diwilayah dekat kampus UII yang masih sangat sedikit tempat berkumpul yang unik dan
menarik maka dari itu kami mendirikan caffe ini di Jalan Kaliurang KM 13 (berada didekat
daerah wilayah kampus UII). Konsep yang akan kami terapkan pada usaha caffe ini adalah
konsep perpaduan antara klasik dan modern sesuai dengan perkembangan zaman. Perpaduan
antara klasik dan modern diharapkan dapat memberikan suasana yang baru dan menarik
perhatian pelanggan untuk menikmati suasana caffe tersebut. Maka dari itu kami membuat
Caffe Tuan Nona dengan makanan dan minuman yang berbeda agar orang yang datang
tidak merasa bosan.
2.3 Studi Pendukung

Di dalam studi kelayakan ini lingkup pekerjaan dari sebuah proyek pembuatan usaha,
mengacu pada permasalahan yang timbul seputar keberadaan dan keberlangsungan dari
kondisi pasar itu sendiri. Adapun pekerjaan yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Mencari informasi berupa observasi lapangan, literature, dan pengetahuan lainnya
(browsing internet).
2. Mengadakan studi studi perbandingan dengan usaha lain yang sejenis yang terletak di
Indonesia.
3. Melakukan studi literature, sebagai acuan dalam pengerjaan studi kelayakan.

BAB III
ASPEK PASAR DAN PEMASARAN
Di dalam bab ini disajikan proyeksi permintaan usaha cafe di masa lampau dan masa
yang akan datang. Tren permintaan produk pada masa yang lampau disajikan pula dalam bab ini,
berikut hasil pembahasannya. Di samping itu dibahas pula suasana persaingan pasar saat ini serta
kemungkinannya di masa yang akan datang, strategi pemasaran yang disarankan,
rencana/anggaran penjualan.
3.1. Segmentasi, Targeting, dan Positioning
a. Segmentasi
4

Yang menjadi segmentasi pasar kami adalah semua kalangan mulai dari kalangan
menengah keatas maupun menengah kebawah. Dalam pemasaran yang kami
tawarkan adalah tempat cafe yang nyaman serta aneka makanan dan minuman yang
relatif terjangkau, serta keunggulan produk utama kami yaitu ramen yang dapat
dinikmati oleh semua kalangan.
b. Targeting
Yang menjadi target pasar kami adalah kalangan anak remaja terutama kalangan
pelajar dan kalangan mahasiswa. Hal ini dikarenakan penempatan usaha cafe yang
dekat dengan kampus Universitas Islam Indonesia (UII).
c. Positioning
Produsen ingin menciptakan image baru cafe dengan tema yang unik serta
perpaduan aneka makanan dan minuman yang menggugah selera dengan harga yang
bisa dijangkau oleh semua kalangan tanpa mengurangi kulitas. Usaha cafe yang
diletakan secara strategis yaitu di jalan kaliurang diharapkan akan dapat menarik
minat pasar dan mendapatkan tempat istimewa di hati para konsumen.
3.2. Perkembangan Permintaan usaha cafe
a. Perkembangan permintaan saat ini
Keberadaan cafe semakin lama semakin menjamur, bahkan saat ini tempat cafe
tak hanya berada di dalam mall saja. Cafe-cafe saat ini mulai menjamur disetiap sudut
jalan, bahkan konsumen pun tidak perlu lagi susah payah untuk mencari tempat cafe.
Saat ini cafe menjadi daya tarik konsumen untuk sekedar bercerita, berkumpul,
bahkan tempat untuk mengerjakan tugas. Di wilayah Yogyakarta sendiri terutama di
jalan Kaliurang terdapat banyak cafe-cafe yang menyediakan banyak fasilitas seperti
live music, nonton bareng, wifi, serta pelayanan yang 24 jam. Bahkan setiap tahunnya
perkembangan pendirian cafe terus meningkat. Suasana modern yang nyaman serta
keunggulan produk yang selelu berinovasi membuat usaha ini melaju pesat dan
memberikan keuntungan finansial yang cukup menjanjikan.
Ramen merupakan makanan berkuah khas yang berasal dari negara sakura jepang.
Resto-resto dan cafe mulai banyak yang menyajikan ramen di salah satu menu
andalannya. Cita rasa yang unik serta beragam membuat makanan ini menjadi salah
satu daftar makanan favorit. Di kaliurang sendiri masih sedikit resto atau cafe yang
menyediakan makanan ramen, padahal permintaan terus meningkat. Rasa ramen yang
disajikan hangat dengan kuah yang sedap menjadi daya tarik tersendiri dikalangan
5

konsumen. Belum lagi didukung dengan kondisi kaliurang yang dingin membuat
makanan ini sangat cocok untuk dinikmati sambil bersantai.
b. Permintaan Pasar di Masa Datang
Cafe akan tetap menjadi tempat favorit khususnya bagi kalangan remaja
untuk sekedar menjadi tempat hangout, berkumpul, bahkan dalam hal mengerjakan
tugas. Suasana cafe yang nyaman serta memiliki keunikan akan menjadikan tempat
ini sebagai tempat favorit. Setiap tahunnya permintaan cafe akan terus meningkat
seiring dengan laju peningkatan baik dari segi wisatawan dan para pelajar yang
memilih untuk mengemban studi lanjutan di Yogyakarta. Daya tarik wisata daerah
kaliurang juga menjadi pemicu banyaknya wisatawan yang datang.
Ditambah dengan susasana kaliurang yang akan menjadikan tempat ini
sebagai tempat pilihan untuk menikmati suasana dengan makanan yang hangat di
dalam cuaca yang dingin. Kegemaran konsumen terhadap makanan mie yang
berkuah pun tidak akan mengalami penurunan. Bahkan terkadang mie selalu menjadi
alternatif makanan pokok bagi sebagian orang.

3.3. Jumlah perencanaan produksi


No
1
2
3
4

Menu Makanan
Ramen
Chicken Katsu
Snack
Aneka Minuman

Jumlah produksi
(porsi / hari)
85
85
85
85

Proyeksi permintaan pertahun


Tahun
1
2
3

Proyeksi permintaan (orang)


31.320
34.920
36.720

3.4. Penawaran
a. Penawaran di masa sekarang
Saat ini mulai menjamur resto-resto dengan makanan yang berasal dari negara
Jepang, mulai dari sushi, ramen, serta masakan khas lainnya. Menu yang ditawarkan

mulai beragam, mulai dengan cita rasa khas Jepang serta cita rasa yang
memadupadankan paduan rasa Jepang dengan Indonesia.
Di tuan nona cafe, kami menawarkan makanan khas Jepang yaitu ramen dengan
berbagai macam rasa. Selain menu makanan khas Jepang, kami pun menawarkan
tempat bersantai dan berkumpul yang nyaman. Tema klasik kami hadirkan pada tuan
nona cafe sehingga pengunjung dapat mengabadikan momen berkumpulnya dengan
menikmati view tempat yang klasik dan menarik. Tidak seperti tempat makan ramen
biasanya yang menggunakan konsep rumah khas Jepang.
b. Penawaran di masa datang
Tuan nona cafe merupakan cafe modern dengan tema klasik yang menawarkan
kenyamanan tempat dengan paduan menu makanan utama khas negara sakura. Untuk
perkenalan awal, tuan nona cafe menyajikan makanan utama ramen dengan berbagai
rasa untuk memenuhi permintaan para konsumen. Seiring berjalannya waktu, tuan
nona cafe akan berinovasi mulai dari menciptakan dan menghadirkan menu-menu
baru. Konsisten dan keramahan dalam pelayanan akan terus kami jaga. Promosipromosi akan terus kami hadirkan untuk memnuhi kepuasan pelanggan.
Tak hanya dengan menu, kami akan terus mengedepankan kenyamanan konsumen
yang berkunjung ke tuan nona cafe. Kepuasan dan kenyaman pengunjung akan terus
kami perhatikan.
3.5. Analisis Kelayakan Pemasaran
Dalam analisis permintaan,menggunakan model matrik pembobotan yang berskala 1 5.
Keterangan:
Sangat Lemah
:1
Lemah
:2
Sedang
:3
Kuat
:4
Sangat Kuat
:5
N
o
1
2
3
4
5
6

Item yang di nilai


SDM
Pesaing
Konsumen
Armada Pemasaran
Harga
Promosi

Kriteria Penilaian
Sangat
Lema Sedan
Lema
h
g
h

Kuat

Sanga
t Kuat

7
Distribusi

8
Produk dan Lini Produk

9
Mutu Produk
10 Lingkungan Bisnis
11 Ketersediaan bahan baku

12 Rencana Pemasaran
13 Penyimpanan Produk
14 Margin Laba
15 Ketersediaan Modal
16 Pangsa Pasar
Total Bobot
2
6
Nilaitertinggi dariinterval Nilai terendah dari interval
Interval=
Jumlah Kelas

44

51
5

= 0.8
1.00 1.8

= Sangat Tidak Layak

1.82 2.6

= Tidak Layak

2.61 3.4

= Sedang

3.41 4.00

= Layak

4.1 5.00

= Sangat Layak

Untuk mengetahui layak atau tidaknya suatu pemasaran dapat dicari dengan rumus berikut:
Kelayakan Usaha=

Total Bobot
Jumlah item yang dinilai

57
16

= 3,5625
Berdasarkan Hasil yang didapat sebesar 3,5625 maka Tuan Nona Cafe dari segi pemasaran
dikatakan layak karena masuk dalam range 3.41 4.00.
3.6 Analisis persaingan
Analisis persaingan dilakukan dengan SWOT analisis yaitu:
c. Strength
1. Memiliki tim yang solid dan kreatif
2. Memiliki koki yang berpengalaman serta cita sa makanan yang kuat
3. Lokasi berada di tempat yang strategis
8

4. Tempat yang nyaman serta pelayanan yang ramah


d. Weak
1. Usaha cafe di kaliurang sudah banyak, namun masih sedikit yang
menyajikan menu makanan ramen, sehingga pesaing tidak begitu banyak.
e. Oportunity
1. Potensi dari pendirian cafe ini cukup tinggi dikarenakan hampir semua
orang menyukai masakan dengan bahan dasar mie, serta suhu dingin
kaliurang yang akan cocok apabila ditemani dengan semangkok hangat
ramen
f. Threat
1. Krisis Ekonomi sehingga menyebabkan harga bahan baku naik
2. Daya tarik yang mulai berkurang
3. Munculnya pesaing yang dapat memberikan inovasi dan pelayanan lebih
baik
3.7 Pemasaran
g. Strategi pemasaran

Tuan Nona
Cafe
Iklan Sosial
Penyebaran
Tuan nona cafe akan
dipasarkan dengan cara mulai
dari pengiklanan secara online
Media

Brosur

melalui sosial media mulai dari twitter, facebook, path, instagram dan sosial media
lainnya. Promosi melalui media sosial akan dilakukan dengan pemaparan tempat serta
makanan dan minuman yang ditawarkan di tuan nona cafe.
Selain melalui media sosial, promosi akan dilakukan secara langsung dengan
membagikan brosur keberbagai tempat yang strategis, mulai dari universitas disekitar
tuan nona cafe, sekolah-sekolah disekitar cafe, tempat perbelanjaan disekitar cafe,
dan tempat-tempat strategis lainnya.
Pada awal pembukaan, tuan nona cafe akan menawarkan beberapa penawaran
menarik. Pada hari pertama launching 50 pengunjung pertama akan mendapatkan
makanan kecil (snack) dan minuman gratis. Selanjutnya, hari kedua dan seterusnya
kami akan memberikan diskon spesial bagi pengunjung yang menunjukan kartu
pelajar.
h. Pelayanan
Opening
Cafe
Pelanggan
datang

Pesan Menu
Menu
Disajikan
Bayar Dikasir

Tuan nona cafe dibuka mulai setiap hari pada pukul 13.00 WIB 23.00 WIB,
terkecuali hari sabtu pada yaitu pada pukul 13.00 WIB 00.00 WIB. Pramusaji akan
menunggu pengunjung didepan pintu masuk, kemudian pengunjung akan
dipersilahkan untuk memilih tempat duduk yang diinginkan. Pramusaji akan
membawakan menu untuk para pengunjung dan mencatat semua pesanan yang
diinginkan oleh pengunjung. Setelah menulis menu yang dipesan oleh pengunjung,
pramusaji akan memberikan menu yang dipesan ke bagian dapur. Selanjutnya koki
akan menyiapkan pesanan pengunjung. Setelah menu pesanan selesai dibuat,
pramusaji akan mengantarkan pesanan kepada pengunjung. Pengunjung yang sudah
selesai akan menuju meja kasir untuk membayar pesanan yang tadi mereka pesan.
Setelah pengunjung meninggalkan tempat, petugas pembersih (cleaning service) akan
langsung membersihkan meja.
i. Penetapan harga
Berikut adalah penetapan harga makanan dan minuman yang ditawarkan oleh
tuan nona cafe

No
1

Menu Makanan
Ramen komplit

2
3

Chicken Katsu
Snack

No
1

Menu Minuman
Air Mineral

Rasa makanan
Kare
Tomyam
Soyu
Original
Mendoan
Kentang Goreng
Roti Bakar
Pisang Keju

Harga (rupiah)
Rp. 15.000
Rp. 15.000
Rp. 15.000
Rp. 15.000
Rp. 18.000
Rp. 7000
Rp. 7000
Rp. 7000
Rp. 7000

Panas/dingin
Panas/ dingin

Harga (rupiah)
Rp. 3000
10

2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

Teh
Jeruk
Lemontea
Green tea
Cappucino
Chocolate
Moccacino
Vanilalatte
Hazelnut
Aneka Jus
Milkshake

Panas / dingin
Panas/ dingin
Panas / dingin
Panas / dingin
Panas / dingin
Panas / dingin
Panas / dingin
Panas / dingin
Panas / dingin
Vanilla/Chocolate/

Rp. 3500
Rp. 4000
Rp. 5000
Rp. 5000
Rp. 10.000
Rp. 10.000
Rp. 10.000
Rp. 10.000
Rp. 10.000
Rp.10.000
Rp. 10.000

strawbery
Harga-harga diatas akan terus berkembang dan berubah seiring dengan turun
naiknya biaya bahan baku serta biaya produksi yang akan terus terjadi mengikuti laju
perkembangan ekonomi di Indonesia khususnya provinsi Yogyakarta.

BAB IV
ASPEK TEKNIS DAN TEKNOLOGI
4.1 Rencana Pembangunan
a. Evaluasi Lokasi
Lokasi yang akan digunakan untuk mendirikan Tuan Nona Caffe ini direncanakan berada
di Jalan Kaliurang KM 13 (berada didekat daerah wilayah kampus UII). Pemilihan lokasi
ini untuk memudahkan mahasiswa dalam mengakses tempat karena dekat dengan kampus
UII.

Gambar Peta Lokasi Tuan Nona Caffe

11

Gambar Ruko
Harga 25 juta per tahun
b. Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk mendirikan Tuan Nona Caffe ini hanya
berupa bangunan berbentuk Ruko beserta lahan untuk parkir.
c. Tenaga Ahli dan Tenaga Biasa
Tenaga ahli berupa 2 orang juru masak (koki) yang bertugas memasak, mengolah
dan menyiapkan menu makanan dan minuman yang dipesan oleh pelanggan. Selain itu,
juga dibutuhkan 1 orang tenaga ahli yang menempati posisi kasir sekaligus marketing
online yang bertugas dalam hal menerima pembayaran dari pelanggan dan
mempromosikan Tuan Nona Caffe melalui sosial media.
Kemudian untuk tenaga biasa kami membutuhkan 3 orang pramusaji yang
bertugas menerima pelanggan dan mengantarkan pesanan kepada pelanggan. Selain 3
orang pramusaji, dibutuhkan juga 2 orang cleaning service yang bertugas menyapu dan
membersihkan ruangan serta mencuci peralatan yang sudah selesai digunakan.
d. Peralatan Utama
Dalam mendirikan Tuan Nona Caffe membutuhkan peralatan utama berupa alat alat
sebagai berikut :
1. Peralatan desain ruangan
2. Peralatan masak lengkap
3. Meja kasir
4. Meja pengunjung (4 kursi)
5. Meja pengunjung (2 kursi)
6. Meja pengunjung (3 kursi)
7. Meja pengunjung (1 sofa)
8. Table kitchen

16. Blender
17. Mesin Kasir

12

9. Cangkir
10. Gelas
11. Mangkok
12. Piring
13. Garpu
14. Sendok
15. Kompor + tabung gas
e. Tata Letak Fasilitas
Denah tata letak fasilitas untuk Tuan Nona Caffe adalah sebagai berikut :
Lantai 2
lantai 1
Table

Sofa

K
I
T
C
H
E
N

4
4

4
4
2

Sofa

toilet

p
i
n
t
u

f. Jadwal Pelaksanaan
Tuan Nona Caffe ini direncanakan akan dibuka secara resmi pada akhir tahun 2015 yaitu
kira-kira sekitar tanggal 11 Desember 2015 hingga 13 Desember 2015.
g. Perkiraan Biaya Teknis dan Operasi
No
1

Nama Barang
Jumlah
Peralatan
desain 1

Harga (@)
Rp

Total
Rp

ruangan

15.000.000

15.000.000

2
3

Peralatan memasak
Meja pengunjung 4 set

Rp 150.000
Rp

Rp 150.000
Rp

(4 kursi)
Meja pengunjung 1 set

1.000.000
Rp 900.000

4.000.000
Rp 900.000

(3 kursi)
Meja pengunjung
( 2 kursi)

Rp 800.000

Rp

Rp

1.600.000
Rp

1 set

1.000.000
Rp

2.000.000
Rp

1 set
1

5.000.000
Rp 500.000
Rp

5.000.000
Rp 500.000
Rp

5
6

Meja

(1 sofa)
Table kitchen

8
9

2 set

pengunjung 2 set

Meja kasir
Mesin kasir

13

10

11

Pintu kaca

1 set

Ac

1.700.000
Rp

1.700.000
Rp

2.000.000

2.000.000

Rp

Rp

2.500.000

5.000.000

12

Wifi

Rp 200.000

Rp 200.000

13

Cat putih

Rp 90.000

Rp 540.000

14

Triplek

5 lembar

Rp 300.000

Rp

Rp 600.000

1.500.000
Rp

5
2
3
1

Rp 80.000
Rp 200.000
Rp 200.000
Rp

1.200.000
Rp 400.000
Rp 400.000
Rp 600.000
Rp

3 lusin

1.500.000
Rp 420.000

1.500.000
Rp

Rp 36.000
Rp 120.000
Rp 240.000

1.260.000
Rp 108.000
Rp 360.000
Rp 720.000

Rp 240.000
Rp 60.000
Rp 15.000
Rp 42.000
Rp 10.000
Rp 84.000
Rp 8.000
Rp 500.000
Rp 60.000

Rp 480.000
Rp 240.000
Rp 45.000
Rp 84.000
Rp 40.000
Rp 252.000
Rp 200.000
Rp 500.000
Rp 180.000

15

Kompor gas 2 + 2

16
17
18
19

regulator + tabung
Panci besar
Dispenser + galon
Blender
Kulkas

20
21
22
23

Mangkok

Sumpit
3 lusin
Piring warna hitam 3 lusin
Gelas warna putih 3 lusin
polos

bentuk

seperti toples selai


24
25
26
27
28
29
30
31
32

untuk air dingin


cangkir
Sendok makan
Sendok teh panjang
Sendok teh pendek
Pisau dapur
Pisau makan
Pipet warna hitam
Rak piring + gelas
Kuali

2 lusin
4 lusin
3 lusin
2 lusin
4
3 lusin
25 pack
1 besar
3

14

33
34
35
36
37

Teflon
Ricecooker
Nampan
Vas + bunga kering
Botol + bunga

2
1
5
4
8

38
39
40
41
42
43
44
45

kering
Serok
Sutil
Penyaring ramen
Panci kecil
Tong sampah besar
Telenan
Baskom
Tempat-tempat

3
3
3
3
2
3
4
1 set

bumbu
Serbet
Rak bumbu 1
Lampu
Speaker
Laptop

12
1
10
1 set
1

Rp 120.000
Rp 500.000
Rp 12.000
Rp 4.000
Rp 6.000

Rp 240.000
Rp 500.000
Rp 60.000
Rp 16.000
Rp 48.000

Rp 7.000
Rp 21.000
Rp 6.000
Rp 18.000
Rp 12.000
Rp 36.000
Rp 40.000
Rp 120.000
Rp 35.000
Rp 70.000
27.
RpPisau
4.000dapur 4Rp 12.000
28.
makan 3Rplusin
RpPisau
10.000
40.000
29.
Pipet
warna
hitam
25 pack
Rp 35.000
Rp 35.000
30. Rak piring + gelas ( 1 besar

RpAlumunium)
4.000
Rp 48.000
31.
Kuali
3
Rp 35.000
Rp 35.000
32.
RpTeflon
40.0002
Rp 400.000
33.
Ricecooker
1
Rp 400.000
Rp 400.000
34.
Nampan
5
Rp
Rp
35. Vas + bunga kering 4
3.800.000
3.800.000
36.
Botol + Bunga
kering 8
51
Papan tulis buat 1
RpSerok
50.000
Rp 50.000
37.
3
38. Sutil 3
menulis menu
39. Penyaring ramen 3
52
Buku pesanan + 10
Rp 10.000
Rp 100.000
40. Panci kecil buat merebus ramen 3
menu
41. Tong sampah besar 2
42.
53
Perlatan
bersih- 1 set
RpTelenan
200.0003 Rp 200.000
43. Baskom 4
bersih)
44. Tempat tempat bumbu
45. Serbet 12
46. Rak bumbu 1
4.2 Rencana Pengoperasian Usaha
47. Lampu
a. Proses Operasi Usaha
48. Speaker
Tuan Nona Caffe ini beroperasi mulai pukul 13.00
WIB hingga pukul 23.00 WIB setiap
49. Laptop
50. Kalkulator
harinya kecuali pada hari Sabtu yang akan beroperasi
mulai pukul 13.00 WIB hingga
51. Papan tulis buat menulis menu
pukul 24.00 WIB.
52. Buku menulis
46
47
48
49
50

b. Kebutuhan Peralatan
1. Sewa tempat
2. Pintu kaca
3. Rolling Door
4. Kursi kayu jumlah 23
5. Kursi sofa jumlah 2
15

6. Meja bulat diameter 100 cm jumlah 2


7. Meja kotak jumlah 7
8. Ac
9. Wifi
10. Cat putih
11. Hiasan dinding
12. Triplek
13. Meja kasir + mesin kasir
14. Kompor gas 2 + regulator + tabung
15. Panci besar 5
16. Dispenser 2 + galon
17. Blender 3
18. Kulkas 1
19. Mangkok 35
20. Sumpit 35 pasang
21. Piring warna hitam 35
22. Gelas warna putih polos bentuk seperti
toples selai untuk air ding 35
23. Gelas untuk air hangat 25
24. Sendok makan 4 lusin ( 48 buah)
25. Sendok teh panjang 3 lusin
26. Sendok teh pendek 2 lusin
Peralatan desain ruangan :
1. Bingkai foto
2. Botol hias vintage digantung
3. Jam-jam kuno
4. Tv kuno
5. Kaca dinding
6. Kipas angin
7. Telpon tua
8. Batu hias warna putih
9. Mesin ketik jaman dahulu
10. Mug hias
c. Kegiatan Perawatan
Peralatan masak akan dibersihkan setiap harinya selesai caffe beroperasi untuk
setiap harinya. Kemudian, untuk bangunan akan dibersihkan setiap harinya ketika Caffe
akan mulai beroperasi dan selesai beroperasi. Untuk meja kursi akan dibersihkan ketika
pelanggan meninggalkan caffe. Untuk peralatan makan dan minum akan dibersihkan
ketika selesai digunakan oleh pelanggan.

16

BAB V
MANAJEMEN OPERASIONAL DAN TENAGA INTI

Dalam bab ini disajikan hasil evaluasi berbagai macam hal yang bersangkutan dengan
kebutuhan tenaga manajemen, ahli dan inti yang diperlukan untuk mengelola proyek. Intisari
laporan hasil evaluasi aspek manajemen operasional dan tenaga kerja inti adalah sebagai berikut:

5.1 Kebutuhan Tenaga Manajemen dan Inti


Cafe ini dibangun secara bersama-sama sesama mahasiswa dengan jumlah 5 mahasiswa,
maka dari itu untuk tenaga intinya sementara terdiri dari 5 orang

mahasiswa yang

membangunnya, namun seiring berjalannya waktu akan dibuka model kerja part time yang
diperuntungkan untuk kalangan umum terutama mahasiswa di semester akhir yang sudah
tidak full kuliah. Berikut struktur organisasinya :

17

Manager

Pegawai

Kasir

Koki

Pramusaji

Cleaning
service

a. 1 kasir : dalam hal ini kasir bekerja di meja kasir dengan bertugas melayani pembeli yang
akan membayar pesanan mereka. Walaupun kasir telah hafal setiap harga di menu namun
di meja kasir juga tersedia menu dengan harganya agar tidak terjadi kesalahan dalam
perhitungan. Selain itu seoarang kasir di cafe ini merangkap kerja menjadi marketing
online, dimana seorang kasir juga menjadi admin dari jejaring sosial cafe ini, seperti
instagram, facebook, twitter, dan fanpage.
b.

2 koki : Mengingat ukuran ruangan dapur yang tidak terlalu besar maka koki yang
dibutuhkan pada cafe ini hanya 2. Jumlah tersebut sudah melewati berbagai pertimbangan
agar ketika memasak juga dapat efektif. Seorang koki harus mengetahui dan mengenal
alat dapur terlebih dahulu, koki juga tidak asing dengan hal masak memasak, kemudian
juga harus cekatan dan cepat dalam bekerja tetapi rasa tidak diragukan lagi, artinya sudah
layak untuk dikonsumsi oleh pelanggan. Selain rasa yang diunggulkan, hidangan yang
disajikan untuk pembeli juga disusun rapi sedemikian rupa oleh koki, karena dengan
tampilan yang menarik akan membuat pembeli tertarik . Dengan model dapur yang
18

transparan dan bisa dilihat langsung oleh pembeli, koki juga harus menjaga kebersihan
makanan dan dapur, agar pembeli juga merasa nyaman dan enak untuk memakan atau
minum yang disajikan.
c. 3 pramusaji : Dengan jumlah pramusaji 3 orang diharapkan pekerjaan yang ada dapat
terselesaikan sesuai dengan baik, seperti dapat bekerja cekatan dan cermat. Tugas dari
pramusaji sendiri yaitu mengantarkan menu untuk pelanggan yang baru datang dan
mengucapkan selamat datang kakak untuk pembeli yang sedang membuka pintu,
dengan begitu pelanggan akan merasa disambut baik di cafe, selain itu pramusaji dituntut
ramah dan sabar dalam melayani pembeli, dan hatihati dalam bekerja. Setelah makanan
selesai dimasak oleh koki, seorang pramusaji segera mengambilnya dan mengantarkan ke
pembeli dengan sikap yang ramah dan hati-hati agar seorang pembeli merasa dihargai.
Setelah pembeli berdiri dan beranjak meninggalkan cafe kemudian membuka pintu,
diharapkan pramusaji untuk mengucapkan terimakasih sudah datang, ditunggu
kedatangannya kembali kakak
d. 2 Cleaning service : Tugas penting dari cleaning service sendiri yaitu membersihkan
bagian-bagian dan sudut dari setiap cafe. Untuk cleaning service pertama bertugas di
dapur membantu 2 koki yaitu mencuci piring, gelas dan peralatan dapur lainnya,
kemudian mengepel serta membersihkan bagian-bagian dari dapur agar terlihat bersih
dan rapi. Selain itu 2 cleaning service bertugas membersihkan meja, kursi, ruangan cafe
dan hiasan-hiasan yang berada di dalam cafe ketika cafe belum dibuka atau setelah cafe
ditutup agar tidak mengganggu pembeli yang sedang datang. Cleaning service kedua juga
membantu pramusaji ketika pembeli pergi meninggalkan cafe dan membersihkan meja
secara rapi dan cepat, agar diharapkan ketika pelanggan baru datang dapat merasa nyama.
5.2

Sumber Tenaga Kerja dan Anggaran Balas Jasa

No

Jenis

Waktu

Pegawai

Jumlah

Upah/hari Total

Upah

Pekerja

(Rp)

hari masuk x Upah

(Rp)

Pokok

Jumlah

perhari
1.

Kasir

12 jam

50.000

50.000

27 x Rp. 50.000 = Rp

2.

Koki

12 jam

60.000

120.000

1.350.000
27 x Rp. 120.000 = Rp.
19

3.
4.

Pramusaji

12 jam

Cleaning

12 jam

3
2

40.000
30.000

120.000

3.240.000
27 x Rp. 120.000 =

60.000

3.240.000
27 x Rp. 60.000 = Rp.

Service
TOTAL

1.620.000
Rp. 9.450.000

BAB VI
ASPEK KEUANGAN

6.1 Jumlah Anggaran Investasi


a. Modal Tetap
No
1

Nama Barang
Jumlah
Peralatan
desain 1

Harga (@)
Rp

Total
Rp

ruangan

15.000.000

15.000.000

2
3

Peralatan memasak
Meja pengunjung 4 set

Rp 150.000
Rp

Rp 150.000
Rp 4.000.000

(4 kursi)
Meja pengunjung 1 set

1.000.000
Rp 900.000

Rp 900.000

Rp 800.000

Rp 1.600.000

Rp

Rp 2.000.000

1 set

1.000.000
Rp

Rp 5.000.000

1 set
1

5.000.000
Rp 500.000
Rp

Rp 500.000
Rp 1.700.000

(3 kursi)
Meja pengunjung
2 set
( 2 kursi)
Meja pengunjung 2 set

(1 sofa)
Table kitchen

8
9

Meja kasir
Mesin kasir

20

10

Pintu kaca

1 set

1.700.000
Rp

Rp 2.000.000

2.000.000
11

Ac

Rp

Rp 5.000.000

2.500.000
12

Cat putih

13
14
15
16
17
18

Rp 90.000

Rp 540.000

Triplek
5 lembar
Kompor gas 2 + 2

Rp 300.000
Rp 600.000

Rp 1.500.000
Rp 1.200.000

regulator + tabung
Panci besar
Dispenser + galon
Blender
Kulkas

5
2
3
1

Rp 80.000
Rp 200.000
Rp 200.000
Rp

Rp 400.000
Rp 400.000
Rp 600.000
Rp 1.500.000

3 lusin
3 lusin
3 lusin
3 lusin

1.500.000
Rp 420.000
Rp 36.000
Rp 120.000
Rp 240.000

Rp 1.260.000
Rp 108.000
Rp 360.000
Rp 720.000

23
24
25

untuk air dingin


cangkir
2 lusin
Sendok makan
4 lusin
Sendok
teh 3 lusin

Rp 240.000
Rp 60.000
Rp 15.000

Rp 480.000
Rp 240.000
Rp 45.000

26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36

panjang
Sendok teh pendek
Pisau dapur
Pisau makan
Pipet warna hitam
Rak piring + gelas
Kuali
Teflon
Ricecooker
Nampan
Vas + bunga kering
Botol + bunga

Rp 42.000
Rp 10.000
Rp 84.000
Rp 8.000
Rp 500.000
Rp 60.000
Rp 120.000
Rp 500.000
Rp 12.000
Rp 4.000
Rp 6.000

Rp 84.000
Rp 40.000
Rp 252.000
Rp 200.000
Rp 500.000
Rp 180.000
Rp 240.000
Rp 500.000
Rp 60.000
Rp 16.000
Rp 48.000

19
20
21
22

Mangkok
Sumpit
Piring warna hitam
Gelas warna putih
polos

bentuk

seperti toples selai

2 lusin
4
3 lusin
25 pack
1 besar
3
2
1
5
4
8

21

37
38
39
40
41
42
43
44

kering
Serok
Sutil
Penyaring ramen
Panci kecil
Tong sampah besar
Telenan
Baskom
Tempat-tempat

3
3
3
3
2
3
4
1 set

Rp 7.000
Rp 6.000
Rp 12.000
Rp 40.000
Rp 35.000
Rp 4.000
Rp 10.000
Rp 35.000

Rp 21.000
Rp 18.000
Rp 36.000
Rp 120.000
Rp 70.000
Rp 12.000
Rp 40.000
Rp 35.000

45
46
47
48
49

bumbu
Serbet
Rak bumbu 1
Lampu
Speaker
Laptop

12
1
10
1 set
1

Rp 4.000
Rp 35.000
Rp 40.000
Rp 400.000
Rp

Rp 48.000
Rp 35.000
Rp 400.000
Rp 400.000
Rp 3.800.000
Rp 50.000

50

Papan tulis buat 1

3.800.000
Rp 50.000

51

menulis menu
Buku pesanan + 10

Rp 10.000

Rp 100.000

52

menu
Perlatan

Rp 200.000

Rp 200.000

bersih- 1 set

bersih)
TOTAL

Rp.54.708
.000

b. Biaya bahan baku


No Bahan baku

Kapasitas

Harga satuan

Biaya bahan baku

(per hari)

(Rp.)

per hari (Rp.)

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Mie ramen
Kuah mie ramen
ayam
Tepung terigu
tempe
Kentang
Roti
Selai buah untuk

85 porsi
1 hari
10 kg
12 kg
20 papan
10 kg
6 bungkus
4 kaleng

4000
150.000
25.000
8.000
4.000
10.000
10.000
26.000

9.

roti bakar
Margarin

1 kaleng 2kg 88.000

340.000
150.000
250.000
96.000
80.000
100.000
60.000
104.000
88.000
22

10

Pisang

10 sisir

10.000

100.000

.
11. Keju
12 Susu

3 kotak
8 kaleng

18.000
7.000

54.000
56.000

.
13

Tepung roti

2 kg

25.000

50.000

.
14

Aneka Teh

5 kotak

8.000

40.000

.
15

gula

10 kg

10.000

100.000

.
16

Jeruk
4kg

20.000

80.000

2 kg
2 kg

25.000
42.000

50.000
84.000

150.000

150.000

1500

90.000

Jeruk buah

17

- lemon
Aneka kopi

.
18

Buah-buahan untuk

.
18

jus
Bahan milkshake

60 sachet

.
TOTAL

Rp.2.202.000

c. Gaji karyawan
No

Jenis

Waktu

Pegawai

Jumlah

Upah/hari Total

Upah

Pekerja

(Rp)

hari masuk x Upah

(Rp)

Pokok

Jumlah

perhari
1.
2.

Kasir
Koki

12 jam
12 jam

1
2

50.000
60.000

50.000

27 x Rp. 50.000 = Rp

120.000

1.350.000
27 x Rp. 120.000 = Rp.

3.

Pramusaji

12 jam

40.000

120.000

3.240.000
27 x Rp. 120.000 =

4.

Cleaning

12 jam

30.000

60.000

3.240.000
27 x Rp. 60.000 = Rp.

Service

1.620.000
23

TOTAL

Rp. 9.450.000

d. Modal Kerja
No

Keterangan
1. Biaya produk yang ada

Volume
1 tahun

Total

2.

Biaya tenaga kerja

1 tahun

3.
4.

Biaya listrik dan air


Biaya sewa gedung

1 tahun
1 tahun

5.
6.

Hot spot (wifi)


Biaya lain-lain
TOTAL

1 tahun
1 tahun

Rp.
113.400.000
Rp. 6.000.000
Rp.
25.008.000
Rp. 2.400.000
Rp. 3.600.000
Rp.
943.128.000

Rp.792.720.00
0

Total kebutuhan dana

Modal kerja : Rp. 943.128.000


Modal tetap : Rp. 54.708.000

TOTAL ( tahun ke 0 ) : Rp. 997.836.000

e. Proyeksi pengeluaran
Tahun
0
1
2
3

Jumlah pengeluaran
Rp. 997.836.000
Rp. 943.128.000
Rp. 943.128.000
Rp. 943.128.000

Tahun
1
2
3

Jumlah pendapatan
Rp. 1.252.800.000
Rp. 1.396.800.000
Rp. 1.468.800.000

f. Proyeksi pendapatan

24

g. Perhitungan kelayakan usaha


Penetapan kelayakan suatu bisnis atau tidak dapat menggunakan perhitungan
NPV .
NPV > 0 usaha layak
NPV = 0 dipertimbangkan
NPV < 0 tidak layak
NPV

=(-997.836.000)+ [NPV(0,1; 309.672.000; 453.672.000; 525.672.000]


=(-997.836.000)+ Rp1.051.400.691,21
= Rp53.564.691,21

IRR

= [IRR(-997.836.000; 309.672.000; 453.672.000; 525.672.000;0%)]


= 12,773%
Dari perhitungan diatas, bisnis Tuan Nona Cafe memiliki NPV> 0 dan nilai

IRR > MARR sehingga bisnis ini layak untuk dijalankan dengan MARR 10% dan IRR
sebesar 12,773%

KESIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa proyek
Tuan Nona Cafe layak untuk dijadikan usaha. Usaha ini dinyatakan layak karena dalam
perencanaan dan pelaksanaannya sudah mempertimbangkan masalah kualitas dan kuantitas baik
aspek pemasaran lokasi teknologi dan manajemen operasional.
25

Bisnis Tuan Nona Cafe memiliki nilai NPV> 0 dan nilai IRR > MARR
bisnis ini layak untuk dijalankan dengan MARR 10% dan IRR

sehingga

sebesar 12,773%

Maka dari itu, untuk terus mempertahankan usaha ini dibuthukan kerja sama yang baik
antar rekan kerja, menjaga dan memelihara kualitas dan kuantitas, memberikan inovasi-inovasi
terbaru khususnya di bidang kuliner, serta mempertahankan ciri khas dan daya tarik Tuan Nona
Cafe.

26