Você está na página 1de 16

ASUHAN KEPERAWATAN (IMPLEMENTASI) KLIEN

DENGAN KEBUTUHAN KHUSUSPERAWATAN


PASIEN DENGAN TUNAGRAHITA

oleh:
Ely Rahmatika Nugrahani NIM 112310101038
Dewa Ayu Eka Chandra Merta Sari NIM
112310101047

IMMPLEMENTASI KEPERAWATAN TUNA GRAHITA

Diagnosa 1 :
Keterlambatan pertumbuhan dan
perkembangan berhubungan dengan
kelainan kongenital ditandai dengan
perubahan pertumbuhan fisik,
keterlambatan atau kesulitan dalam
menguasai keterampilan yang umum
di usianya

IMPLEMENTASI
KEPERAWATAN
Mengkaji faktor penyebab gangguan perkembangan anak
Mengajarkan dan mendiskusikan pada keluarga tentang
tugas-tugas perkembangan
Berikan buku pedoman atau petunjuk tentang tugas
perkembangan klien dan stimulasinya
Mengidentifikasi sumber pendidikan dan memfasilitasi
perkembangan anak dengan permainan edukasi.
Berikan reinforcement positif atas hasil yang dicapai anak
Menganjurkan keluarga untuk ikut berperan merawat anak
dan mengajarkan perawatan pada anak tuna grahita

Diagnosa 2:
Isolasi sosial berhubungan dengan
perubahan status mental yang
ditandai dengan adanya cacat fisik
maupun mental, perilaku yang tidak
sesuai dengan tahap perkembangan,
afek tumpul

IMPLEMENTASI

Membantu klien dan keluarga dalam mengidentifikasi kekuatan personal


Memberi pengetahuan terhadap orang terdekat mengenai kondisi anak
saat ini
Mendorong anak untuk berpartisi dalam aktivitas bersama klien-klien
dan keluarga lain
Mendorong klien mempertahankan hubungan dengan teman-teman
Mengidentifikasi kebutuhan keamanan anak, berdasarkan tingkat fungsi
fisik,kognitif dan perilaku.
Menciptakan lingkungan yang aman bagi anak saat akan berinteraksi
dengan orang lain
Memberikan pendidikan kesehatan kepada keluarga

Diagnosa 3:
Hambatan komunikasi verbal
berhubungan dengan perubahan
sistem saraf pusat atau kelainan
kongenital yang ditandai dengan
kesulitan mengkomunikasikan sesuatu,
kesulitan mengolah kata-kata atau
kalimat

IMPLEMENTASI
Membina hubungan saling percaya
Tingkatkan komunikasi verbal dan
stimulasi taktil
Melakukan kolaborasi dengan ahli
terapis wicara.

Diagnosa 4 :
Koping keluarga tidak efektif berhubungan
dengan keadaan pertumbuhan dan
perkembangan anak yang terlambat

IMPLEMENTASI
Melakukan dukungan pada keluarga
dengan meningkatkan harapan yang
realistis.
Mendengarkan keluhan, perasaan,
dan pertanyaan keluarga

Diagnosa 5 :
Defisit perawatan diri: makan, mandi,
pakaian, toileting b.d. kurangnya
kematangan perkembangan/
ketidakmampuan fisik dan mental

IMPLEMENTASI
Membantu kleuarga pasien melakukan perawatan
diri pasien
Mengajarkan kepada keluarga tentang perawatan
diri yang baik dan benar

Mengajarkan pada pasien cara mengidentifikasi
adanya gangguan akibar defisit perawatan diri
Melakukan penguatan pada keluarga guna
manajemen diri terhadap perilaku anak yang sulit

SOAL
Pada tanggal 5 September 2014, Ns. Kiki sedang bertugas di Ruang
X perawatan anak dengan tuna grahita. Ns. Kiki mendapatkan
keluhan bahwa keluarga merasa capek dengan kondisi anaknya
yang terus menerus. Keluarganya tidak memiliki tempat curhat
yang sesuai dengan keinginannya, dimana orang yang diajak curhat
mampu memberikan solusi. Keluarga selalu menyebutkan bahwa ia
kesulitan dalam melakukan perawatan pada anaknya.

Apa masalah pertama yang dihadapi oleh keluarga pasien saat ia


merasa capek akan kondisi anaknya saat ini?
a. Hambatan komunikasi verbal
b. Defisit perawatan diri
c. Isolasi sosial
d. Koping keluarga tidak efektif
e. Perubahan pola istiraha tidur

JAWABAN : D

Apa yang harus dilakukan oleh Ns. Kiki?


a. Mendengarkan keluhan, perasaan, dan
pertanyaan keluarga
b. Membantu kleuarga pasien melakukan perawatan
diri pasien
c. Mengajarkan kepada keluarga tentang perawatan
diri yang baik dan benar
d. Mengajarkan pada pasien cara mengidentifikasi
adanya gangguan akibar defisit perawatan diri
e. Melakukan penguatan pada keluarga guna
manajemen diri terhadap perilaku anak yang sulit

JAWABAN : A

Thankyou