Você está na página 1de 18

Batu saluran kemih (kalkulus uriner)

adalah batu yang terletak di sepanjang


saluran kemih yaitu, ginjal, ureter,
kandung kemih dan uretra
Batu ini bisa terbentuk di dalam ginjal
(batu ginjal) maupun di dalam kandung
kemih (batu kandung kemih)

Prevalensi penyakit batu ginjal selama


hidup seseorang kira-kira 1%-15%
Pria dewasa dibandingkan wanita
dewasa 2-3 : 1
Prevalensi penyakit batu terbanyak
kulit putih, diikuti oleh Hispanik, Asia,
Afrika-Amerika
Rekurensi terbentuk batu dalam waktu
5 tahun sebesar 50%

Calcium-Containing Stones
Calcium oxalate

60 %

Hydroxyapatite

20 %

Brushite

2%

Non-Calcium-Containing Stones
Uric acid

7%

Struvite

7%

Cystine

1-3 %

Triamterene

<1 %

Silica

<1 %

2,8-Dihyroxyadenine

<1 %

Faktor terjadinya batu kalsium :

Hiperkalsiuri
Hiperoksaluri
Hiperurikosuria
Hipositraturia
Hipomagnesuria

Batu kalsium terbagi menjadi :


Kalsium oksalat
Monohydrate (Whewellite CaC2O4 H2O)
Dihydrate (Weddellite CaC2O4 2H2O)
Kalsium fosfat
Apatite (Ca10(PO4) 6H2O)
Brushite (CaHPO4 2H2O)

Dihydrate

Apatite

Monohydrate

Brushite

Batu tanpa kalsium terbagi menjadi :


Batu struvite
Batu asam urat
Batu cystine

Struvite

Asam urat

Cystine

RADIOOPAK
Kalsium oksalat

RADIOLUSCENT
Asam urat

Dihydrate
Monohydrate

Kalsium fosfat

Xanthine

Apatite
Brushite

Struvite
Cystine

Indinavir

Teori inti /nukleus kristal &


benda asing di dalam urine
Teori matriks organik yang
berupa
serum/protein
urine
(albumin,
globulin
dan
mukoprotein) dalam urine
Penghambat
kristalisasi
substansi dalam urine (seperti:
magnesium, sitrat, pirofosfat, &
mukoprotein)

Nyeri
Caliks Renal
Pelvis Renal
1/3 atas dan 1/3 tengah ureter
1/3 bawah ureter

Hematuria
Gejala infeksi

Anamnesa :
Faktor predisposisi
Riwayat medikasi
Intake cairan kurang

Laboratorium :
Skrining metabolik
Urinalisis

Radiografi :
BNO

Intravenous pyelografi

Konservatif :
Intake cairan yang tinggi (min 3000

ml/hari)
Pertahankan urine output > 2500 ml/hari
Diet

Setelah 3-4 bulan harus dievaluasi, bila


metabolik terkoreksi observasi
setiap 6-12 bulan
Metabolik tidak terkoreksi terapi
medikal

Medikal :
Thiazide diuretik
Orthophospate reabsorbsi calcium
Potassium citrate inhibitor kristalisasi

kalsium oksalat
Allopurinol produksi asam urat
-Mercaptopropionylglycine cystine binding
agent
Acetohydroxamic acid (Lithostat) urease
inhibitor
Sodium diclofenac nyeri

Indikasi :
Diameter batu 7 mm
Penanganan nyeri tidak tercapai
Obstruksi batu disertai dengan infeksi
Resiko pyonephrosis atau urosepsis
Obstruksi pada salah satu ginjal
Obstruksi ginjal bilateral

Batu Ginjal :
20 mm

> 20 mm

Batu kalsium

ESWL
PNL

PNL
ESWL

Batu asam
urat

Oral chemolysis
ESWL + Oral chemolysis

Oral chemolysis
ESWL + Oral
chemolysis

Batu cystine

ESWL
PNL

PNL
PNL + ESWL

Batu Ureter :
9 mm -blocking agents

ESWL
URS
10 mm ESWL
URS