Você está na página 1de 3

Arti Kebebasan di JB

Yoseph Manuel C. (X-1/37)

Menurut saya kebebasan di JB adalah kebebasan yang selalu disertai tanggung


jawab. Tanggung jawab itu ada saat kita akan mengambil keputusan atau pilihan, bukan
saat kita telah melakukannya.

Menurut Alumni :

• Aditya Chandra Bhuwananda (2010)


Susah sekali mendapat jawaban dari yang ini, malah saya yang di Tanya.
Saya menjawab dengan singkat bahwa kebebasan itu bebas melakukan
sesuatu tanpa tekanan, tetapi di landasi tanggung jawab dan siap menerima
resiko. Lalu ia menambahi bahwa orang yang bebas itu orang yang tidak
terseret arus disekitarnya, orang yang bias melakukan apa saja di luar
sistem.
• Herluinus Mafranenda Dwi Nugrahananto (2010)
Kebebasan itu adalah suatu keadaan di mana fisik maupun pemikiran yang
tidak terikat oleh suatu hal yang membatasi dan mengekang kita dalam
segalam aspek. Tetapi kebebasan tetap memiliki batasan, ykni tidak
menggangu kebasan yang dimiliki oleh orang lain.
• Didik Lesmana (2004)
Dia mengatakan kebebasannya seperti “Freedom is an opportunity to be
what we thought we never to be”. Dia tidak menjelaskan lebih lan jut,
karena menurutnya itu sudah cukup menggambarkan makna kebebasan.
• Yoannes Fredy Marsetya Putra (2004)
Kebebasannya adalah bebas berekspresi, berpendapat, berpenampilan,
berbuat sesuai dengan keinginan hati nurani kita. Tetapi harus tetap
bertanggung jawab dan berlandaskan AMDG ( ad maiorem dei gloriam ).
• Wilfridus Pradnya Parama Putra (2010)
Kata Edo kebebasan di JB itu bukan Cuma bebas yang bertanggung jawab
dengan siap menanggung semua resiko, tetapi juga harus
mempertimbangkan keputusan sebelum dia melakukan sesuatu.
• Legowo Brojo Hangkoso (2010)
Mas Legowo mengatakan bahwa kebebasan itu adalah kebebasan yang
dilandasi dengan tanggung jawab yang penuh atas segala yang dipilih dan
diperbuat.
• Tri Setya Prabandaru (2010)
Ndaru bilang bahwa kebasan itu di mana kita merasa tidak ada yang
membelenggu ataupun mengikat kita. Bukan berarti kita menjadi manusia
liar, tetapi menjadi manusia yang sadar akan tanggung jawabnya.
• Meiko Pris Hadianto (2010)
Menurut Iko kebebasan di JB berarti bebas atas pilihan sendiri dan dirasa
baik bagi diri sendiri ( kita? ). Ketika telah menentukan pilihan harus bisa
mempertanggung jawabkannya.

Menurut kakak kelas :

• Oscarvile Nandra Sumawan (XI bhs)


Di JB itu bebas tetapi betanggung jawab. Jadi sebelum melakukan suatu
tindakan kita harus memikirkan konsekuensi dan kita siap untuk
mempertanggung jawabkan perbuatan kita.
• Bagas (XI sos 2)
Kebebasan yang semata-mata bebas untuk melakukan suatu hal tanpa
batas, kita memang bebas tetapi ada peraturan yang tetap ada untuk
membatasi agar kebebasan tidak digunakan secara semena-mena.
• Ongky Christanto (XI sos 1)
Eksklusif dengan Ongky. Bebas di JB itu harus memakai tanggung jawab
dan harus berpikir dahulu sebelum memlakukan tindakan. Karena di JB itu
bebas bertanggung jawab. Jadi kita harus berpikir dahulu, tetapi kalu kita
berani membuat masalah harus berani bertanggung jawab. (bingung
malahan)
• Mateus Seto Dwiadityo (XI sos 3)
Seto mengatakan bahwa manusia pada hakikatnya adalah bebas, tetapi di
mana-mana ia terbelenggu oleh dunia. Dalam membentuk suatu pribadi
yang utuh, siswa diberikan berbagaipilihan bebas dan memutuskan suatu
pilihan yang bebas juga dengan disetai konsekuensi atau resiko yang
menjadi tanggung jawabnya.
• Desmas Kusala (XI sos 1)
Menurutnya bebas itu ya bebas yang bertanggung jawab. Tetapi tanggung
jawab itu ada pada saat kita mengambil keputusan, bukan pada saat setelah
kita mengambil keputusan atau setelah kita telah melakuan keputusan itu.