HORMON TUMBUHAN

JENIS-JENIS DAN FUNGSI HORMON TUMBUHAN

Chantique Putri A. Talakua

baik yang terbentuk secara alami maupun dibuat oleh manusia. yang dalam kadar sangat kecil (di bawah satu milimol per liter. Hormon eksogen dapat juga merupakan bahan non-alami (sintetik. Peran auksin pertama kali ditemukan oleh ilmuan Belanda bernama Fritz Went (1903-1990) Senyawa ini juga membantu proses pembiakkan vegetatif. Auxins Auksin adalah zat hormon tumbuhan yang di temukan pada ujung batang. Oleh karena itu. pembelahan sel dan pembentukan akar.pada saat yang sama cytokinins menghambat pembentukan akar. dan pembentukan bunga yang berfungsi untuk sebagai pengatur pembesaran sel dan memicu pemanjangan sel di daerah belakang meristem ujung. perkembangan. dan mengaktifkan gen serta aktifitas metabolis secara umum. beberapa type auxins aktif dalam konsentrasi yang sangat rendah antara 0. adalah sekumpulan senyawa organik bukan hara (nutrien). menghambat. berbeda dari hewan. Pada umumnya dikenal lima kelompok hormon tumbuhan: auxins. gibberellins. hormon tumbuhan dapat bersifat endogen. tidak dibuat dari ekstraksi tumbuhan).01 to 10 mg/L . Namun demikian. Pada satu sel auxins dapat mempengaruhi pemanjangan cell.Hormon tumbuhan. atau mengubah pertumbuhan. atau pernah dikenal juga dengan fitohormon (phytohormones). [1] dan pergerakan (taksis) tumbuhan . untuk mengakomodasi perbedaan ini dipakai pula istilah zat pengatur tumbuh (bahasa Inggris: plant growth regulator/substances). maupun eksogen. Auksin berperan penting dalam pertumbuhan tumbuhan. Penggunaan istilah "hormon" sendiri menggunakan analogi fungsi hormon pada hewan. akar. cytokinins. Namun demikian menurut perkembangan riset terbaru ditemukan molekul aktif yang termasuk zat pengatur tumbuh dari golongan polyamines seperti putrescine or spermidine. bahkan dapat hanya satu mikromol per liter) mendorong. abscisic acid and ethylene. diberikan dari luar sistem individu. Auksin juga berfungsi unruk memacu dominasi apikal Cytokinins Cytokinins merangsang pembelahan sel.1 to 10 mg/L 1 |B I O L O G I . pertumbuhan tunas. secara umum konsntrasi cytokinin yang digunakan antara 0. dihasilkan sendiri oleh individu yang bersangkutan. oleh karenanya cytokinin sangat berguna pada proses kultur jaringan dimana dibutuhkan pertumbuhan yang cepat tanpa pembentukan perakaran.

Pada saat yang bersamaan. Selain dihasilkan secara alami oleh oleh tumbuhan.[3] ABA juga sangat penting untuk menghadapi kondisi cekaman lingkungan. Ada sekitar 100 jenis gibberellin. Peningkatan konsentrasi ABA pada daun dapat diinduksi oleh konsentrasi garam yang tinggi pada akar. Selain itu. Asam absisat berperan tidak penting pemulaian (inisiasi) dormansi biji. ABA juga dapat menstimulasi pengambilan air . Senyawa abscisin II kelak disebut dengan asam absisat. terjadipertumbuhan dan sementara.[3] Proses dormansi biji ini penting untuk menjaga agar biji tidak berkecambah sebelum waktu yang tidak dikehendaki. Akibatnya. hormon ini juga dihasilkan oleh alga hijau dan cendawan. Merupakan hormon tumbuhan alami yang merangsang pembungaan. Hormon ini merangsang penutupan stomatapada epidermis daun dengan menurunkan tekanan osmotik dalam sel dan menyebabkan turgor sel[4]. Dalam menghadapi musim dingin. Abscisic Acid Asam absisat adalah molekul seskuiterpenoid (memiliki 15 atom karbon) yang merupakan salah satu hormon tumbuhan. pemanjangan batang dan membuka benih yang masih dorman. Hormon ini ditemukan pada tahun 1963 oleh Frederick Addicott. disingkat ABA. dua kelompok peneliti lain yang masing-masing dipimpin oleh Philip Wareing dan Van Steveninck juga melakukan penelitian terhadap hormon tersebut. ABA akan menghentikan pertumbuhan primer dan sekunder[4] Hormon yang dihasilkan pada tunas terminal ini akan memperlambat pertumbuhan 2 |B I O L O G I kehilangan air dari tubuh tumbuhan dengan membentuk lapisan epikutikula atau lapisan lilin. namun Gibberellic acid (GA3)-lah yang paling umum digunakan. ABA juga mencegah melalui akar. ABA juga berfungsi dalam menghadapi lingkungan dengan suhu rendah dan kadar garam atau salinitas yang tinggi.[3] Hal ini terutama sangat dibutuhkan pada tumbuhan tahunan dantumbuhan dwimusim yang bijinya memerlukan cadangan makanan di musim dingin ataupun musim panas panjang[3] Tumbuhan menghasilkan ABA untuk maturasi biji dan menjaga biji agar berkecambah di musim yang diinginkan.. Selain untuk menghadapi kekeringan. seperti kekeringan. kehilangan cairan tanaman yang disebabkan oleh transpirasi melalui stomata dapat dicegah.Dalam aktivitas fisiologis berhenti keadaandorman atau "istirahat". Addicott berhasil mengisolasi senyawa abscisin I dan II dari tumbuhan kapas.Gibberellins Gibberellin adalah turunan dari asam gibberelat.

Biosintesis ABA dapat terjadi baik secara langsung maupun tidak langsung dengan memanfaatkan karotenoid. Tanaman sering meningkatkan produksi ethylene sebagai respon terhadap stress dan sebelum mati.[8] Pada tumbuhan tertentu. yaitu farnesil difosfat. sangat dekat dengan sudut 120° yang diperkirakan berdasarkan hibridisasi ideal sp2. terdapat perbedaan transportasi ABA dalam siklus hidupnya. yaitu dua dapat menghasilkan akan jalur asam menjadi mevalonat (MVA) dan jalurmetileritritol fosfat (MEP). menyebabkan daun tanggal dan merangsang penuaan.[8] Transportasi ABA darifloem menuju ke daun dapat dirangsang oleh salinitas (kegaraman tinggi). molekul etena tidak dapat berputar pada ikatan rangkapnya sehingga semua atom pembentuknya berada pada bidang yang sama. Sedangkan pada beberapa jenis cendawan patogenik.[7] Pengangkutan hormon ABA dapat terjadi baik di xilem maupun floem dan arah pergerakannya bisa naik atau turun. Etena juga dibentuk secara alami oleh tumbuhan dan berperan sebagai hormon.[8] Ethylene Etena atau etilena adalah senyawa alkena paling sederhana yang terdiri dari empat atomhidrogen dan dua atom karbon yang terhubungkan oleh suatu ikatan rangkap. jalur metabolisme yang suatu pigmen yang ditempuh untuk dihasilkan oleh kloroplas. etena disebut pula hidrokarbon tak jenuh atau olefin. senyawa ini memaksa pematangan buah. Spermine dan spermidine berikatan dengan rantai 3 |B I O L O G I dikonversi ABA. Pada suhu kamar.dan memicu perkembangan primordia daun menjadi sisik yang berfungsi melindungi tunas dorman selamamusim [4] dingin. ABA dihasilkan secara langsung . ABA juga akan menghambat pembelahan sel kambium pembuluh. ABA dihasilkan dari oksidasi senyawa violaxanthonin menjadi xanthonin yang dari molekul isoprenoidC15. sedangkan daun dewasa merupakan sumber dari ABA dan dapat ditranspor ke luar daun.[7] Ada ABA.[8] Daun muda memerlukan ABA dari xilem dan floem.[7] Secara tidak langsung. Ia diketahui terutama merangsang pematangan buah dan pembukaan kuncup bunga. Polyamines Polyamines mempunyai peranan besar dalam proses genetis yang paling mendasar seperti sintesis DNA dan ekspresi genetika. Ethylene merupakan senyawa unik dan hanya dijumpai dalam bentuk gas. Sudut yang dibentuk oleh dua ikatan karbon-hidrogen pada molekul adalah 117°.[4]. Karena ikatan rangkap ini. Konsentrasi Ethylene fluktuasi terhadap musim untuk mengatur kapan waktu menumbuhkan daun dan kapan mematangkan buah. Etena digunakan terutama sebagai senyawa antara pada produksi senyawa kimia lain sepertiplastik.

namun merekan juga memberikan efek pada kulit. perkembangbiakan dan diferensiasi pada tanaman dan hewan. Polyamine mewakili kelompok hormon pertumbuhan tanaman. atau menyeragamkan waktu berbunga (misalnya dalam aplikasi etilena untuk penyeragaman pembungaan tanaman buah musiman). Sebagai tambahan. 4 |B I O L O G I .phosphate dari asam nukleat. Interaksi ini kebanyakkan didasarkan pada interaksi ion elektrostatik antara muatan positif kelompok ammonium dari polyamine dan muatan negatif dari phosphat. memperbesar ukuran dan meningkatkan kualitas produk (misalnya dalam teknologi semangka tanpa biji). Level metabolis dari polyamine dan prekursor asam amino adalah sangat penting untuk dijaga. Polyamine adalah kunci dari migrasi sel. pertumbuhan rambut. untuk menyebut beberapa contohnya. oleh karena itu biosynthesis dan degradasinya harus diatur secara ketat. depot lemak. Aplikasi zat pengatur tumbuh dalam pertanian modern mencakup pengamanan hasil (seperti penggunaan cycocel untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap lingkungan yang kurang mendukung). spermine merupakan senyawa penting yang banyak digunakan untuk mengendapkan DNA dalam biologi molekuler. kesuburan. integritas pankreatis dan pertumbuhan regenerasi dalam mamalia. Spermidine menstimulasi aktivitas dari T4 polynucleotida kinase and T7 RNA polymerase dan ini kemudian digunakan sebagai protokol dalam pemanfaatan enzim Pemahaman terhadap fitohormon pada masa kini telah membantu peningkatan hasil pertanian dengan ditemukannya berbagai macam zat sintetik yang memiliki pengaruh yang sama dengan fitohormon alami.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful